d.Penomoran ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
d.Penomoran Nomor Memorandum secara berurutan terdiri dari: a) huruf M, singkatan dari kata Memorandum; b) tanda hubung (-) yang merupakan penghubung antara huruf M dan nomor Memorandum; c) Nomor, yang dibuat berdasarkan nomor urut dalam satu tahun takwin/kalender, untuk nomor 1 s.d. 9 diawali dengan angka 0 (nol); d) garis miring (/); e) kode jabatan/instansi yang mengeluarkan Memorandum; f) kode klasifikasi arsip; g) garis miring (/); h) bulan (dalam angka Arab) untuk nomor 1 s.d. 9 diawali dengan angka 0 (nol); i) garis miring (/); dan j) tahun (ditulis lengkap). Contoh 1 : Memorandum yang ditandatangani oleh Menteri Nomor: M-23/MPP-PA/KKA/09/2014 M : Singkatan dari Memorandum 23 : Nomor urut Memorandum dalam satu tahun takwin/kalender MPP-PA : Kode jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak KKA : Kode klasifikasi arsip 09 : Bulan ke-9 (September) 2014 : Tahun 2014 Contoh 2 : Memorandum yang ditandatangani oleh Sekretaris Kementerian Nomor: M-22/Sesmen/KKA/10/2014 M : Singkatan dari Memorandum 22 : Nomor urut Memorandum dalam satu tahun takwin/kalender Sesmen : Kode jabatan Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak KKA : Kode klasifikasi arsip 09 : Bulan ke-9 (September) 2014 : Tahun 2014 e) Hal-Hal ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK e) Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan 1) Dalam hal Memorandum lebih dari satu halaman, kop naskah dinas hanya digunakan pada halaman pertama. 2) Memorandum tidak dibubuhi cap dinas. f) Format Memorandum dapat dilihat pada Contoh 9A dan 9B. CONTOH 9A FORMAT MEMORANDUM MENTERI MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK MEMORANDUM Nomor: M- /MPP-PA/06/2014 Yth. : ............................................................................................... Dari : Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hal : ............................................................................................... Tanggal : 16 Juni 2014 ................................................................................................................................ ...................................................................................... . ................................................................................................................................ ...................................................................................................................................................... ...................................................................................................................................................... ...................................................................................... . ................................................................................................................................ ..................................................................................... . Tanda Tangan Nama Lengkap Tanpa Gelar (huruf awal kapital) CONTOH 9B ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK CONTOH 9B FORMAT MEMORANDUM SEKRETARIS KEMENTERIAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK MEMORANDUM Nomor: M- /Sesmen/06/2014 Yth. : ........................................................................................................................ Dari : Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hal : ........................................................................................................................ Tanggal : 16 Juni 2014 ................................................................................................................................ ...................................................................................... . ................................................................................................................................ ...................................................................................................................................................... ...................................................................................................................................................... ...................................................................................... . ................................................................................................................................ ..................................................................................... . Tanda Tangan Nama Lengkap Tanpa Gelar (huruf awal kapital) Tembusan:
1.Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
2..........................................................
3..........................................................
3.Nota ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
3.Nota Dinas
a.Pengertian Nota Dinas adalah bentuk naskah dinas korespondensi intern dalam melaksanakan tugas dan fungsinya guna menyampaikan laporan, pemberitahuan, pernyataan, permintaan, atau penyampaian kepada pejabat lain di lingkungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Nota Dinas memuat hal yang bersifat rutin, berupa catatan ringkas yang tidak memerlukan penjelasan yang panjang, dan dapat langsung dijawab dengan disposisi oleh pejabat yang dituju. Nota Dinas biasanya berisi komunikasi kedinasan antar pejabat atau dari atasan kepada bawahan atau dari bawahan kepada atasan.
b.Wewenang Pembuatan dan Penandatanganan Pejabat yang berwenang membuat dan menandatangani Nota Dinas adalah pejabat Eselon IV sampai dengan pejabat Eselon I sesuai dengan lingkup tugas, wewenang, dan tanggung jawab masing- masing.
c.Susunan 1) Kepala Bagian kepala Nota Dinas terdiri dari: a) kop naskah dinas; Nota Dinas menggunakan kop naskah dinas yang berisi logo dan nama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. b) kata Nota Dinas, diketik dengan huruf kapital, dan ditebalkan dengan ukuran huruf lebih besar dari ukuran huruf isi Nota Dinas dan diletakkan secara simetris; c) Nomor, diketik dengan huruf awal kapital diletakkan di bawah kata Nota Dinas; dan d) kata Yth, Dari, Hal, Tanggal, ditulis dengan huruf awal kapital, diikuti dengan tanda baca titik dua dan diberi garis penutup mulai dari margin kiri sampai dengan margin kanan. 2) Batang Tubuh Batang tubuh Nota Dinas terdiri dari alinea pembuka, alinea isi, dan alinea penutup yang singkat, padat, dan jelas. 3) Kaki Bagian kaki Nota Dinas terdiri dari ruang tanda tangan dan nama pejabat serta tembusan jika diperlukan. 4) Penomoran ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK 4) Penomoran Nomor Nota Dinas secara berurutan terdiri dari: a) huruf ND, singkatan dari kata Nota Dinas; b) tanda hubung (-) yang merupakan penghubung antara huruf ND dan nomor Nota Dinas; c) Nomor, yang dibuat berdasarkan nomor urut dalam satu tahun takwin/kalender, untuk nomor 1 s.d. 9 diawali dengan angka 0 (nol); d) garis miring (/); e) kode jabatan/instansi yang mengeluarkan Nota Dinas; f) kode klasifikasi arsip; g) garis miring (/); h) bulan (dalam angka Arab) untuk nomor 1 s.d. 9 diawali dengan angka 0 (nol); i) garis miring (/); dan j) tahun (ditulis lengkap). Contoh 1) : Nota Dinas yang ditandatangani oleh Sekretaris Kementerian Nomor : ND-23/Sesmen/KKA/09/2014 ND : Singkatan dari Nota Dinas 23 : Nomor urut Nota Dinas dalam satu tahun takwin/kalender Sesmen : Kode jabatan Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak KKA : Kode Klasifikasi Arsip 09 : Bulan ke-9 (September) 2014 : Tahun 2014 Contoh 2) : Nota Dinas yang ditandatangani oleh Kepala Biro Umum Nomor : ND-22/Karoum/KKA/10/2014 ND : Singkatan dari Nota Dinas 22 : Nomor urut Nota Dinas dalam satu tahun takwin/kalender Karoum : Kode jabatan Kepala Biro Umum Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak KKA : Kode Klasifikasi Arsip 09 : Bulan ke-9 (September) 2014 : Tahun 2014 d) Hal-Hal ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK d) Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan 1) Dalam hal Nota Dinas lebih dari satu halaman, kop naskah dinas hanya digunakan pada halaman pertama. 2) Nota Dinas tidak dibubuhi cap dinas. e) Format Nota Dinas dapat dilihat pada Contoh 10. CONTOH 10 ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK CONTOH 10 FORMAT NOTA DINAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK NOTA DINAS Nomor: ND- /Sesmen/KKA/06/2014 Yth. : Kepala Biro Perencanaan Dari : Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hal : ........................................................................................................................ Tanggal : 16 Juni 2014 ................................................................................................................................ ...................................................................................... . ................................................................................................................................ ...................................................................................................................................................... ...................................................................................................................................................... ...................................................................................... . ................................................................................................................................ ..................................................................................... . Tanda Tangan Nama Lengkap Tanpa Gelar (huruf awal kapital) Tembusan:
1.Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
2..........................................................
3.......................................................... C. Naskah ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK C. Naskah Dinas Pemberitahuan Naskah Dinas Pemberitahuan adalah naskah dinas yang berisi keterangan mengenai hal atau seseorang, pengumuman, dan undangan untuk menghadiri acara kedinasan/acara kenegaraan/acara resmi tertentu. Naskah Dinas Pemberitahuan terdiri dari Surat Undangan, Surat Keterangan, dan Pengumuman.
1.Surat Undangan
a.Pengertian Surat Undangan adalah surat dinas yang memuat undangan kepada pejabat/pegawai baik di lingkungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, maupun pihak lain di luar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk menghadiri suatu acara kedinasan tertentu, seperti rapat, upacara, dan pertemuan.
b.Kewenangan Pejabat yang berwenang menandatangani Surat Undangan adalah Menteri atau pejabat sesuai dengan tugas, fungsi, wewenang, dan tanggung jawabnya.
c.Susunan 1) Kepala Ketentuan pembuatan bagian kepala Surat Undangan sama dengan format Surat Dinas, termasuk penggunaan kop naskah dinasnya. 2) Batang Tubuh Bagian batang tubuh Surat Undangan terdiri dari: a) alinea pembuka; b) alinea isi, yang meliputi hari, tanggal, waktu, tempat, dan acara; dan c) alinea penutup. 3) Kaki Bagian kaki Surat Undangan terdiri atas: a) nama jabatan, yang ditulis dengan huruf awal kapital, diakhiri tanda baca koma; b) ruang tanda tangan; c) nama lengkap pejabat yang menandatangani surat undangan ditulis dengan huruf awal kapital tanpa mencantumkan gelar; d) stempel/cap dinas, yang digunakan sesuai dengan ketentuan; dan e) tembusan ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK e) tembusan, yang memuat nama jabatan pejabat penerima surat, jika lebih dari satu ditulis berurutan dengan angka Arab tanpa diakhiri tanda baca.
d.Penomoran Tata cara penomoran Surat Undangan sama dengan penomoran dan pendistribusian untuk Surat Dinas.
e.Hal yang Perlu Diperhatikan 1) Tingkat pengamanan Surat Undangan ditentukan oleh tingkat pengamanan dari suatu kegiatan/acara yang akan dilaksanakan; misalnya, kegiatan untuk membahas rencana pengamanan seorang Kepala Negara yang berkunjung ke Indonesia, maka Surat Undangan bersifat Sangat Rahasia/Rahasia. 2) Apabila alamat yang dituju pada undangan cukup banyak, maka dapat dibuat dalam daftar tersendiri sebagai lampiran Surat Undangan. Dalam hal ini, Surat Undangan, hendaknya diperbanyak/difotokopi sesuai jumlah undangan dan dibubuhi cap dinas asli. 3) Fotokopi Surat Undangan sebagaimana dimaksud pada angka 2 tanpa menggunakan kop naskah dinas asli. 4) Surat Undangan untuk keperluan tertentu dapat berbentuk kartu.
f.Format Surat Undangan Format Surat Undangan berikut lampirannya dapat dilihat pada Contoh 11A, 11B, 11C, dan 11D. CONTOH 11A ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK CONTOH 11A FORMAT SURAT UNDANGAN YANG DITANDATANGANI MENTERI (Dibuat Oleh Deputi II) MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK Nomor : B- …/MPPPA/D-II/KKA/02/2014 2 Februari 2014 Sifat : Biasa Lampiran : Dua Berkas Hal : ................................. Yth. .......................................... Jln. ........................................... .................................................. ...................................................... (alinea pembuka) ............................................................. ................................................................................................................................. pada: Hari, tanggal : .............., ... Februari 2014 Waktu : Pukul ... s.d. ... WIB Tempat : ........................................... Acara : ........................................... ...................................................... (alinea penutup) ............................................................. ......................................................................................................................................... . Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Tanda Tangan dan Cap Jabatan Nama Lengkap Tanpa Gelar (huruf awal kapital) Jalan Merdeka Barat Nomor 15, Telepon (021) 3842638, 3805563 ext.153 Faksimile (021) 3805562 Jakarta 10110 CONTOH 11B ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK CONTOH 11B FORMAT SURAT UNDANGAN YANG DITANDATANGANI SEKRETARIS KEMENTERIAN (Dibuat Oleh Deputi II) KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK JALAN MEDAN MERDEKA BARAT NOMOR 15 JAKARTA 10110 TELEPON (021) 3842638, 3805563. FAKSIMILE (021) 3805562, 3805559 www.kemenpppa.go.id Nomor : B- …/Sesmen/D-II/KKA/02/2014 2 Februari 2014 Sifat : Biasa Lampiran : Dua Berkas Hal : .............................. Yth. .......................................... Jln. ........................................... .................................................. ...................................................... (alinea pembuka) ............................................................. ................................................................................................................................. pada: Hari, tanggal : .............., ... Februari 2014 Waktu : Pukul ... s.d. ... WIB Tempat : ........................................... Acara : ........................................... ...................................................... (alinea penutup) ............................................................. ......................................................................................................................................... . Sekretaris Kementerian, Tanda Tangan dan Cap Jabatan Nama Lengkap Tanpa Gelar (huruf awal kapital) Tembusan:
1.......................................
2.......................................
3....................................... CONTOH 11C ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK CONTOH 11C FORMAT LAMPIRAN SURAT UNDANGAN Lampiran Surat Undangan Sekretaris Kementerian PPPA Nomor …………………………….. Tanggal …………………………… DAFTAR PEJABAT/PEGAWAI YANG DIUNDANG
1.................................................................................................................................................. ;
2.................................................................................................................................................. ;
3.................................................................................................................................................. ;
4.................................................................................................................................................. ;
5.................................................................................................................................................. ;
6.................................................................................................................................................. ;
7.................................................................................................................................................. ;
8.................................................................................................................................................. ;
9.................................................................................................................................................. ;
10.................................................................................................................................................. ;
11.................................................................................................................................................. ;
12.................................................................................................................................................. ;
13.................................................................................................................................................. ;
14.................................................................................................................................................. ;
15.................................................................................................................................................. ; Sekretaris Kementerian, (tanda tangan dan cap dinas) Nama Lengkap Tanpa Gelar (huruf awal kapital) CONTOH 11D … JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK CONTOH 11D FORMAT KARTU UNDANGAN MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK Mengharapkan dengan hormat kehadiran Bapak/Ibu/Saudara dalam acara .............................................................................................. .............................................................................................. .............................................................................................. pada hari .........../(tanggal-bulan-tahun) ................, pukul ................ WIB bertempat di ............................ * Harap hadir 30 menit sebelum acara dimulai dan undangan dibawa * Konfirmasi: ........................... Pakaian : Laki-laki : ................ Perempuan : ................ TNI/Polri : ................
2.Surat ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
2.Surat Keterangan
a.Pengertian Surat Keterangan adalah naskah dinas yang berisi informasi mengenai hal atau seseorang untuk kepentingan kedinasan.
b.Wewenang Pembuatan dan Penandatanganan Surat Keterangan dibuat dan ditandatangani oleh pejabat struktural atau pejabat lain sesuai dengan tugas, wewenang, dan tanggung jawabnya.
c.Susunan
1.Kepala Bagian kepala Surat Keterangan terdiri dari: a) Surat Keterangan yang ditandatangani oleh Menteri menggunakan kop naskah dinas yang berisi Lambang Negara, nama jabatan Menteri dan alamat; b) Surat Keterangan yang ditandatangani oleh pejabat di lingkungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggunakan kop naskah dinas yang berisi logo, nama instansi dan alamat ditulis dengan huruf kapital secara simetris; c) Tulisan “Surat Keterangan” diletakkan simetris di bawah kop naskah dinas, diketik dengan huruf kapital dan ditebalkan dengan ukuran huruf yang lebih besar dari ukuran huruf isi Surat Keterangan; dan d) “Nomor” Surat Keterangan diketik dengan huruf awal kapital dan diletakkan di bawah kata Surat Keterangan. 2) Batang Tubuh Batang Tubuh Surat Keterangan terdiri dari: a) Paragraf pertama memuat nama, NIP/NRP, dan jabatan dari pejabat yang menandatangani Surat Keterangan diikuti dengan kata-kata dengan ini menerangkan bahwa, kemudian data mengenai seseorang atau barang yang diterangkan; dan b) Paragraf berikutnya memuat maksud dikeluarkannya Surat Keterangan. 3) Kaki Bagian kaki Surat Keterangan memuat keterangan tempat, tanggal, bulan, tahun, nama jabatan, tanda tangan, dan nama pejabat yang membuat Surat Keterangan tersebut. Posisi bagian kaki terletak pada bagian kanan bawah Surat Keterangan.
d.Penomoran ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
d.Penomoran dan Distribusi 1) Pemberian nomor Surat Keterangan dilakukan secara berurutan dalam tahun takwin/kelender. Untuk nomor 1 s.d. 9 diawali dengan angka 0 (nol). 2) Surat Keterangan didistribusikan kepada pihak yang berkepentingan, pihak lain yang memerlukan, dan atasan dari pejabat yang menandatangani Surat Keterangan tersebut.
e.Format Surat Keterangan Format Surat Keterangan dapat dilihat pada Contoh 12. CONTOH 12 ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK CONTOH 12 FORMAT SURAT KETERANGAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK JALAN MEDAN MERDEKA BARAT NOMOR 15 JAKARTA 10110 TELEPON (021) 3842638, 3805563. FAKSIMILE (021) 3805562, 3805559 www.kemenpppa.go.id SURAT KETERANGAN NOMOR S.Ket. .../ Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : ........................................................................................................ NIP : ........................................................................................................ Jabatan : ........................................................................................................ Dengan ini menerangkan bahwa: Nama : ....................................................................................................... NIP : ....................................................................................................... Pangkat/golongan : ............................................... / .................................................... Jabatan : ....................................................................................................... dan seterusnya ............................................................................................................................................... .................................................................................................................... . ............................................................................................................................................... ...................................................................................................................................................... ................................................................................................................... . ............................................................................................................ . Jakarta, ………………............ Pejabat Pembuat Keterangan, Tanda Tangan dan Cap Dinas Nama Lengkap
3.Pengumuman ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
3.Pengumuman
a.Pengertian Pengumuman adalah naskah dinas yang memuat pemberitahuan yang ditujukan kepada semua atau sebagian pejabat dan pegawai dalam lingkungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau pihak lain di luar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
b.Wewenang Pembuatan dan Penandatanganan Pengumuman dibuat dan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang, serendah-rendahnya Eselon II atau pejabat lain yang diberi pelimpahan wewenang oleh Menteri.
c.Susunan 1) Kepala Bagian kepala Pengumuman terdiri dari: a) Pengumuman yang ditandatangani oleh Menteri menggunakan kop naskah dinas Lambang Negara, nama jabatan dan alamat; b) Pengumuman yang ditandatangani oleh pejabat di lingkungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggunakan kop naskah dinas yang berisi logo dan nama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, ditulis dengan huruf kapital secara simetris; c) tulisan ”Pengumuman” dicantumkan di bawah kop naskah dinas, ditulis dengan huruf kapital secara simetris; d) ”Nomor” Pengumuman diketik dengan huruf awal kapital diletakkan secara simetris di bawah kata Pengumuman tanpa mencantumkan kode klasifikasi arsip; e) kata ”tentang”, diketik dengan huruf kapital dan ditebalkan diletakkan secara simetris di bawah kata Pengumuman; dan f) rumusan judul pengumuman, diketik dengan huruf kapital dan ditebalkan diletakkan secara simetris di bawah kata ”tentang”. 2) Batang ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK 2) Batang Tubuh Batang tubuh Pengumuman hendaknya memuat: a) alasan tentang perlunya dibuat Pengumuman; b) peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar pembuatan Pengumuman; dan c) pemberitahuan tentang hal tertentu yang dianggap penting untuk diumumkan. 3) Kaki Bagian kaki Pengumuman terdiri dari: a) tempat dan tanggal dikeluarkannya Pengumuman; b) nama jabatan pejabat yang mengeluarkan Pengumuman, yang ditulis dengan huruf awal kapital, diakhiri dengan tanda baca koma (,); c) ruang tanda tangan; d) nama lengkap pejabat yang menandatangani, diketik dengan huruf awal kapital tanpa gelar; dan e) cap dinas.
d.Distribusi 1) Mengingat Pengumuman memuat pemberitahuan yang bersifat umum, maka distribusinya dilakukan secara luas agar seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengetahui. 2) Pengumuman dapat pula diunggah di situs Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sepanjang berkaitan dengan pihak lain di luar Kementerian.
e.Hal yang Perlu Diperhatikan 1) Pengumuman tidak memuat alamat, kecuali yang ditujukan kepada kelompok/golongan tertentu. 2) Pengumuman bersifat menyampaikan informasi, tidak memuat cara pelaksanaan teknis suatu peraturan.
f.Format Pengumuman Format Pengumuman dapat dilihat pada Contoh 13. CONTOH 13 … JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK CONTOH 13 FORMAT PENGUMUMAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK JALAN MEDAN MERDEKA BARAT NOMOR 15 JAKARTA 10110 TELEPON (021) 3842638, 3805563. FAKSIMILE (021) 3805562, 3805559 www.kemenpppa.go.id PENGUMUMAN Nomor : P ... /.../../... TENTANG .............................................. ............................................................................................................................. .... ...................................................................................... .
1................................................................................................................................ .. ................................................................................. .
2.................................................................................................................................. ................................................................................. .
3.................................................................................................................................. ................................................................................. . ................................................................................. . Dikeluarkan di Jakarta pada tanggal ...................... Xxxxxxx Xxxxxxxx Xxxxxxxxx, Tanda Tangan dan Cap Dinas Nama Lengkap D. Naskah ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK D. Naskah Dinas Khusus Naskah dinas khusus adalah naskah dinas yang berisi pemberian wewenang kepada pihak tertentu dan kesepakatan bersama tentang suatu obyek antara dua pihak atau lebih. Naskah Dinas Khusus terdiri dari Surat Kuasa dan Surat Perjanjian.
1.Surat Kuasa
a.Pengertian Surat Kuasa adalah naskah dinas yang berisi pemberian wewenang kepada badan hukum/kelompok orang/perseorangan atau pihak lain dengan atas namanya untuk melakukan suatu tindakan tertentu dalam rangka kedinasan.
b.Kewenangan Pembuatan dan Penandatanganan Pejabat yang berwenang memberikan kuasa adalah Menteri, dan pejabat di lingkungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sesuai tugas dan fungsinya.
c.Susunan 1) Kepala Bagian kepala Surat Kuasa terdiri dari: a) ketentuan pembuatan bagian kepala Surat Undangan sama dengan format Surat Dinas, termasuk penggunaan kop naskah dinasnya; b) tulisan “Surat Kuasa” diletakkan simetris di bawah kop naskah dinas, diketik dengan huruf kapital dan ditebalkan dengan ukuran huruf yang lebih besar dari ukuran huruf isi Surat Kuasa; dan c) “Nomor” Surat Kuasa diketik dengan huruf awal kapital dan ditebalkan serta diletakkan di bawah kata Surat Kuasa. 2) Batang tubuh Bagian batang tubuh Surat Kuasa memuat materi yang dikuasakan. 3) Kaki Bagian kaki Surat Kuasa memuat keterangan tempat, tanggal, bulan, dan tahun pembuatan serta nama dan tanda tangan para pihak yang berkepentingan, dan dibubuhi meterai sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Khusus untuk Surat Kuasa dalam bahasa Inggris tidak menggunakan meterai.
d.Format Surat Kuasa Format Surat Kuasa dapat dilihat pada Contoh 14A, 14B, dan 14C. CONTOH 14A ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK CONTOH 14A FORMAT SURAT KUASA YANG DITANDATANGANI MENTERI MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK SURAT KUASA Nomor: .../MPPPA/04/2014 Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : ................................................................................ Jabatan : Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Alamat : ................................................................................ Memberi kuasa kepada: Nama : ................................................................................ Jabatan : ................................................................................ Alamat : ................................................................................ Untuk....................................................................................................................... ...................................................................................................... . ................................................................................................................................. ............................................................................................................................. ........ dan seterusnya. Surat Kuasa ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Jakarta, 7 April 2014 Penerima Kuasa, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, tanda tangan Meterai dan tanda tangan Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx NIP. ............................ CONTOH 14B ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK CONTOH 14B FORMAT SURAT KUASA YANG DITANDATANGANI SEKRETARIS KEMENTERIAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK JALAN MEDAN MERDEKA BARAT NOMOR 15 JAKARTA 10110 TELEPON (021) 3842638, 3805563. FAKSIMILE (021) 3805562, 3805559 www.kemenpppa.go.id SURAT KUASA Nomor: .../Ses/04/2014 Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : ................................................................................ Jabatan : Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Alamat : ................................................................................ Memberi kuasa kepada: Nama : ................................................................................ Jabatan : ................................................................................ Alamat : ................................................................................ Untuk....................................................................................................................... ...................................................................................................... . ................................................................................................................................. ............................................................................................................................. ........ dan seterusnya. Surat Kuasa ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Jakarta, 7 April 2014 Penerima Kuasa, Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, tanda tangan Meterai dan tanda tangan Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx NIP. ............................ CONTOH 14C ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK CONTOH 14C FORMAT SURAT KUASA YANG DITANDATANGANI DEPUTI KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK JALAN MEDAN MERDEKA BARAT NOMOR 15 JAKARTA 10110 TELEPON (021) 3842638, 3805563. FAKSIMILE (021) 3805562, 3805559 www.kemenpppa.go.id SURAT KUASA Nomor: .../D.IV/04/2014 Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : ................................................................................ Jabatan : Deputi Bidang Perlindungan Anak Alamat : ................................................................................ Memberi kuasa kepada: Nama : ................................................................................ Jabatan : ................................................................................ Alamat : ................................................................................ Untuk...................................................................................................................... ....................................................................................................... . ................................................................................................................................ ............................................................................................................................. ........ dan seterusnya. Surat Kuasa ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Jakarta, 7 April 2014 Penerima Kuasa, Deputi Bidang Perlindungan Anak, tanda tangan Meterai dan tanda tangan Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx NIP. ............................
2.Kesepakatan ... JDIH KEMENPPPA MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
2.Kesepakatan Bersama (Memorandum of Understanding/MoU)
a.Pengertian Kesepakatan Bersama adalah komitmen bersama antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan kementerian/lembaga terkait atau dengan lembaga masyarakat antara lain untuk membangun komitmen dan menyelesaikan suatu masalah yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
b.Wewenang Pembuatan dan Penandatangan Pejabat yang berwenang membuat dan menandatangani Kesepakatan Bersama adalah: 1) Menteri; atau 2) Pejabat Eselon I.
c.Susunan 1) Kepala Bagian kepala Kesepakatan Bersama terdiri dari unsur berikut: a) kop Naskah Dinas;