(1)Kop Instruksi menggunakan logo Badan Pengawas Obat dan Makanan;
(2)Kata “INSTRUKSI” dan nama jabatan pejabat yang menetapkan, yang ditulis dengan huruf kapital secara simetris;
(3)Nomor instruksi, yang ditulis dengan huruf kapital secara simetris;
(4)Kata “TENTANG”, yang ditulis dengan huruf kapital secara simetris;
(5)Judul Instruksi, yang ditulis dengan huruf kapital secara simetris;
(6)Nama jabatan pejabat yang menetapkan instruksi, yang ditulis dengan huruf kapital, dan diakhiri dengan tanda baca “koma” ditulis secara simetris. b) Konsiderans Bagian konsiderans instruksi berisi latar belakang penetapan instruksi dan dasar hukum sebagai landasan penetapan instruksi. c) Batang Tubuh Bagian batang tubuh instruksi memuat substansi Instruksi. d) Penutup Bagian penutup instruksi terdiri dari:
(1)Tempat (kota sesuai dengan alamat instansi) dan tanggal penetapan instruksi;
(2)Nama jabatan pejabat yang menetapkan instruksi, yang ditulis dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda koma;
(3)Tanda tangan pejabat yang menetapkan instruksi;
(4)Nama lengkap pejabat yang menandatangani instruksi, yang ditulis dengan huruf kapital, tanpa mencantumkan gelar. 4) Distribusi dan Tembusan Instruksi yang telah ditetapkan didistribusikan kepada yang berkepentingan. 5) Hal yang Perlu Diperhatikan a) Instruksi merupakan pelaksanaan kebijakan pokok sehingga instruksi harus merujuk pada suatu peraturan perundang- undangan. b) Wewenang penetapan dan penandatanganan instruksi tidak dapat dilimpahkan kepada pejabat lain. CONTOH 5A FORMAT INSTRUKSI Kop Badan POM yang telah dicetak Penomoran yang berurutan dalam 1 tahun takwin Judul Instruksi ditulis dengan huruf kapital Memuat alasan tentang perlu ditetapkannya Instruksi Daftar Pejabat yang menerima Instruksi Kota sesuai dengan instansi dan tanggal penandatanganan Nama Jabatan dan nama lengkap yang ditulis huruf kapital Memuat substansi tentang kebijakan yang ditetapkan INSTRUKSI KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN NOMOR .................TAHUN ........................... TENTANG ............................................................................................. KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN Dalam rangka .... ...................................................................................... dengan ini memberikan instruksi Kepada: 1. Nama/Jabatan Pegawai
(1)Kop Surat Perintah menggunakan logo Badan Pengawas Obat dan Makanan;
(2)Kata “SURAT PERINTAH”, yang ditulis dengan huruf kapital secara simetris;
(3)Nomor, yang berada di bawah tulisan surat perintah. b) Batang Tubuh Bagian batang tubuh surat perintah terdiri dari:
(1)Konsideran meliputi: (a) Kata “menimbang” berisi alasan ditetapkannya surat perintah; (b) Kata “mengingat” memuat ketentuan yang dijadikan landasan ditetapkannya surat perintah tersebut.
(2)Diktum dimulai dengan frasa “memberi perintah”, yang ditulis dengan huruf kapital diawal kata, diikuti kata “kepada” di tepi kiri serta nama dan jabatan pegawai yang mendapat perintah. Di bawah kata “kepada” ditulis kata “untuk” disertai perintah-perintah yang harus dilaksanakan. c) Penutup Bagian penutup surat perintah terdiri dari:
(1)Tempat dan tanggal surat perintah;
(2)Nama jabatan pejabat yang menandatangani, yang ditulis dengan huruf awal kapital pada setiap awal unsurnya, dan diakhiri dengan tanda baca koma;
(3)Tanda tangan pejabat yang menugasi;
(4)Nama lengkap pejabat yang menandatangani surat perintah, yang ditulis dengan huruf awal kapital pada setiap awal unsurnya;
(5)Cap dinas. 4) Distribusi dan Tembusan a) Surat perintah disampaikan kepada pihak yang mendapat perintah. b) Tembusan surat perintah disampaikan kepada pejabat/instansi yang terkait. 5) Hal yang Perlu Diperhatikan a) Bagian konsiderans memuat pertimbangan atau dasar. b) Jika perintah merupakan tugas kolektif, daftar pegawai yang ditugasi dimasukkan ke dalam lampiran yang terdiri dari kolom nomor urut, nama, pangkat, NIP, jabatan, dan keterangan. c) Surat perintah tidak berlaku lagi setelah tugas yang termuat selesai dilaksanakan. CONTOH 6A FORMAT SURAT PERINTAH KOP Badan POM yang telah dicetak Memuat Peraturan/ dasar ditetapkannya Surat Perintah Daftar Pejabat yang menerima perintah KOP Badan POM Penomoran Surat Perintah dalam satu tahun takwin Kota sesuai dengan instansi dan tanggal penandatanganan Nama Jabatan dan nama lengkap yang ditulis huruf awal kapital Memuat substansi arahan yang diperintahkan SURAT PERINTAH NOMOR ........... Menimbang : a. bahwa ...................................................................................................................
b.bahwa ................................................................................................................... Dasar : 1. ..............................................................................................................................
2............................................................................................................................... Memberi Perintah Kepada : 1. ..............................................................................................................................
2...............................................................................................................................
3............................................................................................................................... 4.dan seterusnya Untuk : 1. ..............................................................................................................................
2...............................................................................................................................
3............................................................................................................................... 4.dan seterusnya Nama Tempat, Tanggal Nama Jabatan Tanda Tangan dan Cap Instansi Nama Lengkap Tembusan:
1..............
2...............
c.Surat Tugas 1) Pengertian Surat tugas adalah naskah dinas dari atasan atau pejabat yang berwenang yang ditujukan kepada bawahan atau pegawai lainnya yang berisi penugasan untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tugas dan fungsi. 2) Wewenang Pembuatan dan Penandatangan Surat tugas dibuat dan ditandatangani oleh atasan atau pejabat yang bewenang berdasarkan lingkup tugas, wewenang dan tanggung jawabnya. 3) Susunan a) Kepala Bagian kepala Surat Tugas terdiri dari:
(1)Kop Surat Tugas menggunakan logo Badan Pengawas Obat dan Makanan;
(2)Kata “SURAT TUGAS”, yang ditulis dengan huruf kapital secara simetris;
(3)Nomor, yang berada di bawah tulisan surat tugas. b) Batang Tubuh Bagian batang tubuh surat tugas berisi hal berikut:
(1)Diktum dimulai dengan frasa “ yang bertanda tangan di bawah ini ... memerintahkan kepada nama tersebut dibawah ini”, dengan kolom yang terdiri Nomor, Nama, NIP, Pangkat, Jabatan/Golongan.
(2)tugas yang diberikan, tujuan, kendaraan, waktu dan biaya. c) Kaki Bagian kaki surat tugas terdiri dari:
(1)Tempat dan tanggal surat tugas;
(2)Nama jabatan pejabat yang menandatangani, yang ditulis dengan huruf awal kapital pada setiap awal unsurnya, dan diakhiri dengan tanda baca koma;
(3)Tanda tangan pejabat yang memberi tugas;
(4)Nama lengkap pejabat yang menandatangani surat tugas, yang ditulis dengan huruf awal kapital pada setiap awal unsurnya dan NIP;
(5)Cap dinas. 4) Distribusi dan Tembusan a) Surat Tugas disampaikan kepada yang mendapat tugas. b) Tembusan surat tugas disampaikan kepada pejabat/instansi yang terkait. 5) Hal yang perlu Diperhatikan a) Bagian konsiderans memuat pertimbangan atau dasar. b) Jika tugas merupakan tugas kolektif, daftar pegawai yang ditugasi dimasukkan ke dalam lampiran yang terdiri dari kolom nomor urut, nama, pangkat, NIP, jabatan dan keterangan. c) Surat tugas tidak berlaku lagi setelah tugas yang termuat selesai dilaksanakan. CONTOH 7A FORMAT SURAT TUGAS CONTOH 7B FORMAT SURAT TUGAS KOP Badan POM/BBPOM/B POM yang telah dicetak Memuat Peraturan/dasar ditetapkan Surat Perintah Daftar Pejabat yang menerima perintah Kota sesuai dengan instansi dan tanggal penandatanganan Nama Jabatan dan nama lengkap yang ditulis huruf awal kapital Memuat substansi arahan yang diperintahkan SURAT TUGAS NOMOR ........... .................................................................. Menimbang : a. bahwa ...................................................................................................................
b.bahwa ................................................................................................................... Dasar : 1. ..............................................................................................................................
2............................................................................................................................... Memberi Tugas Kepada : 1. ..............................................................................................................................
2...............................................................................................................................
3............................................................................................................................... 4.dan seterusnya Untuk : 1. ..............................................................................................................................
2...............................................................................................................................
3............................................................................................................................... 4.dan seterusnya Nama Tempat, Tanggal Nama Jabatan Tanda Tanan dan Cap Instansi Nama Lengkap Tembusan:
1..............
2............... KOP Badan POM/BBPOM/BPOM KOP Badan POM/BBPOM/B POM yang telah dicetak Memuat Peraturan/dasar ditetapkan Surat Perintah Daftar Pejabat yang menerima perintah Kota sesuai dengan instansi dan tanggal penandatanganan Nama Jabatan dan nama lengkap yang ditulis huruf awal kapital Memuat substansi arahan yang diperintahkan SURAT TUGAS NOMOR ........... .......................................................... Menimbang : a. bahwa ...................................................................................................................
b.bahwa ................................................................................................................... Dasar : 1. ..............................................................................................................................
2............................................................................................................................... Memberi Tugas Kepada: No Nama Pangkat / Golongan NIP Jabatan Keterangan Untuk : 1. ..............................................................................................................................
2...............................................................................................................................
3............................................................................................................................... 4.dan seterusnya Nama Tempat, Tanggal Nama Jabatan Tanda Tanan dan Cap Instansi Nama Lengkap Tembusan:
1..............
2............... KOP Badan POM/BBPOM/BPOM B. Naskah Dinas Korespondensi
1.Naskah Dinas Korespondensi Intern
a.Nota Dinas 1) Pengertian Nota dinas adalah naskah dinas intern yang dibuat oleh pejabat dalam melaksanakan tugas guna menyampaikan laporan, pemberitahuan, pernyataan, permintaan, atau penyampaian kepada pejabat lain. Nota dinas memuat hal yang bersifat rutin, berupa catatan ringkas yang tidak memerlukan penjelasan yang panjang, dapat langsung dijawab dengan disposisi oleh pejabat yang dituju. 2) Wewenang Pembuatan dan Penandatanganan Nota dinas dibuat oleh pejabat dalam satu lingkungan satuan organisasi sesuai dengan tugas, wewenang, dan tanggung jawabnya. 3) Susunan a) Kepala Bagian kepala nota dinas terdiri dari
(1)Kop naskah dinas, yang berisi nama Badan Pengawas Obat dan Makanan dan unit Kerja ditulis dengan huruf kapital secara simetris di tengah atas;
(2)Kata “NOTA DINAS”, ditulis dengan huruf kapital secara simetris;
(3)Kata “NOMOR”, ditulis dengan huruf kapital secara simetris;
(4)Singkatan “Yth.”, ditulis dengan huruf awal kapital, diikuti dengan tanda baca titik;
(5)kata “Dari”, ditulis dengan huruf awal kapital;
(6)Kata “Lampiran”, yang ditulis dengan huruf awal kapital;
(7)kata “Hal”, ditulis dengan huruf awal kapital;
(8)kata “Tanggal”, ditulis dengan huruf awal kapital. b) Batang Tubuh Bagian batang tubuh nota dinas terdiri dari alinea pembuka, isi, dan penutup ditulis secara singkat, padat, dan jelas. c) Kaki Bagian kaki nota dinas terdiri dari tanda tangan, nama pejabat, dan tembusan (jika perlu). 4) Hal yang Perlu Diperhatikan a) Nota dinas tidak dibubuhi cap dinas. b) Tembusan nota dinas berlaku di lingkungan intern instansi. c) Penomoran nota dinas dilakukan dengan mencantumkan, Kode klasifikasi, kode unit kerja, bulan, tahun, dan nomor urut. Contoh Format Nota Dinas: BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN BIRO UMUM NOTA DINAS NOMOR : ...................... Yth : Dari : Hal Tanggal : : ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ ............................................................................................................................. .................................. ............................................................................................................................. .................................. ............................................................................................................................................................... ...........................................................................................................................BA RIS TERAKHIR )Tanda tangan ) ) Nama Lengkap Tembusan:
(1)Kop naskah dinas, yang berisi nama Badan Pengawas Obat dan Makanan dan Unit Kerja ditulis dengan huruf kapital secara simetris di tengah atas; kecuali memorandum yang ditanda tangani oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, kop naskah dinas menggunakan logo Badan Pengawas Obat dan Makanan;
(2)Kata “MEMORANDUM”, ditulis di tengah dengan huruf kapital;
(3)Kata “NOMOR”, ditulis di bawah kata memorandum dengan huruf kapital;
(4)Singkatan “Yth.”, ditulis dengan huruf awal kapital;
(5)Kata “Dari”, ditulis dengan huruf awal kapital;
(6)Kata “Lampiran”, yang ditulis dengan huruf awal kapital;
(7)Kata “Hal”, yang ditulis dengan huruf awal kapital;
(8)Kata “Tanggal”, yang ditulis dengan huruf awal kapital. b) Batang Tubuh Batang tubuh memorandum terdiri dari alinea pembuka, alinea isi dan alinea penutup yang singkat, padat dan jelas. c) Kaki Bagian kaki memorandum terdiri dari tanda tangan dan nama pejabat serta tembusan jika diperlukan. 4) Hal yang Perlu Diperhatikan Memorandum tidak dibubuhi cap dinas; a) Tembusan memorandum berlaku di lingkungan intern instansi; b) Penomoran memorandum dilakukan dengan mencantumkan Kode klasifikasi, kode unit kerja, bulan, tahun, dan nomor urut. CONTOH 9 FORMAT MEMORANDUM KOPMEMORANDUM NOMOR : ...................... Yth : Dari : Hal Tanggal : : ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ ............................................................................................................................. .................................. ............................................................................................................................................... ................ ................................................................................................................... ............................................ ...........................................................................................................................BA RIS TERAKHIR Tanda tangan Nama Lengkap Tembusan:
a.Pengertian Surat dinas adalah naskah dinas pelaksanaan tugas pejabat dalam menyampaikan informasi kedinasan berupa pemberitahuan, pernyataan, permintaan, penyampaian naskah dinas atau barang, atau hal kedinasan lainnya kepada pihak lain di luar Badan Pengawas Obat dan Makanan.
b.Wewenang Penandatanganan Surat dinas ditandatangani oleh pejabat sesuai dengan tugas, fungsi, wewenang, dan tanggung jawabnya.
c.Susunan 1) Kepala Bagian kepala surat dinas terdiri dari: a) Kop surat dinas, yang berisi logo Badan Pengawas Obat dan Makanan secara simetris; b) Nomor, sifat, lampiran dan hal, diketik dengan huruf awal kapital di sebelah kiri di bawah kop surat dinas; c) Tempat dan tanggal pembuatan surat, diketik di sebelah kanan atas sejajar sebaris dengan nomor; d) Kata “Yth.”, ditulis di bawah “hal”, diikuti dengan nama jabatan yang dikirimi surat; e) Alamat surat, ditulis di bawah “Yth.” 2) Batang Tubuh Bagian batang tubuh surat dinas terdiri dari alinea pembuka, isi, dan penutup. 3) Kaki Bagian kaki surat dinas terdiri dari a) Nama jabatan, ditulis dengan huruf awal kapital, diakhiri tanda baca koma; b) Tanda tangan pejabat; c) Nama lengkap pejabat/ penanda tangan, ditulis dengan huruf awal kapital; d) Stempel/ cap dinas, yang digunakan sesuai dengan ketentuan; e) Tembusan, yang memuat nama jabatan pejabat penerima (jika ada).
d.Distribusi Surat dinas disampaikan kepada pihak yang berhak secara cepat dan tepat waktu, lengkap serta aman. Pendistribusian surat dinas diikuti dengan tindakan pengendalian.
e.Hal yang Perlu Diperhatikan 1) Kop surat dinas hanya digunakan pada halaman pertama surat dinas; 2) Jika surat dinas disertai lampiran, pada kolom Lampiran dicantumkan jumlahnya; 3) Hal berisi pokok surat sesingkat mungkin yang ditulis dengan huruf awal kapital pada setiap unsurnya, tanpa diakhiri tanda baca. CONTOH 10A FORMAT SURAT DINAS YANG DITANDA TANGANI OLEH KEPALA BADAN POM Nomor : Tempat (Tgl. Bln. Thn) Lampiran : Hal : Yth. ................................. ......................................... ......................................... ......................................(Alenia Pembuka).............................................................................. ............................................................................................................................................. .......................................(Alenia Isi)............................................................................. ............................................................................................................................................. ......................................(Alenia Penutup).............................................................................. ............................................................................................................................................. Tembusan
1........................
2........................
3....................... Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan ) (Tanda tangan dan Cap jabatan) ) ) Nama Lengkap Logo Badan POM yang telah dicetak Tempat dan tangal pembuatan surat Alamat tujuan yang ditulis di bagian kiri KOP Badan POM CONTOH 10 B FORMAT SURAT DINAS YANG DITANDA TANGANI OLEH NON KEPALA BADAN POM Nomor : Tempat (Tgl. Bln. Thn) Lampiran : Hal : Yth. ................................. ......................................... ......................................... ......................................(Alenia Pembuka).............................................................................. ............................................................................................................................................. .......................................(Alenia Isi)............................................................................. ............................................................................................................................................. ......................................(Alenia Penutup).............................................................................. ............................................................................................................................................. Tembusan
1........................
2........................
3....................... Kepala .......................................... ) (Tanda tangan dan Cap jabatan) ) ) Nama Lengkap Logo Badan POM /BBPOM/ BPOM yang telah dicetak Tempat dan tangal pembuatan surat Alamat tujuan yang ditulis di bagian kiri Nama jabatan dan nama lengkap yang ditulis dengan huruf awal kapital KOP Badan POM/BBPOM/BPOM
3.Surat Undangan
a.Pengertian Surat undangan adalah surat dinas yang memuat undangan kepada pejabat/ pegawai yang tersebut pada alamat tujuan untuk menghadiri suatu acara kedinasan tertentu, seperti rapat, upacara dan pertemuan.
b.Kewenangan Surat undangan ditandatangani oleh pejabat sesuai dengan tugas, fungsi, wewenang dan tanggung jawabnya.
c.Susunan 1) Kepala Bagian kepala surat undangan terdiri dari: a) Kop surat undangan, yang berisi logo Badan Pengawas Obat dan Makanan; b) Nomor, sifat, lampiran dan hal, diketik di sebelah kiri di bawah kop surat undangan; c) Tempat dan tanggal pembuatan surat, diketik di sebelah kanan atas sejajar/sebaris dengan nomor; d) Kata “Yth.”, ditulis di bawah hal, yang diikuti dengan nama jabatan, dan alamat yang dikirimi surat (jika diperlukan). 2) Batang Tubuh Bagian batang tubuh surat undangan terdiri dari a) Alinea pembuka; b) Isi undangan, yang meliputi hari, tanggal, waktu, tempat, dan acara; c) Alinea penutup. 3) Kaki Bagian Kaki surat undangan terdiri dari nama jabatan ditulis dengan huruf awal kapital, tanda tangan, dan nama pejabat ditulis dengan huruf awal kapital.
d.Hal yang Perlu Diperhatikan 1) Format surat undangan sama dengan format surat dinas, yang membedakan adalah bahwa pihak yang dikirimi surat pada surat undangan dapat ditulis pada lampiran; 2) Surat undangan untuk keperluan tertentu dapat berbentuk kartu. CONTOH 11A FORMAT SURAT UNDANGAN YANG DITANDA TANGANI OLEH KEPALA BADAN POM Nomor : Tempat, (Tgl,Bulan,Tahun) Lampiran Hal : : Yth................................. ......................................... .......................................... ......................(Alinea Pembuka dan isi).............................................................................................................. ............................................................................................................................................................................. pada hari, tanggal : .............................................. waktu : pukul ..................................... tempat : .............................................. acara : ............................................. ............................................................(Alenia Penutup) ........................................................................... Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan ) (Tanda Tangan dan Cap Dinas) ) ) Nama Lengkap Tembusan 1 ................ 2 ................ Logo Badan POM yang telah dicetak Tempat dan tanggal pembuatan surat Alamat tujuan yang ditulis di bagian kiri, dan jumlahnya cukup banyak dapat dibuat pada daftar lampiran Nama Jabatan dan nama lengkap yang ditulis huruf kapital KOP Badan POM CONTOH 11 B FORMAT SURAT UNDANGAN YANG DITANDA TANGANI OLEH NON KEPALA BADAN POM Nomor : Tempat, (Tgl,Bulan,Tahun) Lampiran Hal : : Yth................................. ......................................... .......................................... ......................(Alinea Pembuka dan isi).............................................................................................................. ............................................................................................................................................................................. pada hari, tanggal : .............................................. waktu : pukul ..................................... tempat : .............................................. acara : ............................................. ............................................................(Alenia Penutup) ........................................................................... Nama Jabatan ) (Tanda Tangan dan Cap Dinas) ) ) Nama Lengkap Tembusan 1 ................ 2 ................ KOP Badan POM/BBPOM/BPOM Logo Badan POM/BBPO M/BPOM yang telah dicetak Tempat dan tanggal pembuatan surat Alamat tujuan yang ditulis di bagian kiri, dan jumlahnya cukup banyak dapat dibuat pada daftar lampiran Nama Jabatan dan nama lengkap yang ditulis huruf kapital Nomor : Tempat, (Tgl,Bulan,Tahun) Lampiran Hal : : Yth................................. ......................................... .......................................... ......................(Alinea Pembuka dan isi).............................................................................................................. ............................................................................................................................................................................. pada hari, tanggal : .............................................. waktu : pukul ..................................... tempat : .............................................. acara : ............................................. ............................................................(Alenia Penutup) ........................................................................... Nama Jabatan ) (Tanda Tangan dan Cap Dinas) ) ) Nama Lengkap Tembusan 1 ................ 2 ................ KOP Badan POM/BBPOM/BPOM CONTOH 11C FORMAT LAMPIRAN SURAT UNDANGAN Lampiran Surat....................... Nomor : .................................. Tanggal: .................................. DAFTAR PEJABAT /PEGAWAI YANG DIUNDANG
1................................................
2...............................................
3................................................
4.................................................
5.................................................
6.................................................
7................................................
8..................................................
9...................................................
10.................................................. Nama Jabatan ) (Tanda Tangan dan Cap Dinas) ) ) Nama Lengkap CONTOH 11D FORMAT KARTU UNDANGAN Mengharap dengan hormat kehadiran Bapak/Ibu/Saudara pada acara .............................................................................. .................................................... ........................... Hari ........../ (tanggal) ......., pukul ....... WIB bertempat di .......................... Harap hadir 30 menit sebelum Pakaian : .......................... Acara dimulai dan undangan Laki-laki : ........................... dibawa Perempuan : ............................ Konformasi TNI/Polri : ........................... ........................................ KOP Badan POM C. Naskah Dinas Khusus
1.Surat Perjanjian Surat perjanjian adalah naskah dinas yang berisi kesepakatan bersama tentang objek yang mengikat antar kedua belah pihak atau lebih untuk melaksanakan tindakan atau perbuatan hukum yang disepakati bersama.
a.Perjanjian Dalam Negeri 1) Pengertian Kerja sama perjanjian dalam negeri antar instansi baik di pusat maupun daerah dibuat dalam bentuk Nota Kesepahaman atau Perjanjian Kerja Sama. 2) Wewenang Pembuatan dan Penandatanganan Perjanjian yang dilakukan antar instansi pemerintah di dalam negeri, baik di pusat maupun di daerah dibuat dan ditandatangani oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan atau Pejabat yang diberikan kuasa untuk menandatangani. 3) Susunan a) Kepala Bagian kepala surat perjanjian kerjasama dalam negeri terdiri dari :