Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 Februari 2014 MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI ttd. Drs. H. A. MUHAIMIN ISKANDAR, M.Si. Diundangkan di Jakarta pada tanggal 27 Februari 2014 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA ttd. AMIR SYAMSUDIN BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2014 NOMOR 269 LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DI KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANMSIGRASI LEMBAR KRITERIA EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA UNIT ESELON I NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5 PERENCANAAN KINERJA (35%) I. PERENCANAAN STRATEGIS (12.5%) A. PEMENUHAN RENSTRA (2.5%)
b.apabila 80%< relevansi tujuan dan sasaran dengan IKU < 95%;
c.apabila 50%< relevansi tujuan dan sasaran dengan IKU < 80%;
d.apabila 10%< relevansi tujuan dan sasaran dengan IKU < 50%;
e.apabila relevansi tujuan dan sasaran dengan IKU < 10% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri
a.Renstra dikatakan memanfaatkan IKU jika Tujuan dan atau sasaran di Renstra dapat direpresentasikan dengan Indikator Utama yang sudah diformalkan.
b.Kriteria ini berlaku dengan asumsi IKU yang diformalkan telah memenuhi kriteria IKU yang baik seperti Spesifik, Dapat Diukur dan Relevan dengan Kinerja Utama Organisasi NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5 B. KUALITAS RENSTRA (6.25%)
11.1 0 Tujuan telah berorientasi hasil a. apabila lebih dari 95% tujuan dalam Renstra telah berorientasi hasil;
b.apabila 80%< berorientasi hasil < 95%;
c.apabila 30%< berorientasi hasil <80%;
d.apabila 20% < berorientasi hasil<40%;
e.apabila tujuan dan sasaran yang berorientasi < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Berorientasi hasil:
a.berkualitas outcome atau output penting
b.bukan proses/kegiatan
c.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan
d.terkait dengan isu strategis organisasi
12.1 1 Sasaran telah berorientasi hasil a. apabila lebih dari 95% sasaran dalam Renstra telah berorientasi hasil;
b.apabila 80%< berorientasi hasil < 95%;
c.apabila 30%< berorientasi hasil <80%; jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Berorientasi hasil:
a.berkualitas outcome atau output penting
b.bukan proses/kegiatan
c.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan
d.terkait dengan isu strategis organisasi NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
d.apabila 20% < berorientasi hasil<40%;
e.apabila tujuan dan sasaran yang berorientasi < 20%
13.1 2 Program atau kegiatan merupakan cara untuk mencapai tujuan/sasaran
a.apabila lebih dari 95% program/kegiatan yang ada telah selaras dengan tujuan/sasaran dalam rencana strategis;
b.apabila 80%< keselarasan < 95%;
c.apabila 40%< keselarasan < 80%;
d.apabila 20%< keselarasan <40%;
e.apabila keselarasannya < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Program/Kegiatan dikatakan merupakan cara untuk mencapai (selaras dengan) tujuan dan sasaran jika memenuhi kriteria sbb:
a.Menjadi penyebab terwujudnya tujuan dan sasaran;
b.Relevan;
c.Memiliki hubungan sebab akibat (kausalitas);
d.Cukup untuk mewujudkan tujuan dan sasaran dalam Renstra NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
14.1 3 Indikator kinerja tujuan (outcome) telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik
a.apabila lebih dari 95% indikator tujuan dalam Renstra telah memenuhi kriteria SMART dan Cukup;
b.apabila 60%< Indikator SMART< 95%;
c.apabila 40%< Indikator SMART<60%;
d.apabila 20%< Indikator SMART<40%
e.apabila indikator yang SMART < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Kriteria indikator kinerja yang baik: SMART
a.Spesific: Tidak berdwimakna
b.Measureable: Dapat diukur, dapat diidentifikasi satuan atau parameternya
c.Achievable: Dapat dicapai, relevan dengan tugas fungsinya (domainnya) dan dalam kendalinya (contollable)
d.Relevance: Terkait langsung dengan (merepresentasikan) apa yang akan diukur
e.Timebound: Mengacu atau menggambarkan kurun waktu tertentu Cukup: Indikator harus cukup jumlahnya untuk mewakili terwujudnya tujuan yang dimaksud NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
15.1 4 Indikator kinerja sasaran (outcome dan output) telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik
a.apabila lebih dari 95% indikator tujuan dalam Renstra telah memenuhi kriteria SMART dan Cukup;
b.apabila 60%< Indikator SMART< 95%;
c.apabila 40%< Indikator SMART<60%;
d.apabila 20%< Indikator SMART<40%
e.apabila indikator yang SMART < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Kriteria indikator kinerja yang baik: SMART
a.Spesific: Tidak berdwimakna
b.Measureable: Dapat diukur, dapat diidentifikasi satuan atau parameternya
c.Achievable: Dapat dicapai, relevan dengan tugas fungsinya (domainnya) dan dalam kendalinya (contollable)
d.Relevance: Terkait langsung dengan (merepresentasikan) apa yang akan diukur
e.Timebound: Mengacu atau menggambarkan kurun waktu tertentu Cukup: Indikator harus cukup jumlahnya untuk mewakili terwujudnya tujuan yang dimaksud
16.1 5 Target kinerja ditetapkan dengan baik
a.apabila lebih dari 95% target yg ditetapkan berkriteria baik;
b.apabila 80%< Target yang baik < 95%;
c.apabila 40%< Target yang baik < 80%;
d.apabila 20%< Target yang baik < 40%
e.apabila Target yang baik < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Target yang baik:
a.selaras dengan RPJMN/Renstra;
b.berdasarkan (relevan dgn) indikator yg SMART;
c.berdasarkan basis data yang memadai
d.berdasarkan argumen yang logis NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
17.1 6 Dokumen Renstra telah selaras dengan Dokumen RPJMN/Dokumen Renstra atasannya
a.apabila > 95% sasaran yang ditetapkan telah selaras;
b.apabila 80% < Sasaran yang selaras < 95%;
c.apabila 40% < Sasaran yang selaras < 80%;
d.apabila 20%< Sasaran yang selaras < 40%
e.apabila Sasaran yang selaras < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Selaras:
a.Tujuan dan Sasaran-sasaran yang ada di Renstra merupakan Tujuan dan sasaran- sasaran yang akan diwujudkan dalam RPJMN/Renstra atasannya;
b.Target-target kinerja Renstra merupakan breakdown dari target-target kinerja dalam RPJMN/Rentra atasannya;
c.Sasaran, indikator dan target yang ditetapkan dalam Renstra menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di RPJMN/Renstra atasannya
18.1 7 Dokumen Renstra telah menetapkan hal-hal yang seharusnya ditetapkan (dalam kontrak kinerja/tugas fungsi)
a.apabila Renstra telah menetapkan hal-hal yang seharusnya lebih dari 95%;
b.apabila 80% < hal-hal yang seharusnya < 95%;
c.apabila 40% < hal-hal yang seharusnya < 80%;
d.apabila 20% < hal-hal yang seharusnya < 40%
e.apabila hal-hal yang seharusnya < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Yang dimaksud dengan hal-hal yg seharusnya adalah tujuan, sasaran, indikator dan target- target kinerja dalam Renstra telah mengacu pada:
a.RPJMN
b.kontrak kinerja
c.tugas dan fungsi
d.core business
e.isu strategis yang berkembang
f.hubungan kausalitas
g.praktik-praktik terbaik NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5 C. IMPLEMENTASI RENSTRA (3.75%) Jawaban tentang Implemetasi Renstra harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas Renstra
19.1 8 Dokumen Renstra digunakan sebagai acuan dalam penyusunan dokumen perencanaan tahunan
a.apabila lebih dari 95% sasaran dalam rencana kinerja tahunan telah selaras dengan Renstra;
b.apabila 80% < keselarasan sasaran RKT dengan Renstra < 95%;
c.apabila 40% < keselarasan sasaran RKT dengan Renstra < 80%;
d.apabila 20% < keselarasan sasaran RKT dengan Renstra < 40%
e.apabila keselarasan sasaran RKT dengan Renstra < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Dijadikan acuan atau selaras:
a.Target-target kinerja jangka menengah dalam renstra telah di-breakdown dalam (selaras dengan) target-target kinerja tahunan dalam Rencana Kinerja Tahunan (RKT)
b.Sasaran-sasaran yang ada di renstra dijadikan sasaran-sasaran yang akan diwujudkan dalam Rencana Kinerja Tahunan
c.Sasaran, indikator dan target yang ditetapkan dalam RKT menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di Renstra NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
20.1 9 Dokumen Renstra digunakan sebagai acuan dalam penyusunan Dokumen Renstra unit kerja
a.apabila lebih dari 95% tujuan/sasaran dalam Renstra K/L telah selaras dengan tujuan/sasaran Renstra unit kerja;
b.apabila 80% < keselarasan tujuan/sasaran Renstra K/L dengan Renstra unit kerja < 95%;
c.apabila 40% < keselarasan tujuan/sasaran Renstra K/L dengan Renstra unit kerja < 80%;
d.apabila 20% < keselarasan tujuan/sasaran Renstra K/L dengan Renstra unit kerja < 40%
e.apabila keselarasan tujuan/sasaran Renstra K/L dengan Renstra unit kerja < 20% Tidak berlaku untuk UNIT KERJA Selaras atau (dapat) dijadikan acuan:
a.Target-target kinerja jangka menengah dalam renstra telah di-breakdown dalam (selaras dengan) target-target kinerja tahunan dalam Renstra unit kerja
b.Sasaran-sasaran yang ada di renstra dijadikan sasaran-sasaran yang akan diwujudkan dalam Renstra unit kerja
c.Sasaran, indikator dan target yang ditetapkan dalam Renstra unit kerja menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di Renstra K/L NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
21.2 0 Dokumen Renstra digunakan sebagai acuan penyusunan dokumen Rencana Kerja dan Anggaran
a.apabila lebih dari 95% indikator hasil dalam RKA telah selaras dengan Renstra;
b.apabila 80% < keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan Renstra < 95%;
c.apabila 40% < keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan Renstra < 80%
d.apabila 20% < keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan Renstra < 40%
e.apabila keselarasan indikator hasil dalam RKA dengan Renstra < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Selaras atau (dapat) dijadikan acuan:
a.Target-target kinerja jangka menengah dalam renstra telah di-breakdown dalam (selaras dengan) target-target kinerja tahunan dalam RKA
b.Sasaran-sasaran yang ada di renstra dijadikan outcome atau hasil-hasil program yang akan diwujudkan dalam RKA
c.Sasaran, indikator dan target yang ditetapkan dalam Renstra unit kerja menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya outcome atau hasil- hasil program yang ada di RKA NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
22.2 1 Target jangka menengah dalam Renstra telah dimonitor pencapaiannya sampai dengan tahun berjalan
a.apabila target JM telah dimonitor dan memenuhi seluruh kriteria yang disebutkan dibawah;
b.apabila target JM telah dimonitor berdasarkan kriteria yang disebutkan dibawah, namun belum seluruh rekomendasi ditindaklanjuti;
c.apabila target JM telah dimonitor dengan kriteria tersebut namun tidak ada reaksi terhadap rekomendasi yang diberikan;
d.apabila monitoring target JM dilakukan secara insidentil, tidak terjadual, tanpa SOP atau mekanisme yang jelas;
e.Target JM tidak dimonitor jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Monitoring target (kinerja) jangka menengah mengacu pada kriteria sbb:
a.Terdapat breakdown target kinerja jangka menegah kedalam target2-target tahunan dan periodik yang selaras dan terukur;
b.Terdapat pihak atau bagian yang bertanggungjawab untuk melaporkan dan yang memonitor kinerja secara periodik
c.Terdapat jadual, mekanisme atau SOP yang jelas tentang mekanisme monitoring Renstra secara periodik;
d.Terdapat dokumentasi hasil monitoring
e.Terdapat tindak lanjut atas hasil monitoring NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
23.2 2 Dokumen Renstra telah direview secara berkala
a.apabila Renstra telah direvisi dan hasilnya menunjukkan kondisi yang lebih baik (terdapat inovasi);
b.apabila Renstra telah direview secara berkala dan hasilnya masih relevan dengan kondisi saat ini;
c.apabila Renstra telah direviu, ada upaya perbaikan namun belum ada perbaikan yang signifikan;
d.apabila Renstra telah direview;
e.Tidak ada review. jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri II. PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (22.5%) A. PEMENUHAN PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (4.5%)
1.Dokumen perencanaan kinerja tahunan telah ada Ya, apabila secara formal ada dokumen yang berisi rencana kinerja (bukan kerja) tahunan ---
2.Dokumen perencanaan kinerja tahunan Unit Kerja telah ada --- Ya, apabila secara formal ada dokumen yang berisi rencana kinerja (bukan kerja) tahunan NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
3.2Dokumen perencanaan kinerja telah memuat sasaran, program, indikator kinerja sasaran, dan target kinerja tahunan Ya, apabila rencana kinerja tahunan telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut, yaitu Sasaran, Indikator dan Target Tidak, apabila rencana kinerja tahunan tidak memuat Sasaran, Indikator dan Target jawaban ya atau tidak mengacu pada penjelasan di sisi kiri
4.3Dokumen PK telah ada Ya, apabila terdapat dokumen PK yang secara formal telah ditandatangani oleh Pimpinan Organisasi (Sesuai Permenpan Nomor 29/2010) ---
5.Dokumen PK unit kerja telah ada --- Ya, apabila unit kerja telah menyusun dan PK telah ditandatangani oleh pihak2 yang terkait (Sesuai Permenpan Nomor 29/2010)
6.4Dokumen PK disusun segera setelah anggaran disetujui cukup jelas NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
7.5Dokumen PK telah memuat sasaran, program, indikator kinerja, dan target jangka pendek Ya, apabila Penetapan Kinerja telah memuat keseluruhan subtansi komponen tersebut, yaitu sasaran, indikator dan target Tidak, apabila Penetapan Kinerja tidak memuat sasaran, indikator dan target jawaban ya atau tidak mengacu pada penjelasan di sisi kiri
8.6PK telah menyajikan IKU a. apabila lebih dari 95% sasaran yang ada di PK relevan (terkait) dengan IKU yang telah diformalkan;
b.apabila 80%< Relevansi Sasaran dengan IKU < 95%;
c.apabila 50%< Relevansi Sasaran dengan IKU < 80%;
d.apabila 10%< Relevansi Sasaran dengan IKU < 50%;
e.apabila Relevansi Sasaran dengan IKU < 10% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri
a.Penetapan Kinerja dikatakan memanfaatkan IKU jika sasaran di PK dapat direpresentasikan dengan Indikator Utama yang sudah diformalkan.
b.Kriteria ini berlaku dengan asumsi IKU yang diformalkan telah memenuhi kriteria IKU yang baik seperti Spesifik, Dapat Diukur, Relevan dengan Kinerja Utama Organisasi dan cukup NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5 B. KUALITAS PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (11.25%)
9.7Sasaran telah berorientasi hasil a. apabila lebih dari 95% sasaran yang ada di dokumen perencanaan kinerja tahunan (termasukdi PK) telah berorientasi hasil;
b.apabila 80% < sasaran telah berorientasi hasil < 95%;
c.apabila 40% < sasaran telah berorientasi hasil < 80%;
d.apabila 20% < sasaran telah berorientasi hasil < 40%;
e.apabila sasaran telah berorientasi hasil < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Berorientasi hasil:
a.berkualitas outcome atau output penting
b.bukan proses/kegiatan
c.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan
d.terkait dengan isu strategis organisasi NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
10.8Kegiatan merupakan cara untuk mencapai sasaran
a.apabila lebih dari 95% kegiatan yang dirancang telah selaras dengan sasaran atau kinerja yang diinginkan;
b.apabila 80% < kegiatan telah selaras dan cukup < 95%;
c.apabila 40% < kegiatan telah selaras dan cukup < 80%;
d.apabila 20% < kegiatan telah selaras dan cukup < 40%;
e.apabila kegiatan telah selaras dan cukup < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Kegiatan merupakan cara mencapai sasaran (selaras dan cukup):
a.Menjadi penyebab terwujudnya tujuan dan sasaran;
b.Relevan;
c.memiliki hubungan kausalitas (menjadi penyebab) terwujudnya sasaran
d.memenuhi syarat kecukupan untuk terwujudnya sasaran NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
11.9Indikator kinerja sasaran telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik
a.apabila lebih dari 95% indikator yang ada di dokumen perencanaan kinerja tahunan (termasuk PK) memenuhi kriteria SMART dan Cukup;
b.apabila 80% < indikator memenuhi kriteria SMART < 95%;
c.apabila 40% < indikator memenuhi kriteria SMART < 80%;
d.apabila 20% < iindikator memenuhi kriteria SMART < 40%;
e.apabila indikator memenuhi kriteria SMART < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
12.1 0 Target kinerja ditetapkan dengan baik
a.apabila lebih dari 95% target yang ditetapkan berkriteria baik;
b.apabila 80%< Target yang baik < 95%;
c.apabila 40%< Target yang baik < 80%;
d.apabila 20%< Target yang baik < 40%;
e.apabila Target yang baik < 20% . jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Target yg baik:
a.Selaras dengan Renstra;
b.Relevan dengan indikatornya yang SMART;
c.Berdasarkan basis data yang memadai;
d.Berdasarkan argumen yang logis.
13.1 1 Dokumen PK telah selaras dengan dokumen PK atasannya dan dokumen Renstra
a.apabila lebih dari 80% sasaran dalam PK telah selaras dengan tujuan/sasaran Renstra/RKP;
b.apabila 60% < keselarasan sasaran PK dengan Renstra/RKP < 80%;
c.apabila 40% < keselarasan sasaran PK dengan Renstra/RKP < 60%; jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Selaras:
a.Sasaran-sasaran yang ada di PK merupakan sasaran-sasaran yang akan diwujudkan dalam Renstra;
b.Target-target kinerja PK merupakan breakdown dari target2 kinerja dalam Renstra/RKP;
c.Sasaran, indikator dan target yang ditetapkan dalam PK menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di Renstra/RKP. NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
d.apabila 20% < keselarasan sasaran PK dengan Renstra/RKP < 40%;
e.apabila keselarasan sasaran PK dengan Renstra/RKP < 20%.
14.1 2 Dokumen PK telah menetapkan hal-hal yang seharusnya ditetapkan (dalam kontrak kinerja/tugas fungsi)
a.apabila lebih dari 95% sasaran dalam PK telah menggambarkan hal- hal yang seharusnya ditetapkan;
b.apabila 80% < hal2 seharusnya dalam PK < 95%;
c.apabila 40% < hal2 seharusnya dalam PK < 80%;
d.apabila 20% < hal2 seharusnya dalam PK < 40%;
e.apabila hal2 seharusnya dalam PK < 20% . jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Menetapkan hal-hal yang seharusnya:
a.Sasaran-sasaran yang ada di PK merupakan sasaran-sasaran yang akan diwujudkan dalam Renstra;
b.Sasaran-sasaran yang ada di PK sesuai/selaras dengan kontrak lain yang pernah dibuat sebelumnya (jika ada);
c.Sasaran-sasaran yang ada di PK menjawab isu-isu strategis dan permasalahan yang teridentifikasi saat proses perencanaan;
d.Target-target kinerja PK merupakan breakdown dari target-target kinerja dalam Renstra/RKP;
e.Sasaran, indikator dan target yang ditetapkan dalam PK menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ada di Renstra/RKP NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5 C. IMPLEMENTASI PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (6.75%) Jawaban tentang Implemetasi perencanaan kinerja tahunan harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas perencanaan kinerja tahunan 13 Target kinerja yang diperjanjikan telah digunakan untuk mengukur keberhasilan
a.apabila terdapat bukti yang cukup bahwa PK yang ditandatangani dijadikan dasar untuk mengukur dan menyimpulkan keberhasilan maupun kegagalan serta dijadikan dasar pemberian reward and punishment;
b.apabila terdapat bukti yang cukup bahwa PK yang ditandatangani dijadikan dasar untuk mengukur dan menyimpulkan keberhasilan maupun kegagalan; jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Pemanfaatan target kinerja untuk mengukur keberhasilan:
a.(Capaian) target kinerja dijadikan dasar untuk memberikan penghargaan (reward);
b.(Capaian) target kinerja dijadikan dasar untuk memilih dan memilah yang berkinerja dengan yang kurang (tidak) berkinerja;
c.(Capaian) target kinerja digunakan sebagai cara untuk menyimpulkan atau memberikan predikat (baik, cukup, kurang, tercapai, tidak tercapai, berhasil, gagal, dll) suatu kondisi atau keadaan. NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
c.apabila terdapat bukti yang cukup bahwa PK yang ditandatangani telah diukur dan hasil pengukuran telah diketahui oleh atasan (pemberi amanah);
d.apabila PK yang ditandatangani telah dilakukan monitoring;
e.apabila terhadap PK yang ditandatangani tidak dilakukan pengukuran atau monitoring 14 Rencana Aksi atas Kinerja sudah ada Rencana Aksi (RA) yang dimaksud merupakan penjabaran lebih lanjut dari target-target kinerja yang ada di Penetapan Kinerja (PK) NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5 15 Rencana Aksi atas Kinerja telah mencantumkan target secara periodik atas kinerja
a.apabila lebih dari 95% target kinerja dalam rencana/penetapan kinerja tahunan telah (dapat) dijabarkan lebih lanjut menjadi target periodik dalam Rencana Aksi (RA);
b.apabila 80% < keselarasan target PK dengan target periodik dalam RA < 95%;
c.apabila 40% < keselarasan target PK dengan target periodik dalam RA < 80%;
d.apabila 20% < keselarasan target PK dengan target periodik dalam RA < 40%
e.apabila keselarasan target PK dengan target periodik dalam RA< 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Rencana atau Penetapan Kinerja Tahunan harus dapat dimanfaatkan dalam (selaras dengan) Rencana Aksi yang lebih detail. Keselarasan tersebut terwujud jika capaian target RKT/PK terkait dengan (disebabkan oleh) capaian target-target RA. Atau antara RKT/PK memiliki hubungan kausalitas dengan RA NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5 16 Rencana Aksi atas kinerja telah mencantumkan sub kegiatan/komponen rinci setiap periode yang akan dilakukan dalam rangka mencapai kinerja 17 Rencana Aksi atas Kinerja telah dimonitor pencapaiannya secara berkala
a.apabila monitoring kinerja telah memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan;
b.apabila monitoring dilakukan sesuai kriteria, kecuali penerapan reward and punishment;
c.apabila monitoring dilakukan terbatas pada penyerahan atau pengumpulan hasil pengukuran capaian kinerja;
d.apabila pengukuran capaian kinerja periodik tidak lebih dari 80%;
e.apabila monitoring atau pengukuran capaian target periodik< 50%. jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Monitoring pencapaian target periodik dengan kriteria sbb:
a.Capaian target dalam rencana aksi secara periodik (minimal setiap 3 bulan) dipantau kemajuannya;
b.Setiap ada deviasi segera dilakukan analisis dan dicarikan alternatif solusinya;
c.Terdapat mekanisme yang memungkinkan pimpinan untuk mengetahui progress kinerja yang terbaru (up dated performance);
d.Terdapat mekanisme dan implementasi reward and punishment terhadap keberhasilan atau kegagalan pencapain target kinerja. NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5 18 Rencana Aksi telah dimanfaatkan dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan
a.apabila pemanfaatan RA telah memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan;
b.apabila pemanfaatan RA memenuhi kriteria yang ditetapkan kecuali hal terkait dengan otorisasi dan eksekusi pelaksanaan atau penundaan kegiatan;
c.apabila pemamfaatan RA terbatas pada pelaporan atau dokumentasi semata tanpa ada tindakan nyata selanjutnya;
d.apabila capaian RA tidak berpengaruh terhadap penilaian atau penyimpulan capaian kinerja; jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Pemanfaatan rencana aksi dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan meliputi kriteria sbb:
a.Target-target dalam rencana aksi dijadikan dasar (acuan) untuk (memulai) pelaksanaan setiap kegiatan;
b.Target-target kinerja dalam rencana aksi dijadikan acuan untuk mengevaluasi capaian output kegiatan;
c.Target-target kinerja dalam rencana aksi dijadikan alasan untuk memberikan otorisasi dan eksekusi diteruskan atau ditundanya suatu kegiatan;
d.Terdapat hubungan yang logis antara setiap output kegiatan dengan sasaran (outcome) yang akan dicapai. NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
e.apabila target2 dalam RA yang disusun memiliki keselarasan < 50% dari target2 kinerja dalam PK. PENGUKURAN KINERJA (20%) A. PEMENUHAN PENGUKURAN (4%)
1.1 . Telah terdapat indikator kinerja utama (IKU) sebagai ukuran kinerja secara formal Ya, apabila Kementerian/LPND telah memiliki Indikator Kinerja Utama (IKU) level Kementerian/LPND yang telah ditetapkan secara formal dalam suatu keputusan pimpinan sebagaimana diatur dalam PermenPAN Nomor 9 Tahun 2007 ---
2.IKU unit kerja telah ada --- Ya, apabila Unit Kerja telah memiliki Indikator Kinerja Utama (IKU) level Unit Kerja yang telah ditetapkan secara formal dalam suatu keputusan pimpinan sebagaimana diatur dalam PermenPAN Nomor 9 Tahun 2007 NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
3.2Terdapat mekanisme pengumpulan data kinerja
a.apabila mekanisme pengumpulan data kinerja memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan;
b.apabila mekanisme pengumpulan data kinerja memenuhi kriteria yang ditetapkan kecuali penanggung jawab yang jelas;
c.apabila > 80% capaian (realisasi) kinerja dapat diyakini validitas datanya;
d.apabila realisasi data kinerja kurang dapat diyakini validitasnya (validitas sumber data diragukan);
e.apabila realisasi data kinerja tidak dapat diverifikasi. jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Mekanisme pengumpulan data yang memadai dengan kriteria sebagai berikut:
a.terdapat pedoman atau SOP tentang pengumpulan data kinerja yang up to date;
b.ada kemudahan untuk menelusuri sumber datanya yang valid;
c.ada kemudahan untuk mengakses data bagi pihak yang berkepentingan;
d.terdapat penanggungjawab yang jelas;
e.jelas waktu deliverynya;
f.terdapat SOP yang jelas jika terjadi kesalahan data NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5 B. KUALITAS PENGUKURAN (10%)
4.IKU telah dapat diukur secara obyektif
a.apabila lebih dari 95% IKU dapat diukur (measurable);
b.apabila 80% < IKU dapat diukur (measurable) < 95%
c.apabila 40% < IKU dapat diukur (measurable) < 80%
d.apabila 20% < IKU dapat diukur (measurable) < 40%
e.apabila IKU dapat diukur (measurable) < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Dapat diukur artinya:
a.jelas satuan ukurannya;
b.formulasi perhitungan dapat diidentifikasi
c.cara perhitungannya disepakati banyak pihak
5.IKU telah menggambarkan hasil a. apabila lebih dari 95% IKU yang ditetapkan telah menggambarkan hasil;
b.apabila 80% < IKU yang ditetapkan telah menggambarkan hasil < 95%;
c.apabila 40% < IKU yang ditetapkan telah menggambarkan hasil < 80%; jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Menggambarkan hasil:
a.berkualitas outcome atau output penting
b.bukan proses/kegiatan
c.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
d.apabila 20% < IKU yang ditetapkan telah menggambarkan hasil <40%;
e.apabila IKU yg ditetapkan telah menggambarkan hasil < 20%
6.IKU telah relevan dengan kondisi yang akan diukur
a.apabila lebih dari 95% IKU yang ditetapkan terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan;
b.apabila 80% < IKU yang relevan < 95%;
c.apabila 40% < IKU yang relevan < 80%;
d.apabila 20% < IKU yang relevan < 40%;
e.apabila IKU yang relevan < 20%. jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Relevan:
a.terkait langsung dengan kinerja (sasaran) utama atau kondisi yang akan diukur
b.mewakili (representatif) kinerja (sasaran) utama atau kondisi yang akan diwujudkan
c.IKU mengindikasikan (mencerminkan) terwujudnya Kinerja Utama atau sasaran strategis yang ditetapkan NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
7.IKU telah cukup untuk mengukur kinerja
a.apabila lebih dari 95% IKU yang ditetapkan telah cukup untuk mengukur atau menggambarkan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan;
b.apabila 80% < IKU yang cukup < 95%;
c.apabila 40% < IKU yang cukup < 80%;
d.apabila 20% < IKU yang cukup < 40%;
e.apabila IKU yang cukup < 20%. jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Cukup artinya:
a.Representatif (alat ukur yang mewakili) untuk mengukur kinerja yang seharusnya (lihat penjelasan A.I.b.17)
b.Jumlahnya memadai untuk menyimpulkan tercapainya tujuan atau sasaran atau kinerja utama
8.IKU telah diukur realisasinya a. apabila lebih dari 95% IKU yang ditetapkan telah diukur realisasinya dan dilaporkan dalam LAKIP;
b.apabila 80% < IKU telah diukur < 95%;
c.apabila 40% < IKU telah diukur < 80%; jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
d.apabila 20% < IKU telah diukur < 40%;
e.apabila IKU yang telah diukur < 20%
9.IKU unit kerja telah selaras dengan IKU IP Tidak berlaku untuk Kementerian/LPND
a.apabila lebih dari 95% IKU unit kerja telah selaras dengan IKU KEM/LPND;
b.apabila 80% < keselarasan IKU < 95%;
c.apabila 40% < keselarasan IKU < 80%;
d.apabila 20% < keselarasan IKU < 40%;
e.apabila keselarasan IKU < 20%. Keselarasan IKU:
a.IKU Unit Kerja merupakan breakdown dari IKU Kemenetrian/LPND;
b.indikator Kinerja Utama Unit Kerja menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ditetapkan Kem/LPND. NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
10.Indikator kinerja sasaran dapat diukur secara obyektif
a.apabila lebih dari 95% Indikator sasaran dapat diukur (measurable);
b.apabila 80% < Indikator yang dapat diukur < 95%;
c.apabila 40% < Indikator yang dapat diukur < 80%;
d.apabila 20% < Indikator yang dapat diukur< 40%
e.apabila Indikator yang dapat diukur < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Dapat diukur artinya:
a.jelas satuan ukurannya;
b.formulasi perhitungan dapat diidentifikasi
c.cara perhitungannya disepakati banyak pihak.
11.Indikator kinerja sasaran menggambarkan hasil
a.apabila lebih dari 95% Indikator sasaran telah menggambarkan hasil (outcome), bukan proses/kegiatan;
b.apabila 80% < Indikator yang menggambarkan hasil < 95%;
c.apabila 40% < Indikator yang menggambarkan hasil< 80%; jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Menggambarkan hasil:
a.berkualitas outcome atau output penting
b.bukan proses/kegiatan;
c.menggambarkan kondisi atau output penting yang ingin diwujudkan. NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
d.apabila 20% < Indikator yang menggambarkan hasil < 40%;
e.apabila Indikator yang menggambarkan hasil < 20%.
12.Indikator kinerja sasaran relevan dengan sasaran yang akan diukur
a.apabila lebih dari 80% Indikator sasaran terkait langsung (relevan) dengan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan;
b.apabila 60% < indikator yang relevan < 80%;
c.apabila 40% < indikator yang relevan < 60%;
d.apabila 20% < indikator yang relevan < 40%;
e.apabila indikator yang relevan < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Relevan:
a.terkait langsung dengan sasaran atau kondisi yang akan diukur
b.Mewakili (representatif) sasaran/kondisi yang akan diwujudkan
c.Indikator mengindikasikan (mencerminkan) terwujudnya kinerja atau sasaran strategis yang ditetapkan NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
13.Indikator kinerja sasaran cukup untuk mengukur sasarannya
a.apabila lebih dari 95% indikator yang ditetapkan telah cukup untuk mengukur atau menggambarkan sasaran atau kondisi yang akan diwujudkan;
b.apabila 80% < indikator yang cukup < 95%;
c.apabila 40% < indikator yang cukup < 80%;
d.apabila 20% < indikator yang cukup < 40%;
e.apabila indikator yang cukup < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Cukup artinya:
a.Representatif (alat ukur yang mewakili) untuk mengukur kinerja yang seharusnya (lihat penjelasan A.I.b.17)
b.Jumlahnya memadai umtuk menyimpulkan tercapainya sasaran NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
14.Indikator kinerja sasaran telah diukur realisasinya
a.apabila lebih dari 95% Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya dan dilaporkan dalam LAKIP;
b.apabila 80% < Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < 95%;
c.apabila 40% < Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < 80%;
d.apabila 20% < Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < 40%;
e.apabila Indikator yang ditetapkan telah diukur realisasinya < 20% NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
15.Indikator kinera unit kerja telah selaras dengan indikator kinerja IP Tidak berlaku untuk Kementerian/LPND
a.apabila lebih dari 95% indikator unit kerja telah selaras dengan indikator KEM/LPND;
b.apabila 80% < keselarasan indikator < 95%;
c.apabila 40% < keselarasan indikator < 80%;
d.apabila 20% < keselarasan indikator < 40%;
e.apabila keselarasan indikator < 20% Keselarasan indikator:
a.indikator Unit Kerja merupakan breakdown dari indikator Kementerian/LPND;
b.indikator Unit Kerja menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya tujuan dan sasaran yang ditetapkan Kementerian/LPND NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
16.Pengumpulan data kinerja dapat diandalkan
a.apabila lebih dari 95% data (capaian) kinerja yang dihasilkan dapat diandalkan;
b.b, apabila 80% < data (capaian) kinerja yang dapat diandalkan < 95%;
c.apabila 40% < data (capaian) kinerja yang dapat diandalkan < 80%;
d.apabila 20% < data (capaian) kinerja yang dapat diandalkan < 40%
e.apabila data (capaian) kinerja yang dapat diandalkan < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Pengumpulan data kinerja dapat diandalkan:
a.informasi capaian kinerja berdasarkan fakta sebenarnya atau bukti yang memadai dan dapat dipertanggungjawabkan;
b.data yang dikumpulkan didasarkan suatu mekanisme yang memadai atau terstruktur (tidak bersifat dadakan);
c.data kinerja yang diperoleh tepat waktu;
d.data yang dikumpulkan memiliki tingkat kesalahan yang minimal; NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
17.Pengumpulan data kinerja atas Rencana Aksi dilakukan secara berkala (bulanan/triwulanan/semester)
a.apabila lebih dari 95% data (capaian) kinerja pada Rencana Aksi teridentifikasi secara berkala;
b.apabila 80% < data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 95%;
c.apabila 40% < data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 80%;
d.apabila 20% < data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 40%;
e.apabila data (capaian) kinerja yang teridentifikasi secara berkala < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri C. IMPLEMENTASI PENGUKURAN (6%) Jawaban tentang Implemetasi Pengukuran harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan dan Kualitas Pengukuran NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
18.IKU telah dimanfaatkan dalam dokumen-dokumen perencanaan dan penganggaran
a.apabila lebih dari 95% IKU yang ditetapkan telah dimanfaatkan dalam perencanaan dan penganggaran;
b.apabila 80% < IKU yang telah dimanfaatkan < 95%;
c.apabila 40% < IKU yang telah dimanfaatkan < 80%;
d.apabila 20% < IKU yang telah dimanfaatkan < 40%
e.apabila IKU yang telah dimanfaatkan < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Dimanfaatkan dalam dokumen perencanaan dan penganggaran:
a.dijadikan alat ukur pencapaian tujuan/sasaran utama dalam dokumen Renstra, Rencana Kinerja Tahunan dan PK
b.dijadikan alat ukur tercapainya outcome atau hasil-hasil program yang ditetapkan dalam dokumen anggaran (RKA)
19.IKU telah dimanfaatkan untuk penilaian kinerja
a.apabila terdapat bukti yang cukup IKU telah dimanfaatkan sepenuhnya sebagaimana kriteria yang ditetapkan;
b.apabila IKU yang ada dimanfaatkan sesuai kriteria namun tidak termasuk pengenaan sanksi atau punishment; jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Dimanfaatkan untuk penilaian kinerja memenuhi kriteria sebagai berikut:
a.capaian IKU dijadikan dasar penilaian kinerja
b.capaian IKU dijadikan dasar reward atau punishment
c.capaian IKU dijadikan dasar promosi atau kenaikan/penurunan peringkat NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
c.apabila hanya terdapat pengukuran IKU;
d.apabila IKU yang SMART > 50% dan dapat dimanfaatkan untuk mengukur/menilai kinerja;
e.apabila IKU yang SMART < 50%
20.IKU telah direview secara berkala a. apabila IKU telah direvisi dan hasilnya menunjukkan kondisi yang lebih baik (inovatif);
b.apabila IKU telah direviu secara berkala dan hasilnya masih relevan dengan kondisi saat ini;
c.apabila IKU telah direviu, ada upaya perbaikan namun belum ada perbaikan yang signifikan; jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
d.apabila IKU telah direview;
e.Tidak ada review
21.Pengukuran kinerja atas Rencana Aksi digunakan untuk pengendalian dan pemantauan kinerja secara berkala Pemilihan a, b, c, d, atau e didasarkan pada professional judgement evaluator, dengan tetap memperhatikan kriteria yang ditetapkan. Sebagai ilustrasi:
a.apabila pemanfaatan bersifat ekstensif dan menyeluruh;
b.apabila pemanfaatan bersifat ekstensif namun belum menyeluruh (sebagian);
c.apabila pemanfaatan hanya bersifat sebagian;
d.apabila kurang dimanfaatkan;
e.apabila tidak ada pemanfaatan jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Prasyarat: terdapat pengukuran atau pemantauan kinerja secara berkala (minimal semesteran). digunakan untuk pengendalian dan pemantauan, artinya (kriteria):
a.hasil pengukuran menjadi dasar untuk menyimpulkan kemajuan (progress) kinerja
b.hasil pengukuran menjadi dasar untuk mengambil tindakan (action) dalam rangka mencapai target kinerja yang ditetapkan
c.hasil pengukuran menjadi dasar untuk menyesuaikan strategi untuk mencapai tujuan dan sasaran NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
22.Pengukuran kinerja sudah dilakukan secara berjenjang
a.apabila pengukuran kinerja sudah dilakukan dengan memenuhi kriteria sebagaimana disebutkan dibawah;
b.apabila pengukuran kinerja sudah dilakukan dengan memenuhi kriteria sebagaimana disebutkan, namun pengukuran tidak sampai ke individu staf;
c.apabila pengukuran kinerja sudah dilakukan dengan memenuhi kriteria sebagaimana disebutkan dan diterapkan hanya kepada tingkat manajerial; jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Pengukuran berjenjang memenuhi kriteria sebagai berikut:
a.Indikator-indikator yang ada sudah SMART dan cukup
b.terdapat alur penjenjangan kinerja yang jelas mulai dari pimpinan sampai dengan staf operasional;
c.Setiap jenjang atau tingkatan memiliki indikator kinerja SMART yang formal
d.setiap jenjang atau tingkatan memiliki target-target terukur
e.terdapat hubungan kausalitas antara setiap jenjang atau tingkatan
f.Terdapat pengukuran kinerja pada setiap jenjangnya
g.Hasil pengukuran dapat diverifikasi atau ditelusuri sampai ke sumbernya
h.Hasil pengukuran berjenjang tersebut sudah divalidasi NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
d.apabila pengukuran kinerja dilakukan hanya sampai ke eselon II yang menyusun PK dengan syarat tetap ada keterkaitan kinerja mulai dari Kementerian/LPND sampai kepada eselon II;
e.apabila tidak ada pengukuran kinerja yang berjenjang atau pengukuran kinerja setiap jenjang tidak menggambarkan relevansi atau tidak ada hubungan kausalitas antara tiap jenjangnya NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
23.Sudah terdapat indikator kinerja individu yang mengacu pada IKU unit kerja organisasi
a.apabila lebih dari 95% individu telah memiliki indikator (alat ukur) yang menggambarkan kinerjanya dan selaras dengan IKU atasannya;
b.apabila 80% < individu yang telah memiliki indikator (alat ukur) kinerja < 95%;
c.apabila 40% < individu yang telah memiliki indikator (alat ukur) kinerja < 80%;
d.apabila 20% < individu yang telah memiliki indikator (alat ukur) kinerja < 40%
e.apabila individu yang telah memiliki indikator (alat ukur) kinerja < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Keselarasan IKU:
a.IKU individu merupakan breakdown dari IKU atasannya;
b.Indikator Kinerja Utama individu menjadi penyebab (memiliki hubungan kausalitas) terwujudnya kinerja utama atasannya NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
24.Pengukuran kinerja individu sudah dilaksanakan
a.apabila lebih dari 80% individu telah diukur kinerjanya berdasarkan ukuran kinerja individu yang telah diformalkan;
b.apabila 60% < individu yang telah diukur kinerjanya < 80%;
c.apabila 40% < individu yang telah diukur kinerjanya < 60%;
d.apabila 20% < individu yang telah diukur kinerjanya < 40%;
e.apabila individu yang telah diukur kinerjanya < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
25.Pengukuran kinerja sudah dikembangkan menggunakan teknologi informasi ya, apabila Kem/LPND telah melakukan pengukuran kinerja secara berjenjang mulai dari staf, manajerial sampai kepada pimpinan teringgi dan tingkat instansi dan pengukuran tersebut menggunakan bantuan teknologi sehingga capaian atau progres kinerja dapat diidentifikasi secara lebih tepat dan cepat jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri PELAPORAN KINERJA (15%) A. PEMENUHAN PELAPORAN (3%)
1.LAKIP telah disusun Cukup Jelas ---
2.LAKIP Eselon I telah disusun --- Cukup Jelas
3.2LAKIP telah disampaikan tepat waktu Cukup Jelas --- Waktu penyampaian LAKIP mengacu pada SE Menpan dan RB Nomor 29 Tahun 2010
4.LAKIP Eselon I telah disampaikan tepat waktu --- Cukup Jelas Waktu penyampaian LAKIP mengacu pada SE Menpan dan RB Nomor 29 Tahun 2010
5.3LAKIP telah disertai dengan softcopy Cukup Jelas ---
6.LAKIP eselon I telah disertai dengan softcopy --- Cukup Jelas NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
7.4LAKIP telah di upload kedalam website Cukup Jelas ---
8.LAKIP Eselon I telah di upload kedalam website --- Cukup Jelas
9.5LAKIP menyajikan informasi mengenai pencapaian IKU
a.apabila lebih dari 95% capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU);
b.apabila 60% < capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) < 80%;
c.apabila 40% < capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) < 60%;
d.apabila 20% < capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) < 40%;
e.apabila capaian yang disajikan bersifat Kinerja Utama (IKU) < 20%. jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri IKU yang disajikan harus mengacu kepada kriteria IKU yang baik yaitu SMART dan menggambarkan kinerja utama yang seharusnya, dengan mengacu pada kriteria sbb:
a.sesuai dengan tugas dan fungsi;
b.menggambarkan core business;
c.mempertimbangkan isu strategis yang berkembang;
d.menggambarkan hubungan kausalitas (antara outcome - output - process - input);
e.mengacu pada praktik-praktik terbaik. NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5 B. PENYAJIAN INFORMASI KINERJA (8%)
10.6LAKIP bukan merupakan kompilasi dari Unit Kerja dibawahnya
a.apabila informasi kinerja dalam LAKIP menggambarkan Kinerja Utama sesuai tingkatnya;
b.apabila LAKIP sudah menggambarkan kinerja utama sesuai tingkatnya, namun masih dijumpai informasi yang sifatnya supporting, yang jika tidak disajikanpun tidak berpengaruh;
c.apabila informasi yang disajikan merupakan gabungan dari kegiatan (output) unit-unit kerja dibawahnya yang dianggap penting; jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
d.apabila informasi yang disajikan merupakan gabungan dari sub kegiatan (sub output) unit-unit kerja dibawahnya;
e.apabila informasi yang disajikan semata-mata gabungan seluruh kegiatan dan sub kegiatan unit kerja dibawahnya, tanpa membedakan hal-hal yang bersifat strategis atau supporting. NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
11.7LAKIP menyajikan informasi pencapaian sasaran yang berorientasi outcome
a.apabila lebih dari 95% sasaran yang disampaikan dalam LAKIP berorientasi outcome;
b.apabila 80% < sasaran outcome dalam LAKIP < 95%;
c.apabila 40% < sasaran outcome dalam LAKIP < 80%;
d.apabila 20% < sasaran outcome dalam LAKIP < 40%;
e.apabila sasaran outcome dalam LAKIP < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Informasi LAKIP berorientasi outcome artinya:
a.Informasi yang disajikan dalam LAKIP menggambarkan hasil-hasil (termasuk output-output penting) yang telah dicapai sampai dengan saat ini;
b.LAKIP tidak berfokus pada informasi tentang kegiatan atau proses yang telah dilaksanakan pada tahun ybs;
c.LAKIP tidak berorientasi pada informasi tentang realisasi seluruh anggaran yang telah digunakan.
12.8LAKIP menyajikan informasi mengenai kinerja yang telah diperjanjikan
a.apabila lebih dari 95% capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan atau disepakati dalam Perjanjian Kinerja (PK); jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
b.apabila 80% < capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK < 95%;
c.apabila 40% < capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK < 80%;
d.apabila 20% < capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK < 40%;
e.apabila capaian yang disajikan bersifat kinerja yang dijanjikan dalam PK < 20% NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
13.9LAKIP menyajikan evaluasi dan analisis mengenai capaian kinerja
a.apabila LAKIP menyajikan lebih dari 95% sasaran yang dievaluasi dan dianalisis capaiannya bersifat kinerja (outcome), bukan proses;
b.apabila 80% < sasaran yang dievaluasi dan dianalisis capaiannya bersifat kinerja (outcome), bukan proses < 95%;
c.apabila 40% < sasaran yang dievaluasi dan dianalisis capaiannya bersifat kinerja (outcome), bukan proses < 80%;
d.apabila 20% < sasaran yang dievaluasi dan dianalisis capaiannya bersifat kinerja (outcome), bukan proses < 40%; jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Menyajikan evaluasi dan analisis mengenai capaian kinerja, artinya LAKIP menguraikan hasil evaluasi dan analisis tentang capaian- capaian kinerja outcome atau output penting, bukan hanya proses atau realisasi kegiatan- kegiatan yang ada di dokumen anggaran (DIPA) NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
e.apabila sasaran yang dievaluasi dan dianalisis capaiannya bersifat kinerja (outcome), bukan proses < 20%
14.1 0 LAKIP menyajikan pembandingan data kinerja yang memadai antara realisasi tahun ini dengan realisasi tahun sebelumnya dan pembandingan lain yang diperlukan
a.apabila LAKIP menyajikan seluruh pembandingan sebagaimana yang tercakup dalam kriteria dibawah;
b.LAKIP menyajikan seluruh pembandingan sebagaimana yang tercakup dalam kriteria dibawah, kecuali pembandingan dengan standar nasional;
c.apabila LAKIP hanya menyajikan pembandingan Realisasi vs Target dan Kinerja tahun berjalan vs kinerja tahun sebelumnya; jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Pembandingan yang memadai, mencakup:
a.Target vs Realisasi;
b.Realisasi tahun berjalan vs realisasi tahun sebelumnya;
c.Realisasi sampai dengan tahun berjalan vs target jangka menengah;
d.Realisasi atau capaian tahun berjalan dibanding standar nasional atau RPJMN
e.Realisasi atau capaian organisasi/instansi dibanding realisasi atau capaian organisasi/instansi sejenis yang setara atau sekelas. NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
d.apabila LAKIP hanya menyajikan pembandingan Realisasi vs Target;
e.apabila tidak ada pembandingan data kinerja (capaian sasaran).
15.1 1 LAKIP menyajikan informasi keuangan yang terkait dengan pencapaian kinerja
a.apabila LAKIP mampu menyajikan informasi keuangan yang terkait langsung dengan sasaran atau terdapat informasi keuangan yang dapat mengidentifikasikan jumlah biaya yang dibutuhkan untuk mewujudkan sasaran tertentu (cost per outcome); jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
b.apabila LAKIP menyajikan informasi keuangan yang mengaitkan realisasi keuangan
c.apabila LAKIP hanya menyajikan informasi keuangan per program;
d.apabila LAKIP hanya menyajikan realisasi keuangan atas setiap kegiatan, tanpa mengaitkan dengan tujuan atau sasaran tertentu;
e.apabila tidak ada informasi keuangan yang dapat dikaitkan dengan sasaran atau kinerja tertentu. NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
16.1 2 Informasi kinerja dalam LAKIP dapat diandalkan
a.apabila lebih dari 95% realisasi kinerja dapat diandalkan;
b.apabila 80% < keandalan data realisasi kinerja < 95%;
c.apabila 40% < keandalan data realisasi kinerja < 80%:
d.apabila 20% < keandalan data realisasi kinerja < 40%;
e.apabila keandalan data realisasi kinerja < 20% jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri Dapat diandalkan dengan kriteria:
a.datanya valid
b.dapat ditelusuri kesumber datanya
c.diperoleh dari sumber yang kompeten
d.dapat diverifikasi
e.konsisten C. PEMANFAATAN INFORMASI KINERJA (4%) Jawaban tentang pemanfaatan informasi kinerja harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan Pelaporan dan Penyajian Informasi Kinerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
17.1 3 Informasi yang disajikan telah digunakan dalam perbaikan perencanaan Pemilihan a, b, c, d, atau e didasarkan pada professional judgement evaluator, dengan tetap memperhatikan kriteria yang ditetapkan. Sebagai ilustrasi:
a.apabila pemanfaatan bersifat ekstensif dan menyeluruh;
b.apabila pemanfaatan bersifat ekstensif namun belum menyeluruh (sebagian);
c.apabila pemanfaatan hanya bersifat sebagian;
d.apabila kurang dimanfaatkan;
e.apabila tidak ada pemanfaatan. jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri telah digunakan dalam perbaikan perencanaan, artinya LAKIP yang disusun sampai dengan saat ini telah berdampak kepada perbaikan perencanaan, baik perencanaan jangka menengah, tahunan maupun dalam penetapan atau perjanjian kinerja yang disusun. NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
18.1 4 Informasi yang disajikan telah digunakan untuk menilai dan memperbaiki pelaksanaan program dan kegiatan organisasi Pemilihan a, b, c, d, atau e didasarkan pada professional judgement evaluator, dengan tetap memperhatikan kriteria yang ditetapkan. Sebagai ilustrasi:
a.apabila pemanfaatan bersifat ekstensif dan menyeluruh;
b.apabila pemanfaatan bersifat ekstensif namun belum menyeluruh (sebagian);
c.apabila pemanfaatan hanya bersifat sebagian;
d.apabila kurang dimanfaatkan;
e.apabila tidak ada pemanfaatan. jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri telah digunakan untuk menilai dan memperbaiki pelaksanaan program dan kegiatan, artinya: informasi yang disajikan dalam LAKIP telah mengakibatkan perbaikan dalam pengelolaan program dan kegiatan dan dapat menyimpulkan keberhasilan atau kegagalan program secara terukur NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
19.1 5 Informasi yang disajikan telah digunakan untuk peningkatan kinerja Pemilihan a, b, c, d, atau e didasarkan pada professional judgement evaluator, dengan tetap memperhatikan kriteria yang ditetapkan. Sebagai ilustrasi:
a.apabila pemanfaatan bersifat ekstensif dan menyeluruh;
b.apabila pemanfaatan bersifat ekstensif namun belum menyeluruh (sebagian);
c.apabila pemanfaatan hanya bersifat sebagian;
d.apabila kurang dimanfaatkan;
e.apabila tidak ada pemanfaatan. jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri telah digunakan untuk peningkatan kinerja, artinya informasi dalam LAKIP (termasuk LAKIP tahun sebelumnya) benar-benar telah digunakan untuk perbaikan capaian kinerja organisasi yang lebih baik periode berikutnya NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
20.1 6 Informasi yang disajikan telah digunakan untuk penilaian kinerja Pemilihan a, b, c, d, atau e didasarkan pada professional judgement evaluator, dengan tetap memperhatikan kriteria yang ditetapkan. Sebagai ilustrasi:
a.apabila pemanfaatan bersifat ekstensif dan menyeluruh;
b.apabila pemanfaatan bersifat ekstensif namun belum menyeluruh (sebagian);
c.apabila pemanfaatan hanya bersifat sebagian;
d.apabila kurang dimanfaatkan;
e.apabila tidak ada pemanfaatan. jawaban a,b,c,d,e mengacu pada penjelasan di sisi kiri telah digunakan untuk penilaian kinerja, artinya: informasi capaian kinerja yang disajikan dalam LAKIP dijadikan dasar untuk menilai dan menyimpulkan kinerja serta dijadikan dasar reward dan punishment. EVALUASI KINERJA (10%) A. PEMENUHAN EVALUASI (2%)
1.1Terdapat pedoman evaluasi akuntabilitas kinerja cukup jelas Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
2.2Terdapat pemantauan mengenai kemajuan pencapaian kinerja beserta hambatannya Ya, apabila terdapat pemantauan kemajuan kinerja dan hambatan yang ekstensif dan memenuhi kriteria sebagaimana disebutkan dibawah; Tidak, apabila pemantauan hanya melalui pertemuan- pertemuan yang tidak terdokumentasi. Tidak berlaku untuk unit kerja pemantauan mengenai kemajuan pencapaian kinerja beserta hambatannya, artinya:
a.mengidentifikasikan, mencatat (membuat catatan), mencari tahu, mengadministrasikan kemajuan (progress) kinerja;
b.dapat menjawab atau menyimpulkan posisi (prestasi atau capaian) kinerja terakhir;
c.mengambil langkah yang diperlukan untuk mengatasi hambatan pencapaian kinerja;
d.melaporkan hasil pemantauan tersebut kepada pimpinan
3.3Evaluasi program telah dilakukan Ya, apabila seluruh program telah dievaluasi dan mampu menjawab seluruh kriteria sebagaimana ditetapkan; Tidak, apabila evaluasi program hanya menginformasikan pelaksanaan program serta kegiatannya, tanpa menginformasikan Tidak berlaku untuk unit kerja Program telah dievaluasi:
a.Terdapat informasi tentang capaian hasil- hasil program;
b.Terdapat simpulan keberhasilan atau ketidakberhasilan program;
c.Terdapat analisis dan simpulan tentang kondisi sebelum dan sesudah dilaksanakannya suatu program;
d.Terdapat ukuran yang memadai tentang keberhasilan program NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5 atau menyimpulkan keberhasilan atau kegagalan program;
4.4Evaluasi atas pelaksanaan Rencana Aksi telah dilakukan Ya, apabila evaluasi RA memnuhi kriteria sebagaimana yang disebutkan Tidak berlaku untuk unit kerja Rencana atau Agenda telah dievaluasi, dengan kriteria:
a.Terdapat informasi tentang capaian hasil- hasil rencana atau agenda;
b.Terdapat simpulan keberhasilan atau ketidakberhasilan rencana atau agenda;
c.Terdapat analisis dan simpulan tentang kondisi sebelum dan sesudah dilaksanakannya suatu rencana atau agenda;
d.Terdapat ukuran yang memadai tentang keberhasilan rencana atau agenda.
5.5Evaluasi akuntabilitas kinerja atas unit kerja telah dilakukan cukup jelas Tidak berlaku untuk unit kerja
6.6Hasil evaluasi telah disampaikan dan dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan
a.apabila hasil evaluasi telah disampaikan atau dibahas dengan pihak yang dievaluasi (yang berkepentingan) dan terjadi kesepakatan dengan pihak yang terkait langsung dengan temuan hasil evaluasi, untuk menindaklanjuti Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5 rekomendasi hasil evaluasi. Kesepakatan tsb secara formal menjelaskan siapa dan kapan batas waktu rekomendasi akan ditindaklanjuti;
b.apabila hasil evaluasi telah disampaikan atau dibahas dengan pihak yang dievaluasi (yang berkepentingan), namun belum ada kesepakatan mengenai tindak lanjutnya;
c.apabila hasil evaluasi telah disampaikan atau dibahas dengan pihak yang dievaluasi (yang berkepentingan); NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
d.apabila hasil evaluasi disampaikan, tanpa ada pembahasan pendahuluan dengan pihak yang dievaluasi;
e.apabila hasil evaluasi tidak dikomunikasikan atau pihak yang dievaluasi tidak menerima simpulan hasil evaluasi. NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5 B. KUALITAS EVALUASI (5%)
7.Evaluasi akuntabilitas kinerja dilaksanakan dengan menggunakan pedoman/juklak evaluasi yang selaras dengan pedoman/juklak evaluasi Menpan dan RB
a.apabila evaluasi dilaksanakan dengan mengacu pada pedoman evaluasi yang dibuat sendiri yang selaras dengan pedoman evaluasi Menpan & RB dan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan;
b.apabila evaluasi dilaksanakan dengan menggunakan pedoman evaluasi yang dibuat sendiri mengacu pedoman evaluasi Menpan & RB, namun modifikasi pedoman belum sesuai dengan kondisi yang diharapkan; Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
c.apabila evaluasi dilaksanakan dengan menggunakan pedoman evaluasi yang dibuat sendiri yang sama persis pedoman evaluasi Menpan & RB;
d.apabila evaluasi dilaksanakan dengan menggunakan pedoman evaluasi Menpan & RB;
e.apabila evaluasi dilaksanakan dengan metode lain dan hasilnya tidak menyimpulkan tingkat akuntabilitas instansi terhadap kinerjanya. NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
8.8Evaluasi akuntabilitas kinerja dilaksanakan oleh SDM yang berkompeten
a.apabila evaluasi telah dilakukan oleh SDM yang sudah terlatih dan kompeten dibidangnya dan hasil atau simpulannya tidak memiliki perbedaan yg signifikan dengan hasil evaluasi eksternal serta dapat ditindaklanjuti;
b.apabila evaluasi telah dilakukan oleh SDM yang sudah terlatih dan kompeten dibidangnya, namun tidak ada informasi yang memadai atas tindak lanjut rekomendasi yang (pernah) disarankan; Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
c.apabila evaluasi dilakukan oleh pihak yang sudah pernah dilatih dan simpulan hasil evaluasi umumnya menggambarkan keadaan evaluatan;
d.apabila evaluasi dilakukan oleh pihak yang sudah pernah dilatih, namun hasil evaluasi masih perlu banyak perbaikan yang mendasar;
e.apabila evaluasi dilakukan oleh pihak yang tidak kompeten dan simpulan hasil evaluasi tidak menggambarkan kondisi yang sesungguhnya. NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
9.9Pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja telah disupervisi dengan baik melalui pembahasan- pembahasan yang reguler dan bertahap
a.apabila telah dilakukan kegiatan supervisi dan terdapat dokumentasi komunikasi yang reguler (teratur);
b.apabila telah dilakukan kegiatan supervisi, namun belum terdokumentasi;
c.terdapat supervisi namun tidak reguler;
d.supervisi sangat minimal;
e.tidak disupervisi. Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
10.1 0 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja menggambarkan akuntabilitas kinerja yang dievaluasi
a.apabila simpulan hasil evaluasi mencerminkan tingkat akuntabilitas unit kerja terhadap kinerja, atau outcome atau output penting. Bukan sekedar simpulan atas pelaksanaan kerja (kegiatan) semata, dan simpulan tersebut disepakati baik oleh evaluator internal maupun external;
b.apabila simpulan hasil evaluasi mencerminkan tingkat akuntabilitas unit kerja terhadap kinerja atau outcome atau output penting, bukan sekedar simpulan atas pelaksanaan kerja (kegiatan) semata. Terdapat kesepakatan (diantara evaluator) Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5 terhadap minimal 70% dari simpulan tersebut;
c.apabila simpulan hasil evaluasi mencerminkan tingkat akuntabilitas unit kerja terhadap kinerja atau outcome atau output penting dan minimal 60% dari simpulan tersebut dapat diverifikasi kebenarannya;
d.apabila evaluator merasa yakin simpulan yang diberikan menggambarkan kondisi yang sebenarnya;
e.apabila simpulan hasil evaluasi hasil evaluasi tidak menggambarkan kondisi yang sebenarnya. NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
11.1 1 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja memberikan penilaian atas akuntabilitas kinerja masing- masing unit kerja
a.apabila lebih dari 95% unit kerja telah dievaluasi dan disimpulkan akuntabilitas kinerjanya;
b.apabila 80% < unit kerja yang dievaluasi dan disimpulkan akuntabilitas kinerjanya < 95%;
c.apabila 40% < unit kerja yang dievaluasi dan disimpulkan akuntabilitas kinerjanya < 80%;
d.apabila 20% < unit kerja yang dievaluasi dan disimpulkan akuntabilitas kinerjanya < 40%;
e.apabila unit kerja yang dievaluasi dan disimpulkan akuntabilitas kinerjanya < 20% Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
12.1 2 Evaluasi akuntabilitas kinerja telah memberikan rekomendasi- rekomendasi perbaikan manajemen kinerja yang dapat dilaksanakan
a.apabila lebih dari 95% hasil evaluasi telah disertai rekomendasi dan rekomendasi tersebut disetujui untuk dilaksanakan;
b.apabila 80% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yang disetujui untuk dilaksanakan < 95%;
c.apabila 40% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yang disetujui untuk dilaksanakan < 80%;
d.apabila 20% < hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yang disetujui untuk dilaksanakan < 40%;
e.apabila hasil evaluasi telah disertai rekomendasi yang disetujui untuk dilaksanakan < 20% Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
13.1 3 Evaluasi program dilaksanakan dalam rangka menilai keberhasilan program
a.apabila terdapat simpulan mengenai keberhasilan atau kegagalan program yang dievaluasi dan terdapat bukti yang cukup rekomendasi telah (akan) ditindaklanjuti;
b.apabila terdapat simpulan mengenai keberhasilan atau kegagalan program yang dievaluasi;
c.apabila evaluasi program telah dilaksanakan namun belum menyimpulkan keberhasilan atau kegagalan program (karena ukuran keberhasilan program masih belum jelas); Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
d.apabila evaluasi telah dilakukan sebatas pelaksanaan program dan kegiatan serta penyerapan anggaran;
e.belum dilakukan evaluasi program.
14.1 4 Evaluasi program telah memberikan rekomendasi- rekomendasi perbaikan perencanaan kinerja yang dapat dilaksanakan
a.apabila evaluasi program telah disertai rekomendasi yang terkait dengan perencanaan kinerja dan rekomendasi tersebut telah (disetujui untuk) dilaksanakan;
b.apabila evaluasi program telah disertai rekomendasi yang terkait dengan perencanaan kinerja dan 80% rekomendasi tersebut disetujui untuk dilaksanakan; Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
c.apabila evaluasi program telah disertai rekomendasi yang terkait dengan perencanaan kinerja dan 60% rekomendasi tersebut disetujui untuk dilaksanakan;
d.apabila evaluasi program telah disertai rekomendasi yang terkait dengan perencanaan kinerja dan rekomendasi yang disetujui untuk dilaksanakan tidak lebih dari 50%;
e.apabila evaluasi program tidak disertai rekomendasi perbaikan perencanaan atau rekomendasi tersebut tidak dapat dilaksanakan NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
15.1 5 Evaluasi program telah memberikan rekomendasi- rekomendasi peningkatan kinerja yang dapat dilaksanakan
a.apabila evaluasi program telah disertai rekomendasi yang terkait dengan peningkatan kinerja dan rekomendasi tersebut telah (disetujui untuk) dilaksanakan;
b.apabila evaluasi program telah disertai rekomendasi yang terkait dengan peningkatan kinerja dan 80% rekomendasi tersebut disetujui untuk dilaksanakan;
c.apabila evaluasi program telah disertai rekomendasi yang terkait dengan peningkatan kinerja dan 60% rekomendasi tersebut disetujui untuk dilaksanakan; Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
d.apabila evaluasi program telah disertai rekomendasi yang terkait dengan peningkatan kinerja dan rekomendasi yang disetujui untuk dilaksanakan tidak lebih dari 50%;
e.apabila evaluasi program tidak disertai rekomendasi perbaikan peningkatan kinerja atau rekomendasi tersebut tidak dapat dilaksanakan NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
16.1 6 Evaluasi Rencana Aksi dilaksanakan dalam rangka mengendalikan kinerja
a.apabila evaluasi atas Rencana Aksi telah dilakukan, dan seluruh rekomendasi evaluasi telah atau sedang ditindaklanjuti;
b.apabila evaluasi atas Rencana Aksi telah dilakukan, dan minimal 80% rekomendasi evaluasi telah atau sedang ditindaklanjuti;
c.apabila evaluasi atas Rencana Aksi telah dilakukan, dan minimal 60% rekomendasi evaluasi telah atau sedang ditindaklanjuti; Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
d.apabila maksimal hanya 40% agenda rencana aksi yang dapat dievaluasi dan dapat ditindaklanjuti;
e.apabila Rencana Aksi tidak dapat dievaluasi (agenda rencana aksi tidak jelas dan tidak terukur)
17.1 7 Evaluasi Rencana Aksi telah memberikan alternatif perbaikan yang dapat dilaksanakan Jawaban tergantung professional judgements evaluator, dengan mengacu kepada jawaban no. 16 Tidak berlaku untuk unit kerja C. PEMANFAATAN EVALUASI (3%) Jawaban tentang pemanfaatan evaluasi harus selalu dikaitkan dengan (dipengaruhi oleh) kondisi (jawaban) tentang Pemenuhan Evaluasi dan Kualitas Evaluasi NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
18.1 8 Hasil evaluasi program/akuntabilitas kinerja telah ditindaklanjuti untuk perbaikan perencanaan
a.Jika > 95% rekomendasi yang terkait dengan perencanaan telah ditindaklanjuti;
b.Jika 80% < rekomendasi yang terkait dengan perencanaan yang ditindaklanjuti ≤ 95%;
c.Jika 40% < rekomendasi yang terkait dengan perencanaan yang ditindaklanjuti ≤ 80%;
d.Jika 20% < rekomendasi yang terkait dengan perencanaan yang ditindaklanjuti ≤ 40%;
e.Jika rekomendasi yang terkait dengan perencanaan yang ditindaklanjuti ≤20% Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
19.1 9 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja telah ditindaklanjuti untuk perbaikan penerapan manajemen kinerja
a.Jika > 95% rekomendasi yang terkait dengan penerapan manajemen kinerja telah ditindaklanjuti;
b.Jika 80% < rekomendasi yang ditindaklanjuti ≤ 95%;
c.Jika 40% < rekomendasi yang ditindaklanjuti ≤ 80%;
d.Jika 20% < rekomendasi yang ditindaklanjuti ≤ 40%;
e.Jika rekomendasi yang ditindaklanjuti ≤ 20% Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
20.2 0 Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja telah ditindaklanjuti untuk mengukur keberhasilan unit kerja
a.Jika > 95% capaian kinerja digunakan (dimanfaatkan) untuk mengukur keberhasilan maupun kegagalan unit kerja (sebagai dasar reward dan punishment);
b.Jika 80% < pemanfaatan capaian kinerja sebagai dasar pengukuran ≤ 95%;
c.Jika 40% < pemanfaatan capaian kinerja sebagai dasar pengukuran ≤ 80%;
d.Jika 20% < pemanfaatan capaian kinerja sebagai dasar pengukuran ≤ 40%;
e.Jika pemanfaatan capaian kinerja sebagai dasar pengukuran ≤ 20% Tidak berlaku untuk UNIT KERJA NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
21.2 1 Hasil evaluasi program telah ditindaklanjuti untuk perbaikan perencanaan
a.Jika > 95% rekomendasi yang terkait dengan perencanaan telah ditindaklanjuti;
b.Jika 80% < tindaklanjut rekomendasi yang terkait dengan perencanaan ≤ 95%;
c.Jika 40% < tindaklanjut rekomendasi yang terkait dengan perencanaan ≤ 80%;
d.Jika 20% < tindaklanjut rekomendasi yang terkait dengan perencanaan ≤ 40%;
e.Jika tindaklanjut rekomendasi yang terkait dengan perencanaan ≤20% Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
22.2 2 Hasil evaluasi program telah ditindaklanjuti untuk perbaikan kinerja
a.Jika hasil evaluasi program telah meningkatkan > 95% capaian keberhasilan program;
b.Jika 80% < capaian keberhasilan program ≤ 95%;
c.Jika 40% < capaian keberhasilan program ≤ 80%;
d.Jika 20% < capaian keberhasilan program ≤ 40%;
e.Jika capaian keberhasilan program ≤ 20% Tidak berlaku untuk unit kerja
23.2 3 Hasil evaluasi Rencana Aksi telah ditindaklanjuti dalam bentuk langkah-langkah nyata
a.Jika > 95% rekomendasi hasil evaluasi telah ditindaklanjuti;
b.Jika 80% < rekomendasi yang ditindaklanjuti ≤ 95%; Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
c.Jika 40% < rekomendasi yang ditindaklanjuti ≤ 80%
d.Jika 20% < rekomendasi yang ditindaklanjuti ≤ 40%
e.Jika rekomendasi yang ditindaklanjuti ≤ 20% PENCAPAIAN SASARAN/KINERJA ORGANISASI (20%) A. KINERJA YANG DILAPORKAN (OUTPUT) (5%)
1.Target dapat dicapai a. apabila rata2 capaian kinerja lebih dari 95%;
b.apabila 80% < rata2 capaian kinerja< 95%;
c.apabila 40% < rata2 capaian kinerja < 80%;
d.apabila 20% < rata2 capaian kinerja < 40% Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
e.apabila rata2 capaian kinerja < 20%
2.2Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya
a.apabila lebih dari 95% rata2 capaian kinerja tahun berjalan melebihi capaian tahun sebelumnya;
b.apabila 80% < rata2 capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya< 95%;
c.apabila 40% < rata2 capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 80%;
d.apabila 20% < rata2 capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 40%
e.apabila rata2 capaian kinerja tahun berjalan yang melebihi tahun sebelumnya < 20% Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
3.3Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan
a.apabila informasi capaian output memenuhi kriteria sebagaimana yang ditetapkan;
b.apabila informasi capaian output memenuhi kriteria sebagaimana yang ditetapkan, namun tidak mudah memverifikasinya;
c.apabila sebian besar informasi capaian output sangat diragukan validitas datanya Tidak berlaku untuk unit kerja B. KINERJA YANG DILAPORKAN (OUTCOME) (5%)
4.4Target dapat dicapai a. apabila rata2 capaian kinerja > 100%;
b.apabila rata2 capaian kinerja = 100%;
c.apabila 80% < rata2 capaian kinerja < 100%; Tidak berlaku untuk UNIT KERJA NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
d.apabila 50% < rata2 capaian kinerja < 80%;
e.apabila rata2 capaian kinerja < 50% *Jawaban ditulis pada lembar KKE1-I Capaian)
5.5Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya
a.apabila rata-rata capaian kinerja tahun berjalan > 150% dibanding tahun sebelumnya;
b.apabila 120% < rata- rata peningkatan kinerja < 150%;
c.apabila 80% < rata2 peningkatan kinerja < 120%;
d.apabila 50% < rata- rata peningkatan kinerja < 80%;
e.apabila rata-rata peningkatan kinerja <50% *Jawaban ditulis pada lembar KKE1-I Capaian) Tidak berlaku untuk unit kerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5
6.6Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan
a.apabila informasi capaian outcome memenuhi kriteria sebagaimana yang ditetapkan;
b.apabila informasi capaian outcome memenuhi kriteria sebagaimana yang ditetapkan, namun tidak mudah memverifikasinya;
c.apabila sebagian besar informasi capaian outcome sangat diragukan validitas datanya *Jawaban ditulis pada lembar KKE1-I Capaian) Tidak berlaku untuk unit kerja Informasi kinerja dapat diandalkan, dengan kriteria sbb:
a.diperoleh dari dasar perhitungan (formulasi) yang valid;
b.dihasilkan dari sumber2 atau basis data yang dapat dipercaya (kompeten);
c.dapat ditelusuri sumber datanya;
d.dapat diverifikasi
e.up to date Informasi kinerja dapat diandalkan, artinya:
a.diperoleh dari dasar perhitungan (formulasi) yang valid;
b.dihasilkan dari sumber-seumber atau basis data yang dapat dipercaya (kompeten); NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN PENJELASAN REFERENSI KEM/LPND UNIT KERJA 1 2 3 4 5 C. KINERJA DARI PENILAIAN STAKEHOLDER (5%)
7.7Kinerja Pengelolaan Keuangan Lihat KKE 1 - III Capaian Tidak berlaku untuk unit kerja
8.8Kinerja Manajemen Internal Lihat KKE 1 - III Capaian Tidak berlaku untuk unit kerja
9.9Kinerja dari Penilaian Instansi Pemerintah Lainnya Lihat KKE 1 - III Capaian Tidak berlaku untuk unit kerja
10.1 0 Kinerja Transparansi Lihat KKE 1 - III Capaian Tidak berlaku untuk unit kerja
11.1 1 Kinerja/Penghargaan Lainnya Lihat KKE 1 - III Capaian Tidak berlaku untuk unit kerja Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 Februari 2014 MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI ttd. Drs. H. A. MUHAIMIN ISKANDAR, M.Si. LAMPIRAN II PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DI KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANMSIGRASI KERTAS KERJA EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA UNIT KERJA NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN Y/T NILAI TOTAL REF 1 2 3 4 5 6 PERENCANAAN KINERJA (35%) I. PERENCANAAN STRATEGIS (12.5%) A. PEMENUHAN RENSTRA (2.5%)
1.Dokumen Renstra telah ada 2. Dokumen Renstra telah memuat visi, misi, tujuan, sasaran, program, indikator kinerja sasaran, target tahunan, indikator kinerja tujuan dan target jangka menengah
3.Renstra telah menyajikan IKU B. KUALITAS RENSTRA (6.25%)
4.Tujuan dan sasaran telah berorientasi hasil 5. Program/kegiatan merupakan cara untuk mencapai tujuan/sasaran/hasil program/hasil kegiatan 6. Indikator kinerja tujuan (outcome) dan sasaran (outcome dan output) telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN Y/T NILAI TOTAL REF 1 2 3 4 5 6
7.Target kinerja ditetapkan dengan baik
8.Dokumen Renstra telah selaras dengan Renstra Kementerian 9. Dokumen Renstra telah menetapkan hal-hal yang seharusnya ditetapkan (dalam kontrak kinerja/tugas fungsi/latar belakang pendirian) C. IMPLEMENTASI RENSTRA (3.75%) 10. Dokumen Renstra digunakan sebagai acuan dalam penyusunan dokumen perencanaan tahunan 11. Dokumen Renstra digunakan sebagai acuan penyusunan Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran
12.Dokumen Renstra telah direviu secara berkala II. PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (22,5%) A. PEMENUHAN PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (4,5%)
1.Dokumen perencanaan kinerja tahunan telah ada 2. Dokumen perencanaan kinerja telah memuat sasaran, program, indikator kinerja sasaran, dan target kinerja tahunan
3.Dokumen PK telah ada
4.Dokumen PK disusun segera setelah anggaran disetujui 5. Dokumen PK telah memuat sasaran, program, indikator kinerja, dan target jangka pendek
6.PK telah menyajikan IKU B. KUALITAS PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (11.25%)
7.Sasaran telah berorientasi hasil
8.Kegiatan merupakan cara untuk mencapai sasaran
9.Indikator kinerja sasaran telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik
10.Target kinerja ditetapkan dengan baik NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN Y/T NILAI TOTAL REF 1 2 3 4 5 6
11.Dokumen PK telah selaras dengan dokumen PK atasannya dan Dokumen Renstra 12. Dokumen PK telah menetapkan hal-hal yang seharusnya ditetapkan (dalam kontrak kinerja/tugas fungsi) C. IMPLEMENTASI PERENCANAAN KINERJA TAHUNAN (6.75%)
13.Target kinerja yang diperjanjikan telah digunakan untuk mengukur keberhasilan
14.Penetapan Kinerja telah dimonitor pencapaiannya secara berkala
15.Penetapan Kinerja telah dimanfaatkan dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan PENGUKURAN KINERJA (20%) A. PEMENUHAN PENGUKURAN (4%)
1.Telah terdapat indikator kinerja utama (IKU) sebagai ukuran kinerja secara formal
2.Terdapat mekanisme pengumpulan data kinerja B. KUALITAS PENGUKURAN (10%)
3.IKU telah dapat diukur secara obyektif
4.IKU telah menggambarkan hasil
5.IKU telah relevan dengan kondisi yang akan diukur
6.IKU telah cukup untuk mengukur kinerja
7.IKU telah diukur realisasinya
8.IKU unit kerja telah selaras dengan IKU Kementerian
9.Indikator kinerja sasaran dapat diukur secara obyektif
10.Indikator kinerja sasaran menggambarkan hasil
11.Indikator kinerja sasaran relevan dengan sasaran yang akan diukur
12.Indikator kinerja sasaran cukup untuk mengukur sasarannya
13.Indikator kinerja sasaran telah diukur realisasinya
14.Indikator kinerja unit kerja telah selaras dengan indikator kinerja Kementerian
15.Pengumpulan data kinerja dapat diandalkan NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN Y/T NILAI TOTAL REF 1 2 3 4 5 6 C. IMPLEMENTASI PENGUKURAN (6%)
16.IKU telah dimanfaatkan dalam dokumen-dokumen perencanaan dan penganggaran
17.IKU telah dimanfaatkan untuk penilaian kinerja
18.IKU telah direviu secara berkala 19. Pengukuran kinerja digunakan untuk pengendalian dan pemantauan kinerja secara berkala PELAPORAN KINERJA (15%) A. PEMENUHAN PELAPORAN (3%)
1.LAKIP telah disusun
2.LAKIP telah disampaikan tepat waktu
3.LAKIP menyajikan informasi mengenai pencapaian IKU B. PENYAJIAN INFORMASI KINERJA (7.5%)
4.LAKIP bukan merupakan kompilasi dari Unit Kerja di bawahnya
5.LAKIP menyajikan informasi pencapaian sasaran yang berorientasi outcome
6.LAKIP menyajikan informasi mengenai kinerja yang telah diperjanjikan
7.LAKIP menyajikan evaluasi dan analisis mengenai capaian kinerja 8. LAKIP menyajikan pembandingan data kinerja yang memadai antara realisasi tahun ini dengan realisasi tahun sebelumnya dan pembandingan lain yang diperlukan
9.LAKIP menyajikan informasi keuangan yang terkait dengan pencapaian kinerja
10.Informasi kinerja dalam LAKIP dapat diandalkan C. PEMANFAATAN INFORMASI KINERJA (4.5%)
11.Informasi yang disajikan telah digunakan dalam perbaikan perencanaan 12. Informasi yang disajikan telah digunakan untuk menilai dan memperbaiki pelaksanaan program dan kegiatan organisasi
13.Informasi yang disajikan telah digunakan untuk peningkatan kinerja
14.Informasi yang disajikan telah digunakan untuk penilaian kinerja NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN Y/T NILAI TOTAL REF 1 2 3 4 5 6 EVALUASI INTERNAL (10%) A. PEMENUHAN EVALUASI (2%)
1.Terdapat pemantauan mengenai kemajuan pencapaian kinerja beserta hambatannya
2.Evaluasi program telah dilakukan 3. Hasil evaluasi telah disampaikan dan dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan B. KUALITAS EVALUASI (5%)
4.Evaluasi program dilaksanakan oleh SDM yang berkompetensi 5. Pelaksanaan evaluasi program telah disupervisi dengan baik melalui pembahasan- pembahasan yang reguler dan bertahap
6.Evaluasi program dilaksanakan dalam rangka menilai keberhasilan program 7. Evaluasi program telah memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan perencanaan kinerja yang dapat dilaksanakan 8. Evaluasi program telah memberikan rekomendasi-rekomendasi peningkatan kinerja yang dapat dilaksanakan C. PEMANFAATAN EVALUASI (3%) 9. Hasil evaluasi program/akuntabilitas kinerja telah ditindaklanjuti untuk perbaikan perencanaan
10.Hasil evaluasi program telah ditindaklanjuti untuk perbaikan kinerja PENCAPAIAN SASARAN/KINERJA ORGANISASI (20%) A. KINERJA YANG DILAPORKAN (Output) (10%)
1.Target dapat dicapai
2.Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya
3.Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan NO KOMPONEN/SUB KOMPONEN Y/T NILAI TOTAL REF 1 2 3 4 5 6 B. KINERJA YANG DILAPORKAN (Outcome) (10%)
4.Target dapat dicapai
5.Capaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya
6.Informasi mengenai kinerja dapat diandalkan HASIL EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA (100%) Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 Februari 2014 MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI ttd. Drs. H. A. MUHAIMIN ISKANDAR, M.Si. LAMPIRAN III PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI NOMOR 3 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DI KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANMSIGRASI Kata Pengantar Ikhtisar Eksekutif Daftar Isi BAB I Pendahuluan A. Dasar Hukum B. Tujuan Evaluasi C. Ruang Lingkup Evaluasi D. Metodologi Evaluasi E. Informasi Evaluasi F. Tindak lanjut Hasil Evaluasi BAB II Evaluasi Atas Implementasi Sistem AKIP A. Evaluasi Perencanaan Kinerja B. Evaluasi Pengukuran Kinerja C. Evaluasi Informasi AKIP BAB III Evaluasi Kinerja Instansi A. Lingkup Evaluasi Kinerja B. Evaluasi Kinerja Instansi C. Analisis Capaian Kinerja BAB IV Kesimpulan dan Saran A. Kesimpulan B. Saran Lampiran Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 Februari 2014 MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI ttd. Drs. H. A. MUHAIMIN ISKANDAR, M.Si.