2.Kerangka Pendanaan Untuk melaksanakan arah kebijakan, strategi, dan program pembangunan Kehutanan serta mencapai target kinerja sesuai dengan Indikator Kinerja Utama dari masing-masing sasaran strategis, dibutuhkan dukungan kerangka pendanaan yang memadai. Kerangka pendanaan Kementerian bersumber dari APBN (Rupiah Murni dan PNBP), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan dana hibah. Selain itu, langkah-langkah untuk mendorong inovasi skema pembiayaan, seperti Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), blended finance, green finance, serta output based transfer dan hibah ke daerah, juga diupayakan. Pendanaan yang berasal dari APBN akan diprioritaskan untuk mencapai sasaran program dan kegiatan yang memberikan hasil atau dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, indikasi pendanaan Kementerian dapat diperbaharui melalui Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dengan mempertimbangkan kesiapan pelaksanaan, termasuk pemutakhiran besaran dan sumber pendanaan sesuai dengan arahan Presiden. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa kegiatan sektor kehutanan yang mendukung Prioritas Nasional pada RPJMN Tahun 2025-2029, serta program prioritas Kementerian, dapat terlaksana secara lebih efektif dan efisien sesuai dengan perkembangan pembangunan. Indikasi kebutuhan pendanaan untuk mencapai tujuan dan sasaran strategis Kementerian sampai dengan tahun 2029 sebagai berikut: Tabel D.4 Kerangka Pendanaan Program TA. 2025-2029 Proyeksi indikasi pendanaan Kementerian pada periode 2025-2029 bersifat dinamis. Dinamika proporsi pendaan selama 5 tahun ke depan ini mengacu pada perubahan, tantangan, dan penyesuaian yang terjadi dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembiayaan untuk mencapai tujuan strategis Kementerian. Adapun Gambaran terkait proporsi pendanaan kementerian adalah sebagai berikut. No Program Anggaran ( x Rp 1.000) 2025 2026 2027 2028 2029 1 Pengelolaan Hutan Berkelanjutan 2.253.362.860 6.218.479.751 7.249.178.218 7.670.300.159 7.429.225.545 2 Pendidikan dan Pelatihan Vokasi 94.139.142 127.662.137 148.672.001 167.701.851 187.064.194 3 Dukungan Manajemen 3.506.809.892 4.377.747.835 4.567.189.377 4.676.939.454 4.887.894.391 Total 5.854.311.894 10.723.889.723 11.965.039.596 12.514.941.464 12.504.184.130 Gambar D.9 Proporsi Pendanaan Kementerian Kehutanan Tahun 2025-2029 Selanjutnya, dalam Rencana Strategis Kementerian disusun dengan pendekatan berbasis kinerja yang menekankan pada keterpaduan antara tujuan strategis, indikator sasaran, dan unit kerja pelaksana, yang didukung oleh alokasi anggaran yang terukur. Gambaran pada alur pendanaan berikutnya mencerminkan bahwa kinerja Kementerian dalam mencapai tujuan membutuhkan pendekatan yang komprehensif, terintegrasi dan adaptif terhadap kebutuhan dan prioitas pembangunan sebagaiman alur pendanaan tahun awal periode sebagai berikut. Gambar D.10 Alur Distribusi Pendanaan Kementerian Kehutanan Tahun 2025 Dari gambar tersebut menjelaskan bahwa pada awal periode, Kementerian seiring fokus memelihara fungsi ekologi hutan tetapi juga turut membenahi tata kelola melalui penguatan sinergi dan kolaborasi dengan para pihak untuk pencapaian pembangunan 29,79 45,46 46,86 45,48 42,98 2,10 4,75 5,06 5,98 6,58 6,22 7,53 8,41 9,50 9,50 61,89 42,27 39,68 39,04 40,93 - 20,00 40,00 60,00 80,00 100,00 2025 2026 2027 2028 2029 Tujuan 1 Tujuan 2 Tujuan 3 Tujuan 4 kehutanan terutama untuk mendorong peningkatan produksi dan hilirisasi hasil hutan. Hal ini ditunjukkan bahwa alokasi pendanaan dalam pencapaian tujuan "Mewujudkan birokrasi yang adaptif dan melayani" sebesar 61,89% dengan dukungan dan peran seluruh Unit Kerja Eselon I lingkup Kementerian. Dinamika pendanaan ini seiring stabil dengan perbaikan tata kelola melalui upaya digitalisasi dan cashless payment dan fungsi ekologis hutan dengan laju deforestasi yang semakin dapat dikonsolidasikan dan akses kelola masyarakat yang semakin merata dalam pengelolaan hutan dan hilirisasi aren mulai digalakkan pada tahun 2026. Gambar D.11 Alur Distribusi Pendanaan Kementerian Kehutanan Tahun 2026 Pada tahun 2026, proporsi anggaran pada Tujuan 1 sebagai upaya memelihara fungsi ekologi hutan meningkat sebesar 15,67%. Tujuan 2 meningkat sebesar 2,65% dan pada Tujuan 3 meningkat sebesar 1,31%. Pada tahun 2027, proporsi anggaran berfokus pada pencapaian tolak ukur pembangunan kehutanan 2025-2029 yaitu frekuensi kebakaran hutan dan gangguan keamanan hutan semakin berkurang untuk mendukung dan menjaga habitat spesies terancam punah, contoh bioprospeksi dikembangkan di beberapa tempat, hasil panen agroforestri sudah mulai terlihat mendukung ketahanan pangan, serta one map policy sudah mulai dikonsolidasikan. Hal ini ditunjukan dengan kenaikan proporsi anggaran pada Tujuan 1 sebesar 1,4% dan pada Tujuan 2 sebesar 0,31% dan Tujuan 3 sebesar 0,88%. Gambar D.12 Alur Distribusi Pendanaan Kementerian Kehutanan Tahun 2027 Proporsi anggaran pada tahun 2028 berfokus pada pencapaian tolak ukur pembangunan kehutanan 2025-2029 yaitu frekuensi kebakaran hutan, banjir dan tanah longsor di sekitar hutan semakin berkurang, intensifikasi agroforestri sudah mulai mendorong kemajuan dan kemandirian desa, serta derajat kepuasan masyarakat terhadap layanan Kementerian semakin meningkat. Hal ini ditunjukan dengan kenaikan proporsi anggaran pada Tujuan 1 sebesar 1,4%, Tujuan 2 sebesar 0,92% dan pada Tujuan 3 sebesar 1,09%. Gambar D.13 Alur Distribusi Pendanaan Kementerian Kehutanan Tahun 2028 Proporsi anggaran pada tahun 2029 berfokus pada pencapaian tolak ukur pembangunan kehutanan 2025-2029 yaitu tingkat keterancaman spesies semakin menurun, ketahanan pangan sudah memiliki bukti dalam upaya peningkatan kemajuan dan kemandirian desa, serta bioekonomi sudah mulai terlihat mendorong pengembangan ekonomi wilayah. Hal ini ditunjukan dengan kenaikan proporsi anggaran pada Tujuan 2 sebesar 0,6%. Gambar D.14 Alur Distribusi Pendanaan Kementerian Kehutanan Tahun 2029 E. BAB V - PENUTUP Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Kehutanan Tahun 2025- 2029 adalahdokumen perencanaan pembangunan Kementerian Kehutanan untuk periode 2025-2029. Dokumen dimaksud menggambarkan rencana pelaksanaan kebijakan pemerintah serta penugasan presiden baik yang terkait dengan pencapaian sasaran pembangunan dari RPJMN Tahun 2025-2029 maupun terkait dengan tugas dan fungsi Kementerian Kehutanan. Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Menteri PPN/Bappenas Nomor 10 Tahun 2023 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Strategis Kementerian/Lembaga Tahun 2025-2029, Renstra Kementerian Kehutanan Tahun 2025-2029 ini telah merumuskan langkah-langkah sistematis melalui visi dan misi, tujuan, sasaran strategis, hingga program dan kegiatan dengan target kinerja terukur yang selaras dan mendukung terwujudnya Visi dan Misi Presiden dan Wakil Presiden, yaitu: “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”. Dokumen ini mencerminkan komitmen Kementerian Kehutanan dalam mewujudkan entitas tapak hutan yang mengalirkan manfaat ekologi, ekonomi dan sosial dalam mewujudkan Indonesia maju menuju Indonesia Emas 2045. Rencana Strategis Kementerian Kehutanan Tahun 2025-2029 ini merupakan dokumen acuan bagi Kementerian Kehutanan dalam penyusunan program, anggaran serta kerangka pendanaan dalam periode pembangunan kehutanan lima tahun ke depan sehingga hasil pencapaiannya dapat diukur dan dipergunakan sebagai acuan dalam penyusunan laporan kinerja tahunan. Dokumen ini dapat menjadi cikal bakal acuan yang komprehensif bagi seluruh pemangku kepentingan dalam penyusunan dokumen Rencana Strategis lingkup Kementerian Kehutanan dalam merumuskan program dan kegiatan serta kerangka pendanaan pembangunan kehutanan dalam 5 (lima) tahun ke depan sehingga visi dan misi Kementerian dapat terwujud dengan baik. Implementasi dari rencana ini juga memerlukan dukungan dan kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Melalui perencanaan strategis ini, akan menjadi acuan yang efektif dalam mengarahkan pembangunan kehutanan ke arah yang lebih baik, serta membawa manfaat yang nyata bagi masyarakat Indonesia. Dengan tersusunnya dokumen ini, diharapkan tercipta arah kebijakan yang jelas dan terukur bagi pengelolaan sumber daya hutan secara lestari demi mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan. Untuk mengukur tingkat keberhasilan kinerja dimaksud dilakukan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah untuk menilai pencapaian sasaran, tujuan, dan kinerja pembangunan yang dilaksanakan berdasarkan data dan informasi hasil evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan tahunan. Evaluasi dilaksanakan secara sistematis melalui proses pengumpulan data, analisis data, pengambilan kesimpulan, serta penyusunan laporan. Uraian masing-masing evaluasi dokumen perencanaan lima tahunan tersebut secara garis besar terbagi menjadi 2 (dua), yaitu mencakup: (1) evaluasi yang dilaksanakan pada saat pelaksanaan kebijakan/program/kegiatan; dan (2) evaluasi yang dilaksanakan pada akhir pelaksanaan kebijakan/program/kegiatan. Perubahan Rencana Strategis Kementerian Kehutanan Tahun 2025-2029 dapat dilakukan dalam hal terdapat perubahan kebijakan pemerintah, perubahan struktur organisasi dan tata kerja Kementerian Kehutanan, dan kebijakan nasional terkait perencanaan dan penganggaran. Selain perubahan dalam 3 poin dimaksud perubahan muatan Renstra dapat di tuangkan dalam Rencana Kerja Tahunan Kementerian Kehutanan 62 LAMPIRAN 1. MATRIKS KINERJA DAN PENDANAAN A. Matriks Kinerja Kementerian Kehutanan berdasarkan Tujuan, Sasaran Strategis dan Sasaran Unit Kerja Eselon I PROGRAM KODE DAN SASARAN STRATEGIS INDIKATOR SASARAN STRATEGIS SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN TAHUN ANGGARAN UNIT KERJA ESELON I2025 2026 2027 2028 2029 Tujuan 1: Meningkatkan kapasitas hutan dalam memelihara fungsi ekologi T1. Reduksi Emisi Gas Rumah Kaca dari Sektor Kehutanan Persen 15 15 16 16 17 Pengelolaan Hutan Berkelanjutan T1.SS1 Tingkat Kerusakan Hutan Dapat Diturunkan pada Batas Toleransi Perikehidupan Manusia dan Keanekaragaman Hayati Total T1.SS1.1 Penurunan Laju Deforestasi* T1.SS1.SP1 Peningkatan Daya Dukung Daerah Aliran Sungai yang Berdampak pada Penurunan Tingkat Kerusakan Hutan pada Batas Toleransi Perikehidupan Manusia dan Keanekaragaman Hayati melalui Pelaksanaan Rehabilitasi Hutan secara Terencana, Terpadu, dan Berkelanjutan T1.SS1.1.SP1.1 Luasan Lahan Kritis dalam DAS yang Dipulihkan* Juta Hektare 12,45 12,20 11,95 11,70 11,45 Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan T1.SS1.1.SP1.2 Persentase Penurunan Frekuensi Bencana Hidrometeorologi di Desa sekitar Hutan Persen 1 1 1 1 1 T1.SS1.1.SP1.3 Peningkatan Fungsi Hidrologis Daerah Tangkapan Air (DTA) pada daerah yang diintervensi Persen 2 2 2 2 2 T1.SS1.SP2 Meningkatnya Pengelolaan Hutan Lindung dan Produksi yang Berdampak pada Penurunan Tingkat Kerusakan Hutan pada Batas Toleransi T1.SS1.1.SP2.1 Peningkatan Luas Tutupan Berhutan Ribu Hektare 420 840 1.260 1.680 2.100 Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari 63 PROGRAM KODE DAN SASARAN STRATEGIS INDIKATOR SASARAN STRATEGIS SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN TAHUN ANGGARAN UNIT KERJA ESELON I2025 2026 2027 2028 2029 Perikehidupan Manusia dan Keanekaragaman Hayati T1.SS1.SP3 Pemantapan Kawasan Hutan yang Legitimate dan Berkelanjutan serta Berdampak pada Penurunan Tingkat Kerusakan Hutan pada Batas Toleransi Perikehidupan Manusia dan Keanekaragaman Hayati T1.SS1.1.SP3.1 Persentase Penanganan Kegiatan Usaha Terbangun dalam kawasan hutan yang sesuai dengan peraturan perundangan Persen 75 80 85 90 95 Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan T1.SS1.1.SP3.2 Persentase Pemantauan Emisi GRK dari Sektor Kehutanan Persen 100 100 100 100 100 T1.SS1.1.SP3.3 Desa yang Menggunakan Data dan Informasi Batas Kawasan Hutan Sebagai Rujukan dalam Peta Wilayah Desa* Desa 528 1.056 1.584 2.112 2.640 T1.SS1.1.SP3.4 Persentase Luas Kawasan Hutan yang Dilepas untuk TORA Persen 75 80 92 97 100 64 PROGRAM KODE DAN SASARAN STRATEGIS INDIKATOR SASARAN STRATEGIS SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN TAHUN ANGGARAN UNIT KERJA ESELON I2025 2026 2027 2028 2029 T1.SS1.SP4 Meningkatnya Peran Perhutanan Sosial untuk Menurunkan Tingkat Kerusakan Hutan hingga Berada dalam Batas yang Dapat Ditoleransi oleh Kehidupan Manusia dan Keanekaragaman Hayati T1.SS1.1.SP4.1 Luas Akses Kelola Masyarakat Ribu Hektare 300 500 700 900 1.200 Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial T1.SS1.SP5 Penegakan Hukum Kehutanan Dan Pengendalian Kebakaran Hutan Yang Berdampak Pada Penurunan Tingkat Kerusakan Hutan Pada Batas Toleransi Perikehidupan Manusia Dan Keanekaragaman Hayati T1.SS1.1.SP5.1 Luas Kawasan Hutan yang Diamankan * Ribu Hektare 800 900 100 1.100 1.200 Direktorat Jenderal Penegakan Hukum T1.SS1.1.SP5.4 Penurunan Kejadian Kebakaran Hutan Persen 2 4 6 8 10 T1.SS1.1.SP5.2 Persentase Penyelesaian Hukum terhadap Keterlanjuran Kegiatan Terbangun di dalam Kawasan Hutan Persen 3 3 4 4 5 T1.SS1.2 Indeks Daftar Merah Nasional Status Keterancaman T1.SS1.SP5 Penegakan Hukum Kehutanan dan Pengendalian Kebakaran Hutan yang T1.SS1.2.SP5.3 Persentase Perizinan Berusaha di Lingkungan Kementerian Kehutanan yang Melanggar dan Persen 60 65 70 75 80 65 PROGRAM KODE DAN SASARAN STRATEGIS INDIKATOR SASARAN STRATEGIS SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN TAHUN ANGGARAN UNIT KERJA ESELON I2025 2026 2027 2028 2029 Spesies* Berdampak pada Penurunan Tingkat Kerusakan Hutan pada Batas Toleransi Perikehidupan Manusia dan Keanekaragaman Hayati Diberikan Tindakan Hukum T1.SS1.SP6 Meningkatnya Pengelolaan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem di KSA, KPA dan TB serta Pembinaan Areal Preservasi dalam mendukung Penurunan Tingkat Kerusakan Hutan pada Batas Toleransi Perikehidupan Manusia dan Keanekaragaman Hayati T1.SS1.2.SP6.1 Jumlah Spesies yang Diasesmen secara Nasional dalam mendukung IUCN Red List Spesies (kumulatif) 5 15 25 35 50 Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem T1.SS1.2.SP6.2 Penurunan Status Keterancaman Spesies pada IUCN Red List Spesies (kumulatif) 3 8 15 30 50 66 PROGRAM KODE DAN SASARAN STRATEGIS INDIKATOR SASARAN STRATEGIS SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN TAHUN ANGGARAN UNIT KERJA ESELON I2025 2026 2027 2028 2029 Tujuan 2: Meningkatkan peran hutan untuk peningkatan kemajuan dan kemandirian desa sekitar kawasan hutan T2. Persentase Desa di Sekitar Kawasan Hutan yang Meningkat Kemajuan dan Kemandiriannya Persen 25 30 40 60 70 Pengelolaan Hutan Berkelanjutan T2.SS2 Meningkatkan Pendapatan Masyarakat sekitar Kawasan Hutan T2.SS2.1 Nilai Transaksi Ekonomi Masyarakat sekitar Hutan T2.SS2.SP1 Meningkatkan Peran Perhutanan Sosial dalam Mendukung Peningkatan Pendapatan Masyarakat sekitar Kawasan Hutan T2.SS2.1.SP1.1 Nilai Transaksi Ekonomi Kelompok Masyarakat Kehutanan* Triliun Rupiah 1,9 2,15 2,4 2,65 2,9 Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial T2.SS2.SP2 SDM Kehutanan yang Inovatif, Berkualitas dan Berdaya Saing dalam Mendukung Peran Hutan untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat sekitar Kawasan Hutan T2.SS2.1.SP2.1 Nilai Transaksi Ekonomi Kelompok Tani Hutan Miliar Rupiah 700 800 900 1.000 1.100 Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia T2.SS2.1.SP2.2 Persentase Peningkatan Kelompok Tani Hutan yang Menghasilkan Komoditi Pendukung Cadangan Pangan, Energi dan Air Persen 10 11 12 13 14 T2.SS2.SP3 Meningkatnya Pendapatan Masyarakat Sekitar Kawasan Hutan Melalui Pengelolaan Konservasi Sumber Daya Alam Dan Ekosistem di KSA, KPA, dan TB serta Daerah Penyangga T2.SS2.1.SP3.1 Nilai Transaksi Ekonomi Kelompok Masyarakat sekitar KSA, KPA, dan TB Miliar Rupiah 200 210 220 230 240 Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem 67 PROGRAM KODE DAN SASARAN STRATEGIS INDIKATOR SASARAN STRATEGIS SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN TAHUN ANGGARAN UNIT KERJA ESELON I2025 2026 2027 2028 2029 T2.SS2.SP4 Meningkatnya Pengelolaan Hutan Lindung dan Produksi yang Berdampak dalam Mendukung Peningkatan Pendapatan Masyarakat sekitar Hutan T2.SS2.1.SP4.1 Nilai Transaksi Ekonomi dari Pemanfaatan Areal Konsesi yang Dikerjasamakan dengan Masyarakat Miliar Rupiah 10 11 12 13 14 Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari PROGRAM KODE DAN SASARAN STRATEGIS INDIKATOR SASARAN STRATEGIS SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN TAHUN ANGGARAN UNIT KERJA ESELON I 2025 2026 2027 2028 2029 Tujuan 3 : Meningkatkan sumbangan dan nilai tambah kehutanan bagi perekonomian nasional T3. Persentase Pertumbuhan Produk Domestik Bruto sub Sektor Kehutanan Persen 1,5 1,8 2,4 3 3,4 Pengelolaan Hutan Berkelanjutan T3.SS3 Meningkatkan Produk Barang dan Jasa dari Hutan T3.SS3.1 Nilai Pemanfaatan Sumber Daya Hutan yang Berkelanjutan* T3.SS3.SP1 Meningkatnya Pengelolaan Hutan Lindung dan Produksi yang Berdampak Terhadap Peningkatan Produk Barang dan Jasa dari Hutan T3.SS3.1.SP1.1 Nilai Efisiensi Pemanfaatan Bahan Baku menjadi Kayu Olahan Persen 70 71 72 74 75 Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari T3.SS3.1.SP1.2 Peningkatan Rasio Serapan Getah Pinus ke Industri Pengolahan dalam Negeri Persen 50 60 70 80 90 68 PROGRAM KODE DAN SASARAN STRATEGIS INDIKATOR SASARAN STRATEGIS SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN TAHUN ANGGARAN UNIT KERJA ESELON I 2025 2026 2027 2028 2029 T3.SS3.1.SP1.3 Nilai Investasi Sektor Kehutanan* Triliun Rupiah 0,24 0,48 0,72 0,96 1,20 T3.SS3.2 Nilai Ekspor Produk Kehutanan* T3.SS3.SP1 Meningkatnya Pengelolaan Hutan Lindung dan Produksi yang Berdampak terhadap Peningkatan Produk Barang dan Jasa dari Hutan T3.SS3.2.SP1.4 Nilai Ekspor Produk Kehutanan dari Pengelolaan Hutan Lestari Miliar USD 14,95 15,34 15,74 16,14 16,54 Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari T3.SS3.SP2 Meningkatnya Produk Barang dan Jasa Dari Upaya Konservasi Sumber Daya Alam Dan Ekosistem T3.SS3.2.SP2.1 Nilai ekspor TSL dan bioprospecting Triliun Rupiah 7,75 7,80 8 8,20 8,40 Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem T3.SS3.3 Produksi Hasil Hutan Bukan Kayu (buah- buahan, umbi- umbian, jagung, sagu, tebu, singkong)* T3.SS3.SP1 Meningkatnya pengelolaan hutan lindung dan produksi yang berdampak terhadap peningkatan produk barang dan jasa dari hutan T3.SS3.3.SP1.5 Produksi hasil hutan bukan kayu dari pengelolaan hutan lestari Ribu Ton 450 500 550 600 650 Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari 69 PROGRAM KODE DAN SASARAN STRATEGIS INDIKATOR SASARAN STRATEGIS SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN TAHUN ANGGARAN UNIT KERJA ESELON I 2025 2026 2027 2028 2029 T3.SS3.SP3 Pemantapan kawasan hutan yang legitimate dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan produk barang dan jasa dari hutan T3.SS3.3.SP3.1 Persentase Penyediaan Kawasan Hutan untuk Pangan dan Energi Persen 100 100 100 100 100 Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan T3.SS3.SP4 Meningkatkan peran perhutanan sosial dalam mendukung peningkatan produk barang dan jasa dari hutan T3.SS3.3.SP4.1 Luas pengelolaan dan pemanfaatan hutan secara optimal areal perhutanan sosial Hektare (Target Kumulatif) 300.000 500.000 700.000 900.000 1.100.000 Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial T3.SS3.4 Nilai PNBP Fungsional Kehutanan* T3.SS3.SP1 Meningkatnya pengelolaan hutan lindung dan produksi yang berdampak terhadap peningkatan produk barang dan jasa dari hutan T3.SS3.4.SP1.6 Nilai Penerimaan Negara Bukan Pajak dari Pemanfaatan Hutan Lindung dan Produksi Triliun Rupiah 2,79 2,84 2,88 2,92 2,94 Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari T3.SS3.SP2 Meningkatnya produk barang dan jasa dari upaya konservasi sumber daya alam dan ekosistem T3.SS3.4.SP2.2 Nilai PNBP dari pemanfaatan jasa lingkungan dan TSL berkelanjutan Miliar Rupiah 235 241 249 257 267 Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem 70 PROGRAM KODE DAN SASARAN STRATEGIS INDIKATOR SASARAN STRATEGIS SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN TAHUN ANGGARAN UNIT KERJA ESELON I 2025 2026 2027 2028 2029 T3.SS3.SP3 Pemantapan kawasan hutan yang legitimate dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan produk barang dan jasa dari hutan T3.SS3.4.SP3.2 Persentase penerimaan PNBP dari penggunaan kawasan hutan Persen 100 100 100 100 100 Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan PROGRAM KODE DAN SASARAN STRATEGIS INDIKATOR SASARAN STRATEGIS SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN TAHUN ANGGARAN UNIT KERJA ESELON I2025 2026 2027 2028 2029 Tujuan 4 : Mewujudkan birokrasi yang adaptif dan melayani T4. Nilai Reformasi Birokrasi Poin 80,31 81,65 82,67 83,65 83,70 Dukungan Manajemen T4.SS4 Mewujudkan layanan kementerian menuju birokrasi kelas dunia yang berbasis digital T4.SS4.1 Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan Kementerian Kehutanan T4.SS4.SP1 Penguatan pengawasan internal Kementerian yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1 Nilai Maturitas SPIP Kementerian Kehutanan Poin 3,80 3,85 3,90 3,95 4 Inspektorat Jenderal T4.SS4.1.SP1.2 Nilai kapabilitas Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) Kementerian Kehutanan Poin 3,80 3,85 3,9 3,95 4 T4.SS4.SP2 Meningkatnya Kualitas Reformasi Birokrasi T4.SS4.1.SP2.1 Nilai SAKIP Kementerian Kehutanan Poin 73,33 74 74,5 75 75,55 Sekretariat Jenderal 71 PROGRAM KODE DAN SASARAN STRATEGIS INDIKATOR SASARAN STRATEGIS SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN TAHUN ANGGARAN UNIT KERJA ESELON I2025 2026 2027 2028 2029 Lingkup Kementerian Kehutanan T4.SS4.1.SP2.2 Opini terhadap Laporan Keuangan Kementerian Kehutanan Poin 4 4 4 4 4 T4.SS4.1.SP2.3 Indeks Tata Kelola Pengadaan Poin 87,28 88 88,50 90 90,50 T4.SS4.1.SP2.4 Indeks Keterbukaan Informasi Publik Poin 88 89 90 92 93 T4.SS4.1.SP2.5 Indeks Sistem Merit Poin 370 371 372 373 375 T4.SS4.1.SP2.6 Indeks Reformasi Hukum Poin 85 87 89 91 93 T4.SS4.1.SP2.7 Indeks Kualitas Kebijakan Kementerian Kehutanan Poin 74 75,50 77 78,50 80 T4.SS4.1.SP2.8 Indeks Pembangunan Statistik Sektoral Poin 2,68 2,7 2,8 2,9 3 T4.SS4.1.SP2.9 Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Poin 3,75 3,8 3,85 3,9 3,95 72 PROGRAM KODE DAN SASARAN STRATEGIS INDIKATOR SASARAN STRATEGIS SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN TAHUN ANGGARAN UNIT KERJA ESELON I2025 2026 2027 2028 2029 Pengelolaan Hutan Berkelanjutan T4.SS4 Mewujudkan layanan kementerian menuju birokrasi kelas dunia yang berbasis digital T4.SS4.1 Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan Kementerian Kehutanan T4.SS4.SP3 Meningkatnya layanan dukungan tugas teknis kementerian T4.SS4.1.SP3.1 Indeks implementasi kebijakan Pembangunan Kehutanan 2025-2029 dalam mendukung pembangunan nasional Poin 1 2 3 4 5 Sekretaris Jenderal Pendidikan dan Pelatihan Vokasi T4.SS4 Mewujudkan layanan kementerian menuju birokrasi kelas dunia yang berbasis digital T4.SS4.1 Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan Kementerian Kehutanan T4.SS4.SP4 Sumber Daya Manusia Kehutanan yang inovatif, berkualitas dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan kehutanan yang berkelanjutan T4.SS4.1.SP4.1 Indeks Pengembangan Sumber Daya Manusia Kehutanan Poin 70 72 75 78 80 Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM T4.SS4.1.SP4.2 Penurunan tingkat kesenjangan antara kapasitas SDM dengan kebutuhan pasar kerja kehutanan Jenis Standar 2 2 2 2 2 T4.SS4.1.SP4.3 Nilai Efektivitas Pengelolaan KHDTK Diklat Kehutanan Poin 70 71 72 73 74 T4.SS4.1.SP4.4 Persentase lulusan SMK Kehutanan yang bekerja di bidang kehutanan Persen 30 35 40 45 50 73 B. Kinerja Kementerian Kehutanan berdasarkan Unit Kerja Eselon I SEKRETARIAT JENDERAL SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 PROGRAM DUKUNGAN MANAJEMEN T4.SS4.SP1 Penguatan pengawasan internal Kementerian yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1 Nilai Maturitas SPIP Kementerian Kehutanan Poin 3,80 3,85 3,9 3,95 4 T4.SS4.SP1.SK11 Meningkatnya penguatan pengawasan internal di lingkup Sekretariat Jenderal yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1.SK11.1 Nilai Maturitas SPIP Sekretariat Jenderal Poin 3,8 3,9 4 4,1 4,2 T4.SS4.SP2 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi lingkup Kementerian Kehutanan T4.SS4.1.SP2.1 Nilai SAKIP Kementerian Kehutanan Poin 73,33 74 74,5 75 75,5 T4.SS4.SP2.SK1 Penguatan koordinasi dan sinkronisasi dalam penyusunan rencana, program, kegiatan dan anggaran serta akuntabilitas kinerja Kementerian T4.SS4.1.SP2.1.SK1.1 Nilai SAKIP Sekretariat Jenderal Poin 81,5 82 82,5 83 83,5 T4.SS4.1.SP2.1.SK1.2 Tingkat kepuasan layanan perencanaan Poin 3,3 3,35 3,4 3,45 3,55 T4.SS4.1.SP2.1.SK1.3 Indeks Perencanaan Pembangunan Nasional (IPPN) Kementerian Kehutanan Poin 87 87,5 88 89 90 T4.SS4.1.SP2.2 Opini terhadap laporan keuangan Kementerian Kehutanan Poin 4 4 4 4 4 T4.SS4.SP2.SK10 Penguatan koordinasi yang efektif dalam pengelolaan PNBP, perbendaharaan, akuntansi dan penyusunan laporan keuangan lingkup Kementerian T4.SS4.1.SP2.2.SK10.1 Nilai penyelesaian piutang PNBP Miliar Rupiah 200 250 300 350 400 T4.SS4.1.SP2.2.SK10.2 Nilai indikator kinerja pelaksanaan anggaran seluruh satker Kementerian Kehutanan Poin 89 90 91 91,5 92 74 SEKRETARIAT JENDERAL SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 T4.SS4.1.SP2.2.SK10.3 Persentase satker dengan indeks kualitas pengungkapan pelaporan keuangan dengan kategori “cukup memadai” Persen 70 75 80 85 90 T4.SS4.1.SP2.2.SK10.4 Nilai akurasi perencanaan PNBP lingkup Kementerian Kehutanan Persen 86 87 88 89 90 T4.SS4.1.SP2.2.SK10.5 Persentase tindak lanjut Tuntutan Ganti Rugi oleh tim administrasi kerugian negara terhadap total Tuntutan Ganti Rugi yang harus diputuskan oleh Majelis Pertimbangan Kerugian Negara Persen 10 20 30 40 50 T4.SS4.1.SP2.3 Indeks Tata Kelola Pengadaan Poin 87,28 88 88,50 90 90,50 T4.SS4.SP2.SK11 Meningkatnya pengelolaan ketatausahaan, arsip, dokumentasi, kerumahtanggaan, serta koordinasi pengelolaan barang milik negara dan pengadaan barang/jasa secara efektif dan efisien di lingkungan Kementerian T4.SS4.1.SP2.3.SK11.1 Indeks Pengelolaan Aset Poin 3,5 3,55 3,6 3,65 3,7 T4.SS4.1.SP2.3.SK11.2 Tingkat kepuasan layanan umum Kementerian Kehutanan Poin 3,1 3,15 3,2 3,25 3,3 T4.SS4.1.SP2.3.SK11.3 Tingkat digitalisasi arsip Poin 92 93 94 95 96 75 SEKRETARIAT JENDERAL SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 T4.SS4.1.SP2.4 Indeks Keterbukaan Informasi Publik Poin 88 89 90 92 93 T4.SS4.SP2.SK12 Meningkatnya layanan hubungan masyarakat dan informasi yang efektif T4.SS4.1.SP2.4.SK12.1 Tingkat kepuasan layanan hubungan masyarakat dan koordinasi kerja sama luar negeri Poin 3,5 3,55 3,6 3,65 3,7 T4.SS4.1.SP2.4.SK12.2 Persentase pemberitaan positif di media massa Persen (%) 55 60 65 70 75 T4.SS4.SP2.SK17 Meningkatnya layanan kerjasama luar negeri yang efektif dan efisien T4.SS4.1.SP2.4.SK17.1 Kesepakatan kerja sama luar negeri bidang kehutanan Jumlah Kesepakatan 5 5 6 6 7 T4.SS4.1.SP2.5 Indeks Sistem Merit Poin 370 371 372 373 375 T4.SS4.SP2.SK13 Meningkatnya pengelolaan sumber daya manusia serta penataan organisasi dan tata laksana secara efektif dan terintegrasi di lingkungan Kementerian TT4.SS4.1.SP2.5.SK13.1 Indeks Profesionalitas ASN Poin 85 86 88 89 90 T4.SS4.1.SP2.5.SK13.2 Tingkat Kepuasan layanan SDM dan Organisasi Poin 3,4 3,5 3,6 3,7 3,7 T4.SS4.1.SP2.5.SK13.3 Indeks Layanan Manajemen ASN Poin 80 81 82 83 85 T4.SS4.1.SP2.5.SK13.4 Indeks pelayanan publik Poin 4 4 4,1 4,2 4,3 T4.SS4.1.SP2.6 Indeks Reformasi Hukum Poin 85 87 89 91 93 T4.SS4.SP2.SK14 Meningkatnya layanan hukum, bantuan hukum dan penataan perundang-undangan yang berkualitas T4.SS4.1.SP2.6.SK14.1 Tingkat kepuasan layanan hukum Poin 3,1 3,2 3,3 3,4 3,5 T4.SS4.1.SP2.6.SK14.2 Jumlah perkara dan bantuan hukum yang tertangani Perkara 30 30 30 30 30 76 SEKRETARIAT JENDERAL SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 T4.SS4.1.SP2.6.SK14.3 Nilai penataan regulasi Poin 85 87 89 91 93 T4.SS4.1.SP2.7 Indeks Kualitas Kebijakan Kementerian Kehutanan Poin 74 75,50 77 78,50 80 T4.SS4.SP2.SK15 Meningkatnya kualitas kebijakan strategis Kementerian Kehutanan T4.SS4.1.SP2.7.SK15.1 Nilai perencanaan Kebijakan Poin 14,8 15,1 15,4 15,7 16 T4.SS4.1.SP2.7.SK15.2 Nilai Implementasi kebijakan Poin 18,5 18,9 19,3 19,6 20 T4.SS4.1.SP2.7.SK15.3 Nilai evaluasi dan keberlanjutan kebijakan Poin 22,2 22,7 23,1 23,6 24 T4.SS4.1.SP2.7.SK15.4 Nilai transparansi dan partisipasi publik Poin 11,1 11,3 11,6 11,8 12 T4.SS4.1.SP2.7.SK15.5 Persentase isu strategis yang ditindaklanjuti pemberian rekomendasi kebijakan Persen 25 30 35 40 45 T4.SS4.1.SP2.8 Indeks Pembangunan Statistik Sektoral Poin 2,68 2,7 2,8 2,9 3 T4.SS4.SP2.SK16 Meningkatnya kualitas layanan dan kapasitas sistem data dan informasi Kementerian Kehutanan T4.SS4.1.SP2.8.SK16.1 Persentase dataset subsektor kehutanan yang memenuhi prinsip Satu Data Indonesia Persen 25 35 40 45 50 T4.SS4.1.SP2.9 Indeks Sistem Pemerintahan Poin 3,75 3,8 3,85 3,9 3,95 T4.SS4.1.SP2.9.SK16.2 Tingkat kepuasan layanan data dan sistem informasi kehutanan Poin 3,93 3,94 3,94 3,94 3,95 77 SEKRETARIAT JENDERAL SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 Berbasis Elektronik T4.SS4.1.SP2.9.SK16.3 Layanan teknologi informasi dan komunikasi lingkup Kementerian Kehutanan minimal 80%/tahun Persen 80 81 82 82,5 85 PROGRAM PENGELOLAAN HUTAN BERKELANJUTAN T4.SS4.SP3 Meningkatnya layanan dukungan tugas teknis kementerian T4.SS4.1.SP3.1 Indeks implementasi kebijakan Pembangunan Kehutanan 2025- 2029 dalam mendukung pembangunan nasional Poin 1 2 3 4 5 T4.SS4.SP3.SK1 Terlaksananya pengembangan hutan berkelanjutan untuk mendukung pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat T4.SS4.1.SP3.1.SK1.1 Efektivitas penerapan kebijakan teknis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kehutanan. hilirisasi. pengelolaan keanekaragaman hayati Persen 70 72 74 76 78 T4.SS4.SP3.SK2 Terlaksananya pengembangan mitigasi dan adaptasi bencana hidrometeorologi di sektor kehutanan T4.SS4.1.SP3.1.SK2.1 Efektivitas penerapan kebijakan teknis untuk mendukung penurunan frekuensi bencana hidrometeorologi Persen 70 72 74 76 78 T4.SS4.SP3.SK3 Terlaksananya pengembangan sosial ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan T4.SS4.1.SP3.1.SK1.1 Efektivitas penerapan kebijakan teknis untuk pengembangan sosial ekonomi masyarakat hutan termasuk cadangan pangan, energi, dan peningkatan kemandirian desa Persen 70 72 74 76 78 78 INSPEKTORATJENDERAL SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 PROGRAM DUKUNGAN MANAJEMEN T4.SS4.SP1 Penguatan pengawasan internal Kementerian yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1 Nilai Maturitas SPIP Kementerian Kehutanan Poin 3,80 3,85 3,9 3,95 4 T4.SS4.SP1.SK1 Meningkatnya penguatan pengawasan internal di lingkup Inspektorat Jendral yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1.SK1.1 Nilai Maturitas SPIP terintegrasi pada Inspektorat Jenderal Poin 3,9 3,95 4 4,05 4,10 T4.SS4.SP1.SK2 Penguatan pengawasan terhadap praktek KKN, pelanggaran administrasi, pelanggaran kode etik dan kode perilaku ASN di lingkup Kementerian Kehutanan T4.SS4.1.SP1.1.SK2.1 Persentase pengaduan masyarakat yang ditindaklanjuti Persen 100 100 100 100 100 T4.SS4.1.SP1.1.SK2.2 Jumlah unit kerja yang mendapatkan penghargaan Menteri sebagai ”Unit Kerja Berintegritas Menuju Bebas Korupsi” Unit Kerja 4 10 20 26 30 T4.SS4.SP1.SK3 Penguatan pengawasan internal yang agile pada Unit Kerja Kementerian Kehutanan T4.SS4.1.SP1.1.SK3.1 Persentase satuan kerja pada Wilayah Kerja Inspektorat I yang Nilai Maturitas SPIP Terintegrasinya sebesar 3.9 Persen 20 40 60 80 100 79 T4.SS4.1.SP1.1SK3.2 Persentase satuan kerja pada Wilayah Kerja Inspektorat II yang Nilai Maturitas SPIP Terintegrasinya sebesar 3.9 Persen 20 40 60 80 100 T4.SS4.1.SP1.1.SK3.3 Persentase satuan kerja pada Wilayah Kerja Inspektorat III yang Nilai Maturitas SPIP Terintegrasinya sebesar 3.9 Persen 20 40 60 80 100 T4.SS4.1.SP1.2 Nilai kapabilitas Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) Kementerian Kehutanan Poin 3,80 3,85 3,90 3,95 4 T4.SS4.SP1.SK1 Meningkatnya penguatan pengawasan internal di lingkup Inspektorat Jendral yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.2.SK1.2 Rata-rata skor elemen pengelolaan SDM, akuntabilitas dan manajemen kinerja, budaya dan hubungan organisasi, struktur tata kelola pada kapabilitas APIP Poin 3,8 3,85 3,9 3,95 4 T4.SS4.SP1.SK3 Penguatan pengawasan internal yang agile pada Unit Kerja Kementerian Kehutanan T4.SS4.1.SP1.2.SK3.4 Rata-rata Skor Elemen Nilai Praktik Profesional, Peran dan Layanan dalam Kapabilitas APIP pada Inspektorat I Poin 3,8 3,85 3,9 3,95 4 T4.SS4.1.SP1.2.SK3.5 Rata-rata Skor Elemen Nilai Praktik Profesional, Peran dan Layanan dalam Kapabilitas APIP pada Inspektorat II Poin 3,8 3,85 3,9 3,95 4 80 DIREKTORAT JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN 2025 2026 2027 2028 2029 PROGRAM DUKUNGAN MANAJEMEN T4.SS4.1.SP1.2.SK3.6 Rata-rata Skor Elemen Nilai Praktik Profesional, Peran dan Layanan dalam Kapabilitas APIP pada Inspektorat III Poin 3,8 3,85 3,9 3,95 4 T4.SS4.1.SP1.2.SK3.7 Persentase Indikator Kinerja Program pada Unit Kerja Eselon I yang dilakukan pengawasan oleh Inspektorat I Persen 35 45 55 65 75 T4.SS4.1.SP1.2.SK3.8 Persentase Indikator Kinerja Program pada Unit Kerja Eselon I yang dilakukan pengawasan oleh Inspektorat II Persen 35 45 55 65 75 T4.SS4.1.SP1.2.SK3.9 Persentase Indikator Kinerja Program pada Unit Kerja Eselon I yang dilakukan pengawasan oleh Inspektorat III Persen 35 45 55 65 75 T4.SS4.1.SP2.1 Nilai SAKIP Kementerian Kehutanan Poin 73,33 74 74,5 75 75,5 T4.SS4.SP2.SK2 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi yang responsif, akuntabel dan efisien di lingkup Inspektorat Jenderal T4.SS4.1.SP2.1.SK2.1 Nilai SAKIP pada Inspektorat Jenderal Poin 83,36 84 85 86 87 81 DIREKTORAT JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN 2025 2026 2027 2028 2029 T4.SS4.SP1 Penguatan pengawasan internal Kementerian yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1 Nilai Maturitas SPIP Kementerian Kehutanan Poin 3,80 3,85 3,90 3,95 4 T4.SS4.SP1.SK5 Meningkatnya penguatan pengawasan internal di lingkup Ditjen Planologi Kehutanan yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1.SK5.1 Nilai maturitas SPIP Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan Poin 3,9 3,9 3,9 3,9 3,9 T4.SS4.SP2 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi lingkup Kementerian Kehutanan T4.SS4.1.SP2.1 Nilai SAKIP Kementerian Kehutanan Poin 73,33 74 74,5 75 75,5 T4.SS4.SP2.SK3 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi yang responsif, akuntabel dan efisien di lingkup Ditjen Planologi Kehutanan T4.SS4.1.SP2.1.SK3.1 Nilai SAKIP pada Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan Poin 84 84 84 84 84 PROGRAM PENGELOLAAN HUTAN BERKELANJUTAN T1.SS1.SP3 Pemantapan kawasan hutan yang legitimate dan berkelanjutan serta berdampak pada penurunan tingkat kerusakan hutan pada batas T1.SS1.1.SP3.1 Persentase penanganan kegiatan usaha terbangun dalam kawasan hutan yang sesuai dengan peraturan perundangan Persen 75 80 85 90 95 T1.SS1.SP3.SK1 Peningkatan kualitas data dan informasi yang akurat, mutakhir, dan terpadu melalui inventarisasi dan pemantauan sumber daya hutan T1.SS1.1.SP3.1.SK1.1 Persentase update identifikasi areal terbangun di dalam Kawasan Hutan (tambang dan sawit) Persen - (Indikator Baru) 100 100 100 100 82 DIREKTORAT JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN 2025 2026 2027 2028 2029 toleransi perikehidupan manusia dan keanekaragaman hayati T1.SS1.SP3.SK2 Mengoptimalkan perencanaan, perubahan kawasan hutan, dan pembentukan wilayah pengelolaan hutan yang berkeadilan T1.SS1.1.SP3.1.SK2.1 Persentase Revisi/Pemutakhiran Wilayah KPH dan Pengelolaan Data dan Informasi KPH Persen 100 100 100 100 100 T1.SS1.1.SP3.1.SK2.2 Persentase Pemantauan Perencanaan Kawasan Hutan Nasional dan Daerah Persen 100 100 100 100 100 T1.SS1.SP3.SK4 Optimalisasi tata guna kawasan hutan yang berkeadilan dalam mendukung penurunan tingkat kerusakan hutan pada batas toleransi perikehidupan manusia dan keanekaragaman hayati T1.SS1.1.SP3.1.SK4.1 Persentase dokumen permohonan perubahan peruntukan dan fungsi kawasan hutan yang dilayani Persen 100 100 100 100 100 T1.SS1.1.SP3.2 Persentase Pemantauan emisi GRK dari sektor kehutanan Persen 100 100 100 100 100 T1.SS1.SP3.SK1 Peningkatan kualitas data dan informasi yang akurat, mutakhir, dan terpadu melalui inventarisasi dan T1.SS1.1.SP3.2.SK1.2 Persentase Penyediaan Data dan Informasi Sumber Daya Hutan Persen 100 100 100 100 100 T1.SS1.1.SP3.2.SK1.3 Persentase Data Informasi Geospasial Tematik (IGT) Persen 100 100 100 100 100 83 DIREKTORAT JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN 2025 2026 2027 2028 2029 pemantauan sumber daya hutan Kementerian Kehutanan yang terjamin kualitasnya T1.SS1.1.SP3.2.SK1.4 Data dan informasi sumber daya hutan hasil inventarisasi hutan nasional di wilayah kerja BPKH Data 365 900 900 900 567 T1.SS1.1.SP3.3 Desa yang menggunakan data dan informasi batas kawasan hutan sebagai rujukan dalam peta wilayah desa (Indikator RPJMN) Desa 528 1.056 1.584 2.112 2.640 T1.SS1.SP3.SK3 Pengukuhan kawasan hutan yang legal dan legitimate T1.SS1.1.SP3.3.SK3.1 Persentase pemutakhiran kawasan hutan yang ditetapkan sebagai kawasan hutan Persen 100 100 100 100 100 T1.SS1.1.SP3.3.SK3.2 Persentase diseminasi batas kawasan hutan (Desa) oleh BPKH Persen - (Indikator Baru) 100 100 100 100 T1.SS1.1.SP3.3.SK3.3 Persentase penyelesaian penetapan kawasan hutan oleh BPKH Persen 100 100 100 100 100 T1.SS1.1.SP3.4 Persentase luas kawasan hutan yang dilepas untuk TORA Persen 75 80 92 97 100 T1.SS1.SP3.SK3 Pengukuhan kawasan hutan yang legal dan legitimate" T1.SS1.1.SP3.4.SK3.4 Luas kawasan hutan yang dilepas untuk TORA Juta hektare 3,1 3,3 3,8 4 4,1 T1.SS1.1.SP3.4.SK3.5 Jumlah Dokumen hasil inventarisasi dan verifikasi obyek TORA dalam kawasan hutan di wilayah kerja BPKH Dokumen 40 70 60 50 50 84 DIREKTORAT JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN 2025 2026 2027 2028 2029 T3.SS3.SP3 Pemantapan kawasan hutan yang legitimate dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan produk barang dan jasa dari hutan T3.SS3.3.SP3.1 Persentase penyediaan kawasan hutan untuk pangan dan energi Persen 100 100 100 100 100 T3.SS3.SP3.SK1 Optimalisasi tata guna kawasan hutan yang berkeadilan dalam mendukung peningkatan barang dan jasa dari hutan T3.SS3.1.SP3.1.SK1.1 Persentase dokumen/peta penyediaan ruang di kawasan hutan untuk pangan dan energi Persen - (Indikator Baru) 100 100 100 100 T3.SS3.4.SP3.2 Persentase penerimaan PNBP dari penggunaan kawasan hutan Persen 100 100 100 100 100 T3.SS3.SP3.SK2 Mengoptimalkan penggunaan kawasan hutan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku T3.SS3.1.SP3.2.SK2.1 Persentase permohonan Penggunaan Kawasan Hutan yang dilayani Persen 100 100 100 100 100 T3.SS3.1.SP3.2.SK2.2 Nilai penerimaan PNBP dari penggunaan kawasan hutan Triliun rupiah 2,22 2,63 2,5 2,05 1,92 T3.SS3.1.SP3.2.SK2.3 Persentase pemegang persetujuan yang diverifikasi di wilayah kerja BPKH Persen 80 80 80 80 80 T3.SS3.1.SP3.2.SK2.4 Persentase pemegang persetujuan yang dimonitoring dan/atau dievaluasi dari target di wilayah kerja BPKH Persen 80 80 80 80 80 85 DIREKTORAT JENDERAL KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM DAN EKOSISTEM SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN SATUAN TAHUN ANGGARAN 2025 2026 2027 2028 2029 PROGRAM PENGELOLAAN HUTAN BERKELANJUTAN T1.SS1.SP6 Meningkatnya pengelolaan konservasi sumber daya alam dan ekosistem di KSA, KPA dan TB serta pembinaan areal preservasi dalam mendukung penurunan tingkat kerusakan hutan pada batas toleransi perikehidupan manusia dan keanekaragaman hayati T1.SS1.2.SP6.1 Jumlah spesies yang diasesmen secara nasional dalam mendukung IUCN Red List Spesies (kumulatif) 5 15 25 35 50 T1.SS1.SP6.SK1 Meningkatnya upaya pengawetan keanekaragaman spesies dan genetik T1.SS1.2.SP6.1.SK1.1 Jumlah spesies yang terdata sebaran dan/atau populasinya Spesies (Kumulatif) 200 433 678 810 1.100 T1.SS1.2.SP6.2 Penurunan status keterancaman spesies pada IUCN Red List Spesies (kumulatif) 3 8 15 30 50 T1.SS1.SP6.SK2 Optimalnya perencanaan KSA, KPA dan TB dalam mendukung pengelolaan konservasi sumber daya alam dan ekosistem T1.SS1.2.SP6.2.SK2.1 Indeks Efektivitas Perencanaan KSA/KPA/TB Poin 0,57 0,59 0,61 0,63 0,65 T1.SS1.2.SP6.2.SK2.2 Presentase entitas kerja sama yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel Persen 10 13 13 15 17 T1.SS1.SP6.SK3 Meningkatnya pemulihan ekosistem dan pembinaan pengelolaan areal preservasi T1.SS1.2.SP6.2.SK3.1 Luas Areal Preservasi yang dikembangkan* Hektare 528.000 500.000 1.1.000.000 1.000.000 1.000.000 T1.SS1.2.SP6.2.SK3.2 Luas pemulihan ekosistem di KSA, KPA, dan TB* Hektare 20.000 70.000 70.000 70.000 70.000 T1.SS1.SP6.SK4 Meningkatnya efektivitas pengelolaan KSA, KPA, dan TB T1.SS1.2.SP6.2.SK4.1 Jumlah unit KSA, KPA, dan TB dengan kategori pengelolaan efektif* Unit 304 325 350 375 400 T2.SS2.SP3 Meningkatnya pendapatan T2.SS2.1.SP3.1 Nilai Transaksi Ekonomi Kelompok Miliar Rupiah 200 210 220 230 240 T2.SS2.SP3.SK1 Terwujudnya jasa lingkungan yang T2.SS2.1.SP3.1.SK1.1 Jumlah desa di sekitar KPA yang mendapat Desa 33 50 50 50 50 86 DIREKTORAT JENDERAL KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM DAN EKOSISTEM SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN SATUAN TAHUN ANGGARAN 2025 2026 2027 2028 2029 masyarakat sekitar kawasan hutan melalui pengelolaan konservasi sumber daya alam dan ekosistem di KSA, KPA, dan TB serta daerah penyangga Masyarakat sekitar KSA, KPA, dan TB memberi manfaat bagi masyarakat manfaat dari jasa lingkungan T2.SS2.SP3.SK2 Meningkatnya keterlibatan masyarakat pada kegiatan konservasi kawasan dan keanekaragaman hayati T2.SS2.1.SP3.1.SK2.1 Jumlah kelompok masyarakat yang dibina dalam upaya konservasi Kawasan dan keanekaragaman hayati* Kelompok Masyarakat (Kumulatif) 200 775 1.350 1.925 2.500 T3.SS3.SP2 Meningkatnya produk barang dan jasa dari upaya konservasi sumber daya alam dan ekosistem T3.SS3.2.SP2.1 Nilai ekspor TSL dan bioprospecting Triliun Rupiah 7,75 7,80 8 8,20 8,40 T3.SS3.SP2.SK1 Meningkatnya pemanfaatan tumbuhan dan satwa liar berkelanjutan T3.SS3.2.SP2.1.SK1.1 Jumlah produk yang dikembangkan melalui bioprospeksi* Produk 15 15 20 20 25 T3.SS3.2.SP2.1.SK1.2 Peningkatan Jumlah Individu TSL hasil penangkaran yang dimanfaatkan Individu 100 200 300 400 500 T3.SS3.4.SP2.2 Nilai PNBP dari pemanfaatan jasa lingkungan dan TSL berkelanjutan Miliar Rupiah 235 241 249 257 267 T3.SS3.SP2.SK2 Meningkatnya pemanfaatan jasa lingkungan T3.SS3.4.SP2.2.SK2.1 Nilai PNBP dari Pemanfaatan jasa lingkungan KSA. KPA dan TB* Milliar Rupiah 209 215 222 230 239 T3.SS3.4.SP2.2.SK2.2 Persentase pintu masuk objek wisata yang menerapkan e- ticketing dan cashless payment Persen 10 25 30 35 40 87 DIREKTORAT JENDERAL KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM DAN EKOSISTEM SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN SATUAN TAHUN ANGGARAN 2025 2026 2027 2028 2029 T3.SS3.4.SP2.2.SK2.3 Luas kawasan hutan konservasi yang dipersiapkan untuk implementasi nilai ekonomi karbon* Juta Hektare (Kumulatif) 2,10 2,20 2,30 2,40 2,50 T3.SS3.4.SP2.2.SK3.1 Nilai PNBP dari hasil pemanfaatan tumbuhan dan satwa liar berkelanjutan* Milliar Rupiah 26 26 27 27 28 PROGRAM DUKUNGAN MANAJEMEN T4.SS4.SP1 Penguatan pengawasan internal Kementerian yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1 Nilai Maturitas SPIP Kementerian Kehutanan Poin 3,80 3,85 3,9 3,95 4 T4.SS4.SP1.SK4 Meningkatnya penguatan pengawasan internal di lingkup Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.SP1.1.SK4.1 Nilai maturitas SPIP Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Poin 3,80 3,82 3,83 3,84 3,85 T4.SS4.SP2 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi lingkup Kementerian Kehutanan T4.SS4.1.SP2.1 Nilai SAKIP Kementerian Kehutanan Poin 73,33 74 74,5 75 75,5 T4.SS4.SP2.SK4 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi yang responsif, akuntabel dan efisien di lingkup Ditjen Konservasi T4.SS4.1.SP2.1.SK4.1 Nilai SAKIP Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Poin 82,31 82,4 82,5 82,6 82,7 88 DIREKTORAT JENDERAL KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM DAN EKOSISTEM SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN SATUAN TAHUN ANGGARAN 2025 2026 2027 2028 2029 Sumber Daya Alam dan Ekosistem DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI DAN REHABILITASI HUTAN SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 PROGRAM PENGELOLAAN HUTAN BERKELANJUTAN T1.SS1.SP1 Peningkatan daya dukung daerah aliran sungai yang berdampak pada penurunan tingkat kerusakan hutan pada batas toleransi perikehidupan manusia dan keanekaragaman hayati melalui pelaksanaan rehabilitasi hutan secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan T1.SS1.1.SP1.1 Luasan lahan kritis dalam DAS yang dipulihkan* Juta Hektare 12,45 12,20 11,95 11,70 11,45 T1.SS1.SP1.SK1 Meningkatnya kegiatan penghijauan dan perbaikan kualitas perbenihan tanaman hutan T1.SS1.1.SP1.1.SK1.1 Persentase pemanfaatan distribusi bibit produktif dan berkualitas Persen 75 80 85 90 100 T1.SS1.1.SP1.1.SK1.2 Luas lahan yang ditanami dari kegiatan penghijauan Hektare 75.000 150.000 300.000 315.000 210.000 T1.SS1.SP1.SK2 Optimalnya kegiatan reboisasi dan penguatan kelembagaan rehabilitasi hutan untuk meningkatkan luas tutupan hutan T1.SS1.1.SP1.1.SK2.1 Persen tumbuh keberhasilan tanaman hasil RHL Persen 75 77 79 81 83 T1.SS1.SP1.SK3 Efektivitas teknik konservasi tanah, reklamasi, dan rehabilitasi penggunaan T1.SS1.1.SP1.1.SK3.1 Persentase luasan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) yang melaksanakan kewajiban rehabilitasi Persen 46,73 49,23 51,73 54,23 56,73 89 DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI DAN REHABILITASI HUTAN SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 kawasan hutan dalam mendukung peningkatan daya dukung daerah aliran sungai DAS dan Reklamasi Hutan T1.SS1.SP1.SK4 Peningkatan rehabilitasi mangrove dan penguatan kelembagaan untuk mendukung penambahan luas tutupan mangrove T1.SS1.1.SP1.1.SK4.1 Peningkatan luas tutupan mangrove Hektare 500 4.400 4.400 4.400 4.400 T1.SS1.1.SP1.2 Persentase penurunan frekuensi bencana hidrometeorologi di desa sekitar hutan Persen 1 1 1 1 1 T1.SS1.SP1.SK5 Meningkatnya perencanaan dan evaluasi pengelolaan DAS, rehabilitasi hutan dan lahan serta kapasitas kelembagaan DAS T1.SS1.1.SP1.2.SK5.1 Peningkatan status forum DAS Lembaga 10 20 30 40 50 T1.SS1.SP1.SK2 Optimalnya kegiatan reboisasi dan penguatan kelembagaan rehabilitasi hutan untuk meningkatkan luas tutupan hutan T1.SS1.1SP1.2.SK2.2 Penguatan kelembagaan pelaksanaan rehabilitasi hutan Provinsi 34 34 34 34 34 T1.SS1.SP1.SK6 Peningkatan Rehabilitasi T1.SS1.1.SP1.2.SK6.1 Efektivitas kelembagaan rehabilitasi mangrove Persen 30 40 50 60 70 90 DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI DAN REHABILITASI HUTAN SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 mangrove dan penguatan kelembagaan untuk memperkuat ketahanan ekosistem pesisir dalam mengurangi frekuensi bencana hidrometeorologi T1.SS1.1.SP1.2.SK6.2 Peningkatan manfaat ekonomi mangrove dalam mendukung kehidupan Masyarakat Persen 2 3 4 5 6 T1.SS1.1.SP1.3 Peningkatan fungsi hidrologis Daerah Tangkapan Air (DTA) pada daerah yang diintervensi Persen 2 2 2 2 2 T1.SS1.SP1.SK5 Meningkatnya perencanaan dan evaluasi pengelolaan DAS, rehabilitasi hutan dan lahan serta kapasitas kelembagaan DAS T1.SS1.1.SP1.3.SK5.2 Penurunan Koefisien Run off Persen 2 2 2 2 2 T1.SS1.SP1.SK1 Meningkatnya kegiatan penghijauan dan perbaikan kualitas perbenihan tanaman hutan T1.SS1.1.SP1.3.SK1.3 Jumlah mata air yang dipertahankan dan diselamatkan Unit 60 120 180 240 300 T1.SS1.SP1.SK2 Optimalnya kegiatan reboisasi dan penguatan kelembagaan rehabilitasi hutan untuk meningkatkan luas tutupan hutan T1.SS1.1.SP1.3.SK2.3 Peningkatan dukungan ketahanan pangan, energi, dan air melalui rehabilitasi hutan berbasis masyarakat Hektare 3.300 48.300 48.300 48.300 48.300 91 DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI DAN REHABILITASI HUTAN SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 T1.SS1.SP1.SK3 Efektivitas teknik konservasi tanah, reklamasi, dan rehabilitasi penggunaan kawasan hutan dalam mendukung peningkatan daya dukung daerah aliran sungai T1.SS1.1.SP1.3.SK3.2 Penurunan laju erosi di sekitar wilayah bangunan KTA Persen 0,005 0,085 0,165 0,244 0,324 PROGRAM DUKUNGAN MANAJEMEN T4.SS4.SP1 Penguatan pengawasan internal Kementerian yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1 Nilai Maturitas SPIP Kementerian Kehutanan Poin 3,80 3,85 3,90 3,95 4 T4.SS4.SP1.SK6 Meningkatnya penguatan pengawasan internal di lingkup Ditjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1.SK6.1 Nilai maturitas SPIP Ditjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Poin 4 4 4 4 4 T4.SS4.SP2 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi lingkup Kementerian Kehutanan T4.SS4.1.SP2.1 Nilai SAKIP Kementerian Kehutanan Poin 73,33 74 74,5 75 75,5 T4.SS4.SP2.SK5 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi yang responsif, akuntabel dan efisien di lingkup Ditjen Pengelolaan Daerah Aliran T4.SS4.1.SP2.1.SK5.1 Nilai SAKIP Ditjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Poin 78 79 80 81 82 92 DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI DAN REHABILITASI HUTAN SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 Sungai dan Rehabilitasi Hutan DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN HUTAN LESTARI SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN SATUAN TAHUN ANGGARAN 2025 2026 2027 2028 2029 PROGRAM PENGELOLAAN HUTAN BERKELANJUTAN T1.SS1.SP2 Meningkatnya pengelolaan hutan lindung dan produksi yang berdampak pada penurunan tingkat kerusakan hutan pada batas toleransi perikehidupan manusia dan keanekaragaman hayati T1.SS1.1.SP2.1 Peningkatan luas tutupan berhutan Ribu Hektar 428 856 1.284 1.712 2.140 T1.SS1.SP2.SK1 Pengendalian pemanfaatan hutan produksi dan hutan lindung dalam mendukung fungsi ekologi T1.SS1.1.SP2.1.SK1.1 Luas penanaman dan pengkayaan kawasan hutan pada areal PBPH/ hak pengelolaan Ribu Hektare 428 856 1.284 1.712 2.140 T1.SS1.SP2.SK2 Optimalisasi pemolaan dan penataan kawasan hutan produksi dan hutan lindung serta pembinaan Kesatuan Pengelolaan Hutan T1.SS1.1.SP2.1.SK2.1 Persentase KPH yang memiliki penilaian kategori efektif Persen 28 32 36 39 43 T1.SS1.1.SP2.1.SK2.2 Peta arahan pemanfaatan di hutan produksi dan hutan lindung Peta Arahan 1 1 1 1 1 T2.SS2.SP4 Meningkatnya pengelolaan hutan lindung dan produksi yang berdampak dalam T2.SS2.1.SP4.1 Nilai Transaksi Ekonomi dari pemanfaatan areal konsesi yang dikerja samakan Miliar Rupiah 10 11 12 13 14 T2.SS2.SP4.SK1 Pengendalian Pemanfaatan Hutan dalam mendukung kemandirian desa sekitar areal konsesi T2.SS2.1.SP4.1.SK1.1 Kelompok masyarakat yang bekerja sama dengan PBPH Kelompok 20 22 24 26 28 93 DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN HUTAN LESTARI SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN SATUAN TAHUN ANGGARAN 2025 2026 2027 2028 2029 mendukung peningkatan pendapatan masyarakat sekitar hutan dengan masyarakat T3.SS3.SP1 Meningkatnya pengelolaan hutan lindung dan produksi yang berdampak terhadap peningkatan produk barang dan jasa dari hutan T3.SS3.1.SP1.1 Nilai efisiensi pemanfaatan bahan baku menjadi kayu olahan Persen 70 71 72 74 75 T3.SS3.SP1.SK1 Meningkatnya pengolahan dan pemasaran hasil hutan dalam mendukung kebutuhan pasar domestik dan pasar global T3.SS3.1.SP1.1.SK1.1 Rasio serapan bahan baku Industri terhadap rencana kebutuhan bahan baku Persen 73 73,5 74 74,5 75 T3.SS3.1.SP1.1.SK1.2 Tambahan produksi wood pellet dari efisiensi hilirisasi dari kayu log Ribu Ton 95 190 285 380 475 T3.SS3.1.SP1.1.SK1.3 Volume produksi hasil hutan kayu olahan yang bersertifikat SVLK Juta m3 48 48,48 48,96 49,44 49,55 TT3.SS3.1.SP1.2 Peningkatan rasio serapan getah pinus ke industri pengolahan dalam negeri Persen 50 60 70 80 90 T3.SS3.SP1.SK1 Meningkatnya pengolahan dan pemasaran hasil hutan dalam mendukung kebutuhan pasar domestik dan pasar global T3.SS3.1.SP1.2.SK1.4 Jumlah produksi gondorukem dan terpentin dari hasil hilirisasi getah pinus Ribu Ton 60 120 180 240 300 T3.SS3.1.SP1.3 Nilai investasi sektor kehutanan* Triliun Rupiah 0,24 0,48 0,72 0,96 1,20 T3.SS3.SP1.SK2 Optimalisasi Pemanfaatan Hutan Produksi dan Hutan Lindung T3.SS3.1.SP1.3.SK2.1 Persentase persetujuan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan Persen 15 20 30 40 50 94 DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN HUTAN LESTARI SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN SATUAN TAHUN ANGGARAN 2025 2026 2027 2028 2029 dalam Meningkatkan Investasi Sektor Kehutanan terhadap luas areal arahan pemanfaatan T3.SS3.1.SP1.3.SK2.2 Nilai investasi permohonan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan Triliun Rupiah 2 2 2 2,5 2,5 T3.SS3.2.SP1.4 Nilai ekspor produk kehutanan dari pengelolaan hutan lestari Miliar USD 14,95 15,34 15,74 16,14 16,54 T3.SS3.SP1.SK1 Meningkatnya pengolahan dan pemasaran hasil hutan dalam mendukung kebutuhan pasar domestik dan pasar global T3.SS3.2.SP1.4.SK1.5 Ekspor produk olahan hasil hutan Juta Ton 17,18 17,31 17,44 17,58 17,71 T3.SS3.SP1.SK3 Pengendalian pemanfaatan hutan produksi dan hutan lindung untuk mendukung perekonomian nasional T3.SS3.2.SP1.4.SK3.1 Produksi kayu bulat Juta m3 54 55 56 57 58 T3.SS3.3.SP1.5 Produksi hasil hutan bukan kayu dari pengelolaan hutan lestari Ribu Ton 450 500 550 600 650 T3.SS3.SP1.SK3 Pengendalian pemanfaatan hutan produksi dan hutan lindung untuk mendukung perekonomian nasional T3.SS3.2.SP1.5.SK3.2 Luas kawasan hutan untuk cadangan pangan dari MUK Ribu Hektare 80 170 260 350 450 T3.SS3.2.SP1.5.SK3.3 Luas kawasan hutan untuk cadangan energi dari MUK Ribu Hektare 30 60 90 120 150 95 DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN HUTAN LESTARI SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN SATUAN TAHUN ANGGARAN 2025 2026 2027 2028 2029 T3.SS3.4.SP1.6 Nilai penerimaan negara bukan pajak dari pemanfaatan hutan lindung dan produksi Triliun Rupiah 2,79 2,84 2,88 2,92 2,94 T3.SS3.SP1.SK4 Peningkatan tertib iuran dan penatausahaan hasil hutan untuk mendukung PNBP dari hutan produksi dan hutan lindung T3.SS3.4.SP1.6.SK4.1 Persentase Perizinan Berusaha yang tertib melaksanakan Wajib bayar (WB) dari pemanfaatan hutan Persen 94 95 96 97 98 T3.SS3.4.SP1.6.SK4.2 Indeks kepuasan perizinan berusaha dalam pelayanan pembayaran PNBP Poin 3 3,1 3,2 3,3 3,4 T3.SS3.4.SP1.6.SK4.3 Persentase Perizinan Berusaha yang tertib dalam melaksanakan penatausahaan hasil hutan sesuai Rencana Kerja Tahunan (RKT) Persen 94 95 96 97 98 T3.SS3.4.SP1.6.SK4.4 Persentase GANIS-PH dengan hasil penilaian kinerja layak terhadap total peserta penilaian kinerja Persen 70 71 72 73 74 PROGRAM DUKUNGAN MANAJEMEN T4.SS4.SP1 Penguatan pengawasan internal Kementerian yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional T4.SS4.1.SP1.1 Nilai Maturitas SPIP Kementerian Kehutanan Poin 3,80 3,85 3,90 3,95 4 T4.SS4.SP1.SK7 Meningkatnya penguatan pengawasan internal di lingkup Ditjen Pengelolaan Hutan Lestari yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang T4.SS4.1.SP1.1.SK7.1 Nilai maturitas SPIP Ditjen Pengelolaan Hutan Lestari Poin 3,8 3,85 3,9 3,95 4 96 DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN HUTAN LESTARI SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN SATUAN TAHUN ANGGARAN 2025 2026 2027 2028 2029 dan berintegritas profesional dan berintegritas T4.SS4.SP2 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi lingkup Kementerian Kehutanan T4.SS4.1.SP2.1 Nilai SAKIP Kementerian Kehutanan Poin 73,33 74 74,5 75 75,5 T4.SS4.SP2.SK6 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi yang responsif, akuntabel dan efisien di lingkup Ditjen Pengelolaan Hutan Lestari T4.SS4.1.SP2.1.SK6.1 Nilai SAKIP Ditjen Pengelolaan Hutan Lestari Poin 76 77 78 79 80 DIREKTORAT JENDERAL PERHUTANAN SOSIAL SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 PROGRAM PENGELOLAAN HUTAN BERKELANJUTAN T1.SS1.SP4 Meningkatnya peran perhutanan sosial untuk menurunkan tingkat kerusakan hutan hingga berada dalam batas yang dapat ditoleransi oleh kehidupan manusia dan T1.SS1.SP4.1 Luas akses kelola masyarakat Ribu Hektare 300 500 700 900 1.200 T1.SS1.SP4.SK1 Optimalisasi penyediaan kawasan perhutanan sosial dalam mendukung penurunan tingkat kerusakan hutan T1.SS1.1.SP4.1.SK1.1 Persentase peningkatan kelompok masyarakat yang menerima persetujuan perhutanan sosial Persen 3 4 6 7 8 T1.SS1.SP4.SK2 Optimalisasi pengakuan hak masyarakat melalui penetapan hutan adat, perlindungan kearifan lokal dan penanganan T1.SS1.1.SP4.1.SK2.1 Persentase kasus konflik tenurial yang tertangani Persen 50 60 60 60 60 T1.SS1.1.SP4.1.SK2.2 Persentase penetapan hutan adat Persen 14 36 58 80 100 97 DIREKTORAT JENDERAL PERHUTANAN SOSIAL SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 keanekaragaman hayati konflik tenurial kawasan hutan T1.SS1.1.SP4.1.SK3.1 Optimalisasi pengelolaan perhutanan sosial melalui penguatan mekanisme pengendalian perhutanan sosial T1.SS1.1.SP4.1.SK3.1 Persentase peningkatan kinerja perhutanan sosial yang sesuai RKPS Persen 3 5 5 7 8 T2.SS2.SP1 Meningkatkan peran perhutanan sosial dalam mendukung peningkatan pendapatan masyarakat sekitar kawasan hutan T2.SS2.1.SP1.1 Nilai Transaksi Ekonomi Kelompok Masyarakat Kehutanan* Triliun Rupiah 1,9 2,15 2,4 2,65 2,9 T2.SS2.SP1.SK1 Peningkatan pengembangan usaha perhutanan sosial melalui penguatan kelembagaan, dan kewirausahaan kelompok masyarakat T2.SS2.1.SP1.1.SK1.1 Kelompok masyarakat di dalam dan sekitar kawasan hutan yang dilibatkan dalam pengelolaan hutan (Kelompok Perhutanan Sosial dan KTH)* Kelompok 15.574 16.454 17.334 18.214 19.094 T2.SS2.SP1.SK2 Optimalisasi pengelolaan perhutanan sosial melalui pelembagaan dan pendampingan T2.SS2.1.SP1.1.SK2.1 Persentase pemenuhan jumlah tenaga pendamping untuk mendukung pelaksanaan program PS dari kehutanan Persen 36 45 53 62 70 T3.SS3.SP4 Meningkatkan peran perhutanan sosial dalam mendukung peningkatan produk barang dan jasa dari hutan T3.SS3.3.SP4.1 Luas pengelolaan dan pemanfaatan hutan secara optimal areal perhutanan sosial Hektare (Target Kumulatif) 300.000 500.000 700.000 900.000 1.100.000 T3.SS3.SP4.SK1 Optimalisasi penyediaan kawasan perhutanan sosial dalam mendukung peningkatan barang dan jasa dari hutan T3.SS3.1.SP4.1.SK1.1 Jumlah kelompok perhutanan sosial yang meningkat kualitas areal kelola-nya dalam mendukung ketersediaan cadangan pangan dan energi Kelompok 100 250 250 250 250 T3.SS3.SP4.SK2 Peningkatan pengembangan usaha T3.SS3.1.SP4.1.SK2.1 Jumlah kelompok perhutanan sosial yang Kelompok 240 2.509 4.198 7.736 7.936 98 DIREKTORAT JENDERAL PERHUTANAN SOSIAL SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 perhutanan sosial melalui penguatan kelembagaan. dan kewirausahaan kelompok masyarakat serta ketersediaan cadangan pangan dan energi menghasilkan produk hasil hutan melalui pola agroforestri dalam mendukung ketersediaan cadangan pangan dan energi PROGRAM DUKUNGAN MANAJEMEN T4.SS4.SP1 Penguatan pengawasan internal Kementerian yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1 Nilai Maturitas SPIP Kementerian Kehutanan Poin 3,80 3,85 3,90 3,95 4 T4.SS4.SP1.SK8 Meningkatnya penguatan pengawasan internal di lingkup Ditjen Perhutanan Sosial yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1.SK8.1 Nilai maturitas SPIP Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial Poin 3 3 3 4 4 T4.SS4.SP2 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi lingkup Kementerian Kehutanan T4.SS4.1.SP2.1 Nilai SAKIP Kementerian Kehutanan Poin 73,33 74 74,5 75 75,5 T4.SS4.SP2.SK7 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi yang responsif, akuntabel, dan efisien di lingkup Ditjen Perhutanan Sosial T4.SS4.1.SP2.1.SK7.1 Nilai SAKIP pada Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial Poin 74 75 76 77 78 DIREKTORAT JENDERAL PENEGAKAN HUKUM KEHUTANAN SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN SATUAN TAHUN ANGGARAN 2025 2026 2027 2028 2029 PROGRAM PENGELOLAAN HUTAN BERKELANJUTAN T1.SS1.SP5 Penegakan hukum kehutanan dan pengendalian T1.SS1.1.SP5.1 Luas kawasan hutan yang diamankan* Ribu Hektare 800 900 1.000 1.100 1.200 T1.SS1.SP5.SK1 Meningkatnya sistem perlindungan hutan melalui perencanaan T1.SS1.1.SP5.1.SK1.1 Persentase aduan bidang kehutanan yang diselesaikan Persen 95 96 97 97 98 99 DIREKTORAT JENDERAL PENEGAKAN HUKUM KEHUTANAN SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN SATUAN TAHUN ANGGARAN 2025 2026 2027 2028 2029 kebakaran hutan yang berdampak pada penurunan tingkat kerusakan hutan pada batas toleransi perikehidupan manusia dan keanekaragaman hayati strategis intelijen, pencegahan pengamanan hutan, penanganan patroli siber dan kejahatan transnasional serta penanganan pengaduan kehutanan T1.SS1.1.SP5.1.SK1.2 Persentase kawasan hutan yang terjaga dari tindak pidana kehutanan dan kebakaran hutan Persen 75 76 77 78 79 T1.SS1.SP5.SK3 Optimalnya pendayagunaan sumber daya dan pengamanan hutan T1.SS1.1.SP5.1.SK3.1 Persentase aparat penegakan hukum dan perlindungan hutan yang meningkat kompetensinya Persen 5 7 8 9 10 T1.SS1.SP5.SK4 Meningkatnya upaya penegakan hukum dan penyelesaian kasus pidana bidang kehutanan T1.SS1.1.SP5.1.SK4.1 Tindak pidana gangguan keamanan kawasan hutan yang diselesaikan sampai dengan P21 Perkara 25 30 32 32 35 T1.SS1.1.SP5.4 Penurunan kejadian kebakaran hutan Persen 2 4 6 8 10 T1.SS1.SP5.SK2 Meningkatnya upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan T1.SS1.1.SP5.1.SK2.1 Persentase penurunan luas area kebakaran hutan (dari baseline tahun 2023) Persen 2 3 3 3 4 T1.SS1.1.SP5.2 Persentase penyelesaian hukum terhadap keterlanjuran kegiatan terbangun di dalam kawasan hutan Persen 3 3 4 4 5 T1.SS1.SP5.SK5 Meningkatnya pengawasan, pengenaan sanksi administratif, penyelesaian sengketa kehutanan di dalam dan diluar pengadilan, serta penaatan sanksi administratif T1.SS1.1.SP5.2.SK5.1 Pemberian sanksi administratif pada kegiatan usaha pertambangan, perkebunan dan/atau kegiatan lain tanpa izin di dalam kawasan hutan Usaha/ Kegiatan 10 11 11 12 12 T1.SS1.1.SP5.2.SK5.2 Perkara 7 7 7 9 12 100 DIREKTORAT JENDERAL PENEGAKAN HUKUM KEHUTANAN SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN SATUAN TAHUN ANGGARAN 2025 2026 2027 2028 2029 Penyelesaian sengketa kehutanan T1.SS1.2.SP5.3 Persentase perizinan berusaha di lingkungan Kementerian Kehutanan yang melanggar dan diberikan tindakan hukum Persen 60 65 70 75 80 T1.SS1.SP5.SK5 Meningkatnya pengawasan, pengenaan sanksi administratif, penyelesaian sengketa kehutanan di dalam dan di luar pengadilan, serta penaatan sanksi administratif T1.SS1.2.SP5.3.SK5.3 Jumlah pelaku usaha/kegiatan yang diawasi ketaatannya terhadap peraturan perundang-undangan bidang kehutanan Usaha/ Kegiatan 4 4 5 5 4 T1.SS1.SP5.SK4 Meningkatnya upaya penegakan hukum dan penyelesaian kasus pidana bidang kehutanan T1.SS1.2.SP5.3.SK4.2 Tindak pidana peredaran hasil hutan illegal yang diselesaikan sampai dengan P21 Perkara 60 63 65 68 70 PROGRAM DUKUNGAN MANAJEMEN T4.SS4.SP1 Penguatan pengawasan internal Kementerian yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1 Nilai Maturitas SPIP Kementerian Kehutanan Poin 3,80 3,85 3,9 3,95 4 T4.SS4.SP1.SK9 Meningkatnya penguatan pengawasan internal di lingkup Ditjen Penegakan Hukum Kehutanan yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1.SK9.1 Nilai maturitas SPIP Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Poin 3,8 3,85 3,9 3,95 4 T4.SS4.SP2 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi lingkup T4.SS4.1.SP2.1 Nilai SAKIP Kementerian Kehutanan Poin 73,33 74 74,5 75 75,5 T4.SS4.SP2.SK8 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi yang responsif, akuntabel, dan T4.SS4.1.SP2.1.SK8.1 Nilai SAKIP Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Poin 78 78,5 79 79,5 80 101 DIREKTORAT JENDERAL PENEGAKAN HUKUM KEHUTANAN SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN SATUAN TAHUN ANGGARAN 2025 2026 2027 2028 2029 Kementerian Kehutanan efisien di lingkup Ditjen Penegakan Hukum Kehutanan BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 PROGRAM PENGELOLAAN HUTAN BERKELANJUTAN T2.SS2.SP2 SDM Kehutanan yang inovatif, berkualitas dan berdaya saing dalam mendukung peran hutan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar kawasan hutan T2.SS2.1.SP2.1 Nilai Transaksi Ekonomi Kelompok Tani Hutan Milliar Rupiah 700 800 900 1.000 1.100 T2.SS2.1.SP2.SK1 Meningkatnya penyuluhan kehutanan untuk peningkatan pendapatan masyarakat sekitar kawasan hutan dan pengembangan hutan lestari T2.SS2.1.SP2.1.SK1.1 Produksi hasil bukan kayu (HHBK) dari Kelompok Tani Hutan Ton - (Indikat or Baru) 20.000 30.000 35.000 40.000 T2.SS2.1.SP2.1.SK1.2 Produksi hasil hutan kayu dari Kelompok Tani Hutan m3 - (Indikat or Baru) 30.000 40.000 45.000 50.000 T2.SS2.1.SP2.1.SK1.3 Luasan wilayah pendampingan penyuluh kehutanan dalam mendukung kemandirian desa Hektare 25.000 25.000 25.000 25.000 25.000 T2.SS2.1.SP2.2 Persentase peningkatan kelompok tani hutan yang menghasilkan komoditi pendukung Persen 10 11 12 13 14 T2.SS2.1.SP2.SK1 Meningkatnya penyuluhan kehutanan untuk peningkatan pendapatan masyarakat sekitar kawasan hutan dan pengembangan hutan lestari T2.SS2.1.SP2.2.SK1.4 Kelompok tani hutan yang dilibatkan dalam pengelolaan hutan Kelompok 4.400 4.400 5.320 5.840 6.400 102 BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 cadangan pangan, energi dan air PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN VOKASI T4.SS4.SP4 Sumber Daya Manusia Kehutanan yang inovatif, berkualitas dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan kehutanan yang berkelanjutan T4.SS4.1.SP4.1 Indeks Pengembangan Sumber Daya Manusia Kehutanan Poin 70 72 75 78 80 T4.SS4.SP4.SK1 Membangun pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia kehutanan yang inovatif dan berdaya saing T4.SS4.1.SP4.1.SK1.1 Penguatan kapasitas pengelola kawasan hutan di tingkat tapak (KPH,KUPS, dan PBPH)* Unit 1.022 1.587 2.152 2.717 3.282 T4.SS4.1.SP4.1.SK1.2 Proporsi SDM Kehutanan yang mendapatkan pengembangan kompetensi Persen 72 74 76 78 80 T4.SS4.SP4.SK2 Menciptakan generasi muda yang berperilaku peduli cinta alam dan berwirausaha kreatif kehutanan T4.SS4.1.SP4.1.SK2.1 Kegiatan kewirausahaan kreatif kehutanan yang terbentuk Unit Usaha 10 20 30 40 50 T4.SS4.1.SP4.1.SK3.1 Jumlah partisipasi generasi muda yang mendukung penelusuran data deficient jenis keanekaragaman hayati Orang - (Indikat or Baru) 45 50 55 60 T4.SS4.SP4.SK3 Meningkatkan kualitas perencanaan dalam pengembangan sumber daya manusia kehutanan T4.SS4.1.SP4.1.SK3.1 Nilai indeks berAKHLAK Kementerian Kehutanan Poin - (Indikat or Baru) 71 72 73 74 103 BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 T4.SS4.1.SP4.1 Penurunan tingkat kesenjangan antara kapasitas SDM dengan kebutuhan pasar kerja kehutanan Jenis Standar 2 2 2 2 2 T4.SS4.SP4.SK3 Meningkatkan kualitas perencanaan dalam pengembangan sumber daya manusia kehutanan T4.SS4.1.SP4.2.SK3.2 Proyeksi kebutuhan tenaga kerja sektor kehutanan Dokumen - (Indikat or Baru) 1 1 1 1 T4.SS4.1.SP4.2.SK3.3 Peta profil kompetensi SDM aparatur kehutanan Orang 350 1.000 1.500 2.000 2.500 T4.SS4.1.SP4.2.SK3.4 Jumlah SDM kehutanan bersertifikat kompetensi Orang 1.500 1.750 2.000 2.250 2.500 T4.SS4.1.SP4.3 Nilai Efektivitas Pengelolaan KHDTK Diklat Kehutanan Poin 70 71 72 73 74 T4.SS4.SP4.SK1 Membangun pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia kehutanan yang inovatif dan berdaya saing T4.SS4.1.SP4.3.SK1.3 Jumlah unit KHDTK dengan kategori pengelolaan yang efektif Unit 1 1 1 1 1 T4.SS4.1.SP4.3.SK1.4 Luasan pemulihan ekosistem di KHDTK Hektare - (Indikat or Baru) 100 100 100 100 T4.SS4.1.SP4.4 Persentase lulusan SMK Kehutanan yang bekerja di bidang kehutanna Persen 30 35 40 45 50 T4.SS4.SP4.SK4 Menciptakan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan Negeri yang siap bekerja di bidang kehutanan T4.SS4.1.SP4.4.SK4.1 Jumlah lulusan SMKKN yang sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja kehutanan Orang 457 457 457 457 457 PROGRAM DUKUNGAN MANAJEMEN T4.SS4.SP1 Penguatan pengawasan internal Kementerian yang berdampak terhadap birokrasi T4.SS4.1.SP1.1 Nilai Maturitas SPIP Kementerian Kehutanan Poin 3,8 3,85 3,9 3,95 4 T4.SS4.SP1.SK10 Meningkatnya penguatan pengawasan internal di lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM yang berdampak terhadap T4.SS4.SP1.1.SK10.1 Nilai Maturitas SPIP Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Poin 3,3 3,4 3,5 3,6 3,7 104 BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN TAHUN ANGGARAN SATUAN 2025 2026 2027 2028 2029 pemerintahan yang profesional dan berintegritas birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.SP2 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi lingkup Kementerian Kehutanan T4.SS4.1.SP2.1 Nilai SAKIP Kementerian Kehutanan Poin 73,33 74 74,5 75 75,5 T4.SS4.SP2.SK9 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi yang responsif, akuntabel, dan efisien di lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM T4.SS4.1.SP2.1.SK9.1 Nilai SAKIP Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Poin 72 74 76 78 80 C. Kinerja dan Kerangka Pendanaan Kementerian Kehutanan Tahun 2025-2029 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 KEMENTERIAN KEHUTANAN 5.854.311.894 10.723.889.723 11.965.039.596 12.521.241.464 12.504.184.130 T1.SS1. Tingkat kerusakan hutan dapat diturunkan pada batas toleransi perikehidupan manusia dan keanekaragaman hayati Total T1.SS1.1 Penurunan Laju Deforestasi Juta Hektare/ Tahun 0,111 0,106 0,102 0,098 0,094 T1.SS1.2 Indeks Daftar Merah Nasional Status Keterancaman Spesies* Poin 0,75 0,75 0,75 0,75 0,76 T2.SS2 Meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar kawasan hutan T2.SS2.1 Nilai Transaksi Ekonomi Kelompok Masyarakat Kehutanan* Miliar Rupiah 2.810 3.171 3.532 3.893 4.254 T3.SS3 Meningkatkan produk barang dan jasa dari hutan T3.SS3.1 Nilai Pemanfaatan Sumber daya hutan yang berkelanjutan* Triliun Rupiah 134,74 136,19 139,64 1429 146,54 105 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 T3.SS3.2 Nilai ekspor produk kehutanan* Miliar USD 15,42 15,82 16,23 16,64 17,05 T3.SS3.3 Produksi Hasil Hutan Bukan Kayu (buah- buahan, umbi-umbian, jagung, sagu, tebu, singkong)* Ribu Ton 450 500 550 600 650 T3.SS3.4 Nilai PNBP Fungsional Kehutanan* Triliun Rupiah 7,72 8,29 8,86 9,42 9,99 T4.SS4 Mewujudkan layanan kementerian menuju birokrasi kelas dunia yang berbasis digital T4.SS4.1 Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan Kementerian Kehutanan Poin 3,1 3,2 3,3 3,4 3,5 PROGRAM 143.WA : DUKUNGAN MANAJEMEN 3.506.809.892 4.377.747.835 4.567.189.377 4.676.939.454 4.887.894.391 T4.SS4.SP1 Penguatan pengawasan internal Kementerian yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1 Nilai Maturitas SPIP Kementerian Kehutanan Poin 3,8 3,85 3,9 3,95 4 T4.SS4.1.SP1.2 Nilai kapabilitas Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) Kementerian Kehutanan Poin 3,8 3,85 3,9 3,95 4 T4.SS4.SP2 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi lingkup Kementerian Kehutanan T4.SS4.1.SP2.1 Nilai SAKIP Kementerian Kehutanan Poin 73,33 74 74,5 75 75,5 T4.SS4.1.SP2.2 Opini terhadap laporan keuangan Kementerian Kehutanan Poin 4 4 4 4 4 T4.SS4.1.SP2.3 Indeks Tata Kelola Pengadaan Poin 87,28 88 88,50 90 90,50 T4.SS4.1.SP2.4 Indeks Keterbukaan Informasi Publik Poin 88 89 90 92 93 106 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 T4.SS4.1.SP2.5 Indeks Sistem Merit Poin 370 371 372 373 375 T4.SS4.1.SP2.6 Indeks Reformasi Hukum Poin 85 87 89 91 93 T4.SS4.1.SP2.7 Indeks Kualitas Kebijakan Kementerian Kehutanan Poin 74 75,50 77 78,50 80 T4.SS4.1.SP2.8 Indeks Pembangunan Statistik Sektoral Poin 2,68 2,7 2,8 2,9 3 T4.SS4.1.SP2.9 Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Poin 3,75 3,8 3,85 3,9 3,95 Kegiatan 7301 : Penyiaran dan Penyebarluasan Informasi Pembangunan Kehutanan (Biro Humas dan KLN) 4.728.069 15.800.231 16.028.051 17.804.431 17.092.108 T4.SS4.SP2.SK12 Meningkatnya layanan hubungan masyarkat dan informasi yang efektif T4.SS4.1.SP2.4.SK12.1 Tingkat kepuasan layanan hubungan masyarakat dan koordinasi kerja sama luar negeri Poin 3,5 3,55 3,6 3,65 3,7 EBA.958 Layanan hubungan masyarakat dan informasi Layanan 10 24 25 26 27 T4.SS4.1.SP2.4.SK12.2 Persentase pemberitaan positif di media massa Persen 50 55 60 65 70 EBA.994 Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 Kegiatan 7302 : Penyelenggaraan Data dan Informasi Kehutanan (Pusat Data dan Informasi) 20.707.414 24.124.340 28.151.409 32.904.490 38.520.789 T4.SS4.SP2.SK16 Meningkatnya kualitas layanan dan kapasitas sistem data dan informasi Kementerian Kehutanan T4.SS4.1.SP2.8.SK16.1 Persentase Dataset subsektor kehutanan yang memenuhi prinsip satu data indonesia Persen 25 35 40 45 50 EBA.963 Layanan Data dan Informasi Layanan 2 2 2 2 2 EBA.994 Layanan Perkantoran Layanan 4 4 4 4 4 107 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 EBA.962 Layanan Umum Layanan 3 3 3 3 3 T4.SS4.1.SP2.8.SK16.2 Tingkat Kepuasan Layanan Data dan Sistem Informasi Kehutanan Poin 3,93 3,94 3,94 3,94 3,95 EBB.951 Layanan Sarana Internal Layanan 26 26 26 26 26 T4.SS4.1.SP2.8.SK16.3 Layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi Lingkup Kementerian Kehutanan Minimal 80 %/Tahun Persen 80 80 80 80 80 FAB.001 Layanan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Kementerian Kehutanan Sistem Informasi 1 1 1 1 1 Kegiatan 7303: Koordinasi Kegiatan Perencanaan dan Evaluasi 10.201.883 11.320.330 12.565.361 13.951.844 15.496.467 T4.SS4.SP1.SK11 Meningkatnya penguatan pengawasan internal di lingkup Sekretariat Jenderal yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1.SK11.1 Nilai Maturitas SPIP Sekretariat Jenderal Poin 3,8 3,9 4 4,1 4,2 EBA.994 Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 T4.SS4.SP2.SK1 Penguatan koordinasi dan sinkronisasi dalam penyusunan rencana, program, kegiatan, dan anggaran, serta akuntabilitas kinerja Kementerian T4.SS4.1.SP2.1.SK1.1 Nilai SAKIP Sekretariat Jenderal Poin 81,5 82 82,5 83 83,5 T4.SS4.1.SP2.1.SK1.2 Tingkat kepuasan layanan perencanaan Poin 3,30 3,35 3,40 3,45 3,55 T4.SS4.1.SP2.1.SK1.3 Indeks Perencanaan Pembangunan Nasional (IPPN) Kementerian Kehutanan Poin 87 87,5 88 89 90 EBD.952 Layanan Perencanaan dan Penganggaran Dokumen 34 34 34 34 34 108 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Kegiatan 7304 : Penyelenggaraan Ketatausahaan Kerumahtanggaan dan Pengelolaan Perlengkapan Kementerian Kehutanan 435.920.000 440.920.000 445.920.000 450.920.000 455.920.000 T4.SS4.SP2.SK11 Meningkatnya pengelolaan ketatausahaan, arsip, dokumentasi, kerumahtanggaan, serta koordinasi pengelolaan barang milik negara dan pengadaan barang/jasa secara efektif dan efisien di lingkungan Kementerian T4.SS4.1.SP2.3.SK11.1 Indeks Pengelolaan Aset Poin 3.5 3.55 3.6 3.65 3.7 EBA.956 Layanan BMN Layanan 4 4 4 4 4 T4.SS4.1.SP2.3.SK11.2 Tingkat Kepuasan Layanan Umum Kementerian Kehutanan Poin 3.1 3.15 3.2 3.25 3.3 EBA.994 Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 T4.SS4.1.SP2.3.SK11.3 Tingkat Digitalisasi Arsip Poin 92 93 94 95 96 EBA.962 Layanan Umum Layanan 1 1 1 1 1 EBA.001 Layanan Pengadaan Barang/Jasa Kementerian Kehutanan Layanan 4 4 4 4 4 Kegiatan 7305 : Pembinaan Dan Koordinasi Kerja sama Luar Negeri (Biro Humas Dan KLN) 2.185.999 10.000.000 10.700.000 11.500.000 12.000.000 T4.SS4.SP2.SK17 Meningkatnya layanan kerja sama luar negeri yang efektif dan efisien T4.SS4.1.SP2.4.SK17.1 Kesepakatan Kerja Sama Luar Negeri Bidang Kehutanan Jumlah Kesepakatan 5 5 6 6 7 AEA.001 Layanan Kerjasama Internasional Kegiatan 2 2 2 2 2 Kegiatan 7306 : Penyelenggaraan Administrasi Keuangan Kementerian Kehutanan (Biro Keuangan) 20.200.000 20.350.000 20.500.000 20.700.000 20.900.000 T4.SS4.SP2.SK10 Penguatan koordinasi yang efektif dalam pengelolaan PNBP, T4.SS4.1.SP2.2.SK10.1 Nilai Penyelesaian Piutang PNBP Miliar Rupiah 200 250 300 350 400 109 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 perbendaharaan, akuntansi, dan penyusunan laporan keuangan lingkup Kementerian T4.SS4.1.SP2.2.SK10.2Nila i Indikator kinerja pelaksanaan anggaran seluruh satker Kementerian Kehutanan Poin 89 90 91 91,5 92 T4.SS4.1.SP2.2.SK10.3 Persentase satker dengan indeks kualitas pengungkapan pelaporan keuangan dengan kategori “cukup memadai” Persen 70 75 80 85 90 T4.SS4.1.SP2.2.SK10.4 Nilai akurasi perencanaan PNBP lingkup Kementerian Kehutanan Persen 86 87 88 89 90 EBD.955 Layanan Manajemen Keuangan Dokumen 54 54 54 54 54 T4.SS4.1.SP2.2.SK10.5 Persentase tindak lanjut Tuntutan Ganti Rugi oleh tim administrasi kerugian negara terhadap total Tuntutan Ganti Rugi yang harus diputuskan oleh Majelis Pertimbangan Kerugian Negara Persen 10 20 30 40 50 EBA.994 Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 Kegiatan 7307 : Penyelenggaraan Manajemen Kepegawaian dan Organisasi Kementerian (Biro SDM dan Organisasi) 18.500.000 18.600.000 18.700.000 18.800.000 18.900.000 T4.SS4.SP2.SK13 Meningkatnya pengelolaan sumber daya manusia serta penataan organisasi dan tata laksana secara efektif dan terintegrasi di lingkungan Kementerian T4.SS4.1.SP2.5.SK13.1 Indeks Profesionalitas ASN Poin 85 86 88 89 90 EBA.960 Layanan Organisasi dan Tata Kelola Internal Layanan 1 1 1 1 1 T4.SS4.1.SP2.5.SK13.2 Tingkat Kepuasan layanan SDM dan Organisasi Poin 3,4 3,5 3,6 3,7 3,7 EBA.994 Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 110 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 EBA.003 Tingkat Kepuasan Layanan SDM dan Organisasi Dokumen 1 1 1 1 1 T4.SS4.1.SP2.5.SK13.3 Indeks Layanan Manajemen ASN Poin 80 81 82 83 85 T4.SS4.1.SP2.5.SK13.4 Indeks Pelayanan Publik Poin 4 4 4,1 4,2 4,3 EBC.954 Layanan Manajemen SDM Orang 2.500 2.500 2.500 2.500 2.500 Kegiatan 7308 : Pengembangan Telaahan Kebijakan Perundang-Undangan Bidang Kehutanan (Biro Hukum) 3.365.291 9.451.247 10.155.455 10.605.455 11.405.455 T4.SS4.SP2.K14 Meningkatnya layanan hukum, bantuan hukum dan penataan perundang-undangan yang berkualitas T4.SS4.1.SP2.6.SK14.1 Tingkat Kepuasan Layanan Hukum Poin 3,1 3,2 3,3 3,4 3,5 EBA.957 Layanan Hukum Layanan 1 1 1 1 1 T4.SS4.1.SP2.6.SK14.2 Jumlah Perkara dan Bantuan Hukum yang Tertangani Perkara 30 30 30 30 30 EBA.969 Layanan Bantuan Hukum Layanan 22 58 63 68 72 T4.SS4.1.SP2.6.SK14.3 Nilai Penataan Regulasi Poin 85 87 89 91 93 EBA.994 Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 Kegiatan 7309 : Penyelenggaraan Kebijakan Strategis Bidang Kehutanan (Pusat Kebijakan Strategis) 1.016.892 2.167.071 2.383.778 2.622.155 2.884.372 T4.SS4.SP2.SK15 Meningkatnya Kualitas Kebijakan Strategis Kementerian Kehutanan T4.SS4.1.SP2.7.SK15.1 Nilai Perencanaan Kebijakan Poin 14,8 15,1 15,4 15,7 16 T4.SS4.1.SP2.7.SK15.2 Nilai Implementasi Kebijakan Poin 18,5 18,9 19,3 19,6 2 111 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 T4.SS4.1.SP2.7.SK15.3 Nilai Evaluasi dan Keberlanjutan Kebijakan Poin 22,2 22,7 23,1 23,6 24 ABV.001 Rancangan Kebijakan Strategis Bidang Kehutanan Rekomend asi 6 6 6 6 6 T4.SS4.1.SP2.7.SK15.4 Nilai Transparansi dan Partisipasi Publik Poin 11,1 11,3 11,6 11,8 12 EBB.951 Layanan Sarana Internal Layanan 1 1 1 1 1 T4.SS4.1.SP2.7.SK15.5 Persentase Isu Strategis yang Ditindaklanjuti Pemberian Rekomendasi Kebijakan Persen 25 30 35 40 45 EBA. 994 Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 Kegiatan 7311 : Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Inspektorat Jenderal Kementerian Kehutanan (Sekretariat Inspektorat Jenderal) 36.325.970 43.734.946 46.144.002 48.622.306 51.507.069 T4.SS4.SP1.SK1 Meningkatnya penguatan pengawasan internal di lingkup Inspektorat Jenderal yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1.SK1.1 Nilai Maturitas SPIP Terintegrasi pada Inspektorat Jenderal Poin 3,9 3,95 4 4,05 4,10 EBA.962 Layanan Umum Layanan 1 1 1 1 1 EBA.994 Layanan Perkantoran Layanan 1 1 1 1 1 T4.SS4.1.SP1.1.SK1.2 Rata-rata Skor Elemen Pengelolaan SDM, Akuntabilitas dan Manajemen Kinerja, Budaya dan Hubungan Organisasi, Struktur Tata Kelola pada Kapabilitas APIP Poin 3,80 3,85 3,90 3,95 4 112 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 EBC.954 Layanan Manajemen SDM Layanan 1 1 1 1 1 EBB.951 Layanan Sarana Internal Unit 15 20 30 30 32 T4.SS4.SP2.SK2 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi yang responsif, akuntabel, dan efisien di lingkup Inspektorat Jenderal T4.SS4.1.SP2.1.SK2.1 Nilai SAKIP pada Inspektorat Jenderal Poin 83,36 8,40 8,50 8,60 8,70 EBA.963 Layanan Data dan Informasi Layanan 1 1 1 1 1 EBD.952 Layanan Perencanaan dan Penganggaran Dokumen 14 14 14 14 14 EBD.953 Layanan Pemantauan dan Evaluasi Dokumen 19 19 19 19 19 Kegiatan 7312 : Pengawasan yang Profesional Guna Menjamin Mutu Kinerja Kementerian Kehutanan (Inspektorat I, Inspektorat II dan Inspektorat III) 9.399.079 18.484.164 19.204.164 20.110.998 21.091.194 T4.SS4.SP1.SK3 Penguatan Pengawasan Internal yang Agile pada Unit Kerja Kementerian Kehutanan T4.SS4.1.SP1.1.SK3.1 Persentase Satuan Kerja pada Wilayah Kerja Inspektorat I yang Nilai Maturitas SPIP Terintegrasinya sebesar 3,9 Persen 20 40 60 80 100 T4.SS4.1.SP1.1.SK3.2 Persentase satuan Kerja pada Wilayah Kerja Inspektorat II yang Nilai Maturitas SPIP Terintegrasinya sebesar 3,9 Persen 20 40 60 80 100 T4.SS4.1.SP1.1.SK3.3 Persentase satuan Kerja pada Wilayah Kerja Inspektorat III yang Nilai Maturitas SPIP Terintegrasinya sebesar 3,9 Persen 20 40 60 80 100 EBD.002 Layanan Pengendalian Internal Layanan 1 1 1 1 1 T4.SS4.1.SP1.1.SK3.4 Rata-rata Skor Elemen Nilai Praktik Profesional, Peran dan Layanan dalam Kapabilitas APIP pada Inpektorat I Poin 3,80 3,85 3,90 3,95 4 113 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 T4.SS4.1.SP1.1.SK3.5 Rata-rata Skor Elemen Nilai Praktik Profesional, Peran dan Layanan dalam Kapabilitas APIP pada Inpektorat II Poin 3,80 3,85 3,90 3,95 4 T4.SS4.1.SP1.1.SK3.6 Rata-rata Skor Elemen Nilai Praktik Profesional, Peran dan Layanan dalam Kapabilitas APIP pada Inpektorat III Poin 3,80 3,85 3,90 3,95 4 EBD.965 Layanan Audit Internal Layanan 1 1 1 1 1 T4.SS4.1.SP1.2.SK3.7 Persentase Indikator Kinerja Program pada Unit Kerja Eselon I yang dilakukan pengawasan oleh Inspektorat I Persen 35 45 55 65 75 T4.SS4.1.SP1.2.SK3.8 Persentase Indikator Kinerja Program pada Unit Kerja Eselon I yang dilakukan pengawasan oleh Inspektorat II Persen 35 45 55 65 75 T4.SS4.1.SP1.2.SK3.9 Persentase Indikator Kinerja Program pada Unit Kerja Eselon I yang dilakukan pengawasan oleh Inspektorat III Persen 35 45 55 65 75 EBD.001 Layanan Pengawasan Program Layanan 1 1 1 1 1 Kegiatan 7313 : Pengawasan Terhadap Kasus Pelanggaran yang Berindikasi KKN 2.986.180 5.815.359 6.215.359 6.617.663 7.022.813 T4.SS4.SP1.SK2 Penguatan pengawasan terhadap praktek KKN, pelanggaran administrasi, pelanggaran kode etik dan kode perilaku ASN di T4.SS4.SP1.SK2.1 Persentase Pengaduan Masyarakat yang Ditindaklanjuti Persen 100 100 100 100 100 BAH.001 Layanan Penanganan Pengaduan Masyarakat Layanan 1 1 1 1 1 114 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 lingkup Kementerian Kehutanan T4.SS4.SP1.SK2.2 Jumlah Unit Kerja yang Mendapatkan Penghargaan Menteri sebagai ”Unit Kerja Berintegritas Menuju Bebas Korupsi” Persen 4 10 20 26 30 BAH.002 Layanan Pembangunan Zona Integritas Layanan 1 1 1 1 1 Kegiatan 7314 : Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Ditjen Planologi Kehutanan (Sekretariat Ditjen. Planologi Kehutanan) 285.205.000 307.810.000 332.010.000 358.610.000 388.462.500 T4.SS4.SP1.SK5 Meningkatnya Penguatan Pengawasan Internal di lingkup Ditjen Planologi Kehutanan yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1.SK5.1 Nilai Maturitas SPIP Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan Poin 3,9 3,9 3,9 3,9 3,9 EBD.953 Layanan Pemantauan dan Evaluasi Layanan 5 5 5 5 5 T4.SS4.SP2.SK3 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi yang responsif, akuntabel, dan efisien di lingkup Ditjen Planologi Kehutanan T4.SS4.1.SP2.1.SK3.1 Nilai SAKIP pada Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan Poin 84 84 84 84 84 EBA.956 Layanan BMN Layanan 1 22 22 22 22 EBA.994 Layanan Perkantoran Layanan 23 23 23 23 23 EBA.962 Layanan Umum Layanan 23 23 23 23 23 EBD.952 Layanan Perencanaan dan Penganggaran Dokumen 0 2 2 2 2 Kegiatan 7315 : Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Ditjen Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem (Sekretariat Ditjen. Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem) 1.210.641.191 1.755.480.000 1.825.480.000 1.808.480.000 1.885.480.000 T4.SS4.SP1.SK4 Meningkatnya penguatan pengawasan internal di lingkup Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem T4.SS4.SP1.1. SK4.1 Nilai maturitas SPIP Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Poin 3,8 3,82 3,83 3,84 3,85 115 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas EBD.953 Layanan Pemantauan dan Evaluasi Dokumen 2 2 2 2 2 T4.SS4.SP2.SK4 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi yang responsif, akuntabel, dan efisien di lingkup Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem T4.SS4.1.SP2.1.SK4.1 Nilai SAKIP Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Poin 82,31 82,4 82,5 82,6 82,7 EBA.994 Layanan Perkantoran Layanan 75 75 75 75 75 EBA.962 Layanan Umum Layanan 75 75 75 75 75 EBB.951 Layanan Sarana Internal Unit 5 60 70 50 40 EBB.971 Layanan Prasarana Internal Unit 4 20 20 10 35 Kegiatan 7316 : Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Ditjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Sekretariat Ditjen. Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan) 441.551.023 443.329.126 444.993.264 446.885.332 448.663.438 T4.SS4.SP1.SK6 Meningkatnya penguatan pengawasan internal di lingkup Ditjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1.SK6.1 Nilai maturitas SPIP Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Poin 4 4 4 4 4 EBA.962 Layanan Umum Layanan 38 38 38 38 38 T4.SS4.SP2.SK5 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi yang responsif, akuntabel, dan efisien di lingkup Ditjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan T4.SS4.1.SP2.1.SK5.1 Nilai SAKIP Ditjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Poin 78 79 80 81 82 EBA.994 Layanan Perkantoran Layanan 38 38 38 38 38 116 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Kegiatan 7317 : Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Ditjen Pengelolaan Hutan Lestari (Sekretariat Ditjen. Pengelolaan Hutan Lestari) 208.992.381 218.291.400 238.532.900 265.680.600 298.590.985 T4.SS4.SP1.SP7 Meningkatnya penguatan pengawasan internal di lingkup Ditjen Pengelolaan Hutan Lestari yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1.SK7.1 Nilai Maturitas SPIP Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari Poin 3,80 3,85 3,90 3,95 4 EBA.994 Layanan Perkantoran Layanan 19 19 19 19 19 EBB.951 Layanan Sarana Internal Unit 19 19 19 19 19 EBB.971 Layanan Prasarana Internal Unit 19 19 19 19 19 T4.SS4.SP2.SK6 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi yang responsif, akuntabel, dan efisien di lingkup Ditjen Pengelolaan Hutan Lestari T4.SS4.1.SP2.1.SK6.1 Nilai SAKIP Ditjen Pengelolaan Hutan Lestari Poin 76 77 78 79 80 EBA.962 Layanan Umum Layanan 19 19 19 19 19 EBD.953 Layanan Pemantauan dan Evaluasi Layanan 19 19 19 19 19 Kegiatan 7318 : Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Ditjen Perhutanan Sosial 121.085.294 211.800.000 213.500.000 218.800.000 223.800.000 T4.SS4.SP1.SK8 Meningkatnya penguatan pengawasan internal di lingkup Ditjen Perhutanan Sosial yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.SS4.1.SP1.1.SK8.1 Nilai maturitas SPIP Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial Poin 3 3 3 4 4 EBA.962 Layanan Umum Layanan 14 14 14 14 14 EBB.951 Layanan Sarana Internal Unit 14 14 14 14 14 T4.SS4.SP2.SK7 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi yang responsif, akuntabel, dan efisien di lingkup Ditjen Perhutanan Sosial T4.SS4.1.SP2.1.SK7.1 Nilai SAKIP Ditjen Perhutanan Sosial Poin 74 75 76 77 78 EBA.994 Layanan Perkantoran Layanan 14 14 14 14 14 117 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Kegiatan 7319 : Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Ditjen Penegakan Hukum Kehutanan (Sekretariat Ditjen. Penegakan Hukum Kehutanan) 466.430.646 576.337.500 606.377.500 625.234.500 640.534.500 T4.SS4.SP1.SK9 Meningkatnya penguatan pengawasan internal di lingkup Ditjen Penegakan Hukum Kehutanan yang berdampak terhadap birokrasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas T4.224.1.SP1.1.SK9.1 Nilai Maturitas SPIP Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Poin 3,8 3,85 3,9 3,95 4 EBA.962 Layanan Umum Layanan 23 23 23 23 23 T4.SS4.SP2.SK8 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi yang responsif, akuntabel, dan efisien di lingkup Ditjen Penegakan Hukum Kehutanan T4.SS4.1.SP2.1.SK8.1 Nilai SAKIP Ditjen Penegakan Hukum Kehutanan Poin 78 78,5 79 79,5 8 EBA.956 Layanan BMN Layanan 12 12 12 12 12 EBB.951 Layanan Sarana Internal Unit 2 12 12 12 12 EBA.994 Layanan Perkantoran Layanan 27 27 27 27 27 Kegiatan 7320 : Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM 207.367.580 243.932.121 269.628.134 298.089.680 329.622.701 T4.SS4.SP1.SK10 Meningkatnya Penguatan Pengawasan Internal di lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM yang Berdampak Terhadap Birokrasi Pemerintahan yang Profesional dan Berintegritas T4.SS4.SP1.1.SK10.1 Nilai Maturitas SPIP Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Poin 3,3 3,4 3,5 3,6 3,7 EBA.956 Layanan BMN Layanan 17 17 17 17 17 EBA.994 Layanan Perkantoran Layanan 14 14 14 14 14 T4.SS4.SP2.SK9 Meningkatnya kualitas reformasi birokrasi yang responsif, akuntabel, dan efisien di lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM T4.SS4.1.SP2.1.SK9.1 Nilai SAKIP Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Poin 72 74 76 78 80 EBA.962 Layanan Umum Layanan 12 12 12 12 12 118 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 EBB.951 Layanan Sarana Internal Unit 10 10 10 10 10 Program 143.FF : Pengelolaan Hutan Berkelanjutan 2.253.362.860 6.218.479.751 7.249.178.218 7.676.600.159 7.429.225.545 T1.SS1.SP1 Peningkatan daya dukung daerah aliran Sungai Yang Berdampak Pada Penurunan Tingkat Kerusakan Hutan Pada Batas Toleransi Perikehidupan Manusia Dan Keanekaragaman Hayati Melalui Pelaksanaan Rehabilitasi Hutan Secara Terencana, Terpadu, Dan Berkelanjutan T1.SS1.1.SP1.1 Luasan lahan kritis dalam DAS yang dipulihkan* Juta Hektare 12,45 12,2 11,95 11,7 11,45 T1.SS1.1.SP1.2 Persentase penurunan frekuensi bencana hidrometeorologi di desa sekitar hutan Persen 1 1 1 1 1 T1.SS1.1.SP1.3 Peningkatan fungsi hidrologis Daerah Tangkapan Air (DTA) pada daerah yang diintervensi Persen 2 2 2 2 2 T1.SS1.SP2 Meningkatnya Pengelolaan Hutan Lindung dan Produksi Yang Berdampak Pada Penurunan Tingkat Kerusakan Hutan Pada Batas Toleransi Perikehidupan Manusia Dan Keanekaragaman Hayati T1.SS1.1.SP2.1 Peningkatan luas tutupan berhutan Hektar 428 856 1.284 1.712 2.140 T1.SS1.SP3 Pemantapan kawasan hutan yang legitimate dan berkelanjutan serta berdampak pada penurunan tingkat kerusakan hutan pada batas toleransi perikehidupan manusia dan keanekaragaman hayati T1.SS1.1.SP3.1 Persentase penanganan kegiatan usaha terbangun dalam kawasan hutan yang sesuai dengan peraturan perundangan Persen 75 80 85 90 95 T1.SS1.1.SP3.2 Persentase Pemantauan emisi GRK dari sektor kehutanan Persen 100 100 100 100 100 T1.SS1.1.SP3.3 Desa yang menggunakan data dan informasi batas kawasan hutan sebagai rujukan dalam peta wilayah desa* Desa 528 1.056 1.584 2.112 2.640 T1.SS1.1.SP3.4 Persen 75 80 92 97 100 119 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Persentase luas kawasan hutan yang dilepas untuk TORA T1.SS1.SP4 Meningkatnya peran perhutanan sosial untuk menurunkan tingkat kerusakan hutan hingga berada dalam batas yang dapat ditoleransi oleh kehidupan manusia dan keanekaragaman hayati. T1.SS1.SP4.1 Luas akses kelola masyarakat Ribu Hektare 300 500 700 900 1.200 T1.SS1.SP5 Penegakan hukum kehutanan dan pengendalian kebakaran hutan yang berdampak pada penurunan tingkat kerusakan hutan pada batas toleransi perikehidupan manusia dan keanekaragaman hayati T1.SS1.1.SP5.1 Luas kawasan hutan yang diamankan* Ribu Hektare 800 900 1.000 1.100 1.200 T1.SS1.1.SP5.2 Persentase penyelesaian hukum terhadap keterlanjuran kegiatan terbangun di dalam kawasan hutan Persen 3 3 4 4 5 T1.SS1.2.SP5.3 Persentase perizinan berusaha di lingkungan Kementerian Kehutanan yang melanggar dan diberikan tindakan hukum Persen 60 65 70 75 80 T1.SS1.1.SP5.4 Penurunan kejadian kebakaran hutan Persen 2 4 6 8 10 T1.SS1.SP6 Meningkatnya Pengelolaan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem di KSA, KPA, dan TB serta Pembinaan Areal Preservasi Dalam Mendukung Penurunan Tingkat Kerusakan Hutan Pada Batas Toleransi Perikehidupan Manusia Dan Keanekaragaman Hayati T1.SS1.2.SP6.1 Jumlah spesies yang diasesmen secara nasional dalam mendukung IUCN Red List Spesies (Kumulatif) 5 15 25 35 50 T1.SS1.2.SP6.2 Penurunan status keterancaman spesies pada IUCN Red List Spesies (Kumulatif) 3 8 15 30 50 T2.SS2.SP1 Meningkatkan Peran Perhutanan Sosial dalam Mendukung Peningkatan Pendapatan Masyarakat Sekitar Kawasan Hutan T2.SS2.1.SP1.1 Nilai Transaksi Ekonomi Kelompok Masyarakat Kehutanan* Miliar Rupiah 1.900 2.150 2.400 2.650 2.900 120 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 T2.SS2.SP2 SDM Kehutanan yang inovatif, berkualitas dan berdaya saing dalam mendukung peran hutan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar kawasan hutan T2.SS2.1.SP2.1 Nilai Transaksi Ekonomi Kelompok Tani Hutan Triliun Rupiah 0,7 0,8 0,9 1 1,1 T2.SS2.1.SP2.2 Persentase peningkatan kelompok tani hutan yang menghasilkan komoditi pendukung cadangan pangan, energi dan air Persen 10 11 12 13 14 T2.SS2.SP3 Meningkatnya pendapatan masyarakat sekitar kawasan hutan melalui pengelolaan konservasi sumber daya alam dan ekosistem di KSA, KPA, dan TB serta daerah penyangga T2.SS2.1.SP3.1 Nilai Transaksi Ekonomi Kelompok Masyarakat sekitar KSA, KPA, dan TB Miliar Rupiah 200 210 220 230 240 T2.SS2.SP4 Meningkatnya Pengelolaan Hutan Lindung Dan Produksi Yang Berdampak Dalam Mendukung Peningkatan Pendapatan Masyarakat Sekitar Hutan T2.SS2.1.SP4.1 Nilai Transaksi Ekonomi dari pemanfaatan areal konsesi yang dikerja samakan dengan Masyarakat Miliar Rupiah 10 11 12 13 14 T3.SS3.SP1 Meningkatnya Pengelolaan Hutan Lindung dan Produksi yang Berdampak terhadap Peningkatan Produk Barang dan Jasa dari Hutan T3.SS3.1.SP1.1 Nilai Efisiensi Pemanfaatan Bahan Baku menjadi Kayu Olahan Persen 70 71 72 74 75 T3.SS3.1.SP1.2 Peningkatan Rasio Serapan Getah Pinus ke Industri Pengolahan Dalam Negeri Persen 50 60 70 80 90 T3.SS3.1.SP1.3 Nilai Investasi Sektor Kehutanan* Triliun Rupiah 0,24 0,48 0,72 0,96 1,2 T3.SS3.2.SP1.4 Nilai Ekspor Produk Kehutanan dari Pengelolaan Hutan Lestari Miliar USD 14,95 15,34 15,74 16,14 16,54 121 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 T3.SS3.3.SP1.5 Produksi Hasil Hutan Bukan Kayu dari Pengelolaan Hutan Lestari Ribu Ton 450 500 550 600 650 T3.SS3.4.SP1.6 Nilai penerimaan negara bukan pajak pemanfaatan hutan lindung dan produksi Triliun Rupiah 2,79 2,84 2,88 2,92 2,94 T3.SS3.SP2 Meningkatnya produk barang dan jasa dari upaya konservasi sumber daya alam dan ekosistem T3.SS3.2.SP2.1 Nilai ekspor TSL dan bioprospecting Triliun Rupiah 7,75 7,80 8 8,20 8,40 T3.SS3.4.SP2.2 Nilai PNBP dari pemanfaatan jasa lingkungan dan TSL berkelanjutan Miliar Rupiah 235 241 249 257 267 T3.SS3.SP3 Pemantapan kawasan hutan yang legitimate dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan produk barang dan jasa dari hutan T3.SS3.3.SP3.1 Persentase penyediaan kawasan hutan untuk pangan dan energi Persen 100 100 100 100 100 T3.SS3.4.SP3.2 Persentase penerimaan PNBP dari penggunaan kawasan hutan Persen 100 100 100 100 100 T3.SS3.SP4 Meningkatkan peran perhutanan sosial dalam mendukung peningkatan produk barang dan jasa dari hutan T3.SS3.3.SP4.1 Luas pengelolaan dan pemanfaatan hutan secara optimal areal perhutanan sosial Hektare (kumulatif) 300.00 0 500.00 0 700.00 0 900.00 0 1.100. 000 T4.SS4.SP3 Meningkatnya Layanan Dukungan Tugas Teknis Kementerian T4.SS4.1.SP3.1 Indeks implementasi kebijakan Pembangunan Kehutanan 2025-2029 dalam mendukung pembangunan nasional Poin 1 2 3 4 5 Kegiatan 7259 : Pengembangan Hutan Berkelanjutan (Pusat Pengembangan Hutan Berkelanjutan) 11.250.000 14.062.500 17.578.125 21.972.657 27.465.820 122 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 T4.SS4.SP3.SK1 Terlaksananya pengembangan hutan berkelanjutan untuk mendukung pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat t T4.SS4.1.SP3.1.SK1.1 Efektivitas penerapan kebijakan teknis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kehutanan, hilirisasi, pengelolaan keanekaragaman hayati Persen 70 72 74 76 78 ABV.001 Rekomendasi Pengembangan Hutan Berkelanjutan (instrumen) Rekomendasi Kebijakan 8 9 10 12 13 CDK.001 KHDTK Litbang Kehutanan Lestari Bidang Pengembangan Hutan Berkelanjutan Unit 14 14 14 14 14 RDK.001 Layanan Laboratorium Kehutanan Bidang Pengembangan Hutan Berkelanjutan* Unit 7 7 7 7 7 Kegiatan 7261 : Pengembangan Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorologi Kehutanan (Pusat Pengembangan Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorologi ) 5.190.000 5.190.000 5.954.000 12.254.000 6.478.000 T4.SS4.SP3.SK2 Terlaksananya Pengembangan Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorologi di Sektor Kehutanan T4.SS4.1.SP3.1.SK2.1 Efektivitas Penerapan Kebijakan Teknis untuk mendukung penurunan frekuensi bencana hidrometeorologi Persen 70 72 74 76 78 ABV.001 Rekomendasi dan Model Untuk Peningkatan Ketahanan Bencana Hidrometeorologi Kehutanan dan Iklim Rekomendasi Kebijakan 8 9 10 12 13 CDK.001 KHDTK Litbang Kehutanan Lestari dan Mandiri Bidang Pengembangan Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorologi Kehutanan Unit 7 7 7 7 7 123 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 RDK.001 Layanan Laboratorium Kehutanan Bidang Pengembangan Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorologi Kehutanan Unit 1 1 1 1 1 Kegiatan 7262 : Pengembangan Sosial Ekonomi Masyarakat Hutan ( Pusat Pengembangan Sosial Ekonomi Masyarakat Hutan ) 5.755.550 7.900.000 8.550.000 9.200.000 9.200.000 T4.SS4.SP3.SK3 Terlaksananya pengembangan sosial ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan T4.SS4.1.SP3.1.SK3.1 Efektivitas penerapan kebijakan teknis untuk pengembangan sosial ekonomi masyarakat hutan termasuk cadangan pangan, energi, dan peningkatan kemandirian desa Persen 70 72 74 76 78 BAB.001 Layanan Pengembangan Sosial Ekonomi Masyarakat Hutan Lembaga 5 7 8 9 9 ABV.001 Rancangan kebijakan teknis untuk pengembangan sosial ekonomi masyarakat hutan Rekomendasi Kebijakan 6 8 9 10 10 CDK.001 KHDTK Litbang Kehutanan Lestari Pengembangan Sosial Ekonomi Masyarakat Hutan Unit 8 8 8 8 8 RDK.001 Layanan Laboratorium Kehutanan Pengembangan Sosial Ekonomi Masyarakat Hutan Unit 1 1 1 1 1 Kegiatan 7264 : Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan (Dit. Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan) 41.581.100 91.060.228 78.510.804 81.532.768 57.021.368 T1.SS1.SP3.SK1 Peningkatan kualitas data dan informasi yang akurat, mutakhir, dan terpadu melalui inventarisasi dan pemantauan sumber daya hutan T1.SS1.SP3.1.SK1.1 Persentase update identifikasi areal terbangun di dalam Kawasan Hutan (tambang dan sawit) Persen - (Indika tor Baru) 100 100 100 100 BMA.005 Data dan informasi areal terbangun di dalam Dokumen 0 1 1 1 1 124 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 kawasan hutan (tambang dan sawit) T1.SS1.1.SP3.2.SK1.2 Persentase Penyediaan Data dan Informasi Sumber Daya Hutan Persen 100 100 100 100 100 BMA.001 Data dan Informasi Sumber Daya Hutan Nasional Dokumen 7 7 7 7 7 T1.SS1.1.SP3.2.SK1.3 Persentase Data Informasi Geospasial Tematik (IGT) Kementerian Kehutanan yang terjamin kualitasnya Persen 100 100 100 100 100 BMA.004 Layanan Informasi Geospasial Tematik Kehutanan Dokumen 160 160 160 160 160 T1.SS1.1.SP3.2.SK1.4 Data dan informasi sumber daya hutan hasil inventarisasi hutan nasional di wilayah kerja BPKH Data 365 900 900 900 567 BMA.002 Data dan Informasi Sumber Daya Hutan di Wilayah BPKH Data 365 900 900 900 567 BMA.006 Penafsiran citra satelit resolusi menengah untuk update data penutupan lahan tingkat nasional Dokumen 22 22 22 22 22 Kegiatan 7265 : Penatagunaan Kawasan Hutan 9.000.000 12.000.000 12.000.000 12.000.000 12.000.000 T1.SS1.SP3.SK4 Optimalisasi tata guna kawasan hutan yang berkeadilan dalam mendukung penurunan tingkat kerusakan hutan pada batas toleransi perikehidupan manusia dan keanekaragaman hayati T1.SS1.1.SP3.1.SK4.1 Persentase dokumen permohonan perubahan peruntukan dan fungsi kawasan hutan yang dilayani Persen 100 100 100 100 100 BAH.001 Layanan Permohonan Perubahan peruntukan dan fungsi kawan hutan Layanan 50 50 50 50 50 125 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 T3.SS3.SP3.SK1 Optimalisasi tata guna kawasan hutan yang berkeadilan dalam mendukung peningkatan barang dan jasa dari hutan T3.SS3.1.SP3.1.SK1.1 Persentase dokumen/peta penyediaan ruang di kawasan hutan untuk pangan dan energi Persen - (Indika tor Baru) 100 100 100 100 BMA.001 Penyediaan data dan informasi ruang di kawasan hutan untuk pangan dan energi Dokumen 0 1 1 1 1 Kegiatan 7266 : Pengukuhan Kawasan Hutan (Dit. Pengukuhan Kawasan Hutan) 126.576.141 548.680.995 503.064.232 359.121.753 336.207.600 T1.SS1.SP3.SK3 Pengukuhan kawasan hutan yang legal dan legitimate T1.SS1.1.SP3.3.SK3.1 Persentase pemutakhiran kawasan hutan yang ditetapkan sebagai kawasan hutan Persen 100 100 100 100 100 PBV.003 Pemutakhiran penetapan kawasan hutan Rekomendasi Kebijakan 38 38 38 38 38 T1.SS1.1.SP3.3.SK3.2 Persentase diseminasi batas kawasan hutan (Desa) oleh BPKH Persen - (Indika tor Baru) 100 100 100 100 ABV.001 Sosialisasi Batas Kawasan Hutan (Desa) Desa 0 440 880 880 440 T1.SS1.1.SP3.3.SK3.3 Persentase penyelesaian penetapan kawasan hutan oleh BPKH Persen 100 100 100 100 100 PBV.002 Penataan Batas Kawasan Hutan untuk Pemutakhiran Penetapan Kawasan Hutan Rekomendasi Kebijakan 4.778 6.280 6.546 6.585 6.640 PBV.005 Penguatan dan Penegasan Batas Kawasan Hutan Rekomendasi Kebijakan 12 22 22 22 22 T1.SS1.1.SP3.4.SK3.4 Luas kawasan hutan yang dilepas untuk TORA Juta Hektare 3,1 3,3 3,8 4 4,1 126 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 PBV.004 Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan Rekomendasi Kebijakan 38 38 38 38 38 T1.SS1.1.SP3.4.SK3.5 Jumlah Dokumen hasil inventarisasi dan verifikasi obyek TORA dalam kawasan hutan di wilayah kerja BPKH Dokumen 40 70 60 50 50 PBV.001 Inventarisasi dan Verifikasi Penguasaan tanah dalam Kawasan Hutan Rekomendasi Kebijakan 20 22 22 22 22 Kegiatan 7267 : Perencanaan Kawasan Hutan (Dit. Rencana, Perubahan Kawasan Hutan dan Pembentukan Wilayah Pengelolaan Hutan) 19.000.000 19.000.000 19.000.000 19.000.000 19.000.000 T1.SS1.SP3.SK2 Mengoptimalkan perencanaan,perubahan kawasan hutan, dan pembentukan wilayah pengelolaan hutan yang berkeadilan T1.SS1.1.SP3.1.SK2.1 Persentase Revisi/Pemutakhiran Wilayah KPH dan Pengelolaan Data dan Informasi KPH Persen 100 100 100 100 100 BMA.002 Peta Wilayah Pengelolaan dan Pemanfaatan Areal Kawasan Hutan Peta 534 534 534 534 534 T1.SS1.1.SP3.1.SK2.2 Persentase Pemantauan Perencanaan Kawasan Hutan Nasional dan Daerah Persen 100 100 100 100 100 PBV.001 Penguatan dan Pengendalian Perencanaan Kawasan Hutan Nasional dan Daerah Rekomendasi Kebijakan 25 25 25 25 25 Kegiatan 7268 : Pengendalian Penggunaan Kawasan Hutan (Dit. Penggunaan Kawasan Hutan) 135.748.107 129.533.000 126.525.900 120.600.900 135.375.900 T3.SS3.SP3.SK2 Mengoptimalkan penggunaan kawasan hutan yang sesuai T3.SS3.1.SP3.2.SK2.1 Persentase permohonan Penggunaan Kawasan Hutan yang dilayani Persen 100 100 100 100 100 127 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 dengan ketentuan yang berlaku BAH.001 Pengendalian Penggunaan Kawasan Hutan Layanan 400 400 400 400 400 T3.SS3.1.SP3.2.SK2.2 Nilai penerimaan PNBP dari penggunaan kawasan hutan Triliun Rupiah 2,22 2,63 2,5 25 1,92 BAH.002 Optimalisasi PNBP Penggunaan Kawasan Hutan Layanan 0 1 1 1 1 T3.SS3.1.SP3.2.SK2.3 Persentase pemegang persetujuan yang diverifikasi di wilayah kerja BPKH Persen 80 80 80 80 80 QAC.001 Hasil Verifikasi PNBP Penggunaan Kawasan Hutan di Wilayah Kerja BPKH Badan Usaha 700 1.000 1.100 1.100 1.105 T3.SS3.1.SP3.2.SK2.4 Persentase pemegang persetujuan yang dimonitoring dan/atau dievaluasi dari target di wilayah kerja BPKH Persen 80 80 80 80 80 QAC.002 Pengendalian Penggunaan Kawasan Hutan di Wilayah BPKH Badan Usaha 273 430 465 465 470 Kegiatan 7269 : Konservasi Spesies dan Genetik (Dit. Konservasi Spesies dan Genetik) 123.600.000 209.040.000 268.404.000 311.334.400 322.747.840 T1.SS1.SP6.SK1 Meningkatnya upaya pengawetan keanekaragamman spesies dan genetik T1.SS1.2.SP6.1.SK1.1 Jumlah spesies yang terdata sebaran dan/atau pepulasinya Spesies (Kumulatif) 200 433 678 810 1100 QDB.001 Optimalisasi Pengelolaan Lembaga Konservasi* Lembaga 18 20 22 24 26 AFA.001 NSPK 1 1 1 1 1 128 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 NSPK Pengawetan Spesies dan Genetik BMA.001 Informasi Pengelolaan Keamanan Hayati Dokumen 2 4 6 8 10 QMA.001 Penguatan Data dan Informasi Keanekaragaman Hayati* Data 20 22 24 27 29 QMA.002 Informasi Keterancaman Spesies Indonesia* Dokumen 1 1 1 1 1 REB.001 Penyelamatan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar* Lokasi 200 275 325 375 425 REB.002 Pengembangbiakan Spesies Prioritas* Spesies 6 8 10 12 14 T3.SS3.SP2.SK1 Meningkatnya pemanfaatan tumbuhan dan satwa liar berkelanjutan T3.SS3.2.SP2.1.SK1.1 Jumlah produk yang dikembangkan melalui bioprospeksi* Produk (Kumulatif) 15 15 20 20 25 ABV.001 Rekomendasi Kebijakan Pengembangan Bioprospeksi Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 1 1 REB.003 Pengembangan Bioprospeksi Sumber Daya Genetik Spesies Liar* Spesies 10 20 25 30 35 T3.SS3.2.SP2.1.SK1.2 Peningkatan jumlah individu TSL hasil penangkaran yang dimanfaatkan Individu 100 200 300 400 500 QAH.001 Layanan Penguatan Pemanfaatan TSL yang Berkelanjutan* Layanan 265 315 327 339 350 AFA.002 NSPK Pemanfaatan Spesies dan Genetik NSPK 1 1 1 1 1 CEB.001 Audit Kelayakan Spesies TSL pada Penangkaran Spesies 3 6 9 12 15 T3.SS3.SP2.SK3 Meningkatnya penerimaan negara dari pemanfaatan TSL secara lestari T3.SS3.4.SP2.2.SK3.1 Nilai PNBP dari hasil Pemanfaatan tumbuhan dan satwa liar berkelanjutan* Miliar Rupiah 26 26 27 27 28 129 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 BAA.001 Layanan Pengelolaan PNBP Pemanfaatan TSL Laporan 1 1 1 1 1 Kegiatan 7270 : Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Suaka Alam, Kawasan Pelestarian Alam, dan Taman Buru (Dit. Pemanfaatan Jasa Lingkungan) 38.576.932 205.950.000 327.362.500 338.118.750 213.340.625 T2.SS2.SP3.SK1 Terwujudnya jasa lingkungan yang memberi manfaat bagi masyarakat T2.SS2.1.SP3.1.SK1.1 Jumlah desa di sekitar KPA yang mendapat manfaat dari jasa lingkungan Desa 33 50 50 50 50 QDD.001 Fasilitasi Usaha Ekonomi Produktif Kelompok Masyarakat dalam Rangka Pemanfaatan Jasling Wisata Alam* Kelompok Masyarakat 15 30 45 60 75 RBK.002 Model Pembangunan minihidro/mikrohidro* Unit 2 2 3 3 3 ABV.003 Rekomendasi Kebijakan Pemanfaatan Jasa Lingkungan bagi Masyarakat Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 1 1 T3.SS3.SP2.SK2 Meningkatnya pemanfaatan jasa lingkungan T3.SS3.4.SP2.2.SK2.1 Nilai PNBP dari pemanfaatan jasa lingkungan KSA, KPA dan TB Miliar Rupiah 209 215 222 230 239 RBK.001 Destinasi Wisata Alam yang Dikembangkan Sarprasnya * Unit 13 39 49 59 68 ABV.001 Rekomendasi Kebijakan Pemanfaatan Jasa Lingkungan wisata alam, air, energi air, panas bumi, angin dan panas matahari Rekomendasi Kebijakan 2 3 3 3 3 PEF.001 Sosialisasi, promosi dan pemasaran pemanfaatan jasa lingkungan di KSA, KPA dan TB * Ribu Orang 80 90 100 110 120 QMA.002 Peningkatan pemanfaatan jasa lingkungan air dan panas bumi di Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam Dokumen 32 35 37 39 40 130 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 (KPA) dan Taman Buru (TB)* QMA.001 Peningkatan pemanfaatan jasa lingkungan wisata alam di Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA), dan Taman Buru (TB)* Dokumen 204 224 244 264 284 T3.SS3.4.SP2.2.SK2.2 Persentase pintu masuk objek wisata yang menerapkan e-ticketing dan cashless payment Persen 10 25 30 35 40 CAG.001 Penyediaan sarpras dalam rangka mendukung digitalisasi layanan Unit 208 208 208 208 232 T3.SS3.4.SP2.2.SK2.3 Luas kawasan hutan konservasi yang dipersiapkan untuk implementasi nilai ekonomi karbon* Juta Hektare (kumulatif) 2,1 2,2 2,3 2,4 2,5 REA.001 Penyiapan Kawasan Hutan Konservasi untuk Implementasi Nilai Ekonomi Karbon* Ribu Hektare 100 110 120 130 140 ABV.002 Rekomendasi Kebijakan Pemanfaatan Jasa Lingkungan Karbon Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 1 1 Kegiatan 7271 : Konservasi Ekosistem dan Pembinaan Areal Presrvasi (Dit. Pemulihan Ekosistem dan Bina Areal Preservasi 115.582.600 581.646.000 724.577.000 803.050.400 790.822.000 T1.SS1.SP6.SK3 Meningkatnya pemulihan ekosistem dan pembinaan pengelolaan areal preservasi T1.SS1.2.SP6.2.SK3.1 Luas Areal Preservasi yang dikembangkan* Ribu Hektare 528 500 1.000 1.000 1.000 REA.003 Fasilitasi Pengembangan Pengelolaan Areal Preservasi* Hektare 528.000 580.800 638.880 702.768 773.045 ABV.001 Kebijakan Pembinaan Pengelolaan Areal Preservasi Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 1 1 131 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 T1.SS1.2.SP6.2.SK3.2 Luas pemulihan ekosistem di KSA, KPA, dan TB* Hektare 20.000 70.000 70.000 70.000 70.000 REA.001 Pemulihan Ekosistem Daratan yang Terdegradasi di KSA, KPA dan TB* Hektare 20.000 22.000 24.200 26.620 29.282 REA.002 Pemulihan Ekosistem Perairan yang Terdegradasi di KSA, KPA dan TB* Hektare 1 1 1 1 1 CEA.001 Pemeliharaan Pemulihan Ekosistem yang Terdegradasi di KSA, KPA dan TB Hektare 0 6.000 39.966 65.966 65.966 ABV.002 Kebijakan Pemulihan Ekosistem yang Terdegradasi Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 1 1 Kegiatan 7272 : Perencanaan Konservasi Keanekaragaman Hayati (Dit. Perencanaan Konservasi) 27.920.000 79.000.000 88.700.000 89.650.000 89.460.000 T1.SS1.SP6.SK2 Optimalnya perencanaan KSA, KPA dan TB dalam mendukung pengelolaan konservasi sumber daya alam dan ekosistem T1.SS1.2.SP6.2.SK2.1 Indeks Efektivitas Perencanaan KSA/KPA/TB Poin 0,57 0,59 0,61 0,63 0,65 QMA.001 Penguatan Perencanaan Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA), dan Taman Buru (TB)* Dokumen 43 43 43 43 43 BMA.001 Optimalisasi Fungsi KSA, KPA, TB melalui Kajian Evaluasi Kesesuaian Fungsi Dokumen 0 7 7 7 7 ABV.001 Rekomendasi kebijakan peningkatan efektivitas perencanaan KSA, KPA, TB melalui kegiatan inventarisasi potensi, pemantapan, penataan, rencana pengelolaan, dan evaluasi kesesuaian fungsi Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 1 1 132 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 T1.SS1.2.SP6.2.SK2.2 Presentase entitas kerja sama yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel Persen 10 13 13 15 17 QMA.002 Optimalisasi tata kelola kerja sama penguatan fungsi dan pembangunan strategis di Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA), dan Taman Buru (TB) * Dokumen 80 80 80 80 80 ABV.002 Rekomendasi kebijakan tata kelola kerja sama penyelenggaraan Kawasan Konservasi Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 1 1 Kegiatan 7273 : Pengelolaan Kawasan Suaka Alam, Kawasan Pelestarian Alam, dan Taman Buru (Dit. Konservasi Kawasan) ` 183.952.000 308.178.250 372.599.200 452.734.440 539.105.250 T1.SS1.SP6.SK4 Meningkatnya efektivitas pengelolaan KSA, KPA, dan TB T1.SS1.2.SP6.2.SK4.1 Jumlah unit KSA, KPA, dan TB dengan kategori pengelolaan efektif* Unit 304 325 350 375 400 REA.001 Inventarisasi dan Verifikasi Usaha dan/atau Kegiatan Terbangun di Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA), dan Taman Buru (TB) * Hektare 15.000 16.500 18.150 19.965 21.962 REA.002 Peningkatan Perlindungan dan Pengamanan di Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA), dan Taman Buru (TB)* Ribu Hektare 500 800 1.000 1.000 1.200 REA.003 Pengendalian kebakaran di Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA), dan Taman Buru (TB)* Hektare 28.000 30.000 30.000 30.000 30.000 CAG.001 Sarana Perlindungan dan Pengamanan Hutan Unit 0 74 74 74 74 ABV.001 Rekomendasi Kebijakan Rekomendasi Kebijakan 3 3 3 3 3 133 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Pengendalian Pengelolaan KSA, KPA, dan TB QDB.001 Penilaian Efektifitas Pengelolaan Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA), dan Taman Buru (TB) * Lembaga 284 284 284 284 284 T2.SS2.SP3.SK2 Meningkatnya keterlibatan masyarakat pada kegiatan konservasi kawasan dan keanekaragaman hayati T2.SS2.1.SP3.1.SK2.1 Jumlah kelompok masyarakat yang dibina dalam upaya konservasi Kawasan dan keanekaragaman hayati * Kelompok Masyarakat (kumulatif) 200 775 1.350 1.925 2.500 QDC.001 Masyarakat yang dilibatkan dalam Kegiatan Konservasi Kawasan dan Keanekaragaman Hayati* Orang 500 550 600 650 700 QDD.001 Pembinaan dan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat * Kelompok Masyarakat 200 259 279 299 319 ABV.002 Rekomendasi Kebijakan Pemberdayaan dan Peran Serta Masyarakat Rekomendasi Kebijakan 1 1 1 1 1 Kegiatan 7274 : Penerapan Konservasi Tanah dan Reklamasi Hutan (Dit. Teknik Konservasi Tanah dan Reklamasi Hutan) 18.250.730 671.426.980 671.426.980 671.426.980 671.426.980 T1.SS1.SP1.SK3 Efektivitas teknik konservasi tanah, reklamasi, dan rehabilitasi penggunaan kawasan hutan dalam mendukung peningkatan daya dukung daerah aliran sungai T1.SS1.1.SP1.1.SK3.1 Persentase Luasan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) yang Melaksanakan Kewajiban Rehabilitasi DAS dan Reklamasi Hutan Persen 46,73 49,23 51,73 54,23 56,73 REA.001 Fasilitasi Pembinaan Reklamasi dan Rehabilitasi Penggunaan Kawasan Hutan* Hektare 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 T1.SS1.1.SP1.3.SK3.3 Penurunan laju erosi di sekitar wilayah bangunan KTA Persen 0,00495 0,085 0,165 0,244 0,324 134 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 RAG.001 Rehabilitasi hutan dan lahan secara sipil teknis di DAS yang dipulihkan* Unit 550 36.000 36.000 36.000 36.000 BDB.001 Fasilitasi pembinaan konservasi tanah dan reklamasi hutan Unit 34 34 34 34 34 Kegiatan 7275 : Penghijauan dan Pengembangan Perbenihan Tanaman Hutan (Dit. Penghijauan dan Perbenihan Tanaman Hutan) 389.884.50 719.996.90 999.585.30 858.731.00 632.745.70 T1.SS1.SP1.SK1 Meningkatnya kegiatan penghijauan dan perbaikan kualitas perbenihan tanaman hutan T1.SS1.1.SP1.1.SK1.1 Persentase pemanfaatan distribusi bibit produktif dan berkualitas (Jumlah bibit yang dimanfaatkan/jumlah bibit yang didistribusikan kepada masyarakat) Persen 75 80 85 90 100 RBK.001 Penyediaan benih berkualitas, bibit berkualitas, bibit produktif dan bibit hasil pemberdayaan masyarakat Juta Batang 25 30 30 30 30 REA.001 Pembangunan dan pengelolaan sumber benih Hektare 10 20 20 20 20 BDB.001 Fasilitasi pembinaan penghijauan dan pengembangan perbenihan tanaman hutan Lembaga 37 37 37 37 37 T1.SS1.1.SP1.1.SK1.2 Luas lahan yang ditanami dari kegiatan penghijauan Ribu Hektare 75 150 300 315 210 REA.002 Rehabilitasi hutan dan lahan secara vegetatif oleh masyarakat dan stakeholder lainnya Ribu Hektare 75 210 210 210 210 T1.SS1.1.SP1.3.SK1.3 Jumlah mata air yang dipertahankan dan diselamatkan* Unit 60 120 180 240 300 RBK.003 Rehabilitasi imbuhan mata air secara vegetatif Hektare 100 15.000 25.000 9800 100 135 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Kegiatan 7276 : Perencanaan dan Evaluasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (Dit. Perencanaan dan Evaluasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai) 76.404.44 76.404.44 76.404.44 76.404.44 76.404.440 T1.SS1.SP1.SK5 Meningkatnya perencanaan dan evaluasi pengelolaan DAS, rehabilitasi hutan dan lahan serta kapasitas kelembagaan DAS T1.SS1.1.SP1.2.SK5.1 Peningkatan status forum DAS Lembaga 10 20 30 40 50 QDB.001 Peningkatan kapasitas stakeholder dalam pengelolaan DAS Lembaga 34 34 34 34 34 T1.SS1.1.SP1.3.SK5.2 Penurunan Koefisien Run off Persen 2 2 2 2 2 BDB.001 Fasilitasi pembinaan perencanaan dan evaluasi pengelolaan DAS Lembaga 34 34 34 34 34 UAB.001 Penyediaan data dan informasi kinerja DAS Sistem Informasi 34 34 34 34 34 Kegiatan 7277 : Rehabilitasi Hutan (Dit. Rehabilitasi Hutan) 340.785.853 1.095.613.606 1.309.559.227 1.497.527.593 1.470.216.324 T1.SS1.SP1.SK2 Optimalnya kegiatan reboisasi dan penguatan kelembagaan rehabilitasi hutan untuk meningkatkan luas tutupan hutan T1.SS1.1.SP1.1.SK2.1 Persen tumbuh keberhasilan tanaman hasil RHL Persen 75 77 79 81 83 BDB.001 Fasilitasi pembinaan rehabilitasi hutan Lembaga 34 34 34 34 34 T1.SS1.1SP1.2.SK2.2 Penguatan kelembagaan pelaksanaan rehabilitasi hutan Provinsi 34 34 34 34 34 BDB.002 Fasilitasi Pembinaan Kelembagaan Rehabilitasi Hutan dan Pemanfaatan Hasil RHL Lembaga 34 34 34 34 34 T1.SS1.1.SP1.3.SK2.3 Peningkatan dukungan ketahanan pangan, energi, dan air melalui rehabilitasi hutan berbasis masyarakat Hektare 3.300 48.300 48.300 48.300 48.300 REA.001 Rehabilitasi hutan dan lahan secara vegetatif di DAS yang dipulihkan Hektare 3.300 48.300 48.300 48.300 48.300 136 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 CAG.001 Forest Programme IV Watersheed Mamasa/Sulawesi Unit 3 3 3 3 3 Kegiatan 7278 : Rehabilitasi Mangrove (Dit. Rehabilitasi Mangrove) 72.599.567 186.970.567 264.095.570 276.325.972 196.177.769 T1.SS1.SP1.SK4 Peningkatan Rehabilitasi Mangrove dan Penguatan Kelembagaan untuk Mendukung Penambahan Luas Tutupan Mangrove T1.SS1.1.SP1.1.SK4.1 Peningkatan Luas Tutupan mangrove Hektare 500 4.400 4.400 4.400 4.400 REA.001 Rehabilitasi Hutan Mangrove Hektare 500 4.400 4.400 4.400 4.400 BDB.001 Fasilitasi Pembinaan Rehabilitasi Mangrove Lembaga 34 34 34 34 34 BDB.002 Pelaksanaan Forest Programme VI: Protection of Mangrove Forest Lembaga 1 1 1 1 0 T1.SS1.SP1.SK6 Peningkatan Rehabilitasi Mangrove dan Penguatan Kelembagaan untuk Memperkuat Ketahanan Ekosistem Pesisir dalam Mengurangi Frekuensi Bencana Hidrometeorologi T1.SS1.1.SP1.2.SK6.1 Efektivitas Kelembagaan Rehabilitasi Mangrove Persen 30 40 50 60 70 QDB.001 Peningkatan Kapasitas Stakeholder Dalam Pengelolaan Mangrove Lembaga 34 34 34 34 34 T1.SS1.1.SP1.2.SK6.2 Peningkatan manfaat ekonomi mangrove dalam mendukung kehidupan masyarakat Persen 2 3 4 5 6 BDB.003 Penguatan kelembagaan rehabilitasi mangrove Lembaga 34 34 34 34 34 Kegiatan 7279 : Peningkatan Perencanaan Pemanfaatan Hutan Produksi dan Hutan Lindung (Dit. Bina Rencana Pemanfaatan Hutan) 18.361.952 60.358.170 66.393.987 72.429.804 78.465.621 T1.SS1.SP2.SK2 Optimalisasi Pemolaan dan Penataan Kawasan Hutan Produksi dan Hutan Lindung Serta Pembinaan Kesatuan Pengelolaan Hutan T1.SS1.1.SP2.1.SK2.1 Persentase KPH yang memiliki penilaian kategori efektif Persen 28 32 36 39 43 QBD.001 KPH yang masuk kategori efektif* Lembaga 20 140 160 180 200 137 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 BDB.001 Fasilitasi dan Pembinaan KPH Menuju Masyarakat Sejahtera dan Hutan Lestari Lembaga 21 20 20 20 20 T1.SS1.1.SP2.1.SK2.2 Peta arahan pemanfaatan di hutan produksi dan hutan lindung Peta Arahan 1 1 1 1 1 BAH.001 Peta Arahan Pemanfaatan Hutan Produksi dan Hutan Lindung Layanan 1 1 1 1 1 AFA.001 NSPK Perencanaan Pengelolaan Hutan NSPK 2 4 4 4 4 Kegiatan 7280: Peningkatan Usaha Pemanfaatan Hutan Produksi dan Hutan Lindung (Dit. Bina Usaha Pemanfaatan Hutan) 11.355.000 35.397.610 38.937.371 42.477.132 46.016.893 T3.SS3.SP1.SK2 Optimalisasi Pemanfaatan Hutan Produksi dan Hutan Lindung dalam Meningkatkan Investasi Sektor Kehutanan T3.SS3.1.SP1.3.SK2.1 Persentase luas perizinan berusaha pemanfaatan hutan terhadap luas areal arahan pemanfaatan Persen 15 20 30 40 50 QDH.001 Badan Usaha yang ditingkatkan investasinya Badan Usaha 40 64 100 153 231 QIH.001 Kegiatan Usaha Pemanfaatan Hutan yang diawasi dan dikendalikan Badan Usaha 40 75 139 251 442 T3.SS3.1.SP1.3.SK2.2 Nilai investasi permohonan perizinan berusaha pemanfaatan hutan Triliun Rupiah 2 2 2 2,5 2,5 BAC.001 Layanan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan Badan Usaha 40 45 50 55 60 AFA.001 Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria Usaha Pemanfaatan Hutan NSPK 1 3 3 3 3 Kegiatan 7281 : Diversifikasi Usaha Pemanfaatan Hutan Produksi dan Hutan Lindung (Dit. Pengendalian Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan) 21.885.000 68.223.750 75.046.125 81.868.500 88.690.875 138 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 T1.SS1.SP2.SK1 Pengendalian Pemanfaatan Hutan Produksi dan Hutan Lindung dalam Mendukung Fungsi Ekologi T1.SS1.1.SP2.1.SK1.1 Luas Penanaman Pengkayaan Kawasan Hutan pada PBPH/Hak Pengelolaan Ribu Hektare 428 856 1.284 1.712 2.140 QIH.003 Penanaman Hutan oleh PBPH/Hak pengelolaan* Badan Usaha 272 280 290 300 310 T2.SS2.SP4.SK1 Pengendalian Pemanfaatan Hutan dalam Mendukung Kemandirian Desa sekitar Areal Konsesi T2.SS2.1.SP4.1.SK1.1 Jumlah Kelompok masyarakat yang bekerja sama dengan PBPH Kelompok Masyarakat 20 22 24 26 28 QDH.004 Fasilitasi dan Pembinaan Badan Usaha untuk Kemitraan Konsesi Badan Usaha 20 279 296 320 354 T3.SS3.SP1.SK3 Pengendalian Pemanfaatan Hutan Produksi dan Hutan Lindung untuk Mendukung Perekonomian Nasional T3.SS3.2.SP1.4.SK3.1 Produksi Kayu Bulat Juta m3 54 55 56 57 58 QDH.001 Penguatan Peran Bisnis dalam Pengelolaan Hutan Badan Usaha 16 23 31 43 58 QIH.001 Produksi Kayu Bulat Berkelanjutan Badan Usaha 272 280 290 300 310 AFA.001 NSPK Pengendalian Usaha Pemanfaatan Hutan NSPK 1 3 3 3 3 T3.SS3.2.SP1.5.SK3.2 Luas Kawasan Hutan untuk Cadangan Pangan dari MUK Ribu Hektare 80 170 260 350 450 QDH.003 Fasilitasi Pengembangan Multiusaha bagi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan Badan Usaha 28 56 84 112 140 QIH.002 Produksi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Badan Usaha 24 37 56 84 124 T3.SS3.2.SP1.5.SK3.3 Luas kawasan hutan untuk cadangan energi dari MUK Ribu Hektare 30 60 90 120 150 BAC.001 Layanan Rencana Kerja Usaha Pemanfaatan Hutan Badan Usaha 50 60 65 70 75 QDH.002 Modeling pengembangan produk bioekonomi Badan Usaha 2 4 6 8 10 139 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Kegiatan 7282 : Peningkatan Iuran dan Penatausahaan Hasil Hutan (Dit. Iuran Dan Penatausahaan Hasil Hutan) 13.444.100 45.650.880 50.215.968 54.781.056 59.346.144 T3.SS3.SP1.SK4 Peningkatan Tertib Iuran dan Penatausahaan Hasil Hutan Untuk Mendukung PNBP dari Hutan Produksi dan Hutan Lindung T3.SS3.4.SP1.6.SK4.1 Persentase Perizinan Berusaha yang tertib melaksanakan Wajib bayar (WB) dari pemanfaatan hutan Persen 94 95 96 97 98 BDH.001 Pembinaan Pembayaran Kewajiban Penerimaan Negara Bukan Pajak Badan Usaha 30 50 60 70 80 AFA.001 NSPK Iuran dan Penatausahaan Hasil Hutan NSPK 1 3 3 3 3 T3.SS3.4.SP1.6.SK4.2 Indeks kepuasan perizinan berusaha dalam pelayanan pembayaran PNBP Poin 3 3,1 3,2 3,3 3,4 BAC.001 Layanan Pembayaran Kewajiban Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Penatausahaan Hasil Hutan Badan Usaha 295 300 305 310 315 T3.SS3.4.SP1.6.SK4.3 Persentase Perizinan Berusaha yang Tertib dalam Melaksanakan Penatausahaan Hasil Hutan sesuai Rencana Kerja Tahunan (RKT) Persen 94 95 96 97 98 BDH.002 Pembinaan Penatausahaan Hasil Hutan dan Tenaga Profesional Badan Usaha 30 50 60 70 80 T3.SS3.4.SP1.6.SK4.4 Persentase GANIS-PH dengan hasil penilaian kinerja layak terhadap total peserta Penilaian Kinerja Persen 70 71 72 73 74 140 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 BIH.001 Pengawasan dan Pengendalian Penerimaan Negara Bukan Pajak Pemanfaatan Hutan dan Penatausahaan Hasil Hutan Badan Usaha 295 300 305 310 315 Kegiatan 7283 : Peningkatan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan (Dit. Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan) 29.300.000 89.912.708 98.903.979 107.895.250 116.886.520 T3.SS3.SP1.SK1 Meningkatnya pengolahan dan pemasaran hasil hutan dalam mendukung kebutuhan pasar domestik dan pasar global T3.SS3.1.SP1.1.SK1.1 Rasio Serapan bahan Baku Industri terhadap rencana kebutuhan bahan baku Persen 73 73,5 74 74,5 75 BDH.001 Pembinaan Hilirisasi Industri Pengolahan Hasil Hutan (PBPHH) Skala Kecil dan Menengah Badan Usaha 200 205 210 215 230 T3.SS3.1.SP1.1.SK1.2 Tambahan Produksi Wood pellet dari Efisiensi Hilirisasi dari Kayu Log Ribu Ton 95 190 285 380 475 BAC.002 Layanan Perizinan Berusaha Pengolahan Hasil Hutan Skala Usaha Besar Badan Usaha 40 45 50 55 60 T3.SS3.1.SP1.1.SK1.3 Volume Produksi Hasil Hutan Kayu Olahan yang Bersertifikat SVLK Juta m3 48 48,48 48,96 49,44 49,55 QDH.001 Pembinaan Hilirisasi Industri Pengolahan Hasil Hutan (PBPHH) Skala Besar Badan Usaha 150 155 160 165 170 T3.SS3.1.SP1.2.SK1.4 Jumlah Produksi Gondorukem dan Terpentin dari Hasil Hilirisasi Getah Pinus Ribu Ton 60 120 180 240 300 AFA.001 NSPK Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan NSPK 2 4 4 4 4 T3.SS3.2.SP1.4.SK1.5 Ekspor Produk Olahan Hasil Hutan Juta Ton 17,18 17,31 17,44 17,58 17,71 141 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 BAC.001 Layanan Notifikasi Ekspor dan Impor Hasil Hutan Badan Usaha 2.500 2.600 2.650 2.700 2.750 BDG.001 UMKM Kehutanan yang difasilitasi Sertifikasi Legalitas dan Kelestarian Oleh Direktorat UMKM 25 30 35 40 45 BDG.002 UMKM Kehutanan yang difasilitasi Sertifikasi Legalitas dan Kelestarian oleh BPHL UMKM 75 100 125 150 165 Kegiatan 7284 : Penyiapan Kawasan Perhutanan Sosial (Dit. Penyiapan Kawasan Perhutanan Sosial) 63.335.134 17.970.000 17.970.000 17.970.000 17.970.000 T1.SS1.SP4.SK1 Optimalisasi Penyediaan Kawasan Perhutanan Sosial dalam Mendukung Penurunan Tingkat Kerusakan Hutan T1.SS1.1.SP4.1.SK1.1 Persentase Peningkatan Kelompok Masyarakat yang Menerima Persetujuan Perhutanan Sosial Persen 3 4 6 7 8 BAH.001 Layanan Penyiapan Kawasan Perhutanan Sosial Layanan 4 4 4 4 4 QDD.001 Distribusi Akses Kelola Kawasan Hutan oleh Masyarakat* Kelompok Masyarakat 252 252 252 252 252 BDD.002 Strengthening Social Forestry in Indonesia Project Kelompok masyarakat 4 0 0 0 0 T3.SS3.SP4.SK1 Optimalisasi Penyediaan Kawasan Perhutanan Sosial dalam mendukung peningkatan barang dan jasa dari hutan T3.SS3.1.SP4.1.SK1.1 Jumlah Kelompok Perhutanan Sosial yang Meningkat Kualitas Areal Kelolanya dalam Mendukung Ketersediaan Cadangan Pangan dan Energi Kelompok Masyarakat 100 250 250 250 250 BDD.001 Pemolaan Areal Perhutanan Sosial Kelompok masyarakat 100 250 250 250 250 Kegiatan 7286 : Penanganan Konflik, Tenurial dan Hutan Adat (Dit. Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat) 33.875.600 60.126.873 16.550.000 16.550.000 16.550.000 142 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 T1.SS1.SP4.SK2 Optimalisasi Pengakuan Hak Masyarakat melalui Penetapan Hutan Adat, Perlindungan Kearifan Lokal dan Penangan Konflik Tenurial Kawasan Hutan T1.SS1.1.SP4.1.SK2.1 Persentase Kasus Konflik Tenurial yang Tertangani Persen 50 60 60 60 60 BAH.001 Layanan Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat Layanan 4 4 4 4 4 QAH. 001 Penanganan Konflik Tenurial di Kawasan Hutan* Layanan 10 55 55 55 55 BDD.001 Forest Programme V - Social Forestry Support Programme Kelompok Masyarakat 4 4 0 0 0 T1.SS1.1.SP4.1.SK2.2 Persentase Penetapan Hutan Adat Persen 14 36 58 80 100 QAH. 002 Penetapan Hutan Adat * Layanan 7 20 20 20 20 Kegiatan 7287 : Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial (Dit. Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial) 92.018.860 460.909.969 535.473.911 740.529.490 810.302.727 T2.SS2.SP1.SK1 Peningkatan Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial melalui Penguatan Kelembagaan, dan Kewirausahaan Kelompok Masyarakat T2.SS2.1.SP1.1.SK1.1 Kelompok Masyarakat di Dalam dan Sekitar Kawasan Hutan yang Dilibatkan dalam Pengelolaan Hutan (Kelompok)* Kelompok Masyarakat 15.574 16.454 17.334 18.214 19.094 BAH.001 Layanan Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial Layanan 4 4 4 4 4 QDD.002 Pengembangan Hutan Adat * Kelompok Masyarakat 6 10 10 10 10 PEE.001 Pengembangan Mitra Perhutanan Sosial * Mitra 10 348 348 348 348 QDD.003 Peningkatan Kemandirian Usaha KUPS * Kelompok Masyarakat 390 2.119 2.119 2.120 2.120 T3.SS3.SP4.SK2 Peningkatan Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial melalui Penguatan Kelembagaan, dan Kewirausahaan Kelompok Masyarakat serta Ketersediaan T3.SS3.3.SP4.1. SK2.1 Jumlah Kelompok Perhutanan Sosial yang Menghasilkan Produk Hasil Hutan melalui Pola Agroforestri dalam Mendukung Ketersediaan Cadangan Pangan dan Energi Kelompok Masyarakat 240 2.509 4.198 7.736 7.936 143 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Cadangan Pangan dan Energi CBO.001 Kawasan Agroforestri yang difasilitasi untuk mendukung ketahanan pangan dan energi Hektare 4.013 20.000 26.000 46.000 56.000 QDD.001 Peningkatan Kapasitas (Kelola Kawasan, Kelembagaan, dan Usaha) Kelompok Masyarakat Penerima Akses Kelola Kawasan Hutan* Kelompok Masyarakat 165 2.109 3.678 6.816 6.816 Kegiatan 7288 : Pengendalian Perhutanan Sosial (Dit. Pengendalian Perhutanan Sosial) 36.394.050 58.780.325 81.041.599 103.357.874 125.819.149 T1.SS1.SP4.SK3 Optimalisasi Pengelolaan Perhutanan Sosial melalui Penguatan Mekanisme Pengendalian Perhutanan Sosial T1.SS1.1.SP4.1.SK3.1 Persentase Peningkatan Kinerja Perhutanan Sosial yang sesuai RKPS Persen 3 5 5 7 8 BAH.001 Layanan Pengendalian Perhutanan Sosial Layanan 4 4 4 4 4 QDD.001 Evaluasi Pemberian Persetujuan Kelola Kawasan Hutan oleh Masyarakat* Kelompok Masyarakat 30 210 420 630 840 T2.SS2.SP1.SK2 Optimalisasi Pengelolaan Perhutanan Sosial melalui Pelembagaan dan Pendampingan T2.SS2.1.SP1.1.SK2.1 Persentase Pemenuhan Jumlah Tenaga Pendamping untuk Mendukung Pelaksanaan Program PS dari Kehutanan Persen 36 45 53 62 70 QDC. 001 Pendampingan Kelompok Perhutanan Sosial* Orang 1.600 2.463 3.326 4.189 5.052 Kegiatan 7289: Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan (Dit. Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan) 10.250.000 67.860.000 75.640.000 78.480.000 78.930.000 T1.SS1.SP5.SK3 Optimalnya Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan T1.SS1.1.SP5.1.SK3.1 Persentase Aparat Penegakan Hukum dan Perlindungan Hutan yang Meningkat Kompetensinya Persen 5 7 8 9 10 SCE.001 Aparat Perlindungan Hutan dan Penegak Hukum Kehutanan yang Orang 150 170 190 210 230 144 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 ditingkatkan kapasitasnya* CAG.001 Sarana dan Prasarana Penegakan Hukum Kehutanan Unit 2 14 14 14 14 Kegiatan 7290 : Pengawasan, Pengenaan Sanksi Administratif dan Keperdataan Kehutanan (Dit. Pengawasan, Pengenaan Sanksi Administratif dan Keperdataan) 12.600.000 23.400.000 24.922.000 29.758.000 34.300.000 T1.SS1.SP5.SK5 Meningkatnya Pengawasan, Pengenaan Sanksi Administratif, Penyelesaian Sengketa Kehutanan di dalam dan diluar Pengadilan, serta Penaatan Sanksi Administratif T1.SS1.1.SP5.2.SK5.1 Pemberian Sanksi Administratif pada Kegiatan Usaha Pertambangan, Perkebunan dan/atau Kegiatan Lain tanpa Izin di dalam Kawasan Hutan Usaha/ Kegiatan 10 11 11 12 12 BIH.001 Usaha dan/atau Kegiatan Pertambangan, Perkebunan dan/atau Kegiatan lain yang Diberikan Sanksi Administratif Badan Usaha 5 12 13 13 14 QCE.001 Berkas Penyelesaian Permasalahan Penggunaan Kawasan Hutan* Perkara 10 11 11 12 12 T1.SS1.1.SP5.2.SK5.2 Penyelesaian Sengketa Kehutanan Perkara 7 7 7 9 12 BCE.001 Kasus Keperdataan Hutan yang Ditangani Perkara 7 7 7 9 12 T1.SS1.2.SP5.3.SK5.3 Jumlah Pelaku Usaha/Kegiatan yang Diawasi Ketaatannya terhadap Peraturan Perundang-Undangan Bidang Kehutanan Usaha/ Kegiatan 4 4 5 5 4 QIH.001 Usaha dan/atau Kegiatan Yang Diawasi Ketaatannya terhadap Perizinan Bidang Kehutanan* Badan Usaha 4 4 5 5 4 Kegiatan 7291 : Pengendalian Kebakaran Hutan (Dit. Pengendalian Kebakaran Hutan) 94.384.000 145.882.000 155.207.000 165.200.000 180.130.000 145 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 T1. SS1. SP5.SK2 Meningkatnya Upaya Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Hutan T1.SS1.1.SP5.1.SK2.1 Persentase Penurunan Luas Area Kebakaran Hutan (dari baseline tahun 2023) Persen 2 3 3 3 4 QDD.001 Kelompok Masyarakat yang Terlibat dalam Pencegahan Kebakaran Hutan* Kelompok Masyarakat 1.000 1.800 2.000 2.200 2.400 QHC.001 Operasi Penanggulangan Kebakaran Hutan Melalui Pemadaman Darat * Operasi 925 926 927 928 929 QHC.002 Operasi Penanggulangan Kebakaran Hutan Melalui Pemadaman dari Udara* Operasi 50 50 52 52 54 RAG.001 Sarana dan Prasarana Pengendalian Kebakaran Hutan* Unit 26 30 35 40 45 Kegiatan 7292 : Penindakan Pidana Kehutanan (Dit. Penindakan Pidana Kehutanan) 53.200.000 62.642.000 68.399.000 72.205.000 77.360.000 T1.SS1.SP5.SK4 Meningkatnya Upaya Penegakan Hukum dan Penyelesaian Kasus Pidana Bidang Kehutanan T1.SS1.1.SP5.1.SK4.1 Tindak Pidana Gangguan Keamanan Kawasan Hutan yang Diselesaikan Sampai dengan P21 Perkara 25 30 32 32 35 QCE.001 Pengamanan Kawasan Hutan * Perkara 25 30 32 32 35 T1.SS1.2.SP5.3.SK4.2 Tindak Pidana Peredaran Hasil Hutan Ilegal yang Diselesaikan Sampai dengan P21 Perkara 60 63 65 68 70 BCE.001 Penanganan Peredaran Hasil Hutan Ilegal Perkara 60 63 65 68 70 Kegiatan 7293 : Pencegahan dan Penanganan Pengaduan Kehutanan (Dit. Pencegahan dan Penanganan Pengaduan Kehutanan) 15.925.000 31.550.000 34.050.000 36.450.000 38.750.000 T1.SS1.SP5.SK1 Meningkatnya Sistem Perlindungan Hutan melalui Perencanaan Strategis Intelijen, Pencegahan Pengamanan Hutan, Penanganan T1.SS1.1.SP5.1.SK1.1 Persentase Aduan Bidang Kehutanan yang Diselesaikan Persen 95 96 97 97 98 QMA.002 Penanganan Aduan Atas Usaha dan/atau Kegiatan Bidang Kehutanan * Dokumen 80 82 84 86 88 146 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Patroli Siber dan Kejahatan Transnasional serta Penanganan Pengaduan Kehutanan T1.SS1.1.SP5.1.SK1.2 Persentase Kawasan Hutan yang Terjaga dari Tindak Pidana Kehutanan dan Kebakaran Hutan Persen 75 76 77 78 79 QMA.001 Peta Kerawanan Kawasan Hutan* Dokumen 1 1 1 1 1 BDC.001 Masyarakat yang Terlibat Pencegahan Kerusakan Hutan Orang 500 1.500 1.600 1.700 1.800 Kegiatan 7294 : Peningkatan Penyuluhan Kehutanan (Pusat Penyuluhan Kehutanan) 5.376.644 28.162.000 36.912.000 45.662.000 54.512.000 T2.SS2.1.SP2.SK1 Meningkatnya Penyuluhan Kehutanan untuk Peningkatan Pendapatan Masyarakat sekitar Kawasan Hutan dan Pengembangan Hutan Lestari T2.SS2.1.SP2.1.SK1.1 Produksi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dari Kelompok Tani Hutan Ton - (Indika tor Baru) 20.000 30.000 35.000 40.000 BDC.002 Peningkatan Produktivitas bagi Kelompok Tani Hutan yang Menghasilkan Hasil Hutan Bukan Kayu Orang - 100 150 200 250 T2.SS2.1.SP2.1.SK1.2 Produksi Hasil Hutan Kayu dari Kelompok Tani Hutan m3 - (Indika tor Baru) 30.000 40.000 45.000 50.000 BDC.003 Peningkatan Produktivitas bagi Kelompok Tani Hutan yang Menghasilkan Hasil Hutan Kayu Orang - 100 150 200 250 T2.SS2.1.SP2.1.SK1.3 Luasan Wilayah Pendampingan Penyuluh Kehutanan dalam Mendukung Kemandirian Desa Hektare 25.000 25.000 25.000 25.000 25.000 BDC.001 Penyuluh Kehutanan Pendamping KTH yang Meningkat Kapasitasnya Orang 1.250 1.500 1.750 2.000 2.250 T2.SS2.1.SP2.2.SK1.4 Kelompok Tani Hutan yang Dilibatkan dalam Pengelolaan Hutan Kelompok 4.400 4.400 5.320 5.840 6.400 147 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 QDD.001 Peningkatan Kemandirian Usaha Kelompok Tani Hutan* Kelompok Masyarakat 20 593 793 993 1.193 PROGRAM 143.DL : PENDIDIKAN DAN PELATIHAN VOKASI 94.139.142 127.662.137 148.672.001 167.701.851 187.064.194 T4.SS4.SP4 Sumber Daya Manusia Kehutanan yang inovatif, berkualitas dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan kehutanan yang berkelanjutan T4.SS4.1.SP4.1 Indeks Pengembangan Sumber Daya Manusia Kehutanan Poin 70 72 75 78 80 T4.SS4.1.SP4.2 Penurunan Tingkat Kesenjangan Antara Kapasitas SDM dengan Kebutuhan Pasar Kerja Kehutanan Jenis Standar 2 2 2 2 2 T4.SS4.1.SP4.3 Nilai Efektivitas Pengelolaan KHDTK Diklat Kehutanan Poin 70 71 72 73 74 T4.SS4.1.SP4.4 Persentase Lulusan SMK Kehutanan yang Bekerja di Bidang Kehutanan Persen 30 35 40 45 50 Kegiatan 7295 : Perencanaan Pengembangan SDM (Pusat Perencanaan Pengembangan SDM) 5.361.745 9.015.000 10.800.000 12.405.000 14.050.000 T4.SS4.SP4.SK3 Meningkatkan kualitas perencanaan dalam pengembangan sumber daya manusia kehutanan T4.SS4.1.SP4.1.SK3.1 Nilai Indeks berAKHLAK Kementerian Kehutanan Poin - (Indika tor Baru) 71 72 73 74 EBC.002 Jumlah SDM Kehutanan yang Menerapkan Budaya Kerja berAKHLAK Orang - 600 1.000 1.500 2.000 T4.SS4.1.SP4.2.SK3.2 Proyeksi Kebutuhan Tenaga Kerja Sektor Kehutanan Dokumen - (Indika tor Baru) 1 1 1 1 EBA.002 Penataan Kompetensi SDM sesuai dengan Kebutuhan Pasar Tenaga Kerja Kehutanan Dokumen - 1 1 1 1 T4.SS4.1.SP4.2.SK3.3 Peta Profil Kompetensi SDM Aparatur Kehutanan Orang 350 1.000 1.500 2.000 2.500 148 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 EBC.001 Penilaian Kompetensi Untuk Mendukung Manajemen Talenta SDM Aparatur Kehutanan Orang 350 1.000 1.500 2.000 2.500 T4.SS4.1.SP4.2.SK3.4 Jumlah SDM Kehutanan Bersertifikat Kompetensi Orang 1.500 1.750 2.000 2.250 2.500 EBA.001 Penyusunan/Kaji Ulang/Pemberlakuan Standar Kompetensi SDM Kehutanan Dokumen 2 2 2 2 2 ADI.001 SDM Kehutanan Bersertifikat Kompetensi Orang 1.500 1.750 2.000 2.250 2.500 Kegiatan 7297 : Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kehutanan (Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kehutanan) 32.415.000 55.852.500 64.797.000 73.805.340 82.881.032 T4.SS4.SP4.SK1 Membangun pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia kehutanan yang inovatif dan berdaya saing T4.SS4.1.SP4.1.SK1.1 Penguatan Kapasitas Pengelola Kawasan Hutan di Tingkat Tapak (KPH, KUPS dan PBPH) Unit 1.022 1.587 2.152 2.717 3.282 DCE.001 Pengelola Kawasan Hutan yang Ditingkatkan Kapasitasnya Orang - 1.587 252 2.717 3.282 T4.SS4.1.SP4.1.SK1.2 Proporsi SDM Kehutanan yang mendapatkan pengembangan kompetensi Persen 72 74 76 78 80 SCE.001 SDM Kehutanan yang mendapatkan Pengembangan Kompetensi Orang 8.183 9.683 11.183 12.683 14.183 EBC.001 Karyasiswa S2 dan S3 Orang 10 10 10 10 10 EBC.002 Skema Pengembangan Massive Open Online Course (MOOC) dan Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) Layanan 5 5 5 5 5 149 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 T4.SS4.1.SP4.3.SK1.3 Jumlah Unit KHDTK dengan Kategori Pengelolaan Yang Efektif Unit 1 1 1 1 1 RAG.001 Pengembangan KHDTK Diklat Unit 7 7 7 7 7 T4.SS4.1.SP4.3.SK1.4 Luasan Pemulihan Ekosistem di KHDTK Hektare - (Indika tor Baru) 100 100 100 100 BAH.001 Layanan Pengelolaan KHDTK Diklat Kehutanan Layanan 1 1 1 1 1 CEA.001 Rehabilitasi Lahan Kritis di KHDTK Diklat Hektar - 100 100 100 100 Kegiatan 7298 : Penyelenggaraan Pendidikan Menengah Kejuruan Kehutanan (Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kehutanan) 55.722.397 60.794.637 67.424.101 74.166.511 81.583.162 T4.SS4.SP4.SK4 Menciptakan Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan Negeri yang siap Bekerja di Bidang Kehutanan T4.SS4.1.SP4.4.SK4.1 Jumlah Lulusan SMKKN yang sesuai dengan Kebutuhan Tenaga Kerja Kehutanan Orang 457 457 457 457 457 SAE.001 Peserta Didik SMK Bidang Kehutanan yang Kompeten dan Bersertifikat Orang 458 470 470 470 470 BAH.001 Layanan Pembinaan SMK Kehutanan Layanan 1 1 1 1 1 Kegiatan 7300 : Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan) 640.000 2.000.000 5.650.000 7.325.000 8.550.000 T4.SS4.SP4.SK2 Menciptakan generasi muda yang berperilaku peduli cinta alam dan berwirausaha kreatif kehutanan T4.SS4.1.SP4.1.SK2.1 Kegiatan Kewirausahaan Kreatif Kehutanan yang Terbentuk Unit Usaha 10 20 30 40 50 BDC.001 Generasi Muda yang Berorientasi Kewirausahaan Bidang Usaha Komoditas Kehutanan Orang 250 350 500 650 750 150 PROGRAM/ KEGIATAN SASARAN INDIKATOR (IKU/ IKP/ IKK/RO) TARGET TAHUN ANGGARAN (Rp Ribu) Satuan 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 T4.SS4.1.SP4.1.SK2.2 Jumlah Partisipasi Generasi Muda yang Mendukung Penelusuran Data Deficient Jenis Keanekaragaman Hayati Orang - (Indika tor Baru) 45 50 55 60 BDC.002 Generasi Muda yang Mempunyai Aksi Peduli Cinta Alam Orang - 350 500 650 750 MENTERI KEHUTANAN RAJA JULI ANTONI 151 Lampiran 2. MATRIKS INDIKASI PENDANAAN DARI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA DAN SUMBER PENDANAAN LAINNYA YANG SAH TERHADAP KEGIATAN PRIORITAS DAN/ATAU PROYEK PRIORITAS Kerangka Pendanaan Kegiatan Prioritas dan Proyek Prioritas Kementerian Kehutanan pada Prioritas Nasional 2 KP/ProP/RO Indikator Target Alokasi APBN (dalam Juta Rupiah) Alokasi Non APBN (dalam Juta Rupiah) Total (dalam Juta Rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 2025 2026 2027 2028 2029 Pengembangan Pangan Lokal dan Nabati 42.132,5 184.442 229.620,5 372.481,5 445.569,3 42.132,5 184.442 229.620,5 372.481,5 445.569,3 Produksi Hasil Hutan Bukan Kayu (Buah- buahan, Umbi- umbian, Jagung, Sagu, Tebu, Singkong) (Ton) 450 500 550 600 650 Ketahanan Pangan Melalui Perhutanan Berbasis Masyarakat 106.235,1 437.608,9 532.344,5 674.353,5 747.088,9 106.235,1 437.608,9 532.344,5 674.353,5 747.088,9 Pembinaan dan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Jumlah kelompok masyarakat yang dibina (Kelompok Masyarakat) 200 259 279 299 319 4.000 73.034,3 107.763,2 156.956,4 202.385,3 4.000 73.034,3 107.763,2 156.956,4 202.385,3 Pendampingan Kelompok Perhutanan Sosial Jumlah tenaga pendamping perhutanan sosial (Orang) 1.600 2.463 3.326 4.189 5.052 35.219,1 54.215,3 73.211,6 92.207,9 111.204,1 35.219,1 54.215,3 73.211,6 92.207,9 111.204,1 Peningkatan Kapasitas (Kelola Kawasan, Kelembagaan, dan Usaha) Kelompok Masyarakat Penerima Akses Kelola Kawasan Hutan Jumlah kelompok usaha perhutanan sosial yang meningkat kinerja usahanya (Kelompok Masyarakat) 165 2.109 3.678 6.816 6.816 3.400 43.900 76.600 142.000 142.000 3.400 43.900 76.600 142.000 142.000 Peningkatan kemandirian Kelompok Tani Hutan Jumlah KTH yang meningkat Kemandirian Usahanya (Kelompok Masyarakat) 20 593 793 993 1.193 727,2 20.162 26.962 33.762 40.562 727,2 20.162 26.962 33.762 40.562 Produksi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Jumlah Pengawasan dan Pengendalian Badan Usaha 24 37 56 84 124 3.230 10.069,2 11.076,1 12.083 13.090 3.230 10.069,2 11.076,1 12.083 13.090 152 HHBK (Badan Usaha) Peningkatan Kemandirian Usaha KUPS Jumlah KUPS yang meningkat Nilai Transaksi Ekonominya (KUPS) (Kelompok Masyarakat) 390 2.119 2.119 2.120 2.120 58.043,9 231.193,5 231.193,5 231.302,6 231.302,6 58.043,9 231.193,5 231.193,5 231.302,6 231.302,6 Fasilitasi dan Pembinaan Badan Usaha untuk kemitraan konsesi Jumlah Fasilitasi dan Pembinaan Badan Usaha Untuk Kemitraan Konsesi (Badan usaha) 20 279 296 320 354 1.615 5.034,6 5.538,1 6.041,5 6.545 1.615 5.034,6 5.538,1 6.041,5 6.545 Konservasi Sumber Daya Air 442.627,7 887.121,1 1.243.834,5 1.115.210,6 809.077,1 442.627,7 887.121,1 1.243.834,5 1.115.210,6 809.077,1 Luasan lahan kritis dalam DAS yang dipulihkan (Juta Ha) 12,45 12,2 11,95 11,7 11,45 Jumlah mata air yang dipertahankan dan diselamatkan (Unit) 60 120 180 240 300 Perlindungan dan Pelestarian Sumber Air 653.244,6 1.440.883,9 1.659.155 1.881.953,5 1.882.040 43.234,9 66.553,4 62.227,9 27.397,8 696.479,5 1.507.437,3 1.721.382,9 1.909.351,3 1.882.04 Pembangunan dan pengelolaan sumber benih Terlaksananya pembangunan dan pengelolaan sumber benih (Hektare) 10 20 20 20 20 1,70 3,40 3,40 3,40 3,40 1,70 3,40 3,40 3,40 3,40 Penyediaan benih berkualitas, bibit berkualitas, bibit produktif dan bibit hasil pemberdayaan masyarakat Tersedianya benih berkualitas, bibit berkualitas, bibit produktif dan bibit hasil pemberdayaan masyarakat (Juta Unit) 25 30 30 30 30 367,50 392,50 392,50 392,50 392,50 367,50 392,50 392,50 392,50 392,50 Rehabilitasi hutan dan lahan secara vegetatif di DAS yang dipulihkan Terlaksananya rehabilitasi hutan dan lahan secara vegetatif di DAS yang dipulihkan (Hektare) 3.300 48.300 48.300 48.300 48.300 267.694,6 999.203,9 1.217.475 1.440.273,5 1.440.360 43.234,9 66.553,4 62.227,9 27.397,8 310.929,5 1.065.757,3 1.279.702,9 1.467.671,3 1.440.36 Rehabilitasi hutan dan lahan secara Terlaksananya rehabilitasi 75.000 210.000 210.000 210.000 210.000 16,35 45,78 45,78 45,78 45,78 16,35 45,78 45,78 45,78 45,78 153 vegetatif oleh masyarakat dan stakeholder lainnya hutan dan lahan secara vegetatif oleh masyarakat dan stakeholder lainnya (Hektare) Pengawetan Air 12.750,7 665.917 665.917 665.917 665.917 12.750,7 665.917 665.917 665.917 665.917 Rehabilitasi hutan dan lahan secara sipil teknis di DAS yang dipulihkan Terlaksananya rehabilitasi hutan dan lahan secara sipil teknis di DAS yang dipulihkan (Unit) 550 36.000 36.000 36.000 36.000 12.750,7 665.917 665.917 665.917 665.917 12.750,7 665.917 665.917 665.917 665.917 Peningkatan kapasitas, kelembagaan, data, dan informasi 93.360,1 93.360,1 93.360,1 93.360,1 93.360,1 93.360,1 93.360,1 93.360,1 93.360,1 93.360,1 Peningkatan stakeholder dalam pengelolaan DAS Jumlah kelembagaan multistakeholder pengelolaan DAS yang meningkat kapasitasnya (Lembaga) 34 34 34 34 34 19.455,7 19.455,7 19.455,7 19.455,7 19.455,7 19.455,7 19.455,7 19.455,7 19.455,7 19.455,7 Peningkatan stakeholder dalam pengelolaan mangrove Terlaksananya peningkatan kapastitas stakeholder dalam pengelolaan mangrove (Lembaga) 34 34 34 34 34 19.455,7 19.455,7 19.455,7 19.455,7 19.455,7 19.455,7 19.455,7 19.455,7 19.455,7 19.455,7 Penyediaan data dan informasi kinerja DAS Jumlah data dan informasi Kinerja DAS, pemantauan Danau dan Mata Air yang disediakan (Sistem Informasi) 34 34 34 34 34 54.448,8 54.448,8 54.448,8 54.448,8 54.448,8 54.448,8 54.448,8 54.448,8 54.448,8 54.448,8 Rehabilitasi dan Pemulihan Ekosistem Mangrove 21.243,2 133.114,2 155.091 167.321,4 167.321,4 22.500 25.000 80.148,2 80.148,2 43.743,2 158.114,2 235.239,2 247.469,6 167.321,4 Rehabilitasi Hutan Mangrove Terlaksananya rehabilitasi hutan mangrove (Hektare) 500 4.400 4.400 4.400 4.400 21.243,2 133.114,2 155.091 167.321,4 167.321,4 22.500 25.000 80.148,2 80.148,2 43.743,2 158.114,2 235.239,2 247.469,6 167.321,4 154 Penyelamatan Mata Air Kritis 1.834,5 275.816,9 555.405,3 414.551 188.565,7 1.834,5 275.816,9 555.405,3 414.551 188.565,7 Rehabilitasi imbuhan mata air secara vegetatif Terlaksananya rehabilitasi imbuhan mata air secara vegetatif (Hektare) 100 15.000 25.000 9.800 100 1.834,5 275.816,9 555.405,3 414.551 188.565,7 1.834,5 275.816,9 555.405,3 414.551 188.565,7 Pengendalian Pencemaran dan Pengelolaan Kualitas Air 3.000 3.010 3.010 3.010 3.010 195.000 195.000 195.000 195.000 195.000 195.003 195.003,01 195.003.01 195.003.01 195.003.01 Fasilitasi pembinaan reklamasi dan rehabilitasi penggunaan kawasan hutan Terlaksananya fasilitasi pembinaan reklamasi dan rehabilitasi penggunaan kawasan hutan (Hektare) 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 3.000 3.010 3.010 3.010 3.010 195.000 195.000 195.000 195.000 195.000 195.003 195.003.01 195.003.01 195.003.01 195.003.01 Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem serta Areal Bernilai Keanekaragaman Hayati Tinggi 284.082,6 801.646 975.077 1.084.050,4 1.112.322 284.082,6 801.646 975.077 1.084.050,4 1.112.322 Jumlah unit KSA, KPA, dan TB dengan kategori pengelolaan efektif (Unit) 304 325 350 375 400 Luas Areal Preservasi yang dikembangkan (Ribu Hektare) 528 500 1.000 1.000 1.000 Luas Pemulihan Ekosistem di KSA, KPA dan TB (Hektare) 20.000 70.000 70.000 70.000 70.000 Pengelolaan Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA), dan Taman Buru (TB) 44.420 97.050 120.400 123.650 125.360 44.420 97.050 120.400 123.650 125.360 Inventarisasi dan Verifikasi Usaha dan/atau Kegiatan Terbangun di Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA), dan Taman Buru (TB) Luas Usaha dan/atau Kegiatan Terbangun di KSA, KPA, dan TB yang diinventarisasi dan diverifikasi (Hektare) 15.000 16.500 18.150 19.965 21.962 11.000 11.000 11.000 11.000 11.000 11.000 11.000 11.000 11.000 11.000 155 Optimalisasi tata kelola kerja sama penguatan fungsi dan pembangunan strategis di Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA), dan Taman Buru (TB) Jumlah dokumen tata kelola kerja sama (Dokumen) 80 80 80 80 80 4.320 9.600 10.200 12.000 11.560 4.320 9.600 10.200 12.000 11.560 Penguatan Perencanaan Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA), dan Taman Buru (TB) Jumlah Kawasan yang tersusun dokumen perencanaannya (Dokumen) 43 43 43 43 43 13.600 50.950 57.700 55.150 52.300 13.600 50.950 57.700 55.150 52.300 Penilaian Efektifitas Pengelolaan Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA), dan Taman Buru (TB) Jumlah Kawasan yang dilakukan penilaian METT (Lembaga) 284 284 284 284 284 5.000 5.000 5.000 5.000 5.000 5.000 5.000 5.000 5.000 5.000 Pengendalian kebakaran di Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA), dan Taman Buru (TB) Luas Kawasan Suaka Alam, Kawasan Pelestarian Alam, dan Taman Buru yang dikendalikan kebakarannya (Hektare) 28.000 30.000 30.000 30.000 30.000 5.500 5.500 5.500 5.500 5.500 5.500 5.500 5.500 5.500 5.500 Fasilitasi Pengembangan Pengelolaan Areal Preservasi Luas areal preservasi yang difasilitasi pengelolaan (Hektare) 528.000 580.800 638.880 702.768 773.045 5.000 15.000 31.000 35.000 40.000 5.000 15.000 31.000 35.000 40.000 Pemulihan Ekosistem Darat yang Terdegradasi 102.354 528.829 545.888 528.829 511.770 102.354 528.829 545.888 528.829 511.770 Pemulihan Ekosistem Daratan yang Terdegradasi di KSA, KPA dan TB Luas Kawasan yang diintervensi dalam pemulihan ekosistem (Hektare) 20.000 22.000 24.200 26.620 29.282 102.354 528.829 545.888 528.829 511.770 102.354 528.829 545.888 528.829 511.770 Pemulihan Ekosistem Perairan Darat, Pesisir, dan Laut yang Terdegradasi 23.971,8 142.859,2 164.836 176.286,8 175.117,4 23.971,8 142.859,2 164.836 176.286,8 175.117,4 156 Rehabilitasi Hutan Mangrove Terlaksananya rehabilitasi hutan mangrove (Hektare) 500 4.400 4.400 4.400 4.400 21.243,2 133.114,2 155.091 167.321,4 167.321,4 21.243,2 133.114,2 155.091 167.321,4 167.321,4 Pemulihan Ekosistem Perairan yang Terdegradasi di KSA, KPA dan TB Luas Ekosistem Perairan yang diintervensi dalam rangka pemulihan (Hektare) 1 1 1 1 1 2.728,6 9.745 9.745 8.965,4 7.796 2.728,6 9.745 9.745 8.965,4 7.796 Pengurangan Status Keterancaman Spesies Tumbuhan, Satwa, dan Biota Perairan 378.992,6 1.020.178 1.249.330 1.388.539,8 1.414.789,8 378.992,6 1.020.178 1.249.330 1.388.539,8 1.414.789,8 Indeks Daftar Merah Nasional status keterancaman spesies (Poin) 0,75 0,75 0,75 0,75 0,76 Pemantauan, Penyelamatan, dan Penanganan Konflik Spesies Tumbuhan, Satwa Liar, dan Biota Perairan 16.800 57.000 96.000 117.000 106.500 16.800 57.000 96.000 117.000 106.500 Penyelamatan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar Jumlah Lokasi Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Liar (Lokasi) 200 275 325 375 425 15.000 49.500 85.500 94.500 76.500 15.000 49.500 85.500 94.500 76.500 Informasi Keterancaman Spesies Indonesia Jumlah Dokumen Informasi Keterancaman Spesies Indonesia (Dokumen) 1 1 1 1 1 1.800 7.500 10.500 22.500 30.000 1.800 7.500 10.500 22.500 30.000 Pengembangbiakan dan Konservasi Keragaman Genetik Spesies Tumbuhan, Satwa Liar, dan Biota Perairan 5.700 13.700 14.300 15.780 17.358 5.700 13.700 14.300 15.780 17.358 Optimalisasi Pengelolaan Lembaga Konservasi Jumlah lembaga konservasi yang ditingkatkan pengelolaannya (Lembaga) 18 20 22 24 26 4.100 4.100 4.500 5.000 5.500 4.100 4.100 4.500 5.000 5.500 Pengembangbiakan Spesies Prioritas Jumlah Spesies yang dilakukan upaya pengembangbiak an (Spesies) 6 8 10 12 14 1.600 9.600 9.800 10.780 11.858 1.600 9.600 9.800 10.780 11.858 Pemberantasan Perburuan dan Perdagangan Ilegal Tumbuhan dan Satwa Liar, serta IUU (Illegal, Unreported, Unregulated) Fishing 137.000 180.000 210.000 240.000 280.000 137.000 180.000 210.000 240.000 280.000 157 Peningkatan Perlindungan dan Pengamanan di Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA), dan Taman Buru (TB) Jangkauan Patroli Perlindungan dan Pengamanan di Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA) dan Taman Buru (TB) (Ribu Hektare) 500 8001.000 1.100 1.200.0 00 137.000 180.000 210.000 240.000 280.000 137.000 180.000 210.000 240.000 280.000 Penguatan Tata Kelola Keanekaragaman Hayati 15.452 88.178,3 122.099,2 171.734,4 217.605,3 15.452 88.178,3 122.099,2 171.734,4 217.605,3 Jumlah kelompok masyarakat yang dibina dalam upaya konservasi Kawasan dan keanekaragaman hayati Jumlah kelompok masyarakat yang dibina dalam upaya konservasi kawasan dan keanekaragaman hayati (Kelompok masyarakat) 200 775 1.350 1.925 2.500 Pelibatan Peran Masyarakat dalam Pengelolaan Keanekaragaman Hayati 10.952 80.178,3 115.099,2 164.484,4 210.105,3 10.952 80.178,3 115.099,2 164.484,4 210.105,3 Masyarakat yang dilibatkan dalam Kegiatan Konservasi Kawasan dan Keanekaragaman Hayati Jumlah Masyarakat yang dilibatkan dalam Kegiatan Konservasi Kawasan dan Keanekaragaman Hayati (Orang) 500 550 600 650 700 6.952 7.144 7.336 7.528 7.720 6.952 7.144 7.336 7.528 7.720 Pembinaan dan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Jumlah kelompok masyarakat yang dibina (Kelompok Masyarakat) 200 259 279 299 319 4.000 73.034,3 107.763,2 156.956,4 202.385,3 4.000 73.034,3 107.763,2 156.956,4 202.385,3 Integrasi Data dan Pengayaan IPTEK Keanekaragaman Hayati 8,60 28,64 31.504 34.654,4 38.119,8 8,60 28,64 31.504 34.654,4 38.119,8 Penguatan Data dan Informasi Keanekaragaman Hayati Jumlah Data dan Informasi Keanekaragaman Hayati (Data) 20 22 24 27 29 8,60 28,64 31.504 34.654,4 38.119,8 8,60 28,64 31.504 34.654,4 38.119,8 Pemanfaatan Sumber Daya Hayati dan Jasa Ekosistem Berkelanjutan mendukung Bioekonomi 13.029,9 163.600 285.700 297.800 169.900 13.029,9 163.600 285.700 297.800 169.900 158 Nilai PNBP dari hasil pemanfaatan tumbuhan dan satwa liar berkelanjutan (Miliar Rupiah) 26 26 27 27 28 Luas kawasan hutan konservasi yang dipersiapkan untuk implementasi nilai ekonomi karbon (juta Hektare (kumulatif)) 2,1 2,2 2,3 2,4 2,5 Nilai PNBP dari pemanfaatan jasa lingkungan KSA, KPA dan TB (Miliar Rupiah) 209 215 222 230 239 Pemanfaatan Tumbuhan, Satwa, dan Biota Perairan Secara Berkelanjutan 40.000 44.000 48.000 52.000 56.000 40.000 44.000 48.000 52.000 56.000 Layanan Penguatan pemanfaatan TSL yang berkelanjutan Jumlah Layanan Penguatan pemanfaatan TSL yang berkelanjutan (Layanan) 265 315 327 339 350 40.000 44.000 48.000 52.000 56.000 40.000 44.000 48.000 52.000 56.000 Pemanfaatan Jasa Lingkungan Karbon, Air, dan Panas Bumi Secara Berkelanjutan 17.623,1 15.350 16.262,5 17.018,8 17.840,6 17.623,1 15.350 16.262,5 17.018,8 17.840,6 Penyiapan Kawasan Hutan Konservasi untuk Implementasi Nilai Ekonomi Karbon Luas kawasan hutan konservasi yang disiapkan dalam implementasi nilai ekonomi karbon (Hektare) 100.000 110.000 120.000 130.000 140.000 422,3 1.100 1.200 1.300 1.400 422,3 1.100 1.200 1.300 1.400 Sosialisasi, promosi dan pemasaran pemanfaatan jasa lingkungan di KSA, KPA dan TB Jumlah masyarakat yang meningkat kesadartahuan masyarakat dalam pemanfaatan jasa lingkungan (Orang) 80.000 90.000 100.000 110.000 120.000 15.629,9 6.250 6.562,5 7.218,8 7.940,6 15.629,9 6.250 6.562,5 7.218,8 7.940,6 159 Model Pembangunan minihidro/mikrohi dro Jumlah model minihidro/mikro hidro yang dibangun (Unit) 2 2 3 3 3 470 1.000 1.500 1.500 1.050 470 1.000 1.500 1.500 1.050 Peningkatan pemanfaatan jasa lingkungan air dan panas bumi di Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA) dan Taman Buru (TB) Jumlah Dokumen Pemanfaatan Jasa Lingkungan Air dan Panas Bumi (Dokumen) 32 35 37 39 40 1.100,9 7.000 7.000 7.000 7.000 1.100,9 7.000 7.000 7.000 7.000 Pengelolaan Wisata Alam dan Wisata Bahari Secara Berkelanjutan 5.886,3 167.000 287.000 297.000 167.000 5.886,3 167.000 287.000 297.000 167.000 Destinasi Wisata Alam yang Dikembangkan Sarprasnya Jumlah Destinasi yang dikembangan sarana prasarana wisata alamnya (Unit) 13 39 49 59 68 2.397,6 150.000 270.000 280.000 150.000 2.397,6 150.000 270.000 280.000 150.000 Fasilitasi Usaha Ekonomi Produktif Kelompok Masyarakat dalam rangka Pemanfaatan Jasling Wisata Alam Jumlah kelompok masyarakat yang difasilitasi dalam peningkatan usaha ekonomi (Kelompok Masyarakat) 15 30 45 60 75 897 10.000 10.000 10.000 10.000 897 10.000 10.000 10.000 10.000 Peningkatan pemanfaatan jasa lingkungan wisata alam di Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA), dan Taman Buru (TB) Jumlah dokumen pemanfaatan jasa lingkungan wisata alam (Dokumen) 204 224 244 264 284 2.591,7 7.000 7.000 7.000 7.000 2.591,7 7.000 7.000 7.000 7.000 Peningkatan Bioprospeksi, Bioteknologi, Keamanan Hayati, serta Akses dan Pembagian Keuntungan Sumber Daya Genetik 25.000 25.000 25.000 25.000 25.000 25.000 25.000 25.000 25.000 25.000 Jumlah produk yang dikembangkan melalui bioprospeksi (Produk (Kumulatif)) 15 15 20 20 25 Pengembangan Bioprospeksi, Bioteknologi, serta Akses dan Pembagian Keuntungan Sumber Daya Genetik 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 160 Pengembangan Bioprospeksi Sumber Daya Genetik Spesies Liar Jumlah Spesies Sumber Daya Genetik yang dikembangkan melalui bioprospeksi (Spesies) 10 20 25 30 35 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 Penguatan Kelembagaan, Pengendalian, Penertiban dan Penegakan Hukum LHK dan Penataan Ruang 55.735 136.360 150.340 157.530 163.480 55.7350 136.360 150.340 157.530 163.480 Luas kawasan hutan yang diamankan (Ribu Hektare) 800 900 1.000 1.100 1.200.0 00 Pembentukan dan Peningkatan kapasitas aparatur negara, aparat pengawas, penyidik dan penegak hukum lingkungan hidup, kehutanan dan tata ruang 3.800 15.870 17.490 19.080 19.430 3.800 15.870 17.490 19.080 19.430 Aparat perlindungan hutan dan penegak hukum kehutanan yang ditingkatkan kapasitasnya Jumlah Aparat Perlindungan Hutan dan Penegak Hukum Kehutanan yang ditingkatkan kapasitasnya (Orang) 150 170 190 210 230 3.800 15.870 17.490 19.080 19.430 3.800 15.870 17.490 19.080 19.430 Pengawasan Usaha/Kegiatan terhadap izin lingkungan dan Peraturan Perundang-Undangan Bidang Kehutanan 15.850 18.450 20.300 22.050 23.700 15.850 18.450 20.300 22.050 23.700 Usaha dan/atau kegiatan yang diawasi ketaatannya terhadap perizinan bidang kehutanan Jumlah Usaha dan/atau kegiatan yang diawasi ketaatannya terhadap perizinan bidang kehutanan (Badan Usaha) 4 4 5 5 4 6.750 8.500 9.500 10.500 11.500 6.750 8.500 9.500 10.500 11.500 Penanganan aduan atas usaha dan/atau kegiatan bidang kehutanan Jumlah laporan Penanganan aduan atas usaha dan/atau kegiatan bidang kehutanan (Dokumen) 80 82 84 86 88 9.100 9.950 10.800 11.550 12.200 9.100 9.950 10.800 11.550 12.200 Penanganan perkara bidang LHK yang diselesaikan 950 3.850 3.872 5.808 6.000 950 3.850 3.872 5.808 6.000 Berkas Penyelesaian Permasalahan Penggunaan Kawasan Hutan Jumlah Berkas Penyelesaian Permasalahan Penggunaan Kawasan Hutan (Perkara) 10 11 11 12 12 950 3.850 3.872 5.808 6.000 950 3.850 3.872 5.808 6.000 Pemulihan Lahan dan Pertanian Berkelanjutan 161 Peningkatan cadangan karbon dengan rehabilitasi hutan dan lahan 267.694,6 999.203,9 1.217.475 1.440.273,5 1.440.360 43.234.948 66.553.382 62.227.903 27.397.819 - 43.502.642,6 67.552.585,9 63.445.378 28.838.092,5 1.440.360 Rehabilitasi hutan dan lahan secara vegetatif di DAS yang dipulihkan Terlaksananya rehabilitasi hutan dan lahan secara vegetatif di DAS yang dipulihkan (Hektare) 3.300 48.300 48.300 48.300 48.300 267.694,6 999.203,9 1.217.475 1.440.273,5 1.440.360 43.234.948 66.553.382 62.227.903 27.397.819 - 43.502.642,6 67.552.585,9 63.445.378 28.838.092,5 1.440.360 Pengembangan Regulasi dan mekanisme perdagangan karbon (termasuk bursa karbon) di tingkat internasional, nasional dan daerah) 632,3 1.600 1.700 1.800 1.900 632,3 1.600 1.700 1.800 1.900 Penyiapan Kawasan Hutan Konservasi untuk Implementasi Nilai Ekonomi Karbon Luas kawasan hutan konservasi yang disiapkan dalam implementasi nilai ekonomi karbon (Hektare) 100.000 110.000 120.000 130.000 140.000 632,3 1.600 1.700 1.800 1.900 632,3 1.600 1.700 1.800 1.900 Pengembangan Kompetensi Tenaga Kerja Hijau Pelaksanaan Pendidikan/Pelatihan Hijau 78.755,6 100.252,2 113.220,1 126.259,7 139.928,4 78.755,6 100.252,2 113.220,1 126.259,7 139.928,4 Peserta didik SMK bidang kehutanan yang kompeten dan bersertifikat Jumlah Peserta didik SMK bidang kehutanan yang kompeten dan bersertifikat (Orang) 458 470 470 470 470 51.980,6 56.678,7 62.896,6 69.186,2 76.104,9 51.980,6 56.678,7 62.896,6 69.186,2 76.104,9 SDM Kehutanan yang mendapatkan Pengembangan Kompetens Jumlah SDM Kehutanan yang mendapatkan Pengembangan Kompetensi (Orang) 8.183 9.683 11.183 12.683 14.183 26.775 43.573,5 50.323,5 57.073,5 63.823,5 26.775 43.573,5 50.323,5 57.073,5 63.823,5 Peningkatan Produktivitas Hutan 299.792,5 550.535,5 696.726,2 730.442,7 649.024,8 299.792,5 550.535,5 696.726,2 730.442,7 649.024,8 Nilai ekspor produk kehutanan dari pengelolaan hutan lestari (Miliar USD) 14,95 15,34 15,74 16,14 16,54 103.522,5 169.901,7 192.121,8 214.442 236.462,2 103.522,5 169.901,7 192.121,8 214.442 236.462,2 Nilai PNBP Fungsional Kehutanan (Triliun Rupiah) 7,72 8,29 8,86 9,42 9,99 196.270 380.633,9 504.604,4 516.000,7 412.562,7 196.270 380.633,9 504.604,4 516.000,7 412.562,7 Peningkatan Produktivitas Produk Kehutanan Kayu 8.502,5 26.505,4 29.156 31.806,5 34.457,1 8.502,5 26.505,4 29.156 31.806,5 34.457,1 162 Pembinaan hilirisasi industri pengolahan Hasil Hutan (PBPHH) Skala Besar Jumlah fasilitasi pembinaan hilirisasi industri pengolahan Hasil Hutan (PBPHH) Skala Besar (Fasilitasi) 150 155 160 165 170 1.650 5.143,6 5.658 6.172,4 6.686,7 1.650 5.143,6 5.658 6.172,4 6.686,7 Produksi kayu bulat berkelanjutan Jumlah produksi kayu bulat berkelanjutan (Badan Usaha) 272 280 290 300 310 5.237,5 16.327,2 17.959,9 19.592,6 21.225,3 5.237,5 16.327,2 17.959,9 19.592,6 21.225,3 Penanaman hutan oleh PBPH/Hak pengelolaan Pengawasan dan Pengendalian Badan Usaha Penanaman hutan oleh PBPH/Hak pengelolaan (Badan Usaha) 272 280 290 300 310 1.615 5.034,6 5.538,1 6.041,5 6.545 1.615 5.034,6 5.538,1 6.041,5 6.545 Diversifikasi Produk Kehutanan (Non Kayu) 58.230 69.069,2 74.076,1 79.083 84.090 58.230 69.069,2 74.076,1 79.083 84.090 Layanan Penguatan pemanfaatan TSL yang berkelanjutan Jumlah Layanan Penguatan pemanfaatan TSL yang berkelanjutan (Layanan) 265 315 327 339 350 40.000 44.000 48.000 52.000 56.000 40.000 44.000 48.000 52.000 56.000 Produksi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Jumlah Pengawasan dan Pengendalian Badan Usaha HHBK (Badan Usaha) 24 37 56 84 124 3.230 10.069,2 11.076,1 12.083 13.090 3.230 10.069,2 11.076,1 12.083 13.090 Pengembangan Bioprospeksi Sumber Daya Genetik Spesies Liar Jumlah Spesies Sumber Daya Genetik yang dikembangkan melalui bioprospeksi (Spesies) 10 20 25 30 35 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 15.000 Pengembangan Produk Bioekonomi Hutan Melalui Agroforestri 11.355 35.397,6 38.937,4 42.477,1 46.016,9 11.355 35.397,6 38.937,4 42.477,1 46.016,9 Nilai Investasi Sektor Kehutanan (Triliun Rupiah) 0,24 0,48 0,72 0,96 1,2 Pengembangan Percontohan Bioekonomi Berbasis Agroforestri 4.650 14.495,8 15.945,4 17.394,9 18.844,5 4.650 14.495,8 15.945,4 17.394,9 18.844,5 Penguatan peran bisnis dalam pengelolaan hutan Jumlah Fasilitasi Penguatan peran bisnis dalam pengelolaan 16 23 31 43 58 2.385 7.434,9 8.178,4 8.921,9 9.665,4 2.385 7.434,9 8.178,4 8.921,9 9.665,4 163 hutan (Badan usaha) Modeling pengembangan produk bioekonomi Jumlah Modeling pengembangan produk bioekonomi (Badan usaha) 2 4 6 8 10 650 2.026,3 2.228,9 2.431,5 2.634,2 65 2.026,3 2.228,9 2.431,5 2.634,2 Fasilitasi dan Pembinaan Badan Usaha untuk kemitraan konsesi Jumlah Fasilitasi dan Pembinaan Badan Usaha Untuk Kemitraan Konsesi (Badan usaha) 20 279 296 320 354 1.615 5.034,6 5.538,1 6.041,5 6.545 1.615 5.034,6 5.538,1 6.041,5 6.545 Riset dan Teknologi untuk Mendukung Peningkatan Nilai Tambah 4.155,6 5.000 6.150 13.750 9.062,5 4.155,6 5.000 6.150 13.750 9.062,5 Layanan Laboratorium Kehutanan Bidang Pengembangan Hutan Berkelanjutan Jumlah layanan Laboratorium Kehutanan Bidang Pengembangan Hutan Berkelanjutan (Layanan) 7 7 7 7 7 3.200 4.000 5.000 6.250 7.812,5 3.200 4.000 5.000 6.250 7.812,5 Layanan Laboratorium Kehutanan Bidang Pengembangan Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorologi Kehutanan Jumlah layanan Laboratorium Kehutanan Bidang Pengembangan Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorologi Kehutanan (Layanan) 1 1 1 1 1 500 500 650 700 750 500 500 650 7.000 750 Layanan Laboratorium Kehutanan Pengembangan Sosial Ekonomi Masyarakat Hutan Jumlah layanan Laboratorium Kehutanan Pengembangan Sosial Ekonomi Masyarakat Hutan (Layanan) 1 1 1 1 1 455,6 500 500 500 500 455,6 500 500 500 500 Pengembangan Akses Pasar, Investasi dan Infrastruktur Pendukung 8.590 26.778,1 29.455,9 32.133,8 34.811,6 8.590 26.778,1 29.455,9 32.133,8 34.811,6 Badan Usaha yang ditingkatkan investasinya Jumlah Fasilitasi dan Pembinaan Badan Usaha (Badan usaha) 40 64 100 153 231 3.440 10.723,7 11.796,1 12.868,4 13.940,8 3.440 10.723,7 11.796,1 12.868,4 13.940,8 Kegiatan Usaha Pemanfaatan Hutan yang diawasi dan dikendalikan Jumlah Pengawasan dan Pengendalian Badan Usaha (Badan usaha) 40 75 139 251 442 5.150 16.054,4 17.659,9 19.265,3 20.870,8 5.150 16.054,4 17.659,9 19.265,3 20.870,8 164 Penguatan Pengelolaan Hutan Lestari - 4.725 6.300 7.875 9.450 - 4.725 6.300 7.875 9.450 Penguatan kapasitas pengelola kawasan hutan di tingkat tapak (KPH, KUPS dan PBPH) (Unit) 1.022 1.587 2.152 2.717 3.282 Peningkatan Kapasitas Pengelola - Pemerintah 6.640,2 14.264,5 15.691 17.152,5 18.652,6 6.640,2 14.264,5 15.691 17.152,5 18.652,6 KPH yang masuk kategori efektif Jumlah KPH yang masuk kategori efektif (Lembaga) 20 140 160 180 200 3.450,2 10.755,5 11.831,1 12.906,6 13.982,2 3.450,2 10.755,5 11.831,1 12.906,6 13.982,2 Jumlah KHDTK Diklat Kehutanan yang dikembangkan (Unit) 7 7 7 7 7 3.190 3.509 3.859,9 4.245,9 4.670,5 3.190 3.509 3.859,9 4.245,9 4.670,5 Peningkatan Kapasitas Pengelola - Pelaku Bisnis 4.037,5 12.586,4 13.845,1 15.103,7 16.362,3 4.037,5 12.586,4 13.845,1 15.103,7 16.362,3 Fasilitasi Pengembangan Multiusaha bagi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan Jumlah Fasilitasi Pengembangan Multiusaha bagi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (Badan usaha) 28 56 84 112 140 4.037,5 12.586,4 13.845,1 15.103,7 16.362,3 4.037,5 12.586,4 13.845,1 15.103,7 16.362,3 Penguatan Prakondisi Pengelolaan Hutan Lestari 83.982 139.800,6 425.425,6 303.586,6 280.427,6 83.982 139.800,6 425.425,6 303.586,6 280.427,6 Desa yang menggunakan data dan informasi batas kawasan hutan sebagai rujukan dalam peta wilayah desa (Desa) 528 1.056 1.584 2.112 2.640 Penguatan Perencanaan dan Kepastian Hukum Kawasan Hutan 102.182 115.623 361.248 237.409 216.250 102.182 115.623 361.248 237.409 216.250 Penguatan dan pengendalian perencanaan kawasan hutan nasional dan daerah Jumlah dokumen Penguatan dan pengendalian perencanaan kawasan hutan nasional dan daerah (Rekomendasi Kebijakan) 25 25 25 25 25 10.000 10.000 10.000 10.000 10.000 10.000 10.000 10.000 10.000 10.000 165 Penataan Batas Kawasan Hutan untuk Pemutakhiran Penetapan Kawasan Hutan Pelaksanaan penataan batas Kawasan Hutan dalam rangka pemutakhiran batas kawasan hutan (Rekomendasi Kebijakan) 4.778 6.280 6.546 6.585 6.640 71.670 67.650 221.310 100.770 99.600 71.670 67.650 221.310 100.770 99.600 Pemutakhiran penetapan kawasan hutan SK Penetapan Kawasan Hutan diterbitkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku (Rekomendasi Kebijakan) 38 38 38 38 38 8.200 8.200 8.200 8.200 8.200 8.200 8.200 8.200 8.200 8.200 Penguatan dan penegasan batas kawasan hutan Rekomendasi kebijakan atas pelaksanaan penataan batas Kawasan Hutan (Rekomendasi Kebijakan) 12 22 22 22 22 12.312 29.773 121.738 118.439 98.450 12.312 29.773 121.738 118.439 98.450 Penguatan Pengendalian Kawasan Hutan 107.975 107.975 107.975 107.975 122.750 107.975 107.975 107.975 107.975 122.750 Hasil Verifikasi PNBP Penggunaan Kawasan Hutan di Wilayah Kerja BPKH Jumlah Badan Usaha Hasil Verifikasi PNBP Penggunaan Kawasan Hutan di Wilayah Kerja BPKH (Badan usaha) 700 1.000 1.100 1.100 1.105 87.500 87.500 87.500 87.500 87.500 87.500 87.500 87.500 87.500 87.500 Pengendalian Penggunaan Kawasan Hutan di wilayah BPKH Terlaksananya Pengendalian Penggunaan Kawasan Hutan di wilayah BPKH (Badan usaha) 273 430 465 465 470 20.475 20.475 20.475 20.475 35.250 20.475 20.475 20.475 20.475 35.250 Peningkatan Fungsi Sosial Kawasan Hutan 163.256,8 696.942,3 781.338,6 931.353,1 950.349,3 163.256,8 696.942,3 781.338,6 931.353,1 950.349,3 Kelompok masyarakat di dalam dan sekitar kawasan hutan yang dilibatkan dalam pengelolaan hutan (kelompok) (Kelompok Masyarakat) 15.574 16.454 17.334 18.214 19.094 166 Nilai transaksi ekonomi kelompok masyarakat kehutanan (Miliar Rupiah) 1.900 2.150 2.400 2.650 2.900 Pengembangan hasil hutan berbasis masyarakat untuk ketahanan pangan, energi, dan air 103.565,1 468.375,1 561.600,3 702.098,9 773.324 103.565,1 468.375,1 561.600,3 702.098,9 773.324 Pembinaan dan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Jumlah kelompok masyarakat yang dibina (Kelompok Masyarakat) 200 259 279 299 319 4.000 73.034,3 107.763,2 156.956,4 202.385,3 4.000 73.034,3 107.763,2 156.956,4 202.385,3 Pendampingan Kelompok Perhutanan Sosial Jumlah Tenaga Pendamping Perhutanan Sosial (Orang) 1.600 2.463 3.326 4.189 5.052 35.219,1 54.215,3 73.211,6 92.207,9 111.204,1 35.219,1 54.215,3 73.211,6 92.207,9 111.204,1 Pengembangan Mitra Perhutanan Sosial Jumlah Kemitraan Perhutanan Sosial yang ditingkatkan (Kesepakatan) 10 348 348 348 348 1.275 44.370 44.370 44.370 44.370 1.275 44.370 44.370 44.370 44.370 Peningkatan Kapasitas (Kelola Kawasan, Kelembagaan, dan Usaha) Kelompok Masyarakat Penerima Akses Kelola Kawasan Hutan Jumlah kelompok usaha perhutanan sosial yang meningkat kinerja usahanya (Kelompok Masyarakat) 165 2.109 3.678 6.816 6.816 3.400 43.900 76.600 142.000 142.000 3.400 43.900 76.600 142.000 142.000 Peningkatan kemandirian Kelompok Tani Hutan Jumlah KTH yang meningkat Kemandirian Usahanya (Kelompok Masyarakat) 20 593 793 993 1.193 727,2 20.162 26.962 33.762 40.562 727,2 20.162 26.962 33.762 40.562 Pengembangan Hutan Adat Jumlah kelompok usaha di hutan adat yang dikembangkan (Kelompok Masyarakat) 6 10 10 10 10 900 1.500 1.500 1.500 1.500 900 1.500 1.500 1.500 1.500 Peningkatan Kemandirian Usaha KUPS Jumlah KUPS yang meningkat Nilai Transaksi Ekonominya (KUPS) (Kelompok Masyarakat) 390 2.119 2.119 2.120 2.120 58.043,9 231.193,5 231.193,5 231.302,6 231.302,6 58.043,9 231.193,5 231.193,5 231.302,6 231.302,6 167 Peningkatan pelibatan masyarakat dalam pengelolaan hutan 15.860,6 29.135 32.400 35.720 39.185 15.860,6 29.135 32.400 35.720 39.185 Distribusi Akses Kelola Kawasan Hutan oleh Masyarakat Jumlah kelompok masyarakat penerima persetujuan perhutanan sosial (Kelompok Masyarakat) 252 252 252 252 252 8.820 8.820 8.820 8.820 8.820 8.820 8.820 8.820 8.820 8.820 Evaluasi pemberian persetujuan kelola kawasan hutan oleh masyarakat Jumlah akses kelola kawasan hutan oleh masyarakat yang dievaluasi (Kelompok Masyarakat) 30 210 420 630 840 775 4.165 7.430 10.750 14.215 775 4.165 7.430 10.750 14.215 Penanganan Konflik Tenurial di Kawasan Hutan Jumlah Kasus konflik tenurial yang ditangani (Layanan) 10 55 55 55 55 2.989,6 11.110 11.110 11.110 11.110 2.989,6 11.110 11.110 11.110 11.110 Penetapan Hutan Adat Jumlah hutan adat yang ditetapkan (Layanan) 7 20 20 20 20 3.276 5.040 5.040 5.040 5.040 3.276 5.040 5.040 5.040 5.040 Perlindungan dan Pengamanan Hutan 1.364.914 3.854.600,4 4.357.147,6 4.306.449,8 3.960.005,8 1.364.914 3.854.600,4 4.357.147,6 4.306.449,8 3.960.005,8 Penurunan Laju Deforestasi (Juta Ha/Tahun) 0,111 0,106 0,102 98 94 Peningkatan Pengamanan Hutan dan Kawasan Hutan 50.160 75.120 82.312 89.538 94.930 50.160 75.120 82.312 89.538 94.930 Aparat Perlindungan Hutan dan Penegak Hukum Kehutanan yang ditingkatkan kapasitasnya Jumlah Aparat Perlindungan Hutan dan Penegak Hukum Kehutanan yang ditingkatkan kapasitasnya (Orang) 150 170 190 210 230 3.800 15.870 17.490 19.080 19.430 3.800 15.870 17.490 19.080 19.430 Berkas Penyelesaian Permasalahan Penggunaan Kawasan Hutan Jumlah Berkas Penyelesaian Permasalahan Penggunaan Kawasan Hutan (Perkara) 10 11 11 12 12 950 3.850 3.872 5.808 6.000 950 3.850 3.872 5.808 6.000 Pengamanan Kawasan Hutan Jumlah tindak pidana kehutanan yang ditangani (Perkara) 25 30 32 32 35 29.560 36.950 40.650 42.600 45.800 29.560 36.950 40.650 42.600 45.800 168 Usaha dan/atau kegiatan yang diawasi ketaatannya terhadap perizinan bidang kehutanan Jumlah Usaha dan/atau kegiatan yang diawasi ketaatannya terhadap perizinan bidang kehutanan (Badan Usaha) 4 4 5 5 4 6.750 8.500 9.500 10.500 11.500 6.750 8.500 9.500 10.500 11.500 Penanganan aduan atas usaha dan/atau kegiatan bidang kehutanan Jumlah laporan Penanganan aduan atas usaha dan/atau kegiatan bidang kehutanan (Dokumen) 80 82 84 86 88 9.100 9.950 10.800 11.550 12.200 9.100 9.950 10.800 11.550 12.200 Peningkatan Pengendalian Kebakaran Hutan 98.134 154.482 164.007 174.200 189.330 98.134 154.482 164.007 174.200 189.330 Kelompok Masyarakat yang Terlibat dalam Pencegahan Kebakaran Hutan Jumlah Kelompok Masyarakat yang Terlibat dalam Pencegahan Kebakaran Hutan (Kelompok Masyarakat) 1.000 1.800 2.000 2.200 2.400 48.500 65.400 70.200 74.700 82.200 48.500 65.400 70.200 74.700 82.200 Operasi Penanggulangan Kebakaran Hutan Melalui Pemadaman Darat Jumlah Operasi Penanggulangan Kebakaran Hutan Melalui Pemadaman Darat (Operasi) 925 926 927 928 929 16.692 24.300 25.700 27.200 28.800 16.692 24.300 25.700 27.200 28.800 Peta Kerawanan Kawasan Hutan Jumlah dokumen Peta Kerawanan Kawasan Hutan (Dokumen) 1 1 1 1 1 3.750 8.600 8.800 9.000 9.200 3.750 8.600 8.800 9.000 9.200 Sarana dan Prasarana Pengendalian Kebakaran Hutan Jumlah Sarana dan Prasarana Pengendalian Kebakaran Hutan (Unit) 26 30 35 40 45 16.692 39.042 40.857 44.000 51.400 16.692 39.042 40.857 44.000 51.400 Operasi Penanggulangan Kebakaran Hutan Melalui Pemadaman dari Udara Jumlah Operasi Penanggulangan Kebakaran Hutan Melalui Pemadaman dari Udara (Operasi) 50 50 52 52 54 12.50 17.140 18.450 19.300 17.730 12.50 17.140 18.450 19.300 17.730 169 Lampiran 3. MATRIKS IDENTIFIKASI RISIKO SASARAN STRATEGIS NO SASARAN STRATEGIS IDENTIFIKASI RISIKO MITIGASI RISIKO UNIT KERJA ESELON I TERKAIT 1 Tingkat kerusakan hutan dapat diturunkan pada batas toleransi perikehidupan manusia dan keanekaragaman hayati