Peraturan Menteri m1 mulai berlaku pada tanggal diundangkan. www.jdih.kemenkeu.go.id Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. Diundangkan di Jakarta pada tanggal 6 April 2020 Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 6 April 2020 MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd. SRI MULYANI INDRAWATI DIREKTUR JENDERAL PERATURANPERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA ttd. WIDODO EKATJAHJANA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2020 NOMOR 335 www.jdih.kemenkeu.go.id LAMPIRAN PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28/PMK. 03/2020 TENTANG PEMBERIAN FASILITAS PAJAK TERHADAP BARANG DAN JASA YANG DIPERLUKAN DALAM RANGKA PENANGANAN PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE 2019 A. CONTOH FORMAT LAPORAN REALISASI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DITANGGUNG PEMERINTAH
(4)(5) SKJLN Menggunakan DPP PPN DPP
(6)SKJLN PPN DPP PPN
(7)Jumlah (8) Demikian kami sampa ikan denga n sebenarnya . ... ... ... . , ...... .. .......... ... . 2020 (9)
(10). . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ( 11) NPWP ... .. . .. .... .. ........ ... ..... (12) *) : dicore t sa la h satu sesua i periode p elaporan www.jdih.kemenkeu.go.id PETUNJUK PENGISIAN LAPORAN REALISASI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DITANGGUNG PEMERINTAH ATAS PEMANFAATAN JASA KENA PAJAK DARI LUAR DAERAH PABEAN DI DALAM DAERAH PABEAN
(1)Diisi dengan nama Wajib Pajak yang melakukan pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari luar Daerah Pabean di dalam Daerah Pabean.
(2)Diisi dengan NPWP Wajib Pajak yang melakukan pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari luar Daerah Pabean di dalam Daerah Pabean.
(3)Diisi sesuai periode pelaporan, yaitu Masa Pajak April 2020 s.d. Masa Pajak Juni 2020 atau Masa Pajak Juli 2020 s.d. Masa Pajak September 2020.
(4)Diisi dengan nomor urut.
(5)Diisi dengan tanggal transaksi.
(6)Diisi dengan nomor NTPN atas Surat Setoran Pajak pembayaran PPN atas pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari luar Daerah pabean di dalam Daerah Pabean.
(7)Diisi dengan nomor NTPN atas Surat Setoran Pajak pembayaran PPN atas pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari luar Daerah pabean di dalam Daerah Pabean.
(8)Diisi dengan jumlah Dasar Pengenaan Pajak atas pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari luar Daerah Pabean di dalam Daerah Pabean dan nilai PPN yang ditangung pemerintah dalam setiap periode pelaporan. Dalam hal menggunakan valuta asing, diisi dengan nilai transaksi dalam satuan rupiah yang telah dikonversi berdasarkan kurs yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan yang berlaku pada saat pemanfaatan Jasa Kena Pajak tersebut dilakukan.
(9)Diisi dengan tanggal laporan.
(10)Diisi dengan tanda tangan dan dibubuhi dengan stempel Wajib Pajak yang membuat laporan. ( 11) Diisi dengan nama Wajib Pajak yang membuat laporan.
(12)Diisi dengan NPWP Wajib Pajak yang membuat laporan. www.jdih.kemenkeu.go.id B. CONTOH FORMAT PERMOHONAN SURAT KETERANGAN BEBAS PEMOTONGAN ATAU PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN Pasal 22/PASAL 23 Nomor Lampiran Perihal : ... ........ ....... ......... .... .... ..... ( 1) : ............... ................... .. .... (2) : Permohonan Surat Keterangan Bebas Pemotongan atau Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22/Pasal 23*) Kepada Yth. Kepala Kantor Pelayanan Pajak ................................ ...... ..... .. .. ....................... . (3) Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : ................. .. ....... . ..... .. .. ..... (4) NPWP : .... ......... ............... ...... .. .. .. . (5) Jabatan : .... ...... ............ .... .. .......... ... (6) bertindak selaku: r=:J Wajib Pajak Nama NPWP Kode KLU Alamat r=:J Pengurus dari Wajib Pajak : ..... . ........ . ........... . .. (7) : ..... . .. .. .... ..... .......... (8) : ............ .... ............. (9) : ... ...... ... ...... ......... .. (10) mengajukan permohonan untuk memperoleh Surat Keterangan Bebas Pemotongan atau Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22/Pasal 23*) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor .... , dengan a la san: D D melakukan impor j pembelian atau penjualan barang yang ditujukan untuk melakukan penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (4) atau ayat
(5)PMK Nomor ... tentang Pemberian Fasilitas Pajak terhadap Barang dan Jasa yang Diperlukan Dalam Rangka Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019; menerima atau memperoleh imbalan dari pihak tertentu sehubungan dengan jasa yang diperlukan dalam rangka penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (2) PMK Nomor ... tentang Pemberian Fasilitas Pajak terhadap Barang dan Jasa yang Diperlukan Dalam Ra ngka Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019. Demikian permohonan ini kami sampaikan ............. . , ..... ... ... ... .... 20 .... (11) Pemohon,
(12)................ .. ...... ....... ... ... ... ... (13) *) Pilih salah satu www.jdih.kemenkeu.go.id PETUNJUK PENGISIAN PERMOHONAN SURAT KETERANGAN BEBAS PEMOTONGAN ATAU PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22/PASAL 23 ( 1) Diisi dengan nomor surat permohonan.
(2)Diisi dengan jumlah lampiran.
(3)Diisi dengan KPP tempat Wajib Pajak diadministrasikan.
(4)Diisi dengan nama pengurus dari Wajib Pajak (bagi Wajib Pajak badan).
(5)Diisi dengan NPWP pengurus dari Wajib Pajak (bagi Wajib Pajak badan).
(6)Diisi dengan jabatan pengurus dari Wajib Pajak (bagi Wajib Pajak badan).
(7)Diisi dengan nama Wajib Pajak.
(8)Diisi dengan NPWP Wajib Pajak.
(9)Diisi dengan kode Klasifikasi Lapangan Usaha Wajib Pajak. ( 10) Diisi dengan alamat Wajib Pajak. ( 11) Diisi dengan tanggal permohonan. ( 12) Diisi dengan tanda tangan pemohon.
(13)Diisi dengan nama pemohon. www.jdih.kemenkeu.go.id C. CONTOH FORMAT SURAT KETERANGAN BEBAS PEMOTONGAN ATAU PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22/PASAL 23 Lembar ke-1: Untuk Wajib Pajak Lembar k e-2: Untuk Pemotong/Pemungut/ DJBC Lembar ke-3: Arsip KPP KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK KANTOR PELAYANAN PAJAK ........ ................................... ( 1) SURAT KETERANGAN BEBAS PEMOTONGAN ATAU PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN Pasal 22/PASAL 23*) NOMOR: ... ......... ... .. .... ... (2) Kepala Kantor Pelayanan Pajak. ............................................ ............. (1) menerangkan bahwa orang pribadijbadan *) tersebut di bawah ini: Nama Wajib Pajak :.............................. ...... ....................... ... ... ..... (3) NPWP Kode KLU Alamat : ............................................ ... ... .. ... ...... ..... .. . . (4) : ...... .......... .... ... ..... ... . .... . .. .... ... ... ...... ... ........ (5) : ................................................................ ... ... (6) dibebaskan dari pemotongan atau pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22/Pasal 23*) berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor ... , pada saat*) : D D melakukan imporjpembelian atau penjualan barang yang ditujukan untuk m elakukan penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (4) atau ayat
(5)PMK Nomor ... tentang Pemberian Fasilitas Pajak terhadap Barang dan Jasa yang Diperlukan Dalam Rangka Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019; menerima atau memperoleh imbalan dari Badan/Instansi Pemerintah, Rumah Sakit, a tau Pihak Lain sehubungan dengan jasa yang diperlukan dalam rangka penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat
(2)PMK Nomor ... ten tang Pemberian Fasilitas Pajak terhadap Barang dan Jasa yang Diperlukan Dalam Rangka Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 20 19; Surat Keterangan Bebas ini berlaku sejak tanggal diterbitkan sampai dengan tanggal 30 September 2020 . *) Pilih salah satu ... ... ...... ... , ...... ..... .. .. .... ... . 20 .. .. (7) a .n . Direktur Jenderal Pajak Kepala Kantor Pelayanan Pajak ... .. ...... .... ....... .. ........................ (8)
(9).... ... ......... ... ... . ........ ... ... ....... .... (10) J www.jdih.kemenkeu.go.id PETUNJUK PENGISIAN SURAT KETERANGAN BEBAS PEMOTONGAN ATAU PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22/PASAL 23
(1)Diisi dengan Kantor Pelayanan Pajak yang menerbitkan Surat Keterangan Bebas Pemotongan atau Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22/Pasal 23 .
(2)Diisi dengan nomor Surat Keterangan Bebas Pemotongan atau Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22/Pasal 23.
(3)Diisi dengan nama Wajib Pajak.
(4)Diisi dengan NPWP Wajib Pajak.
(5)Diisi dengan kode Klasifikasi Lapangan Usaha Wajib Pajak.
(6)Diisi dengan alamat Wajib Pajak.
(7)Diisi dengan tanggal Surat Keterangan Bebas Pemotongan atau Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22/Pasal 23 diterbitkan.
(8)Diisi dengan Kantor Pelayanan Pajak yang menerbitkan Surat Keterangan Bebas Pemotongan atau Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22/Pasal 23.
(9)Diisi dengan tanda tangan Kepala Kantor Pelayanan Pajak yang menerbitkan Surat Keterangan Bebas Pemotongan atau Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22/Pasal 23.
(10)Diisi dengan nama Kepala Kantor Pelayanan Pajak yang menerbitkan Surat Keterangan Bebas Pemotongan atau Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22/Pasal 23. j www.jdih.kemenkeu.go.id D. CONTOH FORMAT SURAT PENOLAKAN PERMOHONAN SURAT KETERANGAN BEBAS PEMOTONGAN ATAU PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22/PASAL 23 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK KANTOR PELAYANAN PAJAK ........................................... ( 1) Nomor : ......................................... ......... (2) Perihal: Penolakan Permohonan Surat Keterangan Bebas Pemotongan atau Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22/Pasal 23 Kepada Yth . ............. ........................... ..... . ...... (3) Sehubungan dengan permohonan Surat Keterangan Bebas Pemotongan atau Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22/Pasal 23*) yang Saudara ajukan Nomor .... .. ... ............. ..... ... .... ..... (4) tanggal ................... .... .. .. .. ........... (5) dengan ini diberitahukan bahwa berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor ... , permohonan Saudara tidak disetujui dengan alasan*) : D tidak melakukan impor j pembelian a tau penjualan barang yang ditujukan untuk melakukan penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat
(4)atau ayat (5) PMK Nomor ... tentang Pemberian Fasilitas Pajak terhadap Barang dan Jasa yang Diperlukan Dalam Rangka Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 20 19; D tidak menerima atau memperoleh imbalan dari pihak tertentu sehubungan dengan jasa yang diperlukan dalam rangka penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (2) PMK Nomor. .. tentang Pemberian Fasilitas Pajak terhadap Barang dan Jasa yang Diperlukan Dalam Rangka Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 . Demikian kami sampaikan. *) Pilih salah satu . ........... .. ., ................ ...... . 20 .... (6) a.n. Direktur Jenderal Pajak Kepala Kantor Pelayanan Pajak ... ... ....... ... ....... .. .... .. ... ........ ..... . (?)
(8)................................. ............... (9) I www.jdih.kemenkeu.go.id PETUNJUK PENGISIAN SURAT PENOLAKAN PERMOHONAN SURAT KETERANGAN BEBAS PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22/PASAL 23*)
(1)Diisi dengan Kantor Pelayanan Pajak yang menerbitkan Surat Keterangan Bebas Pemotongan atau Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22/Pasal 23.
(2)Diisi dengan nomor Surat Penolakan Permohonan Surat Keterangan Bebas.
(3)Diisi dengan nama Wajib Pajak yang mengajukan permohonan.
(4)Diisi dengan nomor surat permohonan Surat Keterangan Bebas.
(5)Diisi dengan tanggal surat permohonan Surat Keterangan Bebas.
(6)Diisi dengan tanggal penerbitan Surat Penolakan Permohonan Surat Keterangan Bebas.
(7)Diisi dengan Kantor Palayanan Pajak yang menerbitkan Surat Penolakan Permohonan Surat Keterangan Bebas.
(8)Diisi dengan tanda tangan Kepala Kantor Palayanan Pajak yang menerbitkan Surat Penolakan Permohonan Surat Keterangan Bebas.
(9)Diisi dengan nama Kepala Kantor Palayanan Pajak yang menerbitkan Surat Penolakan Permohonan Surat Keterangan Bebas. I www.jdih.kemenkeu.go.id E . FORMULIR LAPORAN REALISASI PEMBEBASAN PAJAK PENGHASILAN Pasal 22 IMPOR LAPORAN REALISASI PEMBEBASAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 IMPOR Nama Wajib Paja k NPWP Kode KLU Masa Pajak : ... ..... . ... ...... ... ...... ... .. .......... . .. .. ... ( 1) : ...... . .. ...... . .. ... .. .. .. ... ...... .. .. ...... ... . (2) : .... ...... . .... .... . ..... .. ...... . .. .. .... ...... . . (3) : ... ......... ....... ... ..... .... .. .. .. .. .. ....... . . (4) Daftar rincian impor yang m endapatkan pembebasa n PPh Pasal 22 impor Tanggal April/ Juli*) Meij Agustus*) Juni/ September*) Nom or No. PPh PPh Pengajuan PIB Nilai Nilai Nilai PPh 22
(5)22 22 PIB (6) (7) Impor**) Impor**) Impor**) Impor Imp or Impor Jumlah (8) Demikian k a mi s a mpaikan dengan sebenarnya . .. .. .. .... , .... .. ...... . .. ...... . 2020 (9)
(10). . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ( 11) NPWP ....... ........... ......... ... (12) *) : dicoret salah satu sesuai periode pelaporan **): Nilai impor adalah Cost Insurance, and Freight (CIF) ditambah Bea Masuk dan pungutan lainnya berdasa rkan k etentuan di bidang kepabeanan (contoh: dokumen BC 2 .0 , BC 2 .5, BC 2 .8 , dan lain sebagainya) www.jdih.kemenkeu.go.id PETUNJUK PENGISIAN LAPORAN REALISASI PEMBEBASAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 IMPOR
(1)Diisi dengan nama Wajib Pajak yang memperoleh pembebasan dari pemungutan PPh Pasal 22 Impor dalam periode pelaporan.
(2)Diisi dengan NPWP Wajib Pajak yang memperoleh pembebasan dari pemungutan PPh Pasal 22 lmpor dalam periode pelaporan.
(3)Diisi dengan kode Klasifikasi Lapangan Usaha Wajib Pajak.
(4)Diisi sesuai periode pelaporan, yaitu Masa Pajak April 2020 s.d. Masa Pajak Juni 2020 atau Masa Pajak Juli 2020 s .d. Masa Pajak September 2020.
(5)Diisi dengan nomor urut.
(6)Diisi dengan nomor pengajuan Pemberitahuan Impor Barang (PIB).
(7)Diisi dengan tanggal Pemberitahuan Impor Barang (PIB) .
(8)Diisi dengan penjumlahan Nilai Impor dan nilai PPh Pasal 22 Impor yang dibebaskan dalam setiap periode pelaporan.
(9)Diisi dengan tanggallaporan.
(10)Diisi dengan tanda tangan dan dibubuhi dengan stempel Wajib Pajak yang membuat laporan.
(11)Diisi dengan nama Wajib Pajak yang membuat laporan.
(12)Diisi dengan NPWP Wajib Pajak yang membuat laporan. www.jdih.kemenkeu.go.id F. CONTOH FORMAT LAPORAN REALISASI PEMBEBASAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 2 2 Na ma Wajib Pajak NPWP Kode KLU Masa Pajak LAPORAN REALISASI PEMBEBASAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 : ... . ... ..... ..... . .... ..... .. ........ . .. ..... ..... ( 1) : .... ...... ... ... ... . .... .... ...... ..... . .. ........ (2) : .. ... . .. ..... .. .... .... . .... ..... ... ... ...... ... .. (3) : ...... .... ..... .... ... .. .. .. ..... .. .. .... .. . ...... (4) Daftar rincia n tr ansa ksi pembelian atau penjua lan b a rang yang m endapatkan pembebasan PPh Pasal 22: Jenis Tanggal April/ Juli*) Mei/ Agustus*) Juni/September*) No. Transaksi Transaksi Nilai PPh Nilai PPh Nilai PPh
(5)
(6)(7) Transaksi 22 Transaksi 22 Transaksi 22 Jumla h (8) Demikian kami sampa ika n denga n s eb enarnya . .... ..... . , .. .... ..... .... ....... 2020 (9)
(10). . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ( 11) NPWP .. .... ...... ......... ..... .... (12) *) : dicoret sala h sa tu sesua i p eriode pela poran I www.jdih.kemenkeu.go.id PETUNJUK PENGISIAN LAPORAN REALISASI PEMBEBASAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22
(1)Diisi dengan nama Wajib Pajak yang memperoleh pembebasan dari pemungutan PPh Pasal 22 dalam periode pelaporan.
(2)Diisi dengan NPWP Wajib Pajak yang memperoleh pembebasan dari pemungutan PPh Pasal 22 dalam periode pelaporan.
(3)Diisi dengan kode Klasifikasi Lapangan Usaha Wajib Pajak.
(4)Diisi sesuai periode pelaporan, yaitu Masa Pajak April 2020 s.d. Masa Pajak Juni 2020 atau Masa Pajak Juli 2020 s.d. Masa Pajak September 2020.
(5)Diisi dengan nomor urut.
(6)Diisi dengan jenis transaksi.
(7)Diisi dengan tanggal transaksi.
(8)Diisi dengan jumlah nilai transaksi dan nilai PPh Pasal 22 yang dibebaskan dalam setiap periode pelaporan.
(9)Diisi dengan tanggallaporan.
(10)Diisi dengan tanda tangan dan dibubuhi dengan stempel Wajib Pajak yang m embuat laporan.
(11)Diisi dengan nama Wajib Pajak yang membuat laporan.
(12)Diisi dengan NPWP Wajib Pajak yang membuat laporan. I www.jdih.kemenkeu.go.id G. CONTOH FORMAT LAPORAN REALISASI PEMBEBASAN DARI PEMOTONGAN PPh PASAL 23 LAPORAN REALISASI PEMBEBASAN DARI PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 23 Nama Wajib Pajak NPWP Kode KLU Masa Pajak : .. .......... .... .... ..... ... .. ... .. .. .......... . .. ( 1) : .. ....... ... ........ ..... .. ...... ... ....... ... .. .. (2) : ............... ......... .......................... (3) : ...... ... ... ... ... ...... ... ... ... ... ..... ....... .. (4) Daftar rincian transaksi penyerahan jasa yang mendapatkan pembebasan PPh Pasal 23: Jenis Tanggal April/ Juli*) Mei/ Agustus*) Juni/ September*) No. Transaksi Transaksi Penghasilan PPh Penghasilan PPh Penghasilan PPh
(5)
(6)(7) Bruto 23 Bruto 23 Bruto 23 Jurnlah (8) Demikia n kami sampaikan dengan sebenarnya . .. . ... . .. . , .................. ... . 2020 (9)
(10). . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ( 11) NPWP ... ... ...... ........... ....... (12) *) : dicoret salah satu sesuai periode pelaporan I www.jdih.kemenkeu.go.id PETUNJUK PENGISIAN LAPORAN REALISASI PEMBEBASAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 /PASAL 23
(1)Diisi dengan nama Wajib Pajak yang memperoleh pembebasan dari pemotongan PPh Pasal 21/Pasal 23 dalam periode pelaporan.
(2)Diisi dengan NPWP Wajib Pajak yang memperoleh pembebasan dari pemotongan PPh Pasal 21/ Pasal 23 dalam periode pelaporan.
(3)Diisi dengan kode Klasifikasi Lapangan Usaha Wajib Pajak.
(4)Diisi sesuai periode pelaporan, yaitu Masa Pajak April2020 s.d. Masa Pajak Juni 2020 atau Masa Pajak Juli 2020 s.d. Masa Pajak September 2020.
(5)Diisi dengan nomor urut.
(6)Diisi dengan jenis transaksi.
(7)Diisi dengan tanggal transaksi.
(8)Diisi dengan jumlah penghasilan bruto dan nilai PPh Pasal 21/Pasal 23 yang dibebaskan dalam setiap periode pelaporan.
(9)Diisi dengan tanggallaporan.
(10)Diisi dengan tanda tangan dan dibubuhi dengan stempel Wajib Pajak yang membuat laporan.
(11)Diisi dengan nama Wajib Pajak yang membuat laporan.
(12)Diisi dengan NPWP Wajib Pajak yang membuat laporan. MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd. SRI MULYANI INDRAWATI www.jdih.kemenkeu.go.id