6. Sumber Pertumbuhan Q to Q PDB Triwulanan Menurut Pengeluaran Indonesia 2015 - 2025
Visualisasi
Keterangan
Indikator ini mengukur sumber pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia secara triwulanan berdasarkan pendekatan pengeluaran, dengan satuan persen. Data mencakup periode 2015 hingga 2025, di mana angka 2024 merupakan angka sementara dan 2025 sangat sementara dari BPS.
Pertumbuhan kuartal ke kuartal (q-to-q) bergerak fluktuatif, dari 0,08% pada 2015, sempat turun ke 0,03% pada 2019, lalu anjlok ke -1,09% pada 2020. Setelah itu, terjadi pemulihan bertahap: -0,31% pada 2021, naik ke 0,10% pada 2022, 0,12% pada 2023, dan mencapai puncak 0,34% pada 2024, sebelum sedikit turun ke 0,32% pada 2025.
Kontraksi terdalam pada 2020 mencerminkan dampak pandemi terhadap aktivitas ekonomi, sementara pemulihan sejak 2022 menunjukkan resiliensi konsumsi dan investasi. Meski sempat turun tipis pada 2025, tren jangka panjang menunjukkan perbaikan dibandingkan awal periode, dengan pertumbuhan relatif naik 300% dari 2015.