d.Jenis pelayanan yang ada pada semua Unit Pelayanan Terpadu (UPT)
e.Unit pelayanan publik yang ditetapkan untuk mengelola keuangan sendiri.
f.Penetapan maklumat/janji pelayanan oleh unit pelayananlsatuan kerja.
g.Penyusunan daxi Penetapan standar pelayanan publik (SPP) Jumlah dan Satuan UPT UPT Jenis Unit Maklumat/Janj i Jenis Pelayanan Klas Interval > 15 1 1 - 15 5 - 1 0 > 10 6 - 1 0 1 - 5 > 10 6 - 10 1 - 5 > 10 6 - 1 0 1 - 5 Nilai 15 10 15 10 5 15 10 5 15 10 5 20 13 6 No 4 Komponen Penilaian Pembinaan Teknis Terhadap Unit Pelayanan Publik Indikator
c.Penghargaan berupa pialafsertifikat yang diberikan kepada unit pelayanan publik yang menunjukkan prestasi kerja yang baik.
d.Penegakan disiplin kepada para pegawai atau unit penyelenggara pelayanan publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan.
a.Pelaksanaan sosialisasi kebijakan pelayanan publik kepada unit pelayanan publik
b.Monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan oleh pembina pelayanan publik terhadap unit pelayanan
c.Unit pelayanan yang menindaklanjuti hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan yang dilakukan oleh pembina pelayanan pubfik berupa penyempurnaan mekanisme penyelenggaraan pelayanan Jumlah dan Satuan Unit Peraturan Perundang- undangan Kali. Unit Unit Klas Interval > 20 11 - 20 5 -10 -Perda -Peraturan BupIWali -Per/Kep Pimp Instansi > 30 21 - 3 0 10 - 2 0 > 30 21 - 30 10 -20 > 15 1 1 - 15 5 - 1 0 Nilai 15 10 5 15 10 5 45 15 10 5 15 10 5 15 10 5 Q\ w '-u z g e, - % ? 5 3 e, e 3 e, 3 W e, a z e, =I e, L. I CD 3 ? 8:: < = w 3 a e g F2 E. 2 3 " w G 2 e S gU" 2 ? 3 0 CD 'j, 3 8 2 ?? 8 '-a 0, P, c 2. - c-. - - - v - - v # I - V l r r m r r o m m z ?? Ei 3 J 0 0 3 9 m 3 E . e, I=4 a a f 7 a 5 2 p 3 e^ k e , = s P Y ;s 2 g E 5L E. 9 F k ~ ' CC c: e, E F =I =I R 7 a 7 B e, z. d 2. rC p. k-c3 ~ 2 . a - 5CC1 g Y g 0s S Z L+ C 7 i Ei '-a 2 P, CS s E c 2. ,+ + N 1 h, o g o o g o o m 0 ? a m Z X E w e E Sw "1P, P, 3 K P , 2 0 a R 0 -
2.8 g n h-a % d e ga 0 - F T 'i: 3 g.. S W 6 c-. b J v I I Nu,"' m r r 0 W 0 Y Z Cg g 3 - 1 1 1 % % = - g.Eg- C L Q S , + w 3 g g 3 $ 2 C i E., 2 g 2 g. a E 3 - 2 3 P, w X a w - P, s 0 ?? cd w s c g. C - I I - o m F E C C Y ?? S S E -)-.. 3 E Z 3 3 w m o r i F r, egg m s " Z d w w z g % e c E C C g 3 m P , ' - a & 3 g w =ma SJ cL 2 5 :
z.3 r B d ti - 7 . I - - m o o m r r 0 V1 P) X ~ C 2. 4, 2 2%
z.Z FP, w P , w m 3 g 4 x 3 F E - 2 w - 3 S S o p s s 3 5 5 ?irp g + 3P, w , r a C De, w g 3
2.7 m g w g c. g. 2. cc - " " I I u,zF, m r r 0 VI UI P - .a -; ;+g i g g g g -.c M P , - El 9 g 4 F 3 2 S a e c 2.rC C - v y - v y - v N , l N ~ g O O g o o g 0 m r r m r r m r r O W != 2s 2 Z- +. -'-a 9 % 82 n 4 G Y 8 8 g z z - 1 E w e ~3 g g n X ag z w - = !2 c 2. - . L O W r 0 UI Indikator
f.Unit pelayanan yang rnenindaklanjuti hasil survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)
g.Unit pelayana~yang menerapkan sambungan langsung telepon (hot line service) danlatau pengelolaan SMS
a.Penerapan jabatan hngsional untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
b.Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang langsung berhubungan dengan pelayanan kepada masyarakat.
c.Prosentase rata-rata alokasi anggaran untuk pembiayaan pendidikan dan pelatihan teknisl fungsional dari volume APBD.
d.Pegawai pada unit pelayanan publik yang mengikuti pendidikan tugas belajar program Strata 2 dan/atau Strata 3. Jumlah dan Satuan Unit Unit Jenis Jabatan Fungsional Kali Pelatihan % Orang No 7 Komponen Penilaian Kebijakan Peningkatan Profesionalisme Pejabatpegawai di Bidang Pelayanan Pu blik Klas Interval > 20 11 - 2 0 1 - 10 > 20 11 - 2 0 1 - 10 > 30 15 - 30 5 -14 > 12 7 - 12 1 - 6 > 10 6 -10 1 - 5 > 10 6 - 10 1 - 5 Nilai 15 10 5 15 10 5 60 15 10 6 15 10 5 15 10 5 15 10 5 Sekolah Jumlah dan Satuan Penghargaan Penghargaan Penghargaan ~ e k o l a h Sekolah Indikator
a.Penghargaan dari Le~nbaga Resmi Internasional
b.Penghargaan dari Pemerintah Pusat
c.Penghargaan dari Pemerintah Provinsi
a.Pembebasan biaya SPP bagi siswa 1) SMU dan SMK (Negeri danlatau Swasta) 2) SMP (Negeri danlatau Swasta) 3) SD (Negeri danlatau Swasta) No 8 9 Komponen Penilaian Penghargaan di Bidang Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Kebijakan Pembangunan Kemasyarakatan dan Kesejahteraan Klas Interval > 5 3 - 5 1 - 2 > 10 6 - 10 1 - 5 > 10 6 - 10 1 - 5 > 5 3 - 5 1 - 2 > 5 3 - 5 1 - 2 > 5 3 - 5 1 - 2 Nilai 45 20 13 6 15 10 5 10 7 4 205 20 13 6 20 13 6 20 13 6 Jumlah dan Satuan Siswa ~p Siswa Siswa % . Sekolah Indikator
b.Jumlah rata-rata siswa pertahun yang menerima bea siswa yang bersumber dari APBD 1) SMU dan SMK (Negeri dadatau Swasta) 2) SMP (Negeri dadatau Swasta) 3) SD (Negeri danlatau Swasta)
c.Prosentase rata-rata alokasi anggaran bidang pendidikan dalam APBD
d.Pengembangan , sekolah unggulan daerah berstandar nasional No Komponen Penilaian Klas Interval > 20 11 - 20 1 - 10 > 20 11 - 20 1 - 10 > 20 11- 20 1 - 10 > 10 5 - 1 0 1 - 5 > 5 3 - 5 1 - 2 Nilai 15 10 5 15 10 5 15 10 5 15 10 5 15 10 5 No Komponen Penilaian Indikator
e.Pengembangan sekolah unggulan daerah berstandar internasional
f.Penetapan kebijakan daerah dalam Pembebasan biaya berobat di luar ASKES
g.Prosentase rata-rata alokasi anggaran untuk pembiayaan berobat di luar ASKES
h.Prosentase rata-rata peningkatan Keluarga Sejahtera (KS), ke KS-3 JumIah dan Satuan Sekolah Peraturan Perundang- Undangan % YO Klas Interval > 5 3 - 5 1 - 2 -Perda -Peraturan BupIWali -Per/Kep Pimp Instansi > 10 6 - 1 0 1 - 5 > 10 6 - 10 1 - 5 Nilai 15 10 5 25 15 10 15 10 5 15 10 5 I Komponen Penilaian Indikator 10 Jumlah. / dan Satuan Kebijakan dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah a. Penetapan kebijakan daerah dalam Peraturan peinberian fasilitas penanaman modal di daerah K1as I Nilai Interval Perundang- Undangan
b.Prosentase rata-rata peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) YO -Perda -Peraturan BupIWali -Per/Kep Pimp Instansi > 20 11 - 2 0 80 20 15 10 15 10
c.Prosentase rata-rata peningkatan jumlah penerimaan pajak 5 - 10 > 20 11 - 20 YO
d.Prosentase rata-rata peningkatanl penyediaan lapangan kerja 5 15 10 5 - 10 > 20 11 - 2 0 %
e.Prosentase rata-rata penurunan angka kerniskinan 5 15 10 5 - 10 > 20 11 -20 % 5 15 10 No 11 Komponen Penilaian Kebijakan Pengem bangan dan Pemanfaatan E-Government Indikator
a.Penetapan peraturan perundang-undangan mengenai penerapan E-Government di kabupatenl kota
b.Penetapan jenis pelayanan yang metoda kerjanya diubah dari cara manual ke elektronik
c.Penetapan, penerapan dan pengernbangan sistem informasi pelayanan pada unit pelayanan publik
d.Penetapan pembangunan homepage/situs kabupatedkota Jumlah dan Satuan Peraturan Perundang- undangan Jenis Unit Homepage Isitus Klas Interval -Perda -Peratwan BupIWali -Per/Kep Pimp Instansi > 5 4 - 5 1 - 3 > 5 4 - 5 1 - 3 Ada Tidak ada Nilai 70 25 15 10 15 10 5 15 10 5 15 0 Menteri Negara No 12 unaan Aparatur Negara ~ a u f i qEffendi Komponen Penilaian Penerapan Standar I S 0 9001-2000 Dalam Pelayanan Publik Indikator
a.Unit pelayanan dalam pembinaan konsultan I S 0
b.Unit pelayanan dalam proses sertifikasi I S 0
c.Unit pelayanan yang telah mendapatkan sertifikasi I S 0 Jumlah dan Satuan Unit Unit . Unit Klas Interval > 10 6 - 10 1 - 5 >10 6 -10 1 - 5 > 10 6 - 10 1 - 5 Nilai 60 15 10 5 20 13 6 25 15 10 LAMPIRAN 3 1 I PERATURAN MENTERI NEGARA 11 PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA 11 : 12 TAfIUN 2009Nomor I I Tanggal : 26 JUNI 2009 I I I I INSTRUMEN PENILAIAN PENYELENGGARAAN PELAYANAN PUBLIK PEMERINTAH KABUPATENIKOTA I I I BERDASARKAN PENDAPAT MASYARAKAT I I I I ; I II No 1 2 Indikator
a.Melakukan pertemuan baik formal maupun nonformal dengan pemuka masyarakat, LSM, danlatau kelompok-kelompok masyarakat
b.Mengembangkan semangat ente1;~veneurship (kewirausahaan) dalam rangka pembinaan penyelenggaraan pelayanan publik
c.Melakukan kunjungan kerja dan >embinaan pada unit-unit pelayanan publilc
a.Keberadaan infrastruktur perhubungan ('jalan, jembatan, dan penyeberangan sungaildanaullaut serta perhubungan udara) Komponen Penilaian Kepemimpinan (Lenderslzip) Ketersediaan sarana fisik pelayanan publik kabupatentkota Nomor Kode 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Perkiraan Kondisi
a.Sering
b.Cukup
c.Kurang
a.Berhasil
b.Cukup Berhasil
c.Kurang Rerhasil
a.Sering
b.Cukup
c.Kurang
a.Memadai
b.Cukup Memadai
c.Kurang Memadai Nilai 50 15 10 5 20 10 5 15 10 5 120 15 10 5 Komponen Penilaian kabupatenlkota
c.Penyediaan fasilitas air minum di lingkungan kabupatenlkota I d. Penyediaan sarana transportasi dan kelengkapannya / 19 a. Memadai 15 Indikator
b.Keberadaan penerangan di lingkungan 18 I 1 20 1 b. Cukup Memadai 1 10 I 1 21 1 c. Kurang Mernadai / 5 Nomor Kode 13 10 5 15 10 14 15 16 17
c.Kurang Memadai
e.Penyediaan sarana pendidikan a. Memadai
b.Cukup Memadai 24 c. Kurang Memadai b.. Cukup Memadai
c.Kurang Memadai
a.Memadai
b.Cukup Memadai 5 Perkiraan Kondisi
a.Memadai Nilai 15 I f. Penyediaan karana kesehatan 26 I g. Penyediaan taman dan fasilitas umurn lainnya 25 27 I
b.Cukup Memadai I I
a.Memadai 10
c.Kurang Memadai 28 15 5 29 30 I I
a.Memadai 15
b.Cukup Memadai
c.Kurang Memadai 10 5 Menteri Negara Yenv u n a a n Aparatur Negara, No 3 Taufiq Effendi Komponen Penilaian Pendapat pemuka masyarakat terhadap kinerja BupatiIWalikota Indikator
h.Penyediaan papan layanan informasi masyarakat
a.Dukungan pemuka masyarakat terhadap pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh BupatiIWalikota
b.Pendapat pemuka masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik Nomor Kode 3 1 32 33 34 35 36 37 38 39 Perkiraan Kondisi
a.Memadai
b.Cukup Memadai c.. Kurang Memadai
a.Mendapat Dukungan Penuh
b.Cukup Mendapat Dukungan
c.Kurang Mendapat Dukungan
a.Baik
b.Cukup Baik
c.Kurang Baik Nilai 15 10 5 30 15 10 5 15 10 5 I'ETUNJUK PENGISIAN INSTRUMEN PENILAIAN PENYELENGGARAAN PELAYANAN PUHLIK PEMERINTAH KABUPATENIKOTA BERDASARKAN PENDAPAT MASYARAKAT I . Umum 1) Materi penilaian didasarkan pada hasil kerja pemerintah kabupatedkota dalam 3 (tiga) tahun terakhir. 2) Penilaian atas hasil kerja penlerintah kabupatedkota dilakukan dengan cara tnemberikan nilai terhadap setiap indikator penilaian sesuai dengan jumlah volume kegiatan dan klas interval yang telah ditentukan. 3) Semua penilaian harus didukung oleh data yang otentik, baik berupa peraturan perundang- undangan maupun dokumen lainnya. Hasil kerja yang tidak didukung ole11 data yang otentik, tidak bisa digunakan sebagai indikator penilaian. I I . Penjelasan Masing-masing Komponen dan Indikator Penilaian
1.Kepemimpinan (Leadership), terdiri dari indikator penilaian sebagai berikut:
a.Melakukan pertemuan baik formal maupuri nonforlnal dengan pemuka masyarakat, LSM, dadatau kelompok-kelompok masyarakat 1) Sering, dalam arti memberikan arahan pada pertemuan yang dilaksanakan sekurang-kurangnya 1 kali per minggu. 2) Cukup, dalam arti memberikan arahan pada pertemuan yang dilaksanakan sekurang-kurangnya 1 kali per bulan. 3) Kurang, dalam arti memberikan arahan pada pertemuan yang dilaksanakan sekurang-kurangnya 2 kali per tal~un.
b.Mengembangkan semangat entel-yreneurship (kewirausahaan) dalam rangka pembinaan penyelenggaraan pelayanan publik 1) Berhasil, dalam arti berhasil menumbuhkan ente~yr-eneur-enterprenetirbaru dalam penyelenggaraan pelayanan publik. 2) Cukup berhasil, dalam arti terdapat perubahan mekanisme penyelenggaraan pelayanan publik kearah yang lebih baik oleh unit pelayanan publik. 3) Kurang berhasil, dalam arti tidak ada perubahan atau peningkatan khususnya dalam mekanisme penyelenggaraan pelayanan publik.
c.Melakukan kunjungan kerja dan pembinaan pada unit-unit pelayanan publik 1) Sering, dalam arti melakukan kunjungan secara terjadual sekurang-kurangnya 1 kali per minggu. 2) Cukup, dalam arti melakukan kunjungan sekurang-kurangnya 1 kali per bulan. 3) Kurang, dalam arti ~nelakukankunjungan sekurang-kurangnya 2 kali per tahun.
2.Ketersediaan sarana fisik pelayanan publik kabupatenlkota, terdiri dari indikator penilaian sebagai berikut:
a.Keberadaan infrastruktur perhubungan (jalan, jembatan dan penyeberangan sungai/danau/laut serta perhubungan udara) di lingkungan kabupatedkota 1) Memadai, dalam arti tersedianya infrastruktur perhubungan tersedia dengan kuantitas dan kualitas baik (hotmix, cor beton dan mulus). 2) Cukup memadai, dalam arti tersedianya infrastruktur perhubungan yang tersedia secara kuantitas cukup, namun kurang baik secara kualitas atau sebaliknya (panjang jalan, ketersediaan jembatan dan penyeberangan memenuhi kebutuhan, namun tingkat kenyamanan dan keamanan belum terjamin). 3) Kurang memadai, dalam arti tersedianya infrastruktur perhubungan yang tersedia baik dari segi kuantitas maupun kualitas masih perlu ditingkatkan (ketersediaan infrastruktur belum sesuai dengan kebutuhan dan kualitasnya masih jauh dari memadai).
b.Keberadaan penerangan di lingkungan kabupatedkota 1) Memadai, dalam arti tersedianya penerangan jalan umum secara merata baik di kota atau ibukota kabupaten, kecamatan, dan desa. 2 ) Cukup memadai, dalam arti tersedianya penerangan jalan umum secara merata pada kota atau ibukota kabupaten tetapi tidak merata pada kecamatan dan desa. 3) Kurang memadai, dalam arti penerangan jalan umum hanya terdapat pada tempat- tempat tertentu di kota atau ibukota kabupaten.
c.Penyediaan fasilitas air minum di lingkungan kabupatedkota 1) Memadai, dalam arti penyediaan instalasi air minum dengan kualitas memadai sudah menjangkau ibukota kabupatedkota, dan kecamatan serta dcsa. 2) Cukup memadai, dalam arti penyediaen instalasi air minum hanya menjangkau ibukota kabupatedkota, dan kecamatan, namun kualitasnya masih perlu ditingkatkan. 3) Kurang memadai, dalam arti penyediaan instalasi air minum hanya menjangkau sebahagian kecil ibukota kabupatedkota, dan kualitasnya masih jauh dari harapan masyarakat serta tidak tersedia secara kontinue.
d.Penyediaan sarana transportasi dan kelengkapannya 1) Memadai, dalam arti tersedianya ijin trayek dari ibukota kabupatedkota sampai kecamatan dan desa dan adanya terminal dengan fasilitas umum dan terpelihara secara baik. 2) Cukup memadai, dalam arti tersedianya ijin trayek hanya untuk angkutan umum antar kabupatenlkota dan adanya terminal yang bersih dan terpelihara. 3) Kurang memadai, dalam arti ijin trayek hanya diberikan kepada angkutan umum dari kecamatan ke ibukota kabupatenlkota dan belum tersedia terminal yang permanen.
e.Penyediaan sarana pendidikan 1) Memadai, dalam arti tersedianya sarana pendidikan sesuai dengan jenis pendidikan dan jumlah siswa. 2) Cukup memadai, dalam arti sarana pendidikan belum sepenuhnya terpenuhi sesuai dengan jenis pendidikan dan jumlah siswa, sehingga diperlukan pengaturan jadual kegiatan belajar mengajar. 3) Kurang memadai, dalam arti perbandingan antara jenis pendidikan yang diperlukan dan jumlah siswa yang ada sangat tidak sebanding disebabkan kurangnya sarana pendidikan, sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar. ~\bualla11 hu LCL. 2) Cukup memadai, dalam arti terdapat taman dan fasilitas umum yang terawat baik di lokasi keramaian tertentu, sehingga menambah keindahan kota. 3) Kurang memadai, dalam arti keberadaan taman'kurang tertata dengan baik dan fasilitas umum kurang terawat, sehingga tidak memberikan nilai tambah bahkan dapat mengurangi keindahan kota.
h.Penyediaan papan layanan informasi masyarakat 1 ) Memadai, dalam arti tersedianya papan layanan informasi masyarakat pada berbagai tempat strategis sehingga sangat mudah diketahui masyarakat. 2) Cukup memadai, dalam arti tersedianya papan layanan informasi masyarakat hanya pada beberapa tempat tertentu, sehingga kurang diketahui masyarakat. 3 ) Kurang memadai, dalam arti penyediaan papan layanan informasi masyarakat dari . segi jumlah sangat terbatas, dan penempatannya tidak mudah diketahui masyarakat.
3.Pendapat pemuka masyarakat terhadap kinerja BupatiIWalikota, terdiri dari indikator penilaian sebagai berikut:
a.Dukungan pemuka masyarakat terhadap pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh bupaiilwalikota 1 ) Mendapat dukungan penuh, dalam arti masyarakat dapat menerima sepenuhnya kebijakan dan program kegiatan yang digariskan oleh ~ e m ~ i n ~ ~ h & & a n ~ ~ ~ ~ f i ; ~ . . - , ..- -- -- -.-.."J L,, U i \ U L q \ ,-..I.. uaP besar kebijakan dan program kegiatan yang digariskan oleh pemerintah kabupatenlkota. 3) Kurang mendapat dukungan, dalam arti masyarakat menolakJtidak mendukung sebahagian besar kebijakan dan program kegiatan yang digariskan oleh pemerintah kabupatedkota.
b.Pendapat pemuka.masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik 1) Baik, dalam arti penyelenggaraan pelayanan publik oleh pemerintah kabupatedkota sudah sesuai dengan harapan masyarakat. 2) Cukup baik, dalam arti penyelenggaraan pelayanan publik oleh pemerintah kabupatedkota belum sepenuhnya sesuai dengan tuntutan masyarakat. 3) Kurang baik, dalam arti penyelenggaraan pelayanan publik oleh pemerintah kabupatedkota masih banyak yang belum sesuai dengan tuntutan dan harapan masyarakat.