1.Tahun 2016 berjumlah 19 judul terdiri dari: - Bidang ekonomi dan keuangan (10 judul) - Tata kelola pemerintahan (2 judul) - Sosial kependudukan (4 judul) - SDA dan Lingkungan (2 judul) dan - Pengkajian dan pengembangan IPTEK (1 judul).
2.Tahun 2017 berjumlah 25 judul terdiri dari: - Bidang ekonomi dan keuangan (11 judul) - Tata kelola pemerintahan (3 judul) - Sosial kependudukan (4 judul) - Pengkajian dan pengembangan IPTEK (7 judul).
3.Tahun 2018 berjumlah 38 judul terdiri dari: - Bidang ekonomi dan keuangan (18 judul) - Tata kelola pemerintahan (5 judul) - Sosial kependudukan (5 judul) - Pengkajian dan pengembangan IPTEK (10 judul).
4.Tahun 2019 berjumlah 12 judul terdiri dari: - Bidang ekonomi dan keuangan (5 judul) - Sosial kependudukan (2 judul) - SDA dan Lingkungan (3 judul) - Pengkajian dan pengembangan IPTEK ( 2 judul).
5.Tahun 2020 berjumlah 17 judul terdiri dari: - Bidang ekonomi dan keuangan (4 judul) - Tata kelola pemerintahan (1 judul) - Sosial kependudukan (7 judul) - Pengkajian dan pengembangan IPTEK (5 judul).
6.Tahun 2021 berjumlah 14 judul terdiri dari: - Bidang ekonomi dan keuangan (4 judul) - Tata kelola pemerintahan (3 judul) - Sosial kependudukan (2 judul) Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara II-46 Tahun 2024-2026 - Pengkajian dan pengembangan IPTEK (5 judul).
7.Tahun 2022 berjumlah 8 judul terdiri dari: - Bidang ekonomi dan keuangan (2 judul) - Tata kelola pemerintahan (2 judul) - Sosial kependudukan (2 judul) - Pengkajian dan pengembangan IPTEK (2 judul).
8.Tahun 2023 berjumlah 13 judul terdiri dari: - Bidang ekonomi dan keuangan (9 judul) - Sosial kependudukan (4 judul) - Pengkajian dan pengembangan IPTEK (2 judul). Dalam kurun waktu delapan tahun terakhir 2016-2023, jumlah judul kelitbangan yang tertinggi dilakukan yaitu pada tahun 2018 sebanyak 38 judul dengan bidang kajian terbanyak yang dilakukan yaitu pada bidang ekonomi dan keuangan sebanyak 18 judul. Sedangkan jumlah judul kelitbangan yang terendah yaitu pada tahun 2022 sebanyak 8 judul. Data tersebut menunjukkan adanya ketidaksinambungan/ keberlanjutan program kegiatan kelitbangan dari tahun ketahun sesuai dengan tahapan kelitbangan (penelitian, pengkajian, pengembangan, perekayasaan, penerapan, pengoperasian dan evaluasi kebijakan). Setiap tahun berjalan, kegiatan kelitbangan dilakukan dengan menetapkan judul yang berbeda-beda sehingga berpengaruh pada kualitas dan konsistensi output yang dihasilkan. Judul-judul kelitbangan yang telah dilakukan 2016-2023secara rinci ditunjukkan pada tabel 2.15. Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024-2026 II-47 Tabel 2.15 Judul Penelitian yang telah dilaksanakan 2016-2023 No Bidang Litbang Judul 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023
1.Ekonomi dan Keuangan
1.Pengentasan Kemiskinan Melalui Pengemban gan Kewirausah aan Mandiri Di Provinsi Sulawesi Tenggara
1.Kaji Tindak Sistem Imta (Budidaya Udang Dan Rumput Laut) Pada Tambak Yang Tidak Produktif Di Sulawesi Tenggara
1.Penerapan teknologi karamba jaring apung (KJA) berbasis rumpon dasar untuk penguatan ekonomi masyarakat di kawasan desa pesisir
1.Kajian teknis, sosial dan ekonomi rencana Pembangunan jembatan baruta yang Menghubungkan pulau muna dan Pulau Buton
1.Kajian komprehensif pemetaan kondisi ekonomi, ketahanan pangan, kualitas pendidikan,ke sehatan, politik dan mental spritual mewujudkan Sultra yang aman, maju, sejahterah dan bermartabat
1.Dampak COVID-19 Terhadap Industri Pariwisata, Usaha Kecil dan Menengah di Sultra
1.Pemetaan Ekosistem Inovasi Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Provinsi Sulawesi Tenggara
1.Master plan pembanguna n usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berbasis komoditi unggulan daerah Provinsi Sulawesi Tenggara
2.Model Pemberdaya an Perempuan Usaha Mikro (Pum) Di Sulawesi Tenggara
2.Kajian Potensi Dan Pemanfaatan Ikan Sidat (Angguila Sp) Sebagai Sumber Perekonomian Masyarakat Di Sulawesi
2.Kajian pengembangan kluster usaha ekonomi kreatif masyarakat berbasis kearifan lokal untuk penguatan inovasi
2.Kajian cluster agribisnis rumput laut sebagai Produk unggulan daerah di Sulawesi Tenggara
2.Identifikasi dan pemetaan potensi komoditas ekspor sektor pertanian di Sulawesi Tenggara
2.Kajian Pengemban gan Hilirisasi Industri Perikanan di Sultra
2.Penyusuna n Dokumen Produk Unggulan Daerah Berbasis Inovasi dan Teknologi di Sulawesi Tenggara
2.Master plan pembanguna n pertanian tanaman pangan berbasis komoditi unggulan daerah Provinsi Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024-2026 II-48 Tenggara pedesaan di Sulawesi Tenggara Tahun 2022 Sulawesi Tenggara
3.Studi Efektifitas Implementas i Kebijakan Sektor Unggulan Dalam Mendorong Percepatan Pencapaian Target Pembanguna n Di Sulawesi Tenggara
3.Kajian Multi Dimensi Kemiskinan Nelayan Dan Strategi Pengentasann ya.
3.Pengembangan klon kakao unggul lokal mendukung pembangunan scince park di Sulawesi Tenggara
3.Identifikasi dan analisis pola pertumbuhan Ekonomi regional pada daerah otonom baru Provinsi Sulawesi Tenggara
3.Kajian pengembanga n sistem interkonektivit as antar wilayah untuk mendorong percepatan pembangunan di Sulawesi Tenggara
3.Pengemban gan Model Kluster Teknologi Keramba Jaring Apung Terintegras i di Kabupaten Konawe
3.Corak budaya maritim masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil di Sulawesi Tenggara
4.Kajian Pengembang an Sektor Ekonomi Berorientasi Ekspor Di Sulawesi Tenggara
4.Kajian Pemanfaatan Material Slag Nikel Sebagai Bahan Konstruksi Jalan Aspal
4.Pengembangan sistem pertanian produktif berbasis integrasi ternak sapi dan tanaman pangan di Sulawesi Tenggara
4.Kajian sistem pengelolaan alat dan mesin Pertanian mendukung swasembada padi di Sulawesi Tenggara.
4.Pemetaan Kota/Kabupat en kreatif dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara
4.Kajian Peran KUR dalam Mendorong Pengemban gan Pertanian dalam arti luas
4.Efektifitas tata kelola CSR pertambanga n nikel dalam meningkatka n kualitas hidup masyarakat penerima manfaat Prov. Sulawesi Tenggara Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024-2026 II-49
5.Strategi Pemasaran UMKM Dalam Rangka Peningkatan Kesejahtraan Masyarakat Di Provinsi Sulawesi Tenggara
5.Kajian Diversifikasi Usaha Tani Terpadu Petani Jambu Mete Di Sulawesi Tenggara
5.Optimalisasi pemanfaatan lahan marginal melalui pengembangan padi gogo lokal berbasis teknologi mikroba indigenous sebagai biofertilizer dan biopestisida
5.Analisis potensi sumber daya daerah non sentra pengembanga n sapi potong di Sulawesi Tenggara
5.Pemetaan potensi pengembang an koperasi dan UMKM berbasis usaha ekonomi potensial masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil di Provinsi Sulawesi Tenggara
6.Kajian Strategi Pengembang an Industri Hilir Dalam Rangka Percepatan Pembangun an Ekonomi Di Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara.
6.Kajian Reklamasi Lahan Bekas Penambangan Di Sulawesi Tenggara Menggunakan Teknologi Fitoremediasi
6.Kajian pengembangan model economis policy regulation of public restructuring (EPROPR) dalam mengintegrasik anpembanguna n ekonomi sumber daya alam di
6.Penyusunan atlas pariwisata bahari Sulawesi Tenggara berbasis WEB – GIS Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024-2026 II-50 Sulawesi Tenggara
7.Kajian Peningkatan Daya Saing Daerah Berbasis Komoditas Unggulan Di Sulawesi Tenggara.
7.Kaji Tindak Pembenihan Dan Pembesaran Lobster Air Tawar Sebagai Alternatif Pemanfaatan Perairan Air Tawar Di Sulawesi Tenggara
7.Kajian model pengembangan bio-industri dan bio-gas skala rumah tangga berbasis kakao mendukung technopark di Sulawesi Tenggara
7.Kajian pengembang an pariwisata secara terintegrasi dalam meningkatka n kunjungan wisata dan perekonomia n masyarakat daerah prov. Sulawesi Tenggara
8.Kajian Potensi Dan Pengembang an Kawasan Sentra Peternakan Rakyat (SPR) Di Sulawesi Tenggara
8.Kajian Pengembanga n Budidaya Lada Perdu Dengan Teknik Polikultur Di Kabupaten Konawe Selatan
8.Kajian permasalahan, solusi, dan pengembangan komoditi unggulan kakao di Sulawesi Tenggara
8.Kajian diversifikasi produk olahan dan pengemasan hasil perikanan pada kelompok wanita nelayan di Kabupaten Konawe Selatan Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024-2026 II-51
9.Program LEM Sejahtera dan perubahan strategi usaha tani kakao di Sulawesi Tenggara.
9.Pengujian Lapangan Efikasi Fungisida Alami Phymar C Sl Untuk Pengendalian Penyakit Busuk Buah Dan Kanker Batang Kakao
9.Kajian rekayasa produk olahan berbasis sumber daya lokal dalam upaya diversifikasi pangan di Sulawesi Tenggara
9.Potensi pengembang an teh asli kendari (TAK) sebagai produk herbal antidiabetes
10.Teknologi rumpon dasar berbasis apartemen ikan dalam peningkatan stok ikan berkelanjuta n di Sulawesi Tenggara
10.Kajian Pengembang an Teknik Penangkapa n Ikan Dan Karang Hias Di Sulawesi Tenggara
10.Kajian revitalisasi struktur kegiatan usaha dan kemitraan koperasi dengan bumdes dalam mendukung pembangunan usaha ekonomi Pedesaan
11.Kajian Pengembang an Model Agribisnis Perkebunan Berbasis Kelompok
11.Perencanaan pengembanga n tata kelola mineral fund dalam menunjang pembangunan Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024-2026 II-52 Usaha Bersama daerah berkelanjutan di Sultra
12.Kajian model bagi usulan inisiatif pembentukan kawasan konservasi maritim Kabupaten Wakatobi
13.Evaluasi efektivitas implementasi kebijakan daerah perlindungan laut (DPL) terhadap peningkatan kondisi habitat dan ekosistem perairan
14.Kajian model kebijakan system Logistik Ikan Nasional Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024-2026 II-53 (SLIN) di Sulawesi Tenggara
15.Kajian kualitas protein albumin ikan gabus lokal, pola budidaya serta pemanfaatany a bagi usaha industri kecil bidang kesehatan
16.Kajian pengembanga n techno park sumber daya perairan dalam rangka mendorong pengelolaan komoditas unggulan di kabupaten buton utara
17.Evaluasi penerapan model kelembagaan agribisnis Pertanian Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024-2026 II-54 dan peternakan dalam menunjang Technopark di Kabupaten Kolaka Timur
18.Strategi pengembanga n ekonomi dhuafa (mustahik) melalui optimalisasi pengelolaan zakat di Provinsi Sulawesi Tenggara
2.Tata Kelola Pemerintahan
1.Pengembang an model kartu kinerja aparatur sipil negara berbasis networking smartphone system (NSS) di Provinsi Sulawesi Tenggara
1.Kajian Pengembanga n Dan Pengisian Jabatan Fungsional Aparatur Sipil Negara Di Lingkungan Pemerintah Daerah
1.Kajian tingkat kepercayaan publik terhadap DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara
1.Kajian kapasitas balitbang daerah dalam penyusunan naskah akademik Sultra
1.Kajian Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelengg araan Inovasi Daerah Prov. Sultra
1.Penyusuna n raperda tentang Penyelengg araan Inovasi Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024-2026 II-55
2.Polarisasi masyarakat langsung terhadap sulawesi tenggara dalam pilkada secara ketahanan nasional di Sulawesi Tenggara.
2.Kajian Pengembanga n Inovasi Pelayanan Publik Di Sulawesi Tenggara
2.Kajian inovasi peningkatan kemampuan keuangan daerah otonom baru dalam mengurangi tingkat ketergantungan pembiayaan pusat
2.Analisis Sistem Informasi Kebijakan Pemerintah dalam penangana n Pandemi COVID-19 di Prov. Sultra
2.Penyusuna n Naskah Akademik Raperda tentang Pembentuk an Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Sulawesi Tenggara
3.Menata Pembangunan Menuju Perubahan Sulawesi Tenggara Yang Sejahtera (Refleksi Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2008- 2013 Dan 2013-2018)
3.Penerapan aplikasi sistem keuangan desa (siskeudes) untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan dana desa di Sulawesi Tenggara
3.Kajian Pembentuk an Produk Hukum Upaya Penanggula ngan Banjir di Daerah Aliran Sungai Konaweeha
4.Penerapan aplikasi digital dalam mengukur indeks Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024-2026 II-56 reformasi birokrasi pemerintahan daerah di Sulawesi Tenggara
5.Peran regulasi pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Tenggara terhadap pengelolaan, pemanfaatan sumber daya ikan dan pemberdayaan serta perlindungan nelayan
3.Sosial & Kependudukan
1.Pemetaan Dan Analisa Sebaran Sekolah Untuk Peningkatan Layanan Pendidikan Berbasis Gis Di Sulawesi
1.Kajian Model Pengembanga n Destinasi Pariwisata Berbasis Budaya Lokal Di Sulawesi Tenggara
1.Kajian model pembelajaran in class dan out class Dalam menumbuhkan dinamika kemampuan belajar siswa di Sulawesi Tenggara
1.Kajian pengembangan kompetensi profesi guru pada tingkat satuan pendidikan menengah atas di Sulawesi Tenggara
1.Analisis pemetaan layanan pendidikan di Sultra
1.Kajian Penerapan Intervensi Nilai-Nilai Budaya Etnis Tolaki Dalam Upaya Pengemban gan Pangan Lokal
1.Arsitektur Peradaban Benteng Keraton Buton dari Abad ke - 16 sampai ke – 19
1.Penyusunan buku sejarah tomia dari masa ke masa kab. Wakatobi Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024-2026 II-57 Tenggara Melalui Budidaya Tanaman Sagu
2.Pemetaan anak putus sekolah dasar, faktor penyebab dan alternatif pemecahann ya di Provinsi Sulawesi Tenggara.
2.Evaluasi Kebijakan Pelaksanaan Sistem Jaminan Kesehatan Masyarakat Di Sulawesi Tenggara
2.Kajian struktur dan proyeksi perkembangan Ketenagakerjaa n sektoral di Sulawesi Tenggara
2.Kajian pengembangan kapasitas PDAM dalam penyediaan air bersih yang adil dan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara
4.Mekanisme adat pengangkatan sultan buton dan peran lembaga adat kesultanan buton dalam pembangunan daerah di Prov. Sultra
2.Kajian Pemanfaata n Data Kependudu kan Sebagai Basis Data Kedarurata n di Sultra
2.Pengemban gan Sagu sebagai Identitas dan Pangan Lokal : Program Pelatihan dan Pendampin gna Petani melalui Pemberday aan Komunitas
2.Studi terhadap perubahan perilaku pada masyarakat tani dan masyarakat nelayan dalam pilkada langsung.
3.Peningkatan pengetahua n dan sikap tentang kesehatan reproduksi remaja melalui intervensi penyuluhan pada siswa SMP dan SMA
3.Kajian Keterkaitan (Link And Macth) Lulusan SMK terhadap Pasar Tenaga Kerja
3.Penerapan organizational civilization behavior (OCB) dalam pengembangan karakter pendidikan di Sultra
5.Desain data base pelaksanaan praktikum ipa berbasis web pada laboratorium sekolah menengah di provinsi Sulawesi Tenggara
3.Tenun buton : harta, tahta dan identitas Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024-2026 II-58 Negeri di Sulawesi Tenggara
4.Kajian Kompetens i Guru Sekolah Dasar di Provinsi Sulawesi Tenggara.
4.Kajian Pengembanga n Model Pembelajaran Pendidikan Vokasi Pada Sekolah Menengah Kejuruan Dalam Merespon Pasar Kerja Di Sulawesi Tenggara
4.Kajian pengembangan modul pembelajaran ipa Berbasis aplikasi android bagi guru dan siswa SMA di Sultra
6.Penulisan dan penerbitan buku ensiklopedi tokoh dan peristiwa dalam sejarah di Sulawesi Tenggara
4.Analisis kebijakan mutu pendidikan era pandemi covid 19 di Sulawesi Tenggara
5.Desain media pembelajaran ipa berbasis excell dan Implementasin ya untuk meningkatkan kualitas Pembelajaran
7.Penyusunan buku pendidikan anti korupsi berbasis kearifan lokal Buton
8.Strategi intervensi budaya dalam menanggulan gi kasus stunting Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024-2026 II-59 pada ibu hamil dan balita di Kabupaten Buton
9.Pengembanga n aplikasi data base kependuduka n di Sulawesi Tenggara
4.SDA dan Lingkungan
1.Kajian Geospasial Potensi Risiko Perubahan Ekologis Koridor Motui- Sampara - -
1.Kajian refungsionalisasi struktur lahan pasca tambang di Kabupaten Konawe Utara, Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Konawe Selatan
2.Pengembang an pupuk alam berbasis agromineral ogi untuk peningkatan produktivita s lahan sub optimal di - -
2.Kajian strategis pengembangan sistem konservasi Dan pengelolaan hutan mangrove secara Berkelanjutan pada kawasan pesisir di Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024-2026 II-60 Sulawesi Tenggara Provinsi Sulawesi Tenggara
3.Studi potensi energi matahari dan Biomasa di Provinsi Sulawesi Tenggara
5.Pengjkajian & Pengembangan IPTEK
1.Pengembang an model turbin pembangkit listrik tenaga angin di sulawesi tenggara (analisis potensi energi angin dan site matching)
1.Penerapan Teknologi Sollar Tunel Daya (STD) Dalam Usaha Ekonomi Produk Komoditi Unggulan Kakao
1.Penerapan teknologi tepat guna dalam rangka diversifikasi produk kambing peranakan etawa (PE) di Sulawesi Tenggara
1.Pengembangan inovasi teknologi pegolahan Pangan di Prov. Sultra
1.Pengembanga n inovasi teknologi pengolahan pangan lokal di Sulawesi Tenggara
1.Kajian Pengemban gan Sistem Pemasaran Digital Produk Komoditi Unggulan Daerah Prov. Sultra
1.Pengemban gan Iptek Kuliner Lokal untuk Mendukun g Kawasan Wisata Terpadu Toronipa
2.Penerapan Inovasi Pengelolaan Sampah Melalui Bank Sampah
2.Kajian pengembangan sistem informasi harga pangan strategis berbasis teknologi informasi di Sulawesi
2.Kajian strategis pengembangan rencana induk pembangunan iptek dan inovasi daerah Provinsi Sulawesi Tenggara
2.Pengembanga n minuman coklat untuk makanan kesehatan dan pengawetan sistem kejut listrik
2.Riset Dan Pengemban gan Iptek Kuliner Lokal untuk mendukun g Kawasan Wisata Terpadu
2.Klinik Inovasi Daerah Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024-2026 II-61 Tenggara Toronipa
3.Diseminasi Penerapan Teknologi Pengolahan Pangan
3.Penerapan pengering microwave- convective Heating untuk pengeringan hasil komoditi
3.Kajian percepatan tanam dengan teknologi hemat air untuk peningkatan produktivitas pada sawah tadah hujan
3.Pengemban gan Model Budidaya Keramba Jaring Apung (KJA) Sero Sistem Klaster dan Bioreeftek di Wilayah Pesisir Prov. Sultra
4.Demonstrasi Varietas Unggul Baru (Vub) Potensi Hasil Tinggi Padi Sawah Dengan Teknologi Jajar Legowo Super Di Kab. Konawe
4.Pengembangan model mitigasi bencana dan sistem peringatan dini untuk bencana banjir berbasis geographic information system (GIS) di Sulawesi Tenggara
4.Inovasi teknologi pengolahan ulat sagu
4.Kajian Pengemban gan Kawasan Sains Tanaman Bawah Laut (Scince and Technology Park Coral Garden) Ekosistem Terumbu Karang dengan Inovasi Sea Farming and Sea Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024-2026 II-62 Ronching
5.Gasifikasi Sampah sebagai Sumber Alternatif Energi Listrik
5.Diseminasi penerapan sistem kesehatan, Keselamatan, dan keamanan kerja dalam Pelaksanaan pelayanan pada rumah sakit umum daerah di Sultra
5.Analisis pergerakan tanah akibat strain gempa bumi terhadap potensi bencana alam di provinsi Sulawesi Tenggara
5.Pengemban gan Teknologi Rumpon Dasar, Atraktor Cumi Dan Lampu Bawah Air Bagi Peningkata n Pendapatan Ekonomi Nelayan Kecil di Sultra
6.Kajian pengembanga n science dan techno park Provinsi Sulawesi Tenggara
6.Diseminasi penerapan teknologi pemupukan padi sawah berbasis internet di Sulawesi Tenggara
7.Pengembanga n Model teknologi pembuatan Batako-paving block yang
7.Penerapan teknik light aggregation device (LAD) bagi pengelolaan Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024-2026 II-63 ekonomis dan bermutu Untuk pengembanga n UKM perikanan pelagis kecil secara berkelanjutan
8.Kajian model konservasi plasma nutfah Sapi Sahiwal cross penghasil daging dan susu
9.Diseminasi penerapan sistem pelaporan keuangan Pada kelompok UMKM berdasarkan standar Akuntansi keuangan
10.Penerapan inovasi teknologi pengolahan Singkong dalam rangka diversifikasi pangan lokal Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024-2026 II-70 Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara III-1 Tahun 2024-2026 Pada Bab ini membahas tentang tantangan dan peluang riset dan inovasi daerah yang akan diidentifikasi secara komprehensif. Sumber data diperoleh melalui data sekunder, metode FGD, Studi tiru ke Provinsi Bali dan peninjauan lapangan dalam bentuk melakukan wawancara langsung kepada stakeholder terkait seperti Bappeda Kab/Kota, DPM PTSP Kab/Kota, Balitbang/Brida Kab/Kota, OPD/stakeholder terkait lingkup Pemerintah Kabupaten/Kota, OPD/stakeholder terkait lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, komunitas Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Sultra, Perusahaan Perikanan, Pabrik Pengolahan Aspal Buton dan Media seperti TVRI dan Kendari Pos. Berdasarkan proses pemerolehan data dari berbagai sumber, maka ditemukan identifikasi tantangan dan peluang riset dan inovasi di daerah yang memerlukan kebijakan secara berkelanjutan. Berbagai tantangan dan peluang sebagai penentu pembangunan riset dan inovasi kedepan diuraikan sebagai berikut: 3.1.1. Tantangan A. Tantangan Kebijakan Infrastruktur Riset dan Inovasi Daerah
1.Belum optimalnya pemanfaatan hasil riset dalam pengambilan kebijakan oleh Kepala Daerah (Policy Based Reseacrh);
2.Belum terintegrasinya Penataan data riset dan inovasi yang berbasis digital;
3.Belum optimalnya ketersediaan dan pemanfaatan infrastruktur dasar riset dan inovasi di daerah; Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara III-2 Tahun 2024-2026
4.Belum optimalnya pengelolaan dan pemanfaatan kebun raya daerah sebagai pusat riset, pusat wisata edukasi, peningkatan PAD dan pengembangan ekonomi dan UMKM;
5.Belum optimalnya ketersediaan sumber penganggaran dan skema penganggaran riset dan inovasi yang berdasarkan program prioritas pembangunan daerah;
6.Belum optimalnya peran Pemda/BRIDA dalam memfasilitasi perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual di daerah. B. Tantangan Kapasitas Kelembagaan dan daya Dukung Riset dan Inovasi
1.Belum optimal peran BRIDA sebagai lembaga yang mengintegrasikan riset dan inovasi di daerah;
2.Belum optimalnya jejaring stakeholder/ pentahelix dalam wadah kolaborasi yang berdasarkan prinsip partisipatif;
3.Belum memadainya Kapasitas SDM riset BRIDA;
4.Belum terarahnya kegiatan riset yang dilakukan untuk mendukung program prioritas pembangunan Daerah;
5.Belum dimanfaatkannya hasil riset sebagai nilai tambah dan inovasi daerah;
6.Belum optimalnya ketersediaan sarana pendukung riset dan inovasi daerah. C. Tantangan Kemitraan Riset dan Inovasi
1.Belum terciptanya pola kerjasama kemitraan yang fleksibel;
2.Belum diketahuinya peran BRIDA sebagai Perangkat daerah penyelenggara riset dan inovasi di daerah;
3.Mitra belum memahami pemanfaatan hasil riset dan inovasi. Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara III-3 Tahun 2024-2026 D. Tantangan Budaya Riset dan Inovasi
1.Belum terbentuknya regulasi yang didasarkan atas Evidence based policy berbasis data presisi;
2.Belum membudayanya apresiasi prestasi inovasi bagi pelaku riset dan inovasi dan pemanfaatan hasil riset dan inovasi;
3.Belum terlaksananya pendampingan oleh BRIDA kepada perusahaan pemula berbasis riset;
4.Belum terinventarisasinya perlindungan pengetahuan dan/atau teknologi masyarakat oleh BRIDA. E. Tantangan Keterpaduan Riset dan Inovasi
1.Belum terlaksananya implementasi inovasi di daerah berdasarkan kebutuhan daerah dan pengembangan produk unggulan daerah;
2.Belum sesuainya kebijakan program prioritas daerah masing-masing Kabupaten/Kota dengan hasil identifikasi klaster produk unggulan daerah;
3.Belum optimalnya sinkronisasi kebijakan program prioritas antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah khususnya berkaitan dengan aktivitas riset dan inovasi berbasis keunggulan daerah. F. Tantangan Penyelerasan dengan Perkembangan Global
1.Belum terarahnya Perhatian terhadap fenomena-fenomena dan isu-isu global yang dapat diadopsi dalam program pembangunan daerah dengan pendekatan riset dan inovasi;
2.Belum terbangunnya akses ruang kerjasama lingkup internasional yang lebih luas dan terbuka. 3.1.2. Peluang A. Peluang Kebijakan Infrastruktur Riset dan Inovasi Daerah
1.Adanya regulasi yang dikeluarkan oleh BRIN terkait pemanfaatan hasil riset dan inovasi; Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara III-4 Tahun 2024-2026
2.Adanya system teknologi digital yang dapat mengintegrasikan penataan basis data riset dan inovasi;
3.Adanya infrastruktur pendukung dan jaringan digital serta peran aktif Dinas Komunikasi dan Informatika serta Persandian Provinsi Sulawesi Tenggara untuk implementasi riset dan inovasi di daerah;
4.Adanya perbaikan manajemen dan pengelolaan kebun raya daerah sebagai pusat riset,pusat wisata edukasi, peningkatan PAD dan pengembangan ekonomi dan UMKM;
5.Adanya dukungan dari Kepala daerah dan TAPD dalam menyediakan sumber penganggaran dan skema penganggaran riset dan inovasi daerah yang diperlukan dalam rangka menerapkan kebijakan berbasis bukti;
6.Peningkatan kompetensi SDM dan penyediaan system digital yang dapat memudahkan memfasilitasi perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual di daerah. B. Peluang Kapasitas Kelembagaan dan Daya Dukung Riset dan Inovasi
1.Adanya kebijakan BRIDA menjadi Perangkat Daerah pelaksana riset satu pintu;
2.Adanya forum pelaku riset jejaring stakeholder/ pentahelix secara berkala dan berkelanjutan;
3.Peningkatan kompetensi SDM di BRIDA secara berkesinambungan;
4.Menyusun program riset berdasarkan program prioritas pembangunan daerah dengan prinsip riset partisipatif berbasis masyarakat pelaku bisnis (Community Based Participatory Research);
5.Adanya sebuah lembaga yang bertindak sebagai inkubator bisnis sebagai upaya pengendalian proses hilirisasi riset dan inovasi daerah, meningkatkan daya saing dan nilai tambah hasil riset dan inovasi; Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara III-5 Tahun 2024-2026
6.Adanya program penganggaran untuk memenuhi kebutuhan sarana pendukung riset dan inovasi daerah. C. Peluang Kemitraan Riset dan Inovasi
1.Adanya regulasi yang mendukung untuk kerjasama dibidang riset dan inovasi baik melalui SDM maupun pendanaan;
2.Adanya strategi promosi peran BRIDA sebagai pusat riset dan inovasi di daerah;
3.Diseminasi hasil riset dan inovasi. D. Peluang Budaya Riset dan Inovasi
1.Adanya kebijakan pimpinan yang mengarahkan pengambillan kebijakan berbasis data presisi;
2.Adanya pemberian insentif/ pengakuan bagi pelaku riset dan inovasi serta bagi pengguna hasil riset dan inovasi;
3.Adanya forum perusahaan pemula berbasis riset;
4.Adanya system berbasis digital untuk menginventarisasi perlindungan pengetahuan dan/atau teknologi masyarakat. E. Peluang Keterpaduan Riset dan Inovasi
1.Pengembangan dan promosi produk unggulan berdasarkan potensi daerah;
2.Pemerintah Daerah menetapkan satu atau lebih program prioritas pembangunan berbasis pengembangan produk unggulan daerah yang akan didorong.
3.Adanya sinkronisasi program prioritas nasional, program prioritas daerah, arah kebijakan riset nasional dan arah kebijakan riset daerah. F. Peluang Penyelerasan dengan Perkembangan Global
1.Adanya peningkatan literasi, informasi dan pengetahuan berkaitan dengan isu-isu strategis dilevel internasional yang relevan dengan Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara III-6 Tahun 2024-2026 program pembangunan daerah dan optimalisasi kolaborasi/kemitraan riset;
2.Adanya perluasan jejaring kolaborasi dan adopsi teknologi serta program-program riset dan inovasi yang dapat menjadikan daerah dapat lebih maju dan berdaya saing. 3.2. Peluang dalam Pemanfaatan Riset dan Inovasi di Masa Datang Setiap Daerah menghadapi isu permasalahan daerah yang berbeda. untuk mengatasi berbagai permasalahan, maka Pemerintah perlu mengevaluasi tantangan dan peluang yang dihadapi. Beberapa tantangan yang diidentifikasi yang perlu mendapat perhatian pemerintah saat ini adalah sebagai berikut. Pertama, isu terkait ketahanan pangan menjadi polemik yang cukup berat bagi Pemerintah saat ini. Ketahanan pangan atau keterjaminan pangan adalah ketersediaan pangan dan kemampuan seseorang untuk mengaksesnya. Sebuah rumah tangga dikatakan memiliki ketahanan pangan jika penghuninya tidak berada dalam kondisi kelaparan atau dihantui ancaman kelaparan. Pangan, energi, dan air merupakan syarat utama untuk swambeda pangan harus dilakukan oleh Provinsi Sulawesi Tenggara pada masa yang akan datang. Untuk program pangan yakni penyediaan pangan utamanya padi, jagung, singkong. Berdasarkan angka Indeks Ketahanan Pangan Sulawesi Tenggara tahun 2022 adalah 75,04. Dibandingkan dengan Indeks Ketahanan Pangan lain di seluruh Indonesia berada peringkat 15 dari 34 provinsi. Kategori ini adalah berada tahap aman. Ada 3 indikator penilaian untuk mengukur indeks ketahanan pangan yakni ketersediaan pangan, pemanfaatan pangan, dan keterjangkauan akses pangan. Dari 3 aspek ini maka yang paling rendah adalah unsur ketersediaan (Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian, 2019). Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara III-7 Tahun 2024-2026 Kedua, isu terkait bonus demografi. Berdasarkan data jumlah penduduk berdasarkan usia di Sulawesi Tenggara, menunjukkan bahwa penduduk usia 15-64 tahun yakni sebanyak 67 %. Ini berarti bahwa Sulawesi Tenggara akan menghadapi bonus demografi beberapa tahun ke depan, tepatnya pada tahun 2030 hingga 2040 mendatang. Bonus demografi yang dimaksud adalah masa dimana penduduk usia produktif (15-64) akan lebih besar dibanding usia nonproduktif (65 tahun ke atas) dengan prorporsi lebih lebih dari 60 % dari total jumlah penduduk Sulawesi Tenggara. Hanya saja, kelompok di atas belum mendapatkan pendidikan bermutu, bahkan mayortitas hanya tamat lulusan SMP. Selebihnya hanya berpendidikan terakhir lulus SD, dan lulusan Perguruan Tinggi masih kurang. Karena itu daerah kita perlu untuk melalukan investasi yang serius untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan, bengkel kerja dan perpustakaan/taman bacaan perlu dibangun sampai pelosok desa. (BPS, Sulawesi Tenggara,2023) Ketiga, isu terkait kemiskinan. Kemiskinan merupakan cerminan dari berbagai faktor seperti akses terhadap hasil sumber daya, hasil pembangunan. Kemiskinan juga menjadi akar masalah dari tumbuhnya berbagai tindak kriminal dan permasalahan sosial, termasuk lahirnya generasi yang kurang berkualitas. Untuk itu pemberantasan kemiskinan harus menjadi prioritas dalam berbagai kebijakan pemerintah Sulawesi Tenggara. Kemiskinan adalah masalah berikutnya di Sulawesi Tenggara jumlah penduduk miskin yakni 314.74 jiwa (11,27 %). Persoalan kemiskinan erat kaitannya dengan masalah pengangguran yang kian hari kian mengkawatirkan. Saat ini angka pengangguran terbuka di Sultra mencapai 3,36. Sementara itu, dalam hal ketimpangan yang diukur dari Gini Rationya menunjukkan angka 0,385 (BPS, Sulawesi Tenggara, 2023). Berdasarkan fenomena ini maka akan terjadi situasi yang semakin kompleks yakni adanya generasi pekerja produktif yang tidak bisa menikmati hasil kerjanya Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara III-8 Tahun 2024-2026 secara utuh. Dampaknya, maka masyarakat akan sulit mendapatkan penghidupan yang layak bagi dirinya sendiri karena rentan jatuh pada perangkap kemiskinan dan memperparah ketimpangan. Dari berbagai fenomena tantangan yang menjadi isu serius , maka dibutuhkan pemanfaatan berbagai peluang yang tersedia. Beberapa peluang yang dapat dioptimalkan adalah adanya potensi kerjasama dengan multistakeholder baik antar Pemerintah Daerah, BRIN dan dunia usaha. Potensi kerjasama lainnya yang dimungkinkan juga adalah kerjasama dengan internasional. Kolaborasi diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang merupakan solusi atas berbagai permasalahan didaerah. Riset dan inovasi di masa yang akan datang menjadi sangat potensial dalam mendukung Pemerintah khususnya Pemerintah Daerah dalam menetapkan kebijakan yang dapat menjadi solusi berbagai permasalahan di daerah. Hasil penelitian harus dapat menjadi bahan masukan dan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah agar berdampak dan memberi manfaat seluas-luasnya untuk kepentingan masyarakat. Untuk mewujudkan harapan tersebut tentunya perlu didukung dengan jejaring kolaborasi kegiatan riset dan inovasi dengan berbagai stakeholder. Lebih khususnya kolaborasi yang paling berpeluang besar adalah dapat dilakukan antara Pemerintah Daerah dan Badan Riset dan Inovasi Nasional. BRIN memiliki sumber daya manusia (SDM) periset yang mumpuni sesuai dengan bidang keahlian masing-masing, sehingga potensi ini dapat dimanfaatkan oleh daerah untuk membangun jejaring dengan membuat skema kolaborasi yang tepat. Demikian pula arah kebijakan dan strategi nasional pembangunan Iptek 2020-2024 yang akan berfokus pasa peningkatan akselarasi ekosistem riset dan inovasi dapat menjadi perhatian bagi Pemerintah Daerah untuk bisa menyelaraskannya dengan program prioritas daerah berbasis riset dan Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Riset dan Inovasi Provinsi Sulawesi Tenggara III-9 Tahun 2024-2026 inovasi. Iklim dan budaya inovasi perlu diperkuat dengan mendorong potensi unggulan daerah. Selain berkontribusi pada pengembangan ilmu dan pengetahuan aktivitas riset juga dapat melahirkan sejumlah peluang inovasi, nilai ekonomi dan nilai manfaat untuk masyarakat. Oleh karena itu riset juga dapat diarahkan pada riset industri bahkan bisa sampai pada tahap komersialisasi. 3.3. Kondisi Ekosistem Riset dan Inovasi yang Diharapkan 3.3.1. Kebijakan dan Infrastruktur Riset dan Inovasi di Daerah