DataPie Chart

PDRB Triwulanan Atas Dasar Harga Konstan (2010=100) Menurut Lapangan Usaha di Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia

Diperbarui

Sektor tersier dominan, sekunder terendah dalam PDRB

Sumber: BPS · Satuan: Milyar Rupiah

Cakupan: Indonesia

Update BPS: 2026-03-06

Visualisasi

  • Sektor Primer
  • Sektor Sekunder
  • Sektor Tersier
  • PDRB
Klik titik atau batang untuk melihat nilaiPie Chart

Keterangan

PDRB triwulanan atas dasar harga konstan (2010=100) mengukur nilai tambah bruto seluruh lapangan usaha di kabupaten/kota Indonesia, dinyatakan dalam miliar rupiah. Data ini mencakup tiga sektor utama: primer, sekunder, dan tersier.

Pada periode ini, sektor tersier mencatat nilai tertinggi sebesar 240,5 miliar rupiah, diikuti sektor primer 172,23 miliar rupiah, dan sektor sekunder terendah 44,81 miliar rupiah. Total PDRB mencapai 457,54 miliar rupiah, dengan perubahan absolut dari sektor primer ke PDRB sebesar +285,3 miliar rupiah atau naik 165,66 persen.

Dominasi sektor tersier mengindikasikan perekonomian daerah bertumpu pada jasa dan perdagangan, sementara sektor sekunder yang kecil menunjukkan industri pengolahan masih terbatas. Kenaikan signifikan dari sektor primer ke total PDRB menegaskan kontribusi besar sektor tersier dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.