Ayat (1) Huruf a Contoh : (untuk tarif pajak 0,055%) Wajib Pajak A mempunyai objek pajak berupa : - tanah seluas 89 m2 dengan harga jual Rp. 1.416.000,00/m2; - bangunan seluas 109 m2 dengan nilai jual Rp.505.000,00/m2; Besarnya pokok pajak yang terutang, sebagai berikut :
1.NJOP Bumi : 89 x Rp. 1.416.000,00 = Rp. 126.024.000,00
2.NJOP Bangunan : 109 x Rp. 505.000,00 = Rp. 55.045.000,00 +
3.Total NJOP Bumi dan Bangunan = Rp. 181.069.000,00
4.Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak = Rp. 10.000.000,00 –
5.Nilai Jual Kena Pajak = Rp. 171.069.000,00
6.Tarif pajak 0,055 %
7.PBB terutang : 0,055 % x Rp 171.069.000,00 = Rp. 94.088,00 Huruf b Contoh : (untuk tarif pajak 0,112%) Wajib Pajak B mempunyai objek pajak berupa : - tanah seluas 1.160 m2 dengan harga jual Rp. 2.176.000,00/m2; - bangunan seluas 860 m2 dengan nilai jual Rp. 225.000,00/m2; Besarnya pokok pajak yang terutang, sebagai berikut :
1.NJOP Bumi : 1.160 x Rp. 2.176.000,00 = Rp. 2.524.160.000,00
2.NJOP Bangunan : 860 x Rp. 525.000,00 = Rp. 193.500.000,00 +
3.Total NJOP Bumi dan Bangunan = Rp. 2.717.660.000,00
4.Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak = Rp. 10.000.000,00 –
5.Nilai Jual Kena Pajak = Rp. 2.707.660.000,00
6.Tarif pajak 0,112 %
7.PBB terutang : 0,112 % x Rp 2.707.660.000,00 = Rp. 3.032.579,00 Huruf c Contoh : (untuk tarif pajak 0,145%) Wajib Pajak C mempunyai objek pajak berupa : - tanah seluas 1.350 m2 dengan harga jual Rp. 4.605.000,00/m2; - bangunan seluas 578 m2 dengan nilai jual Rp. 595.000,00/m2; Besarnya pokok pajak yang terutang, sebagai berikut :
1.NJOP Bumi : 1.350 x Rp. 4.605.000,00 = Rp. 6.216.750.000,00
2.NJOP Bangunan : 578 x Rp. 595.000,00 = Rp. 343.910.000,00 +
3.Total NJOP Bumi dan Bangunan = Rp. 6.560.660.000,00
4.Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak = Rp. 10.000.000,00 –
5.Nilai Jual Kena Pajak = Rp. 6.550.660.000,00
6.Tarif pajak 0,145 %
7.PBB terutang : 0,145 % x Rp 6.550.660.000,00 = Rp. 9.498.457,00 Huruf d Contoh : (untuk tarif pajak 0,113%) Wajib Pajak D mempunyai objek pajak berupa : - tanah seluas 80.050 m2 dengan harga jual Rp. 1.032.000,00/m2; - bangunan seluas 36.632 m2 dengan nilai jual Rp. 700.000,00/m2; Besarnya pokok pajak yang terutang, sebagai berikut :
1.NJOP Bumi : 80.050 x Rp. 1.032.000,- = Rp. 82.611.600.000,00
2.NJOP Bangunan : 36.632 x Rp. 700.000 = Rp.25.642.400.000,00 +
3.Total NJOP Bumi dan Bangunan = Rp. 108.254.000.000,00
4.Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak = Rp. 10.000.000,00
5.Nilai Jual Kena Pajak = Rp. 108.244.000.000,00
6.Tarif pajak 0,113 %
7.PBB terutang : 0,113 % x Rp 108.244.000.000,00= Rp.122.315.720,00 Ayat (2) Cukup jelas. Angka 2