8. Sumber Pertumbuhan C to C PDB Triwulanan Menurut Pengeluaran Indonesia 2015 - 2025
Visualisasi
Keterangan
Indikator ini mengukur sumber pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) triwulanan dari sisi pengeluaran, khususnya komponen Konsumsi Rumah Tangga (C to C), dalam satuan persen. Data bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dengan basis Seri 2010, mencakup periode 2015 hingga 2025, di mana angka 2024 merupakan angka sementara dan 2025 sangat sementara.
Sepanjang 2015–2019, kontribusi C to C bergerak tipis dari 0,08% menjadi 0,03%, menunjukkan perlambatan. Pada 2020, kontribusi anjlok ke -1,09% akibat pandemi, lalu membaik ke -0,31% pada 2021. Setelah itu, terjadi pemulihan kuat: 0,10% (2022), 0,12% (2023), dan mencapai puncak 0,34% pada 2024, sebelum sedikit turun ke 0,32% pada 2025.
Pola data menunjukkan resiliensi konsumsi rumah tangga pasca-krisis, dengan pemulihan yang konsisten sejak 2022. Meski terjadi penurunan tipis pada 2025, kontribusi tetap jauh di atas level pra-pandemi, mengindikasikan daya beli masyarakat yang relatif terjaga. Fluktuasi tajam pada 2020–2021 menegaskan sensitivitas indikator ini terhadap guncangan ekonomi eksternal.