4.Indikator Kinerja Utama No Sasaran Srategis Uraian/IKU Alasan Penanggung Jawab I. Program Pengelolaan Sumber Daya Air
1.Meningkatnya layanan jaringan irigasi dan rawa Luas cakupan layanan jaringan irigasi dan rawa (dibangun/ditingkatkan dan dioperasikan/dipelihara) (Ha) Mengukur kinerja manfaat infrastruktur Sumber Daya Air terhadap pelayanan air ke areal sawah Ditjen Sumber Daya Air
2.Meningkatnya keberlanjutan dan ketersediaan air untuk memenuhi berbagai kebutuhan. 1) Kapasitas tampung sumber air yang dibangun/ditingkatkan dan dijaga/ dipelihara (waduk, empung/situ), (m 3 ) Mengukur kinerja dalam meningkatkan daya tampung sumber air (waduk, empung, situ dan bangunan penampung air lainnya) yang dibangun dan dijaga/dipelihara Ditjen Sumber Daya Air 2) Prosentase pencapaian penyelenggaraan pengelolaan SDA terpadu oleh Balai- balai SDA (%) Mengukur penyelenggaraan pengelolaan sumber daya air terpadu oleh Balai-Balai di lingkungan Ditjen SDA terhadap Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu (Integrated Water Resources Management) dalam pengelolaan sumber daya air. 2 No Sasaran Srategis Uraian/IKU Alasan Penanggung Jawab 3) Debit air layanan sarana/prasarana air baku untuk memenuhi kebutuhan domestik, perkotaan dan industri (dibangun/ditingkatkan dan dioperasikan/ dipelihara) (liter/det) Mengukur kemampuan layanan ketersediaan air baku yang didistribusikan bagi kebutuhan air minum masyarakat
3.Berkurangnya luas kawasan yang terkena dampak banjir Luas kawasan yang terlindung dari bahaya banjir (dibangun/ ditingkatkan, operasi/ pemeliharaan) (Ha) Mengukur manfaat infrastruktur pengendalian banjir bagi kawasan yang terancam dari kerusakan akibat banjir Ditjen Sumber Daya Air II. Program Penyelenggaraan Jalan
1.Meningkatnya kualitas layanan jalan Nasional dan pengelolaan jalan daerah 1) Tingkat kemantapan jalan (%) Mengukur tingkat layanan dan kondisi jalan melayani penumpang dan barang Ditjen Bina Marga 2) Tingkat fasilitas penyelenggaraan jalan daerah menuju 60% kondisi mantap (%) Mengukur upaya fasilitasi penyelenggaraan jalan bagi daerah 3) Tingkat penggunaan jalan nasional (jumlah traffic/ kendaraan km) Mengukur manfaat langsung yang dihasilkan jalan karena dimanfaatkan oleh kendaraan
2.Meningkatnya Kapasitas jalan Nasional 1) Panjang peningkatan struktur/pelebaran jalan (km) Mengukur kemampuan peningkatan jalan yang dihasilkan dari kegiatan penambahan daya dukung dan pelebaran jalan Ditjen Bina Marga 2) Panjang jalan baru yang di bangun (km) Mengukur penambahan panjang jalan yang mampu menjangkau wilayah dan masyarakat III. Program Pembinaan dan Pengembangan Infrastruktur Permukiman
1.Meningkatnya kualitas layanan air minum dan sanitasi permukiman perkotaan 1) Peningkatan jumlah pelayanan air minum (liter/Det) (Kota/IKK) Mengukur volume per satuan waktu air minum yang mampu dialirkan dari infrastruktur yang dibangun Ditjen Cipta Karya 3 No Sasaran Srategis Uraian/IKU Alasan Penanggung Jawab 2) Peningkatan jumlah pelayanan sanitasi (Kws)/(Kab/kota) Mengukur tambahan daerah/kawasan yang dapat dilayani sanitasinya dengan pembangunan infrastruktur di perdesaan/perkotaan 3) Jumlah Pemda/PDAM yang dibina kemampuannya (Pemda/PDAM) Mengukur kinerja dari jumlah PDAM/ Pemda yang telah dibina guna mengoptimalkan penyediaan air warga masyarakat kota
2.Meningkatnya kualitas kawasan permukiman dan penataan ruang 1) Jumlah rusunawa yang dibangun (Twin Blok/ Unit) Mengukur kinerja dari jumlah rusunawa yang dibangun untuk memperbaiki kualitas lingkungan permukiman yang kumuh Ditjen Cipta karya 2) Jumlah kawasan permukiman dan penataan bangunan yang direvitalisasi (kawasan/Ha) Mengukur kinerja dari jumlah kawasan permukiman yang berhasil di tata bangunannnya atau ditingkatkan kualitas lingkungannya
3.Meningkatnya kualitas infrastruktur permukiman perdesaan/ kumuh/ nelayan dengan pola pemberdayaan masyarakat Jumlah kelurahan/desa yang ditingkatkan infrastruktur permukiman perdesaan/kumuh/ nelayan (Desa) Mengukur kinerja dari kawasan/desa yang berhasil diberdayakan masyarakatnya guna meningkatkan kualitas permukimannya di daerah perdesaan, kumuh dan daerah nelayan Ditjen Cipta karya IV. Program Penyelenggaraan Penataan Ruang
1.Terwujudnya perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan standarisasi teknis bidang penataan ruang 1) Jumlah rencana tata ruang dan rencana terpadu program pengembangan infrastruktur jangka menengah pulau/ Kepulauan dan Kawasan Strategis Nasional (Raperpres (RTR Pulau,RTR KSN) Megukur kinerja dalam mewujudkan jumlah Pulau/Kepulauan dan Kawasan Strategis Nasional (KSN) yang mempunyai rencana tata ruang dan rencana program jangka menengah pembangunan infrastruktur PU Ditjen Penataan Ruang 4 No Sasaran Srategis Uraian/IKU Alasan Penanggung Jawab 2) Jumlah Provinsi/Kabupaten/ Kota yang mendapat pembinaan Penyelenggaraan Penataan Ruang Mengukur kinerja pembinaan dalam Penyelenggaraan Penataan Ruang Provinsi, Kabupaten, Kota dengan membuat laporannya V. Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Kementerian Pekerjaan Umum
1.Meningkatkan koordinasi, administrasi dan kualitas perencanaan, pengaturan, pengelolaan keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) 1) Jumlah dokumen perencanaan dan pemrograman (Jangka Menengah dan Tahunan) (Renstra Kem.PU, Renja Satminkal, RKAKL, RKP, Nota Keuangan) Mengukur pelaksanaan tugas dalam menyusun dokumen perencanaan dan pemrograman sesuai ketentuan dan kebutuhan Sekretariat Jenderal 2) Jumlah dokumen pelaporan akuntabilitas kinerja, keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) dan laporan triwulan (Lap.Keuangan, LAKIP Kem.PU, Ev.LAKIP es 1 Pedoman.Sist. Perc) Mengukur kinerja dengan penyelesaian dokumen-dokumen; LAKIP, laporan keuangan dan BMN sesuai ketentuan 3) Jumlah Peraturan perundang-undangan bidang PU dan permukiman (dokumen) Mengukur kinerja dalam menghasilkan jumlah peraturan perundang-undangan bidang PU dan permukiman yang diperlukan sesuai kebutuhan
2.Meningkatkan kualitas kelembagaan dan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur 1) Jumlah Sumber daya Manusia (SDM) aparatur yang mendapat pendidikan dan pelatihan (angkatan) Mengukur kinerja dalam meningkatkan kapasitas Sumber Daya manusia (SDM) aparatur melalui kemampuan menghasilkan jumlah orang yang dilatih Sekretariat Jenderal 2) Jumlah pegawai yang terlayani administrasi kepegawaiannya serta jumlah tata laksana Standar Operasional Prosedur (SOP) yang disusun (pegawai, SOP) Mengukur kinerja dalam kemampuan meningkatkan jumlah pegawai yang dilayani administrasi kepegawaiannya serta jumlah tata laksana Standar Operasional 5 No Sasaran Srategis Uraian/IKU Alasan Penanggung Jawab Prosedur (SOP) yang selesai disusun VI. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Kementerian Pekerjaan Umum
1.Meningkatkan kualitas prasarana, pengelolaan data, informasi dan komunikasi publik 1) Jumlah peta profil infrastruktur dan jaringan Local Area Network (LAN) (Peta, Unit PC) Mengukur kinerja pengelolaan data informasi dalam bentuk peta profil infrastruktur dan jangkauan jaringan Local Area Network (LAN) Sekretariat Jenderal 2) Jumlah layanan informasi publik (Buku, Temu Pers) Mengukur kinerja dalam meningkatkan produk layanan infromasi dan komunikasi dari jumlah pertemuan yang diselenggarakan untuk publik 3) Luas bangunan gedung kantor kementerian PU yang ditingkatkan dan dipelihara (m 2 ) Mengukur Kinerja dalam meningkatkan luas dan kualitas serta perawatan bangunan gedung kantor Kementerian PU VII. Program Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Aparatur Kementerian Pekerjaan
1.Terwujudnya peningkatan kepatuhan dan akuntabilitas kinerja penyelenggaraan infrastruktur yang bebas Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) 1) Prosentase menurunnya tingkat kebocoran dalam pembangunan infrastruktur di lingkungan Kementerian PU (%) Mengukur Kinerja dalam bentuk menghasilkan penurunan kebocoran dalam perencanaan, pengadaan dan pelaksanaan anggaran serta semakin meningkatnya tertib administrasi (3E dan 2K) dalam pembangunan infrastruktur di lingkungan Kementerian PU Inspektorat Jenderal 2) Prosentase menurunnya temuan administratif dalam pembangunan infrastruktur di lingkungan Kementerian PU (%) VIII. Program Pembinaan Konstruksi
1.Meningkatnya kapasitas dan kinerja Pembina jasa konstruksi pusat dan daerah 1) Jumlah Provinsi dan kabupaten yang terbina sesuai dengan peraturan perundang- undangan (Provinsi, Kab/Kota) Mengukur kemampuan pembinaan dari jumlah Provinsi dan kabupaten/Kota yang berhasil dibina kapasitasnya, untuk selanjutnya berdampak kepada jasa konstruksi Badan Pembinaan Konstruksi 6 No Sasaran Srategis Uraian/IKU Alasan Penanggung Jawab di daerahnya 2) Jumlah Sumber Daya Manusia(SDM) jasa konstruksi yang terlatih (Orang) Mengukur kinerja dari kemampuan menghasilkan jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) jasa konstruksi yang terlatih 3) Tingkat daya saing industry konstruksi nasional dalam skala global (Point infrastruktur GCI) Mengukur kinerja kemampuan/ keberhasilan meningkatkan daya saing industry konstruksi nasional dalam skala global IX. Program Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum
1.Meningkatnya IPTEK dan NSPM (K) siap pakai 1) Prosentase IPTEK yang masuk bursa teknologi Bidang PU (%) Mengukur kinerja dalam menghasilkan IPTEK berkualitas Badan Penelitian dan Pengembangan 2) Prosentase penambahan SPM/K yang diberlakukan oleh Menteri PU (%) Mengukur kinerja dari semakin banyaknya SPM/K yang diberlakukan oleh instansi berwenang karena dinilai berkualitas 3) Prosentase pelayanan teknis yang diterima stakeholder (%) Mengukur kinerja dari semakin banyaknya rekomendasi/ advis teknis yang diterima oleh stakeholder karena dapat memecahkan permasalahn yang dihadapi 4) Prosentase teknologi tepat guna yang digunakan oleh stakeholder Mengukur kinerja dari semakin banyaknya produksi IPTEK yang telah siap digunakan oleh yang berwenang karena aplikasinya sesuai serta membantu pekerjaannya Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal 31 Desember 2010 MENTERI PEKERJAAN UMUM DJOKO KIRMANTO