Kemudahan akses tenaga kerja siap pakai dan terampil sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 huruf k dilakukan melalui bantuan teknis kepada Penanam Modal dalam mendapatkan tenaga kerja lokal yang terampil dan siap kerja sesuai keahlian melalui b alai lafhan ker·a . Kemuda huruf 1 Penan Pasal 21 a n akses pasokan bahan baku sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 i akukan melalui fasilitasi penyediaan bahan yang dibu tuhkan oleh Modal dalam kegiatan produk si. Pa a1 22 Fasilitasi dalam P s romosi sesuai dengan kewenangan Daerah sebagaimana d i aksud 9 huruf m dil an mel ill bantuan teknis yang diberikan k epada Penanam pada k giatan Daerah. dalam empromosikan kegiatan usaha d an produk u ggulan eran, eksebisi, d an pertemuan yang d i·kuti Pe erintah
(1)Untu ndapa tkan ·n se tif d latau ke u dah an Penanaman Modal, Penan m Modal mengaj u kan p rmoho an te tulis kepad a Bupati.
(2)Dalam al pen anam m odal merup ak Pena nam Modal baru dan akan membuka usaha, permohonan paling sedikit memu at:
a.profilperusaha an; d an
b.bentuk insentif dan l ata kemudahan yang dim ohonkan.
(3)Dalam hal Penanam Modal merupakan Penanam Modal lama yang sudah melakukan usaha dan akan m elakukan perluasan usaha, permohonan paling sedikit memuat: a . lingkup usaha;
b.kinerja manajemen;
c.perkembangan usaha; dan
d.bentuk insentif danl atau kemudahan yang dimohonkan.
(4)Dalam hal Penanam Modal merupakan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, permohonan paling sedikit memuat kebutuhan insentif dan/atau kemudahan Penanaman Modal. 12
(1)Bupati melakukan verifikasi terhadap permohonan Pemberian Insentif danl atau Kemudahan Penanaman Modal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23.
(2)Dalam rangka verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bupati membentuk tim r 'fi a . dengan Keputusan Bupati.
(3)Tim verifi as' sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mem punyai tugas sebaga i berikut:
a.ela k ukan verifikasi usulan dan pemeriksaan kelengkapan persyaratan ang harus dipenuhi; b . elakukan e ilaian erhadap rna sing-rnasing kriteria secara tera c . enggunakan matrik penilaian u n tuk menentukan bentuk dan b e aran Pembe ian Insentif dan I atau Kem udahan Penanaman Modal;
d.m en etapkan urutan skala prioritas Penanaman Mo al yang permohonannya dikab lkan;
e.kan bentuk da besaran insentif yang akan diberikan;
f.menyam . an rekomendasi pada Bupati untuk ditetapk a n menjadi ener a tif ani atau k m dahan Penanaman odal; an
g.elakukan peman d an evalua . terhadap pelak anaan egiatan enanaman odal yang mem p eroleh insentif dan/ atau k em udahan enanam oda. Pas al 25 ( 1) Verifik si d ilakukan 0 eh Tim d en ga n m enggunakan va r iabel penilaian berd sar an p m u han kr' eria se b a gaim ana dimaksud dalam Pa sal 5.
(2)Variabel enilai se a aimana dirnaksu d p a d a ayat (1 ) digun akan untuk rnenentukan skala p rioritas ben tuk Pem berian Insen tif dan I atau Kemudahan y ang akan diberikan.
(3)Variabel p nilaian sebagaimana d imaksud pada ayat (1 ) dan ayat (2) tercantum da am La mpiran yan g rnerupa kan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Daerah .n i.