5. Laju Implisit PDB Menurut Pengeluaran Indonesia 2015 - 2025
Visualisasi
Keterangan
Laju implisit PDB menurut pengeluaran mencerminkan perubahan harga dari sisi pengeluaran (konsumsi, investasi, ekspor-impor) dalam persen. Data ini menggunakan harga konstan 2010 sebagai basis, dengan satuan persen, mencakup periode 2015 hingga 2025.
Pada 2015, laju implisit tercatat negatif (-0,05%), lalu meningkat ke 0,99% pada 2016 dan terus naik hingga puncak 1,56% pada 2022. Setelah itu, tren menurun ke 1,27% (2023), 1,13% (2024), dan diperkirakan kembali ke 0,8% pada 2025. Perubahan absolut dari awal ke akhir periode adalah +0,85 poin persen, dengan nilai terendah di 2015 dan tertinggi di 2022.
Fluktuasi ini menunjukkan tekanan harga yang sempat menguat pasca-pandemi (2021-2022) namun mulai mereda. Penurunan terakhir dari 2024 ke 2025 sebesar -0,33 poin persen mengindikasikan potensi perlambatan inflasi dari sisi pengeluaran, sejalan dengan kebijakan stabilisasi harga.