menetapkanPeraturan DaerahKotaPalopotentangBantuanHukumBagiMasyarakat Miskin; Mengingat:1.Pasal18ayat(6)Undang-UndangDasarNegaraRepublik IndonesiaTahun1945; 2.Undang-UndangNomor39Tahun1999tentangHakAsasi Manusia(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun1999Nomor 165,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor 3886); 3.Undang-UndangNomor11Tahun2002tentangPembentukan KabupatenMamasadanKotaPalopoDiProvinsiSulawesi Selatan(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2002 Nomor24,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor4186); 4.Undang-UndangNomor16Tahun2011tentangBantuan Hukum(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2011 Nomor104,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor5248); 5.Undang-UndangNomor18Tahun2003TentangAdvokat (LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2003Nomor49 TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor4288); 6.Undang-UndangNomor12Tahun2011tentangPembentukan PeraturanPerundang-undangan(LembaranNegaraRepublik IndonesiaTahun2011Nomor82,TambahanLembaranNegara RepublikIndonesiaNomor5234)sebagaimana telahdiubah beberapakali terakhirdenganUndang-UndangNomor13Tahun 2022 tentang PerubahanKedua atasUndang-UndangNomor12 Tahun2011 ten tangPembentukanPeraturanPerundang- Undangan(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2022 Nomor143,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor6801); J.I'j 7.Undang-UndangNomor13Tahun2011TentangPenanganan FakirMiskin(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2011 Nomor83TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor5235); 8.Undang-UndangNomor23Tahun2014tentangPemerintahan Daerah(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2014 Nomor244,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor5587)sebagaimanatelahdiubahbeberapakaliterakhir denganUndang-UndangNomor1Tahun2022tentang HubunganKeuanganantaraPemerintahPusatdan PemerintahanDaerah(LembaranNegaraRepublikIndonesia Tahun2022Nomor4,TambahanLembaranNegaraRepublik IndonesiaNomor6757); 9.PeraturanPemerintahNomor42Tahun2013 tentangSyarat DanTataCaraPemberianBantuanHukumDanPenyaluran DanaBantuanHukum(LembaranNegaraRepublikIndonesia Tahun2013Nomor98,TambahanLembaranNegaraRepublik IndonesiaNomor5421); 10.PeraturanMenteriHukumdanHAM RepublikIndonesiaNomor 10Tahun2015tentangPeraturanPelaksanaanPeraturan PemerintahNomor42Tahun2013 tentangSyaratdanTataCara PemberianBantuanHukumdanPenyaluranDanaBantuan Hukum(BeritaNegaraRepublikIndonesiaTahun2015Nomor 2130); 11.PeraturanMenteriDalamNegeriNomor80Tahun2015tentang PembentukanProdukHukumDaerah(BeritaNegaraRepublik IndonesiaTahun2015Nomor2036)sebagaimanatelahdiubah denganPeraturanMenteriDalamNegeriNomor120Tahun2018 tentangPerubahanatasPeraturanMenteriDalamNegeriNomor 80Tahun2015 tentangPembentukanProdukHukumDaerah (BeritaNegaraRepublikIndonesiaTahun2018Nomor157). 2 DenganPersetujuanBersama DEWANPERWAKILANRAKYATDAERAHKOTAPALOPO dan WALIKOTAPALOPO MEMUTUSKAN: Menetapkan:PERATURAN DAERAH TENTANGBANTUANHUKUMBAGI MASYARAKATMISKIN. BABI KETENTUANUMUM Pasal 1 DalamPeraturanDaerahiniyangdimaksuddengan: 1.Daerah adalahKotaPalopo. 2.PemerintahDaerah adalahWalikotasebagaiunsurpenyelenggarapemerintahan daerahyangmemimpinpelaksanaanurusanpemerintahanyang menjadi kewenangandaerahotonom. 3.WalikotaadalahWalikotaPalopo. 4.DewanPerwakilanRakyatDaerahyang selanjutnyadisingkatDPRDadalah DewanPerwakilanRakyatDaerahyang berkedudukansebagai unsur penyelenggarapemerintahandaerah. 5.BagianHukum adalahUnitKerjapadaSekretariatDaerahKotaPalopoyang menangani bidanghukum. 6.BantuanHukum adalahjasahukumyangdiberikanolehpemberibantuan hukum secaracuma-cumakepadapenerimabantuanhukum. 7.PemberiBantuanHukum adalahLembagaBantuanHukum atauorganisasi kemasyarakatanyang memberilayananbantuanhukumsesuaidengan ketentuanperaturanperundang-undangan. 8.PenerimaBantuanHukum adalahorangataukelompokorang miskinyang berdomisili diDaerahyang dibuktikandengan suratketeranganmiskindari lurah/kepaladesaataudokumensejenisnyasesuaiketentuanperaturan perundang-undangan. 9.StandarBantuanHukum adalahpedomanpelaksanaanpemberianbantuan hukumsesuaidengan ketentuanperaturanperundang-undangan, 10.Perkara adalahmasalah hukumyang perludiselesaikan. 11.LitigasiadalahprosespenangananPerkarahukumyang dilakukanmelalui jalur pengadilan untukmenyelesaikannya. 12.NonLitigasiadalahprosespenangananPerkara hukumyang dilakukanmelalui luarjalurpengadilan untukmenyelesaikannya. 13.Verifikasiadalahpemeriksaan atas kebenaranlaporan, pernyataandan dokumenyang diserahkanolehPemberiBantuanHukum. 14.Akreditasiadalahpengakuan terhadap Pemberi BantuanHukumyang diberikan oleh panitiaVerifikasi danAkreditasi setelah dinilai bahwaPemberiBantuan Hukum tersebutlayak untuk memberikanBantuanHukum. 3 15.AnggaranPendapatandanBelanjaDaerahyangselanjutnyadisingkatAPBD adalahrencanakeuangan tahunanPemerintahDaerahyangditetapkandengan PeraturanDaerah. BABII ASASDANTUJUAN BagianKesatu Asas Pasal 2 BantuanHukumBagiMasyarakatMiskindilaksanakanberdasarkan asas,meliputi: a.keadilan; b.persamaankedudukandidepanhukum; c.keterbukaan; d.efisiensi; e.efektivitas;dan f.akuntabilitas. BagianKedua Tujuan Pasal 3 PenyelenggaraanBantuanHukumBagiMasyarakatMiskinbertujuanuntuk: a.mewujudkanhakkonstitusionalmasyarakatsesuaidenganprinsippersamaan kedudukandidalam hukum; b.menjamindanmelindungimasyarakatmiskindalammendapatkanBantuan HukumdiDaerah;dan c.mewujudkanperadilanyangefektif,efisiendandapatdipertanggungjawabkan. BABIII RUANGLINGKUP Pasal 4 RuanglingkupPeraturanDaerahiniterdiriatas: 1.PenyelenggaraanBantuanHukum; 2.PenerimaBantuanHukum; 3.BantuanHukumLitigasi; 4.BantuanHukummNonLitigasi;
5.Hak danKewajibanPemberiBnatuanHukum danPenerimaBantuanHukum;
6.SyaratdanTataCaraPemberianBantuanHukum;
7.Pendanaan;
8.Pengawasan; 4 9.Larangan; 10.KetentuanPidana;dan 11.KetentuanPenutup. BABIV PENERIMABANTUAN HUKUM Pasal 5
(1)Bantuanhukumdiselenggarakan untukmembantupenyelesaianpermasalahan hukumyangdihadapi PenerimaBantuanHukum.
(2)PenyelenggaraanBantuanHukumolehPemerintahDaerahsebagaimana dimaksudpadaayat(1)denganmengalokasikandanabantuanhukumdalam APBDsesuaidengankemampuankeuangandaerah.