Peraturan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Gubernur ini dengan penempatannya dalam Serita Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara. Ditetapkan di Kendari pada tanggal 5 - 4 - 2024 Pi. GUBERNUR SULAWESI TENGGARA, ttd KOMJEN POL (P) Dr. (H.C.) ANDAP BUDHI REVIANTO,S.I.K.,M.H. Diundangkan di Kendari pada tanggal 5 - 4 - 2 0 2 4 SEKRETARIS DAERAH PROVINS! SULAWESI TENGGARA, ttd ASRUN LIO SERITA DAERAH PROVINS! SULAWESI TENGGARA TAHUN 2024 NOMOR 7 Salinan sesuai dengan aslinya emit.Beow 4 ( % SY IL S . ' .. M . H u m ~.19710929 199603 1 001 rR T ' � LAMPIRAN PERATURAN GUBERNUR SULAWESI TENGGARA N O M O R : 7 TAHUN 2 0 2 4 TENTANG : PEDOMAN PENYUSUNAN PETA PROSES BISNIS PADA PERANGKAT DAERAH A. PENYUSUNAN PETA PROSES 1) Identifikasi Peta Proses: a) Untuk identifikasi peta proses dapat dilakukan brainstorming dengan pimpinan. Proses pertama yarag harus diidentifikasi adalah proses inti yang berhubungan langsung dengan tugas pokok dan fungsi utama Perangkat Daerah yang secara langsung mengambil dari tujuan rencana strategis sebagai proses utama dan sasaran rencana strategis sebagai sub proses; b) Sesudah identifikasi proses inti berikutnya adalah identifikasi proses pendukung yang terdiri dari pendukung utama yang mendukung langsung proses inti dan pendukung umum yang mendukung seluruh proses dalam perangkat daerah; c) Tahapan berikutnya adalah identifikasi proses-proses yang berhubungan dengan persyaratan standar yang diadopsi; dan d) Tahapan terakhir adalah memasukkan proses yang berhubungan dengan strategi Perangkat Daerah yang akan memicu seluruh operasional dalam menjalankan misi dan visinya, 2) Identifikasi pemilik proses, pemilik proses yang dimaksud adalah unit kerja yang terlibat didalamnya; 3) Gambar peta proses dengan prinsip Supplier-Input-Process-Outpu Cu.stomer (SiPoC); dan s Supplier I Input Process 0 Output C Customer E E EE E E 4) Finalisasi peta proses Contoh Peta Proses Bisnis Perangkat Daerah 'A' - -- - - =J =J -8 B. PENYUSUNAN PETA SUB PROSES 1) Identifikasi Peta Proses : a) Untuk identifikasi peta sub proses dapat dilakukan brainstorming dengan pimpinan-pimpinan. Proses pertama yang harus diidentifikasi adalah turunan atau proses lebih teknis dari proses utama kemudian proses pendukung, dan proses lainnya sesuai kebutuhan; dan b) Lakukan finalisasi untuk memastikan seluruh aktifitas pekerjaan yang dilakukan sudah tercantum dalam identifikasi sub business prosess, apabila ada pekerjaan yang dilakukan tetapi tidak tercantum maka revisi dan lengkapi sub proses yang sudah dilakukan sebelumnya; 2) Identifikasi pemilik sub proses, pemilik sub proses yang dimaksud adalah unit kerja yang terlibat di dalamnya; 3) Gambar peta sub proses dengan prinsip Supplier-Input-Process Output- Customer (SiPoC); dan s Supplier I Input Process 0 Output C Customer EE EE EE 4) Finalisasi peta sub proses dan hubungannya dengan proses-proses lainnya yang telah digambarkan dalam peta proses sebelumnya. Contoh Peta Sub Proses PROSES 5 Proses 5. Proses5.3 Proses 2 Proses 5.2 C. PENYUSUNAN PETA RELASI Peta relasi yaitu peta yang menggambarkan dan menunjukkan siapa saja pihak-pihak yang terlibat dalam setiap proses yang tergambarkan pada Peta Proses Bisnis. Peta relasi digunakan untuk dapat memahami peranan setiap pihak dalam mengedakan suatu proses sehingga tercapai output yang ditentukan berdasarkan: 1) Peta Proses yang didapatkan pada bagian awal, untuk membuat peta relasi, dapat dibuat dengan memasukkan nama-nama unit Organisasi yang terlibat di dalam setia proses dan sub proses; 2) Memasukkan nama-nama unit organisasi yang terlibat di dalam setiap proses dan sub proses; 3) Peta relasi dibuat dengan cara menuliskan setiap unit kerja yang terlibat dalam setiap proses pada peta bisnis proses; 4) Pada tahap penyusunan peta hubungan dapat dimungkinkan memberikan masukan dan mengubah peta proses dan peta sub proses yang telah dibuat sebelumnya; dan 5) Finalisasi peta relasi yang menggambarkan Perangkat Daerah yang terlibat dalam setiap prosesnya. Contoh Peta Proses PETA RELASI PERANGKAT DAERAH "A" PETA RELASI INSTANSI PEMERINTAH A Proses EE EN E EE EE El EE El El E Proses Proses - EE s E E Proses El E El E3 E EE El EE El EE Proses Proses Unit Unit Unit Kerja Kerja Kerja Unit Kerja Unit Unit Unit Kerja Kerja Kerja D. PETA LINTAS FUNGSI Peta lintas fungsi yaitu peta yang menggambarkan rangkaian kerja unit/lintas fungsi yang saling berhubungan dan membentuk suatu proses kerja. Contoh Peta Lintas Fungsi - - - Pr0a0i30MM01 -· - - - - - 5 I l --lC-. . - 5 ---.] '-- d o $ . " e0ts.4. ! ·--1 r - - � . ¥ a __J � -, � l j +- 5 Pj. GUBERNUR SULAWESI TENGGARA, ttd KOMJEN POL (P) Dr. (H.C.) ANDAP BUDHI REVIANTO,S.I.K.,M.H. Salinan sesuai dengan aslinya Kepala Biro Hukum, sf a r' ' , . . .Hum w ·. ·710929 199603 1 001