1.Laporan keuangan Penyajian terstruktur dari posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas Koperasi.
2.Laporan posisi keuangan Laporan keuangan yang menyajikan hubungan aset, liabilitas, dana syirkah temporer, dan ekuitas Koperasi pada tanggal tertentu (juga disebut neraca).
3.Laporan perhitungan hasil usaha Laporan keuangan yang menyajikan seluruh objek penghasilan dan beban yang diakui dalam suatu periode, termasuk objek dari penghasilan komprehensif lain.
4.Laporan perubahan ekuitas Laporan keuangan yang menyajikan Sisa Hasil Usaha dan penghasilan _ komprehensif lain untuk suatu periode, objek penghasilan dan beban yang diakui secara langsung dalam ekuitas untuk periode tersebut, dampak perubahan dalam kebijakan akuntansi dan koreksi kesalahan yang diakui pada periode tersebut dan jumlah transaksi ekuitas dengan Anggotadalam kapasitasnya sebagai pemilikselama periode tersebut. , 5. Laporan arus kas Laporan keuangan yang menyediakan informasi mengenai perubahan kas dan setara kas Koperasiuntuk suatu periode, menunjukkan secara terpisah perubahan selama periode dari aktivitas operasi, aktivitas investasi dan aktivitas pendanaan.
6.Laporan sumber dan penyaluran dana zakat Laporanyang menyajikan sumber dan penyaluran dana zakat.
7.Laporan sumber dan penggunaan dana kebajikan Laporan yang menyajikan sumber-sumber dan penggunaan dana kebajikan selain dana zakat.
8.Laporan rekonsiliasi pendapatan dan bagi hasil Laporan rekonsiliasi pendapatan dan bagi hasil yang merupakan rekonsiliasi antara pendapatan yang menggunakan dasar akrual dan pendapatan yang dibagihasilkan kepada Anggota dan Koperasi lain yang menggunakan dasar kas.
9.Catatan atas laporan keuangan Catatan yang berisi informasi penjelasan atas apa yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan perhitungan hasil usaha, laporan BAGIAN I: PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN Kebijakanakuntansi Prinsip, dasar, konvensi, peraturan, dan praktik tertentu yang diterapkan oleh Koperasidalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan. A. DEFINISI ISTILAH KEBIJAKAN AKUNTANSI KOPERASI LAMPlRAN I PERATURAN MENTER! KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH NOMOR 2 TAHUN 2024 TENTANG KEBIJAKAN AKUNTANSI KOPERASI KEMENKOP-UKM ,.'
1.Aset Sumber daya yang dikendalikan oleh Koperasi sebagai akibat dari peristiwa (transaksi dan peristiwa lain) inasa lalu dan dari mana manfaat ekonomik masa depan diharapkan mengalir ke Koperasi.
2.Liabilitas Kewajiban saat ini Koperasi yang timbul dari peristiwa (transaksi dan peristiwa lain) masa lalu yang penyelesaiannya diperkirakan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya Koperasi yang mengandung manfaat ekonomik.
3.Dana syirkah ternporer Dana yang diterima dengan jangka waktu tertentu dad Anggota, Koperasi lain, dan pihak lain dimana Koperasi memiliki hak untuk mengelola dana tersebut dengan pembagian hasil berdasarkan kesepakatan.
4.Ekuitas Hak residual (sisa) atas aset Koperasi setelah dikurangi seluruh liabilitas dari/atau dana syirkah temporer.
5.Kas Kas (cash on hand), rekening giro dan tabungan pada bank, dan simpanan pada Koperasi lain.
6.Setara kas Penempatan dana jangka pendek yang dimiliki Koperasi, sangat likuid yang segera dapat dikonversi menjadi kas dalam jumlah yang dapat ditentukan dan memilikirisiko perubahan nilai yang tidak signifikan.
7.Pinjaman yang diberikan Penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara Koperasi dengan Anggotadanl atau Koperasilain.
8.Pembiayaan yang diberikan Penyediaan uang atau tagihan yang dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan antara Koperasi dengan Anggota danl atau Koperasi lain dengan mengembalikan uang atau tagihan tersebut setelah jangka waktu tertentu dengan imbalan sesuai dengan akad yang menggunakan prinsip syariah.
9.Qardh Akad pinjaman dana kepada Anggota dan/ atau Koperasi lain dengan ketentuan bahwa Anggotadanl atau Koperasilain wajib mengembalikan dana yang diterimanya pada waktu yang telah disepakati. 10.Pinjaman qardh Pinjaman yang diberikan Koperasi kepada Anggota atau Koperasi lain dengan akad qardh: 11.Murabahah Akadjual beli suatu barang dengan menegaskan harga belinya kepada Anggotadan/ atau Koperasi lain, dan membayamya dengan harga yang lebih sebagai keuntungan yang disepakati. KEMENKOP-UKM "."
12.Pembiayaan murabahah Pembiayaan yang dilakukan Koperasi kepada Anggota atau Koperasi lain dengan akad rnurabahah.
13.Istishna Akad jual beli dalam bentuk pemesanan pembuatan barang tertentu dengan kriteria dan persyaratan tertentu yang disepakati antara Koperasi (shani) dan Anggotadarr/atau Koperasi lain (mustashni). 14.Pembiayaan ishiishna Pembiayaan yang dilakukan Koperasi kepada Anggota atau Koperasi lain dengan akad ishiishna.
15.Mudharabah Akad atau sistem kerja sarna dimana Koperasi menyerahkan dana kepada Anggota dan/ atau Koperasi lain untuk dikelola dengan ketentuan bahwa keuntungan yang diperoleh (dari hasil pengelolaan tersebut) dibagi antara kedua pihak sesuai dengan nisbah yang disepakati, sedangkan kerugian ditanggung oleh pemilik dana (shahib al maij sepanjang tidak ada kelalaian dari Anggota dan/ atau Koperasi lain (mudharib). 16.Pembiayaan mudharabah Pembiayaan yang dilakukan Koperasi kepada Anggota atau Koperasi lain dengan akad mudharabah. 17.Musyarakah Akad kerja sarna antara Koperasi dengan Anggota atau Koperasi lain ~' untuk suatu usaha tertentu, di mana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana (modal) dengan ketentuan bahwa keuntungan dibagi sesuai dengan nisbah yang disepakati atau proporsional, dan risiko akan ditanggung bersama secara proporsional. 18.Pembiayaan musyarakah Pembiayaan yang dilakukan Koperasi kepada Anggota atau Koperasi lain dengan akad musyarakah. 19.Ijarah Akad sewa antara Koperasi dengan Anggota atau Koperasi lain, untuk mempertukarkan manfaat dan ujrah, baik manfaat aset rnaupun jasa.
20.Aset ijarah s: Aset baik berwujud maupun tidak berwujud, yang atas manfaatnya disewakan.
21.Penyisihan pinjaman/pembiayaan Penyisihan atas kerugian tidak tertagihnya pinjaman/pernbiayaan yang - diberikan kepada Anggotaatau Koperasi lain.
22.Aset tetap Adalah aset berwujud yang dimiliki untuk digunakan dalam penyediaan jasa, untuk direntalkan kepada pihak lain kegiatan usaha sehari-hari, atau tujuan administratif dan digunakan selama lebih dari satu periode. 23.Asettakberwujud Aset nonmoneter yang dapat diidentifikasi tanpa substansi fisiko
24.Penyusutan Alokasi sistematis atas jumlah tersusutkan dari suatu aset berwujud selama umur manfaatnya.
25.Akumulasi penyusutan Akumulasi penyusutan dad suatu aset berwujud selama umur manfaatnya. KEMENKOP-UKM BAGIAN IV: LAPORAN PERHITUNGAN BASIL USABA
1.Penghasilan Kenaikan manfaat ekonomik selama periode pelaporan dalam bentuk arus masuk atau peningkatan aset atau penurunan liabilitas yang mengakibatkan kenaikan ekuitas, selain yang berkaitan dengan partisipasi modal dari Anggota.
2.Pendapatan Arus masuk bruto dari manfaat ekonomik yang timbul dari aktivitas normal Koperasi selama suatu periode jika arus masuk tersebut mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari partisipasi modal dari Anggota.
3.Beban Penurunan manfaat ekonomik selama periode pelaporan dalam bentuk ' arus keluar atau deplesi aset atau terjadinya liabilitas yang mengakibatkan penurunan ekuitas, selain yang berkaitan dengan pembagian SHUkepada Anggota. Akurnulasi arnortisasi dari suatu aset takberwujud selama urnur rnanfaatnya.
28.Pinjarnan yang diterima Pinjaman yang diterirna rnerupakan liabilitas keuangan berupa kewajiban kontraktual (kewajiban berdasarkan perjanjian, kontrak, atau akad) untuk rnenyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pihak yang rnernberikan pinjaman.
29.Utang bunga Liabilitas keuangan yang tirnbul dari pinjaman yang diterirna untuk rnembayar bunga sesuai perjanjian.
30.Simpanan Dana yang dipercayakan oleh Anggota dan Koperasi lain kepada Koperasidalam bentuk tabungan dan sirnpanan berjangka.
31.Wadiah -r" Akad penitipan dana dari Anggota atau Koperasi lain kepada Koperasi untuk tujuan menjaga kearnanan dana.
32.Sirnpanan wadiah Simpanan yang diterima Koperasi dari Anggota atau Koperasi lain dengan akad Wadiah.
33.Imbalan kerja Seluruh bentuk imbalan yang diberikan oleh Koperasi sebagai pertukaran atas jasa yang diberikan oleh pekerja, Pengurus, dan pengawas,
34.Pernbiayaanyang diterima Pembiayaan yang diterima oleh Koperasi dari pihak lain dengan menggunakan akad mudharabah dan musyarakah.
35.Sisa hasil usaha Laba atau rugi bersih Koperasiyang diperoleh dalam periode berjalan.
36.Dana cadangan Penyisihan SHUyang dirnaksudkan untuk memupuk modal sendiri dan menutup kerugian Koperasibila diperlukan. ','
26.Arnortisasi . Alokasisistematis atas jumlah tersusutkan dari suatu aset takberwujud selarna umur manfaatnya.
27.Akumulasi amortisasi KEMENKOP-UKM BAGIAN VII: LAPORAN SUMBER DAN PENGGUNAAN DANA KEBAJIKAN
1.Infak Harta diluar zakat yang dikeluarkan oleh Anggota atau Koperasi untuk kemaslahatan umum.
2.Dana infak Dana yang bersumber dad infak yang diterima oleh Koperasi.
3.Sedekah Harta atau non harta yang dikeluarkan oleh Anggota atau Koperasi diluar zakat untuk kemaslahatan umum.
4.Dana sedekah Dana yang bersumber dari sedekah yang diterima oleh Koperasi.
1.Dana zakat Dana yang berasal dari penerimaan zakat yang diterima oleh Koperasi.
2.Zakat Harta yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim atau badan usaha untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya sesuai syariat Islam.
1.Aktivitas operasi Aktivitas utama Koperasi dalam menghasilkan pendapatan dan aktivitas lainnya yang bukan merupakan aktivitas investasi atau aktivitas pendanaan.
2.Aktivitas investasi Perolehan dan pelepasan aset jangka panjang serta investasi lain yang - tidak termasuk setara kas.
3.Aktivitas pendanaan Aktivitas yang timbul dari perubahan dalam ukuran dan komposisi atas ekuitas dan pinjaman.
4.Keuntungan Objek lain yang memenuhi definisi penghasilan tetapi bukan pendapatan.
5.Kerugian Objek lain yang memenuhi definisi beban dan dapat timbul dad aktivitas normal Koperasi.
6.Hasil investasi Perolehan balas jasa yang diterima atas investasi yang dilakukan oleh Koperasi berupa bunga, bagi hasil (investasi syariah), dividen, dan capital gain.
7.Beban 'perkoperasian Beban yang dikeluarkan Koperasi untuk kepentingan kepengurusan, pengawasan, dan pembinaan kepada Anggota.
8.Sisa hasil usaha bruto Laba atau rugi selama suatu periode yang berasal dad partisipasi Anggota sete1ah dikurangi beban usaha.
9.Penghasilan komprehensif lain Objek penghasilan dan beban (termasuk penyesuaian reklasifikasi) yang tidak diakui dalam laba atau rugi (Sisa Hasil Usaha).
10.Penghasilan komprehensif Jumlah Sisa Hasil Usaha ditambah penghasilan komprehensif lain. KEMENKOP-UKM 1.9. Laporan Arus Kas Laporan arus kas disajikan menjadi arus kas dari -operasi dengan metode langsung, arus kas dari investasi, dan arus kas dari pendanaan. 1.8. Laporan Perubahan Ekuitas Laporan perubahan ekuitas disajikan sebagai laporan tersendiri dan tidak digabung dengan laporan perhitungan hasil us aha. 1.7. Laporan Perhitungan Hasil Usaha Laporan sisa hasil us aha disajikan dalam satu laporah yang terdiri atas Sisa Hasil Usaha (laba rugi) dan penghasilan komprehensif lain. 1.6. Laporan Posisi Keuangan
1.Aset disajikan berdasarkan urutan likuiditas dan tidak dikelompokan menjadi aset lancar dan aset tidak lancar.
2.Liabilitas disajikan berdasarkan urutan jatuh tempo dan tidak dikelompokan menjadi liabilitas jangka pendek dan liabilitas jangka . ~ ,to panjang. 1.5. Komponen Laporan Keuangan Laporan Keuangan Koperasi terdiri atas:
1.Laporan posisi keuangan;
2.Laporan perhitungan hasil usaha;
3.Laporan perubahan ekuitas;
4.Laporan arus kas;
5.Catatan atas Laporan Keuangan. 1.4. Bahasa Laporan Keuangan Koperasi disusun dalam Bahasa Indonesia. 1.3. Mata Uang Penyajian
1.Mata uang fungsional dan pelaporan dari Laporan Keuangan Koperasi adalah rupiah.
2.Transaksi dalam mata uang selain rupiah dibukukan dengan menggunakan kurs transaksi.
3.Saldo aset dan liabilitas dalam mata uang selain rupiah dijabarkan ke dalam rupiah menggunakan kurs Bank Indonesia pada tanggal pelaporan. 1.2. Periode Penyajian Laporan Keuangan tahunan Koperasi disajikan secara tahunan yang dimulai dari 1 (satu) Januari hingga 31 (tiga puluh satu) Desember. Dalam hal Koperasi baru berdiri, maka Laporan Keuangan tahunan dapat disajikan untuk periode yang lebih pendek dari satu tahun. 1.1. Tanggung Jawab Pengurus bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan Koperasi.
1.Aset takberwujud adalah aset nonmoneter yang dapat diidentifikasi tanpa wujud fisiko
2.Aset takberwujud berasal dari perolehan eksternal. 2.2. Aset Tetap Pengertian
1.Aset tetap adalah aset berwujud yang dimiliki untuk digunakan dalam penyediaan jasa, direntalkan kepada pihak lain dalam kegiatan usaha sehari-hari, atau tujuan administratif dan digunakan selama lebih dari satu periode.
2.Aset tetap dapat dikelompokan antara lain menjadi tanah, bangunan, kendaraan, kornputer, furnitur, dan lain-lain. Kebijakan akuntansi
3.Aset tetap diakui dan diukur dengan model biaya. 2.1. Pinjaman yang Diberikan Pengertian
1.Pinjaman yang diberikan adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam an tara Koperasi dengan Anggota danj'atau Koperasi lain.
2.Pinjaman yang diberikan merupakan hak tagih yang muncul dari pemberian pinjaman kepada Anggotadan Koperasi lain.
3.Pinjaman yang diberikan dapat berupa beragam jenis pinjaman baik dari peruntukan, bunga, jangka waktu, dan lainnya. Kebijakan akuntansi
4.Pinjaman yang diberikan diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan suku bunga efektif.
5.Pendapatan bunga dari pinjaman yang diberikan diukur dengan metode suku bunga efektif.
6.Penyisihan pinjaman tidak tertagih ditentukan berdasarkan bukti objektif (incurred loss) yang dihitung secara individual untuk <- pinjaman yang jumlahnya signifikan dan secara kolektif untuk pinjaman yang jumlahnya tidak signifikan. BAGIANII: AKUNTANSIASET 1.11. Materialitas Penyajian
1.Pos aset yang berjumlah minimal 5% (lima persen) dari total aset disajikan dalam pos tersendiri.
2.Pos liabilitas yang berjumlah minimal 5% (lima persen) dari total liabilitas disajikan dalam pos tersendiri.
3.Pos pendapatan yang berjumlah minimal 5% {lima persen) dari total pendapatan disajikan dalam pos tersendiri.
4.Pos beban yang berjumlah minimal 5% (lima persen) dari total beban disajikan dalam pos tersendiri. 1.10. Catatan Atas Laporan Keuangan Catatan atas laporan keuangan mencakup pernyataan kepatuhan terhadap SAK Indonesia untuk Entitas Privat, ringkasan kebijakan akuntansi yang signifikan, informasi pendukung pos-pos laporan _ keuangan, dan pengungkapan lain. KEMENKOP-UKM 3.3. Imbalan Kerja Pengertian
1.Imbalan kerja adalah seluruh bentuk imbalan yang diberikan oleh KSPjUSP Koperasi sebagai pertukaran atas jasa yang diberikan oleh pekerja, Pengurus, dan pengawas.
2.Imbala.nkerja terdiri atas: 1) Imbalan kerja jangka pendek yaitu imbalan kerja (selain pesangon) yang jatuh tempo seluruhnya dalam waktu 12 (dua belas) bulan setelah akhir periode pekerja memberikan jasanya. 2) Imbalan pascakerja yaitu imbalan kerja (selain pesangon) yang terutang setelah pekerja menyelesaikan kontrak kerjanya. Imbalan pascakerja diklasifikasikan menjadi iuran pasti dan imbalanj manfaat pasti. 3) Imbalan kerja jangka panjang lain yaitu imbalan kerja (selain imbalan pascakerja dan pesangon) yang tidak seluruhnya jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan setelah pekerja memberikan jasanya. 3.2. Pinjaman yang Diterima Pengertian
1.Pinjaman yang diterima merupakan liabilitas keuangan berupa kewajiban kontraktual (kewajiban berdasarkan perjanjian atau kontrak) untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pihak yang memberikan pinjaman.
2.Pinjaman yang diterima menimbulkan kewajiban kontraktual KSPjUSP Koperasi untuk menyerahkan kas yang jatuh tempo dan jumlahnya telah ditentukan. Kebijakan akuntansi
3.Pinjaman yang diterima diakui dan diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan suku bunga efektif.
4.Beban bunga dari pinjaman yang diterima diakui dan diukur dengan metode suku bunga efektif. 3.1. Simpanan Pengertian
1.Simpanan adalah dana yang dipercayakan oleh Anggotadan Koperasi lain kepada KSPjUSP Koperasi dalam bentuk tabungan dan simpanan berjangka.
2.Simpanan merupakan liabilitas keuangan bagi KSPjUSP Koperasi.
3.Simpanan menimbulkan kewajiban kontraktual (kewajiban berdasarkan perjanjian atau kontrak) KSPjUSP Koperasi untuk menyerahkan kas yang jatuh tempo dan jumlahnya telah - ditentukan. Kebijakan akuntansi
4.Simpanan diakui dan diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan suku bunga efektif.
5.Beban bunga dari simpanan diakui dan diukur dengan metode suku bunga efektif.
3.Aset takberwujud diakui dan diukur dengan model biaya. KEMENKOP-UKM 4.4. Ekuitas Lain Pengertian
1.Ekuitas lain adalah unsur ekuitas yang tidak terrnasuk sirnpanan pokok, simpanan wajib, modal tetap, modal tambahan, Sisa Hasil Usaha, dan dana cadangan. 4.3. Sisa Hasil Usaha dan Dana Cadangan Pengertian
1.Sisa hasil usaha adalah laba atau rugi bersih KSPJUSP Koperasi yang diperoleh dalam periode berjalan.
2.Dana cadangan adalah penyisihan SHU yang dimaksudkan untuk memupuk modal sendiri dan menutup kerugian KSPjUSP Koperasi bila diperlukan. Kebijakan akuntansi
3.Sisa hasil usaha dan dana cadangan disajikan di ekuitas. 4.2·. Modal Tetap dan Tambahan Pengertian
1.Modal tetap adalah modal yang ditempatkan oleh Koperasi pada awal pendirian USP Koperasi.
2.Modal tambahan adalah tarnbahan modal yang ditempatkan oleh setelah pendirian USP Koperasi. Kebijakan akuntansi
3.Modal tetap dan tambahan disajikan di ekuitas. 4.1. Simpanan Pokok dan Wajib Pengertian
1.Simpanan pokok adalah sejumlah uang yang sarna banyaknya yang wajib dibayarkan kepada KSP pada saat masuk menjadi anggota, yang tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota.
2.Simpanan wajib adalah jumlah simpanan tertentu yang tidak harus sarna yang wajib dibayar anggota kepada KSP dalam waktu dan - kesempatan tertentu, yang tidak dapat diambil kembali selama yang ~. bersangkutan masih menjadi anggota. Kebijakan akuntansi
3.Simpanan pokok dan wajib disajikan di ekuitas. BAGIANIV: AKUNTANSIEKUITAS 4) Pesangon yaitu imbalan kerja yang terutang akibat keputusan KSPjUSP Koperasi untuk memberhentikan pekerja sebelum usia pensiun normal, atau keputusan pekerja menerima tawaran untuk mengundurkan diri secara sukarela dengan imbalan pesangon tertentu (pensiun dini). Kebijakan akuntansi
3.Imbalan kerja diakui pada saat pekerja telah mernberikan jasanya kepada KSPjUSP Koperasi dalarn suatu periode tertentu.
4.Imbalan kerja jangka pendek dan imbalan pesangon diukur pada - jumlah yang harus dibayarkan.
5.Irnbalan pascakerja dan imbalan kerja jangka panjang lain pada jurnlah yang telah didiskonto.
6.Keuntunganjkerugian aktuarial diakui di Sisa Hasil Usaha. KEMENKOP-UKM
1.CONTOHLAPORANPOSISIKEUANGANBAG!KSP/USP KOPERASI KOPERASI/UNIT SIMPAN PINJAM Laporan Posisi Keuangan Tanggal31 Desember 20x1 dan 20x2 20xl 20x2 ASET Kas dan setara kas x x Piutang bunga x x Pinjaman anggota x x Penyisihan pinjaman (x) (x) Pinjaman koperasi lain x x Penyisihan pinjaman (x) (x) Aset tetap x x Alrumulasi penyusutan (x) (x) Aset takberwujud x x Akumulasi amortisasi (x) (xl Aset lain x x Total aset x x LIABILITAS Utang bunga x x Simpanan anggota x x Simpanan koperasi lain x x Utang pinjaman x x Liabilitas imbalan kerja x x Liabilitas lain x x Total liabilitas x x EKUITAS Simpanan pokok/ modal tetap x x Simpanan wajibj modal tambahan x x Cadangan umum x x Cadangan risiko x x Sisa hasil usaha x x Ekuitas lain x x Total ekuitas x x Totalliabilitas dan ekuitas x x BAGIAN V: LAPORAN KEUANGANBAGI KSP/USP KOPERASI BERDASARKAN SAK INDONESIA UNTUK ENTITAS PRIVAT
2.Ekuitas lain timbul dari transaksi ekuitas yang tidak menimbulkan kewajiban kontraktual KSP/USP Koperasi untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain. Kebijakan akuntansi
3.Elruitas lain disajikan dalam pos tersendiri di ekuitas. KEMENKOP-UKM KOPERASI/UNIT SIMPAN PINJAM Laporan Perhitungan Hasit Usaha Tahun yang berakhir 31 Desember 20x1 dan 2Ox2 20xl 20x2 PARTISIPASI ANGGOTA Pendapatan bunga x x Pendapatan usaha lain x x Jumlah partisipasi anggota x x BEBANUSAHA Beban bunga x x Beban penyisihan x x Beban kepegawaian x x Beban administrasi dan umum x x Beban penyusutan dan amortisasi x x Beban usaha lain x x Jumlah beban usaha x x SISA HASIL USAHA BRUTO Hasil investasi x x Beban perkoperasian x x PENDAPATAN & BEBAN LAIN Pendapatan lain x x Beban lain x x Sisa hasil us aha sebelum pajak x x Beban pajak penghasilan x x SISA HASIL USAHA x x Penghasilan komprehensif lain x x PENGHASILAN KOMPREHENSIF x x
2.CONTOH LAPORAN PERHITUNGAN HASIL USAHA BAGI KSPjUSP KOPERASI KEMENKOP-UKM KOPERASI/UNIT SIMPAN PINJAM Laporan Arus Kas Tahun yang berakhir 31 Desember 20xl dan 20x2 20xl 20x2 KEGIATAN OPERASI Penerimaan simpanan anggota dan koperasi lain x x Penyaluran pinjaman kepada anggota dan koperasi lain (x) [x] Penerimaan dari pinjaman kepada anggota dan x x koperasi lain Penerimaan bunga dari pinjaman kepada anggota dan x x koperasi lain Pembayaran bunga dari simpanan anggota dan (x) (x) koperasi lain Penerimaan utang pinjarnan kepada pihak lain x x Pembayaran utang pjn,iaman kegada pihak lain (x) (x) Pembayaran bunga utang pinjaman kepada pihak lain (x) (x) Biaya imbalan kerja (x) (x) Biaya operasional (x) (x) Jumlah arus kas operasi x x KEGIATAN INVESTASI Perolehan aset tetap (x) (x) PeleQ_asanaset tetap x x Perolehan aset takberwujud (x) (x) Pelepasan aset takberwujud x x Jumlah arus kas investasi x x KEGIATAN PENDANAAN Penambahan modal: Simpanan pokok/ modal tetap x x Simpanan wajib/ modal tambahan x x Pengurangan modal: Simpanan pokok/ modal tetap (x) (x) Simpanan wajib/ modal tambahan (x) (x) Pembagian sisa hasil usaha (x) (x) Jumlah arus kas pendanaan x x KENAIKAN (PENURUNAN) x x SALDOAWAL x x SALDO AKHIR x x
3.CONTOH LAPORANARUS KAS BAGI KSP/USP KOPERASI KEMENKOP-UKM ,0'", KOPERASI/UNIT SIMPANPINJAM Laporan Perubahan Ekuitas Tahun yang berakhir 31 Desember 20xl dan 20x2 Modal Cadangan Simpanan Simpanan Sisa Ekuitas pokok/ wajib/ hasil Cadangan Cadangan lain modal modal usaha umum risiko tetap tambahan Saldo 1 Januari x x x x x x 20xl Perubahan ekuitas di 20xl: Sisa hasil usaha ~ ~ x ~ ~ - Penghasilan - - - - - x komprehensif lain Pembagian sisa - - [x] x x - hasil usaha Penambahan x x - - - - modal simpanan x x - - - - pokok/ modal tetap simpanan x x - - - - wajib/ modal tambahan Pengurangan (x) (x) - - - - modal simpanan (x) (x] - - - - pokok/ modal tetap simpanan (x) (x] - - - - wajib/ modal tambahan Saldo 31 x x x x x x Desember 20xl Perubahan ekuitas di 20x2: Sisa hasil usaha - - x - - - Penghasilan - - - - - x komprehensif lain Pembagian sisa - - [x) x x - hasil usaha Penambahan x x - - - - modal simpanan x x - - - - pokok/ modal tetap simpanan x x - - - - wajib/ modal tambahan Pengurangan (x) (x) - - - - modal simpanan (x) [x] - - - - pokok/ modal tetap simpanan (xl (xl - - - - wajib/ modal tambahan Saldo 31 x x x x x x Descmber 20x2
4.CONTOH LAPORAN 'PERUBAHAN EKUITAS BAGI KSP JUSP KOPERASI KEMENKOP-UKM 1.8. Laporan Perubahan Ekuitas Laporan perubahan ekuitas disajikan sebagai laporan tersendiri dan tidak digabung dengan laporan perhitungan hasil usaha. 1.7. Laporan Perhitungan Hasil Usaha Laporan sisa hasil usaha disajikan dalam satu laporan yang terdiri atas Sisa Hasil Usaha (laba rugi) dan penghasilan komprehensif lain. 1.6. Laporan Posisi Keuangan
1.Aset disajikan berdasarkan urutan likuiditas dan tidak dikelompokan menjadi aset lancar dan aset tidak lancar.
2.Liabilitas disajikan berdasarkan urutan jatuh tempo dan tidak dikelompokan menjadi liabilitas jangka pendek dan liabilitas jangka panjang.
3.Dana syirkah temporer disajikan di antara liabilitas dan ekuitas. 1.5. Komponen Laporan Keuangan Laporan Keuangan Koperasiterdiri atas:
1.Laporan posisi keuangan;
2.Laporan perhitungan hasil usaha;
3.Laporan perubahan ekuitas;
4.Laporan arus kas; S. Laporan rekonsiliasi pendapatan dan bagi hasil;
6.Laporan sumber dan penyaluran dana zakat;
7.Laporan sumber dan penggunaan dana kebajikan; dan
8.Catatan atas Laporan Keuangan. 1.4. Bahasa Laporan Keuangan Koperasidisusun dalam Bahasa Indonesia. 1.3. Mata Uang Penyajian
1.Mata uang fungsional dan pelaporan dari Laporan Keuangan Koperasiadalah rupiah.
2.Transaksi dalam mata uang selain rupiah dibukukan dengan menggunakan kurs transaksi.
3.Saldo aset dan liabilitas dalam mata uang selain rupiah dijabarkan ke dalam rupiah menggunakan kurs Bank Indonesia pada tanggal pelaporan. 1.2. Periode Penyajian Laporan Keuangan tahunan Koperasi disajikan secara tahunan yang dimulai dari 1 (satu) Januari hingga 31 (tiga puluh satu) Desember. Dalam hal Koperasi baru berdiri, maka laporan keuangan tahunan dapat disajikan untuk periodeyang lebih pendek dari satu tahun. 1.1. Tanggung Jawab Pengurus bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan Koperasi.