b.pengabatan pslkoloiits ntau emostenal, termasuk mlnlmnyn dukungan cmoslonnl don kaslh s,,ynng. pengasuhnn yang kurnng memndnl sehlngga Anak mengnlaml hrunbatan 11t11u ennggunn pslkologls, pengnbalnn kronls, kekerasan terhadap pasangan di hadapnn Anak, serta pemblarnn konsumsl rokok, alkohol don narkoba oleb Annk.
c.penelantarnn kesehntan mental atau 6slk anak, meUputl kelalaJan dalam mendapatkan pengobatan dan perawatan med!s, kelalaian alas lnyanan kesehatan semacam imunisasl, serta tidak memperoleh kecukupan gizi.
d.pengabalan pendidikan, mel!puti gaga! dalam mendid!k Anak untuk mampu bersostaltsast dengan Ungkungannya, gaga! menyekolahkan Anak, menyuruh Anak mencari nalkah sehingga purus sekolah, memblarkan Anak berulang kah membolos sekolah, atau gaga! memenuhl kebutuhon pendidikan yang khusus. pentndason Udok lonlll'ung (menyebarkan desae-desue, lelueon yang berbahaya); cybcr-bullying (pengunonn teknoloat telepon gengam dnn Internet, termasuk laman dlgltnl, pes4n dtiit141 dnn elektroruk- Committee on the R,gltts of the Child, 2011): clan
e.perpelcneoan A11nk. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id B. Pelaku Kekemson Pelaku Kekerasan terhadap Annk pada umumnyo yrutu:
11.orung tun:
b.anggou, keluarga lnlnnyn sepertl adlk, kokai<, parnnn. blbl;
c.teman sebaya;
d.pendldik dan tenaga pendldlk dJ satuan pendldlkan; dan
e.masyarakat seperti tetnngga, guru, tokoh masyarakat, hlnggn orang yang tidak dlkenal. Pelokunyn tldak hanya 1 (satu) orang tapi blsa banyak hingga mencapal 14 (empat belas] orang, mlsalnya kasus YY dJ Bengkulu pada saat korban pulang sekolab meUntas.i daerah perkebunan yang sepf dlcegat oleh 14 (empat belasa) orang pelaku selanjutnya korban dlsekap, kald tangan diikat, leher dlcelcik, dlpukull, kemudian dlcabuU secara bergantlan, lalu d!bunuh dan dibuang ke jurang. Pelokunya bukan hanya orang dewasa tapi juga anak-anak terlibat. Akibat dari perbuatan pelaku korban bukan hanya mengalaml Kekerasan Flsik narnun juga seksual, distksa, dlbunuh, dlmutilasi, dlmasukan ke dalarn kardus, dibuang ke hutan atau ke jurang bnhkan mayamya cliperkosa dan dilakukan secara sadls dan luar blasa serta di luar batas kernanustaan, seperu memasukkan cangkul ntnu bambu ke dalam alat kelnmin don mcmotong·motong bagian tubuh Ann.k. Ado Jugo !5. Eksploltosl Anok Secnro umum, eksploltosl Anok merujuk pado perlakuan sewcnru,g-w,,nru,g terhndnp Annk tanpa memperhaUkan bok Anok yang dllrutukn.n keluarga utau masynrakat, untuk keuntungan orung laln, batk dalam btdnng ekonoml, soslal, atau poUUk. Eksploltnsl paling umum adalah pekerjo Anak dan prosUtusl. Eksplollasl Anak lnl akan berdampak pada semua aspek, pada kesehatan llslk. perkembangan emostonal, mental, spiritual, moral, dan sostal, Beberapa bentuk eksploltasi Anak adalah (JLO, 1999):
a.praknk perbudakan, termasuk rekrutmen paksa Anak untuk konllik bersenjata;
b.prostitusf dan pornografi Anak;
c.eksploftasl Anak terkait kegiatan narkoba, balk konsumsi, produksf, maupun dlstrtbust; dan
d.pekerja Anak yang menimbulkan bahaya bag! kesehatan, keselamatan, atau moral Anak. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id D. Faktor Penyebab Kekernsan I. Fnktor Orang Tua Anak itu sangat takut apabila tidak dicintal atau ditlnggalkan oleh orang tuanya. Maka, ancaman orang rua, apalagt ancarnan menlnggalkan atnu menguslr Anak akan sangat berpengaruh pada Annk. Ancnmnn, hukuman Oslk, dan tlndakan otorlter sering dlpertahnnkan orang rua dengan dallh untuk mendldlk dan menanamknn dlslplin podo Anak Hal tersebut akan mengnklbntkon Annk bcrslknp paslf dan frustnsl, terutama keuka Anak tldnk memnhnml mengapa din dJhukum. Padahnl. sangat mungkln. Annk scdang dalnm proses mempelaJnrl sesuntu ntnu mengetjnknn tuans dnrl orang tun, dan melakukan kesalahan ndnlnh ha! wojnr. Nomun, serlogkall omng tuo tidak sobar dan buru-buru menghukum Annk karena kesalahannya. Jikn hal lnl tetjadi berulang-ulang. nkan akan menjadi frustasl, ttdak mau mendengarknn, tnkut berproses, atau kebal dengan hukuman Ada bebernpa faktor yang mempengaruhi orang tua melnkukan tindakan Kekerasan terhadap Anak, diantaranya: a faktor pengalaman masa lalu orang rua Banyak rlset menunjukkan babwa orang tua yang dibesarkan dengan kekerasan memiliki potensi besar untuk melakukan Kekerasan terhndap Anaknyn. Oangguan mental berhubungan dengan perlakuan buruk yang diterlma seseorang ketikn maslh kecll (Rahmat, 2000). Anak yang mendapat perilaku kejam darl orang ruanyn akan rnenjadl agreslf clan setelah menjadl orang rua akan berlaku kejam pade Anaknyo. C. Modus Kekernsnn Modus Kekerasan lerhndap Annk bisa beragam sepertl memberikan mlnuman keras dan obat-obatan terlarnng pada Anal<, menjanjikan hadiah melalul konsultasl belajar, berkenalao melalul media sosial (sepertl facebooKJ lalu dicullk, dlajak menonlon film porno, dijanjikan hal-hal tertentu, diberikan uang, dibujuk, dirayu, disekap, dan dipacarL kasus yang pelaku kekerosannya hanya 114tu nnmun korbnnnya banyak, sepcrtl kasus Sony Snndro nllas Koko di Kedlrl ynng melakukan pencobulon terhndap ~ I [llma puluh satu] korbnn Annie. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id
b.pertlaku buruk orang rua B11ny11k orang rue yong kchldupon dan perllakunya buruk, mlsolnya sering bersellsU, don bertengkar, konOlk dengan teuu,gan, kecanduan mlnumon keras, penauslrnn dart llngkungM, don lalnnyo.. Oalnm kondlsl tersebut. oron11 tun mengnnlayo Annknya sebagat pelamplasan rasa frustnsl dan ketidakberdayannnyn. Orangtun penganlaya blasanya mem!Uki kesulitan menghadapl stress dan mengendallkan kernarahan, serta bereslko tlnggi menylksa Anak mereka, Beberopa penelitlan menunjukkan bahwa keluarga yang bermasalah mempunyai tlngkat kekerasan terbadap Anak yang \ebib tinggi dibandingkan dengan keluarga yang tanpa masalab. Biasanya masalah akan semakin rumit karena keluarga yang penuh kekerasan pada Anak akan terisolasi secara sosial, tidak ditertma dengan balk oleh Ungkungan.
c.faktor pengetahuan orang tua Fnktor pengetahuan sangat berpera.n dalam memunculkan Kekerasan terhadap Anak. Banyak ~kall oro.ng tua yang kurang memnhoml proses tumbuh kembang Anak, pendldlkon Annk, serta posisl Anok dolnm kelunr11n. Hal paling umum adalah pondangon orang tun bahwa Anok tldnk tahu apa·apo dan horus menuruu orang tun, mau harapan-harapan yang tldok reallstlk dalnm proses tumbuh kembong Anok. Aklbatnya, kellka Anok Udale blsa melakuknn hal·hal y,rng diharapkan orang tua, padahal hal ltu tldak sesual dengan proses tumbuh kembang Anak, maka orang tua sering memaksakan kehendak, rnarah, membentak, dan melakukan tlndak kekerasan lalnnya. Selain itu, banynl< orang tua memillh model hukurnan dan penghargaan dalam mendidlk Anak. Bila Anak berbuat salah atau nakal maka orang rua akan menghukumnya, yang seringkall berupa bukuman fisik.
d.faktor kematangan fislk dan emosional orang tua Anak dari orang tua yang berusta belasan tahun lebih rentan mengalami kekerasan dibanding Anak dari orang rua yang lebib tun. Fungsl kelbuan yang belum matang akan mendorong terjadlnya perlakukan salah dan kekerasan pada Anak, khususnya dalam kasus-kasus pernlkahan dlni, dlmana orang rua belum berusia 20 (dua puluhl tahun kertka memillkl Anak. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id '\. Faktor Anak Kondlsl Anak Juga blsa menyebabkan terjadlnya kekerasan, mlsalnyn Anak yung tldak menurun perlntah orang rua, menderita gnngguon perkembongan, penyoklt kronis, ketergantungan Anak pada llngkungon, cacat tubuh, retardasl mental, ganguan tlngkah laku, atau pertlaku menytmpang,
3.Faktor L!ngkungan Faktor lingkungnn juga blsa menyebabknn munculnya tindakan Kekerasan terhadap Anak. Beberapa faktor llngktmgan sostal yang dnpat menyebabkan Kekernsan dan penelnntarnn terhndap Annk adalah: kr1mtnnlltas yang tlnggl. tekanan nJlal mnt.erlallstls dan lndlvldunllslls, nllol dalom mnsya.rakat bahwn Anak ndnlnh mlllk ornn,ilun, sendlrt, kettrnpangan gender dlmann perempunn dlpandang leblh rendah dlbondlng lakl·lold, serta P<Ollaruh ktuu medln massn dan Internet. Sant lnl, televlsl dan Internet, khususnyn melalul medium telepon genggam, adalah media yang sangat kuat berpengaruh pada Anak yang belum memlllld Oller yang cukup kuat alas konlen yang mereka terlma. Medla rnassa, khususnya televisl, yang berulangkall mennynngkan kekernsan, mm action ynng penuh dengan perkelahian, berita krtmlnal yang sarat penganlayaan atau game yang sarat kekerasan merupakan faktor pealing yang mendorong terjadinya tindak Kekernsan terhadap Anak.
2.Faktor Ekono,nl S•boglon boor kekernsan rumah truiuo dlplcu faktor kemlsldnan dan tekanan ekonoml. Permasalahan ekonoml semacam pen11nngaurnn, penghnsllnn ynng lldok lnyak, pekerjo.nn yang lldak menentu, akan membual orang tuo mengnlamt stres berkeponJangan, sensltlf, murnb marnh, dan ngresl(. Kelelahan Hslk akan menghlbngkan kesernpatan untuk bereanda dengan anak- anak, Aldbatnya. Anak sebagal pihak pa.ling lemah, rentan, dan dianggap sepenuhnya m!Uk orang rua, menjadi sasaran kemarahan, emosl dan kekerasan, Begitu juga, !bu yang kecewa dengan suaml yang tldak mampu mengatasl masalah ekonoml akan cenderung melampiaskan emosi dan kekecewaannya padaAnak. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id
2.Perl<embnngnn KejlwClnn Kekernsan terhadap Anak akan:
a.memunculkon mnsalnh emoslonal dan tingkah lru<U Anok. Contohnyn adalah rasn mlnder dan kurang percaya dlri, terlalu menyalabkan dirt sendlri, dan leblh mudnh melakukan kekerasan pada teman sebaya;
b.menyebabkan trauma dan stres. Trauma muncul karena rasa takut yang berlebihan dan kondisi terancam secara terus-menerus yang dialanu anak. Gejala-gejala stres misalnya suka ngompol, hlperaklif, kesuUtan belajar, suli! tidur, sering tantrum, mudab tersinggung, penuh curtga, dan sebagamya; c, mengurangi kemampuan Anak untuk berpikir dan menyelesaikan rnasalah, yang akan melekat secara permanen hingga dewasa;
d.membenruk konsep dlri yang negatlf, karena Anak merasa dlrinyo jelek, udak dicinrnl, tldak dlkehendaki, dan tidak mampu menyennngl akuvnas tertenru: J. Pertumbuhan flslk Anak yang mengalrunl kekerasan pada umumnya pertumbuhan fisiknya terhambat daripada anak-anak sebayanya yang tidak mendapat kekerasan. Hasil penelitian daci Unfversltas Toronto Canada menunjukkan bahwa Kekernsan Fisik tak hanya menimbulkan Iuka fisik namun Juga mengalami trauma psikologis, yang berdarnpak kepada kesehatan, serta beresiko terserang kanker dJ usia dewasa (Unesa, 2012). Selaln ltu Kekerasan terhadap Anak menlmbulkan penderitaan secara Rslk, mental, splritunl, dan sestal, juga mengalaml kehamllnn, pendamhan hebat, kecacatan, kerusakan alat ~produksl hlngga menlnggol. E. Oampak Kekernann Kckernsnn terhadap Annk memlllkl dnmpak yan11, kompleks, menyeluruh, don berkepanjangen. Pertumbuhnn Anak ynn11, mengalamt perlakuan salah pnda umumnyn leblh lambat dnrlpada Anak yang normal. Ado bebernpa dampak, yang seccra umum blsa dlknU•K'Jrtl<an scbagal dampak flslk, pslkologls, dan kecerdnsan. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id Beberapa dampak lain Kekerasan terhadap Anak, diantaranya: menumpulkan hat! nuraru: menghambat perkembangan moral Anak; mendorong Anak melakukan kekerasan; meningkatkan perllalru kenakalan; membuat Anak senang mengejek dan menindas yang lemah; rnerusak kesehatan jiwa Anak; sering menghayal jadi tokoh jahat dalam TV, game, atau film; senang mencnton tayangan tenta.ng kekerasan: merusak hubungan antara orang rua dan Ana.k; membuat Anak terllbat perbuatan krimtnal; cenderung melestarlkan slkap kekerasan kepnda generasl berlkutnya, mernbuat Anak gemar melakukan teror dan ancaman.
3.Perkembangttn Kecerdasnn Poda usla O sompol dengnn :! tohun penumbuhan oinl< mencapal 90% (sembllan puluh persen) don pada usla 8 tohun mencnpal I 00 % (serrntus persen), Mokn, Kekerasan terhadap Annk pada usln tersebut akan sangal berpengaruh bag! perkembangan ot.aknya. Bnnyak studl mencatat ndanya keterlambatan dalam perkembangan kognltif, bahasa, kemampuan membaca clan motorik.
e.mencert pelartan untuk menghllnngko.n rnsn rendah dlrlnya, mlsolnyn geng remoja, perkclahtnn pelaJor, atau keconduon nlkohol don norkoba;
r.memunculknn pseudomaturitas emosl, dlmana Ano.le menjlldl agreslf atau bermusuhan dengan orang dewasa, menartk dirt dart pergaulan yang menlru ttndakan orang tun, lalu Anak melamplaskan ngreslvltas kepada teman sebayanya. Perllalru agreslf akan mentngkat sejnlan dengan lnlensllas kekerasan yang dlalamL Sebuah penelilian oleh Tulane University, Amerika Serikat, memaparkan babwa anak-anak berusia tiga tahun yang sertng mengalami kekerasan secara fislk dart orang rua akan bersikap Jebih agreslf saat sang Anak menginjak usia Uma tahun. (Melindacare, 2012); dan
g.menlmbulkan kelainan perllalru seksual. Anak korban kekerasan akan lerbiasa merasa salcit karena pulculan, juga merasa dlrinya tldnk berharga. Akibntnyn, anak-anak lnl nkan mudnh menyerahknn tubuhnya unruk dlperlakukan secara tldak "senonoh" setelah dewasa. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id
2.Sekolah Sekolah [uga sering menjadi lempat terjadinya Kekerasan terhadap Anak. Pelaku yang umumnya sesama siswa, pendldik, atau tenaga pendidllcan melakttkan kekerasan yang berstfat emoslonal dalam bentuk ejekan, llslk dalnm bentuk pemukulan, dan seksual dnlam bentuk pelecehan atau peneabulan, Penelitlan lntcmationa/ Center for Res,,an,h on Women don Plan lntcma1ional menemukan bahwa 84% (delnpan puluh empnt persen) I'. Lokasl Kekerasan terhadap Anak Lokast Kekerasan terhadap Anak dapat terjadi di: I. Rumah Tangga Kekernsan domestlk yang lerjadi di rumah tangga serlngkall terjadl karena ketidakharmonisan keluarga sepe.rti t!nglcat stres orang tua yang tinggi, kurangnya kornunlkast, ataupun kurangnya pengetahuan tentang pengasuhan yang balk. Dnlnm banyak kasus. orang tua sering menempotkan Anak sebag;,.i plhnk ynng "udak tahu" dan harus "nurut" pada perlntah orang tun, yang serlngJcali berlmbas pada tlndnkan "kekerasan" dengan dallh "mendtdlk Annk". Oalnm cam pnndang lnl, hukuman flslk btso dig\lnakon untuk mendidik dan mendl•lplinkon Annk. DI tndonesic, hill nu Jugo lumrah terjadl, data BPS (2014) menunJukknn bahwa 20% (dun puluh enam persen) Anak menJodl kerban dart hukumru, flslk. Penel!Unn Jugo menunJukkan bahwa Anak yang tlnggnl dnlnm 'keluarga yang rusak' (broken home! atau t!nggal di sebuah lembaga sepertl di pant! asuhan, mem!l!k! resiko yang lebih tlnggt mengnlaml Kekerasan Fislk, emoslonnl, dan pengabalan. DI daJam rumah langga, Anak Juga rentan mengalaml Kekerasan SeJcsunl dnlam bentuk persetubuhan, pencnbulan, atau eksploitasi seksual, dengan persentase bervartasl antardaerah. Ado beberopa faktor ynng mempengaruhl besar k«tlnyo dampak atau efek dru1 Kekernsnn terhadap Anak, yrutu:
a.Jonis perlakunn don seberapa pnrah perlakuan yana dlnlaml oleh Anak;
b.berat rtngnnnyo kekerasan yang terjndJ terhadap Anak; e, daya tahan pslkologls Anak dalom menghodapl tekanan, dlmana setlap Anak memillkl dnyn tahan pslkologts yang berbeda-beda; dan
d.lnlensitas dan waktu dalarn menerlma perlakuan kekerasan. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id Pekerja Anak don perdagangan Anak adalah dua fenomena yang saling terkait satu sama lain. Belakangan lni perdagangan Anak marnk di berbagal sektor, mulai dnri jerrnal, perkebunan, pertambangan, dan laJnnya. Khusus Anak perempuan biasanya diperdagangkan untuk sektor rumah tangga dart ekspolltasl seksual. Saal dlpenlngangkan, Anak past! mengalaml beragnm bentuk eksploltasl, Kekernsan F!slk, emoslonal, dan Seksual. Kekerasan yang terjadl di luor rumnh dnn s.,,kolah terjodl karena keterbatasan pengetnh\lnn, emoslonal don ftslk yang dlmUlkl Anllk; kumng slswa menyatckan pernah mengalaml bentuk kekerasan di sekolah, don 7:1% (tujuh puluh limo persen] mcnanku pemah melakukannya dalam o [enam] bulon terakhlr (ICRW, 201:1). Selllln ltu, 00'1> (enam puluh persen] stswo lakl-lakt dan q()"'A, (empat puluh pens<,n)slsw1 perempuon dlketnhul menjodl peloku kekerasan emoslonal terhadap slswa latnnya, Hampir 80 person slswa menyatakan bahwa pelaku kekerasan adnlah slswo laki-lnkl dart sekolah yang sama l!CRW, 20 IS). Penelltlan loin di SUiawesi Selatan (2013) menemukan bahwa Kekerasan Flstk adalah bentuk kekerasan paling umum yang dialaml Anak di sekolah, diloJcukan paling banyak oleb sesama slswa. Selaln itu, guru Juga menjadi pelaku kekerasan fistk di sekolah. Studi yang clilakukan ICRW dan Plan International tersebut menyebutkan bahwa 45% (empat puluh lima persen) slswa lakt-laki dan 22'A> (dua puluh dua persen] sisw1 perempuan mengotakan bahwa guru atau perugas sekolah merupakan pelaku Kekerasan Flslk di sekolah (ICRW, 2015).
3.Masyarakat OI masyaraknt, Anak Juga rentan mengalaml kekerasan, Dalam konteks Indonesia, bebernpa lsu pentlni Kekemsan terhadap Anak di ruong publlk odoloh Anok Jolanan, pekerja Anak, serta penlagongon Anak. Anak Jal11nan adalah snlah satu kelompok yang paling berlslko menenmn kekeroson sekoJIRU• membutuhkan perl!ndunaan khusus. Kehldupan rnereka yang homeless (tanpa rumah) sekallgus tanpa perlindungon membuat mereka sangat rentan menjadi objek Kekernsan Fislk, emoslonal, Seksual, serta pemerasan ekonoml dart berbagal plhak lain di sekelillng mereka, mulai dart Jurngan mereka sendirt hmgga aparat negara, 2019, No.1173 www.peraturan.go.id at.au Udok ndanya kontrol ornng tun, sekolah, tetanggn don aparnt setempat; hllongnyn nllol don normo yana nda di masyaro.lcat; lido.le adonyn tempat pengaduon undak kekernsan di sekltar tempat tlnggal; dan kurnngnya pernnhaman masynrakat mengenal cnra mendldlk Ano.le. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id lstllo.h Medla Komunltos mengemuka sejak lnhlrnya Undon11-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Peny1amn (Undon11-Undon11 Penyiaron) yang menyebutkan adanya Lembaga Penyiarnn Komunltns. Dalam Pasal 21 ayal jl) Undang-Undang Penylaran menyebutkan bnhwa Lembaga Penyiaran Komunltas merupakan lembaga penyiaran yang berbentuk badan hukum Indonesia, didirlkan oleh komunitas tertentu, berslfat tndependen, tldak komersial, dengan daya pancar rendah, luas Jangkauan terbatas, serta untuk melayanl kepenungan komunitasnya. Dalam konteks penylaran yang awalnya hanya mengakui Lembaga Penylaran Pemerintah dan Penylaran Swasta, sejak lahimya Undang-Undang Penyiaran memberikan pengakuan tentang Lembaga Penylaran Komunttas sebagal salah satu lembaga yang dapat memberikan lnformasl sesual kebutuhan komunfta.s tersebut. Dnla.m perkembangannya, keberadaan Media Komunitas tldak hanya media yang menggunokan spektrum frekuensl Pembagn penyiarnn], Media Komunttaa rumbuh don berkembang dengan rngam plUhan medh1 balk teka, audio, video/Olm ynng cllpubllkiulknn pada kha.lnyaknya melalul beraeam earn oleh maslng·m11slng pengglat Media Komunnas, Selring berkembangnya Teknologt, lnformasl. don Komunlkasl rnK), banyak Medin Komunltas yan11 memanfaatkan Internet sebagal alat untuk menyebarluaskan gagasnn don lnformasl yang dikemas oleh rnaetng-mastng komunltas. Media Komunitas bukan sekadar alat, di da!amnya ada cna-cna bersama, ada gerakan bersarna dan yang pasti ada keberpihakan kepada komunltasnya. Arab dan isl dalarn setlap Media Komunltas sangat ditentukan sesual apa citn- clta yang akan diraih bersama. Media Komunltas banyak ragamnya yang memberikan kesempatan bag! sernua orang untuk memilih mana yang tepat, efektlf. dan nyaman dalarn menggunakan Media Komunltas sesuai dengan kepentingnnnya. Media Komunitas sangat diperlukan dalam menyampaikan informasi remang Pencegahan Kekerasan terhadap Anak karena disamplng media int yang Jangkauannya luas namun Medin Komunitas terkadang menyampalka.n lnfonnasi yang saloh terkatt dengnn Kekerasan terhadap Anak yang leblh banyak mengtnformoslkon lerjodinyn Kekerasan terhadap Anak sepertl Tabel I di bawah Int,
2.ldentitas dan foto-foto Anak Korban kekerasao. apalagt korban kekerasan dlmuat secara anak-anak tidak boleh vulgar oleh media. dlsebutkan identltas dan foto- foto korban oleh media apapun.
3.SUmber informasi berasal dart Media harus menampilkao rumor dan tldak terverifikasi informasl dart sumber yang kebenarannya. Misalnya hanya jelas dan dapal dart akun facebook korban yang dipertanggungjawabkan dijadiknn sumber infonnasl oleh sumbemya. media 'I. Media dnlam menyajlkan Media seharunya lebih tnformasl pencabulan dan berempatl pada korban, dan pemerkosaan leblh menyorotl menggugnk kesadaran korban dan mencerttakan khalaynk media untuk selalu kronologl kejadlan kejahatan. mellndungi dan mencegnh kekerasan ltu teljodl pada anak-enak, Tobol I. conioh Pesnn di Media Komunltos 1on1ang Anak 2019, No.1173 www.peraturan.go.id www.htpwee.corn, www.gnfi.com don latnnya. Dunlo dlgtUl.l dewasa tnl telah melahtrkan rngnm komunttas yang men&"mbangkan sl41tup dtgttru balk yane tujuannyo kcmerstal maupun nonkomerslal Sement4tll dalam media soslal Jugo bermunculnn komunttas media soslal yang menggunnl<an media soslnl sebngru media untuk menyebnrknn lnfonnasl sepertt JogJaupdate, tnfosenl, iloveoceh, tnfosumbnr, lnfobdg, ka.skustmi,eler, dan sebagalnya. Mengenal Jenls media komunttas antara lain: J. Media Darat (on land) lst!lnh on land lnl sebenarnya menggambarknn pertemuan langsung atau dalarn istilah di penyiaran disebut off air (tidak mengudaraj. Penggiat Media Kornunitas di Jaringan Radio Komunitas Indonesia, membuat istilah 01t land sebagai bagtan dart kerja media yang dilakukan tanpa menggunakan spektnun frekuensl radio. Beberapa ragam media komu nitas berbasis on land ini adalah:
a.Media Komunltas Cetak Media In! dalam benruk buletin/ koran komunttns, majalah dlnding, dan selebaran yong dlsebarkan seeara terbatas di Ungkungan komunlrns. Media Komunitos eetak Int Jugn dapat dlmanfaatkan untuk mcnyeborkon mater! ten,ana Penc,,11ahan Kekeroson rerhadnp Anak.
b.Medlo Vldeo/F'llm Komunltos Media nudlo visual dalam format vtdeo/fllm lnl sepertl video/Olm labmyo, namun yang mernbedakan adalah kruyn Video/film komunltas inl dJproduksl seeara indoe [mandlrf] dan dlsebarluaskan secara mandtrt pula, contoh dJ Purballngga ada sebuah komunJtas bernama Cinema Lovers Community yang memproduksi beragam fllm pendek dan mendesemlnasikan karya fllm tersebut melalul layar tancep di desa-desa, Di Yogyakarta ada Yayasan Kampung Halaman, sebuah organlsasi yang menggunakan video diary sebagai media remaja berblcara dan menyampaikan gagasan-gagasannya. Prinsip pernbuatan video tersebut adalah panisipalif dan kolaboranf, sehingga karya film dimilikl oleh setlap orang yang terUbat. Ado lug! komunitos film pelajar Yogyakarta yang setlap tahun menggelar festtval film pelajar se-tndonesta, Di komunitas film pelajar lnl eda beragarn karya mm pendek, balk mm dokumenter moupun Rksl yang diproduksl oleh para slneas-slneas remaja do.rt seluruh Indonesia. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id Untuk memonfnotkon media Video/film komunlt.as tnl perlu dlbuatkon materl Penceaahan Kekerosan terhadop Anak melalul vldeo/ftlm.
c.Medla senr Trndlslonal Media seru tmdislonal lnl maslh hldup di mosyamkot rerutama masyarakal pedesaan, sehlngga maslh cukup efektlf sebagai sarana untuk menyebarluaskan upaya pencegahan Kekerasan terhadap Anak, Dengaa menggunakan bahasa lokal juga memudahkan penyampaian pesan dan tentu saja bagatmana masyarakat mendiskusikan pesan-pesan baru tersebuL BerbagaJ media tradlsional yang berslfat pentas misalya Kethoprak, Lenong, Wayang Kulit, Ludruk, Sandiwara, Wayang Golek, atau juga berbasis lngu dan pantun.
2.Media Slaran (on ai,j Lembaga Penyiaran Komunitas JLPK) yang ada di lndonesla, ada radio komunllas dan teleVlsl komunltas. Kedua jt>nls lembaga penyiaran komunlta.s lnl mengguna.kan frekuenst untuk mendlsemtnaslkan isl sraran. Radio komunltas Jumlahnya lebth bnnyak, hamplr di settap Provins! di Indonesia ado mdlo komunltas yang mas!h eksls, sedangkan tclevlsl komunuas t!dak terlalu banyak. sebagtan ada di sekolo.h/knmpus aebo.gnl laboratorlum/temp111 pruktJk. Program utama radio komunltas ndnlah J>ffidldlknn, lnfonnrusl dan hlburan yong senafns dengan nllal·nllnl yang bcrkembang di komunltns. F'okusnya adalnh bagnlmana bersama-sama mewujudkan komuallas yaag cerdas dan terorgaaislr. Beberapa program slaran speslfik di radio komunltas dlantarnnya tentang pengurangan risiko bencana, pemberantasan korupsl, pembcrdayaan perempuan dan anak, kesehatan reproduksl dan keluarga bereneana, konservasi lingkungan. HIV/ AIDS. kawal dana desa, dan lain-lain. SelaJn program-program sfaran tersebut, media siarnn lal juga dapat berpernn dalam Penoegahan Kekerasan terhadap Anak.
3.Media Internet (on/incl Maslng·masing media lnl memlUki karalnerlstJk sendirl dan memilikl segmen yang beragam pula sesual dengan kebutuhan dan kernampuan kornunttas. Ha.dimya media onlint!saat inl juga mera.mbah di rengah komunltns. Kalau dulu orang hanya mengenaJ email dan website, sekarang medln soslal sudah menyebar di tengah masyamkat. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id B. Sasaran Media Kornunitas Sasaran utama dari Media Komunitas adalah anggota komunitasnya sendirt. Balk yang menggunakao media darat (langsung), media siaran, maupun media internet. Yang dimaksud dengan anggota k.omunitasnya adalah khalayak (audience) yang ada dalam jangkauan w!layah snsaran [secara geografls) bagi Media Komunltas yang menggunakan media staran (televisl/rodlo komunltas) dan mereka yang bergabung secam suknrela (menJndl fo/lowcrj nkun-akun komunltas [pubhk] media soslnl, maupun S<egalo. tnformosl yang t•rJadt di mosyamluu dapat d•ngan eepat dtketahul oleh plhak-plhak latn dalam waktu stngka1. 5-ro. umum komunll11Syang menggunakan medlo online Int terbogl dolam:
a.Blog atau Website Komunllas 81.og atau website hnmptr sama sepertt bulettn komunlt.as tapl lnl versl onlinc, bagl yang mem!Ukl sumber pendanaan yang cukup bisa sewn lwsring dan domain sendiri. Namun jika tldak, banyak fasUttas gratis yang dlberikan oleh seperti google, word.press, dao lalnnya. Ragam komunitas yang menggunakao bl.og atau website lnl misalnya suara komunitas, joglo abang community, swaranusa. solider (komunitas clifabel), dan beragam komunltas bl.ogger yang membuat portal bersama,
b.Komunitas Media Sosial Media soslal seperti Facebook, Twitter, fnstagram bukan lagi media pribadl, tetapl juga blsa membuat kelompok komunltas media sostal. Bahkan bebempa kelompok sepertl Faeebook dan Whatsapp menjadl ruang berbagl lnformasl berbagn.l ha! dalam komunnas tersebut, Olontara komunltns media sosial lnl adaloh Jolin merapt, Info cegatnn Jogjn, Jogja update, Info sumbar, i IOU<! aceh, Info sumbar, lnfosenl, don seboaalnyo. Medlo Internet (online) tnl eanant bermanfaat unruk upaya Pencegahan Kekeroson terhadap Anak karena Janakauannya yong luas ke seluruh Indonesia sehinHKa perlu dlmanfaalkan dengan sebalk-balknya untuk mengtnformaslkan kepada masyarakal tentang hak Anak untuk mendapatkan pellndungan dari kekerasan, serta drunpak dari kekerasan yang dialaml Anak yang akan berpengarub terhadap tumbuh kembang Anak. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id C. Manfaat Media Komunltas I. Membangun saluran informasi dan komunikasi di daJam komunJtas. Intl daJi berkomunitas adalah komunJkasi, tidak akan ada komunltas tanpa komunlkasl. Semakin terbuka berbagai pilihan saluran komunJkasl dan lnformasl akan semakln menguatkan proses berkomunltas ltu sendtrt. Satu sama lain akan semakin memahaml dan sallng tertkat dalarn sebuah nllai kepedullan dan tanggungjawab untuk melindungl Anak dart kekernsan.
2.Membuka runng-n,ang dialog dnn pertulrornn pendapat untuk Pencegahan Kekernaan rerhadap Anak. Runnir-ruang dlnlog inl nkan melahirknn pendap11t dan gagMon mosynmkot bngnlmnnr1 menyndnrknn dnn mengubnh persepsl mnsynrnkot untuk mellndunet Anak dart kekerasan,
3.Mendorong pattlslpnsl komunltas dalam Pencegahan Kekernsan terhadap Anak, Media Komunitas bisa turut serta menggugah kesadaran masyarakat untuk mencegah Kekerasan terhadap Anak dengan mengubnh pertlaku yang salah yang menganggap bahwa Kekernsan terbadap Anak diperbolebkan dalarn rangka mendidik Anak.
4.Sebagai media advokasi. Masib banyak pemlcu terjadinya Kekerasan terhadap Anak yang perlu didiskusikan dan diadvokasi kepada selurub unsur masyarakat, balk pemerint.ah maupun rnasyarakat melalui ~iedia Komunitas unruk diambil suatu keputusan atau kebijakan. mereka yang hodlr longsung dolom forum-forum medte darat [pernutaran Olm, pertunjukon woynng. dll). Sosnron lain dori Medin Komunltas ndalD.h parn stakeholders pernangku kepenUngon terkatt dengnn ndvoknsl melnluJ media yang sedang dUnkuknn oleh Medin KomunJtns. MJsnlnyn kelompok rernaja yang membuat lllm dokumenter tentang hak-hak remaja, menyasnr orang-orang dewasa, pemerintah dan pemangku kopentingan untuk mendengarkan suara [pesan) rernaja melalul film yang diprodukslnya. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id Berlkut lnl 3 (tiga) cara sederhana untuk mengenaU sasaran khayalak di Media Komunltas, sebelum melakukan penyebaran tnformasi tentang Pencegahan Kekerasan terhadap Anak:
a.menganallsls tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku sasaran khalayak ams lsu Kekerasan terhadap Anak yang akan rnenjadl konten media. Dengan mengetahui tingkat kesenjangan infonnasi atas lnformasl Pencegahan Kekerasan terhadap Anak yang akan dlpubllkaslkan, rnaka membantu MMia Komunltas menenrukan kemasan Isl pesan. saluran media yang akan dlpergunakan, dnn sebagnlnyo. A. Media Komunllas Media Komunltns dalrun rangka melaksanakan Peneegahan Kekernsan terhadap Anak dilakukan dengan: J. Pemetaan sesaran Khalayak Mengenall khalayak sebagal sasaran komunlkasl menjadl unsur penllng agar tujuan komunlkasl tercapaL Setidaknya ada 3 (tiga) jenis pemetaan sasaran khalayak atau disebut juga segmentasi yang dlkenal dalam dunla komunikasi:
a.demografis, yatru kaJlan terhadap khalayak alas usla, jenis kelamln, tlngkat pendidlkan, agania/keyakinan.
b.geografis, yaltu mengenali khalnyak berdasarkan domisili tempat dnggal khalayak. Kelampok sasamn komunlkasl yang berdamlslli di kola dan desn berbedn akses medlanya, termasuk dngkat penertmaan alas Isl pesan btsn berbeda. Oalam pemeraan khnlnyak tentang geograOs, Jugo akan ditemukan budayn setempai yang berbeda antara saru wllayah den11anwllayllh lalnnya.
c.pslkograns, yoltu memetakan oms gnya hldup khalnyak. Karena blsn Jodt kelompok sasaran komunlkasl bemda dalam domlslll yang samn, umur dan tlngknt pendldiknn pun sama, tempi gayu hldup yang berbeda akan berbeda pula media yang dlakses, bahasa dlpergunakan bJngga tingkat penertmaan Isl pesan media. BABIV LANOKAH·LANOKAM PENCEOAMAN KEKERASAN TERHAOAP ANAK MEI.ALU! MEDIA KOMUNrrAS 2019, No.1173 www.peraturan.go.id
2.Menylapkan Penggiat Media Komunitas Ada ragam Media Komunilas yang berkembang di Indonesia, baik yang menggunakan staran (radio/televisi komunitas), maupun yang menggunakan media darat atau media tatap muka langsung dengan khalayak, dan ragarn komunltas media sosial yang banyak tumbuh di daerah. Berlkul inl earn berkolaborasi dengru, pengglat Media Komunitas di doemh untuk pencegahan Kekerasan terhadap Anak, dlantarnnya: DI era digital scpertl aekamng, cam bermedla atau tlnglrot okses media khn.layak sMgot beragarn, Hompir semua media arus utama, bark eetak maupun elektrontk di lndoneala mempergunakM beragam platform soslal medlo sebugol pelengkap yana tok terplsahkan. Mako Med!n Komunltru, seperti radio atau lelevtsl komunltas sebagal snJah sotu lembaga penylaran yang oda di Indonesia selaln lembaga penylaran publlk dan swasta seharusnya juga mengikutl perkembangan dunla digital media dan turut serta memanf.aatkannya untuk mencapal tujuan mengurangl Kekerasan terhadap Anak,
b.memnhaml koratertsUk sescren khafayok poda sonl waktu dan durasl yang dlpergunokon dalam menpkses Pencegnhnn Kekemsan terhodop Annk melalul media. 5ebn&nl contoh, btla khnlnyok adnlah pendengar radio komunltu, moka eartlah data don tnformasl podo Jam berapa khalayok mendengarkan radio, blla khalnyok mengakses media online maka carllab data slatistik ungkat kunjungan pada website dengan ragam system web analytic yru1g tersedta, termasuk menelltl konten Pencegahan Kekerasan terhadap Anak yang dimlnatl oleh kbalaynk alas Jenis media (teks, audio, visual, dan audio visual) yang paling sering diakses.
c.mendata sostal media yang dipergunakan oleh sasaran kbalaynk, karena dewasa ini sosial media adalah media yang paling efektif untuk menjanglrou kelompok sasaran, Bagi Media Komunltas, pemanfaatan sosial media pentlng untuk dilakukan sebagai pendukung penyebamn lnformasl Penoegahan Kekero.san terhadap Anak. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id
3.Menylapkan dnn Mengemas Bohon lnformasl Pengemoson bohan lnformasl Pencegahan Kekerasan terhadap Anni< yang berupa Isl pesan (konten) bertujuan untuk mengubnh pengetahuon, stkap, don pertlaku sasaran khalayak. Dalam menylupkan don mengemus Isl pesun media Pencegahon Kekemson terhadap Anak perlu memperhotikan beberapa ha! sebaga! bertkut:
a.slaran radio atau tetevtst komunltas Lentang Pencegahan Kekerasan terhadap Anak mengudara pada waktu yang tepal saat khalayak sedang di depan pesawat radio atau televtsl; b, acara slaran radio atau televi.si Pencegahan Kekerasan terhadap Anak cllbuat semenartk mungkln dalam kemasan hiburan yang menclldik. Mlsalnya staran sandiwara radio dengan alur cerita yang menarik. atau obrolan ell racllo/televisi dengan mellbatkan komika (komedlan} yang lucu tetapi juga berisi konten isu tenenru yang balk, dan tak menyalahl pedoman penylaran yang cllterbitkan oleh Komtsl Penylnran lndonesla; c, gunakanlah kallmar positif, hlndari pemyataan negatlf. sebagat contoh kaltrna; posltlf "Ayo sayangl dan llndungl anak-anak ldta". Hlndarl kallnull "Jangnn lakukan Kekerasan terhadap Anakl";
a.ldenURkasl Media Komunltas di daernh yang maslh eksls dnlam memproduksl lnformasl (konlen) dan menyebarluaskannya padn kemunitaenyn. uniuk mempermudab ldentlRkasl Int blsa menghubungl osostast merlin komunltas setempat sepertJ jartngan rod.Jo kornunttas, asostsas! televlsl komunltas, forum komunJto.s blogger, forum komunttas soslal media, forum video/film. kelompok sent tradlsl, clan sebagatnya,
b.para pengglat Meclla Komunltas yang alcan dillbatkan dalam upaya Pencegahan Kekemsan terhadap Anak, sebaiknya diundang dalarn perancangan kampanye Pencegahan Kekerasan terhadap Anak, guna bersama-sama merumuskan strategi komunikasi yang efektif dalarn Pencegahan Kekerasan terhadap Anak. Metode perurnusan lnl melalut sebuah lokakarya bersama penggiat Media Komunitas.
c.Media Komun.itas yang menyelenggnrakan kampanye Pencegahan Kekerasan terhadap Anak dlharapkan selalu mencatat umpan balik (respon) don perubahan yang terjadl, unruk menjaga dan memperbalkl kualltas Isl (konten) lnformasl yang dlpubllkaslkan. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id
d.gunokanloh bnhasa don lstllah yang sederhnna. knrena bahesa don ynn11, rerlalu rumn tldak bloso dldenprknn. dlbaen. dlllhftl oleh kholoyok. Pen&,gUnMn bahasa, lstil4h. Jaraon Jugo dtsesualknn dengnn target khaJaynk. Mlsolnya bahasa, lstilah, dan Jargon unruk kalangnn remajn/ Anak muda berbeda untuk kalangan orang tua:
e.penggunann media gambar berupa gambar atau lnfogralls. maka harus dtbuat dengan grafis yang menarik dan memudahkan khalayak memahaml Isl pesan. Bila media gambar ltu akan dtpasang cli luar ruang seperti baliho atau spanduk maka harus dlbuat semudah mungkln khalayak menangkap pesan yang disampaikan, karena khalayak hanya punya waktu tidak lebih dart 5 detik meUhat baliho luar ruang yang dtpasang dl Jalan atau rempat tertentu:
f.penempatnn media luar ruang seperti poster juga harus dllokasl yang repat, Mlsnl poster tentang pentlngnya perllndungan Anak dltempel pada ruang publik yang leblh banyak dlakses oleh orang dewasa. Penempotan poster tersebut di ruang sekolah dasar mlsnlnyn, menjodl tldok tepat. karena Jarang orang dewasa berado pndn runng kelns tersebut:
g.hlndart dlstrtbusl/dlscmlnasl media fcetak) terhadap kelompok sascrnn yang teloh memohaml Pencegahnn Kekerasan terhadap Anak. Mlsnlnyo brosur, leaft,,4 atau maJalah tentang Pencegahan Kekernsan terhadap Anak yang dildrlmkan/clidlstrlbuslkan pada orang tun yaog menyayangl Anak, karena orang tua yang menyaynngl Anak tidnk mungkln melakukan Kekerasan terhadap Anak;
h.pilihan sumber lnfonnasi untuk menyampalkan konten Pencegahan kekerasan pada Anak terhadap khalayak harus tepat. Narasumber Itu adalah pihak yang berkompeten, menguasal lsu, dan dlpercaya atau berpengaruh pada khalayak yang hendak dtsasar media komunikasi. Dalam Media Komunitas, keterlibatan khalayak sebagai narasumber lnformasl arau penggallan gngasan dalam pengemasan konten Pencegahan Kekerasan terhadap Anak pentlng untuk dllakukan unruk memperkuat uuerest (Jcetertarikan) khalayak mas lsu Pencegahan Kekerasan terhedap anak yang sednng dlpubllkoslkan: don 2019, No.1173 www.peraturan.go.id
4.Memilih Media Komunltas yang Tepat di Masyorakat Do.lam lsu Pencegahan Kekerasan terhadap Anak, Media Komunitas blsa menjadi mitra yang strategis untuk memperluas isu tersebut dengan harapan terjadlnya perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat agar kasus Kekerasan terhadap Anak di daerah menurun. Berikut mi beberapa media komunltas yang dapat dipillh sebagal media unruk kampanye perlindungan Anak dart kekerasan: a, Radio komunltas atau televlsi komunitas, adalah Lembaga Penytnmn Komunltas yang dlakul oleh negara melalul Undang· Undang Penylarnn. Media Komunltas lnl memlllki semongnt keragaman Isl sloran don kerngamnn kepemU!kan, lndependen, dtkelola oleh komunltas don dlperuntukknn ho.ii komunltasnyo. Medin Komunltns lnl nonprofit (lldak untuk mencart keunrungnn) dengan dayn [angkau alaran broadcast ynn& terbatas. Nrunun di era perkembangan digital media sekamng. media komunitas dapat memperluas Jnngknuan slarnn hlngga talc terbatas melalul pemanfaatan Teknologl lnformasl dan Komunikasl. Banyak media komunitas di daerah yang telah mampu mempraktikkannya.
b.Video komunltas, adalah sekelompok video maker (pembuat video) yang banyak bermuncu!an di daerah, Mereka biasanya memproduksi karya film-film dokumenter atau vtdeo pendek untuk dillrutsertakan dalarn ragam festival film dokumenter maupun film flksi di Indonesia maupun international Kelompck pembuat video komunitas tnl bukan pembuat film mainstream yang mengejar keunrungan (profit). Contobnya dari kelompck video komunltas lnl adalah Komunltns Film di Kabupaten Purballngga yang digawangl oleh saudara Bowo Leksono juga raga.m komunltas video yang dllnlsasl oleh Ynyasan Knmpung Halaman di Yogyo.Ju,rui. I. konten Pencegnhnn Kekerosan cerhodop Ana.k di medta yang releh dlproduksl dlujl publlk terleblh dohulu prula ko.langon Internal sebelum dtpubllkMlknn melnlul berbnaaJ media yang dlslapkan guna rnendapatkan masukan dart khalayok tentang matert Pencegnhon Kekernsan terhadap Ano.Jc agar dnpat dimengertl secOIB mudah ... 2019, No.1173 www.peraturan.go.id Pilihan Medla Komunitas yang akan dlpergunakan untuk memperluas isu Pencegahan Kekerasan terbadap Anak dJ daerah terganrung dengan analisis masalah/situasi dJ masing·masing daerah, sepertl tertulis pada bagian pemetaan khalayak dan target perubaban yang dlharapkan. Bisa saja, tidak hanya satu jenis Medla Komunltas yang akan dlllbatkan, tetapl ragam piaftrom medla lain (konvergensl media) untuk memperkuat lsu tentang Pencegahan Kekerasan terhadap Anak di daemh. Pnnslp bermedta adalah bagalmana pesan yang dlproduksl mampu menjongkou semua kalangan. Untuk menjangknu semua tentu harus
c.Kor1tn ntau bulelln komunltas. odo.l:ih terblto.11 media cetak yung dldlstrtbuslknn eecara berkala oleh komunlto.s tertentu berdasarkan aarunn (mlsalnya buleun Jumot). aereJa (buletln aereJa), ataupun komunttas loin berdasar kesamaan sulcu, budaya. dan atau fokus lsu [pectnta Ungkungnn), dan sebagalnya,
d.Blogger, Vloggcr, Youtuber, dan para warganet (netizen) dJ daerah yang tergabung dalam kelompok/perkumpul:in berdasarkan hobl atau kesamaan konte:n media mereka. adalah juga media tndependen yang dlkelola secara mandirt, Kelompok pengelola isl pesan kreatif inl tidak dalam kategori sebagai Media Komunitas, akan tetapl dalam praktek kerja-kerja komunikasi yang dllakukan oleh Medla Komunitas, mereka saling bersinergi dan bekerja sama. Tak Jarang penggiat Media Komunitas juga menjadl blogger, youtuber, atau uloger karena mengilrutl perkembangan jaman.
e.Medla tradlsional atau dikenal dengan media rakyat adalah ragam pertunjuknn sent tmdlsi yang dilakukan oleh komunltas di daerah sepertl ketoprak, wnyang omng, wayang kullt, sendratart, wayang golek, senl tradtst sepertl kudn lumping, warok, dan sejumlah pertunjukon yang dikemas dnlam raiiam restlval kebudayru,n di Indonesia, blsa Jugo mcnjndl mltra strotegts dalam publlkasl tento.ng Penceao.hon Kekerosnn terhndap Annk yanii dlkemas sccani krentif ognr menjadJ medln yang ereklif mencapnl tujuan komuniknal. Mnsuk dnlrun kategort media trndlsiooal lnl ndalah medla tatap muka langsung melalul beragam forum warga dJ daerah, mlsalnya forum tani atau forum lainnya yang dapat dlmanfaatlmn untuk Pencegahan Kekerasan terhadap Anak. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id No Kelompok Informasiyang lnfonnasi yang Media yang Sa saran Dibutuhkan Dihasilkan Digunakan I. Anak-anak a.Tidak rnau a.Anak a. Video/film dtsenruh menolak jlka b. Sosial media anggota disentuh c. Pertunjukan badannya oleh anggota mendongeng orang laln badannya b, Tldak percaya yang harus pada myuan diUndungl yang dapat b.AMk tldak mengorah maudtmyu padu oleh petaku kekernsan y11n& akan melalrukan kekerasan
2.Orang Tua a. Tanggung a, Menyuyangl a. Website Jnwab orang Anak b. Soslal M edla tun terhadap b.Cam c. Video/Film Anak mendldllc d. Pertunjukan
b.Mendldllc Anak tanpa Senf Anak tanpa kekemsan Tradlstonal kekerasan e. Radio Komunitas
3.Masyarakat a. Hak asasi a. Penghormata a. Forum Anak n terhadap pertemuan
b.Tanggung hak asasl langsung jawab Anak masyara.kat b. Masyarakat terhadap yang Anak melindungl Anak darl kekemsan Contoh Pilihan Media Komunitas Tabel2 masuk dalam medium yang memllllcl kecenderungan dapat dlmanfnlllkon olch mnsy11rl\kllL, Berognmnya fflllsylln!.ka1 renru Juga berngam mcdlum ynng dekat den&on mereka do.n yong nyoman unruk dtgunnknn sesual dengan geogrolls. soslal, budaya. Jenls kelamtn, usta dan latn-lmn, Untuk btsa mencapal sasaran yang tepat klta bisa gunakan alol yang dldlskusikon dengan berbagal kelompok soslal yang ada, Hal lnl akan memudahkan bukan hanya memilih medlanya, tetapi Juga earn pengemasannya. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id
5.stander Pesan Standor pesan perlu dlbedakon berdasarkan sasamn audiens. Sasaran audiens utama dalom kampanye anti Kekerasan terhodap Penggunaan ala, dl alas biasanya dllakukan dalrun diskusl komunitas ynng dihadiri setidaknya mewakili settap kelompok soslal di level desa secara partlslpotlf. Mungldn akan ada beberapa perbedoan satu Jokasl dengnn Jokasl ya.ng lain. Mlsalnya di perkotaan yang banyak pillhan medlonya nkan sangat berbeda dengnn di desa yanii sedlklt pJIJhan medinnyo, bahkan Jnrak ontorkampunii ke kampung eieu rumah ke rumah cukup Jnuh. Mo.kn lnngkah pertama yang pennng dllokukan odnlo.h mellho.t, medl:, apa yonii ser1ni dlpokal dalom komunltos tersebut. Mengennlt kholayok (melalul rlset kbalayakl Jugo menJodl unsur yang pentlng agar komunikasl yang disampwkan tepat pada sasaran, Mengenall slapa yang lngin ldta Jangkau dapal membantu ldta dalam mengembangkan pesan yang sesual, memilib media yang sesual dan menentukan saluran yang paling mungkln untuk menJangkau mereka, Sebaiknya, kita menemukan bebempa karakteristlk merekn yang berbubungan. termasuk karakteristik mereka yang berbubungan dengan media atau komunlkasl sena tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku (knowledge-attitude-practice) yang berbubungan dengan Pencegahan Kekerasan terhadap Anak yang lngin kita komunikaslkan.
4.Aparot o. Soslollsnsl a. Melnksannlcn a. Website Pcmerlntoh peraturan n tanaill"i
b.Medill Sosinl perundnng- Jawab aparot e, Rndlo undongan pemertntah Komunltas yru,g dnlrun d. Video/ F'Um me Un dung! melakukan Ano.le Peneegahan
b.Pemblnaaa Kekerasan kepada terhadap masyarnkat Ano.le ten tang b. Kesadaraa Pencegahan masyaro.kat Kekerasan untuk terbadap melindungi Anak Ano.le dari kekerasan 2019, No.1173 www.peraturan.go.id Anak odalah orang tuo, Anok, guru dan pen11elola~koloh, serta wargo seeara umum. Bebempo pesnn penun11 yang blsa dfutamakar; sebogoJ contoh dolom kaltan nyo perUndunann Annie clan ~ncegohan xekemsan terhadap An<1k oleh Me<Ua Komunltos adalnh: a, monitoring, ynttu kegiatan ornna tua memantau aktMtas Anak; dan
b.consistency in the use of such d.Jsciplme, yaltu menerapkan kesepakatan bersama antara orang tua dan Anak secara konststen, balk dalam hnl reward maupun punishmeru; sehlngga anak-anak akan belajar bertanggung jawab atas tlndakan mereka. Secara umum standar pesan mengenai Pencegahan Kekemsan terhadap Anak bisa merujuk pada:
a.norma agama, yaknl diambil dari teks yang bersumber dari kttab- kitab suci yang mengamanatkan masyarakat tldak melakukan Kekerasan terhadap Anak karena dilarang o!eh agama, menyerukan untuk menjagn anak-anak dengan bafk, mendidik dan merawatnya dengan penu h kasth saynng, Tuhan memberikan Anak bukan hak tapl kewajtban untuk dillndungl don dijaga. tidal< melakukan Kekerasa.n terhadap Anok;
b.morolitas, yaknl dllakukan untuk m•ndorong mosyarakat ngar melakeanukan tanggung Jawob moral auna mencegah xekerasen terhadop Anak:
c.rasional, yllknl dllakukan untuk mendorong mosyarakot untuk berpnrtlslpusl dalnm upaya ~ncegohan Kekemsan terhadap Anak yang dldukung berbagal buktl yang relevan tentang dampak Kekemsan terhadap Anak, mengajak masyarakat untuk terllbat dan membantu Anak agar tidak mengalami kekemsan, melakukan upaya-upaya untuk mellndungi Anak dart hal-hal yang dapat menlmbulkan kekernsan;
d.keadilan, yaknl dilakukan dengan mendorong masyarakat agar mencegah Kekerasan terhadap Anak karena Anak Juga berhak untuk mendapatkan keadilan dengan tidak mengalami kekerasan dan diskriminasi dart slapapun; dan
e.kemanuslaan. yaknl dilakukan agar masyarakat mempunyal rasa kemanuslann yong tinggl unruk mellndungi Anak dart kekerasan dan masyarnkat rldak diam bila rnellhat torjadlnyn Kekerasan terhadap Anok dengan pertlmbangan bahwa Kek•rnsan terhadap Ano.k merupokon urusan rumo.h tan1111a. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id No. xegtatan Metode Mater! Sasarnn Pennnggung .rawab I. Kampnnye J. Pemanfaatan Jents-Jenls Remaja. Masyarokot media soslal kekerasan, orangtua, pedull
2.lklan modus-modus keluarga, media, JRKl Layanan kekerasan, dan Masyamkat dam pale masyarakat melalul Radio kekerasan Komunitas
2.Sosialisasi Sarasehan, .Jenls-jems Anak-anak, JRKI, seminar, literasl kekerasan. orangtua, Komunitas media, dan modus-modus masyarakat Blogger penyuluhan kekerasan, dam pale kekerasan
3.Pelo ti hon Blmtek don ToT Membuat SOM Media Kernen konten terkan Komunltas PPPA don Pencegohnn Pemertntoh Kekerosnn Onernh terhodap Analc B. Rencano Pelok.snnaon Do.lam rongko meloksonnkon Pen«j!'1hon Kekenuon terhadop Annk melolul Medin Komunltna, porn stakelioldi,rs yane terpbuna dalom Media Komunltos telah sepakat untuk melaksanakan kegta.tan: 2019, No.1173 www.peraturan.go.id Penc..11,nhan Kekernsan terhadap Annk melnluJ Medin Komunltns dapat berhasU dalam hal adanyc: I. Menlngkamya Jumlah Media komunltas yang menyebarluaskan lnfonnasl dan mater! edukasl tentnng Pencegahan Kekerasnn terhadap Anak Menlngkatnya [umlah Media Komunltas yang menyebarluaskan Pencegaban Kekerasan terhadap Anak dibuktikan dengan semakln banyaknya Meclla Komunitas yang melakukan penyebarluasan lnformasJ tentang Pencegahan Kekemsan terhadap Anak, balk melalu! media darat, media siaran, dan media internet.
2.Adanya umpan ballk berupa mformas[ dart penerlma lnformasl tentang upaya Pencegahan Kekerasan terhadap Anak yang dUakukan atau adanya kemungklnan terjadt Kekerasan terhadap Anak Umpan ballk berupa lnformasl dari penerlma tnformast tentang upaya Pencegnhan Kekerasan terhadnp Anak yang dilakukan ntau adanya kemung)<lnnn terjadt Kekerasan terhadap Annk dapat dilakukan dengan: a, mengukur respon lnngsung seccrn kuanlltos dopa, dlukur Jumlah respon, moupun Isl pesan respon (kunlltos). Jlko publlknsl meclla melalul on/me (berbasla wrbsitcj dapat dlllhat llngkat kunjungon lhitsj terhadap websue melalul web analytic (mlsnlnyn google artalitycj atau komentar khalnyak pada kolom komentar yang dlsediaknn oleb media, Sedangkan blla publikasl melalul medla soslal lyouwbe, tuitter, instagram.Jaa,book. dll) maka respon dapat langsung dillhnt dart fltur komentar dan /ilre/ dislike yang tersedta.
b.mengukur respon ttdak langsung MelaluJ cara riset audiens yang dllakukan oleh media terhadap khalayaknya untuk mengukur tingkat peneapaian isl pesan dan perubahan yang terjadl (pengetahuan, sikap, perilaku). oonroh sederhana mengukur respon tak langsung ini adalah mem!Ub secam acak khalayak sasaran media dan membagikan sejumlab penanyann lkulsioner) dengan ragam pertanyann terrutup maupun terbuka yang telah disinpkan. Bagi media komunltas, cam sepenl lni semesnnya ndak suln knrenn khalayak mecllanya mudah dlkenali don dikctahul. BABV KRJTERJA KEBERHASILAN 2019, No.1173 www.peraturan.go.id c, dnlam media tatop muko lnngsung (on land) Carn mengukur umpan ballk (respon) leblh mudah dllakukan. Respon ltu blsn dtllhot secarn longsung melalul goya bahoso tubuh aaaarnn komunlknsl, respon secora llsan ntnu tertults tentnng persetujut>n atau ketidnksetujuan khnlaynk ntas Isl pesan, atau dengan metode pengtslan kusloner setelah proses komunlkasl dllnkukan. Para pelaku komunlkasl, yaknl sumber /komunlkator yang menggunakan ragam medla unruk memperluas tnformast, atau gagasan tentang Pencegahan Kekerasan terhadap Anak harus memperhatikan umpan balik, dan mengusahakan cara agar mendapatkan umpan ballk tersebut sebagal evaluasi sek3llgus mengukur keberhasilan proses komunikasi yang dllakukan.
3.Menlngkatnya laporan pengaduan Kekemsan terhadap Anak Dengan dlberfkannya pernahaman tentang peraturan perundang- undangan yang melindungl Annk dart kekerasan yang memberikan peUndungan bag! korban untuk rnelaporkan Kekorasan terhadop Anak mako masyarakm berant melaporkan kasus Kekerasan terhadap Annk kepada plhak kepolislon, Unit PelakS'1na Teknls Perltndungan Perempuon dan Anak, atau lembogo layonon perllndungan Anak yan11ada di daeroh yane selama lnl korban atau keluareo Anak Udnk beranl melapor karena dlo.ncrunatau dllnllmldnsl oleh pelaku.
4.Penurunan ongko Kekernsan terhadap Anak Dengan dJbe.rtkannyn pernahaman kepada Anak untuk tldak mnu disentuh anggota badannya oleh orang lain dan tidak percaya pada rayuan yang dapat mengarnh pada kekerasan. dlberikan pemabaroan kepado orang tun tentnng tanggung Jawabnya terhadap Anak dan mendidlk Anak tanpa kekerasan, tanggung Jawab masyarakat untuk menclptakan kondisi masyarnkat yang melindungi Anak, serta diberikan sosialisasl peraturan perundang-undangan yang rneUndungl Anak yang membetikan sankst tegas kepada pelaku tindak pldana, dibarapkan ada penurunan angka Kekerasan terhadap Anak. Selaln dengan tercapalnyn kritetia keberhasilan, diharapkan akan berdampak pada: a meningkatnyn kesadaran atau penyadaran khalayak tentang Pencegaha.n Kekernsan terhadap Anak; don b, mengubah slkap dnn perilaku mnayarnkat untuk mendukung upoyo Pencegohon Kekerosan terhndap Anak. 2019, No.1173 www.peraturan.go.id No -nn811a1 Kelompok Saaaran lndlkator Perubahan
1.Pengetohunn . Ano.k • Mak, remaJn dan . RemnJ• omng tua meneel4hw . Orona Tun bahaya bullying bag! sesamanvn~
2.Stkap . Anak • Mak drui remajo . Remaja menyetujul Isl pesan . Orang Tu.a media tentang bahaya bullying, dan pentlngnya saling menjaga solidar!tas sesama tern.an. • Orang dewasa turut serta menyebarkan infonnasl pada anak- anaknya ten tang bahaya bullying balk secara fislk maupun psikls bagi anak-anak.
3.Per!laku . Anak • Mak clan remaja . RemaJa melaporkan tindak . Orang Tua kekemsan bullying pada sekolah dan atau Tabel bertkut ini contoh indlkator keberhastlan pesan media tentang "bahaya bullying [balk fisik mnupun psilds) bag! anak" dengan sasaran (audiencrj anak, remn]a, dan orang tua, yalcni: Tabel3 Contoh lndikator Keberhasllan Komunlkasl No 'nl\tnUltPorubahan lndlkator
1.Pengetnhunn • Olketahulnya hol/1nronnu1 bo.ru ynng dltertma kh41ayok melD.lul salurnn media. • Mengertl Isl pesan yang dlsnmp41krui oleh media.
2.Slkap • Menyetujul atau tidak menyetul lsl pesan, • Mempercayal sumber lnformasl yang dlsampaikan oleh media. • Menynmpaikan lnfonnasi yang diter!ma dar! media kepada pibak lain.
3.Perilaku • Melaksanakan isl pesan yang diter!ma dar! media clan konsisten melaksanakannya, 2019, No.1173 www.peraturan.go.id ornna tunnyn • Anak, remnjn, dan ornna tua meneegan tlndllkan bullying Jika mereka mendapau ntau menyakstkan ttndak kekerasan ltu. • Melaporkan pad a tnstanst yang berwenang Jika mendapatl tlndak kekerasan terhadap anak, 2019, No.1173 www.peraturan.go.id YOHANA YEMBISE MENTER! PEMBEROAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINOUNGAN ANAK REPUBUX INDONESL.\, Pence1,ahan Kekernsan terhadap Annie di lndoneala membutuhknn keterllbatnn bnnynk plhak balk darl pemertntah, swasta, dan masyarakat, tennasuk keterUbolan media komunltas di daerah. Pemertntah pusal maupun daerah tldak dapat menyelenggarnkan program Peneegahan Kekerasan terhadap Annk secara sendlrlan. perlu dukungan para pibak dan pemangku kepentlngan. Beragam stud! membuktikan bahwa program yang efektif untuk menanganl Kekerasan terhadap Anak adalah keglatan yang partisipatorls, Untas sektor, dan mendukuug si.kap sosial anti kekerasan. Medin Komunitns yang banynk tumbuh di daerah memilild peran strategis dalam Pencegahan Kekerasan terhadap Analc. Media Komunitas sebagal media yang d!bangun oleh, dart, dan untuk komunltns memlllkl kekuatan yang tak dim!Ukl oleh media lain yaknl keterllbatan khalaynk komunitasnya dalam pengelolaan media, lndependen, tldak unruk mencarl keunrungan (nonprofit) dan memillld keberognmon konten (Isl pesan) yang menyesualkan komunitas masing·masing. Dalam konteks Kckern8lln terhodop Annk, peran Media Komunltas dlslnl berupaya mencegah ogor Kekero8lln ierhadap Anak berkurnna atau tidak terjadl lngl di tndcnesta. Media komunltas o.knn m<'ndorona kepedullnn komunltasnyo terhadap pemenuhnn hak Anok, mencegah t<'rjadlnya kekerosan (pre....,ncij). dnn dolnm Jongko panjang mendorong terjadlnya perubahan soslal di masyarakat untuk kehldupan yang leblh balk. Pedoman lo! dlsusun sebagal ocuan bngl Media Komunltas dan penggtat Medin Komunitas dolam peran sertanya membantu pemerlntah mellndungl Anok dan mencegah Kekerasan terhadap Anok..