Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2023 semula sebesar Rp. 1.137.171.000.924,- bertambah sebesar Rp. 214.349.313.031,- sehingga menjadi Rp. 1.351.520.313.955,- dengan rincian sebagai berikut:
1.Pendapatan daerah
a.Semula
b.Bertambah Pasall Dalam peraturan daerah ini yang dimaksud dengan: PERATURANDAERAHKABUPATENTANATIDUNG TENTANGPERUBAHANANGGARANPENDAPATAN DANBELANJADAERAHTAHUNANGGARAN2023. Menetapkan Rp.500.000.000 Rp.O
b.Pengeluaran pembiayaan 1) Semula 2) Bertambahf (berkurang) MEMUTUSKAN: Dengan Persetujuan Bersama DEWAN PERWAKILANRAKYATDAERAH Dan BUPATI TANATIDUNG
7.Peraturan Daerah Kabupaten Tana Tidung Nomor 10 Tahun 2022 ten tang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023 (Lembaran Daerah Kabupaten Tana Tidung Tahun 2022 Nomor 5). Rp. 1.142.150.239.000,- Jumlah transfer pemerintah pusat setelah perubahan Rp. 1.050.366.416.000,- Rp. 91.783.823.000,..:
c.Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang di pisahkan; 1) Semula Rp.7.087.060.000,- 2) Tidak Betambahf Berkurang RQ. 0 - Jumlah hasil pengelolaan kekayaan daerah setelah perubahan Rp.7.087.060.000,-
d.Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah; 1) Semula Rp. 8.170.000.000,- 2) Betambah ~. 7.989.538.748,- Jumlah lain-lain pendapatan asli daerah yang sah setelah perubahan Rp. 16.159.538.748,-
(2)Pendapatan transfer sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf b, bersumber dari:
a.Transfer pemerintah pusat 1) Semula 2) Bertam bah 725.000.000,-
b.Retribusi daerah; 1) Semula Rp. 725.000.000,- 2) Bertambahf Berkurang .:..;:R=p..:..... ....:::0..1-.- Jumlah retribusi daerah setelah perubahan Rp. Pasa14
(1)Pendapatan asli daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf a, bersumber dari:
a.Pajak daerah; 1) Semula Rp. 4.605.000.000,- 2) Bertambahf Berkurang Rp. 0,- Jumlah pajak daerah setelah perubahan Rp. 4.605.000.000,- 0-, Jumlah lain-lain pendapatan daerah yang sah setelah perubahan Rp. Rp. 1.704.744.000,- Rp. (1.704.744.000.-1
c.Lain-lain pendapatan daerah yang sah 1) Semula 2) (berkurang) Pasal 3 Anggaran pendapatan daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, bersumber dari:
a.Pendapatan asli daerah 1) Semula Rp. 20.587.060.000,- 2) Bertambah Rp. 7.989.538.748,- Jumlah pendapatan asli daerah setelah perubahan Rp. 28.576.598.748,-
b.Pendapatan transfer 1) Semula Rp. 1.072.357.646.924,- 2) Bertambah Rp. 109.861.726.396,- Jumlah pendapatan transfer setelah perubahan Rp. 1.182.219.373.320,- Pasal 6
(1)Belanja operasional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a, terdiri atas:
a.Belanjapegawai 1) Semula Rp.332.715.469.781,- 2) Bertambah Ro. 6.9QS.943.3Q8c Jumlah belanja transfer setelah perubahan Rp. 339.621.413.089,- Rp. 136.085.466.600,- Rp. 129.937.072.600,- Rp. 6.148.394.000,-
d.Belanjatransfer; 1) Semula 2) Bertambah Jumlah belanja transfer setelah perubahan 10.566.005.573,- 3.350.000.000,- 7.216.005.573,-
c.Belanja tidak terduga; 1) Semula Rp. 2) Bertambah Rp. Jumlah Belanja tidak terduga setelah perubahan Rp. Rp. 428.235.760.415,- Rp. 368.849.929.379,- Rp. 59.385.831.036,-
b.Belanja modal; 1) Semula 2) Bertambah Jumlah belanja modal setelah perubahan 1) Semula Rp. 635.033.998.945,- 2) Bertambah Rp. 141.599.082.422,- Jumlah belanja operasional setelah perubahan Rp.776.633.081.367,- Pasal 5 Anggaranbelanja daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, terdiri atas:
a.Belanjaoperasional; 0-, Jumlah lain-lain pendapatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan setelah perubahan Rp. Rp. 1.704.744.000,- (Rp. 1.704.744.000,-) sesuai dengan ketentuan peraturana. Lain-lain pendapatan perundang- undangan 1) Semula 2) Berkurang Jumlah transfer antar daerah setelah perubahan Rp. 40.069.134.320,-
(3)Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf b, bersumber dari: Rp. 21.991.230.924,- Rj2. 18.077.903.396,-
b.Transfer antar daerah 1) Semula 2) Bertambah Rp. 1.227.950.000,- Rp. 603.000.000,- Rp. 624.950.000c Rp.9.253.787.338,- Rp.7.547.790.892,- Rp. 1.705.996.446,.: Rp. 139.224.342.472,- Rp. 195.569.862.855,- Rp. 15.947.025.443,- Rp. 36.845.203.873,- Rp. 30.167.588.434,.: 0-, Jumlah belanja asset tetap lainnya setelah peru bahan
f.Belanja modal aset lainnya 1) Semula 2) Bertambah Jumlah belanja asset tetap lainnya setelah perubahan
c.Belanja modal gedung dan bangunan 1) Semula 2) Bertambah
b.Belanja modal peralatan dan mesin 1) Semula 2) Bertambah Jumlah belanja modal bangunan dan gedung setelah perubahan Rp.211.516.888.298,-
d.Belanja modal jalan, jaringan, dan irigasi 1) Semula Rp. 128.244.071.759,- 2) Bertambah R12. 10.980.270.713,- Jumlah belanja modal jalan, irigasi, dan jaringan setelah perubahan
e.Belanja modal aset tetap lainnya 1) Semula 2) Bertambah Jumlah belanja modal peralatan setelah perubahan Rp. 67.012.792.307,- Jumlah belanja modal tanah setelah perubahan Rp. Rp. 40.000.000,- (Ro_. _40.000.000d
(2)Belanja modal sebagaimana terdiri atas:
a.Belanja modal tanah 1) Semula 2) Berkurang dimaksud dalam Pasal 5 huruf b, Jumlah belanja bantuan sosial setelah perubahan Rp.1.127.358.000,- 977.358.000,-Rp. 150.000.000, -Rp.
f.Belanja bantuan sosial 1) Semula 2) Bertambah
b.Belanja barang dan jasa 1) Semula Rp.291.692.841.234,- 2) Bertambah Rp. 119.755.781.114,- Jumlah belanja barang dan jasa setelah perubahan Rp. 411.448.622.348,-
c.Belanja hibah 1) Semula Rp. 10.475.687.930,- 2) Bertambah Rp. 13.960.000.000,- Jumlah belanja hibah setelah perubahan Rp. 24.435.687.930,- Jumlah pengeluaran pembiayaan lainnya sesuai dengan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan setelah perubahan Rp.500.000.000,- Rp.500.000.000,- Rp.O,- sesuai dengan ketentuana. Pengeluaran pembiayaan lainnya peraturan perundang- undangan 1) Semula 2) Bertambah/ (Berkurang)
(2)Pengeluaran pembiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf b, terdiri atas: