Inflasi Harga Impor (2023=100) q-to-q Indonesia 2016 - 2025
Visualisasi
Keterangan
Inflasi harga impor mengukur perubahan harga barang-barang yang dibeli dari luar negeri, dengan satuan persen dan basis tahun 2023=100. Data ini mencerminkan tekanan biaya impor yang memengaruhi daya beli dan neraca perdagangan Indonesia.
Sepanjang 2016 hingga 2025, inflasi harga impor bergerak fluktuatif, dari 5,03% di 2016 ke puncak 5,31% di 2022, lalu turun ke 5,11% di 2025. Titik terendah terjadi di 2020 sebesar -2,07%, menandai deflasi akibat pandemi global.
Perubahan absolut dari 2016 ke 2025 hanya +0,08%, menunjukkan stabilitas jangka panjang. Namun, lonjakan di 2022 mengindikasikan kerentanan terhadap guncangan global, sementara penurunan di 2020 mencerminkan pelemahan permintaan internasional.