menetapkanPeraturanDaerah tentang Pengelolaan KeuanganDaerah; d.bahwaPeraturanDaerahKotaPalopoNomor8 Tahun 2008tentangPokok-pokokPengelolaanKeuanganDaerah sudahtidaksesuai,makaperluditinjau kembali; e.bahwaberdasarkanpertimbangan sebagaimana dimaksuddalam hurufa,hurufb,hurufc, dan hurufd perlumembentukPeraturanDaerah tentangPengelolaan KeuanganDaerah. 1.Pasal 18 ayat(6)Undang-UndangDasarNegaraRepublik IndonesiaTahun1945; Menimbang Mengingat WALIKOTAPALOPO PROVINS! SULAWESI SELATAN PERATURAN DAERAHKOTAPALOPO NOMOR1TAHUN2023 TENTANG PENGELOLAANKEUANGAN DAERAH DENGANRAHMAT TUHANYANGMAHAESA WALIKOTAPALOPO, a.bahwadalamrangkapenyelenggaraanpemerintahan daerah,PemerintahKotaPalopomemilikitugasdan tanggungjawabuntukmengaturdanmengurussendiri urusanpemerintahandaerahmenurutasasotonomidan tugaspembantuan,untukterwujudnyakesejahteraan masyarakatmelaluipeningkatandayasaingdaerah denganmemperhatikanprinsipdemokrasi,pemerataan, keadilandalamsistemNegaraKesatuanRepublik Indonesia; b.bahwasalahsatutugasdan tanggungjawabyang dijalankanolehPemerintahKotaPalopoadalah pengelolaankeuangandaerahyangtertib,taatpada peraturanperundang-undangan,efisien, ekonomis, efektif,transparan,danbertanggung jawabdengan memperhatikan asaskeadilan,kepatutan, danmanfaat untukmasyarakat; c.bahwa untukmelaksanakanketentuanPasal100 PeraturanPemerintahNomor12Tahun2019 tentang PengelolaanKeuanganDaerahdanPasal3huruf a PeraturanMenteriDalamNegeriNomor77Tahun2020 tentangPedomanTeknisPengelolaanKeuanganDaerah, perlumenetapkanPeraturanDaerahtentangPengelolaan KeuanganDaerah; d.bahwaPeraturanDaerahKotaPalopoNomor8Tahun 2008tentangPokok-pokokPengelolaanKeuanganDaerah sudahtidaksesuai,makaperluditinjau kembali; e.bahwaberdasarkanpertimbangan sebagaimana dimaksuddalam huruf a,hurufb,hurufc, dan hurufd perlumembentukPeraturanDaerah tentang Pengelolaan KeuanganDaerah. 1.Pasal 18 ayat(6)Undang-Undang DasarNegaraRepublik IndonesiaTahun1945; 2.Undang-UndangNomor11Tahun2002tentang PembentukanKabupatenMamasadanKotaPalopo di ProvinsiSulawesiSelatan(LembaranNegaraRepublik IndonesiaTahun2002Nomor24,TambahanLembaran NegaraRepublikIndonesiaNomor4186); 3.Undang-UndangNomor17Tahun2003tentangKeuangan Negara(LembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor47, TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor 4286)sebagaimanatelahdiubahdenganUndang-Undang Nomor2 Tahun2020 tentangPenetapanPeraturan PemerintahPenggantiUndang-UndangNomor1Tahun 2020tentangKebijakanKeuanganNegaradanStabilitas SistemKeuanganUntukPenangananPandemiCovid-19 dan/atauDalamRangkaMenghadapiancamanyang MembahayakanPerekonomianNasionaldan/atau StabilitasSistemKeuanganMenjadiUndang-Undang (LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2020Nomor 134,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor6516); 4.Undang-UndangNomor1Tahun2004tentang PerbendaharaanNegara(LembaranNegaraRepublik IndonesiaNomor05,TambahanLembaranNegara RepublikIndonesia4355)sebagaimanatelahdiubah denganUndang-UndangNomor2 Tahun2020 tentang PenetapanPeraturanPemerintahPenggantiUndang- UndangNomor1Tahun2020 tentangKebijakan KeuanganNegaradanStabilitasSistemKeuanganUntuk PenangananPandemiCovid-19dan/atauDalamRangka MenghadapiancamanyangMembahayakanPerekonomian Nasionaldan/atauStabilitasSistemKeuanganMenjadi Undang-Undang(LembaranNegaraRepublikIndonesia Tahun2020Nomor134,TambahanLembaranNegara RepublikIndonesiaNomor6516); 5.Undang-UndangNomor12Tahun2011 tentang PembentukanPeraturanPerundang-Undangan(Lembaran NegaraRepublikIndonesiaTahun2011Nomor82, TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor 5234),sebagaimana telahdiubahbeberapakaliterakhir denganUndang-UndangNomor13Tahun2022tentang perubahan keduaatasUndang-UndangNomor12Tahun2011 tentangPembentukanPeraturanPerundang-Undangan (LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2022Nomor 143,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor6801); 6.Undang-UndangNomor23Tahun2014 tentang PemerintahanDaerah(LembaranNegaraRepublik IndonesiaTahun2014Nomor244,TambahanLembaran NegaraRepublikIndonesiaNomor5587)sebagaimana 2 2.Undang-UndangNomor11Tahun2002tentang PembentukanKabupatenMamasadanKotaPalopodi ProvinsiSulawesiSelatan(LembaranNegaraRepublik IndonesiaTahun2002Nomor24,TambahanLembaran NegaraRepublikIndonesiaNomor4186); 3.Undang-UndangNomor17Tahun2003tentangKeuangan Negara(LembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor47, TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor 4286)sebagaimanatelahdiubahdenganUndang-Undang Nomor2 Tahun2020 tentangPenetapanPeraturan PemerintahPenggantiUndang-UndangNomor1Tahun 2020tentangKebijakanKeuanganNegaradanStabilitas SistemKeuanganUntukPenangananPandemiCovid-19 dan/atauDalamRangkaMenghadapiancamanyang MembahayakanPerekonomianNasionaldan/atau StabilitasSistemKeuanganMenjadiUndang-Undang (LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2020Nomor 134,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor6516); 4.Undang-UndangNomor1Tahun2004tentang PerbendaharaanNegara(LembaranNegaraRepublik IndonesiaNomor05,TambahanLembaranNegara RepublikIndonesia4355)sebagaimanatelahdiubah denganUndang-UndangNomor2Tahun2020 tentang PenetapanPeraturanPemerintahPenggantiUndang- UndangNomor1Tahun2020 tentangKebijakan KeuanganNegaradanStabilitasSistemKeuanganUntuk PenangananPandemiCovid-19dan/atauDalamRangka MenghadapiancamanyangMembahayakanPerekonomian Nasionaldan/atauStabilitasSistemKeuanganMenjadi Undang-Undang(LembaranNegaraRepublikIndonesia Tahun2020Nomor134,TambahanLembaranNegara RepublikIndonesiaNomor6516); 5.Undang-UndangNomor12Tahun2011 tentang PembentukanPeraturanPerundang-Undangan(Lembaran NegaraRepublikIndonesiaTahun2011Nomor82, TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor 5234),sebagaimana telahdiubahbeberapakaliterakhir denganUndang-UndangNomor13Tahun2022tentang perubahan kedua atasUndang-UndangNomor12Tahun2011 tentang PembentukanPeraturanPerundang-Undangan (LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2022Nomor 143,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor6801); 6.Undang-UndangNomor23Tahun2014 tentang PemerintahanDaerah(LembaranNegaraRepublik IndonesiaTahun2014Nomor244,TambahanLembaran NegaraRepublikIndonesiaNomor5587)sebagaimana 2 telahdiubahbeberapakaliterakhirdenganUndang- UndangNomor1Tahun2022tentangHubungan KeuanganantaraPemerintahPusatdanPemerintahan Daerah(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2022 Nomor4,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor6757); 7.PeraturanPemerintahNomor12Tahun2019tentang PengelolaanKeuanganDaerah(LembaranNegaraRepublik IndonesiaTahun2019Nomor42,TambahanLembaran NegaraRepublikIndonesiaNomor6322); 8.PeraturanMenteriDalamNegeriNomor80Tahun2015 tentangPembentukanProdukHukumDaerah(Berita NegaraRepublikIndonesiaTahun2015Nomor2036) sebagaimanatelahdiubahdenganPeraturanMenteri DalamNegeriNomor120Tahun2018 tentangPerubahan atasPeraturanMenteriDalamNegeriNomor80Tahun 2015tentangPembentukanProdukHukumDaerah(Berita NegaraRepublikIndonesiaTahun2018Nomor157); 9.PeraturanMenteri DalamNegeriNomor77Tahun2020 tentangPedomanTeknisPengelolaanKeuanganDaerah (BeritaNegaraRepublikIndonesiaTahun2020Nomor 1781). DenganPersetujuanBersama DEWANPERWAKILAN RAKYATDAERAHKOTAPALOPO dan WALIKOTAPALOPO MEMUTUSKAN: Menetapkan:PERATURAN DAERAHTENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH BABI KETENTUAN UMUM Pasal 1 DalamPeraturanDaerahini yang dimaksuddengan: 1.Daerah adalahKotaPalopo 2.WaliKota adalahWalikotaPalopo.
3.PemerintahPusatadalahPresidenRepublikIndonesiayang memegang kekuasaanpemerintahanNegaraKesatuanRepublik Indonesiayang dibantuolehWakilPresidendanmenteri sebagaimanadimaksuddalamUndang-UndangDasarNegara RepublikIndonesiaTahun1945.
4.Menteri adalahmenteriyang menyelenggarakan urusan pemerintahandalam negeri.
5.Provinsi adalahProvinsi Sulawesi Selatan. 3 telahdiubahbeberapakaliterakhirdenganUndang- UndangNomor1Tahun2022tentangHubungan KeuanganantaraPemerintahPusatdanPemerintahan Daerah(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2022 Nomor4,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor6757); 7.PeraturanPemerintahNomor12Tahun2019ten tang PengelolaanKeuanganDaerah(LembaranNegaraRepublik IndonesiaTahun2019Nomor42,TambahanLembaran NegaraRepublikIndonesiaNomor6322); 8.PeraturanMenteriDalamNegeriNomor80Tahun2015 tentangPembentukanProdukHukumDaerah(Berita NegaraRepublikIndonesiaTahun2015Nomor2036) sebagaimanatelahdiubahdenganPeraturanMenteri DalamNegeriNomor120Tahun2018 tentangPerubahan atasPeraturanMenteriDalarnNegeriNomor80Tahun 2015ten tangPembentukanProdukHukumDaerah(Berita NegaraRepublikIndonesiaTahun2018Nomor157); 9.PeraturanMenteri DalamNegeriNomor77Tahun2020 tentangPedomanTeknisPengelolaanKeuanganDaerah (BeritaNegaraRepublikIndonesiaTahun2020Nomor 1781). DenganPersetujuanBersama DEWANPERWAKILANRAKYAT DAERAHKOTAPALOPO dan WALIKOTAPALOPO MEMUTUSKAN: Menetapkan:PERATURAN DAERAHTENTANGPENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH BABI KETENTUAN UMUM Pasal 1 DalamPeraturanDaerahini yang dimaksuddengan: 1.Daerah adalahKotaPalopo 2.WaliKota adalahWalikotaPalo po.
3.PemerintahPusat adalahPresidenRepublikIndonesiayang memegangkekuasaanpemerintahanNegaraKesatuanRepublik Indonesiayang dibantuolehWakil Presidendanmenteri sebagaimanadimaksuddalamUndang-UndangDasarNegara RepublikIndonesiaTahun1945. 4.Menteri adalahmenteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan dalam negeri.
5.ProvinsiadalahProvinsi Sulawesi Selatan. 3 6.GubernuradalahGubernurSulawesiSelatan.
7.PemerintahDaerah adalahWaliKotasebagaiunsurpenyelenggara PemerintahanDaerahyangmemimpinpelaksanaanUrusan Pemerintahanyang menjadikewenanganDaerahOtonom.
8.DewanPerwakilanRakyatDaerahyangselanjutnyadisingkatDPRD adalahlembagaperwakilanrakyatdaerahyangberkedudukan sebagai unsurpenyelenggaraPemerintahanDaerah.
9.SekretarisDaerahadalahSekretarisDaerahKotaPalopo. 10.KeuanganDaerahadalahsemuahakdankewajibanDaerahdalam rangkapenyelenggaraanPemerintahanDaerahyang dapatdinilai denganuang sertasegalabentukkekayaanyangdapatdijadikan milikDaerahberhubungdenganhakdankewajibanDaerah tersebut. 11.PengelolaanKeuanganDaerahadalahkeseluruhankegiatanyang meliputiperencanaan,penganggaran,pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan,pertanggungjawaban,danpengawasanKeuanganDaerah. 12.AnggaranPendapatandanBelanjaNegarayang selanjutnyadisingkat APBNadalah rencanakeuangantahunanPemerintahPusatyang ditetapkandenganundang-undang. 13.AnggaranPendapatandanBelanjaDaerahyang selanjutnya disingkatAPBDadalah rencanakeuangan tahunanDaerahyang ditetapkandenganPeraturanDaerah. 14.PenerimaanDaerah adalahuangyang masukkekasDaerah. 15.PengeluaranDaerah adalah uangyangkeluardarikasDaerah. 16.PendapatanDaerah adalahsemuahakDaerahyangdiakuisebagai penambahnilaikekayaanbersihdalam periodetahunanggaranyang berkenaan. 17.DanaTransferUm um adalahdanayangdialokasikandalamAPBN kepadaDaerahuntukdigunakansesuaidengankewenanganDaerah gunamendanaikebutuhanDaerahdalam rangkapelaksanaan desentralisasi. 18.DanaTransferKhususadalahdanayang dialokasikandalamAPBN kepadaDaerahdengantujuanuntukmembantumendanaikegiatan khusus,baikfisik maupunnonfisikyang merupakanurusanDaerah. 19.DanaBagi HasilyangselanjutnyadisingkatDBHadalahdanayang bersumberdaripendapatan tertentuAPBN yang dialokasikankepada Daerahpenghasil berdasarkan angkapersentasetertentudengan tujuanmengurangiketimpangankemampuan keuangan antara PemerintahPusatdanDaerah. 20.DanaAlokasiUmumyang selanjutnyadisingkatDAUadalahdana yang bersumberdari pendapatanAPBN yang dialokasikandengan tujuanpemerataan kemampuankeuangan antar-Daerah untuk mendanai kebutuhanDaerahdalam rangkapelaksanaan desentralisasi. 21.DanaAlokasi KhususyangselanjutnyadisingkatDAKadalahdana yang bersumberdari pendapatanAPBN yang dialokasikan kepada Daerah tertentudengan tujuan untukmembantu mendanaiKegiatan khususyang merupakanUrusanPemerintahanyang menjadi kewenanganDaerah. 4 6.GubemuradalahGubemurSulawesiSelatan. 7.PemerintahDaerahadalahWaliKotasebagaiunsurpenyelenggara PemerintahanDaerahyangmemimpinpelaksanaanUrusan Pemerintahanyang menjadikewenanganDaerahOtonom. 8.DewanPerwakilanRakyatDaerahyangselanjutnyadisingkatDPRD adalahlembagaperwakilanrakyatdaerahyang berkedudukan sebagai unsurpenyelenggaraPemerintahanDaerah.
9.SekretarisDaerahadalahSekretarisDaerahKotaPalopo. 10.KeuanganDaerahadalahsemuahakdankewajibanDaerahdalam rangkapenyelenggaraanPemerintahanDaerahyangdapatdinilai denganuangsertasegalabentukkekayaanyangdapatdijadikan milikDaerahberhubung denganhakdankewajibanDaerah tersebut. 11.PengelolaanKeuanganDaerah adalahkeseluruhankegiatanyang meliputiperencanaan,penganggaran,pelaksanaan,penatausahaan, pelaporan,pertanggungjawaban,danpengawasanKeuanganDaerah. 12.AnggaranPendapatandanBelanjaNegarayang selanjutnyadisingkat APBNadalahrencanakeuangan tahunanPemerintahPusatyang ditetapkandenganundang-undang. 13.AnggaranPendapatandanBelanjaDaerahyangselanjutnya disingkatAPBDadalah rencanakeuangantahunanDaerahyang ditetapkandenganPeraturanDaerah. 14.PenerimaanDaerah adalahuangyangmasukkekasDaerah. 15.PengeluaranDaerah adalahuangyangkeluardari kasDaerah. 16.PendapatanDaerah adalahsemuahakDaerahyangdiakuisebagai penambah nilai kekayaanbersihdalamperiodetahunanggaranyang berkenaan.
17.DanaTransferUmum adalahdanayangdialokasikandalamAPBN kepadaDaerahuntukdigunakansesuaidengankewenanganDaerah gunamendanaikebutuhanDaerahdalamrangkapelaksanaan desentralisasi. 18.DanaTransferKhususadalahdanayang dialokasikandalamAPBN kepadaDaerahdengantujuan untukmembantumendanai kegiatan khusus,baikfisik maupunnonfisikyangmerupakan urusanDaerah. 19.DanaBagi Hasil yang selanjutnyadisingkatDBHadalahdanayang bersumberdaripendapatan tertentuAPBNyang dialokasikankepada Daerahpenghasilberdasarkan angkapersentasetertentudengan tujuanmengurangiketimpangankemampuankeuangan antara PemerintahPusatdanDaerah. 20.DanaAlokasiUmumyang selanjutnyadisingkatDAUadalahdana yang bersumberdari pendapatanAPBN yang dialokasikandengan tujuan pemerataan kemampuankeuangan antar-Daerah untuk mendanai kebutuhanDaerahdalam rangkapelaksanaan desentralisasi. 21.DanaAlokasi Khususyang selanjutnyadisingkatDAKadalahdana yang bersumberdari pendapatanAPBN yang dialokasikan kepada Daerah tertentu dengan tujuan untukmembantu mendanaiKegiatan khususyang merupakanUrusanPemerintahanyang menjadi kewenanganDaerah. 4 22.BelanjaDaerahadalahsemuakewajibanPemerintahDaerahyang diakuisebagaipengurangnilaikekayaanbersihdalamperiodetahun anggaranyangberkenaan. 23.Pembiayaanadalahsetiappenerimaanyang perludibayarkembali dan/ataupengeluaranyangakanditerimakembali,baikpadatahun anggaranyangberkenaanmaupunpadatahun-tahunanggaran berikutnya. 24.PinjamanDaerahadalahsemuatransaksiyang mengakibatkan Daerahmenerimasejumlahuangataumenerimamanfaatyang bernilai uang daripihaklainsehinggaDaerahdibebani kewajiban untukmembayarkembali. 25.UtangDaerahyang selanjutnyadisebutUtangadalahjumlah uang yangwajibdibayarPemerintahDaerahdan/ataukewajiban PemerintahDaerahyangdapatdinilai dengan uang berdasarkan peraturanperundang-undangan, perjanjian,atauberdasarkan sebablainnyayang sah. 26.PemberianPinjamanDaerahadalahbentukinvestasiPemerintah DaerahpadaPemerintahPusat,PemerintahDaerahlainnya,Badan LayananUmumDaerahmilikPemerintahDaerahlainnya,Badan UsahaMilikNegara,BadanUsahaMilikDaerah,koperasi,dan masyarakatdenganhakmemperolehbungadanpengembalianpokok pinjaman. 27.DanaCadangan adalahdanayangdisisihkanuntukmendanai kebutuhanpembangunanprasaranadansaranaDaerahyangtidak dapatdibebankandalam1(satu)tahunanggaran.
28.Behan adalahpenurunanmanfaatekonomiataupotensijasadalam periodepelaporanyang menurunkanekuitas ataunilaikekayaan bersihyang dapatberupapengeluaran ataukonsumsiasetatau timbulnyakewajiban. 29.RencanaPembangunanJangkaMenengahDaerahyang selanjutnya disingkatRPJMDadalahdokumenperencanaanDaerah untuk periode5(lima)tahun. 30.RencanaPembangunanTahunanDaerahyangselanjutnyadisebut RencanaKerjaPemerintahDaerahdanyangselanjutnyadisingkat RKPDadalahdokumenperencanaanDaerahuntukperiode1 (satu) tahun. 31.KebijakanUmumAPBDyang selanjutnyadisingkatKUAadalah dokumenyang memuatkebijakanbidang pendapatan,belanja,dan Pembiayaanserta asumsi yang mendasarinyauntukperiode1(satu) tahun.
32.PrioritasdanPlafonAnggaranSementarayang selanjutnyadisingkat PPASadalahProgramprioritasdanbatas maksimalanggaranyang diberikankepadaperangkatDaerah untuksetiap Program dan Kegiatansebagai acuandalampenyusunanRencanaKerjadan AnggaranSatuanKerjaPerangkatDaerah. 33.RencanaKerjadanAnggaranSatuanPerangkatDaerah, yang selanjutnyadisingkatRKA SKPDadalah dokumenyang memuat rencanapendapatan danbelanjaPerangkatDaerah atau dokumen 5 22.BelanjaDaerah adalahsemuakewajibanPemerintahDaerahyang diakuisebagaipengurangnilaikekayaanbersihdalamperiodetahun anggaranyangberkenaan. 23.Pembiayaanadalahsetiappenerimaanyangperludibayarkembali dan/ataupengeluaranyangakanditerimakembali,baikpadatahun anggaranyangberkenaanmaupunpadatahun-tahunanggaran berikutnya. 24.PinjamanDaerahadalahsemuatransaksiyang mengakibatkan Daerahmenerimasejumlahuangataumenerimamanfaatyang bernilai uang daripihaklainsehinggaDaerahdibebani kewajiban untukmembayarkembali. 25.UtangDaerahyang selanjutnyadisebutUtangadalah jumlah uang yangwajibdibayarPemerintahDaerahdan/ataukewajiban PemerintahDaerahyangdapatdinilaidengan uang berdasarkan peraturanperundang-undangan, perjanjian,atauberdasarkan sebablainnyayang sah. 26.PemberianPinjamanDaerah adalahbentukinvestasiPemerintah DaerahpadaPemerintahPusat,PemerintahDaerahlainnya,Badan LayananUmumDaerahmilikPemerintahDaerahlainnya,Badan UsahaMilikNegara,BadanUsahaMilikDaerah,koperasi,dan masyarakatdenganhakmemperolehbungadanpengembalianpokok pinjaman. 27.DanaCadangan adalahdanayangdisisihkanuntukmendanai kebutuhanpembangunanprasaranadan saranaDaerahyangtidak dapatdibebankandalam1(satu)tahunanggaran.
28.Behan adalahpenurunanmanfaatekonomiataupotensijasadalam periodepelaporanyang menurunkanekuitas ataunilai kekayaan bersihyang dapatberupapengeluaran atau konsumsiasetatau timbulnyakewajiban. 29.RencanaPembangunanJangkaMenengahDaerahyang selanjutnya disingkatRPJMDadalahdokumenperencanaanDaerah untuk periode5(lima)tahun.
30.RencanaPembangunanTahunanDaerahyang selanjutnyadisebut RencanaKerjaPemerintahDaerahdanyangselanjutnyadisingkat RKPDadalahdokumenperencanaanDaerahuntukperiode1(satu) tahun. 31.KebijakanUmumAPBDyang selanjutnyadisingkatKUAadalah dokumenyang memuatkebijakanbidang pendapatan, belanja,dan Pembiayaanserta asumsi yang mendasarinyauntukperiode1(satu) tahun.
32.PrioritasdanPlafonAnggaranSementarayang selanjutnyadisingkat PPASadalahProgramprioritasdanbatas maksimalanggaranyang diberikankepadaperangkatDaerah untuksetiap Program dan Kegiatansebagai acuandalampenyusunanRencanaKerjadan AnggaranSatuanKerjaPerangkatDaerah. 33.RencanaKerjadanAnggaranSatuanPerangkatDaerah, yang selanjutnyadisingkatRKA SKPDadalah dokumenyang memuat rencanapendapatan danbelanjaPerangkatDaerah atau dokumen 5 yang memuatrencanapendapatan, belanja,danPembiayaan PerangkatDaerahyang melaksanakanfungsiBendaharaUmum DaerahyangdigunakansebagaidasarpenyusunanrancanganAPBD. 34.KerangkaPengeluaranJangkaMenengah adalahpendekatan penganggaranberdasarkankebijakandenganpengambilan keputusanterhadapkebijakantersebutdilakukandalamperspektif lebihdari1(satu)tahunanggarandanmempertimbangkanimplikasi biayaakibatkeputusanyang bersangkutanpadatahunberikutnya yangdituangkandalamprakiraanmaju. 35.Programadalahbentukinstrumenkebijakanyangberisi1(satu) ataulebihKegiatanyangdilaksanakanolehPerangkatDaerahatau masyarakatyang dikoordinasikanolehPemerintahDaerahuntuk mencapaisasarandantujuanpembangunanDaerah. 36.KegiatanadalahbagiandariProgramyang dilaksanakanoleh1 (satu) ataubeberapaPerangkatDaerahsebagaibagiandaripencapaian SasaranterukurpadasuatuProgramdanterdiridarisekumpulan tindakanpengerahansumberdayabaikyang berupapersonilatau sumberdayamanusia,barang modaltermasukperalatandan teknologi, dana,ataukombinasidaribeberapaatausemuajenis sumberdaya tersebut,sebagaimasukanuntukmenghasilkan Keluarandalambentukbarang/jasa. 37.KegiatanTahunJamakadalahkegiatanyang dianggarkandan dilaksanakan untukmasalebihdari1(satu)tahunanggaranyang pekerjaannyadilakukanmelalui kontrak tahunjamak. 38.Keluaran adalahbarangataujasayangdihasilkanolehKegiatan yangdilaksanakanuntukmendukungpencapaianSasarandan tujuanProgramdankebijakan. 39.Hasiladalahsegalasesuatuyang mencerminkanberfungsinya KeluarandariKegiatandalam1(satu)Program.
40.Sasaran adalahHasil yang diharapkandarisuatuProgramatau Keluaranyang diharapkandari suatuKegiatan. 41.KinerjaadalahKeluaran/HasildariProgram/Kegiatanyangakan atautelahdicapaisehubungandenganpenggunaan anggaran dengan kuantitasdankualitasyangterukur. 42.KasUmumDaerah adalah tempatpenyimpananuangDaerahyang ditentukanolehWalikotauntukmenampung seluruhPenerimaan DaerahdanmembayarseluruhPengeluaranDaerah. 43.RekeningKasUmumDaerah adalah rekeningtempatpenyimpanan uangDaerahyang ditentukanolehWalikotauntukmenampung seluruhPenerimaanDaerahdanmembayarseluruhPengeluaran Daerahpadabankyang ditetapkan. 44.DokumenPelaksanaanAnggaranPerangkatDaerahyang selanjutnya disebutDPAPerangkatDaerah adalahdokurnenyang mernuat pendapatandanbelanjaPerangkatDaerah ataudokumenyang memuatpendapatan, belanja,danPembiayaanPerangkatDaerah yang melaksanakan fungsi BendaharaUmumDaerahyang digunakan sebagai dasarpelaksanaan anggaranolehPengguna Anggaran. 6 yangmemuatrencanapendapatan, belanja,danPembiayaan PerangkatDaerahyang melaksanakanfungsiBendaharaUmum Daerahyang digunakansebagaidasarpenyusunanrancanganAPBD. 34.KerangkaPengeluaranJangkaMenengah adalahpendekatan penganggaranberdasarkankebijakandenganpengambilan keputusanterhadapkebijakantersebutdilakukandalamperspektif lebihdari1(satu)tahunanggarandanmempertimbangkanimplikasi biayaakibatkeputusanyangbersangkutanpadatahunberikutnya yangdituangkandalamprakiraanmaju.
35.Programadalahbentukinstrumenkebijakanyangberisi1(satu) ataulebihKegiatanyang dilaksanakanolehPerangkatDaerahatau masyarakatyangdikoordinasikanolehPemerintahDaerahuntuk mencapaisasarandantujuanpembangunanDaerah. 36.Kegiatan adalahbagiandariProgramyangdilaksanakanoleh1(satu) ataubeberapaPerangkatDaerahsebagaibagiandaripencapaian SasaranterukurpadasuatuProgramdan terdiridarisekumpulan tindakanpengerahansumberdayabaikyangberupapersonilatau sumberdayamanusia,barangmodal termasukperalatandan teknologi,dana,ataukombinasidaribeberapaatausemuajenis sumberdayatersebut,sebagaimasukanuntukmenghasilkan Keluarandalambentukbarang/jasa. 37.KegiatanTahunJamak adalahkegiatanyang dianggarkandan dilaksanakan untukmasalebihdari1 (satu)tahunanggaranyang pekerjaannyadilakukanmelaluikontrak tahunjamak. 38.Keluaran adalahbarangataujasayangdihasilkanolehKegiatan yangdilaksanakanuntukmendukungpencapaianSasarandan tujuanProgramdankebijakan. 39.Hasiladalahsegalasesuatuyang mencerminkanberfungsinya KeluarandariKegiatandalam1(satu)Program.
40.Sasaran adalahHasil yang diharapkandarisuatuProgram atau Keluaranyang diharapkandarisuatuKegiatan. 41.KinerjaadalahKeluaran/HasildariProgram/Kegiatanyangakan atautelahdicapaisehubungandenganpenggunaan anggaran dengankuantitasdankualitasyangterukur. 42.KasUmumDaerah adalah tempatpenyimpananuangDaerahyang ditentukanolehWalikotauntukmenampungseluruhPenerimaan DaerahdanmembayarseluruhPengeluaranDaerah. 43.RekeningKasUmumDaerah adalahrekeningtempatpenyimpanan uangDaerahyang ditentukanolehWalikotauntukmenampung seluruhPenerimaanDaerahdanmembayarseluruhPengeluaran Daerahpadabankyang ditetapkan. 44.DokumenPelaksanaanAnggaranPerangkatDaerahyang selanjutnya disebutDPAPerangkatDaerah adalahdokumenyang memuat pendapatandan belanjaPerangkatDaerah ataudokumenyang memuatpendapatan, belanja,danPembiayaanPerangkatDaerah yang melaksanakanfungsiBendaharaUmumDaerahyang digunakan sebagai dasarpelaksanaan anggaranolehPengguna Anggaran. 6 45.SuratPenyediaanDanayangselanjutnyadisingkatSPDadalah dokumenyangmenyatakan tersedianyadanasebagaidasar penerbitanSuratPermintaanPembayaranataspelaksanaanAPBD. 46.SuratPermintaanPembayaranyangselanjutnyadisingkatSPP adalahdokumenyang digunakan untukmengajukanpermintaan pembayaran. 4 7.UangPersediaanyangselanjutnyadisingkatUP adalahuang muka kerjadalamjumlahtertentuyangdiberikankepadaBendahara PengeluaranuntukmembiayaiKegiatanoperasionalpadaPerangkat Daerah/UnitPerangkatDaerahdan/atau untukmembiayai pengeluaranyangmenurutsifatdan tujuannyatidakmungkin dilakukanmelalui mekanismePembayaranLangsung. 48.PembayaranLangsungyang selanjutnyadisingkatLSadalah PembayaranLangsungkepadaBendaharaPengeluaran/penerima haklainnyaatasdasarperjanjiankerja,surattugas,dan/atausurat perintahkerjalainnyamelaluipenerbitanSuratPerintahMernbayar Langsung. 49.TambahanUangPersediaanyang selanjutnyadisebutTUadalah tambahanuang mukayangdiberikankepadaBendahara Pengeluaran/BendaharaPengeluaranpembantuuntukmembiayai pengeluaran ataspelaksanaanAPBD yangtidakcukupdidanaidari uangpersediaandenganbataswaktudalam1(satu)bulan. 50.SuratPerintahMembayaryangselanjutnyadisingkatSPMadalah dokumenyangdigunakanuntukpenerbitanSuratPerintah PencairanDanaatasBehanpengeluaranDPASK.PD. 51.SuratPerintahMembayarUangPersediaanyang selanjutnya disingkatSPM-UPadalahdokumenyangdigunakanuntuk penerbitanSuratPerintahPencairanDanaatasBehanpengeluaran DPASKPD yang dipergunakansebagaiUP untukmendanaiKegiatan. 52.SuratPerintahMernbayarGantiUangPersediaanyang selanjutnya disebutSPM-GUadalahdokumenyang digunakanuntukpenerbitan SuratPerintahPencairanDanaatasbebanpengeluaranDPASKPD yang dananyadipergunakanuntukmenggantiUPyangtelah dibelanjakan. 53.SuratPerintahmMembayarTambahanUang Persediaanyang selanjutnyadisebutSPM-TUadalahdokumenyang digunakan untuk penerbitanSuratPerintahPencairanDanaatasBehanpengeluaran DPASKPD,karenakebutuhandananya tidakdapatmenggunakan PembayaranLangsung danUangPersediaan. 54.SuratPerintahMembayarLangsung yang selanjutnyadisebutSPM- LSadalahdokumenyang digunakan untukpenerbitanSurat PerintahPencairanDana atasBebanpengeluaranDPASKPDkepada pihakketiga. 55.SuratPerintahPencairanDanayang selanjutnyadisingkatSP2D adalahdokumenyang digunakan sebagai dasarpencairandana atas bebanAPBD. 7 45.SuratPenyediaanDanayangselanjutnyadisingkatSPDadalah dokumenyangmenyatakan tersedianyadanasebagaidasar penerbitanSuratPermintaanPembayaranataspelaksanaanAPBD. 46.SuratPermintaanPembayaranyangselanjutnyadisingkatSPP adalahdokumenyang digunakan untukmengajukanpermintaan pembayaran. 47.UangPersediaanyangselanjutnyadisingkatUP adalahuangmuka kerjadalamjumlah tertentuyangdiberikankepadaBendahara PengeluaranuntukmembiayaiKegiatanoperasionalpadaPerangkat Daerah/UnitPerangkatDaerahdan/atauuntukmembiayai pengeluaranyang menurutsifatdantujuannyatidakmungkin dilakukanmelaluimekanismePembayaranLangsung.
48.PembayaranLangsungyangselanjutnyadisingkatLSadalah PembayaranLangsungkepadaBendaharaPengeluaran/penerima haklainnyaatasdasarperjanjiankerja,surattugas,dan/atausurat perintahkerjalainnyamelaluipenerbitanSuratPerintahMembayar Langsung. 49.TambahanUangPersediaanyang selanjutnyadisebutTUadalah tambahanuangmukayangdiberikankepadaBendahara Pengeluaran/BendaharaPengeluaranpembantuuntukmembiayai pengeluaran ataspelaksanaanAPBD yang tidakcukupdidanaidari uangpersediaandenganbataswaktudalam1(satu)bulan. 50.SuratPerintahMembayaryangselanjutnyadisingkatSPMadalah dokumenyangdigunakanuntukpenerbitanSuratPerintah PencairanDanaatasBehanpengeluaranDPASKPD. 51.SuratPerintahMembayarUangPersediaanyang selanjutnya disingkatSPM-UPadalahdokumenyangdigunakanuntuk penerbitanSuratPerintahPencairanDanaatasBehanpengeluaran DPASKPD yang dipergunakansebagaiUP untukmendanaiKegiatan. 52.SuratPerintahMembayarGantiUangPersediaanyangselanjutnya disebutSPM-GUadalahdokumenyang digunakanuntukpenerbitan SuratPerintahPencairanDanaatasbebanpengeluaranDPASKPD yang dananyadipergunakanuntukmenggantiUPyangtelah dibelanjakan. 53.SuratPerintahmMembayarTambahanUangPersediaanyang selanjutnyadisebutSPM-TUadalahdokumenyang digunakan untuk penerbitanSuratPerintahPencairanDanaatasBehanpengeluaran DPASKPD,karenakebutuhandananyatidakdapatmenggunakan PembayaranLangsung danUangPersediaan. 54.SuratPerintahMembayarLangsung yang selanjutnyadisebutSPM- LSadalahdokumenyang digunakan untukpenerbitanSurat PerintahPencairanDana atasBehanpengeluaranDPA SKPDkepada pihakketiga.
55.SuratPerintahPencairanDanayang selanjutnyadisingkatSP2D adalahdokumenyang digunakan sebagai dasarpencairandana atas bebanAPBD. 7 56.BarangMilikDaerahyangselanjutnyadisingkatBMDadalahsemua barangyang dibeliataudiperolehatasbebanAPBDatauberasaldari perolehanlainnyayangsah. 57.SisaLebihPerhitunganAnggaranyang selanjutnyadisebutSiLPA adalahseliaihlebih realisasipenerimaandanpengeluarananggaran selama1(satu)periodeanggaran. 58.PiutangDaerahadalahjumlahuangyang wajibdibayarkepada PemerintahDaerahdan/atauhakPemerintahDaerahyangdapat dinilaidenganuangsebagaiakibatperjanjianatauakibatlainnya berdasarkanketentuanperaturanperundang-undanganatauakibat lainnyayang sah. 59.UrusanPemerintahan adalahkekuasaanpemerintahaanyang menjadikewenanganPresidenyangpelaksanaannyadilakukanoleh kementerian negaradanpenyel�nggaraPemerintahanDaerah untuk melindungi,melayani,memberdayakan,danmensejahterakan masyarakat. 60.PemerintahanDaerah adalahpenyelenggaraanurusanpemerintahan olehPemerintahDaerahdanDewanPerwakilanRakyatDaerah menurutasasotonomidantugaspembantuandenganprinsip otonomiseluas-luasnyadalamsistemdanprinsipNegaraKesatuan RepublikIndonesiasebagaimanadimaksuddalamUndang-Undang DasarNegaraRepublikIndonesiaTahun1945. 61.UrusanPemerintahanWajibadalahUrusanPemerintahanyangwajib diselenggarakanolehDaerah. 62.UrusanPemerintahanPilihanadalahUrusanPemerintahanyang wajibdiselenggarakanolehDaerahsesuaidenganpotensiyang dimilikiDaerah. 63.PelayananDasaradalahpelayananpublikuntukmemenuhi kebutuhandasarwarganegara. 64.StandarPelayananMinimaladalah ketentuanmengenaijenisdan mutuPelayananDasaryang merupakanUrusanPemerintahanWajib yang berhakdiperolehsetiap warganegarasecaraminimal.
65.BadanLayananUmumDaerahyangselanjutnyadisingkatBLUD adalahsistemyang diterapkanolehSatuanKerjaPerangkatDaerah atauUnitSatuanKerjaPerangkatDaerahpadaSatuanKerja PerangkatDaerahdalammemberikanpelayanankepadamasyarakat yang mempunyaifleksibilitasdalampolapengelolaankeuangan sebagaipengecualiandariketentuanPengelolaanKeuanganDaerah padaumumnya. 66.SatuanKerjaPerangkatDaerahyang selanjutnyadisingkatSKPD adalah unsurpembantuKepalaDaerahdanDPRDdalam penyelenggaraanUrusanPemerintahanyang menjadi kewenangan Daerah.
67.SatuanKerjaPengelolaKeuanganDaerahyang selanjutnyadisingkat SKPKDadalah unsurpenunjangUrusanPemerintahanpada PemerintahDaerahyang melaksanakanPengelolaanKeuangan Daerah. 8 56.BarangMilikDaerahyangselanjutnyadisingkatBMDadalahsemua barangyang dibeliataudiperoleh atasbebanAPBDatauberasaldari perolehanlainnyayangsah. 57.SisaLebihPerhitunganAnggaranyangselanjutnyadisebutSiLPA adalahselisihlebih realisasipenerimaandanpengeluarananggaran selama1(satu)periodeanggaran. 58.PiutangDaerah adalahjumlahuangyangwajibdibayarkepada PemerintahDaerahdan/atauhakPemerintahDaerahyangdapat dinilaidenganuang sebagaiakibatperjanjian atauakibatlainnya berdasarkanketentuanperaturanperundang-undangan atauakibat lainnyayangsah. 59.UrusanPemerintahan adalahkekuasaanpemerintahaanyang menjadi kewenanganPresidenyangpelaksanaannyadilakukanoleh kementeriannegaradanpenyelenggaraPemerintahanDaerahuntuk melindungi,melayani,memberdayakan,danmensejahterakan masyarakat. 60.PemerintahanDaerah adalahpenyelenggaraanurusanpemerintahan olehPemerintahDaerahdanDewanPerwakilanRakyatDaerah menurutasasotonomi dantugaspembantuandenganprinsip otonomiseluas-luasnyadalamsistemdanprinsipNegaraKesatuan RepublikIndonesiasebagaimanadimaksuddalamUndang-Undang DasarNegaraRepublikIndonesiaTahun1945. 61.UrusanPemerintahariWajibadalahUrusanPemerintahanyangwajib diselenggarakanolehDaerah. 62.UrusanPemerintahanPilihan adalahUrusanPemerintahanyang wajibdiselenggarakanolehDaerah sesuaidenganpotensiyang dimilikiDaerah. 63.PelayananDasaradalahpelayananpublik untukmemenuhi kebutuhandasarwarganegara. 64.StandarPelayananMinimaladalah ketentuanmengenaijenisdan mutuPelayananDasaryangmerupakanUrusanPemerintahanWajib yang berhakdiperolehsetiapwarganegarasecaraminimal.
65.BadanLayananUmumDaerahyangselanjutnyadisingkatBLUD adalahsistemyang diterapkanolehSatuanKerjaPerangkatDaerah atauUnitSatuanKerjaPerangkatDaerahpadaSatuanKerja PerangkatDaerahdalammemberikanpelayanankepadamasyarakat yang mempunyaifleksibilitasdalam polapengelolaan keuangan sebagaipengecualiandariketentuanPengelolaanKeuanganDaerah padaumumnya. 66.SatuanKerjaPerangkatDaerahyang selanjutnyadisingkatSKPD adalah unsurpembantuKepalaDaerahdanDPRDdalam penyelenggaraanUrusanPemerintahanyang menjadi kewenangan Daerah.
67.SatuanKerjaPengelolaKeuanganDaerahyang selanjutnyadisingkat SKPKDadalahunsurpenunjangUrusanPemerintahanpada PemerintahDaerahyang melaksanakanPengelolaanKeuangan Daerah. 8 68.UnitPerangkatDaerahadalahbagianPerangkatdaerahyang melaksanakan1(satu)ataubeberapaProgram. 69.PenggunaAnggaranyang selanjutnyadisingkatPAadalahpejabat pemegangkewenanganpenggunaananggaranuntukmelaksanakan tugasdanfungsiPerangkatDaerahyang dipimpinnya. 70.KuasaPenggunaAnggaranyangselanjutnyadisingkatKPAadalah pejabatyangdiberi kuasauntukmelaksanakansebagian kewenanganPenggunaAnggarandalammelaksanakansebagian tugasdanfungsi PerangkatDaerah. 71.TimAnggaranPemerintahDaerahyangselanjutnyadisingkatTAPD adalahtimyangbertugasmenyiapkandanmelaksanakankebijakan WalikotadalamrangkapenyusunanAPBD. 72.PejabatPengelolaKeuanganDaerahyangselanjutnyadisingkatPPKD adalahkepalaSKPKDyangmempunyaitugasmelaksanakan pengelolaanAPBD danbertindaksebagaiBendaharaUmumDaerah. 73.BendaharaUmumDaerahyang selanjutnyadisingkatBUDadalah PPKDyangbertindakdalamkapasitassebagaiBendaharaUmum Daerah. 74.KuasaBUDadalahpejabatyangdiberikuasauntukmelaksanakan tugasBUD.
75.PejabatPelaksanaTeknisKegiatanyangselanjutnyadisingkatPPTK adalahpejabatpadaUnitPerangkatDaerahyangmelaksanakan1 (satu)ataubeberapaKegiatandari suatuProgramsesuaidengan bidangtugasnya. 76.PejabatPenatausahaanKeuanganPerangkatDaerahyang selanjutnyadisebutPPKPerangkatDaerahadalahpejabatyang melaksanakanfungsitata usahakeuanganpadaPerangkatDaerah. 77.BendaharaPenerimaanadalahpejabatyang ditunjukuntuk menerima,menyimpan, menyetorkan, menatausahakan,dan mempertanggungjawabkanuangPendapatanDaerahdalam rangka pelaksanaanAPBDpadaPerangkatDaerah. 78.BendaharaPengeluaranadalahpejabatyang ditunjukmenerima, menyimpan,membayarkan,menatausahakan,dan mempertanggungjawabkanuang untukkeperluanBelanjaDaerah dalam rangkapelaksanaanAPBD padaSKPD.
79.PegawaiAparaturSipilNegarayang selanjutnyadisebutPegawaiASN adalahpegawai negerisipil danpegawaipemerintahdengan perjanjiankerjayang diangkatolehpejabatpembinakepegawaian dandiserahitugasdalamsuatujabatanpemerintahan ataudiserahi tugas negaralainnyadandigajiberdasarkanperaturanperundang- undangan.
80.BadanUsahaMilikNegarayangselanjutnyadisingkatBUMNadalah badan usahayang seluruh atau sebagianbesarmodalnyadimiliki oleh negaramelaluipenyertaan secaralangsung yang berasal dari kekayaan negarayang dipisahkan. 81.BadanUsahaMilikDaerahyang selanjutnyadisingkatBUMDadalah badan usahayang seluruh atau sebagian besarmodalnyadimiliki olehPemerintahDaerah. 9 68.UnitPerangkatDaerahadalahbagianPerangkatdaerahyang melaksanakan1(satu)ataubeberapaProgram. 69.PenggunaAnggaranyang selanjutnyadisingkatPAadalahpejabat pemegangkewenanganpenggunaananggaranuntukmelaksanakan tugasdanfungsiPerangkatDaerahyangdipimpinnya. 70.KuasaPenggunaAnggaranyangselanjutnyadisingkatKPAadalah pejabatyang diberi kuasauntukmelaksanakansebagian kewenanganPenggunaAnggarandalammelaksanakansebagian tugasdanfungsi PerangkatDaerah. 71.TimAnggaranPemerintahDaerahyangselanjutnyadisingkatTAPD adalahtimyang bertugasmenyiapkandanmelaksanakankebijakan WalikotadalamrangkapenyusunanAPBD. 72.PejabatPengelolaKeuanganDaerahyang selanjutnyadisingkatPPKD adalahkepalaSKPKD yangmempunyaitugasmelaksanakan pengelolaanAPBDdanbertindaksebagaiBendaharaUmumDaerah. 73.BendaharaUmumDaerahyangselanjutnyadisingkatBUDadalah PPKDyangbertindakdalamkapasitassebagaiBendaharaUmum Daerah. 74.KuasaBUDadalahpejabatyang diberikuasauntukmelaksanakan tugasBUD. 75.PejabatPelaksanaTeknisKegiatanyangselanjutnyadisingkatPPTK adalahpejabatpadaUnitPerangkatDaerahyang melaksanakan1 (satu)ataubeberapaKegiatandarisuatuProgram sesuaidengan bidangtugasnya. 76.PejabatPenatausahaanKeuanganPerangkatDaerahyang selanjutnyadisebutPPKPerangkatDaerah adalahpejabatyang melaksanakanfungsitatausahakeuanganpadaPerangkatDaerah. 77.BendaharaPenerimaan adalahpejabatyangditunjukuntuk menerima,menyimpan,menyetorkan,menatausahakan,dan mempertanggungjawabkanuangPendapatanDaerahdalamrangka pelaksanaanAPBDpadaPerangkatDaerah. 78.BendaharaPengeluaran adalahpejabatyang ditunjukmenerima, menyimpan,membayarkan,menatausahakan,dan mempertanggungjawabkanuanguntukkeperluanBelanjaDaerah dalam rangkapelaksanaanAPBDpadaSKPD.
79.PegawaiAparaturSipilNegarayang selanjutnyadisebutPegawaiASN adalahpegawainegeri sipil danpegawai pemerintahdengan perjanjiankerjayang diangkatolehpejabatpembinakepegawaian dandiserahitugasdalam suatujabatanpemerintahan ataudiserahi tugas negaralainnyadandigajiberdasarkanperaturanperundang- undangan.
80.BadanUsahaMilikNegarayangselanjutnyadisingkatBUMNadalah badan usahayang seluruh atau sebagianbesarmodalnyadimiliki oleh negaramelalui penyertaansecaralangsung yang berasal dari kekayaan negarayang dipisahkan. 81.BadanUsahaMilikDaerahyang selanjutnyadisingkatBUMDadalah badan usahayang seluruh atau sebagian besar modalnyadimiliki olehPemerintahDaerah. 9 82.AnggaranKas adalahperkiraanaruskasmasukyangbersumber daripenerimaandanperkiraanaruskaskeluaruntukmengatur ketersediaandanayangcukupgunamendanaipelaksanaanAPBD dalamsetiapperiode. 83.StandarAkuntansiPemerintahanyangselanjutnyadisingkatSAP adalahprinsip-prinsipakuntansiyangditerapkandalammenyusun danmenyajikanlaporankeuanganpemerintah. 84.KebijakanAkuntansiPemerintahDaerah adalahprinsip,dasar, konvensi,aturandanpraktik spesifikyangdipiliholehPemerintah Daerahsebagaipedomandalammenyusundanmenyajikanlaporan keuanganPemerintahDaerahuntukmemenuhikebutuhan penggunalaporankeuangandalamrangkameningkatkan keterbandinganlaporankeuangan terhadapanggaran,antarperiode maupunantarentitas. 85.SistemAkuntansiPemerintahDaerahyang selanjutnyadisingkat SAPDadalah rangkaiansistematikdariprosedur,penyelenggara, peralatandanelemenlainuntukmewujudkanfungsiakuntansi sejak analisistransaksisampaidenganpelaporankeuangandi lingkunganorganisasiPemerintahanDaerah. 86.BaganAkunStandaryang selanjutnyadisingkatBASadalahdaftar kodefikasidanklasifikasiterkaittransaksikeuanganyangdisusun secarasistematissebagaipedomandalam pelaksanaananggarandan pelaporankeuanganPemerintahDaerah. 87.Hariadalah hari kerja.