1.Daerah Kabupaten adalah Daerah Kabupaten Karawang.
2.Pemerintah Daerah Kabupaten adalah Bupati dan Perangkat Daerah sebagaiunsur penyelenggara Pemerintahan Daerah Kabupaten Karawang.
3.Bupati adalah Bupati Karawang.
4.Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disingkat DPRD adalah lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggaraan pemerintahan daerah. 3
5.Pem erintah adalah Pem erintah Republik Indonesia.
6.Perangkat D aerah adalah unsur pem bantu kepala daerah dan DPRD dalam penyelenggaraan urusan pem erintahan yan g m enjadi kew enangan Daerah.
7.Dinas adalah Perangkat D aerah yan g m em bidangi urusan pem erintahan bidang K operasi dan U saha Mikro.
8.Kepala Dinas adalah Kepala Perangkat D aerah yang m em bidangi urusan pem erintahan bidang K operasi dan U saha Mikro.
9.Pejabat yan g ditunjuk adalah pejabat yan g m endapat pelim pahan kew enangan dengan Keputusan B upati Karawang.
10.Instansi Tekn is adalah instansi atau lem baga yang terkait dengan Pem berdayaan Koperasi dan U saha M ikro, Kecil dan M enengah Kabupaten Karawang.
11.Pem berdayaan adalah upaya yan g dilakukan oleh Pem erintah, Pem erintah Daerah, D unia Usaha, dan m asyarakat secara sinergis dalam bentuk penum buhan iklim dan pengem bangan usaha terhadap Koperasi dan U saha Mikro, Kecil dan M enengah agar m am pu tum buh dan berkem bang m enjadi usaha yan g tangguh dan m andiri.
12.Pelindungan Koperasi dan U saha M ikro adalah U paya m enjaga dan m elindungi koperasi, usaha m ikro dari hal-hal yan g berpotensi m engham bat dan m erugikan pertum buhan dan pengem bangan koperasi usaha mikro.
13.Pelindungan U saha adalah segala upaya yan g m enjam in adanya kepastian hukum untuk m em beri perlindungan kepada usaha untuk m enghindari praktek m onopoli dan pem usatan kekuatan ekonom i oleh pelaku usaha.
14.Pendam pingan adalah upaya yan g dilakukan pem erintah daerah, m asyarakat dan dunia usaha dalam bentuk bim bingan, arahan yan g bersifat teknis serta m otivasi kepada koperasi dan pelaku usaha m ikro yan g secara teknis dilaksanakan oleh fasilitator yan g berkom peten dibidangnya, m ulai dari m erencanakan kegiatan, pelaksanaan kegiatan hingga pengem bangan usaha, sehingga usaha yan g diberi pendam pingan tersebut dapat berkem bang m aksim al.
15.Pem binaan adalah U paya m eningkatkan kualitas, kuantitas, dan kem am puan daya saing koperasi usaha mikro.
16.Pengaw asan adalah seluruh proses kegiatan penilaian terhadap obyek pengaw asan dan/atau kegitan tertentu dengan tujuan untuk m em astikan apakah pelaksanaan tugas dan fungsi dari obyek pengaw asan tersebut telah sesuai dengan yan g ditetapkan. 4
17.Perkoperasian adalah segala sesuatu yang m enyangkut kehidupan Koperasi.
18.K operasi adalah badan usaha yan g beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan m elandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonom i rakyat yan g berdasarkan atas dasar azas kekeluaragaan.
19.Koperasi Prim er adalah koperasi yan g didirikan oleh dan beranggotakan orang perseorangan.
20.Koperasi Sekunder adalah koperasi yan g didirikan oleh dan beranggotakan koperasi.
21.Prinsip syariah adalah Prinsip hukum islam dalam kegiatan perkoperasian berdasarkan patw a yan g dikeluarkan oleh lem baga yan g m em liki kew enangan dalam penetapan patw a dibidang syariah.
22.Penggabungan Koperasi adalah bergabungnya sebuah atau beberapa koperasi kepada satu koperasi yan g sudah ada.
23.Peleburan Koperasi adalah m eleburnya dua atau lebih koperasi m enjadi satu koperasi yan g baru.
24.G erakan Koperasi adalah keseluruhan organisasi koperasi dan kegiatan perkoperasian yan g bersifat terpadu m enuju tercapainya cita-cita dan tujuan Koperasi.
25.Pendidikan perkoperasian adalah pendidikan yang bertujuan untuk m em berikan pem aham an dan keyakinan kepada para pem angku kepentingan dalam pengem bangan koperasi.
26.U saha M ikro adalah usaha p rod u k tif m ilik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang m em enuhi kriteria U saha M ikro sebagaim ana diatur dalam Peraturan D aerah ini.
27.D unia U saha adalah usaha m ikro, usaha kecil, usaha m enengah, dan usaha besar yan g m elakukan kegiatan ekonom i Indonesia dan berdomisili di Indonesia.
28.J a rin g a n U sa h a a d a la h m a ta ra n ta i salu ra n pengem bangan dan perluasan usaha Koperasi dan U saha Mikro, Kecil dan M enengah.
29.Iklim U saha adalah kondisi yan g diupayakan Pem erintah dan Pem erintah D aerah untuk m em berdayakan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan M enengah secara sinergis m elalui penetapan berbagai peraturan perundang-undangan dan kebijakan di berbagai aspek kehidupan ekonom i agar Koperasi dan U saha Mikro, Kecil dan M enengah m em peroleh pem ihakan, kepastian, kesem patan, pelindungan, dan dukungan berusaha yan g seluas-luasnya.
30.Kegiatan U saha Sim pan Pinjam adalah kegiatan yan g dilakukan untuk m enghim pun dana dan m enyalurkannya m elalui kegiatan usaha sim pan pinjam dari dan untuk anggota koperasi yang bersangkutan, calon anggota koperasi yan g bersangkutan, koperasi lain, dan/atau anggotanya. 5
31.Pem biayaan adalah penyediaan dana oleh Pem erintah, Pem erintah Daerah, D unia Usaha, dan m asyarakat m elalui bank, koperasi dan lem baga keuangan bukan bank, untuk m engem bangkan dan m em perkuat perm odalan Koperasi dan U saha Mikro, Kecil dan M enengah.
32.Penjam in adalah pem berian jam inan pinjam an Koperasi, oleh Lem baga Penjam in Sim panan Koperasi Sim pan Pinjam sebagai dukungan untuk m em perbesar kesem patan m em peroleh pinjam an dalam rangka m em perkuat perm odalannya.
33.M odal Penyertaan adalah penyetoran m odal pada koperasi berupa uang dan/atau barang yan g dapat dinilai dengan uang yan g disetorkan oleh perorangan dan/atau badan hukum untuk m enam bah dan m em perkuat perm odalan Koperasi guna m eningkatkan kegiatan usahanya.
34.Kem itraan adalah kerjasam a dalam keterkaitan usaha, baik langsung m aupun tidak langsung, atas dasar prinsip saling m em erlukan, m em percayai, m em perkuat dan m enguntungkan yan g m elibatkan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan M enengah dengan Pelaku U saha B esar baik sw asta m aupun pem erintah.
35.M onitoring dan E valuasi adalah kegiatan yang dilakukan untuk m engetahui hasil dan kinerja dari penyelenggaraan kegiatan aparat Pem erintah Daerah bersam a Instansi Teknis terkait lainnya dan Kam ar Dagang dan Indu stri D aerah dalam rangka m em antau dan m enilai hasil pelaksanaan pem berdayaan, pengem bangan, dan pelindungan Koperasi.
36.Pengaw asan Koperasi adalah Pejabat Fungsional Pengaw as Koperasi dan PNS non-Pejabat Fungsional yan g ditetapkan dalam ja n gk a w aktu tertentu yang m em punyai ruang lingkup, tugas, tanggungjaw ab, w ew enang, dan hak untuk m elakukan kegiatan Pengaw asan Koperasi.
37.Satgas Koperasi adalah satuan tugas yan g m engaw asi koperasi sim pan pinjam dengan m elakukan pem binaan pengendalian internal, pem antauan, pem eriksaan dan penilaian kesehatan koperasi, m elakukan koordinasi, advokasi, dan m enyam paikan hasil pengaw asan dan penilaian kesehatan koperasi kepada Bupati.
38.D ew an Koperasi Indonesia D aerah yan g selanjutnya disebut D ekopinda adalah Dewan Koperasi Indon esia Daerah Kabupaten Karawang, yan g m erupakan bagian integral dari D ew an Koperasi Indonesia sebagai w adah perjuangan cita-cita, nilai-nilai dan prinsip-prinsip koperasi, serta sebagai m itra pem erintah dalam rangka m ew ujudkan pem bangunan koperasi. 6