Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan: 1 . Daerah adalah Kabupaten Dompu.
2.Pemerintah Daerah adalah Kepala Daerah sebagai unsur penyelenggara Pemerintah Daerah yang memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah otonom.
3.Bupati adalah Bupati Dompu.
4.Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disingkat DPRD adalah DPRD Kabupaten Dompu.
5.Satuan Kerja Perangkat Daerah yang selanjutnya disingkat SKPD adalah Sekretariat, Dinas, Kantor, dan Badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dompu.
6.Peraturan Daerah yang selanjutnya disingkat Perda adalah peraturan perundang-undangan yang dibentuk oleh DPRD dengan persetujuan bersama Bupati
7.Peraturan Bupati yang selanjutnya disingkat Perbup adalah peraturan yang ditetapkan oleh Bupati sebagai pelaksanaan Peraturen Daerah dan/atau Peraturan Perundang-undengan yang lebih tinggi.
8.Aggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang keuangan tahunan Pmerintahan Daerah yang diahas dan disetujui bersama oleh Bupati dan DPD. yang ditetapken dengan Peraturan Daerah.
9.Rekening as Unum Daereh yang selanjutnya penyimpanan uang derah vang ditentukan oleh bapat/walikota untuk menamoung seiuruh pcnerimaan daerah dan rembayar seluruh pengeluaran daerah pada bank yang ditetapkan.
10.Penermaan daerah adalah rencana penerimaan daerah yang terukur secara tasional yang dapat dicapai untuk setiap suruber peneriraan daerah dan berdasarkan pada ketentuan peraturan perundang APBD adalah rencana tempatrekeningaalahRKUD selanjutnya disingkat disrngkat undangan, yang terdiri atas pendapatan daerah dan penermaan pembiayaan daerah. 11.Pengeluaran daerah adalah rencana pengeluaran daerah sesuai dengan kepastian tersedianya dana atas penerimaan daerah dalam jumlah yang cukup dan harus memiliki dasar hukurn yang melndasinya, yang terdiri atas belanja daerah dan pengeluaran pembiayaan daerah.
12.Pendepatan daerah adalan sema hak daerah yang diakui sebagai penambah nlai kekayaan bersih dalam periode tahun anggaran berkenaan.
13.Pendapatan asli daerah, selanjutnva disebut PAD adalah pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan Peraturan Daerah sesuai dengan peraturan perndang-undangan.
14.Pajak daerah adalah ontribusi wajib kepada daerah yang terutang oleh orang pribadi atau balan yang bersfat memaksa berdasaran undang-undang dengan tidak mendapatken imbalan sccara langsung dan digunakan untuk keerluan daerah bagi sebesar besarnva kemakmuran rakyat.
15.Retribusi daerah edalah pembaaren vang dilakukan olzh masyarakat kepada daerah atas pelayanan yang diterima secara langsunp atau atas perizinan yang diperteh.
16.Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan adalah penerimaan daerah atas hasil penyertaan modal daerah dan dinici menurut obek, rincian ohjek dan sub rincian objek.
17.Lain Jain PAD yang ssh adalah penerimaan daerah selain pajak daerah, retribusi daerah, dan hasil pengelolaan kekayan dacrah yang dipisahkan serta drinci berdasarkan bjek, zincion bjck dan sub rincian objck.
18.Penlapatan trans@er alalah dana yang bersumber dani emcrintah Pusat dan Pemcrintah Daerah 'i ! + lainnya serta dirinci menurut ob;ek, rincian objek dan sub rincian objek.
19.Lain-lain pendapatan daerah yang sah adalah pendapatan daerah selain pendapatan asli daerah dan pendapatan transfer.
20.Pendapatan hibah adalah bantuan yang berasal dari pemcrintah pusat, pemerinteh daerah lain, masyarakat, dan badan usaha dalam negeri atau luar negeri yang tidak mengikat untuk menunjang pemingkatan penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenengan daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 2 1 . Belanja daerah adalah semrua pengeluaran dari RKUD yang tidak perlu diterima kembali oleh daerah dan pengeluaran lainnya sesua dengan ketentuan peraturan perundang-undangan diakui sebagai pengurang ekuitas yang .erupakan kewaiiban daerah dalam (satu] tahun anggaran.
22.Bclanja operasi adalah pengeluaran anggaran untuk kegiatan sehari-hari Pemerinth Daerah yang mcmberi ranfaat janga pendek. 23.Blei pegawai adalah belanja vang digunakan untuk menganggarkan kompensasi yang diberikan kepada Kepala Daerah, waki Kepala Daerah, pimpinan dan anggota RU, serta peyawa ASN dan ditetepkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
24.Belanja barang dan jasa adalah belanja yang digunekan untuk engangrkan pengadaan barang/jasa yang nilai amfaatya kurang dari 1 2 (dua brlas) bulan, termasuk barang/jasa yang akan diserahkan atau dija kepada masyarakat/pihak ketiga/piha ain dalann rengke meluaksanakan prograrn dan kegiatan Pererintaban Daerah guna peacapeian sasaren priotas daerah yang tercantum dala RP)MD pada SKPD terait.
25.Belanja hibah adalah berupa uang, barang, atau jasa dapat dianggarkan dalam APBD sesuai dengan mcmprioritaskan pemenuhan bclanja urusan ' pemerintahan wajib dan urusan pemerintahan pilihan. kecuali ditentukan lain sesuai dengan I ketentuan peraturan perundang-undangan.
26.Belanja bantuan sosial adalah belanja yang digunakan untuk menganggarkan pemberian bantuan kepada individu, keluarga, kelompok dan/atau mesyarakat yang sifatnya tidal sccara terus menerus dan selcktif yang bertujuan untuk melindungi dari kemungkinan terjadinya resiko sosial, kecuali dalam keadaan tertentu dapat berkelanjutan, yaitu bahwa bantuan sosial dapat diberikan setiap tabun anggaran i sampai penerima bantuan tclah lcpas dari resiko kemampuan keuangan daerah setelah sosial.
27.Belanja modal adalah belanja yang diganakan untuk mcganggarkan pengeluaran yang dilakukan dalam rangka pengadaan aset tetap dan aset lainnya.
28.Belanja tidak terduga adalah pengelaran untuk keadaan darurat termasuk keperluan mendesak yang tidak dapat diprediksi sebelumnya serta kabupaten/kota dan pendapatan pajak daerah dan t .·, ns1· ,Jacral1 kabuJJaten/kota kcpa<lar e . T i e per<rintahen desa. 3 1 . Bclanja ban@an keangan adalah belanja yang ianggarkan sesuai dengan iemamuan keangan pengembalian atas kelebihan pembayaran atas peneriraan daerah tahun -tahun sebelumnya.
29.Belanja transfer alalah pengeluaran nang dari Peerintah Daerah kcpada Pemerintah Daerah lainnya dan/atau dart Pemcrintah Daerah kepada pemerintah desa.
30.Belanja bagi hasil adalal beiarja yang digunakan untuk menganggarkan ~agi hasil vang bersumber dari kepadaprovinsidacrahpaiakpendapatan urusandan urusan dacrah setelah memprioritaskan pemenuhan belanja I pemerintahan ' wajib pemerintahan pilihan sert alokasi belanja yang diwajibkan olch peraturan perundang-undangan, I kecuali ditentukan lain scsuai dengan ketentuan i peraturan perundang-undangan. I
32.Surplus dan defisit adalah' selisib antara pendapatan daerah dengan anggaran belanja daerah mengakibatkan terjadinya surplus atau defisit APBD.
33.Pembiayaan daerah adalah semaua penerimaan yang perlu dibayar kembali dan/atau pengeluaran yang akan diterima kembali, baik pada tahun anggaran berkenaan maupun pada tahun anggaran berikutnya.
34.Penerimaan pembiayaan ~dalah semua penerimraan yang periu dibayar kembal� l>aik pada tahun anggaran yang bersangkutan maupun pada tahun-tahun I aggaran berikutnya. i
35.Sisa Lebih Pcrhitungan An�garan Tahun Sebelumnya i Anggaran yang sclanjutya disebut SiLPA adalah selisih lebih realisasi penerimaan dan pengeluaran . I - anggaran selama l (satu) period anggaran.
36.f',�r,,i.eiuaran pcmbiayaan :adalah pengeluaran yang akan ditcrima kembali bail pada tahun anggaran ; : yang bersangkutan mnaupun pala tahun-tahun i enggaran berikutnya. ]
37.Pemberian pinjaman daert adal.ah pinjaman tlaerah yang diberikan kepada pemerintah pusat, pemerintah i dacrah lainnya, BUMN, BUMD, an/atu masyarakat. Pasali c.. � r. ··1""·· Anggaran Pendapatan dan elarja Dncrah Tahun Anggaran 2022 semula scbesar Rpl.140.981.805.049,00 bertambah I sebesat Rp95.791.069.454,00 sehingga menjadi Rpl.236.772.874.503,00 dengan riucisan sebagai berikut : 1 . P�ndapatan <iocrah j
a.enule R p 1 . 1 1 2 . 9 6 2 . 3 1 1 . 6 3 0 , 0 0
b.Bertambah 052.071.709.225,00 l 4 Jumlah pendapatan dacrah setelah perubahan Rpi.165.034.020.856,00
2.Belanja daerah Rp1.140.981.805.049,00 : : Rp82,482.953.019,00
a.Senrula
b.Bertambah l + ' ' Juralah belanja daerah RD1.223.464.758.068,00 /
3.Pembiayaan daerah j j ,. sctelah perubahan setelah Rp,00 2) Betambah Rp l3A08.116.435,00 Jumlah pengeluaran,' pembiayaan perubahan p13.308.116.435,00 dumlah pembiayaan netto setelah perubahan R o 5 8. 4 3 0. 7 3 7. 2 1 l N p 8 .+ J. '· ' ] Sisa lebih pembiayaen anggaran serelah perubahan I ' ' I . l
a.Penerimaan pembiayaont %- ; 1 ) ,. , Semula RD28.019.493.419,00 t l · i l i 2 ) Bertambah Rp43.,/ 19.360.228,00 Jumlah penerimaan :I I pcmbiayaan setelah perubahan Rp71.738.853.647,00
b.Pengeluaran pembiayaanl ', I : / 1) Semula Rp0,00 1 ) Seraula 2) Bertambah Rp108.387.664.531,00 I; Rp78.212.171.180,00 J Rp30.175.493.351,00 / Jumiah pendapatan asli daerah setelah perubahan ::/ ; I 1 1 Semula Rp1.007.034.985.452,00 2) Be:tsmbah R22,788.988.630,00 Jumiah pendapatan transfer setelah perubahan t,. Rpl.029.823.974.082,00
a.Pendapatan asli dacrah
b.Pendapatan transfer I Pasal 3 Anggaran pendapatan daera sebagaimana dimaksud dalam pasa! 2, bcrsumber dari : I · . 2 ! I· ' il '• 1 il i l 'I l' i =�·< ...,; .·.·. , #site perubahanPajak Rp15.227.275.000,00 1) Semula 2) Bertambah Jumlah 2) Bertambah
a.Pajak daerah
b.Retribusi daerah
c.Lain-lain pendapatan daeral yang sah · . ' 1) Semula Rp27.715.154.998,00 2) Berkurang Rp(892.772.755,00) J l h l . I . I I uralah lain-lain pendapatan daerah yang sah setelah I I perubahan Rp26.822. 382.i�3,00 Pasal 4 l
(1)Pendapatan asli daerah sehagoimana dimaksud dalam 7 Pasal 3 huruf a bersumber dari : a t i il Rpl2.177.405.700,00 l Rp3.04\-.869.300,00 . ! daerah. setelah l ll l 11 1 :J. !i 1) Semula Rp+.140.190.000,00 2) Eertambah RD169,612.000,00 J l 1· R "b . <l !Ii 1 1 1-l b hu m l ah 'e t r iD u s i iacrah sctelah p e rui a) ta n Rp4.609.802.000,00 11,1
c.Hasii pengelolaan kekayaas daera'yang dipisahkan 1) Semula Rp1, 4 11.393.010,00 · l 2) Bcrtambah Rp6 414.894.666,00 Jumlah Hasil pengelolaan] kekayaan daerah yang dipisahkan setelah perubahan Rp7.826.287.676,00
d.Lain-lain pendapatan asl; daerah yang sah [ ] : 1) Scmula Ro60.183.182.470,00 I Rp20.541.1 17.385,00 e j Jumlah lain-lain pendapatzn asli daerah yang sah ] setdah perubaban RpS0. r�l299 .855,00
(2)Pendepatan transfer scbagaimane dimaksud dalam pasa} 3 huref b, bersumbcr dkl : [
a.Pendapatan transfer pemerjriteh pusat 1) Se1ula Ro93156.429.184,00 · 1 I 2} Bertambah Rp22. 7i�8.988.630,00 jumlah Pendapatan tr:\j�sfor pemerintah pusat i ' I sei.elah pernbahan Rp�l/4.•ti 5.41:'.814,00 1 t ll dengan setelah perubahan perubahan i Rp810,76.573.542,00 Ii R;62.2127.540.104,00 . ll operasixiral setelah I I Rpl9{ 1.,70.780.��37,00 I Rp26.297.187.785,00 y moda, setelah I I belanja bclanja Rp220.767.968.122,00 1 ) Semula 2) Berkurang Rpl0.062.354.998,00 1 ) Serula 2) Bertambah 2) Ber:urang Rp872.704.L3.646,00 'urala h Jumlen
a.Pendapatan hibah
c.Belanja tidak terduga; ' ) Sernula Rp10.500.000.000,00 I Rp(8,1 0 000. 000,00) I
b.Belanja modal; 1) Semula 2) Bertambah
a.Belenja operasional; Pasal 2, terdiri atas : !·
b.Pendapatan transfer antaraerah l 1) Serula Rp555378.556.268,00 , 2) Bertambah Rp0,00, Ji Jumlah Pendapatan transfer pemerintah daerah setclah perubahan R55.371.556.268,00
(3)L . . II ain-lain pendapatan daeral; yang sah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 hurf c, bersumber d a ri : 11· ii Rp10.062.354.998,00 11 2) Bertambah Rp0,00 Jumleh pendapatar. H i b a h setelah perubahan ! !
b.Lain-lain pendapatan setuai dengan ketentuan - i peraturan perundang-undangan 1 ) Semula Rpl7.652.800.000,00 3Rp(892}'72.755,00) 11 Jurlab lain-iain pwr.dpatan sesuai " T 7 ' ketentuan peraturan per judang-undangan Il perubahan Rp16.760.027.245,00 · l II Pasa] { Anggaran belnja darah seba@hirava diraksud dalam ! Ii Jumnlah belanja tidak terduga setelah perubahan ! p2 500.000.000,00
d.Belanja transfer. I 1) Semula Rpl2li 34.451.170,00 2) Bertambah Ry 1 5Pl.958.225.130,00 Jumlah belanja transfcr setelah Rp127.492.676.300,00 perubahan perubahan t) Serula 2) Rertambah 'umlah Belanja Rp29.497.338.000,00 huruf b, terdiri atas :
b.Belanja barang dan jasa i Rp314.916.306.845,00 I 2) Berlamnbah Rp64.204.538.059,00 . Jumlah Belanja Barang dar Jasa sertelah perubahan · j Rp79.120.$44.904,00 l I i,'
c.clan;a hibah p 1) Scmula Rp32.717.510.000,00 I Ro6.779.828.000,00 J FHibah setelah '
a.Belanja modal tanah [l ,I 1) emula p1.086.000.000,00 111 22) Bertambah R;0,00 r [' I
d.Eelanja bantuan sosial Pasa] p
(1)Belanja opernsional sebng-s1frj)jana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a, terdiri atas: [l l
a.Belanja pegawai l; 1) Semula Rp+55.640.256.697,00 . ' { l 2) Berkurang Rp(15,816.825.955,00) Jurlah Belanja Pegawai setelah perubahan li Rp439.823.430.742,00 d I! Rp7.202.500.000,00 I 2) Bertambah R5/.050.000.000,00 l l El l • b 111 • I b h Lrum a.1 ,e.anJa arE11an1r1;oslU sete�an peru a an Rp1.262.500.000,00 [
(2)1 · d J b · !,I .. k d dal 1 5Be!anja m o ta selagaimana i m a s ue lam pasa i Ii i'! t · 'pl.66 .759.570,00 I 1 1 $emula i ; Mamlan Belanja moial tanan setelah perubahan I Rpl.0b0.000.000,00 i!I i
b.Belanja modal pcralatan dl� mesin .I sonata RB32-84325.611.066.00 I I ) Bertambah Rp6.8 1 . 1 8 0 . 7 7 1 , 0 0 Jurlah Belanja modal p~rhlatan dan mesin setelah I[ t perubahan Rp39.306.791.859,00 · I
c.Belanja modal bangunan dan gedung 1) Semula Rp41.071.198.760,00 2) Bertambah Rp7.915.832.161,00 t » e l, . a %. !. e =a .1 .... urrua.>1 e anJa mooa ayjunan � an ge ung sete ah pembahan Rp48.987.030.�-� 1,00
d.Belanja modal jalan, jaring~h, dan irigasi r s. [ I ! ~ ·} Nemula Rpl 18'844.770.489,00 I 2) Bertambah Rp10.580.923.853,00 Jumlah Belanja modal jalhn, jaringan, dan irigasi I I · ectelah perubahan Rpl29.425.694.342,00 l') J . • 1 !
e.Selan;a mota! set tctap ainnya • j j ? ! ) S e , r , 1 . 0 4 9. ' 0 . 0 0 0 . 0 0' oemu o r . , ' d UU . · · I 2) Bertambah Rp739,251.000.00 uralah elanja modal aset tetap lainnya setelah ) l perubzhan p1.788.251.000,00
f.elanja mocda! asct lainnyal 3) Gerula Rp,00 ''' ,ii 4) Bertambah R:::,1 H0.0 1 00.000,00 uralah Belanja modal] aset lainnya setelah rerubahan Rp180.002.003,%00
(3)Be!:,nja tidak terduga 1,cbdglhimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf c, terdiri atas hylanja tidak terduga, yaitu: I
a.Se:mula !?oJ,O.r�{b0.000.000,00 · I
b.erkrang R9(8.000.000.000,00) Jumlah belanja tidal tertga setelah perubahan Rp2.500.000.000,00. I.I
(4)Betnja transfer scbagaimana[diraksud dalam pasal 5 h . I , . • l urutd, terdiri atas: '
a.Belanja bagi hasil " /M •, <1t�: + ., ,• perubahan 1 ) Semula 2j Bertambah i ? I Rp28.019.493.419,00 l:>ni' •.) 7 1 () ".'1 -o 228 00 '·-� h,J. ·1' -1··· .,Jb .. , 1 1 Jurlah penerimaan pembiyaen setelah i i 2; Perambah Rp321.948.130,00 5 _ ° I) Sernula Rp !23(� 1 72.691.600,00 11 2\ Bertambah Rp1.636.277.000.00 J • 1 _ B J . b . 1 1 1 1 um!ah . el a n j a antuangan keuangan setelah - t f perubaban Rp 125.508. 968; pl00,00 i I Pasal 7 ' i Anggaran pembiayaan claera# sebagaimana dimaksud dalar Pasal 2 , terdiri atas: l 111
a.Penerimaan Pembiayaan t R1.738.853.647,00 Rp!3.308.116.435,00. r:
b.Pengeluaran perabiayasn ; 1) Semula RB0,00l [ i l 2) ertambah R 1 . 3 0 8. 1 1 6. 4 3 5, 0 0 " Jumlah pengeluaran pemnbiayaan setelah perubahan h{ j j:.1