Uraian laporan realisasi anggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 sebagai berikut :
a. Selisih anggaran dengan realisasi pendapatan sejumlah Rp.278.075.220.507,70 dengan rincian sebagai berikut :
1. Anggaran pendapatan setelah perubahan Rp. 3.389.966.737.239,00
2. Realisasi Rp. 3.668.041.957.746,70 Selisih lebih/(kurang) Rp. 278.075.220.507,70
b. Selisih anggaran dengan realisasi belanja sejumlah Rp.306.117.920.726,54 dengan rincian sebagai berikut :
1 Anggaran belanja setelah perubahan Rp. 3.957.737.172.284.80
2. Realisasi Rp. 3.651.619.251.558,26 Selisih lebih/(kurang) Rp. 306.117.920.726,54
c. Selisih anggaran dengan realisasi surplus/defisit sejumlah (Rp.584.193.141.234,24) dengan rincian sebagai berikut :
1. Surplus/defisit setelah perubahan (Rp. 567.770.435.045,80)
2. Realisasi Rp. 16.422.706.188,44 Selisih lebih/(kurang) (Rp. 584.193.141.234,24)
d. Selisih anggaran dengan realisasi penerimaan pembiayaan sejumlah Rp.4.328.938.390,60 dengan rincian sebagai berikut :
1. Anggaran penerimaan pembiayaan setelah perubahan Rp. 587.141.435.045,80
2. Realisasi Rp. 582.812.496.655,20 Selisih lebih/(kurang) Rp. 4.328.938.390,60
e. Selisih anggaran dengan realisasi pengeluaran pembiayaan sejumlah Rp.4.128.000.000,00 dengan rincian sebagai berikut :
1. Anggaran pengeluaran pembiayaan setelah perubahan Rp. 19.371.000.000,00
2. Realisasi Rp. 15.243.000.000,00 Selisih lebih/(kurang) Rp. 4.128.000.000,00
f. Selisih anggaran dengan realisasi pembiayaan netto sejumlah Rp.200.938.390,60 dengan rincian sebagai berikut :
1. Anggaran pembiayaan netto setelah perubahan Rp. 567.770.435.045,80
2. Realisasi Rp. 567.569.496.655,20 Selisih lebih/(kurang) Rp. 200.938.390,60