Laporan operasional anggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) huruf d untuk tahun anggaran 2019 sebagai berikut :
a.Pendapatan-Lf) Rp. 1.923.916.257.789,99
b.Beban Rp.l.588.657.691.980,36
c.Defisit dari Kegiatan Non Operasional lainnya-Lo Rp. (7.443.356.585,03) Pasal 5 Neraca sebagaimana dimaksud dalam Pasall ayat (1) huruf c per 31 Desember Tahun 2019 sebagai berikut:
a.Jumah Aset Rp. 2.676.682.869.308,61
b.Jumlah kewajiban Rp. 38.302.942.385,91
c.Jumlah ekuitas Rp. 2.638.379.926.922.70 Rp. 26.102.252.428,29d. Saldo anggaran lebih akhir Rp. 26.102.252.428.29 Rp. 26.102.252.428,29
c.1. Koreksi kesalahan pembukuan tahun sebelumnya Rp. 0,00 2.~ain-lain ~R~p~. ~O~!~O~O Rp. 0,00
b.Sisa lebih/kurang pembiayaan anggaran Pasal 4 Laporan perubahan saldo anggaran lebih sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) huruf b per 31 Desember Tahun 2019 sebagai berikut :
a.1. Saldo anggaran lebih awal Rp. 10.915.333.693,91
2.Penggunaan SALsebagai penerimaan pembiayaan tahun berjalan Rp. 10.915.333.693.91 Rp. 0,00 Rp.(26.267.559.259,09) Rp.(19.547.992.101.67) Rp. (6.719.567.157,42)
f.Selisih anggaran dengan realisasi pembiayaan netto sejumlah Rp(6.719.567.157,42) dengan rincian sebagai berikut:
1.Anggaran pembiayaan Netto perubahan
2.Realisasi Selisih lebih/ (kurang) 1
f.Saldo kas akhir per 31 Desember tahun 2019 Rp. 26.679.621.191,29 615.280.476,00Rp.
e.Arus kas dari aktivitas non anggaran Rp. (30.806.385.672,00)
d.Arus kas dari aktivitas pendanaan
c.Arus kas dari aktivitas investasi asset non keuangan Rp. (444.446.325.289,83)
b.Arus kas dari aktivitas operasi Rp. 490.096.569.819,80 Pasal 8 Laporan arus kas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) huruf e untuk tahun yang berakhir sampai dengan 31 Desember 2019 sebagai berikut :
a.Saldo kas awal per 1 Januari tahun 2019 Rp. 11.215.881.857,33
b.Beban 1.Beban operasi dan Transfer Rp.1.588.657.691.980,36 2.Defisit non operasional Rp. 7.443.356.585,03 3.Beban luar biasa Rp. 1.558.672.750,00 Jumlah Rp.1.597.659.721.315,39 Pasal 7 Uraian laporan operasional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 sebagai berikut :
a.Pendapatan - LO 1.Pendapatan asli daerah-LO Rp. 262.577.205.673,49 2.Pendapatan transfer-LO Rp. 1.547.228.322.935,00 3.Lain-lain pendapatan daerah Yang sah-LO Rp. 114.110.729.181,50 4.Surplus non operasional-LO ..Rp. 0.00 5.Pendapatan luar biasa-LO ..... Rp. 2.947.869,00 Jumlah Rp. 1.923.916.257.789,99
d.PosLuarBiasa ~R:.t::p~._~(1:..:.:.5~5~5~."-!..7..=::2...:..4:.. Surplusjdefisit-LO Rp. 326.259.484.343,60 Laporan Realisasi Anggaran Ringkasan laporan realisasi anggar menurut urusan pemerintah daerah dan organisasi; Rincian laporan realisasi anggar menurut urusan pemerintah daerah, organisasi, pendapat, belanja dan pembiayaan; Rekapitulasi realisasi anggar belanja daerah menurut urus pemerintahan daerah, organise program dan kegiatan; Rekapitulasi realisasi anggar belanja daerah untuk keselarasan c keterpaduan urusan pemerintah daerah dan fungsi dalam kerang pengelolaan keuangan Negara; Laporan perubahan saldo anggai lebih Laporan Operasional Laporan perubahan ekuitas Neraca Laporan arus kas Catatan atas laporan keuangan
b.Lampiran II
c.Lampiran III
d.Lampiran IV
e.Lampiran V
f.Lampiran VI
g.Lampiran VII Lampiran 1.4 Lampiran 1.3 Lampiran 1.2
a.Lampiran I Lampiran 1.1 Pasalll Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Daerah ini, terdiri dari : Pasall0 Catatan atas laporan keuangan sebagaimana dimaksud dalam Pasall ayat (1)huruf g untuk Tahun Anggaran 2019 memuat informasi baik secara kuantitatif maupun kualitatif atas pos-pos laporan keuangan. Rp.2.311.414.469.043,65 Rp. 326.259.484.343,60 Rp. 705.973.535,46 Rp.2.638.379.926.922,70 Laporan perubahan ekuitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) huruf e per 31 Desember Tahun 2019 sebagai berikut :
a.Ekuitas awal
b.Surplus/ defisit-LO
c.Koreksiekuitas lainnya Ekuitas akhir Pasal 9 Pasal 14 Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.