(1) Pembiayaan Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasai 1 terdiri dari:
R p . 5 7 1 . 7 7 4 . 2 1 3 . 5 6 0 , 0 7 Rp. O,O0 Rp. 0,00 Rp. 296.O34.O32.5OO,OO R p . 2 . 1 0 3 . 0 0 0 . 0 0 0 , 0 0 Rp. 148.635.022.694,84 Rp. 11.324.382.874,OO Rp. 5.000.000.000,00 Rp. 7O.359.783.000,00 R p . 4 4 4 . O 2 9 . 3 2 3 . 8 3 1 , 1 3 Rp. 294.272.14O.2O4,AA 1 0 . 4 1 5 . 4 6 9 . 6 5 0 , 0 0 2 . 5 7 6 . 4 0 0 . 0 0 0 , 0 0 Rp.
Rp.
-
(2) Penerimaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis pembiayaan:
a. Sisa kbih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran sebelumnya (SiLPA)sejumlah Rp. 10.415.469.650,00
b. Pencairan dana cadangan sejumlah Rp.
c. Hasil penjualan kekayaan Daerah yang dipisahkan sejumlah Rp.
d. Penerimaan pinjaman daerah Sejumlah Rp.
e. Penerimaan kembali pemberian Pinjaman sejumlah Rp.
f. Penerimaan piutang daerah Sejumlah
(3) Pengeluaran sebagaimana dimaksud dari jenis pembiayaan:
a. Pembentukan dana cadangan Sejumlah
b. Penyertaan Modal (lnvestasi) o,oo o,oo 0 , 0 0 0 , 0 0 0 , 0 0 ayat (1) huruf b terdiri Rp.
pada Rp 0 , 0 0 2.576.400.000,00 0,00 Pemerintah Daerah Rp.
c. Pembayaran pokok utang sejumlah Rp.
d. Pemberian pinjaman daerah sejumlah Rp. o,o0