7.Mewujudkan Saran.a dan Praaarana ya111 Berlmalitaa dan Ramah LiJ:ickuncan Menciptakan infrastruktur tidak hanya berfokus pada kebutuhan masyarakat saat ini melainkan juga fokus terhadap menjaga keberlanjutan lingkungan dan memberikan kontribusi secara positif bagi ekosistem. Mewujudkan sarana prasarana yang berkualitas dengan mengedepankan keramahan terhadap lingkungan dibutuhkan perencanaan, pengaturan dan penangan yang tepat agar memberikan manfaat jangka panjang dan meminimalkan dampak dari adanya sebuah implementasi transfromasi. Mewujudkan sarana dan prasarana yang berkualitas dan ramah lingkungan melalui penhackataD abeslbllltaa pembanplUUl, sarana pruara.na permuldman, kawaaan perekonomian dan infrut:rulrturpelayanan publlk mengacu pada upaya untuk membangun infrastruktur yang memadai sambil memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan. Hal ini mencakup pengembangan jaringan transportasi yang efisien dan berkelanjutan, perencanaan kota yang berbasis pada prinsip-prinsip ramah lingkungan, serta peningkatan akses terhadap layanan publik seperti air bersih, sanitasi, dan pendidikan. Pengelolaan sarnpah juga menjadi sa1ah satu isu yang perlu diperhatikan dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan rarnah lingkungan. Selain itu, pembangunan kawasan perekonomian yang berkelanjutan juga menjadi fokus, dengan memperhatikan penggunaan lahan yang bijaksana dan penggunaan energi yang ramah lingkungan. Dengan pendekatan ini, Kabupaten Buton dapat memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat dan menjaga keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang. Pemerintah daerah Kabupaten Buton pada misi ini, berkomitmen terhadap seluruh pemerataan pembangunan sarana dan prasarana yang berkualitas dan ram.ah lingkungan di seluruh daerah Kabupaten Buton. Melalui pengembangan sarana dan prasarana berfokus pada standar kualitas yang baik pada semua elemen infrastruktur yang diperlukan termasuk menyediakan aksesbilitas yang dapat diakses oleh semua lapisa.n masyarakat hingga penyandang disabilitas. Penerapan teknologi ramah lingkungan menjadi hal yang juga perlu diterapkan melalui inovasi tentunya dalam bidang pembangunan infrastruktur dengan memperhatikan penggunaan energi terbarukan untuk keberlanjutan sebagai aspek penting menciptakan prasarana yang tidak hanya efisien tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan. Selain itu pengelolaan risiko lingkungan serta edukasi terhadap kesadaran lingkungan di masyarakat agar marnpu menjadi pendorong pembangunan yang berkelanjutan dan mewujudkan dampak manfaat yang baik bagi generasi saat ini dan masa depan Kabupaten Buton. RPJPD Kabupaten Buton Tahun 2025-2045 I IV- 14 Penyelarasan terhadap program dan proyek pernbangunan serta peningkatan kapasitas institusi lembaga yang terlibat dalam pembangunan agar dapat mencapai basil pembangunan yang lebih berkelanjutan, tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, dan menciptakan dampak positif jangka panjang bagi seluruh lapisan masyarakat dari terwujudnya sinergitas dan kesinambungan pembangunan wilayah secara optimal. Dalam mengintegrasikan upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Buton, Perumusan misi Kabupaten Buton mempedomani misi nasional sesuai hasil penyelarasan dengan RPJPN Tahun 2025-2045 serta misi RPJPD Sulawesi Tenggara Tahun 2025-2045. Sandingan penyelarasan Misi Nasional, provinsi dan Kabupaten Buton dapat dilihat pada tabel berikut: l/) ..... ... . a= CII :::: 3 c\1 0 .... bl) - = ~ c:Ic:I a. CII -~ O c\1 :l @ ~ "d Q) = c:I l/) .Ill 'O 3 @ st 0 'O Cal <( CII >, - Cl! CII 0 en b cil !:: @ ~=o • f~ ('I -; a:i ·;;; ... a ::::: ~ 0 0 c:I 'O @ c:I If) • 'O =~ en • :l a.~ N• 1:113 0 . .... ;,;~ = c:I • 0 S@C/) !~ a .... ~ ... = I,..., 'O • N S·§ "'.0 s >.@ @ ... :a =- c:I O !a -~ s § '°]as:a i.g '"" Q) 0 - • s iIO ~ E ~"' a ,0 .0 Ill c:I 'O 1:113 0 a o '- ~ .. -a~ . '- • Q) "0 .... 0 8 R • • v E- 0 ... 0.. {:. 0.. Q.) = c:I 0 .Ill 0 • = • .s c:I c(If f,< a "t: f,< - .:.:: 0 :.: fl) a. ~ -~ Cl') 9• @ ~Q.) ]E ::, j ~.IllIO ~;j"5' a= ]=a j ~ :, N as a:i - f'1 ] ,; @ '° 0 :a ::iE a ~ c: • Ill ~ "d -o E "O Q.) 'O •• v ~ :;:: "O .0 c N 'O -0 .. ~ ::, ::, "O ::, ::, ::, ::iE ::, la .. ::, . ::, ~ "O ::, 0 c: ::, a __, c:I "5'"5' 1:113 ·-.e- "5' Cl! ...., = . ..., .. ...., al ai "5' .0 ::, . ...., . ai ::I ::, 1:113 ::, 0 ::, . ::, = Q) ::, .9 0. ~ :§ ~ ~s1 ~ "~ :I ~ ~ c: c ~ § ~ "d ~-~ ~ . .0Q.) V"@ Q) v V 41 Q.) ::I V 41 i:i Q.) = c: Q) 41 :f,< ::iE ::iE Cl) ::iE >, :E~ co ::E Q en ::iE CQ ::iE ... .0 ::E ~:.: ::iE JI! c:I a 0 .!I tlO a. .... • ~::I ... eo 0 s ar,Q bO ~ ~ 3 [a 9 § = ·2 •c:I = 41 c:I ::,.., 1 3 ::, I .... • a! "O .a ·e ~@ c = Ill &a. 0 ·- -- en g : -a::I C7.I (I) ;::s fl) 0 f,< "O - c:I '- ... ~ ~ - c: .... C7.I 1 = ·g_ ..c: Ill ::, d: ~• c: • 0 @ ::, ~ a c:I S: ~. .:.:: = :.: • ::E a c.:i .... !~ gs3 ~ a Ill ::, =~c:I !@~ ... ;::s :lb Cl! !a 1 ~ l ~~ o< a • '- .Q e "' :::::~ l .... e- a ~c a! '; bl) :l O O Jg t c:I "O it ii ::, ~ ::, Q.) c:I@ -a :l O • Ill ~ bl)~ • ao.:.:: «> - a c: .... = f >. I,.., • 0 :.: .a = CII i {") f,< @ - {:. @ b f,< = Q) ~ ~ :! i ~ C7.I .... = .0 .... .0 co ~I'll ]~ ]]a ~ c:I @ e1-~ ~5@ ]1 a-= :a ] !.~- 41 .:.:: v ii) Cl) ~~ .0C> f,< "O 0.. Cl) "O 0. "O li~ ·- -g t c: ~1 - . ::, ·- - <IS ::,._ .... a la 9 .... Ill ::, ~-~ f,< • "5' ::, ~ as ...... ::, "vi ::, .., ~~ ...., .:.:: • .., r,Q ::, .9 0 ::, cil ::, ~ 0 c:I ::, .0 ii) ::, .:.:: ~ i?,~"O"O :?--~ ~ a ~ a o ~ s c:: ~ i c: ~ ii) ii) I,.., I,.., Cl) v Cl) 41 0 ii) ti .Ill Q.) ::I o ti O :E E 8 ~ ~ ·-::iE E - ::iE ~.:: ~ Q f'1 ::E r,Q ::iE ~ :.G ~...J C7.I - @ i § ao bO -0 ~ c: @ "' § >. ::, d: as bl) 'So c: ... -0 a :::, -; ::::: a! a! @.S bl) ~ .0 ·- ~ ~§ >,- @ c:I c\1 "' Cl! -a0 .... Q.) .00 E 'ii Cl) c: 'O as:;:: @ ~ E ... -0 ::, :;::: -0Ill al 0 .:.:: .0 Q) • (") c: E -o ~ Cl! ~ I,.., a. :z: ·;;; 0 as ::, .:: cil Q) Q.) ...... .:.:: .:.:: - 0 .:.:: <IS "3@ ·;;; I,.., ea a !I "' Q.) ... @.8·;;; "iii ·rn 0 0.-o bl) :s ::i: .s "' c:(0 (0 Cl! c: § @~ :::, c:I E E E ·u3 0. § .0 :0 I,.., (0 8 @·- ~-0 "O ·- ~.2 .2 .9 E·- a as c\1 cil .9 "' "' "' Q) E '@ .2 .0 ... @:::, c: @ ~ a I,..., Cl) ef~ a. a. .... 0 @b ·;;; c:I I,.., I,.., :::, Q) ~~ Q) Q.) Q.) Ill E- E- e- Cl)~ o.. E (F) .0 ::G Ill ... 41 ~ ·;;; "iii •""'4 ·- "' "'Cl! <IS as Cl! E co @ g c E I,..,·- Q) I,.., .2 ~ (I) .!:: E .2 "' c: <G "' Q) "' ao "O @ O.@ I,.., "O jt; E'"'e- E - E- ,...._ (',I <"') <:t lf) '° r-- co RPJPD Kabupaten Buton tahun 2025-2045 I Y· 1 Arab kebijakan dan sasaran pokok pembangunan daerah merujuk pada panduan strategis yang menjadi landasan untuk mengarahkan pertumbuhan dan kemajuan suatu wilayah. Hal ini mencakup visi, misi, dan tujuan yang diinginkan dalam proses pembangunan. Kebijakan-kebijakan ini bertujuan untuk mengembangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan di suatu daerah. Sasaran pokoknya sering kaJ.i meliputl peningkatan kesejahteraan rnasyarakat, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, pemerataan pembangunan, peningkatan akses terhadap layanan publik, serta pelestarian lingkungan. Arah kebijakan ini digunakan sebagai pedoman bagi pemerintah daerah dalam merumuskan program-program, anggaran, dan kebijakan yang sesuai untuk mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan. Dalam proses pencapaian misi pembangunan jangka panjang daerah, dibutuhkan arah kebijakan yang merupakan tahapan-tahapan bagaimana rnisi tersebut akan dilaksanakan. Adapun tahapan-tahapan pelaksanaan arah kebijakan tersebut dibagi menjadi 4 (empat) tahapan, yaitu : a) Arah Kebijakan Periode 2025-2029 b) Arah Kebijakan Periode 2030-2034 c) Arah Kebijakan Periode 2035-2040 d) Arah Kebijakan Periode 2041-2045 Selanjutnya araj kebijakan tersebut dilaksanakan secara periodik lima tahunan yang nantinya akan menjadi acuan dalam melaksanakan setiap pelaksanaan pembangunan jangka menengah daerah. Adapun Arah kebijakan yang disusun dalam periode lima tahunan memiliki tema pembangunan dengan fokus yang berbeda. Narnun, setiap fokus dan tema pembangunan memiliki keterkaitan untuk mengoptimalkan upaya pencapaian visi dan misi pembangunan jangka panjang Kabupaten Buton. Fokus dan tema setiap tahapan pembangunan disusun agar kepala daerah memahami fokus permasalahan yang harus diselesaikan setiap periodenya. Terna pembangunan Kabupaten Buton terbagi menjadi empat tahap yang dijabarkan sebagai berikut : BABV ARAB KEBIJAKAN DAN SASARAN POKOK 5.1. Arab Kebijakan Pembangunan Jangka PanJang Tahu.n 2025-2045 Arah kebijakan merupakan rumusan perencanaan yang komprehensiJ tentang bagaimana upaya pemerintah untuk mencapai tujuan dan sasaran RPJP dengan efektif dan efisien. Arah kcbijakan adalah rangkaian prioritas kerja yang mcnjadi pcdoman dan dasar rencana untuk pelaksanaan yang akan dicapai pada tahapan periode pembangunan daerah. Arah kebijakan yang sudah dirumuskan menjadi sebuah pedoman untuk mengarahkan strategi dan implementasi perencanaan pembangunan agar lebih bersinergi dan berkesinambungan dalam mencapai target sasaran jangka panjang. Dengan dernikian diharapkan dapat memberikan hasil pembangunan yang lebih optimal. Rumusan arah kebijakan Kabupaten Buton dalam RPJPD Tahun 2025-2045 merasionalkan pilihan strategi sehingga merniliki fokus sesuai dengan pengaturan pelaksanaannya Penekanan fokus atau RPJPD Kabupaten Buton tahun 2025-2045 I V· 2 Pada tahap pertama, Kabupaten Buton memiliki tema pembangunan yang berfokus pada Penguatan Fondasi Transformaai : Pemenuhan ekonomi berkelanjutan dalam pengembangan perekonomian aektor unggulan. Tahap kedua pembangunan Kabupaten Buton memiliki fokus pembangunan pada Akselerasi Tra.nsformasi: Penguatan mutu SOM yang unggul dan berbudaya didulmng tata kelola pemerintahan yang baik. Hal ini dilakukan untuk memperkuat dasar dari mutu sumber daya manusia suatu daerah dalam skala yang lebih luas rnelalui tata kelola pemerintahan yang baik. Pengualan mutu SOM yang unggul dan berbudaya melibatkan langkah-langkah untuk memperkuat aspek pendukung untuk mencapai hasil tata kelola pemerintahan Kabupaten Buton yang baik yang telah direncanakan. Hal ini dilakukan untuk mendorong pembangunan di Kabupaten Buton berjalan dengan efektif dan efisien. Tahap ketiga pembangunan Kabupaten Buton memiliki fokus untuk Ekspanai Pembangunan: Pembangunan in.&astruktur yang berkelanjutan aebagai upaya ekspansi kapasitas pembangunan. Hal ini dilakukan mclalui peningkatan kapasitas masyarakat dan perekonomian untuk meningkatkan daya saing di Kabupaten Buton. Serta, pada tahap keempat (tahap akhir) pembangunan jangka panjang Kabupaten Buton difokuskan pada Perwujudan Buton Berjaya: Mewujud.kan kesejahteraan masyarakat yang berkeadlian aosial. Integrasi ketercapaian transformasi sosial, ekonomi, dan tata kelola dapat mendorong perwujudan Kabupaten Buton yang sejahtera. Dalam mewujudkan tema dan fokus setiap tahapan, Kabupaten Buton membutuhkan arah kebijakan serta sasaran pokok yang dapat membantu pembangunan menjadi lebih optimal, efektif, dan efisien. Arab kebijakan dan sasaran pokok dalam dokumen jangka panjang menjadi pedoman bagi setiap Kepala Daerah untuk menelaah kebijakan yang perlu diambil dalam menyukseskan ketercapaian indikator kinerja dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP). l'EMlNUHAN EKONOMI r-·~-- l'EMIANGUNAN MEWUJUDkAN IUKflANJUTAN DAIAM YANG UNGGUl DAN INFRASTIUKT\11 YANG USEJAHTEllMN l'ENGEMSANGAN IEUUDAYA OIDUKUNG SUKflANJUTAN SEIAGAI MASYA-.uAT YANG PElEKONOMJAN SEKTO• TATA IC£l0LA UPAYA EICS,ANSI IUICEAOILAN SOSW UNGGULAN l'EMlllNlAKAN YANG BAik WASITAS PEMIANGUNAN TAHAP II 2030·2034 Gambar 5.1. Tema Pembangunan Kabupaten Buton Tahun 2025-2045 B. MewujudkanTranaformui Ekonomi yang Tumbuh, Produktif dan Adaptif Mewujudkan transfonnasi ekonomi yang tumbuh, produktif, dan adaptif di Kabupaten Buton dengan peucembanp.n ekonomi ungu1an d.aerah berbasis peman.faatan Sumber Daya Alam (SDA) memerlukan strategi yang terencana dan berkelanjutan. Kabupaten Buton memiliki potensi SDA yang melirnpah, seperti potensi perikanan tangkap, pertanian, perkebunan, pariwisata serta potensi tambang. Pendekatan yang tepat adalah mengelola sektor-sektor ekonomi yang memiliki keunggulan kompetitif berdasarkan pemanfaatan SDA tersebut. Misalnya, sektor perikanan dapat ditingkatkan melalui pengembangan perikanan tangkap dan budidaya ikan yang berkelanjutan atau pengelolaan sumber daya taut yang bijaksana. Di sektor pertanian dan perkebunan, inovasi dalarn penggunaan teknologi dan praktik pertanian berkelanjutan dapat meningkatkan produktivitas dan nilai tambah produk lokal. Sementara itu, pengembangan sektor pariwisata berbasis keindahan alam dan budaya lokal juga dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang signifikan, dan hilirisasi sektor RPJPD Kabupaten Buton tahun 2025-2045 I V- 3 A. Mewujudb.n Tranaformui Soaial Men'ltju llasyarakat yang Berdaya Sain& dan Berkeadilan Soalal Transformasi sosial menuju masayarakat yang berdaya saing dan berkeadilan di Kabupaten Buton diwujudkan melalui tersedianya layanan dan akses untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Sum.her daya manuaia yaq berkualltaa memiliki peqetahuan, ketenmpilan, cerdas, aehat, serta akhlak yang baik. Hal ini dilakukan untuk menciptakan inovasi dalam meningkatkan kesejahteraan di Kabupaten Buton. Selain itu, arah kebijakan transformasi sosial menuju masyarakat yang berdaya saing dan berkeadlian sosial diarahkan pada peqentuan keml&Jdnan menuju maayarakat sejahtera dan berkeadllan bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara merata. lni melibatkan upaya-upaya seperti peningkatan akses pendidikan dan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, pemberdayaan ekonomi melalui program-program pelatihan dan dukungan untuk usaha kecil dan menengah, serta pembangunan infrastruktur sosial seperti fasilitas kesehatan dan sanitasi yang memadai. Selain itu, kebijakan ini juga menekankan pentingnya pembangunan sosial yang berkelanjutan, dimana seluruh warga memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalarn pembangunan ekonomi dan memiliki akses yang adil terhadap sumber daya dan layanan publik. Oengan pendekatan ini, Kabupaten Buton berupaya untuk menciptakan masyarakat yang lebih berdaya saing, berkeadilan, dan sejahlera bagi seluruh warganya. Pada tahap pertama, Indeks pembangunan manusia Kabupaten Buton diproyeksikan mencapai 71,04, Tingkat kemiskinan mencapai 11,4 7 dan Rasio gini sebesar 0,308. 5.1.1. Periode I (2025-2029) : Penguatan Fondaal Tram.fonnasi: "Pemenuhan Ekonomi Berkelanjutan Da1am PeqembaJl&Ul Perekonomian Sektor UnaaJan" tema setiap tahun selama periode memiliki kesinambungan dalam rangka mencapai visi, misi, tujuan, dan sasaran yang telah ditetapkan. Visi Kabupaten Buton yang telah dirumuskan, yaitu TenrujudJlya Buton Sebapi Kawasan Jnduatri yang Berdaya Sain&, Maju, Berbudaya clan Bedcelanjutan, mengandung harapan masyarakat Kabupaten Buton selama dua puluh tahun yang akan datang. Visi yang telah dirumuskan merupakan hasil diskusi Pemerintah Kabupaten Buton melalui penjaringan aspirasi masyarakat melalui Sadan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Buton. Melalui hasil penjaringan aspirasi dan diskusi tersebut, dapat pula dirumuskan misi untuk dapat mewujudkan visi Kabupaten Buton. Sebagai indikator tercapainya visi dan misi Kabupaten Buton dalam pembangunan daerah dua puluh tahun mendatang dirumuskan arah kebijakan yang telah disesuaikan dengan tema dan fokus pembangunan setiap periode lima tahunan, antara lain sebagai berikut : E. Mewujudka.D.Ketahanan Sosia1 Budaya clan Ekologi Mewujudkan ketahanan sosial budaya dan ekologi di Kabupaten Buton melalui pemeauhan pembanpaan sosla1 budaya muyuabt benrawasan liDgkuDgaD hidup dan tahan bencana dengan melibatkan upaya-upaya untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya keberlanjutan lingkungan dan mitigasi risiko bencana. Hal ini menca.kup promosi RPJPD Kabupaten Buton tahun 2025-2045 I V- 4 D. Mewujudkall Keamanall Wilayah, Demokrasi Yan« Berbalitu, clan Stabilitas Ekonomi MakroDaerah Mewujudkan keamanan wilayah, demokrasi yang berkualitas, dan stabilitas ekonomi makro daerah Kabupaten Buton melalui meninp:atbA koadustritas wilayah yang aman, damai, dan demokratis adalah prioritas penting. Hal ini rnencakup peningkatan kerjasarna antara pemerintah daerah, lembaga penegak hukum, dan masyarakat untuk memperkuat keamanan serta memastikan perlindungan hak asasi manusia. Selain itu, penguatan lernbaga- lembaga demokratis dan partisipasi publik dalam proses pengambilan keputusan penting untuk menciptakan lingkungan politik yang inl<lusif dan responsif terhadap kebutuhan warga. Dengan menciptakan kondisi yang aman, damai, dan demokratis, Kabupaten Buton dapat meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi, serta memastikan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. C. Mewujudka.D.Transformasi Tata Kelola Men,tju Pemeri.ntahanYlllll Baik Mewujudkan transformasi tata kelola menuju pemerintahan yang balk melalui penlngkatan klnerja pemeri.ntah daerah yang baik, bersih dan berorientasi pelayanan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan. Hal ini melibatkan langkah-langkah seperti penerapan praktik tata kelola yang baik, peningkatan kapasitas dan integritas pegawai pemerintah, serta penggunaan teknologi informasi untuk meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi layanan publik. Selain itu, pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan dan pengawasan terhadap kinerja pemerintah juga dapat ditekankan. Dengan demikian, Kabupaten Buton berupaya untuk menciptakan lingkungan pemerintahan yang transparan, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pada tahap pertama, target lndeks refonnasi birokrasi yaitu 66,88. pertambangan. Langkah-langkah ini harus disertai dengan penguatan infrastruktur, pendidikan, pelatihan, serta dukungan kelembagaan untuk memastikan bahwa pengembangan ekonomi berbasis SDA memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal sambil memperhatikan kelestarian lingkungan. Dengan pendekatan ini, Kabupaten Buton dapat memaksimalkan potensi ekonomi lokalnya, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Selain itu, arah kebijakan transformasi ekonomi yang tumbuh, produktif, dan adaptif di Kabupaten Buton yang diarahkan pada peqembangaa ekonoml 1IDggalaa. daerah berbasis lnovul hijau dan telmololf bersih menekankan pada pemanf aatan inovasi dan teknologi untuk merangsang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Hal ini melibatkan pengembangan sektor ekonomi yang memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana dan memperkenalkan teknologi bersih untuk mengurangi darnpak lingkungan. Contoh langkah-langkah yang mungkin dilakukan termasuk investasi dalam pertanian organik, pengembangan energi terbarukan seperti tenaga surya atau energi angin, dan promosi industri k:reatif yang ramah lingkungan. Dengan demi.kian, Kabupaten Buton berupaya untuk menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan daya saing ekonomi lokal, dan menjaga keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang. Pada tahap pertama, target indikator utama pembangunan diantaranya Laju pertumbuhan ekonomi 4,11; PDRB per kapita 48,27 dan Tingkat pengangguran terbuka 2,34. RP.JPDKabupaten Buton tahun 2025-2045 I V- 5 H. MewuJudkanSiner&ita•clan Kesina.mbunganPembangunan Mewujudkan sinergitas dan kesinambungan pembangunan di Kabupaten Buton melalui optimaUsasi daJam sink:ronisasi, relevansi clan lr.eberlan.jutanpem.bangunan. Hal ini mencakup koordinasi yang efektif antara berbagai sektor dan pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa program-program pembangunan yang dilaksanakan saling mendukung dan tidak tumpang tindih. Relevansi pembangunan harus sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal Kabupaten Buton, serta bersifat inklusif untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Keberlanjutan pembangunan diperlukan untuk memastikan bahwa pencapaian-pencapaian pembangunan yang telah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan secara berkelanjutan untuk generasi mendatang. Dengan melakukan hal ini, Kabupaten Buton dapat memaksimalkan potensi pembangunan mereka secara holistik dan berkelanjutan. G. MewuJudkanSarana dan Prasa.rana. yang Berkualitas dan Ramah Lhl&kungan Mewujudkan sarana dan prasarana yang berkualitas dan ramah lingkungan melalui peningkatan •ksesibWtu pembangunan, sarana prasarana perm.a.Id.man, kawasan perekoa.omian dan i.nfrastru.ktur pelayanan publlk mengacu pada upaya untuk membangun infrastruktur yang memadai sambil memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan. Hal ini mencakup pengembangan jaringan transportasi yang efisien dan berkelanjutan, perencanaan kota yang berbasis pada prinsip-prinsip ramah lingkungan, serta pcningkatan akses terhadap layanan publik sepcrti air bersih, sanitasi, dan pendidikan. Selain itu, pembangunan kawasan perekonomian yang berkelanjutan juga menjadi Iokus, dengan memperhatikan penggunaan lahan yang bijaksana dan penggunaan energi yang ramah lingkungan. Dengan pendekatan ini, Kabupaten Buton dapat memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat dan menjaga keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang. F. llewujudkan Pem.bangunanKewilayahan yang Merata clan Berkeadilau Mewujudkan pembangunan kewilayahan yang merata dan berkeadilan melalui pemenuhan pemerataan pembangunan berbaais kewilayahan yang berkeadilan mencakup langkah-langkah untuk memastikan bahwa semua wilayah di kabupaten tersebut mengalami pertumbuhan dan kemajuan yang seimbang. Hal ini mencakup alokasi sumber daya yang adil, pembangunan infrastruktur dasar seperti jaringan transportasi dan listrik, serta pemberdayaan ekonomi lokal. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa kebijakan dan program pembangunan mencerminkan kebutuhan dan aspirasi dari semua lapisan masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terpencil atau kurang berkembang. Dengan cara ini, Kabupaten Buton dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan memastikan bahwa semua warganya dapat menikmati manfaat dari pcmbangunan secara merata dan berkelanjutan. budaya lokal yang berkelanjutan, pelestarian warisan budaya, serta pendidikan lingkungan untuk mendorong perilaku yang ramah lingkungan. Selain itu, penting untuk membangun infrastruktur tahan bencana dan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam merespons dan menghadapi bencana alam. Dengan cara ini, Kabupaten Buton dapat meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap perubahan lingkungan dan ancaman bencana, sambil memelihara dan memperkaya kekayaan budaya dan ekologi lokal. RPJPD Kabupaten Buton tahun 2025-2045 I V- 6 B. Mewltjudka.nTransformasi Ekonomi yang Tumbuh, Produktif clan Adaptif Pada tahap kedua, mewujudkan transformasi ekonomi yang tumbuh, produktif dan adaptif di Kabupaten Buton dengan melalui percepatan kinerja sektor ekonomi u.nggulan daerah berbasis pemanfaatan SDA merupakan strategi yang mengandalkan potensi alam suatu daerah untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi. Oalam upaya ini adalah mengidentifikasi sektor-sektor ekonomi yang memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif berdasarkan pada SOA yang tersedia. Kemudian, dapat dilakukan peningkatan nilai tambah dalam pengolahan dan manufaktur produk-produk yang berasal dari SOA, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan. Pembangunan infrastruktur pendukung, seperti transportasi dan energi, juga penting untuk memfasilitasi distribusi hasil-hasil ekonomi dari sektor-sektor unggulan tersebut. Selain itu, pemberdayaan masyarakat lokal dalam pengelolaan dan pemanfaatan SOA secara berkelanjutan menjadi kunci, dengan memberikan pelatihan dan pendidikan untuk meningkatkan keterarnpilan dan kapasitas SOM. Oengan melakukan upaya-upaya tersebut secara efektif, diharapkan dapat tercapai pertumbuhan ekonomi yang berkclanjutan dan adaptif terhadap perubahan lingkungan dan pasar, sambil tetap memperhatikan tanggung jawab terhadap pengelolaan sumber daya alam yang dimiliki. Selain itu, untuk mewujudkan transfonnasi ekonomi yang tumbuh, produktif dan adaptif di Kabupaten Buton percepatan pembanganan ekonomi unggalan daerah berbasis inovasi hijau dan teknologi bersih adalah upaya untuk mengembangkan sektor ekonomi yang berfokus pada penggunaan teknologi ramah lingkungan dan praktik inovatif yang berkelanjutan. Hal ini melibatkan penerapan teknologi hijau dan bersih dalam berbagai sektor ekonomi, seperti energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan, pertanian berkelanjutan, dan industri manufaktur yang lebih efisien dalarn penggunaan sumber daya. Dengan mempercepat pengembangan sektor-sektor ini, diharapkan dapat tercapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan lingkungan, dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing daerah. Pada tahap kedua, target indikator utarna pembangunan diantaranya Laju pertumbuhan ekonomi 4,94; PDRB per kapita 54,33 dan Tingkat pengangguran terbuka 2,24. A. Mewujudlum Tranaformasi Sosial Menuju Masyarabt yang Berdaya Saing dan Berkeaclilan Sosial Mewujudkan transformasi sosial menuju masyarakat yang berdaya saing dan bekeadlian scsial, pada tahap kedua melalui percepatan pem.banganan SDM yang cerdas dan sehat mengacu pada upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan fokus pada kecerdasan dan kesehatan. Ini melibatkan investasi dalam pendidikan yang berkualitas dan aksesibilitas layanan kesehatan yang merata. Tujuannya adalah menciptakan masyarakat yang memiliki keterampilan, pengetahuan, dan kesehatan yang memadai untuk bersaing dalam era globalisasi, sambil memastikan adanya kesetaraan dan keadilan sosial. Oengan demikian, pembangunan SOMyang cerdas dan sehat menjadi pondasi bagi transformasi sosial yang berkelanjutan dan inklusif. Selain itu, percepatan pengentasan kemiskinan menuju masyankat sejahtera dan berkeadilan adalah upaya untuk rnengurangi kemiskinan dan menciptakan kesejahteraan melalui peningkatan akses pendidikan, pemberdayaan ekonomi, akses kesehatan yang merata, perlindungan sosial, pengembangan infrastruktur, dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang lebih berdaya, adil, dan sejahtera. Pada tahap kedua, Indeks pembangunan manusia Kabupaten Buton diproyeksikan mencapai 72,80, Tingkat kemiskinan mencapai 9,56 dan Rasio gini sebesar 0,303. 5.1.2. Periocle II (2030~2034t : Akselerasi Transformasi: "Penpatan Mutu SDM yang Unggul dan Berbudaya Didulmng Tata Kelola Pemerintahan yang Baik" RPJPD Kabupaten Buton tabun 2025-2045 I V- 7 F. MewujudkanPembangunan Kewllayahan yanc Merata dan Berkeadilan. Mewujudkan pembangunan kewilayahan yang merata dan berkeadilan di Kabupaten Buton melalui upaya percepatan pemerata.aa pembanpaan berbuis kewilayahan yang berkeadllan adalah strategi untuk menjamin bahwa setiap wilayah di kabupaten tersebut memiliki akses yang sama terhadap pembangunan. Hal ini mencakup peningkatan infrastruktur dasar seperti jaringan transportasi dan listrik, pelayanan kesehatan dan pendidikan yang merata, serta pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di setiap daerah. Oengan mempercepat upaya pemerataan pembangunan ini, diharapkan dapat tercipta E. Mewujud.kanKet•b•nan Sosial Bud•ya dan Ekologi Mewujudkan ketahanan sosial budaya dan ekologi di Kabupaten Buton melalui upaya abelerul pemba.apnan sosia1 bu.daya muyarakat berwawuan Jbaclnmgan hldup dan tahan bencana adalah upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap tantangan lingkungan dan bencana. Hal ini melibatkan upaya-upaya seperti pendidikan lingkungan, promosi keberagaman budaya, penguatan infrastruktur tahan bencana, dan pengelolaan surnber daya alam secara berkelanjutan. Dengan mengakselerasi pernbangunan yang berfokus pada aspek sosial budaya dan ekologi, diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih tangguh dan mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan dan ancaman bencana, D. Mewujudbn Keamanan Wilayah, Demokrasi Ylllll Berlmalitaa, dan Stabilltas Ekonomi Makro Daerah Mewujudkan keamanan wilayah, demokrasi yang berkualitas, dan stabilitas ekonomi makro daerah Kabupaten Buton melalui percepatall koadusiritaa wilaya.h yanc am.an, damai dan demokratis adalah suatu upaya untuk menciptakan lingkungan yang stabil dan kondusif bagi pembangunan. Ini melibatkan langkah-langkah untuk memperkuat keamanan dan ketertiban wilayah, mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses demokratis, serta memperbaiki iklim investasi dan ekonomi. Melalui upaya percepatan dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan demok.ratis, diharapkan dapat tercipta kondisi yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan, C. Mewujudbn Transformaal Tata Ketola Menuju Pemerintahan yanc Baik Transformasi tata kelola menuju pemerintahan yang baik di Kabupaten Buton diwujudkan rnelalui abelerui Jdnerjapemerlntah daerah yan, leblh efektlf dan akuntabel dengan pelayanan publlk yana berlmalltas. Adanya regulasi dan tata kelola yang adaptif dapat meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Sehingga, tercipta tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berlandaskan pelayanan terhadap masyarakat. Optimalisasi kinerja sumber daya manusia di lembaga pemerintahan, penguatan mutu SDM dan tata kelola pemerintahan saling terkait dalam menciptakan kondisi yang kukuh untuk pertumbuhan yang berkelanjutan. Pendidikan yang berkualitas dan investasi dalam pengembangan SDM yang unggul menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing daerah dalam kancah global. Sementara itu, tata kelola pemerintahan yang baik mengoptimalkan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya publik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Dengan menggabungkan aspek penguatan mutu SOM yang unggul dan tata kelola pemerintahan yang baik, tema ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan di mana SOM unggul menjadi motor penggerak dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta memastikan keberlanjutan sosial dan budaya suatu daerah. Pada tahap kedua, target Indeks reformasi birokrasi yaitu 72,93. RPJPD Kabupaten Buton tahun 2025-2045 I V- 8 A. Mewujudba Tranaformasi Soaial Mena.ju Muyarakat yang Berdaya Saiag dan Berkeadilan Sosial Mewujudkan transformasi sosial menuju masyarakat yang berdaya saing dan berkeadlian sosial di Kabuapten Buton melalui upaya pemaatapan Sumber Daya Manuaia yang unggul adalah langkah untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas individu dalam masyarakat. Hal ini mencakup upaya-upaya seperti peningkatan akses pendidikan berkualitas, pelatihan keterampilan, pemberdayaan ekonomi, dan promosi kesetaraan gender. Dengan memantapkan SDM yang unggul, diharapkan masyarakat dapat Iebih siap menghadapi tantangan global, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan kesempatan yang lebih merata dan berkelanjutan bagi seluruh anggota masyarakat. Selain itu, untuk mewujudkan transforrnasi sosial menuju masyarakat yang berdaya saing dan berkeadlian sosial di Kabuapten Buton dapat melalui upaya pemantapan masyarabt yang aejahtera, merata dan berkeainamhunpn. Hal ini melibatkan upaya- upaya didalamnya seperti pembangunan ekonomi yang inklusif, pemberdayaan sosial dan ekonomi, serta keberlanjutan lingkungan. Dengan rnenciptakan masyarakat yang sejahtera secara keseluruhan, memastikan distribusi yang merata dari manfaat pembangunan, dan memperhatikan keberlanjutan Iingkungan, diharapkan dapat tercipta masyarakat yang lebih berdaya saing dan berkeadilan sosial. Pada tahap ketiga, Indeks pembangunan manusia Kabupaten Buton diproyeksikan mencapai 74,50, Tingkat kemiskinan mencapai 7,64 dan Rasio gini sebesar 0,298. 5.1.3. Periode III 12035-2040) : Ebpaa.si Global .,Pembanga.DaDlmraatrulrtur yang Berkelaajutaa Sebagai Upaya Ebpanai Kapuitas Pemba.o.gunaa" H. Mewujudbn Sinergitu clan Keshlambuap.n Pembanga.DaD Mewujudkan sinergitas dan kesinambungan pembangunan di Kabupaten Buton pada tahap kedua, melalui upaya penguataa slllk:rollisaai, relevansi clan keberlaajutan pembanguaan adalah upaya yang dilakukan untuk memastikan bahwa berbagai program dan kebijakan pembangunan saling terkait, relevan, dan berkelanjutan. Hal ini melibatkan koordinasi antara berbagai sektor dan tingkatan pemerintahan, serta memastikan bahwa setiap langkah pembangunan memperhitungkan dampak jangka panjang dan keberlanjutannya. Dengan memperkuat sinergitas dan kesinambungan, diharapkan dapat tercipta pembangunan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan dalam jangka waktu yang lebih panjang. G. Mewujudkaa Sanna daa Prasarana Yan& Berkualitas clan Ramah Lbapun.gaa Mewujudkan sarana dan prasarana yang berkualitas dan ramah lingkungan di Kabupaten Buton melalui upaya abelerasi pealn.cbtaa abesibilitas pembangu.nan, sarana prasarana permuldman, bwasan. perekonomian clan ia&astruktur pelayanan publik adalah langkah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur secara menyeluruh. Hal ini termasuk peningkatan aksesibilitas ke wilayah terpencil, pengembangan permukiman yang layak, pembangunan kawasan ekonomi yang berkelanjutan, serta penguatan infrastruktur pelayanan publik seperti air bersih, sanitasi, dan transportasi umum. Dengan mempercepat upaya dalam hal ini, diharapkan dapat diciptakan sarana dan prasarana yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga ramah lingkungan, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. keadilan sosial dan ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten Buton, sehingga setiap individu dan komunitas dapat rnerasakan manfaat pernbangunan secara rnerata dan berkelanjutan. RPJPD Kabupaten Buton tahun 2025-2045 I V- 9 E. Mewujuclbn Ketahanan 8oaia1 Buclaya clan Ekologl Mewujudkan ketahanan sosial budaya dan ekologi di Kabupaten Buton dengan penguataa pembancuuan sosial hudaya muyarakat bezwawasan J.inp:IIAganhidup dan tahan beucana merupakan upaya untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menjaga keberlangsungan budaya, memelihara Jingkungan hidup, dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana. Hal ini melibatkan pendekatan yang holistik dalarn edukasi mengenai D. Mewujudkan Keamanan Wilayah, Demokrui yanc Berkualltas, dan Stabilltas Ekonom.illakro Daenh Mewujudkan keamanan wilayah, demokrasi yang berkualitas, dan stabilitas ekonomi makro daerah Kabupaten Buton dengan upaya penguatall stabilitas ekonom.i makro dalam mewujudkan Udim investul yanc kondusif merupakan langkah untuk menciptakan lingkungan yang stabil dan mendukung investasi. Hal ini mencakup upaya untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan, memperkuat sistem demokrasi dan penegakan hukum yang berkualitas, serta memastikan keterbukaan ekonomi dan kebijakan fiskal yang sehat. Dengan memperkuat stabilitas ekonomi rna.kro, diharapkan Kabupaten Buton dapat menarik investasi yang lebih besar, mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. C. MewujudkanTransformul Tata Kelola Menuju Pemerilltahan Yan& Balk Mewujudkan transformasi tata kelola menuju pemerintahan yang baik di Kabupaten Bu ton melalui upaya pemantapan tata kelola pemerilltahan yang balk dan benlh berbasla transformasi tata kelola melalui upaya pemantapan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih berbasis transformasi tata kelola adalah langkah untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan pemerintahan. Hal ini mencakup reformasi dalam sistem administrasi publik, peningkatan keterbukaan informasi, penegakan hukurn yang adil, dan pemberantasan korupsi. Dengan memantapkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang kondusif bagi pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Pada tahap ketiga, target Indeks reformasi birokrasi yaitu 78,98. B. Mewujudkan Transformui Ekonoml yang Tumbuh, Proclulrtif dan Adaptil Mewujudkan transformasi ekonomi yang turnbuh, produktif dan adaptif di Kabupaten Buton melalui upaya penguatan koncUai ekonomi yaq inkluaif dan berkelaujutall adalah langkah untuk memastikan perturnbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan bagi semua lapisan masyarakat. Hal ini melibatkan upaya untuk meningkatkan akses terhadap peluang ekonomi, mengurangi kesenjangan sosial-ekonomi, dan mempromosikan praktik ekonomi yang ramah lingkungan. Dengan memperkuat kondisi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, diharapkan dapat tercipta kemakmuran yang merata dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. Selain itu, upaya yang dilakukan untuk mewujudkan transfonnasi ekonomi yang tumbuh, produktif dan adaptif di Kabupaten Buton dapat melalui pemantapan pembangunan ekonoml Yan& berJmalitas. Hal ini mencakup berbagai upaya seperti investasi dalam infrastruktur yang memadai, pemberdayaan sektor-sektor ekonomi yang berpotensi, pcningkatan kualitas sumber daya manusia, promosi inovasi dan teknologi, serta kebijakan ekonomi yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Dengan memantapkan pembangunan ekonorni yang berkualitas, diharapkan dapat tercipta fondasi yang kokoh untuk pertumbuhan ekonomi yang produktif, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan lingkungan dan pasar. Pada tahap ketiga, target indikator utama pembangunan diantaranya Laju pertumbuhan ekonomi 5,58; PDRB per kapita 59,83 dan Tingkat pengangguran terbuka 2,12. RPJPD Kabupaten Buton tahun 2025-2045 I V- 10 A. Mewujudbn Tran.sformui SosJal Menuju lluyarakat yang Berdaya 8alng dan Berkeadilan Sosial Mewujudkan transformasi sosial menuju masyarakat yang berdaya saing dan berkeadilan sosial di Kabupaten Buton dengan mewujudbn Sumber Daya Manusia yani unggu1adalah upaya untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas individu dalam masyarakat. Dalarn hal ini melibatkan investasi dalam pendidikan berkualitas, pelatihan keterampilan, pemberdayaan ekonomi, serta promosi kesetaraan gender dan akses terhadap pendidikan. 5.1.4. Periode IV (2041-20451 Penrujudan Buton Berjaya "MeWllju.dbn Kesejahteraan Muyarakat yang Berkeadilan Sosi.al" H. M~udbA Slnerptaa clan Kesbuunbunpn Pe.mbanpnan Mewujudkan sinergitas dan kesinambungan pembangunan di Kabupaten Buton dengan pemantapan si.Dkrollisasl. relevansl dan keberlanjutan pembupnan menuju Buton Berjaya 204S adalah upaya untuk mengoordinasikan berbagai program dan kebijakan pembangunan agar saling mendukung dan berkelanjutan. Dalam hal ini melibatkan langkah- langkah seperti penyelarasan prioritas pembangunan, pengembangan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta perencanaan jangka panjang yang memperhitungkan aspek keberlanjutan. Dengan memantapkan sinkronisasi, relevansi, dan keberlanjutan pembangunan, Kabupaten Buton diharapkan dapat mencapai visi Buton Berjaya 2045 dengan lebih efektif dan efisien, serta mcmberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. G. Mewujudbn Sarana daa Prasanuaa yang Berlmalltaa dan Ramah LiD.pmlgan Mewujudkan sarana dan prasarana yang berkualitas dan ramah lingkungan di Kabupaten Buton melalui penguatan sarana dan prasarana in.&utrulrtur pembaugunan yang berkualitas merupakan langkah untuk meningkatkan ketersediaan infrastruktur yang mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Hal ini mencakup pembangunan infrastruktur transportasi, energi, air bersih, sanitasi, dan teknologi infonnasi yang ramah lingkungan dan memenuhi standar kualitas. Dengan memperkuat infrastruktur pembangunan yang berkualitas, diharapkan dapat menciptakan lingkungan di Kabupaten Buton yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat, sambil merninimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. F. M~udbn PemhangwuuaKewilayaluul Y&D.1 llerata d&DBerkeadllan Mewujudkan pembangunan kewilayahan yang merata dan berkeadilan di Kabupaten Buton dengan pen&Uataa dan koaaistensl pemerataan pem'INulpJuuabemasis kewilayahan yang berkeadilan merupakan langkah untuk memastikan bahwa setiap wilayah memiliki akses yang sama terhadap pembangunan. Hal ini mencakup upaya untuk menyediakan infrastruktur dasar, layanan publik, dan peluang ekonomi yang setara di seluruh wilayah, serta memastikan bahwa kebijakan dan program pembangunan bersifat inklusif dan memperhatikan kebutuhan khusus masyarakat pedesaan dan daerah terpencil. Dengan memperkuat pemerataan pembangunan berbasis kewilayahan yang berkeadilan, diharapkan Kabupaten Buton dapat tercipta kemalanuran yang merata dan kesetaraan akses terhadap pembangunan di semua wilayah. lingkungan, pelestarian warisan budaya lokal, serta pembangunan infrastruktur yang tahan terhadap bencana. Dengan memperkuat pembangunan sosial budaya yang berwawasan lingkungan dan tahan bencana, diharapkan Kabupaten Buton dapat menghadapi tantangan ekologis dan sosial dengan lebih baik, sambil memastikan keberlanjutan dan keberagarnan dalam masyarakatnya. D. Mewujudbn Keam.anan Wilayah, Demokrasi yaq Berkualltas, dan StabWtas Ekonomi Makro Daerah Mewujudkan keamanan wllayah, demokrasi yang berkualitas, dan stabilitas ekonomi makro daerah Kabupaten Bu ton melalui upaya penrajudaa pembangunaa yang demokratis, aman dan menJunJun& tiDggi huka.m.. Dalarn hal ini mencakup memperkuat lembaga- lembaga demokratis, menjaga stabilitas keamanan wilayah, serta menerapkan hukum secara RPJPD Kabupaten Buton tahun 2025-2045 I V- 11 C. MewujuclkanTransformasi Tata Kelola Men:aju Pemerintahan yang Baik Dalam mewujudkan transfonnasi tata kelola menuju pemerintahan yang baik di Kabupaten Buton pada tahap ketiga, dapat dengan melalui perwujudan transformasl tata kelola pemerintahan yang balk dan bersih. Mengenai hal tersebut berarti melakukan reformasi dalam sistem administrasi publik, meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta pemberantasan korupsi. Dengan mengadopsi praktik tata kelola yang baik dan bersih, diharapkan pemerintahan dapat lebih efektif, efisien, dan dapat dipercaya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pada tahap keempat, target lndeks reformasi birokrasi yaitu 86,24. B. MewajudkanTransformaai Ekonomi yang Tumbuh, Prod.uktjfdan Adaptif Mewujudkan transformasi ekonomi yang tumbuh, produktif dan adaptif di Kabupaten Buton melalui penrujudan pembangunan elr.onomi yang inldusjf dan berkelanjutan adalah upaya untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata bagi semua Iapisan masyarakat dan berkelanjutan dalam jangka panjang. Dalam hal ini melibatkan langkah- langkah seperti memperkuat sektor-sektor ekonomi yang berpotensi, meningkatkan akses terhadap lapangan kerja dan peluang usaha, serta mempromosi.kan praktik ekonomi yang ramah lingkungan. Dengan demikian, diharapkan Kabupaten Buton dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang berdampak positif bagi seluruh masyarakat, dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Selain itu, untuk mewujudkan transformasi ekonomi yang tumbuh, produktif dan adaptif di Kabupaten Buton juga dapat dilakukan melalui mewujudkan transformasi ekonomi menuju ekonomi hijau yang tumbuh c1aa berkualltas. Hal ini mengacu pada pengembangan sektor ekonomi yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, seperti energi terbarukan, pertanian organik, dan pariwisata berkelanjutan. Dengan mengadopsi model ekonomi hijau, diharapkan Kabupaten Buton dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Pada tahap keempat, target indikator utama pembangunan diantaranya La.ju pertumbuhan ekonomi 6,29; PDRB per kapita 65,89 dan Tingkat penangguaran terbuka 2,00. Dengan memastikan bahwa setiap individu merniliki kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka secara maksimal, diharapkan masyarakat dapat menjadi lebih berdaya saing, inklusif, dan adil secara sosial. Selain itu, untuk mewujudkan transformasi sosial menuju masyarakat yang berdaya saing dan berkeadilan sosial di Kabupaten Buton perwujudaa muyarakat yang sejahtera, merata dan berkesinambungan. Hal ini melibatkan pembangunan ekonomi yang inklusif, akses terhadap layanan dasar yang merata, dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Dengan memastikan bahwa setiap individu dan wilayah memilild akses yang setara terhadap peluang dan sumber daya, serta memperhatikan keberlanjutan lingkungan dalam setiap aspek pembangunan, diharapkan Kabupaten Buton dapat mencapai transformasi sosial yang lebih holistik dan berkelanjutan. Pada tahap keempat, Indeks pembangunan manusia Kabupaten Buton diproyeksikan mencapai 76,49, Tingkat kemiskinan mencapai 5,34 dan Rasio gini sebesar 0,290. RPJPD Kabupaten Buton tahun 2025-2045 I V- 12 H. Mewujudkan Sinergitaa dan Keainambu.n.gan Pemba.ngumua Mewujudkan sinergitas dan kesinambungan pembangunan di Kabupaten Buton melalui upaya penrajudan alnk:roaisasi, relevansi clan keberlanjutan pembanpnan menuju Buton Berjaya 2045, adalah langkah untuk memastikan bahwa setiap inisiatif pembangunan sating terkait, relevan dengan kebutuhan masyarakat, dan berkelanjutan dalarn jangka panjang. Dalam hal ini dapat melibatkan koordinasi antar berbagai sektor dan tingkatan pemerintahan, serta memastikan bahwa setiap langkah pembangunan mempertimbangkan daropaknya terhadap tujuan pembangunan jangka panjang. Dengan memprkuat sinkronisasi, relevansi dan keberlanjutan pernbangunan, Kabupaten Buton diharapkan dapat mencapai visi Bu ton berjaya 2045 dengan lebih efektif memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Misi, Terna Pembangunan dan Arab Kebijakan Jangka Panjang Kabupaten Buton ditunjuk.kan pada tabel berikut : G. MewujudkanSanna dan Prasaranayang Berkualitas dan Ram.ah Lingkungan Mewujudkan sarana dan prasarana yang berkualitas dan ramah lingkungan dengan melalui penrujudan saraaa dan pruarana iu.frutruktur pemba.ngunan yang berkualitas adalah upaya untuk membangun infrastruktur yang memenuhi standar kualitas tinggi sambil memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan. Hal ini melibatkan pembangunan infrastruktur yang efisien dalam penggunaan sumber daya, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan infrastruktur yang berkualitas dan ramah lingkungan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sambil meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. F. MewujudkanPembanpnan Kewilayah.aayang Merata clan Berkeadilan Mewujudkan pembangunan kewilayahan yang merata dan berkeadilan di Kabupaten Buton dapat dengan upaya penrujudaD pemba.ngumuakewllayahan yang merata dan berkeadllan. Dalam hal tersebut dapat berarti untuk memastikan bahwa setiap wilayah memiliki akses yang setara terhadap pembangunan, termasuk infrastruktur dasar, layanan publik, dan peluang ekonomi. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa kebijakan dan program pembangunan bersifat inklusif dan memperhatikan kebutuhan khusus masyarakat pedesaan dan daerah terpencil. Dengan memprioritaskan pemerataan dan keadilan dalam pembangunan kewilayahan, diharapkan dapat tercipta kemakmuran yang merata dan kesetaraan akses terhadap pembangunan di semua wilayah. E. MewujudkanKetahanan Sosial Budaya dan Ekolo&i Mewujudkan ketahanan sosial budaya dan ekologi di Kabupaten Buton melalui upaya penrujudan pembaDglUUUlsosia1 budaya masyarakat benrawasan liDg]mngan hidup dan tahanbencanaadalah upaya untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam menghadapi tantangan sosial, budaya, dan lingkungan. Mengenai upaya tersebut melibatkan edukasi ten tang pentingnya lingkungan hidup, pelestarian budaya lokal, serta penguatan infrastruktur dan pengetahuan untuk menghadapi bencana alam. Dengan memprioritaskan kesadaran lingkungan dan keberlanjutan dalam pembangunan sosial budaya, diharapkan masyarakat dapat menjadi lebih tangguh dan adaptif terhadap perubahan lingkungan dan ancaman bencana. adil dan transparan. Dengan mengutamakan prinsip-prinsip demokrasi, keamanan, dan keadilan hukurn, diharapkan dapat diciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif di tingkat lokal maupun regional. RPJPD Kabupaten Buton tahun 2025-2045 I V- 13 I. Arah Kebljakan IV Pemban nan SOM Percepatan Pemantapan Sumbcr Mewujudkan pembangunan SOM Daya Manus1a yang fianaformasi cerdas dan sehat un I un · Soaial Menuju Pengentasan kemiskinan Percepa tan Pemantapan Perwujudan masyarakat Maayaralcat yang menuju masyarakat pengentasan masyarakat yang yang sejahrera, merata Berdaya Saing dan sejahtera dan kemiskinan menuju sejahrera, merata dan dan berkeainambungan Berkeadilan Soaial berkeadilan masyarakat sejahtera berkesinambu ngan dan berkeadilan Pengembangan ekonomi Percepatan kinerja Penguatan kondisi Perwujudan unggulan daerah sektor ekonorm ekonomi yang inklusif pembangunan ekonomi Mewujudkan berbasis pemanfaatan unggulan daerah dan berkelanjutan yang inklusif dan Transformui SDA berbasss pemanfaatan berkelanjutan SDA Ekonomi yang Pengembangan ekonomi Percepatan Pemantapan MewujudkanTumbuh, Produkti! dan Adaptif unggulan daerah pembangunan ekonomi pembangunan ekonomi transformasi ekonorni berbasis inovasi hijau unggulan daerah yang berkualitas menuju ekonomi hijau dan teknologi bersih berbasis inovasi hijau yang tumbuh dan dan teknol · bersih berkualitas Mewujuclkan Peningkatan kmerja Akselerasi kinerja Pemantapan tata kelola Perwujudan transformaai TranaformaaiTata pemerintah daerah yang pemerintab daerah pemerintahan yang rata kelola pemenntaban Keloia Menuju baik, bersth dan yang lebih efektif dan baik dan bersih yang baik dan bersih Pemerintahan berorientaai pelayanan akuntabel dengan berbasis transformasi yang Balk pelayanan publikyang tata kelola berkualitas Mewujudkan Meningkatkan Percepatan Penguatan stabilitas Perwujudan keamanan wilayah, kondusivitas wilayah kondusivitas wilayah ekonorru makro daJam pembangunan yang demolaul yang yang aman, darnai dan yang aman, darruu dan mewujudkan iklim demokratis, aman dan berkualitas, dan demokratis demokratis investasi yang kondusif menjunjung tinggr atabilltaa ekonomi hukum makro daerah Mewujod.kan Pcmenuhan Akselerasi Penguatan Perwujudan Ketahanan Soaial pembangunan sosial pembangunan sosial pembangunan sosial pembangunan sosial Budaya dan budaya masyarakat budaya masyarakat budaya masyarakat budaya masyarakat Ekologi berwawasan lingkungan berwawasan berwawasan berwawasan lingkungan hidup dan tahan bencana lingkungan hidup dan lingkungan hidup dan hidup dan tahan bencana tahan bencana tahan bencana Mewujudkan Pernenuhan pemerataan Percepatan pemerataan Penguatan dao Perwujudan Pembangunan pembangunan berbasis pembangunan berbasrs konsistensi pemerataan pembangunan Kewilayahan yang kewilayahanyang kewilayahan yang pembangunan berbasis kewilayahan yang rnerata Mera ta berkeadilan berkeadilan kewilayahan yang dao berkeadilan dan BerkeadUan berkeadiJan Mewujudkan Peningkatan aksesibilitas Akselerasi peningkatan Penguatan sarana dan Perwujudan sarana dan Sarana dan pembangunan, sarana aksesibilitas prasarana infrastruktur prasarana infrastruktur Pruarana yang prasarana permukiman, pembangunan, sarana pembangunan yang pembangunan yang Berkualitaa dan kawasan perekonoouan prasarana bcrkualitas berkualitas Ramah Linglrungan dan infrastruktur permukiman, kawasan pelayanan publik perekonomian dan infrastruktur pelayanan ublik Mewujudkan Optimalisasi dalam Penguatan sinkronisasi, Pemantapan Perwujudan sinkronisasi, Slnergitas dan sinkronisasi, relevans1 relevansi dan sinkronisasi, relevansi relevansi dan KealnambungaJ1 dan keberlanjutan keberlanJuLan dan keberlanJutan keberlanjutan Pembangunan pembangunan pembangunan pembangunan menuju pembangunan menUJU Buton Be ·a a 2045 Buton Be -a a 2045 Me"'-'UJudkan Kesejahteraan Masyarakat yang BerkeadUan Soslal Pernbangum111 lnfrastruktur yang Berkelanjutan Sebagai Upaya Ekspan,I Kapasitas Pembangunan Arah Kebijnkan III Pen&\latan Muta SOM yang lfnggul dan Berbudaya Dldukung Tata Kelola Pcmerintahan yang Baik Arah Kebi~!<an II Pemenuhan Ekonomi Berkclanjutan Dalam Pcngembangan Perekonomlan Scktor UngguJan Arah Kebljakan I MIS! Terna Tahap IV 2041-2045 Terna Tahap I 2025-2029 • -· -- -.----~ - ----- ----.,,-·. 1stri yang Berdaya Saing, Maju, Berbudaya u~u .cn::nu::,anjutao Terna Tahap II Terna Tahap Ill 2030-2034 2035-2040 Tabel 5.1 Misi, Tema Pembangunan, dan Arah Kebijakan Jangka Panjang Kabu aten Buton m"'r,l'B:':!~!flM~r,,.,.,...~~ RPJPO Kabupaten Buton tahun 2025-2045 I V- 14 program- pelatihan lapangan untuk• Melakukan upaya khusus mengurangi kemiskinan melalui program ban tu an sosial, keterampilan, dan penciptaan kerja • Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program-program bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan • Meningkatkan pendapatan rumah tangga dengan mendorong sektor ekonomi yang berpotensi pertumbuhan • Meningkatkan cakupan peserta jaminan kesehatan melalui SJSN Bidang Kesehatan • Memperluas jaringan fasilitas kesehatan yang terjangkau dan berkualitas Pengentasan, Percepatan, Pemantapan dan Perwujudan masyarakat yang sejahtera, merata dan berkesinambungan • Peningkatan kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana dan kesehatan rcproduksi • Percepatan perbaik.an gizi masyarakat • Meningkatkan cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) • Peningkatan pengendalian penyakit • Pembudayaan perilaku hidup sehat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) • Penguatan sistem kesehatan dan pengawasa.n obat dan makanan • Meningkatkan akses pendidikan yang merata untuk semua lapisan masyarakat, tennasuk kelompok yang rentan atau terpinggirkan • Menyediakan fasilitas pendidikan yang aman, nyaman, dan memadai untuk mendukung proses pembelajaran • Mernbuat kurikulum yang inklusif, mencakup keberagaman budaya, gender, dan kcmampuan, untuk memenuhi kebutuhan beragam siswa • Mengembangkan program pendidikan inklusif untuk anak-anak berkebutuhan khusus sehingga mereka dapat belajar dalam lin n an an mendukun I Pembangunan, Percepatan, Pemantapan dan Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang cerdas, sehat dan unggul Tabel 5.2. Matriks Keselarasan Arah Kebijakan RPJPD Kabupaten Buton dan Arah Kebi abn KLHS Kabu at.en Buton ~l"l'!..,.l'!'P.!'PF.,..,...,.....'T""""T......._ Z""l'~....,,..--...--.,,...""""'!l!"I!~ Arab kebijakan memuat rumusan kerangka pikir atau kerangka kerja untuk menyelesaikan permasalaban pembangunan dan mengantisipasi Isu strategis. Arab kebijakan yang sudah clirumuskan menjadi sebuah pedoman dimaksudkan untuk mengarabkan strategi dan implementasi pembangunan agar lebih sinergi dan berkesinambungan dalam mencapai target sasaran. Arab kebijakan KLHS Kabupaten Buton memuat 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), sedangkan arah kebijakan RPJPD Kabupaten Buton memuat strategi dan implementasi pembangunan agar lebih sinergi dan berkesinambungan untuk menuju terwujudnya kawasan industri yang berdaya saing, maju, berbudaya dan berkelanjutan di Kabupaten Buton. RPJPD Kabupaten Buton telah berpedoman pada rekomendasi KLHS Kabupaten Buton. Matriks keselarasan arah kebijakan RPJPD Kabupaten Buton KLHS Kabupaten Buton sebagai berikut: RPJPD Kabupaten Buton tahun 2025-2045 IV- 15 • Mendorong akses pendidikan yang setara dan berkualitas bagi perernpuan, termasuk penghapusan hambatan-hambatan yang mencegah partisipasi perempuan dalam pendidikan • Meningkatkan akses perempuan terhadap sumber daya ekonomi, tanah, dan kepemilikan properti untuk meningkatkan kemanclirian ekonomi • Mengintegrasika.n dimensi gender dalam perencanaan anggaran dan kebijakan, serta memastikan dana yang mcmadai untuk program-program yang mendukung kesetaraan gender. • Menetapkan dan mengelola kawasan konservasi untuk melindungi ekosistem daratan yang kritis dan keanekaraga.man havati politik • Mendorong partisipasi perempuan dalam proses pengambilan keputusan politi.k dengan mendukung keterlibatan perempuan dalam pemerintahan dan kepemimpinan mengurangi pengangguran, terutama di kalangan pemuda • Memperkuat kemitraan dengan sektor swasta unruk menciptakan lapangan kerja. Meningkatkan promosi pariwisata dan infrastruktur pariwisata untuk meningkatkan jumlab wisatawan mancanegara • Mengembangkan program pelatihan untuk meningkalkan keterampilan dalam sektor pariwisata • Meningkatkan pendapatan lokal dan kerja sama dcngan masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata • Membangun dan mcningkatkan infrastruktur perkotaan yang berkelanjutan • Meningkatkan ketahanan kota terhadap bencana dan mengintegrasikan strategi adaptasi perubahan iklim dalam perencanaan dan pembangunan kota • Mendukung pengembangan usaha rnikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat lokal, serta mendorong ekonomi berbasis pada sumber daya lokal • Mendorong pengembangan ekowisata yang berkelanjutan untuk meningkatkan pendapatan daerah sambil mempertahankan keanekaragaman alam. • Peningkatan kapasitas UMKM dan industri kecil • Meningkatkao industrialisasi pengolahan komoditas pertanian, perikanan, dan non a2ro yang terintezrasi hulu-hilir program untuk danpelatihan • Meningkatkan persentase tcnaga kerja formal dengan meodorong pertumbuhan sektor-sektor yang menawarkan pekerjaan formal • Melakukan pendidikan Pemenuhan, Akselerasi, Penguatan dan Perwujudan pembangunan sosial budaya masyara.kat berwawasan lingkungan hidup clan tahan bencana Pcriirigkararr, Akselarasi, Pemant.apan dan Perwujudan transformasi tata kelola emerintahan yang baik dan bersi.h Meningkatkan, Percepatan, Peguatan dan Perwujudan pembangunan yang demokratis, ~an dan meniuniun2 tinzzi bukum • Pengembangan, Percepatan, Penguatan dan Perwujudan pemanfaatan SDA, pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan • Pengembagan, Percepatan, Pemantapan dan Mewujudkan transformasi ekonomi menuju ekonomi hijau yang tumbuh dan berkualitas RPJPD Kabupaten Buton tahun 2025-2045 I V- 16 pertanian menzhadani strategi dalam aman • Mengintegrasikan berkelaniutan • Mengidenti.fikasikebutuhan pengembangan dan pembangunan baru • Optimalisasi pengelolaan sumber daya air untu.k encapai kapasitas prasarana arr baku untuk melayani rumahtangga, perkotaan, dan industri. • Membangun infrastrukrur air limbah dengan sistem terpusat di lebih banyak kecamatan untuk mengelola limbah dengan efisien dan Peningkatan, Akselerasi, Penguatan dan Perwujudan sarana dan prasarana infrastruktur pembangunan yang berkualitas • Meningkatkan infrastruktur pertanian seperti irigasi, jalan, dan sistem penyimpanan untuk mendukung pertanian yang berkelanjutan • Menctapkan k.ebijakan pemeliharaan dan oerbaikan rutin ialan dan iernbatan • Mengiroplementasikan kebijakan pengelolaan hutan yang berkelanjutan, termasuk penanaman kembali, pelestarian habitat, dan pengeJolaan sumber daya butan secara bijaksana • Mengembangkan program restorasi ekosistem dan laban untuk memulihkan area yang telah mengalami degradasi atau kerusakan • Meningkatkan infrastruktur irigasi yang berkelanjutan untuk mendukung pertanian, mengelola air tanah, dan memaslik.an ketersediaan air yang cukup untuk ekosistem daratan • Menerapkan langkah-langkah perlindungan dan pemulihan untuk menghentikan kehilangan keanekaragaman hayati, termasuk langkah-langkah untuk melibatkan masyarakat lokal dalam upaya konservasi • Memperkuat penegakan bukum dan sistem pengawasan untuk melindungi ekosistem daratan dari aktivitas yang merugi.kan • Pembenru.kan lembaga pengelola sumber daya air yang efektif • Meningkatkan kualitas air sungai sebagai sumber air baku dengan mengurangi pencemaran dan menjaga keberlanjutan ekosistem sungai • Mencapai kapasitas prasarana air baku untuk melayani rumah tangga, perkotaan, dan industri • Mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui inovasi teknologi, perbaikan infrastruktur pertanian, dan pemberdayaan petani • Mengimplementasi.kan prakti.k pertanian berkelanjutan untuk melestarikan sumber daya alam, termasuk tanah, air, dan keanekaragaman hayati • Membangun sistem ketahanan pangan yang kokoh, termasuk penyediaan cadangan pangan dan manajemcn risi.kopangan • Melaksanakan program ~1 masyarakat untuk menmgkatkan kesadaran akan penungnya pola makan sehat dan eiz1 vanit balk Pemenuhan Percepatan, Penguatan dan Perwujudan pembangunan kewilayahan yang merata dan berkeadilan ARAH KEBIJAKAN RPJPD . - - -r: · - • . -- ;I.RAB UBIJAUN KLHB RPJPD Kabupaten Buton tahun 2025-2045 I V- 17 Arah kebijakan menggambarkan upaya transforrnais penurunan dari RPJPN 2025- 2045 dan RPJPD Provinsi 2025-2045 untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional dan provinsi Sulawesi Tenggara, serta menggambarkan upaya transformasi yang spesifik dengan kebutuhan/karakteristik daerah dan mendukung tercapaianya visi daerah. 5.2.2. Arah Kebija.kan Transformas.i Pembangw:,.a.nTahun 2025-2045 Kesehatan untuk Semua Pendidikan Berkualitas yang Merata Perlindungan Sosial yang Adaptif lptek, Inovasi, dan Produktivitas Ekonomi Penerapan Ekonomi Hijau Transformasi Digital lntegrasi Ekonomi Domestik dan Global Perkotaan dan Perdesaan sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Regulasi dan Tata kelola yang Berintegritas dan Adaptif Hukum Berkeadilan, Keamanan yang Tangguh, dan Demokrasi Substansial Stabilitas Ekonomi Makro Ketangguhan Diplomasi dan Pertahanan Keamanan Daerah Masyarakat Agamis dan Berkebudayaan Maju Keluarga Berkualitas, Kesetaraan Gender, dan Masyarakat lnklusif Lingkungan Hidup Berkualitas Berketahanan Energi, Air, dan Kemandirian Pangan Resiliensi terhadap Bencana dan Perubahan lklim IE-1 IE-2 IE-3 IE-4 IE-5 IE-6 IE-7 IE-8 IE-9 IE-10 IE-11 IE-12 IE-13 IE-14 IE-15 TE-16 fE-17 Arah pembangunan daerah merupakan strategi daerah dalam mencapai tujan pembangunan daerah dan berkontribusi terhadap pencapaian tujuan pembangunan nasional jangka panjang yang sesuai dengan karakteristik dan potensi wilayah. Arah pembangunan daerah Kabupaten Buton Tahun 2025-2045, sebagai berikut: 5.2.1. Arah Pembangunan Tahun 2025-2045 5.2. Sasaran Pokok Utama dan Penunjang Pembangunan Jangka Panjang Daerah Tahun 2025-2045 daratan • Melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terbadap sistem pendidikan untuk menilai efektivitas kebijakan dan strategi yang telah diimplementasikan • Membuat rencana pemeliharaan jangka panjang dan mengalokasikan dana secara konsisten • Membangun kerjasa.ma antarpemenntah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta dalam metibatkan semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan ekosistem perubahan iklim dan meningkatkan ketahanan petani terhadan bencana alam. • Menyusun rencana tata ruang yang terpadu dan berkelaniutan Optirnalisasi, akselerasi, penguatan, perwujudan relevansi dan keberlanjutan pembangunan menuju Buton Berjaya 2045 ARAH KEBIJAKAN RPJPD AJlAH KEBIJAKA.l'f KLHS RPJPD Kabupaten Buron tahun 2025-2045 I V- 18 14) 13) 12) 11) Penyediaan afirmasi akses pendidikan, terutama untuk daerab yang masih belum terjangkau termasuk pengembangan sistem pembelajaran jarak jauh melalui pemanfaatan TIK yang menjangkau daerah terpencil, penyediaan asrama siswa dan guru, dan penguatan sekolah terbuka. --~------ Pe m ban gun an ekosistem riset dan inovasi, serta ekosistem pariwisata yang berbasis digital untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja Peningkatan pendidikan digital melalui inovasi pada berbaga.i kurikuJum pendidikan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (ffK) dan Internet of Things (lo1} __ Pengentasan kemiskinan terutama pada perdesaan dan daerah afirmasi melalui perlindungan sosial adaptif dan sa.tu sistem Registrasi Sosial Ekonomi _ _.._(R_e,.,_gsoselg. _ Perluasan cakupan kepesertaan jamirian sosiaJ ketenagakerjaan khususnya bagi pekerja bukan penerima upab dan rentan, dan perlindungan pensiun bagi lansia miskin dan tidak mampu. L. 10) 9) 8) Perluasan upaya promotif-preventif dan pembudayaan perilaku hidup sehat, Percepatan penanganan stunting serta percepatan eliminasi penyakit menular di daerah endemis, melalui pendekatan integrasi muJtisektor dan l, re_k_ayasalingkungan habitat vektor. 3) Penyediaan pelayanan rujukan serta pelayanan kesehatan bergerak (nwbue health services), khususnya untuk daerah kepuJauan dengan moda yang sesuai dengan karakteristik alam. Perkuatan pemenuhan tenaga medis dan--k-ese_h_a_tan yang didukung dengan pemberian bantuan/insentif dan afirmasi pendayagunaan tenaga medis dan kesehatan dari masyarakat lokal teruta.ma di daerah sulit akses dan daerah afirmasi. Pengembangan sistem telemedicines yang didukung oleh peningkatan cakupan jaminan sosial (kesehatan dan ketenagakerjaan). Wajib PAUD 1 tahun dan sekolah 12 tahun untuk l meningkatkan rata-rata lama sekolah dan j kualitasn_y_a_. _ Mendorong partisipasi pendidikan tinggi sesua.i _, dengan potensi unggulan wilayah seperti pertanian, pertambaogan, perikanan, pariwisata Perkuatan pengelolaan tenaga pendidik deng~ meningkatkan kualitas dan kompetensi pendidik yang modern dan adaptif, serta peningkat.an proporsi dosen kual.i.fikasi Strata-3. Peningkatan_ku_alitas--se-r-ta_ku_an_ti-.tasSumber Daya I Manusia lokal yang sesuai dengan potensi dan keburuhan lapangan usaha. I 1) ~2) 1. No. Arab Kebijakan Tnmaformasi RPJPD Kabupaten Buton Tahun 2025-2045 ~----------~ --------------1 Tra.u.sformui Transformasi Sosial Tabel 5.3. Arah Kebijakan Transformasi Kabu ten Buton Tahun 2025-2045 Adapung arah kebijakan transformasi Kabupaten Buton Tahun 2025-2045 yang mengacu pada RPJPN dan RPJPD Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025-2045, sebagai berikut: RPJPD Kabupaten Buton tahun 2025-2045 I V- 19 Transfonnasi Ekonomi2. UJPD Kabupa_tenButon Tahun 2025-2045 =-=1 Tramfo.rm.uJ 1 -- A.rah KebljakaATna•formui 15) Peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan mengedepankan pembiayaan, SOM kesehatan, SOM I ketenagakerjaan, infrastruktur, regulasi dan instirusi, ~akro_dan fiskal; serta daya saing. _ _ 1 16) Pemanfaatan dan pemutakhiran rutin data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) untuk program pusai maupun daerah dan desa agar tepat sasaran. 1 17) Perlindungan sosial yang adaptif bagi seluruh masyarakat terutama kelompok marginal antara lain melalui peningkatan cakupan kepesertaan jaminan sosiaJ ketenagakerjaao khususnya bagi pekerja bukan penerima upah dan rentan, clan perlindungan pensiun bagi lansia miskin dan tidak mampu, serta bantuan sosial terhadap pen~dang disa!>ilitas. 18) Perencanaan, penganggaran melalui APBD clan APBDes, serta komitmen daerah yang lebih berpihak untuk program pcrlindungan sosiaJ dan pemberdayaan ekonomi, tcrutama melalui ~menuhan SPM sosial. 19) Pengembangan pcrlindungan sosiaJ adaptif bagi seluruh masyarakat terutama kclompok rentan, terutama unruk daerah yang menghadapi risiko bencana dan perubahan iklim, melalui antara la.in upaya pro aktif mendukung perluasan cakupan janunan sosial ketenagakerjaan bagi usia pekerja, pengembangan perlindungan sosial dacrah yang responsif, integrasi program perlindungan sosial daerah dengan program pemberdayaan ekonomi, program ketenagakerjaan, pencegahan dan penanggulangan bencana, serta _progi::am ter~rubahan ik.lim. _ 20) Memastikan lingkungan yang inklusif, termasuk perlindungan sosiaJ, kegiatan ekonomi, infrastruktur, dan pemenuhan hak bagi penduduk lansia (terutama di wilayah dengan penuaan penduduk yang lebih cepat - setidaknya 10 persen penduduk adalah lansia) dan penyandang disabilitas. 21) Mcndorong pemenuban clan akses penduduk terhadap perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi yang terintegrasi, komprchensif, dan memiliki cakupan yang inklusif, terutama untuk daerah 3T. 22) Peningkatan akses rumah layak huni dan terjangkau sesuai dengan karakteristik wilayah. 23) Peningkatan kolaborasi antar pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat dan dunia usaha dalam penyediaan peru.mahan. 24) Pengcmbangan teknologi dan kualitas sumber daya konstruksi da1am rangka penegakan standar __ ~eandalan ban~. 1) Peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi industri berbasis sumber daya alam mineral, pertanian dan perikanan berikut pengembangan teknologi dan efisiensi rantai distribusinya. 2) Peningkatan daya saing sektor tradisional untuk pertumbuhan berkelanjutan [sektor perikanan budidaya, perikanan tangkap, wisata bahari, dan industri kemaritima.n). 3) Penumbuhan dan peningkatan kapasitas emerging sectors (bioekonomi dan bioteknologi, pendidikan .____ _._ _.. __ ~an riset, serta manajemen sumber daya). RPJPD Kabupaten Buron tahun 2025-2045 I V- 20 l 12) ll) 10) Penerapan Teknologi lnformasi dan Komunikasi rrnq dan inovasi untuk pengembangan komoditas u~. Pengembangan ekonomi biru berbasis keunggulan wila!_ah. Penguatan kemandirian pangan dan ketahanan air, antara lain melalui pertanian regeneratif. __j Pela.ksanaan afi.rmasi reskilling dan upskilling bagi angkatan kerja, terutama di bidang pertambangan, industri pengolahan hasil pertambangan, perkebunan, perikanan, pert.anian dan pariwisata Pengembangan kawasan perkotaan dan wilayah yang terintegrasi serta berkelanjutan berbasis karakter wilayah dengan memperhati.kan daya dukung dan <!!Ya tampung. __ Penguatan sektor pertanian, peningkatan produk:tivitas sektor perkebunan, serta pengembangan industri pengolahan sebagai penunjang ekonomi pembangunan ll<N. 14) lndustrialisasikoperasimelalui hilirisasi komoditas ungguJan daerah, penguatan proses bisnis dan kelembagaan, serta adopsi teknologi. 15) Peningkatan keterkaitan UMKM pada rantai nilai industri domestik dan global, melalui peningkatan akses ke sumber daya produktif (termasuk pembiayaan dan pemasaran), penernpan teknologi dan kernitraan usaha. 16) Optimalisasi pemanfaatan kawasan industri LAGUNAdan KAPOLrMU(Kapontori, Lasalimu), Lasalimu Selatan, Pasarwajo, dan Wabula sebagai wadah industri pengolahan potensi unggulan daerah dalam mendukun_gperekooomian daerah 17) Penyediaan perumahan yang laya.kdan terjangkau di KI, KEK, clan kawasan straregis lainnya, khususnya untuk pekerj~ __ __ 18) Kemudahan perizinan dalam proses penyediaan perumahan. 6) I I 7) -8) ~9) Optimalisasi peran pusat-pusat pertumbuhan baru untuk pengembangan produk unggulan dalam mendukung pengembangan wilayab. Peningkatan nilai tambah dan penerapan pariwisata berkelanjutan termasuk pengembangan wilayah konservasi alam sebagai sumber pertumbuhan ] ekonomi (eco-tourism). Optimalisasi peran perdesaan dalam upaya -- peningkatan diversifikasi ekonomi yang inklusif. Peningkatan produktivitas BUMD. --r-4) RPJPD Kabupaten Buton Tahu.n 2025-2045 -- --- Tranaformui Arab KebijakanTranaformui ---- 5) 1'0. RPJPD Kabupaten Buron tahun 2025-2045 I V- 21 6) 5) 4) 3) Pembangunan ketenagalistrikan diarahkan untuk (i) pemenuhan pasokan listrik rendah karbon terintegrasi dengan industri melalui pcmanfaatan sumber energi tersedia; (ii) pemanfaatan energi baru dan energi terbarukan untuk mcmpcrbaiki bauran pembangkit listrik dan pemenuban kebutuhan listrik; (iv) pengembangan dekarbonisasi pembangkit fosil melaJui cofinng dan peralihan menjadi pembangkit terbarukan; (iii) pcngembangan sistem interkoneksi untuk meningkatkan kestabilan dan keandalan pasokan listrik; (iv) pengembangan teknologs digital untukjaringan listrik cerdas (smart grid) guna mendukung peningkatan keandalan dan upaya dekarbonisasi pasokan tenaga listrik; (v} pengembangan sistem ketenagalistrikan skala kecil (isolated mini/micro-grid) untuk memperluas penyediaan layanan yang lebih berkualitas; (vi) pengembangan sistem pcnyimpanan/ cadangan energi: (vii) perluasan pemanfaatan elektrifikasi rumah tangga dan sektor transportasi; (viii) pengembangan penelitian dan pengembangan serta kapasitas SOM ketenagalistrikan bersertifikat; dan (be) pcngembangan skema pcndanaan dan pembiayaan serta kebijakan subsidi tepat sasaran serta tarif dan harga listrik ang berkelanjutan. _ Pembangunan ekosistem digital yang perlu dilakukan dalam rangka transformasi digital yaitu: (i) penuntasan dan pcnguatan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi rmq melalui upaya memperluas jaringan broadband hingga menjangkau ke seluruh pelosok. (ii) peningkatan utilisasi dan pemanfaatan TJK di berbagai sektor prioritas melalui upaya meningkatkan digitalisasi di sektor stratcgis (utamanya untuk mendukung kawasan perairan dalam membantu perekonomian nelayan dan kepennngan pelayaran). (iii) peningkatan Iasilitas pcndukung transformasi digital melalui upaya rneningkatkan literasi digital bagi masyarakat, menciptakan keamanan informasi dan siber serta kemampuan SOM digital atau digital skill (antara lain melalui pelatiban talenta digital dasar, menengah, dan tinggi, serta kepernimpinan digital. Optimasi dan harmonisasi regulasi, termasuk proses praregulasi yang memadru di daerah. Peningkatan penataan keuangan daerah untuk mewujudkan good governance dan kemandirian fiskaJ, serta pcnguatan stabilitas pertahanan dan keamanan di Kabupaten Buron Peningkatan partisipasi bermakna masyarakat sipil (dan masyarakat adat, jika ada) dalam penyusunan kebijakan, pelaksanaan, dan pengawasan _pemban&UE:an· __ 1 Peningkatan respons terhadap laporan pelayanan publik masyarakat. Pengembangan smart government serta penguaran- kapasitas aparatur daerab dan lembaga dalam hal manajemen data dan keamanan informasi, kapasitas digital SOM ASN, dan pengelolaan aset daerah. Percepatan digitalisasi layanan publik dan pelaksa.naan audit SPBE untuk penguatan aspek I .P(:MCrintahan digital:_ __ __j 20) Transformasi Tata Kelola RPJPD Kabupaten Buton Tahun 2025-2045 ~~ ~- -~- Tnuaaf o rmui Arah KebijakanTrauformui 19) 3 No. RPJPD Kabupaten Buton tahun 2025-2045 I V- 25 5.2.1. Mewujudbn Tranaformui Soaial Meuuju Muyarabt yang Berdaya Saing dan BerkeaclilanSoaia1 Kabupaten Buton berupaya untuk selalu meningkatkan kualitas SOM sehingga terwujudnya masyarakat yang berdaya saing. Masyarakat yang memiliki daya saing tinggi akan mewujudkan masyarakat yang berkeadilan sosial. Terwujudnya hal tersebut maka pemerintah daerah Kabupaten Buton perlu mewujudkan transfonnasi sosial masyarakat. Sasaran pokok untuk dapat mewujudkan transformasi sosil menuju masyarakat yang berdaya saing dan berkeadilan sosial sebagai berikut : • Menincbtnya Kualitu dan Daya 8alu.g SDM Meningkatnya kualitas dan daya saing SOM, sasaran ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SOM) dalam masyarakat, mencakup upaya-upaya seperti peningkatan akses dan mutu pendidikan, pelatihan keterampilan, serta promosi inovasi dan pengembangan potensi individu. Dengan memperkuat SDM, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi tuntutan pasar kerja yang semakin kompleks dan kompetitif. Sehingga dapat menicpta.kan SDM Kabupaten Buton yang berkualitas dan berdaya saing. • Tenntjuchlya Kehidupan Layak llasyuakat yanc llerata dan Berkualitu Terwujudnya kehidupan layak masyarakat yang merata dan berkualitas, sasaran ini berfokus pada penciptaan kondisi yang memungkinkan setiap individu dan kelompok masyarakat untuk menikmati kehidupan yang layak dan berkualitas, tanpa adanya kesenjangan yang signifikan antara kelompok-kelompok tersebut mencakup akses yang merata terhadap layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, sanitasi, serta peluang ekonomi yang setara bagi semua lapisan masyarakat. Dengan mencapai sasaran ini, diharapkan akan tercipta masyarakat yang lebih inklusif, stabil, dan sejahtera secara keseluruhan. RPJMD, sehingga dalam perumusannya RPJPD memuat indikator makro maupun indikator impact. Sasaran pokok, indikator u tama pembangunan serta target RPJPD Kabupaten Buton adalah sebagai berikut: 8 8 ~ .... II) ... • • • • • • • • • • ~ .><: bl) ::, i ij c ... ::, 2! ~ ~·-., c ~]~i::, B ~ ]~t :,,:!/) cf~~ ::, ac "°,:; :?a,:;~ j :n ~ ... J1 :;~~· of ::io 1.,., 5''; "i? :i ,i•ID ii t 2 -. fl? .• ~i=c&~Jl~c& ... ..... oi (J) 8 8... C') v ('I (J) g ~8 C') ..... ..... 0\ 8 ~ ::;;~ 8U1i a:":. II) C') (J) 11)..; .... ri ~ a,· o·... .... s (J) $~ IO - a,"..... .,_ .,_ ('I ... II) ..... .,_ v IO - !:;~ a: ('I ~ OI v ... g~ :q ! ~0 oi ""'· IO <'!. .... g ~g Ill II) :i i-: ~ co ii <'> OI a;" ('I - .,_ ..... vlfl B I;,I c:I 5 '= I 0 !i ~ ::, m c:I 41 ~ .. i•Clo s i i::! .-4 I.... h i c:I • • i a• • ~ .a 0 . a ~1/) 41 43 ~ ; ~. I! f,c a is :::::> t ~ llC ~ 0 • I ~ r:i .... ~ I '1:1 ,ll1 0 ~ 0 ~ a = = i =Cl) B I ., iil ., -0 ;~ i:' i 2 • -0 ~ ~2~ ~i~ .. :,'ii ~.><: .. c:I i ~ b g 8 0 .... 8 N gi ;1i ~~~8 0 iii 8 OI g· v IO ... ('I. o," vi o· C') lfl IO ... ('I • ..... a, ..... - ... QI ... a, QI (J) IO I"- OI • 1,/) 7 0 N J, N 0 IN § ~ ... ••••• ... ('I o-.M M • -o SJ CID ..- CID 8 8 i - '° °'vi 0 i-: ~ 1/) '°- .... II) (") t ! II) ... :8 8 - g0 ... 8vi i-: • M ,:,; .... '° °' 0 N NII) 'i llO i u •. [-o .,- ~· i ii ; - ::, c. i - 5'"i!] ~]i·;i ~]EE.o E ('I ... 0 ()\ 8~ M OI (") ,tj M • ('I c-: If) .... .... onc5 II) ..,. II) -1" 0 N If) N 0 N c: :::, ] c: s :::, CD c v .. CII 0.. :::, .D CII ;:.: Cl 0.. 2 0:: co N • > • ••• •• lt------------1 I RPJPD Kabupaten Buton tahun 2025-2045 I V- 29 5.2.2. Mewujudka.n Transformui Ekonomi yang Tumbub, Produlrtif dan Adaptif Transformasi ekonomi dilakukan guna meningkatkan pendapatan daerah dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, jumlah angkatan kerja, dan peningkatan pendapatan perkapita serta memperluas lapangan kerja, sehingga masyarakat dapat tumbuh produktif dan adaptif pada setiap perubahan. Perwujudan transformasi ekonomi daerah dapat dimulai dari beberapa strategi yang mana seperti industrialisasi pengolahan yang berbasis sumber daya alam secara massif di seluruh sentra produksi seperti pertambangan, perikanan, perkebunan, pertanian dengan mementingkan hilirisasi produk dari beberapa sektor tersebut. Sasaran pokok diharapkan dapat membantu perwujudan tmasformasi ekonomi yang tumbuh, produktif, dan adaptif sebagaimana dengan didukung beberapa indikator utama pembangunan yang diukur dengan target di setiap indikator tersebut. Sasaran pokok yang dapat mendukung terwujudnya transformasi ekonomi yang tumbuh, produktif dan adaptif sebagai berikut. • Pemantapan Produktivitas Ekonoml Berbasia IPTEKclan Inovasi Pemantapan produktivitas ekonomi berbasis iptek dan inovasi. Sasaran pokok ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas ekonomi dengan mengintegrasikan ilmu pcngetahuan, teknologi, dan inovasi dalam proses produksi dan pemasaran. Hal ini mencakup penerapan teknologi infonnasi, pengembangan produk dan layanan inovatif, serta pembangunan infrastruktur penelitian dan pengembangan. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta ekonomi yang lebih efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan. • MenguatDyaKin.erjaEkonomi Blru Dldulnmg Transformaal J>i&ital Menguatnya kinerja ekonomi biru didukung transformasi digital. Sasaran pokok ini menekankan pada peningkatan kinerja sektor ekonomi biru, seperti kelautan, perikanan, dan pariwisata taut, dengan memanfaatkan transforrnasi digital. Hal ini rnencakup penerapan teknologi digital dalam manajemen sumber daya taut, pemasaran produk perikanan, dan promosi pariwisata. Dengan mengintegrasikan digitalisasi dalam sektor ekonomi biru, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, daya saing, dan keberlanjutan sektor tersebut. • Tenrujudaya lntepaai Ekoaoml D-nah Dalam Ekapuaal Pembaagua1111Beralulla B-ionlll Terwujudnya integrasi ekonomi daerah dalam ekspansi pembangunao berskala nasional. Pada sasaran ini bertujuan untuk mengintegrasikan ekonomi daerah ke dalam pembangunan berskala nasional. Hal ini mencalrup peningkatan konektivitas infrastruktur antar daerah, harmonisasi kebijakan ekonomi regional dengan kehijakan nasional, serta promosi investasi di daerah-daerah potensial. Dengan memperkuat integrasi ekonomi daerah dalam skala nasional, diharapkan dapat tercipta pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah. • Tenntjuduya Perkotaan d&A Pedesaan Sebapi Paat Pertamba.buaBkonomi Terwujudnya perkotaan dan pedesaan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Pada sasaran pokok ini bertujuan untuk mengembangkan kota dan pedesaan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang herkelanjutan. Dalam hal ini mencakup pembangunan infrastruktur kota dan pedesaan, pengembangan sektor ekonomi lokal, serta pemberdayaan masyarakat di kedua wilayah tersebut. Dengan memperkuat perkotaan dan pedesaan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, diharapkan dapat tercipta distribusi ekonomi yang lebih merata dan kesempatan yang lebih besar hagi semua masyarakat. • ... i •• •• •••••• = i ! Ill a) II) II) ao 0 I() ... C'I_ C'I 00 ao '°,ri N• r- ao ""· NI() • _Ill - (JI ~ao 0 . "'I() 0 0 If) OI I() 0 0 0 ~ I().,. 0 0 C'i -.., ~ao "' .r- N ao r- ~"'I() • r- "' r- ,;- -:.o0 . ao ,;- Ill_ ,;- ll) ()I • ao Ill N s ri ..... ID (') 0 ..... H Qt---~l---t-+-ll---t-+-~-t-~-+-~1---1----:1---+---1~~+--+--l----l-~-l-l---l----ll----l--l--l ... ~ ! 0 (') I > RPJPD Kabupaten Buton Tahun 2025-2045 I VI- 1 Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Buton memuat Visi, Misi dan Arah Pembangunan Jangka Panjang Kabupaten Buton Tahun 2025-2045, merupakan pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan (pemerintah daerah, masyarakat dan dunia usaha) dalam penyelenggaraan pembangunan daerah, yang selanjutnya akan dijabarkan kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk setiap periode lima tahunan selama kurun waktu 2025-2045. Pelaksanaan Pembangunan tahun 2025-2045 Kabupaten Buton diharapkan sejalan dengan visi Pembangunan Jangka Panjang Nasional dan Provinsi Sulawesi Tenggara, Visi Pembangunan Nasional tahun 2025-2045 yaitu Visi Indonesia Emas 2045: "Negara Republik Indonesia yang Bersatu, Berdaulat, Maju dan Berkelanjutan". Penentuan visi ini berlandaskan pada: (i) kekuatan modal dasar yang dimiliki Indonesia, meliputi : kependudukan, modal manusia, modal sosial budaya, kckayaan alam, dan kekuatan maritim; (ii) perkembangan megatren global; dan (iii) pencapaian pembangunan periode sebelumnya. Visi nasional tersebut terdiri dari empat komponen yang menjadi cita-cita Bangsa. Indonesia yang diharapkan terealisasi dalam peringatan ke 100 kemerdekaan Indonesia. Mengingat bahwa RPJMD merupakan penjabaran dari visi, rnisi dan program Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah terpilih setiap Jima tahun, maka RPJPD ini juga sekaligus menjadi koridor bagi calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam merumuskan visi, misi dan program pembangunan yang ditawarkan kepada masyarakat. RPJPD Kabupaten Buton Tahun 2025-2045 ditetapkan dengan peraturan daerah dan berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan ditetapkannya RPJPD periode berikutnya. Dalam kaitannya tersebut, perlu ditetapkan kaidah-kaidah pelaksanaan untuk mengawal implementasi RPJPD Kabupaten Buton Tahun 2025-2045 sebagai berikut: