10.1.1.(b) Persentase Penduduk Yang Hidup di Bawah Garis Kemiskinan Nasional, Menurut Status Disabilitas Indonesia 2015 - 2025
Visualisasi
Keterangan
Indikator ini mengukur persentase penduduk dengan disabilitas yang hidup di bawah garis kemiskinan nasional di Indonesia, dinyatakan dalam satuan persen. Data mencakup periode 2015 hingga 2025, dengan catatan khusus untuk provinsi Kalimantan Utara dan Papua yang mengalami pemekaran wilayah.
Pada tahun 2015, angka kemiskinan mencapai 8,29%, kemudian menurun hingga titik terendah 6,69% pada 2019. Namun, pandemi menyebabkan kenaikan menjadi 7,89% pada 2021, sebelum kembali menurun menjadi 6,73% pada 2025. Secara keseluruhan, terjadi penurunan absolut sebesar 1,56 poin persentase atau 18,82% selama periode tersebut.
Penurunan ini menunjukkan perbaikan kondisi ekonomi bagi penduduk disabilitas, meskipun terdapat guncangan akibat pandemi. Tren jangka panjang yang menurun mengindikasikan efektivitas kebijakan pengentasan kemiskinan, namun perlu dipantau kesenjangan antarprovinsi dan dampak pemekaran daerah.