oyat (7) Pernturan Preslden Nomor 22 Tahun 2021 tentang Perubahan ntas Peroturnn Preslden Nomor 69 Tahun 2008 tentang Ougus Tugas Pencegahan dan Pcnangnnan Tlndak Pidana Perdagangan Orang, menyatakan Sumber pendanaan kegiatan pencegahan dan pennngona.n TPPO selaln berosal dart Anggaran Pendapatan don Belanja Negara serta Anggornn Pendapatan don BelanJo Oaemh, dapat berosal dart sumber lain yang sah dan tldak menglkat sesual dengan ketentuan 2.8. s·umber Pe.ndanaan Mengacu Peraturon Pernertntah Nomor 9 Tnhun 2008 tenu,.ng TaUl Caro dan Meknnlsme Pelnynnnn Terpadu bagl Snksl dan/ntau Korban T1ndak Plrlana Perdngangan Orang, dalam pennngnnnn saksl dan/atau korbnn, Pi>T wajlb membangun kemltroan dengan berbagal plhak termasuk rumah sa.kit pemertmah atau swasta, Lernbaga PerJfndungo.n Saks I don Korban, instansl penegok hukurn, lernbagn banruan hukum, rumah perllndungan sostal, atau pusat trauma millk pemertntah, masyarokat atnu lembega-lembagn pelayanan soslal lalnnya dnn plhak swasta lalnnyn. Masyarokat, balk lndlvldu, kelompok maupun swost.a, dapat terllbat seeare aktif dalam upnya pembertan layonan bag! sakst don/atou karbon TPPO. Peron serta lnl dijamln dalam Pasal 60 Undang·Undong Nomor 21 Tahun 2007 yang menyebutkan bahwa •Masyam.kat berperan serta membantu upaya penceqanan dan pcnanganan tindak pidana parda9angan orang.• Kererllbatan masyaraknt. kelampok, mnupun swesta dapat dllakukan dengan membertkan lnformasl atau meloporkon lndlkasl TPPO kepada penegnk hukum serta memberikan layanan lalnnya sepertt idennflkast. pendamplngan, rurnah nman, don berbagal bantuan lo.lnnya. 2021, No.1255 www.peraturan.go.id Berlkut lnl odoloh penjelasan tentang surnber pendonoon bagt peloynnan sckst don/atou korban TPPO. 2.8.1. Layanan Rehabilit.ui Kesehatan sesuct tugos pokok don fungsl dalam OT·PPTPPO, pelayanan rehabllltast kesehaton dlkoordlnoslkan olch Kementerlan Kesehotan don pemngkot doemh yang membldangl keaehatan. Sumber pendanaan berasal dart APBN/APBD atau sumber pendanaan laln yang tldak menglkat sesuat peraturan yang berlaku. 2.8.2. Layanan Rehabilit.ui Soaia1 Sesual rugns pokok dnn fungsl dalam OT·PPTPPO, pelayanon rehnbtlunst sostot dllokukon oleh Kementer1on Soslol don pemngkat daerah yang membldongi soslol. Layanan rehabllltnsi soslnl juga dapat dilakukan oleh tenogo pekerja soslnl yang tersedla di Kementerion/Lembogo dan Pernngkat Daeroh terkalt lalnnya dan Organlsa.sl Masyamkat ataupu.n swasta sesuoJ dengan ketenruan peraruran perundang-undangan. Sumber pendanaan berasal dart APBN/APBD atau sumber pendanaan loln yang tfdok mengtkat sesual dengon ketentuan peraruran perundang-undengan. pcrarurnn perundang-undangan. Leblh lanjut, Pasal 3 Peroturnn Presiden Nomor 65 Tohun 2020 huruf d don huruf e, menyebutkon fungsl Kementerlon Pemberdoyoa.n Perempuon don Pemberdoyaan Anak, yoltu pcnyedloon layanan rujukan okhlr bogi perempuan korban kekerosan yong memerlukan koordtnast ungkat naslonnl, llntas prov1nst, da.n lntemaslonal; serra penyedtan.n loyanon bngi anak yong memerlukan perllndungan khusus yang memerlukan koordtnasl tlngkat naslonal clan lntemnslonal. Sesual fungsl lnl, peloyonon dapat dllakuka.n oleh Kementertan Pemberdayonn Perempuan don Perllndungan Anak, dimana sumber pendanaan tercnntum dolom Daftnr lslan Pelaksanaan Anggoron IDIPAI Kementerlan Pemberdoynnn i't'rempunn don Perllndungon Anak yang bersumber dart APBN. Kementer1an Dnlam Neger1 telnh mengeluarkan lnstruksl Mendogr1 No. 183/737 /SC tentong PPTPPO tert.anggal 15 Februart 2010 terkalt kewajlban daerah mengoloknslkan dona unruk OT·PPTPPO di daernh. 2021, No.1255 www.peraturan.go.id 2.8.3. Pemulangan sesuat dengan tugas pokok dan ftmgsl dalnm DT·PP'TPPO don [enls pemulangannya, pemulangan dlbloyal oleh Kementerlon Luar Negerl, Kementerlan Soslnl, dan Pemerlnroh Daerah,
n.Melnkukan wewancara dan observasl keadaan korban.
b.Membuat rekomendnsl layannn lanjutnn. Kualifikaal penyedla layanan pengaduan/identifikaai korban TPPO Pengadrnm/identlfllmsl dllnkukan oleh peruges yang terlatih dalam:
a.Melakukan wawancera serra komunlkast verbn.1/nonverbnl terhadap korban yong diduga saksi dan/otau korban TPPO.
b.Memnhaml don mampu menggnll ligo unsur TPPO yaltu preses, earn, don tujuan/eksploltnsl.
c.Me1nohaml hak korban, hak perempuan, hak anak, menertma korban apa adanya, menjagn kerahaalaan don prlvasl, tidak menghokiml, berslkap empatl dnn responetf yang membuot snksl dan/otau korban nyaman don percaya unluk mencerttakan rnasalah yang dihadoplnya. Penyed.ia layanan pengaduan Pengadunn dapat ditujukon melalui SAPA 129 secara naslonal dan tnremastonal. tayanan pengndunn/ldentlflkosl ndalah kefl)otan pertarna yang clilakukan dalarn SOP lni, Untuk mendnpatkan tnformast atau menggall data yang dlperlukan dalam rnngko menentukan seseorong adalah karbnn TPPO atau bukan, serrn unruk memetakan maaalah dan keburuhan korban, Prosedur lnl akan mempengaruhl keberhosilon dart presedur-prosedur selanjutnya. Tujuan pelayanan pengnduan/ldenttnkasl lnl ndalah untuk:
a.Menertma pengaduan dan memvahdast laporan terkalt seseorang yang "dilaporkan sebngal snksi dan/atau korban TPPO" melalul 3 unsur TPPO ynltu proses. earn, dnn tu Juan.
b.Mengkoordinasl penyelamatan/penjemputan korban TPPO.
c.Melakukan koordmast dan rujukan ke layanan lanjutan dan plhak terkalt, 3.1. Layanan Pengaduan/ldentlfikul
a.PenJnngkauan ke lokasl korban TPPO berada Wawancora don observasl dllakukan dengnn mendatangi loknsl dlmano seseorong yang dldugo saksl dan/ntou korban TPPO terlnporkan.
b.Korbnn dat.ang sendlri Seseorang yang dlduga snksl dnn/otau korban mendatangi scndtrl penyedta layanan pengoduan/ldentJflkasl untuk memlnta banruan,
c.Korban dlrujuk oleh lembagn lain a tau masyarnkat Wa,voncara dan observast dtlnkukan untuk saksl da.n/otou korban yang datang ke PPT berdasarkan rujukan dart lembaga pemberl Korban TPPO Slapa pun btsa menjadl korbon perdagangnn orang, tanpa memnndang usla, Jen ls kelarntn, orlenlasl seksual, kebangsuan, tlngknt pendldlkan, Jenls pekerjaan, osal ernts ntau aestal, dlsabilttas, atau keadaan, Korbnn perdagangon orang adalah, paling sederhnna, ornng yang telah menJadl korban kejahntan perdagangon orang. Sebognlmnna dluralknn di bowah dalnrn Bogion 1.2, Protokol untuk Menoegah, Menekan dan Menghukum Perdngnngan Orang, khususnyo Perempuan dan Anak-Anak (Protokol Perdogangan Orang) membertkan deflnlsl lnternaslonal tentnng kejahatan perdagongan orang. Juga dlsebutknn dalam Undang-Undnng Nomor 21 To.hu.11 2017 tentang Pemberantason TPPO, bahwa korban adalah seseernng yang mengalaml penderitonn pslkls, mental, flslk, seksual, ekonoml, dnn/alau scstal ynng dlnklbntknn TPPO. Beberapa macam kontak dan wawancara dengan korban TPPO adalah sebagai be.rikut:
a.Konlak awal: laporan lndlknsl/pengadunn terjadlnya TPPO, dapat dllakukan oleh slapa snja.
b.Wa,vancara awal: screening unruk melakukan ldentlfikast korbo.n TPPO. c, Wa,voncara formal: penyldiknn oleh Pollst unruk penetapan status korban. \Vawoncora dalam SOP tnl termasuk kontak awal don wnwoncaro awal dlrnana di dnlnmnyn dllnkuknn screening untuk melakuknn Idennflkast korban TPPO. 2021, No.1255 www.peraturan.go.id mnslh berusia anak, maka segero dlcartkan pendamptng (orang tun/wall atau petugas) yang berfungsl sebagal wall pendamplng anak, dimana akan bertugaa mendamplngl anak dnlam proaea-proses selanjurnyo.
b.Untuk saksl dan/a111u kerban rujukan, perugos pengadunn/tdentlfikasl melakukan verlfikasl terhndap hast) ldentiRkast dan pemeriksaan yang dllakukan oleh lembaga yang merujuk.
c.Dalam hal s.nksl dan/atnu lcorbon menunjukkan tnnda-tandu said! yang knus dan membutuhkan tlndoknn medis cepnt atnu segera, pcrugas segera menghubungl rumoh snklt/petugas kesehatan unruk memer1ksa saksl dru1/a1au korban, atau mengantnr/merujuk ke rumah saku serempa; Jlko dlperlukan.
d.Dalam ho! saksl dru1/otau korban berosol dart daernh/negoro laln atau prosesmelakuknnHal-ha! yang perlu dlperhattkan dalam pcngadunn/tdentlflkMI ndalah sebagal berikut:
a.Dalam hal sakst dan/arnu korban adalah anak atau ditndlkaslknn Pelayanan pengaduan/ldentlRkasl dllakukan oleh petugas yang rerlatlh dnlam melakukan ldenuflkast terhndap seseorang yang dldugn saksl dan/atau karban TPPO, memahaml TPPO, hak korban, hak perernpunn, hak nnak, rnenertma kerban apa adanya, menjagn kerahastaan dan pnvast, udak menghaklml, berslkep empatl dnn responstf yang membuar saksl dnn/atou korban nyamnn dan percaya untuk mencerltakan masalah yang dthadaptnya. layanan Rumah Perllndungnn Soslal Anak [RPSA), Rumah Perllndungan Trauma Center (RPTct, Rumah Perllndungan Anak Tenaga Kerjo.
d.Korban atau keluarga atau masyarakat menghubungl S/\PA 129
e.Pelnyonan pengaduan/ldentlflkasl berupn keglaton pengamatan don dengan upaya menggall lnfermast dnri orang yang dlduga saksl dan/otau korban TPPO. dalam kerangko pernbertan hak ntas lnformasl dan kamunlkasl bagt saksl danj'atau korbnn, untuk mendnpatkan buktl/datn tento.ng proses, earn, don tujuan, untuk menenrukan apakah seseorang adalah benar sakst dnn/atau korban TPPO atau bukan. Oleh karenanya pelnyanan lnl sangat penung menglngar pada tnhap lnl dllakukan penyoringan apakah seseorang blsa mendapalkan layanan bagt saksl dan/atnu korban TPPO ntau tldak. 2021, No.1255 www.peraturan.go.id Wawancara dllnkukan setelah kondlsl saksl dnn/atau korban memungklnkan. dengnn menggunakan daftar pertanynnn (check list identtflkasl) yang telah ada (lamplran). Petugas melnkuknn wawancarn untu.k mengetnhut tdentltas sakst dan/ntau korban, serta untuk memastlkan apakah benor yang bersangkutan merupakan saksl dan/ a tau korban TPPO. Hal-hnl yang harus dtperhankon dnlnm wewencara: II Sebelum rnelokukan wewancara Petugas harus meminto perserujuan ierhadap seseorang yang dldugo saksl dan/otau korbnn TPPO unruk melakukan pengaduan/ldentlflknsl dengan menjelaskan bahwa akan dljaga kerahastnan masnlahnya, prlvasl, dan tentang hak-hak korban lnlnnyn. Kernhaslaan saksl dan/alnu korban harus selalu dlhormnt1 setlop saat di dalarn pembahasan mengenal keburuhan saksl dan/ntau korbon, dalarn eara se,seornng rnengakses saksl da.n/alau korbnn untuk wawancara, di dalarn proses wawancara, dalarn bagatrnanu dato dtrahastakan setelah wawancara, dsb. Jlka dlperlukan, perugas dapat rnenjelaskan npn yang akan dllakukan terhadap keterangan yong dldapat dalam wcwancara don memasukan bohwa saksl don/atau korban tahu nklbat dart wawancara yang dllakukonnyn. Oalam kondlsl tertenru, mlsalnyn dltanyakan oleh saksl dan/ntau korban, perugas mungkln perlu menjelaskan bagalmono catatan dlslmpan, slapn ynng memlllkl akses, dan
a.Wawancara Adapun langknh-langkah dalam layannn pengadua.n/ldentlfikasl adalah sebaga! bertkuu
1.Penentua.n Statua Korban Unruk menentukan status korban TPPO, dapat dtlakukan dengan:
1.Wawancara dan ObaervaaJ 3.2. La.ngkah·Langka.b Layanan Pengadua.n/ldentifikaai mempunyat hambntnn komunlkast, maka dlsedlakan penerjemah untuk mendamplngl petugas rnelnkukan lderulflkast. 2021, No.1255 www.peraturan.go.id mendnmptngl petugas melnkukan wawancara, 2t Proses wawancara • Dllnkuknn secara sukareln dan blsn dlhenllkon knponpun sakst dnn/01au korban menghendaktnya. • .Jlka kondtsl sakst dnn/atau korban memungkinkan, petugas berupayo mengumpulknn tnformast yang dlperluknn secukupnyo dart korbnn unruk mendukung penenruan staruanya sebognl sakst dan/atou korbon TPPO OIOU bukan. • Dalnm hnl korbon ndalah perempuan yang dleksploltosl seksual, selama wewancara perugas harus memastlkan bahwa rtwayat hldup korbnn serta stigma yang melekat pada korban, tldak akan dlgunnknn untuk memojokkon lcorban uteu mengesnmplngkan loporan korban at.nu hak-hak korban. Petugos Jugo hams hatl-hatt terhndap persoalan senslttr yang mungkln dtalarnt sakst don/ntnu lcorban, mlsalnyo pelecehnn seksual (khususnya yang terjodl di rumnh atau sebelum tetjadtnyo TPPO), nnnk- anak, anggota keluarga, alarnat rumah, terinfckst penyakit menular seksual atau HIV, perstnggungon dengon penegokan hukum, dnn aktlvttas-akuvltas llegol ynng mereka percnyo telah terlibat di dolamnyo. seperti dokumen palsu, "pelacuran", penyeberang baras secara llegal, penggunaon obat terlnrong, dan sebagotnya. untukpenerjemahdlsedlakankomunlknsl, sebogatnyo. Petugas menjeloskan kepada seseornng yang dldugo saks! dnn/otou korbnn TPPO, bohwn pertonyoon yang dlnjukan mungkln akan menyeboblron keUdnknyamanan ntau rnsa takut bagtnyn, retapt petugns akan berupoyn menjomln keomonnn don memastllron tnrormosl tldak akan cltgunokon unruk menghukum mereka, Jlkn dtburuhkan clan dltngtnknn oleh saksl dan/otnu korban, mlsalnyo perempunn atau anak, harus dlsedtakan perugas wawancara yong berjents kelamln snmo dengon sakst dan/01au korbnn, Demlklan puln, dolam hal saksl dan/n1au korbnn berasal dart dnernh/negnm lain atau mempunyol hambatan 2021, No.1255 www.peraturan.go.id • Untuk seseorang yang diduga saksl dan/atau korban TPPO adalah nnak, selama wowancarn harus didamplng1 orang tun/wall ntau petugas sebagal wall sementara dan selama wawancara petugas menggunaka.n metodo. wawencora yung akrab annk seauul dengan usta dan Jenls kelamln anak, dengan bahasa yang dlmengertl, serta dllakukan dalarn llngkungan yang akrab anak, • Untuk melengkapt hasil wawancara, petugas mengumpulknn data dan lnfonnasl dart berbagai surnber (orong run, anak, saudara, tetanggo, pengurus RT serernpat, lembaga yang melaporkan, dll) dengan terap memprtoritaskan keamanan, kerahasfaan dnn privasl lcorban.
b.Obaervaai Observasl dllakukan dengan mengamatl kondlsl flslk untuk mendugn apakah saksl dan/atau korban masih di bawall umur (di bowoh 18 tohun) don kondlsl kesehatan flslk don psikis saksl dan/atau korban apakah krtt!s/nonkr1lls ynng membutuhkan ttndnkan medls cepat atau segera. Pendugaan usto saksl dan/atou korban perlu dlperhatlkan dalam observasl, yaltu selaln didasarkan pada dokumen yang nda, Jugo dart penampnkon flstk, kernatangan pstkologls, dan pernyaraan saksl dan/otou korban. Oalam hal usla saksl dan/atou korban tldak jelas, namun nda indlkator yang dapat dlpercaya bahwa saksl dnn/atau korban adalah anak, hendaknya parui dlduga bahwa saksl dan/atau korban rersebur adnlah anak. SampaJ dengan umumya dnpat dlkctahui dengan pastf, la dlperlakukan sebagal saks! dan/otau korban anak, Dalarn wawancera dan observast korban, hal terpenung yang harus dtlekukan petugas adalah memahamt dan menggall unsur· unsur TPPO. Menurtll UU Nomor 21 Tahun 2007, deOnisi TPPO adnlah Undaknn perekrutan, pengangkutan, penompungan, peng1rlmnn, pemlndnha.n, atau penertmnan seseorang dengan ancaman kekerasan, penggunaan kekerasan, pencultkan, penyekapan, pemulsuan. penlpuan, penyalahgunnan kekuasaan atau poslsl reruan, penjeratan ut.ang atau membert baynrnn atau manfant, sehlngga memperoleh persetujuan dart orang yang 2021, No.1255 www.peraturan.go.id - • ,.... E.kaploltal.i otau mcnp.klb11Lkonorang 1erck1ploitul mcllputl Pcttknatan 1cw.pl 1ktak 1erbctta1 pad.Bl atnu • ?f:14CUran Pcnpnglcutan • KC"tjn/pc1ayunan pa)tu atr.u, • ?crbudukan/ praktlk serupa ~rbudn.knn Pcnampun,:nn D • Ptnlndnsnn a tau A • ?cmcraaan Pengirtman N • PtmPnf•alJln fl_Jlk arau • S(ksual Ptmlndo.han • Organ rcproduk.t:I • Srcam metewsu hulcum memlnd.ahkon cuau atnu mcntron1plan1.aslorgan dan etsu jarlngnn tubuh PcnerimMn • •temanraa1kanlenap/kemamouan scsrc,rang oSehpihak Adapun untuk menentukan seomng anak (di bawah 18 tahun], penggunnan 'cara' bukanlah elemen yang dlperlukan dart pelanggaran perdagangan orang dimann korbannyo adalah nnek-anak, sebagntmana terllhar pada label di bowah Int: ~rek:ru1•n Ancamn.n kckcra,o.n Ekaplaitati at.au mrngalclbatkan ntau 0 ttWII 0 orang te-reksploil11si m.t.l1putl ~npngkuton A Pengguruu.1n k~kcra.san A tctapi tJdak tcrbatu pad.a; ntau N "ltJIJ N • Ptlacuran Pennmpungnn PencuHkan • Kerja/pda\•annn pek18 ntau atau • Ptrbudakan/praktUt Krupa Pen,1Pri1nJ1n Pcr,yckapnn perbutiakan ntau auu.t • Pcnindaaan Pemlndn.han Pc1n1'1euan • PemtraUJ\ tlftUJ 12((111 • Pt'manr..atan l\s1k Pe nt"rl ma o.n Pcn1puan • Scklual OL(III • Organ reproduk.s, Pcnyalahgunaan • Secara rnclnwan hulcum ke kuaso an I po,tt.l nu:mJnda.hkan eseu rcntan a1ou mcntranaplo.ntaai organ clan Pcri,JemtDn u1nng/ eteu Jarfnpn tubuh Meml>crl boyaran creu • Mcmantan1kan monfu1 1en1:1g•/kcma1npunn 1nearen1 oleh pihak lain untuk mcndaprukan keun1ungan bluk rnat.triU mauoun lmmattrul memegang Jcendall atas orang lain tersebut, balk yang dllakuknn di dalrun ncgarn mnupun antar ncgarn, untuk tujuan eksploltasl arau mengaklbatkan orang tereksplonast. Mengacu pada UU tersebut, maka 3 unsur TPPO ynng perlu dlgall dart korban adnlah (a) proses, (bl cam, dan (cj tujuan. Tnbel di bawnh Int dapat dtgunnkan untuk mernbantu menelusuri unsur-unsur TPPO pada korban. S..seorang ynng berusla 18 tahun ke ,uas dapat dtkaregortkan sebngnl karban TPPO [lka dalnm sernua (t1ga) kolam unsur dltemukan paling sedlklt saru komponen tlndakan di dnlamnya. 2021, No.1255 www.peraturan.go.id • Orong tencbut dnmpu kem.tTckkunnya, yakl'U dcnpn ma.kaud metewen h.ak mcmbaw• 1r-1eorang Ice hl••nh lce:ku8.1411nnyo acnr:Url l;\UIU kckua,aan ornng lain atau uniuk mcnc1antarkannya • Orang 1encbuL dJbn.•apo,- lcckuauan ecorang lain tatka1a ta d1rampaa kcmerdckao.nnya aecara 01ik, no.mun Jup bUamn.na fe dltundukkan kc be\\'ah kckU1U11a11. orang a.In denpn menguna.kan cara--cara Lain mlanJnva mclaJuI tneraun•. PcencuUkan • Orang rersebnt nicmibkl rrnumJllh kcluarp auiu ekqnomt • Orang U:f'11C'bul n'l("mlllki OV1.-J1yat kcjahatan atau dik~tahul olch pihak brl'\\<cnnng • Orang lC'~t,ltt tnt'mUiki 1ta1us mfgr.-i Udak IC"ratur d.Rn / a1au tic:lak bcrdokumo.n • Dokumen, uan~. atau baron, mlhk oran,t lain te1ah dl1ira • Orang teraebut tetah menandatangtmtpen~turan hutong ynng lldak odil • Orang l(f'*"bul dU.c,laaJ, ddrurung. dan J atau d1 ba\\'Bh penpwasan GlflU JM'ngawasan • Kcyalcinan budaya at.ou apma orang 1encbu1 1clah dim.anlpulasi Pa.k1ttan • Orang rersebut merw,npllknn tandn·t.anda bahaya nslk • Orang tcf'*"bul 1nC'nunJuk1tan 1anrta·,anda bahnya mentat dan paikologia • Orang l(f'*"bul 1nenultjuldcan tanda·tanda pc:n~rang~n -acksua.l dan/a1au pcmcrkouan Pcn,:gunann keke.raun • Orang (OUlU kelun.rp, tcnu•n at.au muyaraknu,ya) terancam • Orang t•111u krluarp.., leman arau ma,yarakalnya) diancam dt'npn k(keraaan • Orang lCrM"bul 1eranc:am memburu.knya k.ondlal hidup atllu kerja • Orang tcnet>ut d.ia.nco.maka.n dikrohkon ke pihak bcM"'(nong • Orang hu tt'ranr.:am denga.n kekt.r'aun Ancanμin Berikut lnl beberapa lndikntor adanya unsur CARA dalarn suaru Undnkan: lain untuk mcndapotkan keunlunpn blllk mau:rlU maupun lmmatrrbl 2021, No.1255 www.peraturan.go.id • Ookumcn pcrjalana.n a1au ldcnutu oral\& ter9Cbu1 dilakukon/di,ampaikan ol.ch plhak kcup • Ap;n pcrckrutan dan/atou agcn pcrjala.nan lidak u,rdan..ar don/at.nu tid.ak diatur do.n/atau Unruk korbon pcttlapngJJn orf,ng 1:ran1ina1innal, earn N"rjal.annnnya Orang tct1tbol dilcmpo1kan dalnm anuu1 mclalui pcmb.Qyanl11 blaya, ma• kawfn atau pcmbtrlan alau penerimaan hadJah kcpada orRng kcliga • Kruerpnt1,1np.n ckonoml, psakologl1 atAU crno1.lonal ~ornng terhadap, a'4u hubungnn dengan pcngck:sploita.a:i/rru1J1lcan/angga1.a kclu11rp • Kcu:nka1an romnnlla atau cma.ioMI ornng 1erscbut denpn ptngeksploitul/maJlkan/angot.1 keluargp/lJIJnnya • Ookumen1a1u do.n/atau 1wtu1 ffllKt'UI sclCQrsng • l10l.,1104la1, budaya en.au bahll•• orang itu • Ptnpnguran a1au kemunduran ckonomi actieorQng • di,wbllit.aa mcrntaJ atau Ralk orang ltu • Uam aeacoran~ fmudn ntau lua~. Jeni• kclam1n, orien1ul 1ck1ual1 kcbanpaan, aaal ctnl• atau aoala.l, dan dlaabillta• • Kc:pr.rcuyaan au1u ritual budays, agam.11, atau pralurk ICS('()ran~ • Kctcrpntunpn eteu kc1erganrung1tn ob,it a1au alkohol acwora:n1t ?.fembcnkfln a1au mc-nerfma pcmbnyamn o.tau tuf\lnnpn unwk mc:ndapatknn pc,..etuJuan dari ornn1yang m(mlhkl kcndall aru orn"g l.nJn· ~nyalahgunaan kckua~an ai.u poalsi kettntanan, 1n('lolul J)C'nyalahgunaan• • PrOfC:I 1nlgraal atau proapek qrang tef1i~btn ttcnna.1uk tujuanJ • Knndl .. pc.r)lll.t\nan don pe-rckrut.on orang tcrKbu1 • Kandsal kctrnapk~rpwn orang 1errna.1ulr. Jc nil, pJI, upoh. pendapatan, pmdapat.an • ,\ksiet orang u:rhadap kescmpcuan P(ndld1kan • Pr.rumahan dan ,okui atau kond11I kehJdupen ~ornng • LcpUtaa dokumcn orang tersebtn, a1a1u1 mlg:rasJ. pt:krrjaan alau kontrak: • Hukum, aaknp auu,1 pcnlaku pthak bcrwcrnang tcrko.lt dengtin orang 1c~but • Pr01ptk kc::Juarga un1uk reunlfik:oal, pcmikahan, ftUIU •dopMi kellUU'P • lnform111i kcrja 1lda"k bC'rua1 d.ori ,umber yan1 rt:lm1. m,aalnvn altus-a\h.11 tidak rc11ni Pcnlpunn/Pc:n1puan (ln(.ormaal yang aolah, tlrlnlr ekurm, tldak lengk.op a tau mct1)•caotk.Rn} yang bc1 kauan dengan • Orang ttntt>ut datarn 'k:C'adaan titnpara/Joiuh 1erlantar" lk'mri1 bahwn orana tcntbut bcrado da1am 1ituo1l ieeeneern nvawa atnu ketchatann)'D.~ tnnpa la mn.mpu mmolt>n,c: dlt"inya lt'ndiri • Oalam bC'ntuk pencuhk•n aMk dnn ~nghilanpn aaal~u1uln)'JI untuk dijadlkan pengemia atau pc:nc:ubkan ba_yl unluk dsperjuaJbt.lika.n, bask untuk kcpcn1J11pn adQp$i tUepl (mtlangpr kcu:ntuan· ketentuan tentang proaedur atlopal yang uh} 11111upun unruk tran1planU11•i orpn • Orang tJ:nk'but dibawa, drngan Knpja dan dtnpn mclawan hak, bvruh/pekcrja k(' tempnr lain bt'rbcda dari ynng t.cnuang dallun perjanjian kcrja fkontrak kcr~ ..\ 2021, No.1255 www.peraturan.go.id Berlkut inl bebempa lndlkator adanya unsur EKSPLOITASI (TUJUANj: mengenakan biaya t.inggi kepi1da pekerja • Vlaa nlQuk I ldnk berlaku dslnfau1u tujuan pc-rjalanan t.idak K•ual dcnpn inrarmaaJ lainnya (mlaalnya. utul,g yang udnk mernrul.nl unn.1k nta1a dngpl, kandt•J 0..ik prngembara, atm:n profcai yan-g dh\yatakan) • Kopu orang lt'nt"bu1 lidak .eauai dengan pemyataan prlancong tmJsalnya, kwlb1a• danjenl1 banmg bewaen, ta, krcU unL,1k tJn,,gal lllma atau 1u ~r yan• diu•ulkan untuk masa tinggnl aJngkat ynnc dl~ukan) • Orang 1eracbu1 bepergl.an daJam kck,mpok orang lain yang •cpcrtlnyn 1Jdak dia kr:nal • Onang ynng rnrrnlllki idcntilu pat.u, dokumcn kc:rja dan/ata\.l dokumen pcrjai..nan dan/atau infonnaal ya11g dibcrlkan olch wit.ota••an tJdak dapot d1percaya • Orang tcrliCbut blngung dengan rute ~rjalanan tujuan o.tsu t\Uu.an pcTje.ll\nannya • Orang tcr11Cbt1t dalam a.ltuaai auuu1 m1graaJ/1c:mpat lin.go.1 tidak reeml tt«matuk knrtna pel'\yhaan tU1'81 1dc:ntita1 atau ...... mbcrhcntlan kcria, ado I.ah 2021, No.1255 www.peraturan.go.id JSlll8ml'LOIT- IIIDlllATOR Ekaploilasl pclacuran •Orong lcrscbut tlda.k daJ>at mmolak: untux mel•yen1 kUen. o,.ng lain dan bcntuk mclalcukon ttndaknn aiekaual eeneetu atau melakukan ektiplqltl\tl 11ekaual hubungan scks wnpa kondan1 lalnnvo •01'8.ng tcrac:bu1 lldak rnenertma uang tttora lang,ung dari klicn / hanyl\ mtncrimn ,ebcigt.on kccU d4ri blaya 1·11ng dlbayarkan oleh kllen kepada ataaan eseu perantara •Orang 1crscb1u d1palcaa J djs>4kla mc:ngguna.kan at-au odak m~ggunaknn Jeni• k()ntruepJ:I 1cncnru •Orang rersebut dlpakaa / dipaku untuk. mc:ncrima 1c1 n1t'd1• / kehamflan •Onullz nu di betwuh umur P('rdo,:enR,Qn oranic •Omng t.trst'bUt dipalcaa J dip,ak!UI mcnyc1u101 pt"n.YJ•fltan unluk: tujuan orgon pc.m,ndohon organ •Oron.g tcr.c:but tcrtlpu tc:n1an5 pro.«lur yRng 1crbba1 at.au kon1pcn&Ni yang a.kan ducrima untuk pcnpngkautn orgon •Omng tersebut 1idak tahu di mana atau kapan pro11edur tranaplantati bertanpung •Omng tcrscbut 1ldak menitenf proacdur t.ransplnntalli dan rl•lko yung 1erkn.lt •Tampnknya ada pcllJUC&lian pihak ketip •Ad• ind1kuJ bl\hv.'1\ penerimA yen,; dituju bernmksud unruk be-.icu, kc luar n-ri dcn-n oran• 1eracbu1 ~rdapngnn ornng •Orang tcrlt'bul m.c:nerhna makanan bcrkuahta.s rrndah J un~ulc kepc-rtuan kurang tancar dan menul'\fukkan tanda~tanda kckuranp.n P<rbtlrn>IQln dalom gl:.d rumAh •01'4ng Hu b<kerja dda.k ae,uai del'\gan pcrjanJian kaja, n1i1W1lnya bckerJ• bcrJan1·Jam, bckC'rja di lebih dllri 11atu rumah, Jc:nta pe:kcrjaan ya111 tidak actual •Orang hu tidak mcmllild pt'ljaqjlan k-erjR •Omng tersebut 1ldak mcmlUki ruang pnbada, atAu ruang pn"bacU Udak memadaJ •Omng 1Ct"tu:bu1 dibahu1 1111au duolak 1nterak11 to1.tal dan / 8HlU tldak f)(':mah menlnqalkan rumah i.anpe atQan n1<":rcka •Orang t<rac:but dikenal p:ng.h1noan, J)C'ngo.nlayu n, aneaman, ~kentJutn don I •tau penytta.ngan •Orang 1cr1ebu1 m.cmbavar bJa)'8 l)t"ncmpau.1.n •Oran• ltu di bav.11h umur Pcrdopngan oro.ng • Uang tun,:ll atau 'hadlah' taln1,ya dibayarkan kc pihak un1ul( tuJuon keLl,gn unruk mt"mbowri pcrnikahan pcrkawfnan pokaa1 • Kontrak pt'rkawlnan dlmgnaiasikan olc:h orang-orang budak QlftU ~i..tn plhak yang audah mcnikah dan J otau tanpn perkawfnan dini krtcrlibatnn ereu kca<":paluuan mcrcka • Oran" lcr1cbuL dlpekaa mrn,a1uld a1tuas.t pcn.allnan, perbudakan dc,meatlk aiau eksploitaal ack1u.al • Orang ter•cbut tclah mcncrlma / mt'nCrima tts kcpere\\'llnan • Ktrabat orang 1en.ebut dlpo.kp. mcnlbh • Orang tcraebut menampHkan 1.0nda•tllnda depttal, mcr,yaklLI diri &endtri, laolaa, ao,iiaJ atnu p(nyahthg\tMan ••• • Ada 1onda·tand.B penrllaih.Rn kc:luatgi;1, kckerau.n ou1u pel.e(!(han • Oran1t h.\l di bsv.-ah umur ~rdagangan orang • Orang lC.rs<":bUI dihuk\tm jlka d1a ddak mcngumpulluln untuk tujuan 01nu mcncu.ri cukup ck,plollosl da.lnm • Orona 1cr1cbtU tlnggaJ drngnn orang lain yan,g mclok\.1k.an ktg.iatan mengcmia dan aktivhaa yan,g 111mn kriminol • Orona 1cr1ebt11 tida.k mcngcrti tujuan kcgtatan atau aifa1 1crlaro..ngnya • Oron• tcracbtll di bawah umur laniut Ulta atau diaabflli.aa 2021, No.1255 www.peraturan.go.id
3.Penyelamatan KorbanTPPO Dilaporkan oleb Piba.k Lain Jlka lnformasl keberndaan korban TPPO dldapat dru1 plhak pelapor lain, maka status korban dltentukan da.rl lnformasl yang dldapat dnrl plhak pelapor lnl, Setelah penyedln layanan dapat menemukan status lcorbnn dengnn menggall data-data proses, cara, dan tujuan sepertl wnwancora dl atas, maka dllakukan koordlnasl aruar OT·PPTPPO untuk melakukan penyelamatan (rescue}. Penyelarnaran Int hnnyo dapat dllakukan oleh nparat kepollslan sebagal aparat pencgak hukum. Berknltnn dengan penyelomntan korbon TPPO berdasarkan lokaslnya, bertkut lnl rnekantsme koordlnasl, lnporon, don penyelarnatan yong harus dllakukan:
a.Korban TPPO berada di LuarNegeri Keluorgn korban dapat mengojukan pengaduan kepada salah satu anggoto OT·PPTPPO Kabupaten/Kotn setempat. OT·PPTPPO segern rnerespon dengan mengadukan rapat koordlnasl untuk membunt laporan. keruo OT· PPTPPO menglrlmkan surat permohonan banruan yang dltujukan kepada Dlrcktorat Perllndungan WNI don Badan Hukum Indonesia (Dir PWNI don BHI) dan BP2MI dengan tembusan kepadn OT·PPTPPO Provins! setempat dan Sekretarlnt OT·PPTPPO Pusot (di Kementertan Pemberdayaan Perempunn don Perllndungnn Anak]. Jlka korban dltemuknn di lunr negerl, maka Perwakilan Rcpubllk tndonesln di Luar Neger1 merupakan plntu pertamn pennnganan saksl dan/nlOu korbnn TPPO dl luar negert. Selanjutnyo penangannn korban TPPO dl luar negerl merujuk pada SOP kemenrenan LtHJr Negeri.
b.Korban TPPO berada di Provlnai Lain Keluorgo korban dapat mengojukan pengaduan kepada salah satu
2.Menentukan Statua Korban sereloh melakukan wnwnncnm longsung dengan korban don observasl. yang rujuannya mengumpulkan data-data tentang unsur proses, earn, don tujunn, maka selanjutnya pe1ugos dapat menentukon seseornng adnlah korbnn TPPO atau bukan. Jlka ya (korbnn TPPO) maka dllanjutkan dengan assessment (penllolan) masalah dan kebutuhan korban TPPO. Jlka ndak masuk kotegorl saks! dan/atau korban TPPO, mnka petugas menghubungl lembaga penyedla layanan selaln korban TPPO scsual dengan kasus yang dlalaml korban, 2021, No.1255 www.peraturan.go.id anggota GT·PPTPPO Kabupoten/Kota setcmpnt. OT·PPTPPO segero mercspon dengon mengadolc.an rapat koordln.asl untuk membuat lapornn. Kerua OT·PPTPPO meng1rlmknn surat permohonan bantuan yang dltujukan kepada OT·PPTPPO Kabupaten/Kota rujuan di mana korban TPPO berada, dengan tembusan kepada OT· PPTPPO Provins I tujunn dan Provins! asal pengaduan. Korban yang dilemukan/berada di Kobupaten/kota bukan provlnsl asnlnya dapat mengojukan pengaduan kepada salah saru anggoto OT·PPTPPO Kabupaten/Kota/Provlnsl setempat. OT·PPTPPO setempat segera merespon dengn.n mengadakan ropot koordlnasi unruk membuat lapornn, Ketua OT·PP'fPPO setempat mengtrlmkan surat pennohonnn bantuan yang dltujukan kepada OT·PPTPPO Kabupaten/Kota csal korban TPPO, dengan tembusan kepadn OT· PPTPPO Provins! korbon dltemukan/beroda don Provins! asal.
c.Korban TPPO berada di Kabupaten/ Kota Lain Keluargo korban dapat mengajukan pengadua.n kepada salnh satu anggota OT·PPTPPO Kobupaten/Kota seternpar. GT·PPTPPO segero rnerespon dengan mengadakan rnpat koordlnasl untuk mernbuat lapornn. ketua OT·PPTPPO meng1rtmkan surat permohonan banrunn yang dltujukan kepada OT·PPTPPO Kabupaten/Koto tujuon di mono korban TPPO beradn, dengan tembusan kepada OT· PPTPPO Provins!. Korban yang dltemukan/bernda di Kabupoten/Koto lnln tapl maslh dalam Provlnsi asalnya dapat mengajukan pengaduan kepada salah saru anggota OT·PPTPPO Kabupnten/Koto/Provlnsl setempat. OT· PPTPPO serempat segera merespon dengan mengadakan rapat koordlnasl untuk membuat laperan. Ketuo OT·PPTPPO setempat meng1rimkan surm permohonan bnntuan yang dltujukan kepada GT·PPTPPO Kabupnten/Kota asal korban TPPO, dengan ternbusan kepada OT·PPTPPO Provins!.
d.Korban TPPO Warga Negara Aaing (WNA) Dalarn hol pcnangona.n korbnn TPPO non-WNI atau WNA, sebelum rnenenrukan negam asal korban maka korba.n harus mendapatkan pelayanan sernernora dart PPT terdekat darl korban dltemukan sebagatmann perlakuan yang dilerima oleh korban TPPO WN!. Dalarn hal saksl dan/atau kerban adnlah warga n~gara aslng, lnstansl pertamn yang menemukan wojlb melaporkan kepada 2021, No.1255 www.peraturan.go.id Kemen1erlan Luar Negert c.q. Dlrektorat Konsulersecepatnya don Kemcnterlon Luar Negerl aka.n menghubungi perwnkllan negaro asal korban tersebut unruk membanru proses penangnnan. Sedongkan Jtka terjadl TPPO pada WNA yang ttdok mempunyal perwoktlan di lndonesla, maka menurut Pasnl 20 ayat (2) Pemtumn Pemerlntah Nomor 9 Tahun 2008 maka Menteri Lunr Negeri membcrltahukan pada perwaktlan negaro oslng tersebut podo perwakllan aslng ynng dtnkrednastkan untuk wtlaynh negaro
4.Aaaea.tmentfPenilaian) Kebutuhan Sakai dan/atau Korban Setelah wawancara dan/otau penyelnmatan korban TPPO, petugas mela.kukan assessment kebutuhan pelnyonan lanjuran sepert1 pemulongan, rehabllltasl sosla], relntegrosl soslal, rehabtlltasl kesehatan, bantuan dan penegokan hukum. Juga melakukan observosl kondlsl nslk, plskls, don kondlsl lain dart korban TPPO. Selanjutnyo Jlka kebutuhan korban tersebut telah dltentukan mako lembaga pelayanan melakukan rujukon kerban TPPO ke layonon berlkutnya. Sebngal conroh korban kemudlan dlrujuk untuk konsellng ke Pekerja Soslal/Pslkolog, ke Rumah Snktt, dan sebagolnya. Petugns meml>angun kesepakatan dengnn sakst dan/atau korban terkalt dengan lntervensl laynnan lanjutan yang nkan dtbertkan, penjelasnn tenrang hak-hak dan peran saksl dnn/atnu korban.
6.Koordinaai dan Rujukan 11:e Layana.n LanJutan da.n Pihak Terka.it Seteloh ado rekomendosl layanon lanjuran dan terbangun kesepakatun dengan saksl dan/arau korban, pen1gas menghubungl lembago layanan lnnjutan untuk mengkoordlnoslkan langkoh selanjutnya. Setelah terjadl kesepakatan dengon lembaga pemberl layanon lonjutan scsual dengan rekomendasl, petugas mengantarkan saksl don/otau korban ke lembaga tersebut. Pet1.1gasperujuk rnelakukan serah terimo Iayanan dengan bertta acorn serah tertrna.
6.Pengadm.iniatra1ian Proaea tdentifikaai Hasll tdenullkast dimosukkan ke dalam Buku Rekam Kasus {Lamplran) dnn dladmlnlstrnslkan bersama dokumen pendukung don dlmasukkan ke dalam slstem datab<>sc terkomputertsasl, 2021, No.1255 www.peraturan.go.id 3.3. Formulir yang Digunakan Untuk menunjang pelaynnnn identtflkast, formullr yang dtgunakan ynltu: • l'ormullr tdentlllkaat, • l'ormullr Lnyak Perjolanan ifit to traucQ. • rormultr Perwnllan [untuk korban annk). Sallnan Buku Rekam Kosus akan dtsertakan bersamaan denga.n pemulangnn saksl dnn/arau korban. Dokumen pendukung dapat berupa:
e.Foto sakst dnn/atau korban yang dtambll pada soot pertarna bertemu dengan petugas;
b.Fotokopl kartu ldentltas, dokumen lmlgrasl (pcspor, visa, !Jin tlnggnl. kartu asuransl, dsb);
e.Hasll verbal/Berlta Acara Pemerlksaan;
d.Fotokopl konrrak kerja:
e.Surat keterangnn/dokumen lnln yang mendukung: dan r, Surat pernyataon darl saksl dan/atau korban tentang kebenaran tnformasl yang dtsampalkan. 2021, No.1255 www.peraturan.go.id Secora khusus, layanan rehabllttast kesehatan berpegang pada prtnslp sebagnt bertkut:
a.Kerahoslnn; agar saksl dan/atau korban terjarnln kernhaslaan don kenyomonannyo, maka dlburuhkan ruang khusus pemertksean atau ruang tunggu unruk saksl dan/atau korban di Rumoh Saklt/Puskesmas sehlngga sakst dan/atau korban rtdak perlu menunggu bersarna dengon poslen latnnyn.
b.Prosedur/penotoloksanru:u, khusus; untuk memastlknn saksl dnn/atau korbnn mendapatkan peloyanan sesual dengon kondlsl soksl dan/atau korbon don prtnslp·prtnslp berbasts HAM, non· dlskrlmlnasl, nonjudqemerual, gender, dan anak, maka Rumnh Snklt/Puskesmas dlharnpkan memillkl don menjolankon prosedur/penotalnksanaan khusus untuk soksl dan/atau korban kekerosa.n terhadap perenipua.n dan anak, termasuk di dalamnya korbon TPPO.
c.Tersedlanyo SOM yang kompeten dan/atau terlatlh; dlharapkan di temper pelayanan, dlloynnl oleh petugas medls/perowat khusus yang ielnh dllotlh tmtuk penangnnan saksl dcm/atau korban TPPO, dengan prlnslp·prlnslp HAM, gender, don anak, Pember! loyanan pada pelayanan rehabtlltasl kesehalan mellputl dokter umum, dokter spesialls, perowat, don tenagn non .. medis. cl. Menghlndarl Secondary Rape: Tenaga kesehatan dapat memtntmallsast rerrnumansast korban TPPO denga.n mernbatnst okses kepada korban TPPO, melakuk.an pemeriksean secara bersamoon dengan tetap rnenjaga kerabastaan korban TPPO. Laynnnn rehabllitasl kesehman tnl bertujuan untuk:
a.Menyedlokan a.komoclasl yang arnan dan lerllndungl serta dukungan med ls bogl orang·orong yang rertdenuflkaat sebagat soksl don/ a tau korban TPPO.
b.Memullhkon gangguan kondlsl Rslk don pslkts saksl don/otou korban TPPO. 4.1. Layanan Rebabilitaai Keaebatan
2.Tenaga Kesehnton melekukan trlase (care pemtllhon penderna berdasarknn keburuhan terapl don sumber daya ya.ng tersedlo} dan menentukon layannn lanjutan apa saJo yang akan dlberlkon kepnda snksl don/atau korban setelah melakukan:
a.Anamnesls bertujuan untuk mendapatkan tnfermast leblh mendalarn tent.nng kekerasan da.n trauma yang dtalnml don rlwoyat kesebntan korban;
b.Pemertksaan fislk; don
c.Pemeriksaon penunjang dlagnostlk merupnkan kegtatan pemeriksaan untuk menunJang penegakan diagnosis penyaktt.
3.Pernertksaan lengkap termnsuk assessment dtlakukan setelah kegnwatdarurcran terutasl atau kondlsl pasten sudah stabll,
4.Melnkukan rujukan med ls clan pslkososlal. ~. Mendokumentastknn sernua hasll temuan dalam rekam medls.
0.Pembuatan Visum ct Repcrtum (VeR} dnn/ntau Visum et Rcpcrtnm Psikiatrikum (VeRPI utas permlntaan penyldlk kepolislan. 4.2. Langkt.h·LangkabRebabilitul Keaehatan
e.Komprehenstf: Rehabtlltasl kesehatan yang dtberlknn sedapat mungktn dapat membontu menyelesllikan rnasalah kesehnran yang dlhndapl korban melalul proses rujuknn ltntns spestalls dalom rumah saku moupun llnu1s kcsehatan. (. Setlnp melakuknn tlndakan rehabllltasl kesehatan. wojtb dtbuat perjanJton lntervensl (infom,cd consent). 2021, No.1255 www.peraturan.go.id Buktl.&rangT~rtma4. Lembar Sernh Untuk menunjnng pelnyanan rehobllitasl kesehaton, maka formullr yang dlgunnkan yoltu: I. rormullr Persetujunn Tlndakan (infonncd consent}:
2.rormullr rekam medls;
3.Formullr rujukan; dan 4.3. Formulir yang Dlgunakan 2021, No.1255 www.peraturan.go.id Langkah-lnngkah rehobilltasl sostal adalah sebagol berikut: I. Penerimoon pengaduan, Rujukon Saks! don/otau Korbnn Petugas menerlma pengaduan, rujukan sakst dan/atau korban, berupa data dirt, darn perkembangan kondlsl korbnn, dan hasll Identtflkasl awal.
2.Pendomplng soslol mclakukon konsellng awnl dan melakukan pemeriksaan kondlsl pslkls untuk mernbuat perencanaan tlndakan 1.:2. Langkab-LangkahRehabilitui So1ial Laynnan rehabllltasl sostal dlrujukan untuk membanru mertngankan, mellndungf dan memullhkan kondlsl flslk, pslkologfs, soslal don splrltunl snksl dan/al1lu korbnn TPPO sehlngga mampu menjalankan fungsl soslolnyo kemboll seeara waJar. R•habllltasl sostal dllakukan pekerjn sostal, petugas pendomplng soslnl, pslkolog dan pslktater yang telah mendapatkan pelatlhan penongannn rehabllltasl soslal untuk saksl don/ntau korban TPPO, dengan prtnslp-prtnslp HAM, gender, dan onn.k. Prtnslp pelaksanaan layanan rehabllltnsl sostal adalah sebagal bertkut: I. Keomannn, ynltu membertkon perllndungan kepada snksl don/ atau korbnn TPPO yang dllnksanakan di ternpat khusus agar dapat member! rasa nman terhndap snksl dan/awu korban dalam Jnngka terrenru.
2.Efoktlvltas, yatru saks! dan/ntau korban dttangan! segera tanpo prosedur yang berbellt-bellt.
3.Profeslonal, yaltu penanganan snksl dnn/atau korbnn dllakukan secara repat, ststemans dan terukuroleh tenaga terlarlh.
4.Keteq,nduon, yaltu rehnblllrosl soslal dtlaksanakan secara bersama dan ltntas sektor dalam satu pelayanan di PPT. !5. Partlslpasl (Participation) saksl don arau korban beserta keluorga yaltu mengfkutscrtakan korbnn don Keluarga dalarn pemecahan masnlah. 5.1. Layanan Rebabilitaai Saal.al BABV PROSEDUR LAYANAN REHABILITASI SOSIAL 2021, No.1255 www.peraturan.go.id rehobtlitasl soslnl Konseling own! dllakukan dengnn melihot atau verlfikosl dokumen rekam kasus dnn rekam kondlsl dengan rujuan aruara laln ngnr membantu korban mengenali permasalahannya den menemukan cam-cara yong efeknf unruk mengatastnye sendlrt, menata rnasa depo.nnyn sendlrl serta membanru korban dalam proses Iayanan keseluruhnn yang dijnlanlnyn. Pndo tahap In! petugna leblh menekankan pnda penggaitnn masalah dan kelnglna.n korban dalarn rangka penyelesatnn kasusnyc,
3.Pendamplng soslal membuat kesepokatan dengnn soksl dru1/atau korbnn untuk perencanaan Jadwal konsellng setelah dlberlkan lnformos! lentang keglalan rehabllltasl dan hak-hak snkst dan/ntau korbon.
4.Petugas melnkuknn penjangknuan/penelusuran rerhadap ke!uorgn snksl dan/atau korban, guna mendukung proses pcmulnngn.n don retmegras], sesuaJ dengnn keburuhan korbon. :!. Layannn shclter/rumah aman J!kn saks! dan/ntnu korbnn rnernbutuhknn lempnt Unggnl sementara sebelum dlpulnngknn ke tempat tlnggal/daemh pemula.ngan, maka saksl dan/a1au korban dtnnrar oleh petugas untuk tlnggol di shelter dan mendapatkan Iayanan rehabllltast Janjutru1. Pemberton peloyanan sakat dan/atnu korbnn di shelter harus memperhatlkan:
a.Pemberton lnformasl kepada saksl dan/ntau korbon tentang kegtatan di shelter, hak·hnknya, don mendapatkan kesonggupan/kesepai<atan darlnya untuk menerlma kegiatan don pernturan-peraturan ynng berlaku di shelter. b, Fo.silltas rempat penn.mpungon sesua.t standur, mJsolnya akomodast, makanan, sandang, kebutuhan perempuan, fasllitas komunlkasl, rasilllas lbadah, rasllltns keseharan, rekreasl, keglatan penglsl wakru, dsb.
c.Selnma pelaynnnn berlnngsung, snkst dan/atnu korban annk berhak mendapatkan hak dasar anak termasuk hok unruk pendldlkan don akses terhadap orang rua, dengan memperhatlkan kepenrtngan terbalk bngl anak,
d.Penempatnn, fastlttas, dan akomodnst ynng bcrbeda untuk snksl dan/atau korban anak yang tldnk memlllkl pendamplng. Bagi yang mempunyol pendnmptng, dlatur ogor dapat tlnggnl 2021, No.1255 www.peraturan.go.id bersama dengan pendamplngnyn.
e.Penempntan, fosllltas, don nkomodasl yang berbeda bogi perempuan don lakJ.lokl. Jlka dlperlukon, nkan dlsedlokon pulo fnsllltns yang berbeda bag! sakst don/ atau korban yang mengaloml eksploltosl seksual dalam TPPO.
f.Keamanon dan penjagaan Hngkungan.
g.Pendomplngan bagl saksl dan/atou korban balk dalarn situasl darurat maupun struas: normal.
h.ldentltos emfs, kultur, kepereoyaan dan agoma sakst dan/atou korban, serta kebebasan melakukon lbadah.
t.Kcglatan penglsl woktu yang bermanfaat bogl pernberdayaan soksl dmi/otou korban.
6.Rehobllltasl Ulnjuton Podo keglotan rehablflt.asl lanjuton dllokukon konseling oleh pekerjo soslol don pet11gos pendamplng kepada saksl don/ otau korbnn TPPO untuk mencarl solusl tangkah-langkah penyelesalan kasusnyo. Konsellng lanjutan lnl dopat dllakukan dt dolam mnupun di luar she/tor. serelah petugas pendamplng sosln.l melakukan pemerlksaan kondlsl pslkls sakst dcm/atou korban dan perencanaan rehabilttasl soslol berdasarkan kesepakaran proses rehobilltasl soslal, moka dllakukon konsellng antara latn berupa konsellng ruttn, konsellng kelompok, berbagal program rehobllltasl soslol lalnnya sesual dengan kebutuhan sakst don/otau korban. Konseling pada tohap lanjutan tnl blso dllakukon oleh pekerja soslal atnu psikolog tergantung dart masalnh yang dtolnml korbnn, Dalom beberapa kosus yang tldak dapat terpecahkan maka perlu dllokukan case conference; balk antara Internal pet.ugas di dalam satu lemboga, atou dapat Jugo dllnkukon dengan mengundang ahll dart luar. Bila korban udak tlnggal di dalam shelter, arau korban tldak dapar darang ke ternpat loyonan rnaka penongana.n lanjuran tersebut hnrus mellbntknn keluorgo/orong·orong laln di llngkungan korban dengan cara melokukon kunJungan ke rumah (home uisi~.
7.Perekaman truervenst dan Perkembangnn Kondisi dalarn Ookumen Database Snksl dan/ntou Korbon Perkembangan kondlsl psikls sakst dan/otau korban dlpantnu secara tercrur, dan hasllnya dlrekarn dalam Bulru Rekam Kasus 2021, No.1255 www.peraturan.go.id 5.3. Formulirya.ng Diguna.kan Untuk menunjang pelayanan rehobllltasl sostal, formulir yang dlgunokan yottu: I. fi'ormulir Reknm Kasus (Case Record).
2.fi'ormulir Pslkologts mellputl Hamtlton D, Hamtlton A, dan Mini Mental Test terkomputertsasi.
8.Rekomendast Penangannn Ttndak Lonjut Selelah dilnkukan beberapa kalt konselmg, pendamplng soslnl bersarna dengan kerua PP'!' melokukan case confercnc,, dan memutusk.nn rekomenda.sl penanganan lanjutan/rekomendasl pemulangan. databaseslstemdalamdladmtnlstrnslkankemudtan 2021, No.1255 www.peraturan.go.id Tujunn dart layonan hukum adalah untuk memenuhl hak-hak sakst dan/atou korban TPPO di bldang hukum guna memperoleh hak alas kebenornn dnn keodllnn atas kasus yang dtnlamlnya, DI dnlnm lnyanan hukum, terdapat bantuan hukum, yang dtbertkan dalnm kerangka pemenuhnn hak-hak saksl dan/atau korban, serta dilakukan secara tertntegraal dengan pelaynnnn lnlnnya. Menurut Undong-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentong Bnnruan Hukum, banruan hukum adnlah jaso hukum yang diberlknn oleh Pember! Banruan Hukum secara cuma-ouma kepada Penerlma Bantuon Hukum, Adapun yang dlmaksud dengan Pember! Banruan Hukum adalah Lembnga bn.ntunn hukum eteu orgnntsast kemasynrakaran ya:ng member1 laynnan Bantuan Hukum berdasarkan Undang·Undnng Banruan Hukum (Posol 2 don Posol 3 UU Bankurn], Bantuan hukum dllaksanokan oleh ndvokat, paralegal/pendomplng hukum, dengnn cuma-eumn kepada saksl dnn/ntau korbon. Perllndungon terap menjadt prtorltas, sehlngga haruslah dlmungklnkan altemot1f lo.ngkah perllndungan untuk memastikan pemenuho.n hak-hak tersebut, Perllndungon merupokon salah saru layanan bagl saksl do.n/atou korban TPPO. Pemenuhon hak-hak sakst dnn/ntau korbon TPPO dlbertkan dalam rangka memperoleh keadllan dan resnruat bagl korban. Bagi korban, secara pldana, laynnan hukum adalah membantu don mendnmplngi korban di setiop tahapan proses peradilan sampal memperoleh putusan pidana yang berkekuatan hukum tetap serta memperoleh restitusl. Secnra perdata, rnembanru don mendompingl korban dalam mengajukan gugotan perdata sampal memperoleh purusan yang berkekuatan hukum retap serta eksekusl purusan. Layanan hukum mellputl:
n.konsellng hukum;
b.perllndungan sckst don/ a tau korban;
c.pendnmplngan pembuaran BAP penyelldtkan don penytdikon di kepollslon; 6.1. Layan&n Hulcum BABVI PROSEDUR LAYANAN HUKUM 2021, No.1255 www.peraturan.go.id Langknh-langkah loynnnn hukum adalah sebaga! berlkut: I. PPT menerlmo loporon soksl don/otou korbon TPPO yang dlklrlm oleh kelunrga korban, pendamplng, polls!, petugns lnst..'t.nsl terkoit, atau rujukon darl proses sebelumnyo.
2.Apnblla sakst dan/ntau korban membutuhkon perlindungan, petugos mengajukan surat permohonan perllndungnn soksi don/atou korbon TPPO ke LPSK dan/ntou segero merujukkon ke she/ter/rumah aman, dengnn melnmplrkan lnpomn polls!. Apablla soksi don/otau korban membutuhknn lntervensl medis don gunn kepenlJngan alat buktl {uisum ct repcrturn, uisum ct psikiturikum, surnt keterangan psik.o1og}. maka akan dlrujuk ke rumoh saktt. 3, Membantu saksl dnn/a111u korban untuk mengldenllOkosl don menytnpknn buktl·bukti ym,g terkalt dengan tdentltas korban, kuitonsl pembayaran makan, kuitansl pernbellan tlket pesnwat/tiket pesawat beserta boarding pass, airport tax, surnt kontrnk kerja, slip pembayaron goji.
4.Di setlop tnhapan proses hukum, sakst d<tn/atou korban wojib Cl.2. Langkah·Langkab Layanan Hulrum
d.pendomplngon proses penuntuton di kejaksaan;
e.pendompingon proses pemerlksoon di sidong pengndllon;
r.pendnmplngon pengurusan reslltusl melipull kerugion maternl don non maierttl yang dtdertta korbon, dlkumpulkon serra dllnmpirkon bersarnnan dengan berkns perkara:
g.penyedtaan ohll dalam setJop proses layonan hukum:
h.bantuan hukum. Layanan inl dlberlkon balk kepada korban, termasuk korban IVNT ynng berada di luor negert, mlsolnyo dengon menyedlnkon advekar moupun advoknt pro-bone. Lnyonon hukum dlsedlnkan sesunl dengan kebutuhon don kelnglnon korban. Pnsnl 34 UU PTPPO menyebutkon bohwo "Dalarn hal saksl dan/ntou korbon tldnk dapat dlhndlrknn dalam pemerlksnnn di sldong pengodllon, ketemngnn soksl dnpot dlbertkan secara [arak jauh melolul alat komunlkosl audio visual." Untuk menjnlnnkon hal lnl, dlperlukan pengupnynon oleh pendomplng hukum, penyedln loyonon hukum dnn/ntou LPSK agar dapat rerlaksnna, khususnyo dalam hol korban dnn/ntou snksl TPPO telah menjalanl loyonon pemulongan. 2021, No.1255 www.peraturan.go.id dldomplng1 LPSK, advokat, atau parnlegnl/pendnmplng hukum !!. Menyedlaknn penerjemah yang mrunpu berkomunikasi dan menerjernahkan secara verbal dan tertults, teraurnpah, kompeten dan terlarlh mengenai TPPO dnn pelayanan yang berprtnslp HAM, gender, dan anak (terlntth yang berperspekttf HAM, gender, dan anak], Penyedlaan penerjemah dlsesuatkan kebutuhan snksl dan/ntau korban. ti. Polis! di Ungkal. Pusnt (Mabes), Unit TPPO Polda, Polres Unit PPA setelah mener1ma laporon dart korban, kuasa korban atau pendamplng korban, segera melakukan penyelidikan dan penyidikan, menyampaikon kepada korban atas hak-hak korban termasuk restltust, menyerahkan berkas perkara, termnsuk pengnjuan resutust, kepnda Jnksa Penuntut Umum pPUt. Secora prtnslp TPPO merupakan pidana murnt, bukan delik aduan.
7.Setelah pembuatan lapcran polls! dan melengkapl admtnlstrast penyidtkan, penyldlk segera membuat Surat Pemberttahuan Dimulnlnya Penyidlkan (SPDP).
8.SPDP dlklrim ke Kejaksaan, Polls! don JPU dapat melnksanakan koordinosl clan kelja sama dnlam penangnnnn TPPO yang dllaporknn oleh korban, rermasuk penerapan pasal-pasalnya, sehingga bolak- bn.llknyn perkara dapat dlmlnin,nlislr sedinl mungkin.
9.JPU setelah menerlma berkns perkara dnrl penyidik, kemudtan menelltl berkas perkarn, membertka.n surat keterongnnP2 l kepada kepollalan, melaksnnakan pra-penuntutan, pendakwaan, penuntuta.n don pengnjunn restltusi, dan eksekust.
10.Penyldik, penuntut umum, arau haktrn berwennng memerlntnhkan kepada penyedla Jaso keuangan untuk melakukan pembloklran terhadap harta keknynon seuap orang yang disangka atau dldnkwo metakukan TPPO. I I. Hnktm memerlksa berkas penunrutan dan mernurus perkara dan Hoklm dapat memperttmbnngknn untuk memutuska.n secara profeslonn.l, resurus! yang meujadi hak korban seria melalui putusan Hakim mewojlbkan pelaku TPPO untuk memberlkan restitusl dlmaksud kepada korban.
12.LPSK, ndvokat, atau pnrn.legnl/pendrunplng hukum membanru dan mendamplngl snksl dnn/atau korban di settap tahapan proses sldang peradllan pldnna aampal memperoleh putusan yang berkekuatan 2021, No.1255 www.peraturan.go.id 0.3. Formulir yang Dlgunakan Untuk menunjang banruan hukum, forrnultr yong dlgunakan yaitu: I. Surat Penerlmonn L.opornn (unruk arslp PPT).
2.Surat Tnnda Terima Penertrnaan L.opomn sebngol tanda buktl bag! korbon.
3.rormullr ldentlfi.kasl /Screening Parm}. hukum tetap sert.o korban memperolch resutust.
13.Advokat, paralegal atau pendumptng hukum membantu dan mendamplngt korban dolnm mengajuk.on gugatnn perdnto sampal korban memperoleh puruaan yang berkekuaran hukum tetap serta eksekusi purusan.
14.L,PSK, advokat, atau paralegal/pendamplng hukum mendnmplngt dan menytapkan kondlsl flslk d.on pslkls saksl dnn/atau korbnn TPPO dalam setlap tahnp proses peradllan pldana, perdata, dan admlnlstrasl. 1:5. Dalam hnl saksl dnn/atau korban adalah anak, pemertksaan pada semua tahapan tersebut di atas, wajlb dldamplngl oleh pendamplng, kemudlan dlrekam sebagnl nlat buktl unruk mewakllt kehadtran saksl da11/at.,u korbon anak di sldang pengadllan. Segala banruan hukum terhadap saksl dan/ntau korbnn nnok ha.rus menjnmln penghormatan dan penegaknn hak-hak nnnk unruk bertahan hldup, pengembangan. perllndungan dan parttslpaal, sena keburuhan akan perllndungnn khusus demi kepenUngan terbalk bag! nnak.
10.Dalam hal sakst don/ntau korban penyandang dlsobllltns, plha.k PPT, LPSK, kepollslan, kejaksaan, dan pengadlla.n wajtb mematuhl peraturan perundang·undangan terkalt hok don dukungan bagt penyandnng dlsobllltas.
17.Melnksanakan koordlnasl dengon plhnk kepollsian, kejaksaan, don pengadllon dalarn pemantauan proses hukum.
18.Setlnp tahapan dalam prosedur bantuan hukum dlrekam dalarn buku rekam kasus don dladmlnlstraslkan dalarn slstem database penonganan saksl da.n/ a tau korban TPPO.
19.Apablla TPPO terjadl di Luar Negert, perwakllan Repullk Indonesia di Lunr Negeri horus menyeclloka.n dan menunjuk advekat atau parnlegal/pendamplng hukum, bagl saksl dan/otou korban TPPO sesual dengnn kebutuhan proses hulmm. 2021, No.1255 www.peraturan.go.id hukum.BnntunnI 0. Database
4.Sumt Rujuknn Rchabllltnsl Kcsehatan don Rehobllltnsl Soslol [apablln dlperlukan). :!. Sumi Permohonnn Pengojuan Perlindungan Snksl dan/atnu Karban ke LPSK atau shelter millk pemertntah arau organlsasl mnsynrakarr lembagn swadaye masyarakat,
6.Surat Perserujuan Korbnn untuk Bantuan Hukum (Informed Consent).
7.Surat Kuasa kepada pendomplng hukum.
8.Formullr pemantauan proses hukum.
9.Buku Rekam Kasua, 2021, No.1255 www.peraturan.go.id Layanan pemulnngo.n dltujukan unruk memastlkan perjalanan bag1 soksl dan/atau korbnn TPPO dllakukon secara sukareln, aman dan terllndungt mulol dor1 pennmpungan atau tempnt perllndungnn ke tempat tlnggol yang lnyak sesunt dengnn kelng1nan soksl dnn/atau korban TPPO. Bogi saksl dmi/otau korbon TPPO anak, perlu dtpastlkan terpeuuhlnya hak nnok dnn perllndungan khusus bag1 anak. Dalam beberapa kasus rerjadt pemulangnn secara seplhak (pemulongon yang dllokukon oleh korbnn tnnpa proses seharusnyn), pemulnngon poksa/mondlrl (pemulangan ynng alas permlntann sendlr1 atau keluargn) dan rnenolak lnyanon pemulangan yang dlberikan oleh PPT. Onlam hol lnl PPT tldok dapat memaksa korban untuk tetap tlnggal meneruskan proses laynnan don kepurusan ha.rus dtlakukan melnlut case conference dnn dlperbolehknn Jlko korban t1dnk mempunynl knsus hukum te!opl tetnp korbnn harus menondatonganl dan mengisl formullr pemulnngnn khusus yMg dlsebut formullr "Pernyarnnn Pulnng Paksa" don Formullr "Pernyot.oan Kelua.rga Telah Menerirna Korban" (untuk kosus anak don dewnso yang dlnllal tldok mampu membunt keputuson sendlri). Oolom kasus lnl, blayn transportnsl don segalo r1slko akan dltanggung oleh korbon atau keluarga korban. Dnlam proses pemulongon, petugas udak hanyn membanru menjamln rosa percoyo clan kesejnhteraan sakst dnn/atou korbon TPPO selamo pengalaman penuh tekanan, tetapl Jugo mernastlkan bahwa para pelaku atau rnereka yang terllbnt dalam TPPO t1dok dopa! menggonggu sakst don/atau korban TPPO pada tahap pernulangan, Penundann yang lama ketlka snksl dan/ntau korbon TPPO relah slap akan menlmbulkon stres tarnbahan yang dapai mengganggu perkembangnn rehabllltasl keseharan don soslal soksl danj'atau korbnn TPPO. Berdasarkan ketentuan peraruran perundang-undangan ynng berlaku, proses pemulangnn dnpat dtfasllttast menggunakon sarana transportael darat, laut, atau udara. Pado beberapa kasua terjadl korban melarlknn din (kabur) dart PPT 1nn110 seizin petugas. Jlko hol lnl terjadl, maka petugas harus melapor 7.1. Layana.n Pemulanga.n
l.Langkah umum untuk pemutangan aemua jenia aa.kai dan/ &tau korban TPPO: I) Menyiapkan kondlst ns1k, pslkologis/mental, soslal don ekonoml sakst dan/atau korban TPPO ynng nknn kemboll kepada keluarga dan mnsyarakat untuk menerlmn saksl dan/atnu kerban TPPO. 2) Menghubungl keluorgn saksl dan/ atau korban TPPO Jlka sudah 7.2. Langkab·Langkah Pemul&ngan Apablla terjndl struasl dlmana pemulcngan anak secnra nman kepadn keluarganyn tldaklah memungklnkan, atau apablla pemulangan annk tldaklah merupakan prtcrttns anak, rnaka dlbuat rencana perawatan yang memndnl dengan menghormatl hak-hnk dnn mnrtnbnt anak-anak ynng dlperdngnngkan. Dalam alruast lnl, menjamln bohwn seorn.ng anak ynng mampu membentuk pandnngnn sendlrl menlkmatl hak untuk mengungkopkan pnndangan tersebut seeara bebas dalam sernua keadaan yang mempengaruhtnya, khususnye mengenoi keputusan tentong kemungklnnn kembnll kepada keluarga, pandangan anak yang dibertkan adalah sesual dengan usln dan kedewcseannya, kepnda polls! dnn menglsl formullr khusus ynJtu formullr "Kehllnngnn Korbon' ynng dllamplri data dirt korban dOJ1 BAP dart kepollslan. Tujunn dart pemulnngan adalah menjamln keselnmatnn, keamnnnn, clan pemlndnhnn secnrn sukarela korban ke tempat daerah asal atau tempnt pemulangan yang tepat dengan menghubungl plhnk·pihnk terknlt. Pelaynnan pemulangnn dilnkukan berdasnrkan prtnslp sebngal berlkut: I. Sukarela, yanu pemulangan harus dllakukan seeara sukarela, buka.n penguslr.n.n cteu pemaksaan.
2.Aman dan berrnnrtnbat, ynttu pemulnngon dilnkuknn dengnn memperhatlkan Jo.mlnan keamanan dart ganggua.n atau perlakuan yang menlmbulknn keruglan dan melnnggnr hak dan martabat snksl dnn/ntau korban TPPO.
3.Penghormntnn hak sakst dan/ntnu korban TPPO, ynltu pemulnngan dllnkuknn dengan menghormatl hak-hak korban dan dlperlnkukan secare manuslawt, Untuk korban dewnsa ynng memlllkl mnsalah medls dnn psikologls sorta korban anak harus dldomplngl pada saat proses pemulangannya. 2021, No.1255 www.peraturan.go.id 2.2. Pemula.nga.n Sa.k•i da.n/atau Korban TPPO Anta.r Provin1i Jenls pemulangan berdasnr kategori korban TPPO: q Korbon TPPO PMl/antar negara/lntemaslonal Jlka korban TPPO PMl/nntar negara/lntemaslonal berada di provinsl loin, moko OT·PPTPPO Provins! di mana 2.1. Pemula.ngan Korba.n TPPO yang berada di Luar Negeri Jiko korban dllemuko.n di luar negeri, moko Perwakllnn Republlk Indonesia di Luar Negeri merupakan unit pertama penonganan korban TPPO di luar negert, Selanjutnyo pemulangon korban TPPO di luor negeri merujuk pada SOP Kementerion Luer Negerl, SOP Kementerion Ketenogakerjoan, don SOP BP2MI yang memlllkl kewenangan dalam hal pemufangan korbnn TPPO dart luar negeri. Korbon TPPO yang dltemukon di luar negert adalah korban kategort PM 1/ korbon TPPO antar negorn / In ternaslonol. Oalom hnl WNI menjadl saksl atas kosus TPPO yang proses hukumnya berlangsung di lndoneslo atau di Luar Negeri., pemulangan dlkoordlnaslkan oleh Kementerian Luar Negerl.
2.Jenia·jenia Pemulanga.n Sakai dan/atau KorbanTPPO: ado kontoknya atau menghubungl OT PP TPPO di daerah asal soksl dan/atau korbonjlka kontak kelunrga belum dtketahut. 3) Memfoslll111sl modo trunsportasl yang dlbutuhknn saksl dan/otau korbon TPPO. 4) Menyiaplmn pendomplng perjalancn bag! snksl dan/otau korban TPPO [Ika: (n) snksl dan/otau korban TPPO dalarn kondlsl medls dan pslkologls ynng tldok memungklnka.n untuk pulnng sendlri, dengan pendamplng pekerja soslal alau petugas medls (perawat/dokterj; (b) saksl dan/otau korban TPPO berusla di bawah 18 tahun (anak) wajlb rnendapatkan pendomplng dalam perjalanan pulang, !I) Menyiapkon F'ormullr Pemulangan Sukorela Saks! don/ouiu Korban TPPO. 6) Membuot beritn acara sernh terima saksl don/atau korban kepada kclunrga. 2021, No.1255 www.peraturan.go.id korbon TPPO bernda rnelakukan koordlnosl dengan OT· PPTPPO provlnsl asal korban, Pernngknt Daernh yang membldangl ketenagakerjaan Provins! atau UPT BP2MI di provlnsl tersebut bertnnggungJawnb untuk akses dan proses penmlangan korbon TPPO. Dalnm hal OT·PPTPPO provlnsl tujunn/nsal dan UPT BP2MI setempat udak dapat mernbanru korban TPPO, maka OT·PPTPPO Provins! di mono korbon TPPO berada atau Perangknl Daerah yang membldnngl ketcnngakerjann Provins! don UPT BP2MI setempat menghubungl OT PPTPPO llngkat naslonal dnn/ntau BP2MI Pusot. Pemn Kemenierlnn Soslnl untuk memulnngknn Kori>nn TPPO PMl/antnrnegam/lnlemaslonnl dart uuk kedatangnn Ice rumah korban. 2) Kori>an TPPO Non·PMI/DomesUk Jlkn korbnn TPPO Non·PMl/domestlk berada di provlnsl lain, maka OT·PPTPPO provlnsl tujuan rnelakukan koordlnosf dengan OT·PPTPPO provfnsl asal korban unruk proses pemulangan korban TPPO. Dolom hal OT·PPTPPO Provins! rujuan atau asa) don Pernngkat Dnerah ynng membldongl kelenagakerjnan Provins! tldak dapat membnntu korban TPPO, maka OT provlnsf rujuon ntau asal korban setempot menghubungl OT· PPTPPO tfngkat nosfonal. Peron Kementerlon Sosfol untuk mcmulnngknn Korbnn TPPO Non·PMl/domestlk dnrl titlk kedatangan ke rumah korban .. Dolom hnl snksl memerluknn lnynnon pemulongon antar provlnsl, pemulangan dlkoordtnastkan oleh aparat penegak hukum. 2.3. Pemulangan Korban TPPO antar Kabupaten/ Kota Jcnls pemulnngon berdasar kategort korban TPPO: t] Kori>nn TPPO PMl/ontnr negarn/lntemosfonnl Jlkn korbnn TPPO PMl/antar negam/fntemasfonal berodo di kabupntenj'kota lain, mako OT·PPTPPO knbupaten/kot.o di mono korban TPPO berada melnkuknn koordlnasf dengan OT·PPTPPO kobupoten/kotn asal korbnn otau UPT BP2MI di kabupnlen/kota tersebut bertnnggung Jnwob untuk akses dan proses pemulangnn korban TPPO. 2021, No.1255 www.peraturan.go.id :2.4. Pemulanga.n Korban TPPO Warga Nega.ra Aa.ing (WNAI Jlka korban TPPO WNA, rnaka OT·PPTPPO kabupmen/kota atau provlnsl merujuk kepada OT·PPTPPO Pusat untuk berkoerdtnast dengan Kementerlan Luar Negerl e.q. Dlrektomt Konsuler, selanjutnya Ken1enter1an Luar Negert akan menghubungi perwn.ktlon negnro aaal korban tersebut unruk rnembanru proses pena.ngnnn.n. Prosedur pernulangan selanjurnya menglkuti SDP Kementerian Luar Neger1. Dalam hal korban TPPO adnlah WNA yang tldak mempunyal perwakllan di Indonesia, maka menurut Posa] 20 aya1 (2) Peraturon Pernertntah Nomor 9 Taht.111 2008 tento.ng Tota Corn don Mekanisme Pelayanan Terpadu bagt Saks! dnn/atau Korban TPPO maka Menier! Luar Neger1 memberltahuknn pada negam aslng tersebut pada perwakllan negara aslng yang dlnkredltaslkan untuk wllayah negam Republlk Indonesia. Proses Dalnm hal OT·PPTPPO kabupoten/ kota rujuun atau osal dan UPT BP2MI setempat ndck dapat membanru korban TPPO, maka OT·PPTPPO knbupaten/kot11 di mnna korban bernda otnu UPT BP2MI serempat menghubung1 OT·PPTPPO tlngkat nastonal dan/ntau BP2MI Pusat, 21 Korban TPPO nan·PMI atau karban TPPO domestlk Jlkn kerban TPPO PMl/antar negara/lntemaslonal berada di kabupaten/kota lain, maka OT·PPTPPO knbupnten/kota di mana korban TPPO berada melakukan koordinasl dengnn OT·PPTPPO kabupaten/kota asal korban ntau UPT BP2MI di kabupalen/kota lersebut bertnnggung Jawab untuk akses dan proses pemulangnn korban TPPO. Dalam ha! OT·PPTPPO kabupaten/kota rujuan atau asnl don UPT BP2MI seternpat ndak dapat mernbantu korban TPPO, maka OT·PPTPPO kabupaten/kota di mana korban berada atau UPT BP2MI setempar menghubung1 OT·PPTPPO Lingkat provinsl atau UPT BP2MI di provlnsl seternpat c.q, OT·PPTPPO Ungkal puant dan BP2MI pusat. Dalam hnl saks! mernerlukan layanan pemulangan antar kabupaten/kotn, pemulnngan dlkoordlnastkan oleh aparat penegak hukum. 2021, No.1255 www.peraturan.go.id 7.3. Formulir yang Dlgunakan Untuk menunjang pelayanan pemulangnn, formullr yang dlgunnkan yaltu: I. Formulir Pemulongnn Sukarelo.
2.l"ormullr Pemberton {sliaring/ lnformnsl Sukareln.
3.Penyuluhan dnn Lernbar lnformnst tentang: mtgrasl nmon (safe migration), TPPO, hak-hak pekerja, hnk asosl perempuan dan hak aaast anak, kesehatan reproduksl, bantuan hukum.
4.Rujukan ke lembogn pemberdnyoon ekonomt di daerah pemulnngnn. pemulnngnn lnl dllakukan dengon berkoorcllnosl dengnn Kementerlon Hukum dan Hak Asns1Mnnusla. 2021, No.1255 www.peraturan.go.id Laynnan relntegrasi sostal berrujuan untuk mengemballkan atau menyarukan kemball saksl dan/atau korbnn TPPO kepada kelunrga atau keluarga penggantl atau masyarnkal yang bertujuan untuk menlngkatkan keberdayaan saksl dan/ntau korban TPPO sehtngga dapat menjolanl kehldupannya kembalt. Faktor pendukung keberhasilan proses retntegmsl sostal adalah adanya keslapan kemampuan teknts don mental saksl dan/ntau korban TPPO, dukungnn keluarga dnn masyarakat , keamanan darl ancaman pelaku, peluang keberdayaan ekono,nl, serta pemenuhan hak-hak khususnyn snksl dan/ntnu korbnn TPPO anak. Untuk rnencapat rujunn Int, sejumlah dukungan dlperlukan untuk memudahknn proses retruegrast ke dalarn masyarakat. Proses relntegmsl saslal dtlokukan oleh petugas di ttngkat naslonnl dengan bekerja soma dengan aparat Pemertnrah Dnernh Provlnsl/Kabupa1en/Kota bekerja soma dengnn perugas Kelumhan, Organlsasl Masynrakot/Lembagn Swadaya Masyarakm, don lnstansl pemerintah yang mempunyal program kemandlrinn ekonoml don pendtdtkan. Selama proses lnl, saksl dan/atau korban TPPO dlmungldnkan untuk mendapatkan laynnan pemullhan dan banruan hukum aesunt dengan keburuhan korban. Reln1egrasl soslol adalah proses pnnjang dengan hambatan-hambatun yang tldak rnudah sehlngga harua dtpantau secara teretstem unruk mencegah snkst don/atou korban TPPO menjadl korban kemball . .Jika sakst dan/tunu korban TPPO berusta dewasa memutuskan untuk melakukan relntegrasl ke dalarn sebuah kelunrga dan komunltas baru, pemerintah melalul PP'!' dlharapkan dnpat menyedtakan tempat tlnggal don sumber penghnsllan semen taro sampal sakst dnn/ a tau korban TPPO tersebut mandlri. Dalam hal saksl dan/atou korbnn ndalah anak, relntegmsl dlprloritaskon untuk mengemballkan atau menyatukon kembnll dengan keluarga, aaudara loin, keluarga penggnntl dan/atau masyarakat. Untuk relntegrnsl ke dalam lembagn sostal ntuu pantl hanya dtlakukan sebagol plllhnn terakhlr. 8.1. Layana.n Reintegraai Soaial BABVIll PROSEDUR LAYAl'fAN REINTEGRASI SOSIAL 2021, No.1255 www.peraturan.go.id Langkah·Langbh Reinteg:rui So1ial:
1.Pre---Reintegraai 801ial
a.Melakukan kojlan rekom kasus sokst don/atou korbnn TPPO don mengkojl rekomendasl retntegrast yang dtbuot oleh PPT perujuk blln snksl dan / atau Jcorban adalah rujukan dari PPT Provins I/ Lunr Negerl/Doernh loin.
b.Penelusuron keluarga dnn llngkungnn snkst dnn/atou korban TPPO atou kelunrgo otau keluarga penggantt.
c.Assessment keluorgo atau ketuarga penggantt.
d.Menanyokan persetujuan sakst dan/otau korbnn TPPO untuk mendapotknn pelayanan relntegrasl. Bagi snksl don/otau kerban TPPO anak, persetujuon dlberikan oleh orang tua/wall/pendamplng dengan pertlmbnngan kepentlngru, terbolk bagi anak dan pandangan anak,
2.A•.tes.tm.ent fPe.nilala.n)
a.Melakukan assessn1cnt (penilalnn) atau pendalaman keburuhan relntegrasl saksl da.n/atau korban TPPO, rermasuk assessment potensl ekonoml, pendldlkan, kesehoton, dnn llngkungnn soslal, di daerah pernulangan.
b.Keputusan relntegrasl saksl dnn/ntau korban TPPO dllakukon oleh PPT Nasional/ Provins!/ Kabupaten/ Koto berdosarkon asesmen kebutuhan retntegrnst sakst don/atau korbon TPPO.
c.Membual rencana lntervensl yang rnencermtnknn prtnstp-prtnslp HAM, gender, don anak. dengan mempertlml>nngkon pemellharaan dan tntegrttas etnls, suku, budnyn, [ents kelnmln, serta ldentltas ogoma don kepercoyonn soksl don/mnu korbnn TPPO, serta mempertlmbangkon pengaloman eksploitasl clan kekerasan sekeual yang dlalaml dalam knsus tersebut.
3.Pela.kaanaan Reintegraai SoaiaJ
a.Melakukan asesmen Jnnjuwn unruk penylapnn saksl dan/aiau korban TPPO dlretntegrastkan dan penguatan keslopan keluarga atou kelunrga penggantl don llngkungon dalarn menerlma korbnn.
b.Memberikan keterongnn status sakst don/01au korbnn TPPO, sekallgus dokurnen yong dlbutuhknn (con,ohnya: Kartu Tonda 8.2. Langkah·LangkahReinteg:rui So1ial 2021, No.1255 www.peraturan.go.id loknsl,kclnngsungpertarnamonitoringrnelakukan Pendudukl, Jlka saksl dan/olou korbnn kehllnngon dokumen dirt.
c.Pemberton banruan relntegmsl dilakuknn dengan berkoordlnasl dengan Pemertnt.oh Knbupnten/Kotn. Bontunn melipuU: l) Pendldllron formal, nonfonnnl dan lnformnl, khususnyn pada sakst dan/ntnu korban TPPO anak. Apablla akses pelayanan tldak mudah dtjangkau karena alnsan lokosl, dona, dnn sebngnlnyn, maka PPT dapat mengokseska.n pelayanan tersebut di lolrosl terdekat dart wllaynh tempnt tlnggnJ saksl dan/atou korbon TPPO melolul Inst.ans! pemertntoh don orgonlsosl mosya.raknt/lembago swadnya masyarakat, 2) Pelatlhan, bimbtngnn, Osik/mentol/soslnl dan keterampllan sesunl mlna; dan bakat saksl don/atnu korban TPPO. 31 Memberlkan akses kepada sakst dan/ot.ou korbon TPPO untuk mogang di dunla usnha sesunl keteramptlan yang dlmlliki. 4) Pernbertan tnformnsl mengennl mlgrasl aman (safe migration/, TPPO, hok-hak pekerja, hak asast perempuon dnn hak nsasl anak, kesehatan reproduksl, bantuan hukum. :II Bantuan modal usaha don pengembongannyo.
4.Monitoring/Bi.mbinganLanjut
a.Woktu: paling sedlklt I [satu] kall dalnm I (saru] bulan atau sesual dengnn kebutuhon korbnn.
b.Monitoring dtlakukan dengnn corn kunjungnn langsung, telepon, benruk lnternkst lain dnJam rangko menyusun laporan perkembongnn sakst dan/atnu korbon TPPO.
c.Monitoring mencnkup keberhosilnn don hombatan yang dtnlnml snksl don/al.nu kerban TPPO dalarn proses relnt.ergrnsl, status kesehatan, rnengalamt penolakan dart kelua..rga dan masyorokat sekuar, mengalnml pelecehon otau kekerasan seksual setelah pemulnngnn, dan mengnlnml ancarnan dart pelaku TPPO.
d.Monitoring dllakukan oleh perugae PPT berkoordlnnsl dengnn keluarga don lnstonsl terkau (petugns LSM, Peke,jn Soslnl Masyarnkat, Petugas Kara.ng Taruna, perugas RT/ RW/Kelurnhnn/Oinns/ Knbupnten/Kotn/Provlns~ paralegal, odvokat, kepolislnn, dsb). Untuk kasus rertenru yang membutuhlron monitoring khusus dtrnana lnsta.nsl loknl mnslh memerluknn lnformnsl rambahan penttng maka plhnk PPT dapat 2021, No.1255 www.peraturan.go.id 8.3. Formulir ya.ng Diguna.kan Untuk menunjang pela.ynnon retntegrasi aostal, formullr ynng dlgunnkan yollu: I. F'ormulir Rencana Retntegrasl Sosla.l dan Rencano Pendnnann.
2.rormulir Monlroring.
3.Formulir Blmbingnn Lanjut, mengoordlno.slkon don mengomunlkaslkan Jenls laynnon pendampingan ynng akan dllanjutkan oleh lnsransi/lembaga terkalt.
e.Apablla plhak keluargn/orong tua dlduga adalah pelaku TPPO rnaka koordlnasl dengan pihak kepolislan terkalt dapat meliputl Jnmlnan perlindungnn korban TPPO (khususnya salah satu pelaku bernda di daerah korban]. dengan membuat surat perjonjlan bahwa orang tua Udnk akan mengulang perbuatannya di depan petugas kepollslon disakslkan oleh pendamplng don rokoh mnsyarakat setempai. 2021, No.1255 www.peraturan.go.id OT·PPTPPO merupakan lembagn koordtnour yru,g berrugas mengoordlnaslknn upayo pencegahan don penanganan TPPO di tlngkat noslonal, provinsl, don kobupaten/kota. Untuk menjamln slnergttas dan keslnambungan Iangkah-langkah pemberlan layanan bagt snksl don/otou karban secara terpadu, maka OT·PPTPPO terbentuk di t!ngknt pemerlntah pusat, provlnsl, don kobupaten/kota. Pasal 10 Peraturnn Preslden Nomor 22 Tahun 2021 menyatakan bahwa untuk menjnmln efektlvitos longkah peneegahan don penangonnn TPPO, OT·PPTPPO Pusot, OT·PPTPPO Provins!, dan OT·PPTPPO Knbupalen/Koto melakukan koordlnasl, pemantauon, dan evaluast, serta peloporan secarn perlodik don beljenjnng. JenJnng koordlnasl dalam pemberlnn laynnnn di tlngknt OT·PPTPPO pusot, provtnsl, dnn knbupnten/koto pada prlnslpnyn soma yanu bernwal dart lnyonnn pengnduon/ldentlflkasL PPT mllik pernertntah pusat dan pemerlntnh daerah provtnsl, knbupnten/koto, PPT berbasls rumah saklt, arau PPT berbasts mesyarakot menerlmn pengaduan adanya TPPO dan melakukan observrusl untuk kemudlon membuot rencana lntervens1. Selanjulnyo PPT yang mendapatkan pengaduan TPPO tersebut melokukon koordlnnsl Internal yang mellputl:
a.menjrunln saks! dan/atou korbnn TPPO mendapatkan layanan yang dlbutuhkan;
b.mendorong PPT memberlkan layanannya secara komprehenslf kepada saksl dan/atou korbon TPPO; don
c.mendorong pemberlnn layanan sesuot dengnn stander yang dltetapkan. Koordlnnsl membahas perencnnaan penyelesatan kaaus, gelar kasus, orau pemecahan masalnh, yang antara lain meliputl penyedlaan anggarnn, sumber doyo manusta. sarana dan prasarnnn, aerta rencana kerja sama dengan plhok terknlt lalnnya. Koordlnosl dilakukon secara berknla atau sewaktu-wakru apnblla terdapat kebutuhan untuk melnksnnnan koordlnasl. Koordlnusl antara 1<1111 dllokukon dalam bentuk: Pemontouon merupakan proses berkelenjutan untuk mengetahut perkembangan pemberlan lnynnon yang dlberlkan oleh PPT dan mernastlkan nkuntabllltasnya. Selaln !tu, pernantauan Jugo dilnkukon untuk mengetahul apakah hnstl koordlnasl telah dllakaanakan oleh para plhok terkatt, Pemanta.uan dapat dllakuk.an seeare berkala eteu sewnktu-wnktu dalnm ho! tertdenuflkast adnnya harnbatan dalarn pemberlan laynnnn
a.pertemuan atau rnpat koordtnast:
b.focus group discussion;
c.konferensl kasus;
d.kunJungon lapangan; dan/ota,u
e.tldak datllng secara langsung, misalnya menggunakan telepon/surat elektronik cmaiL Pada koordlnasl, harus terdapat kejelasan plhak yang bertonggung Jnwnb aras pelaksanaan layanan tersebut. Ketua Harlan OT·PPTPPO Pusnt, Provins!, dnn Knbupaton/kota memostlknn semua plhak yang terllbat tertnfermaslkan ates status terbaru dart sakst dan/otau korbnn TPPO. Dalam berkoordlnasl, apnblla mengomunlkaslkan date sensltlf, semua plhak yang terllbat harus memasllknn bnhwn prlnslp kemhnslaon dlpnluhl dan tldak ado lnformnsl sensltlf yang dlungkapkan kepada plhak lolnnyn yang udak terkalt. Anggotn OT·PPTPPO harus mendlskuslkan dan menyepnkatl aim yang paling nyaman dan eflsien untuk komunlknsl di antara anggotn OT· PPTPPO serta metode untuk mengkomunlkaslkan pekerJnnn OT·PPTPPO kepnda masyarakat. Pemontnuon dan evatuast membantu rnembertkan lnformast-tnformast rentang capatan dan mengidentlfikasl kendnla- kendala, keburuhan tntervensl yang dibutuhkan dalarn keseluruhan proses pernbertan Iayanan TPPO mellput1:
a.layannn rehabilltasl keseharan:
b.leyanan rehabilitasl aoslal:
c.layanan hukum
d.layannn pemulongan; dan/atnu
e.leyanan relntegrnst sostnl, 2021, No.1255 www.peraturan.go.id I ousn AYU BINTANO DARMA\VATI ttd. MENTER! PEMBERDAYMN PEREMPUANDAN PERLINDUNOAN ANAK REPUBLIK INDONESIA, bag! saksl dan/otau korban TPPO. Jenjang pernanmuan: n, Ketua hartan OT·PPTPPO Pusat melaksanaknn pemantauan terhadap penanganan kasus yang terjadl dJ provtnst, Untas provtnsl., clan Ungkup intemasionaL
b.Kerua OT·PPrPPO Provlnsl melaksanakan pemantauan terhndap pennngnnan kasus yang terjadl di I knbupaten/koto di lingkup provtnslnya; dan Untns kabupaten/kota di provlnslnya.
c.Ketua OT·PPTPPO Kabupate.n/Kota melaksanakan pemantauan terhadap penanganan kasus yang terjadi dJ kabupaten/kotanya. Evaluasl merupaknn tindakan korektlf untuk menlngkatkan ktnerja. Evaluasl dapat dllalcukru, aecnrn Internal dM/otnu meHbntkan plhak keUga. Evalunsl mellputl:
a.Evaluasl tahunan:
b.Evnluasl pertengahan perlode; dan
c.Evaluosl nkhir pertode. Hasil don temuan dart pemantauan dan evaluasl dapat dlgunakan untuk mentngkatkan ktnerja PPT. bahan penyusunan rancangan kebijakan, bahan penyusunan perencanaan nasionnl clan daerah dalam penoegahan dnn penanganan TPPO. Pelaporon pelaksanann pemberlan lnyanan ber1sl data kaaus, daUI pembertan lnyonan, bambatnn pemberlnn layanan, pelaksnnaan koordtnast, serta basil pemantauan dan evaluasl. Pelaporan pelaksana.a.n pemberlan layanan dJ kabupaten/kota dlsarnpaikan oleb Ketua OT· PPTPPO Knbu1>nten/Kota kepnda Ketua OT·PPTPPO Provtnsl. Pelapomn pelaksanaan pemberlnn layrumn di provtnsl dlsampaikan oleh Ketua OT· PPTPPO Provins! kepada Ketua Harlan OT·PPTPPO Pusat. Pelaporan pelaksanaan pemberlan layanan dJ pusat dlsampaikan oleh Ketua OT· PPTPPOPusat kepada Preslden. 2021, No.1255 www.peraturan.go.id