(1 ) Besarnya pemberian Insentif kepada penerima Insentif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (I) dan ayat (2), yang dilaksanakan secara proporsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (3), ditetapkan sebagai berikut:
a.kepada Pejabat dan Pegawai dengan status PNS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) serta kepada Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekretaf_s Daer-ah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) huruf a dan huruf b, untuk setiap bulannya pembayaran Insentif diberikan paling tinggi 10 (sepuluh) kali gaji pokok dan Tunjangan yang Melekat.
b.kepada Pegawai dengan status CPNS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) untuk sedap bulannya pembayaran Insentif diberikan paling tinggi 5 (lima) kali gaji pokck dan Tunjangan yang Melekat.
c.kepada pemungut Pajak Bumi dan Bangunan. Perdesaan dan Perkotaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) huruf c, untuk setiap bulannya diberikan Insentif paling tinggi sebesar 5% (lima persen) dani besarnya Insentif yang ditetapkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7.
d.kepada Pihak Lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) huruf d, untuk setiap bulannya diberikan Insentif paling tinggi sebesar 10% (sepuluh persen) dani besarnya Insentif yang ditetapkan sebagaimar_a dimaksud dalam Pasal 7.
(2)Dalam hal realisasi pemberian Insentif berdasFrIcan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdapat sisa lebih, harus disetorkan ke kas daerah sebagai nenerimaan Daerah. (3 ) Penerima dan besaran pembayaran Insentif kenada pen-_ungut Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan clan Perkotaar_, dan Pihak Lain sebagaimana dimaksud &lam Pasal 8 ayat (1) huruf c dan huruf d, ditetapkan dengan Keputusan Gubernur.